Memories Of Us -Part 3-

Memories Of Us -Part 3-

Main Cast :

– Alya as Choi Hyun Ah

– Kim Jong Hyun SHINee

Other Cast :

– Choi Min Ho SHINee

– Lee Tae Min SHINee

– Wiga onn as Park Na Da

– Lia onn as Kim Min Ji

– Aya *temen aku haha* as Kim Min Mi

– **** as Lee Soo Hon *nama asli disamarkan untuk menjaga nama baik :D *

———————————————————————————————————————————————–

Hari demi hari aku lewati tanpa Jonghyun oppa. Aku tidak tau dia dimana, kemana, dengan siapa dan sedang apa. Aku juga jarang bertemu dengannya karena dia sudah lulus. Kalaupun ia datang ke sekolah, itupun jarang-jarang.

6 Juli 2010, aku memutuskan untuk menemuinya. Aku menelpon ke handphonenya berkali-kali, mengiriminya sms berkali-kali. Tapi hasilnya sama, tak diangkat dan tak dijawab. Aku langsung online ym, tapi dia tidak online. Aku bingung sekali harus berbuat apa.

Akhirnya aku bertanya pada Onew oppa, sahabatnya. Onew oppa bilang katanya dia ganti nomor. Onew oppa juga memberitahu nomor barunya padaku. Ia bahkan heran, kenapa aku yang pacarnya tidak tahu nomor baru namja chingunya sendiri. Aku hanya tersenyum kecut mendengarnya.

Tanpa basa-basi, aku langsung menelponnya. Aku menyuruh Onew oppa yang bicara, sementara aku hanya mendekatkan telinga pada handphoneku. Setalah lama menunggu, akhirnya Jonghyun oppa mengangkat telponnya.

“Yoboseyo?”, sahutnya. Suara yang sangat aku rindukan.

“Err… Jonghyun?”, tanya Onew oppa.

“Nuguseyo?”, tanyanya balik.

“Onew, Lee Jin Ki. Kamu ada dimana?”, ujar Onew oppa.

“Dirumah aja hyung, tumben nelpon. Nomor siapa nih?”, ujarnya.

“Ani, ini nomor baruku. Kita main yuk?”,ajak Onew oppa.

“Kemana hyung? Aku mau jalan ah.”, sahut Jonghyun oppa.

“Yaa… Kemana aja gitu sama anak-anak yang lain. Kamu mau jalan? Kemana? Sama siapa?”, cerocos Onew oppa.

“Hm, gabisa hyung. Aku ada janji sama yeoja chinguku, kami mau pergi ke bioskop hari ini.”, ujarnya.

Janji?

*****

Setelah lama bercakap-cakap sekaligus mengorek informasi lewat telpon, aku memutuskan untuk mengikutinya ke bioskop. Onew oppa sempat heran, dengan tingkahku. Ia bertanya kenapa aku akan membuntuti Jonghyun, padahal Jonghyun ada janji dengan yeoja chingunya (ya, itu aku. Atau mungkin orang lain -___-). Tapi aku tak menghiraukannya dan langsung bergegas menuju bioskop.

Sesampainya di bioskop, aku menunggu di kursi. Menunduk menyembunyikan wajahku agar nantinya tidak ketahuan oleh Jonghyun oppa. Tapi tiba-tiba ada tangan yang menyentuh bahuku lembut. Aku mendongakkan kepalaku , dan ternyata itu… Taemin oppa.

“Hey, ngapain disini?”, tanyanya. Ia lalu mengambil tempat disebelahku.

“Eng… Menunggu. Seseorang. Hehehe.”, kataku sambil cengegesan.

“Jonghyun hyung?”, tanyanya tepat sasaran. Aku mengangguk pelan.

“Mau nonton ya? Nonton apa?”, tanyanya lagi. Bukan taem, bukan mau nonton. Tapi mau membuntuti dia.

“Kamu sendiri ngapain disini?”, tanyaku balik, berusaha mengalihkan pembicaraan.

“Aku cuma refreshing aja, bosen dirumah.”, ujarnya. Aku hanya mengangguk tanda mengerti. Saat aku mengalihkan pandanganku ke pintu masuk bioskop, aku melihat Jonghyun oppa bersama… Seorang gadis. Aku rasa aku pernah melihat gadis itu disekolah. Tapi siapa dia? Kenapa sama Jonghyun oppa?

Taemin yang memperhatikanku langsung menatap kearah tatapan mataku. Matanya membelalak melihat Jonghyun oppa bersama gadis lain. Ia menyikut sikuku pelan. Aku menoleh ke arahnya, malas. Taemin memerhatikan mimik wajah murungku.

“Hyunah, itu… Jonghyun hyung kan? Dia sama siapa?”, tanyanya. Aku menghela nafas panjang.

“Haaaaah… Entahlah, mungkin yeoja chingunya.”, ujarku pendek.

“Kamu kan yeoja chingunya? Atau… Kalian udah putus ya?”, tanyanya lagi.

“Belum. Hah sudahlah, nanti aku jelaskan.”, ujarku lalu bangkit.

“Kamu mau kemana?”, tanya Taemin oppa.

“Beli tiket, mau ikut?”, ujarku. Ia mengangguk, lalu bangkit dari duduknya mengikutiku.

Aku bertanya pada penjual karcis didepanku, menanyakan film apa yang ditonton Jonghyun oppa dan gadis tadi serta dimana mereka duduk. Mulanya, penjual karcis tersebut tidak mau, tapi setalah aku menjelaskan bahwa aku ini teman Jonghyun oppa dan aku tidak punya niat jahat,akhirnya ia memberitahukan apa yang aku tanya.

Mereka menonton film… Eum apa ya aku lupa. Mereka bahkan duduk di bangku nomor 2 dari belakang, dan dipojok kanan. Ya ampun. Firasatku tidak enak. Taemin yang melihatku gelisah, segera menarikku ke lantai dasar mall. Ia membawaku ke JCo Donuts, tempat yang waktu itu kita bertemu. Tempat favorit kita dulu.

“Hyuhyu, mau JCool?”, kata Taemin menawarkan. Aku tersentak saat Taemin oppa memanggilku dengan sebutan Hyuhyu (catatan : dulu aku dipanggil mantanku Ay-ay, kalau disini jadi Hyuhyu ahaha :D).

“Eng, boleh kok. Yan biasa aja ya Taemtaem”, kataku. Ia sendiri kaget mendengar aku memanggilnya dengan sebutan Taemtaem. Aku sendiri hanya tertawa pelan.

Pesanan kami datang. Aku menunduk lesu, menatap JCool di hadapanku ini tidak berselera. Taemin oppa masih asik makan. Ketika ia melihatku yang tidak memakan makananku, ia segera mengambil makananku.

“Oppaaaaaaaaaaaaaaaaa!!! Itukan punyaku hu!!”, kataku ngambek.

“Hahaha habisnya kamu udah beli bukannya dimakan Hyu, makan gih.”, katanya sambil mengembalikan JCool-ku sambil tersenyum manis. Aku mengambil JCool-ku dan memakannya pelan.

“Jelaskan padaku apa yang terjadi.”, ucapnya serius. Aku menghela nafas panjang, lagi. Akhirnya aku menjelaskan semuanya pada Taemin oppa. Taemin oppa menyimak ceritaku dengan serius. Sesekali ia menghiburku. Menyuruhku untuk tetap bersabar.

“Jadi… Begitu.”, ucapku mengakhiri cerita panjang lebarku.

“Udah jam setengah 2, filmnya mulai 15 menit lagi. Cepet abisin, jangan telat ke bioskopnya.”, ujar Taemin oppa.

“Kalau bisa kita masuknya pas lampu bioskop udah mati ya, biar ga ketahuan.”, pintaku. Taemin oppa mengangguk setuju.

Setelah selesai menghabiskan makanan di JCo, kami kembali lagi ke bioskop. Sesuai perkiraan kami, lampu bioskop sudah mati. Biar saja, toh, aku tidak mau menonton filmnya. Aku mau melihat Jonghyun oppa bersama gadis misterius itu. Aku sendiri sudah pernah menonton filmnya kok.

Kami duduk persis dibelakang mereka berdua. Kalau tidak salah, kita ada di Studio 1. Mereka ada di baris C1-C2, sedangkan kami pas dibelakangnya, B1-B2. Jonghyun oppa dan gadis tersebut sudah ada disana. Aku memandang lesu kearah mereka.


Hey Jonghyun oppa.

Kau tahu?

Aku senang.

Aku senang bisa melihat wajahmu.

Aku senang bisa mendengar suaramu tadi.

Walau hanya lewat telpon.

Walau bukan bicara padaku.

Tapi aku senang.


Hey Jonghyun oppa.

Kau tahu?

Aku setengah mati mencarimu.

Aku setengah mati merindukanmu.

Aku mati-matian mencari keberadaanmu.

Aku mati-matian berusaha menghubungimu.


Hey Jonghyun oppa.

Kau tahu?

Hatiku sakit.

Ya,

Hatiku sakit karena kita pertemuan kita sangat tidak menyenangkan.

Aku hanya bisa melihatmu dari belakang.

Bercanda tawa dengan seorang gadis.

Gadis yang entah siapa namanya.


Hey Jonghyun oppa.

Kau tahu?

Aku saaaaaaaaaaangat merindukanmu.

Apa oppa merindukanku?

Atau…

Tidak?


Hey Jonghyun oppa.

Kau tahu?

Aku ingin kamu kembali.

Kembali jadi Jonghyunku yang dulu.

Aku,

Merindukanmu.

Itu saja.


Singkatnya, aku menangis pelan saat melihat mereka dari belakang. Bercanda tawa, berbicara, bercerita, dan hal-hal lainnya. Aku jadi ingat dulu. Dulu kami juga sering begitu. Bahkan Jonghyun oppa suka mencubiti pipiku. Sementara aku, yah… Membalasnya dengan menarik poninya. (catatan : inilah alasan kenapa aku milih Jonghyun buat jadi pemeran mantanku, karena mereka sama-sama punya poni)

“Hey, sudahlah. Jangan menangis lagi.”, ujar Taemin oppa lembut. Ia mengusap air mataku dan tersenyum padaku. Aku membalasnya dengan senyum miris. Senyum miris, senyum yang menandakan rasa sakit dan perih hatiku. Senyum terpaksa.

Film dimulai. Aku tidak menonton filmnya sama sekali. Mataku menatap dua orang didepanku. Menatap mereka kaku. Menatap mereka lesu. Menatap mereka kosong. Menatap mereka dengan perasaan marah, cemburu, dan sakit hati.

Tanpa diduga, (atau aku yang salah liat? Tapi keliataaaaaaan nyentuh banget tau ih -_____-) mereka berdua berciuman didepanku. Air mataku tumpah. Sakit, sakit rasanya melihat mereka. Aku tidak kuat melihatnya. Akhirnya sebelum film itu benar-benar selesai, aku pergi meninggalkan studia 1 menuju pintu Exit. Sedangkan Taemin oppa mengejarku.

Keluar dari studio 1, aku menangis lagi. Tubuhku lemas, aku jatuh terduduk. Masih menangis. Taemin oppa menghampiriku. Ia duduk menatapku yang masih menangis. Aku menatap wajahnya, masih menangis. Wajahku seolah mengatakan bahwa aku benci hari ini. Sementara Taemin oppa hanya tersenyum tipis, dan ia memelukku lembut. Aku malah tambah menangis di pelukannya.

****

Pulang dari sana, Taemin oppa mengantarkanku sampai kerumah. Rumah baruku yang kebetulan dekat dengan mall tersebut (KSM alias BSM). Aku sengaja minta diantarkan kesini. Kenapa yah? Aku sendiri lupa kenapa aku minta diantarkan kesini.

Taemin oppa sempat menemaniku di rumah. Aku masih lesu. Duduk diam di ruang tv. Taemin oppa yang berada disebelahku juga diam. Hingga akhirnya ia beranjak dari tempatnya. Aku tidak tahu, mungkin… Dia pulang.

Tak lama, Taemin oppa menghapiriku sambil membawa sepiring nasi goreng. Aku kaget. Kukira ia sudah pulang. Ia tersenyum dan menyodorkan piring itu padaku. Ia menyuruhku makan masakannya. Kapan dan dimana dia bikin nasi goreng? Ah mungkin akunya aja yang ngga denger. Dapur sama ruang tv kan jauh. Aku mengambilnya dan menyuapkan satu sendok nasi goreng ke mulutku.

“Uhuk… Uhuk!! Taemin oppa, ini kebanyakan garaaaam!”, teriakku.

“Eh? Masa sih?”, katanya tidak percaya. Ia lalu menyuapkan sesendok nasi goreng tersebut ke mulutnya.

“Bener kan?”, tanyaku.

“Ih, nggak tahu! Ini nggak banyak!”, ujarnya tak terima.

“Tapi ini asin banget!”, ujarku tak mau kalah.

“Tapi ini nggak asin, Hyuhyu!”

“Asin!”

“Nggak!”

“Asin!”

“Nggak!”

“…”

“Oke, biar adil gini aja. Ini asin buat kamu, tapi nggak asin buat aku. Gimana?”, tawar Taemin oppa. Aku mengangguk setuju. Kami akhirnya memasak makanan bersama untuk kami di dapur. Bercanda tawa dan bersenang-senang. Aku sendiri sudah lupa dengan kejadian di bioskop tadi.

Hey, yang tadi itu sungguh perdebatan yang sangat bodoh.

****

8 Juli 2010

Aku mengirimkan pesan singkat kepada Jonghyun oppa. Aku ingin bertemu dengannya, meluruskan masalah ini. Aku ingin kebenarannya. Aku ingin meluruskan masalah ini baik-baik, bukan dengan cara perkelahian dan perdebatan.

To : Jonghyun

July, 8th 2010 01.29 PM

Bisa kita bertemu di taman yang biasa jam 3 sore? Sekarang, ini penting. Hyunah.

Sending Message…

Message Sent!

Jam setengah 3. Tidak ada balasan. Aku berfikir, mungkin dia tidak ada pulsa, tapi dia sudah disana. Akhirnya aku bergegas menuju taman tempat kami biasa bertemu. Aku tidak memperdulikan langit yang sudah mendung, mendung semendung hatiku. Gelap dan tak bercahaya seperti hatiku.

15.00

Aku menunggunya. Ia masih belum datang. Apa dia akan datang?

15.20

Hyunah, sabar. Mungkin dia sedang dalam perjalanan.

16.00

Tenang Hyunah, baru 1 jam…

Dan sekarang sudah jam 5 sore. 2 jam aku menunggu Jonghyun oppa di bawah pohon taman ini. Tapi ia belum datang juga. Langit yang tadinya mendung sekarang sudah mulai menurunkan pasukan airnya. Hujan pun turun dengan derasnya. Petir pun mulai menyambar. Tapi aku tidak perduli. Aku akan tetap menunggunya.

Singkat cerita, aku menunggunya selama 5 jam. 2 jam dibawah langit mendung dan 3 jam dibawah guyuran air hujan (beneran loh ih aku bego banget ya mau maunya nungguin si ***** sambil 3 jam hujan-hujanan). Aku masih duduk terdiam di kursi taman ini. Menunggu hadirnya Jonghyun oppa.

Bajuku basah kuyup. Bukan hanya baju, tapi seluruh tubuhku. Mataku mulai berkunang-kunang. Kepalaku pusing. Tubuhku lemas. Aku mulai menggigil kedinginan. Bibirku memucat, bahkan membiru. Ini sudah pukul 8 malam, bahkan pukul setengah 9 malam. Untung umma dan appa sedang pergi keluar kota. Minho oppa sendiri sedang tidak ada dirumah.

Handphoneku berdering. Aku mengambilnya dari saku jaketku. Kuharap itu Jonghyun oppa. Tapi, bukan. Ini Taemin oppa. Aku pun mengangkat telponnya.

“Yo… Yoboseyo?”, jawabku.

“Yoboseyo, Hyunah kamu dimana? Aku ada dirumah kamu, tapi kamunya ngga ada. Kamu lagi diluar ya? Kehujanan? Kamu dimana? Sama siapa? Kasih tau aku, biar aku jemput.”, tanyanya panjang lebar.

“Iya, aku diluar. Sendiri. Di taman biasa.”, jawabku pelan.

“Sendiri, diluar, kehujanan? Dari kapan?”, tanyanya mulai panik.

“Dari… Jam 3… Sore.”, jawabku singkat.

“HAH? HYUNAH JANGAN ANEH DONG! UDAH BIAR AKU JEMPUT, TUNGGU! JANGAN KEMANA-MANA!”, bentaknya. Telpon terputus.

Tak lama, Taemin oppa datang menghampiriku. Ia berlari ke arahku sambil membawa payung. Wajahnya menunjukkan bahwa ia khawatir setengah mati dan marah stadium akut padaku.

“KAMU INI KENAPA SIH? KEBIASAAN! NYUSAHIN DIRI SENDIRI! NYAKITIN DIRI SENDIRI!”, bentaknya.

“Aku…”

“APA HAH? KAMU SUKA BIKIN AKU KHAWATIR TAU GA! JANGAN KAYA GINI LAGI!”, bentaknya lagi.

“A—“, baru saja aku mau bicara, Taemin oppa sudah memotongnya perkataanku.

“LIHAT KAN KAMU BASAH KUYUP BEGINI! UDAH, SEKARANG KITA PULANG!”, bentaknya (lagi). Kurasa, ia sudah mirip dengan appaku jika appa sedang marah.

Aku pulang bersama Taemin oppa, kerumahku. Aku segera naik ke kamarku di lantai 2 dan mengganti bajuku. Lalu aku turun menghampiri Taemin oppa.

“Udah malem.”, ujarku singkat.

“Iya emang udah malem, babo.”, ujarnya ketus.

“Ga pulang?”, tanyaku.

“Nggak. Tunggu kamu tidur. Sana tidur. Minum susu, cuci kaki terus gosok gigi, cepet!”

“Ini kan rumah baru. Bahan makanannya belum beli semua.“

“Yaudah sana cuci kaki terus tidur, cepetan udah jam 10 malem!”

“Iya iyaa dasar bawel.”

Setelah melakukan ‘ritual adat sebelum tidur’, aku bergegas masuk ke kamarku. Kulihat hpku. Apa… Jonghyun oppa sedang online ym ya?

Akhirnya aku online ym, tapi invisible. Supaya dia ngga tau aja. Eh dia online. Aku lalu membaca statnya.

<kimjonghyun> Love You (S)o Much :-*

Heyaaa bete abis -____________________________________________________________________________________-


Lagian… Siapa sih cewek itu?

TBC—

Alya

This post/FF has written by Alya, and has claim by Alya signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

    Advertisements

    27 thoughts on “Memories Of Us -Part 3-”

    1. KYAA~
      ALYA …

      q suka ff mu …
      btw, ni kisah nyata ??

      kasian banget kamu #PLAKK

      oy, yg kehujanan tu kamu pernah bilang di page Talk3 kan??

      satu lagi, q sakit hati wktu jjong cium cwe lain *gak nyambung*

      di tunggu kelanjutan nya ya^^

    2. @yiya
      Taem emang kayak lollipop #emuttaem #PLAK

      @yessica onnie
      Haaaaaah bentar #mikirdulu emang aku pernah ngomong di talk3?

      EH SEMUAAAAA MAAF YAAAA AKU BARU NONGOL HAHAHA AKU DIHUKUM GABOLEH INTERNETAN GARA-GARA AKU BANDEL DISEKOLAH -_____- ini juga olnya diem-diem 😀

    3. beneran kisah nyata, al ??
      keren…

      tapi nih ff kelamaan munculnya..
      aye lumutan nih nunggunya =.=

      part 4 jangan lama2, okee..

    4. Bcany geregetan.
      Npa sih tuh jong hyun.
      Bkin org sebel aj.

      Nich bneran???
      Sadis dunk.
      Tragis.
      Pletak!!!
      (dijitak author)

      ampuuun*smbl nyanyiin lgu suju – sorry sorry*

      part 4 dtunggu secptny.
      😀

    5. aku pengen nampar jjong !!!!
      (apa coba cii –‘)

      itu true story all???
      Tega bgtt sumpah… Tu cowo bunuh aj…
      Cari mati bgt sumpahhh #emosi tingkat dewa..

      Lanjut alll

    6. Ffnya bgus bgt chingu…
      True story kh nie??

      lnjutannya cepetan y…
      aku reader lumayan baru *?*, angela imnida slam kenal y…
      ^^

    7. ALYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA..
      TAU GAAAAA???
      PAS BAGIAN YANG:
      JONGHYUN OPPA, KAU TAU??
      AKU MATI MATIAN MENCARIMU..
      ….
      ….
      YA ALLAAAAHH…
      MIRIS BANGEEET.. BACANYA PENGEN NAGISSSSSSSS……
      HIKS..
      BENCI JONGHYUN…

      TAEMIN DISINI SOO SWEET.. GA KEBAYANG ADA MANTAN YG SEGITU CARENYA, PADAHAL UDAH GA ADA HUBUNGAN APA-APA..
      HIKS MAKIN CINTAAAAA SAMA FF INI…

      LANJUT AL..
      PENASARAAAAN…

      ALYA DAEBAAAAAAAAAKKKKKKKK..
      MMMUUUAAAAAAHHHHHHHHHHHH…

    8. @lia onnie & dede
      Nyata, kisah yang bikin aku nangis semaleman –”
      Kelamaan? Iye aku lupa masukin ke draft hahaha 😀

      @aclya & soomi
      Waaaaaa gomawu chingu ^^ #hug

      @suci onnie
      Beneranlah, ngapain ngarang cerita –” tau tuh emang ngeselin dia! #getokjonghyun #ditamparblingers

      @angela
      Gomawooooo ^^ iya ini true story hahaha 😀

      @wiga onnie
      Onnieeeeeee muaaaaaaaah :*
      Onnie yang bacanya aja miris sama mau nangis, apalagi aku yang nulis sama yang mengalami –” sakit banget onnie digituin huhuhuhu sedih banget punya mantan kaya jonghyun -_-
      Kalau mantan aku (baca:taemtaem) emang care banget sama aku hahaha kita kan cees gituloh 🙂

      @dhikae
      Kesel? Ayo kita bunuh jjong!! #bletak
      Gomawoooooo ^^

    9. yaampun jjong selingkuh -.-

      alya ini semua ceritanya beneran pernah km alami?

      nunggu 5 jam juga itu beneran? ya ampun kok bisa sabar sih nungguin sampe 5 jam gitu? mana hujan lagi..
      daebaklah alya^^

      lanjutannya jangan lama deh 🙂

    10. WHAAAAAAAAAAAAAATTTTTTTTTT ????
      IF THIS REALITY,,,,, SWEARING THAT GUY SO JERRKKK !!
      HATE PLAYBOY !!! *Eitss bkn jjong oppa nya ya.. tapii ex-nya-alya hihi*

      SUKA NIH FF!!
      KAREENA REALITY JD DPT BGTT SUASANA TEEN NYAA HAHAHA
      LANJUUUTTTTTTTTTTT xDD

    11. chamkam, ini based on true story ya ??
      nice.. yap stuju sama yang di atas *maksunya Sohwa, chingu* 😀
      mendalam sangat.. 😛

      lanjut, curhatannya jangan post kelamaan…/plak

    12. @minkiii
      iya true story –________________– sakit banget deh

      @pippay
      iya -__- kalau ketemu nanti sama aku mau digorok ah #evillaugh

      @dhikae
      ngahaha hapenya suka error yeee sama kaya hapeku -_-

      @thia1324
      gak 5 jam hujan-hujanan, 2 jam mendung, 3 jam hujan-hujanan dibawah pohon hahaha yaaaaah namanya juga menunggu kepastian, nunggu berapa jam pun gak masalah 😉

      @agathayaakim
      WAH PANTESAAAAAAN!!! #stresssendiri

      @EARTH So!
      halo sohwa sayaaaang ^^ iya emang aku juga benci peleyboi (?) bahaha

      @Blingblingsimba478
      true story bangeeeeeeeet!! gaada yang dilebihin dah hahaha dalem banget yak sedalam sumur -__-

    Give Me Oxygen

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

    Google photo

    You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

    Connecting to %s