MY MISTER RIGHT – PART 1

MY MISTER RIGHT (part 1)

Author : Miss AIUEO

Cast : Shin Hye Jin, Lee Jin Ki, Choi Min Ho

Another Cast :Kim Hyun Ah LeeJoon-Nicole Jung

Length : series

Rating : PG -15+

Genre : Romance

Disclaimer : Jin Ki and Minho arent mine J but in this story i am their mom -___- *just kidding* this story is mine >,<

Nb : Mian kalo FF ini jelek + ga jelas + aneh, this is my first story *nyanyi what a girl

wants*

xxxxXXXXxxxx

AUTHOR POV

Siang itu seperti biasanya, setiap pulang sekolah, Hye Jin menunggu namjachingu-nya di lapangan basket. Seorang namja tampan yang sedang melakukan teknik dribble-nya. Hye Jin memandanginya dari bangku dekat tumpukan tas siswa-siswa atlet basket.

“sedang menunggu Min Ho seperti biasanya, Hye Jin?” Hye Jin tersenyum menjawab pertanyaan temannya yang kebetulan duduk disebelahnya.

“aaaah Hye Jin-ah kau selalu tersenyum jika ditanya -___-“

“jinjja HyunAh? Kekeke mianhae, jangan marah ya” jawab Hye Jin dengan mengeluarkan puppy eyesnya “kau menunggu Joon ya?” goda Hye Jin sambil menoel tangan sahabatnya itu. Dan giliran Hyuna yang tersenyum.

Pasangan Hye Jin – Min Ho memang tidak asing di sekolah, hubungan mereka sudah berjalan 1 tahun 8 bulan. Mereka dijuluki the Hottest Couple karena Hye Jin siswi tercerdas se-GwangHo High School, yeoja yang sering mengharumkan nama Korea di kancah Internasional dengan menjuarai olympiade Fisika, Kimia, Matematika *_* . Dan namjachingu seorang Hye Jin adalah kapten basket di sekolah tersebut, Min Ho bahkan sempat ditarik untuk masuk di tim ASIAN GAMES untuk mewakili Korea lalu selain tinggi badan yang menjulang 184cm , MinHo juga memiliki mata dan senyum berkharisma-nya yang mampu membius wanita manapun yang melihatnya. Jangan heran jika seorang Hye Jin sering dijadikan gunjingan oleh fans-fans MinHo (jangan tanya kenapa HyeJin diteror).

Tetapi, hari ini Hye Jin merasa ada keanehan, entah kenapa akhir-akhir ini MinHo berbeda dari biasanya. Mulai dari balasan sms-sms singkat MinHo sampai perhatian yang sangat minim kepadanya. MinHo menghampirinya, HyeJin tersenyum menyambut si pemilik mata berkharisma itu.

“Ada hal yang ingin aku bicarakan denganmu, HyeJin-ah” HyeJin mengangguk ketika MinHo menggandeng tangannya menjauhi lapangan basket.

“Ne, ada apa oppa?”

“HyeJin, kita putus”

AUTHOR POV END

xxxxXXXXxxxx

HyeJin POV

Minho menghampiriku, aku tersenyum ketika dia menarik tanganku, yatuhaaan jagiya ku, aku tersenyum kepada hyuna yang sedang mengacungkan jempolnya, yap! hubunganku sedang tidak beres selama 1 bulan ini. Mungkin ini efek dia akan melakukan pertandingan 3minggu lagi di Seoul. “Ada hal yang ingin aku bicarakan denganmu, HyeJin-ah” Minho membawaku keluar dari lapangan indoor basket. Ada apa ini? Kenapa perasaanku?

“Ne, ada apa oppa?”

“HyeJin, kita putus” katanya setelah mengeluarkan nafas panjang

DEG!! “putus?”

“ya HyeJin, aku minta PUTUS”dia menekan kata-kata terakhir itu. Oh! Menyakitkan sekali. Tak terasa aku hampir meneteskan airmata, tapi aku tetap menahannya.

”kenapa oppa? Ada yang salah dariku? Apa salahku?” tanyaku bertubi-tubi

“sudahlah HyeJin, aku sudah letih denganmu, aku muak denganmu…. aku…” belum sempat dia menyelesaikan kata-katanya aku sudah menampar pipinya yang selama ini aku kagumi. Aku melemparkan tatapan benci kepadanya, aku berlari meninggalkannya dan tidak lupa aku mengambil tasku di tempat tadi.

****

Aku menangis di bangku halte bis, sial kenapa belum ada bis yang lewat. Tiba-tiba hpku bergetar.

From : Minho jagiya❤

Mianhae HyeJin, ak bukan namja yang baik untukmu

Aku mendengus, semudah itukah MinHo? Kita sudah menjalani hubungan ini selama 1 tahun 8 bulan, itu bukan perjalanan singkat Minho! Dan kau beralasan sudah muak denganku, bahkan sekarang kau mengatakan kau bukan namja yang baik? Aku menghela nafas perasaan  sebalku.

”yaaa! Kau itu bisa diam nggak sih? Berisik sekali!” teriak suara namja di seberang bangku yang aku duduki ini. Aku melihat tampang namja menjengkelkan itu, hey bung! Aku ini sedang menangis.

Tiba-tiba dia mendekatkan wajahnya ke wajahku, jaraknya kira-kira 10cm, dia mendengus “seorang yeoja menangis biasanya bermasalah dengan namjachingunya. Hmmm membosankan” kata-katanya begitu dingin dan kedengaran angkuh. “memang namja itu Cuma 1 didunia ini? Ckckckc” lanjutnya

Namja ini sungguh berisik, aku muak dengannya apa dia tidak pernah menyakiti hati wanita? Begitu aku melihat ada bis datang, aku cepat-cepat masuk di bis tersebut dan meninggalkan namja gila itu.  Aku melihatnya dari jendela bis, dia tersenyum aneh kepadaku seperti senyum mengejek atau senyum yang aku tak tahu artinya.

****

Dear Diary~

Hari ini sudah 1 minggu aku bukan sebagai yeojachingu Choi Min Ho.

Hidupku hampa tanpanya

Hidupku sesusah bahkan lebih susah dari soal-soal olympiade yang selama ini aku ikuti

Apa salahku ini kepadanya?

Kenapa dia begitu menyakiti hatiku?

Jika dia benar-benar bosan padaku mungkin aku tidak terlalu sakit

Tapi….

Pada kenyataannya dia menyakiti hatiku karena seorang yeoja

NICOLE maskot-cheerleader-yang-sangat-cantik-dan-seksi itu

Dan lebih menyakitkan lagi dia secara terang-terangan mengincar yeoja itu

AAAAAARRRRGHHHH!!!

Aku masih belum siap menerima kenyataan ini T.T

Hatiku sakit, lebih daripada disayat secara hidup-hidup

Gelapnya hatiku ini melebihi awan hitam yang sangat pekat di langit

BUT YOU HAVE TO KNOW, I STILL LOVE U CHOI MIN HO

Shin Hye Jin~

HyeJin POV END

xxxxXXXXxxxx

Jin Ki POV

Aku sudah 1 minggu tinggal dirumah temanku di Seoul. Aku masih mencari keberadaan rumah keluarga Shin, di sanalah orang tuaku menyuruh menetap di Seoul. Yah seperti ini tidak salah perumahan HwangBoo no 14. Aku memencet bel rumah yang berwarna biru ini. Aku merasa hawa dan kondisi suasana rumah ini sangat pas bagiku.

“yaa sapa?” seorang ahjumma dibalik pintu itu. Dia memasang wajah ramah padaku

“apakah ini benar rumah keluarga Shin Tae Kyung?”tanyaku

“Kau pasti Lee Jin Ki?”

“ne, ahjumma” tanpa pikir panjang Shin ahjumma mempersilahkan aku masuk. Aku duduk diruang tamu rumah ini. Aku tahu ini rumah Shin Hye Jin, yeoja yang sengaja aku temui di halte bis dimana saat dia menangis, entah dia menangis apa paling-paling yaaa karena seorang babo namja.

“umma” teriak yeoja yg membawa segunung buku ditangannya. Dia menatapku seperti kau-kan-namja-yang-pernah-aku-temui. Aku hanya diam dengan mengandalkan pandangan dinginku kepadanya.

Kemudian aku meletakkan semua barang bawaanku di kamar yang berukuran 6×4. Kamar lantai 2 yang berwarna merah, warna favoritku. “Hey!” gertak suara itu.

Aku menoleh, “kau disuruh umma turun untuk makan, arra?”

Esoknya, umma HyeJin meminta tolong kepadaku untuk mengantar HyeJin kesekolah, tapi yeoja itu menolak mentah-mentah, akan tetapi meski ditolak dia masih tidak sadar kalau ak membuntutinya dari belakang. Ya! Aku tahu semua masalahnya, dari temanku-yang-tidak-mau-disebutkan-namanya itu mengatakan HyeJin dicampakkan oleh seorang namja yang sudah hampir 2 tahun bersamanya. Setelah melihatnya masuk di sekolah, perasaanku lega.

Jin Ki POV END

xxxxXXXXxxxx

HyeJin POV

Hmmm namja itu mengikutiku, dia itu maunya apasih? Dasar Lee Jin Ki si namja aneh sedunia -____-

Ufffth hari ini aku benar-benar malas bersekolah, pikiranku kacau. Jujur nilaiku agak menurun seminggu ini. MinHo benar-benar menyebalkan, tunggu kenapa aku mengingat nama itu? Brengsek! ya dia benar-benar brengsek. Dan sekarang aku melewati gemuh riuh di lapangan basket luar.

DEG!!

Minho menembak Nicole? Rasanya kaki ini tidak sanggup menopang badanku. Aku menghela nafas dengan amat dalam.

“HyeJin-ah” Hyuna menepuk pundakku. Air mataku sudah ingin rasanya tumpah. Hyunah menemaniku berjalan sampai ke ruang kelas. Banyak sekali tatapan kasihan kepadaku. Ahhh aku tidak peduli. Hatiku sudah sangat sakit saat ini. Aku segera ingin melupakan si-brengsek itu dari dalam kepalaku. Aku masih mendengar gemuh riuh anak-anak basket memberi selamat kepada MinHo. Aku tahu dia di terima Nicole. Aku tahu Nicole sudah mengincar MinHo sejak lama. Tapi aku tak tahu kenapa MinHo tiba-tiba tertarik kepada yeoja menyebalkan itu. Aisssh! Lagi-lagi aku menggerutu masalah ini. Hpku tiba-tiba bergetar

From: 0231-767xxxxx

Hi~ wajah-cemberut lagi apa?

Aku mengernyitkan alisku, nomor siapa ini? Belum sempat aku membalasnya, hpku menerima pesan lagi.

From: 0231-767xxxxx

Jin Ki *.*

Aissssh~ namja gila ini -__- dia itu selalu datang disaat aku berkeadaan miris, seperti dia menari-nari saat aku kesusahan, sungguh menjengkelkan. Aku memutuskan tidak membalas pesannya. Tapi, 5 menit kemudian – 10 menit kemudian – 15 menit kemudian. Aku tiada henti-hentinya mengutuk kelakuan Jin Ki, dia tidak berhenti me-misscalled hpku . namja ini tidak sekolah apa, hpku bergetar trus daritadi. Aku mengetik balasan :

Yaa! Tanganmu kesemutan ya? Namja aneeeeh >_____<

Sending…

From: namja gila -,-

Swt :p

-____- balasan yang aneh. Aku langsung men-turnoff hpku.

****

Waktu pulang, lagi-lagi neraka bagiku. Aku melihat Minho dan pacar-barunya-yang-menjengkelkan-itu pulang bersama dengan naik motor. Aku mengingat kebiasaanku dulu bersama Minho, lagi-lagi hatiku sakit. Aku menggaruk kepalaku. Lama-lama aku bisa pingsan melihat pemandangan menyakitkan ini.

HyeJin POV END

xxxxXXXXxxxx

AUTHOR POV

Sudah 7 bulan Jin Ki tinggal dirumah Hye Jin. Hari-hari mereka dipenuhi dengan pertengkaran disana sini. Jin Ki gemar menggoda Hye Jin, begitu pula Hye Jin yang selalu menanggapi perilaku namja itu.

Suatu hari di Sabtu Malam Minggu~

“Hye Jin-ah jjl yuuuk? Bosen ni dirumah, malam minggu pula”

“jjl sana sma teman-temanmu”jawab Hyejin dengan nada acuh

Jin Ki menggembungkan pipinya “semua sudah aku ajak jalan semua dari cewek sampai cowok ;p” Hye Jin menaikkan alis kanannya

“MWO? Satu sekolah sudah kamu ratain?” Jin Ki mengangguk.

“aku ajak nonton deh, gimana? Nonton sampai midnight?”bujuk Jin Ki. HyeJin memunculkan mimik muka sebentar-aku-pikirkan-penawaran-menarik-ini.

“oke, tapi kamu sma traktir makan yaaa”

“ne ^^ bereees deh”

Jin Ki menunggu HyeJin luar rumah lamaaaa sekali, sudah 20menit HyeJin tidak keluar. Jin Ki sudah 5x menengok jam tangannya.

HyeJin  buru-buru keluar dari rumahnya, mengenakan kaos lengan panjang warna hitam ditambah vest berbulu warna coklat dengn rok mini tartan coklat serta legging hitam ditambah spaggethi straps heels dengan warna senada vest dan roknya ( –a ribet ) . Ia melihat Jin Ki membelakanginya sambil memasukkan kedua tangannya ke dalam saku jaketnya.

“Jin Ki, ayo!” kata HyeJin sambil menepuk pundak Jin Ki yang tinggi itu.

GLEK! Jin Ki mangap, gilaa mampuss ko cantik bangeet?

“eh Jin Ki kau kenapa? Ada yang salah ya sama ak?” tanya Hye Jin sambil menjetikkan tangannya yang imut ke wajah Jin Ki

Jin Ki nervous

HyeJin bingung apa dandanannya salah

HyeJin memang yeoja cantik dan terpelajar pula, dulu MinHo begitu gigih mendapatkan hati seorang Shin Hye Jin, tapi kenapa MinHo melepaskan HyeJin dan malah mengejar yeoja lainnya dan sekarang dia sudah jalan selama 7 bulan dengan Nicole.

*****

Waaaah Rame banget! Batin Jin Ki, dia menatap HyeJin yang sedang sibuk memainkan rambutnya, imuuuut batin Jin Ki, muka namja ini berubah menjadi udang rebus yang berwarna merah. “aku beli tiket dulu ya, kamu disini aja HyeJin”

HyeJin mengangguk”aku pergi ke toilet dulu ya, nanti aku tunggu disini Jin Ki”

Jin Ki mengacungkan jempolnya menandakan okay.

Disaat Jin Ki antri tiket nonton, HyeJin berada di kamar mandi, ketika dia hendak  beranjak untuk menghampiri Jin Ki diseberang XXI cafe dia melihat Nicole memainkan kuku-nya, uhhh pasti dengan Minho batin HyeJin. Tapi, betapa kagetnya HyeJin saat melihat pemandangan Nicole dengan namja-yang-dia-tidak-tahu-itu-siapa-yang-pasti-bukan-MinHo bergandengan tangan seperti pasangan muda-mudi yang sedang menjalin kasih. HyeJin hanya menggelengkan kepala dan dia serasa toh-itu-urusan-mereka-buat-apa-aku-ikut-campur. HyeJin menunggu Jin Ki yang sedang membeli karcis. “ayooo” ajak Jin Ki yang membawa 8 tiket ditangannya .

“itu nonton apa aja? Banyak banget?”HyeJin takjub melihat tiket-tiket yang dibawa oleh Jin Ki “aaah bawel” tandas namja itu.

“kajja!” ajak Jin Ki sambil menggandeng tangan HyeJin. Jantung mereka berdua berdegup.

****

2 film sudah mereka lihat, waktu menunjukkan pukul 21.50 dan masih 150 menit untuk menonton film yang ke-3. HyeJin menguap.

“makan yuk, laper nih” ajak Jin Ki diikuti dengan anggukan HyeJin

“dari tadi nunggu nih, perut uda disko >____<” omel HyeJin, Jin Ki hanya tersenyum menanggapi omelan HyeJin.

Jin Ki mengajak ke restaurant yang berada di mall tersebut. Tetapi…. HyeJin menutupi wajahnya dengan tas kecilnya. “apaan sih kamu itu?” tanya Jin Ki bingung, HyeJin menunjuk seseorang yang sedang duduk di pojokan dengan tampang entahlah. Jin Ki celingukan dan memasang wajah kau-menunjuk-namja-yang-sedang-makan-itu ? HyeJin mengangguk dan mengisyaratkan untuk segera keluar dari restaurant ini. Karena jalan terbirit-birit HyeJin tidak melihat gundukan di pintu restaurant alhasil dia jatuh dan high heelsnya patah. Aduuuh bodoh! Pekiknya. HyeJin kesakitan bahkan dia menitikkan air mata. Jin Ki tiba-tiba menggendongnya, bak pangeran yang sedang menggendong putrinya. Tanpa mereka sadari seseorang memperhatikan insiden ini dari arah pojok.

AUTHOR POV END

xxxxXXXXxxxx

MinHo POV

Hari ini 7 bulan aku sudah menjalani hubungan dengan seorang Nicole Jung. Aissssh~ kenapa begitu membosankan. Nicole memang seorang yeoja yang cantik. Tapi kenapa dia mempunyai banyak teman pria.

Halo Joon? Ada apa?

Joon tadi menelponku, kami baru berbaikan sekitar 1 bulan terakhir ini. Aku tahu dia sahabat dan dia seperti oppa kandung bagi Shin Hye Jin, mantan kekasihku. Oppa yang melindungi adiknya jika ada yang menyakiti. Begitu tahu aku memutuskan hubunganku dengan HyeJin. Dialah namja pertama yang frontal atas tindakanku. Bahkan aku sempat bertengkar hebat dengannya karena 1 minggu setelah aku putus dengan HyeJin aku menyatakan cinta kepada Nicole. Tapi now everything is OK, Joon sudah kembali menjadi sahabatku. Hari ini aku dan Joon sedang survey kostum basket sekolah kami. Aku menelpon Nicole, lagi-lagi mailbox . Sudah 2 bulan ini hubunganku bermasalah dengan Nicole. Aku terpaksa mengirimkan pesan singkat kepadanya

To: Nicole

Jagi aku pergi dengan Joon, tolong balas ya cantik. chuuu~

Sungguh aku meruntuk diriku. Apakah ini balasan dari Tuhan karena aku pernah menyakiti HyeJin? Tiba-tiba aku merindukan nama itu. Aisssh~ apa-apaan aku. Aku sudah melepaskannya kenapa aku ingin dia disampingku (lagi)? Entahlah apa yang aku pikirkan. Aku mengemudikan mobil volkswagen coklat metalik. Aku menghampiri Joon yang sudah menungguku di toko ramyun kesukaanku.

“sudah lama menunggu?” tanyaku padanya

Dia menggeleng, “anni, aku juga baru sampai ko, kajja”

Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, Aku dan Joon sudah berkeliling sekitar 4jam di Mall ini. Kami sudah mendapatkan semuanya. Kemudian saat Joon sedang membeli minuman ringan, aku melihat Nicole dengan namja-yang-aku-tidak-tahu-siapa-itu keluar dari gedung Bioskop. Aku melihat Nicole tertawa manja kepada namja itu, dan laki-laki melingkarkan tangan kanannya ke perut Nicole. Bahkan yeojachingu ku tidak sadar kalau aku berada didepannya. Tanganku mengepal keras. Raut muka Nicole berubah waktu melihatku, matanya membelalak shock. Namja itu menanyainya siapa diriku? Kemudian aku sangat shock mendengarkan jawaban Nicole yang mengatakan bahwa aku ini hanya temannya di sekolah. Aku menganga apa-apaan ini?

Joon menghampiriku dan menyapanya “Nicole”. Yeoja itu hanya tersenyum memandangku dan Joon. Bahkan, dia membuang muka kepadaku dan melanjutkan jalan-jalannya dengan namja itu.

“Hey nicole!” teriakku, sungguh ini sudah dibatas kesabaranku. Perilaku yeojachingu macam apa ini? Ku menghampirinya dengan memegang pundaknya, dia terkejut.

“kau bilang kita teman? Hmm okay, MULAI DETIK INI KITA TEMAN Nicole Jung” aku menekankan kata TEMAN diakhir kalimatku. Ya! Secara tidak langsung aku memutuskan hubunganku dengan Nicole, gadis yang membuatku gila 9 bulan lalu. Aku meninggalkannya mengajak Joon menjauh dari kerumunan tersebut. Dimana semua pengunjung melihatku karena aku berteriak kepada Nicole. Aku memejamkan mataku. Joon mengajakku ke sebuah restaurant. Aku tahu dia berusaha menenangkanku. Sungguh, aku terguncang kejadian hari ini.

“Yaa Choi Min Ho” panggilnya, aku melihat Joon “Ya sudah berapa kali aku memanggilmu? Ini sudah 8x nya, kau mau pesan apa?” ujar Joon. Mwo? Dia sudah 8x memanggilku? Ya Tuhan pikiranku pasti melayang tidak karuan.

“ terserah kau” kataku dengan suara parau.

Joon menghela nafas, dia pasti sekarang menertawakanku. “aku ingin minum soju joon” Joon menuruti ucapanku, dia memesan 1 botol soju. Dia menyarankan agar aku tidak minum terlalu banyak karena aku masih menjadi seorang pelajar. Hari ini menjadi hari terburukku. Aku melihat arlojiku sudah menunjukkan pukul 10 malam. SIAL! Kenapa aku tidak mabuk mabuk. Aku malah berpikiran tenteng HyeJin. Aku melihat kontak hpku yang masih memampang namany Shin Hye Jin, tanpa sadar aku merindukannya? Aku tahu aku pernah menyakiti hatinya tapi kenapa aku teringat waktu aku menghabiskan waktu bersama dengannya? Aissssh~ . BRUK! Aku menoleh ke belakang. Seorang yeoja jatuh di pintu masuk restaurant ini. Aku sepertinya kenal pemilik tas kecil itu. Tunggu, sepertinya itu tas milik Hye Jin. Aku memandangnya lebih seksama, yeoja itu memiliki postur tubuh yang sama dengannya. Tapi, apa mungkin itu HyeJin? Kemudia kulihat dia digendong seorang namja, raut muka namja itu sungguh sangat khawatir. Aku berpikir itu pasti bukan HyeJin, HyeJin bukan tipe orang diajak keluar seorang namja. Aku yang pernah sebagai namjachingunya saja susah sekali mengajak dia keluar malam. Jadi, tidak mungkin itu HyeJin.

Joon yang habis dari kamar mandi mengajakku untuk pulang, tetapi aku masih ingin disini, aku menyuruh Joon untuk pulang dulu. Tapi, dasar dia tetap membujukku untuk pulang. Mau tak mau aku menuruti ajakannya.

MinHo POV END

xxxxXXXXxxxx

Jin Ki POV

Aku menggendong HyeJin yang menangis karena kakinya yang mungkin kesleo. Jujur aku sangat panik serta khawatir melihat keadaannya.  Aku tahu dia menunjuk MinHo yang sedang meneguk soju. Aisssh~ kenapa namja itu tiba-tiba muncul? Mengganggu saja. Aku menuju ke drug store untuk mengobati kaki HyeJin. Aku membeli saleb kemudian mengoleskan ke kaki nya.

“aku tidak apa-apa ko Jin Ki, memang sakit sih tapi tidak apa-apa” ujarnya

“aiisssh~ tapi kau menangis”aku menoel pipinya. Aduh~ kenapa ak menoel pipinya -___- pasti dia akan marah.

“yaaa JinKi gomawo-yo”

Aku terkejut mendengar kata-katanya, apa aku tidak salah dengar? “cheonmaneyo ^^ ehh~ ayo kita cari makan, katanya perutmu disko” ujarku sambil menunjuk perutnya. Dia mengerucutkan bibirnya.

“eh aku sih ayo-ayo aja, tapi jalannya gimana nih masa aku berjalan dengan kaki tinggi sebelah >_____< ”omelnya.

“OMO!! Aku lupa! Sebentar kalo gitu, kamu tunggu disini yaa” bujukku kepadanya, aku berjalan meninggalkannya dengan membawa sepatunya yang patah. Aku berjalan menyusuri Mall lantai 2 untuk mencari toko sepatu.

Gotcha~ aku menemukannya, ketika aku hendak masuk…

“ wooy! Jin Ki”. Aku menoleh kebelakang, arah dari suara yang memanggilku. “Joon-ah” sapaku kembali. Joon adalah sahabatku, dan dia bersama seseorang yang belum aku kenal tapi aku tahu dia siapa. Ya! Joon bersama Choi Min Ho.

“apa yang kau lakukan disini Jin Ki-ah?” tanya Joon, “….oh ya kenalkan ini Minho, Choi MinHo”

“Hi MinHo, aku Jin Ki, Lee Jin Ki” ujarku datar sambil membalas jabat tangannya.

“Kau sedang apa Jin Ki membawa sepatu wanita? Cieee dengan yeojachingu barumu ya?” godanya, aku terkikik

“calon yeojachingu Joon, oh ya ak harus buru-buru nanti aku diomelin sama dia, daaa~” Joon melambai tangannya kepadaku.

Kemudian ak mencari sepatu yang berukuran 38, Aku memutuskan untuk tidak akan membelikannya yang berhigh heels, Aku membeli sebuah flat shoes coklat yang beraksen pita, semoga dia suka. Setelah selesai membayar, aku berlari ke tempat HyeJin menungguku. Aku melihatnya duduk sambil memanyunkan wajahnya “ yaaaa kau lama sekali =____=” lagi-lagi dia mengomeliku. Aku hanya tersenyum mendengarkannya, aku memakaikan sepatu yang aku barusan beli untuknya. Bak seorang pangeran memakaikan sepatu ke cinderella.

“kajja” ajaknya “….aku sudah lapar Jin Ki-ah”

“ne arasso, aku juga ko” aku mengajaknya ke restoran yang tidak jauh dari drugstore, kami makan sushi ditempat itu.

****

Aku dan dia sekarang menonton film horror, aisss~ aku sebenarnya membenci film bergenre horror, tapi apa daya film midnight yang tersisa tinggal film horror semua =___= tangan HyeJin tiba-tiba memegang tanganku. “aku  takuuuut Jin Ki” ujarnya sambil bernada gemetaran. Aduh~ eottokae? Aku juga takut liat film ini. HyeJin sering menyembunyikan kepalanya dibelakang bahuku. Aku memeluk erat tangan HyeJin. Setelah film horror-yang-memuakkan-itu selesai. Aku membangunkan HyeJin yang tertidur. “HyeJin-ah ayoo banguuuun” bisikku. Dia masih tetap tidur, karena aku tidak mau mengganggu tidurnya, aku menggendongnya dipunggungku.

Semua orang di XXI sekarang memandangiku karena menggendong HyeJin. Aku memutuskan pulang daripada aku meneruskan untuk melihat film selanjutnya. Aku menaikkan HyeJin keatas motor, meski tidur dia memegang pinggangku (dibaca:nyabuk).

Jin Ki POV END

xxxxXXXXxxxx

HyeJin POV

Aku membuka mataku, tau-tau aku sudah berada diatas tempat tidurku. Yatuhan aku kemarin pasti tertidur. Aku menengok jam wekerku sudah menunjukkan pukul 8 pagi. Kemudian setelai selesai mandi, aku keluar dari kamarku, aku melihat Jin Ki melipat kedua tangannya di depan pintu kamarnya yang dimana kamarnya didepan kamarku. “yaaa Jin Ki-ah kau seperti hantu saja!”teriakku.

“Kau tau tidak perbuatanmu? Badanku sakit semua, hampir seharian kemarin aku menggendongmu. Babo yeoja -___-“

GLEK! Aku tidak bisa menangkis jawabannya, tapi… “yasudah! Kenapa kau tidak meninggalkanku saja sendirian di gedung bioskop? Daripada kau sakit seperti ini!” aku rasa jawaban ini pasti mematikan argumennya. Jin Ki terdiam. Dia seperti kehabisan akal untuk menjawabnya. Hehehehe.

Aku meninggalkannya membatu sendiri. Aku mencari ibuku yang sedang menyiapkan makanan. “umma membuat telor ya? Waaaah disini juja ada jamur saus lada kesukaanku” teriakku kegirangan. “yang membuat jamur itu Jin Ki loh~” jawab umma dengan senyum-senyum tidak jelas -___- umma ada apa sih?

“Jin Ki memang namja baik, dia sudah kamu repotin berkali-kali tapi dia membantu kamu tanpa minta pamrih” puji umma, hey umma? Umma tidak apa-apakan?

Jin Ki turun, hmm kurasa dia mendengar pujian mama O_oa aiiisssh~ aku sudah bosan dengan gayanya yang selalu di cap namja baik oleh umma. Umma selalu berlebihan menanggapi perilaku Jin Ki, dia memang siswa pertukaran pelajar selama 1,5 tahun di Korea, dan kenapa rumahku yang ditunjuk sebagai tempat yang dia tinggali selama kegiatan pertukaran pelajar? Dan sudah 7 bulan dia menjadi tetangga kamarku. Kemudian umma juga memujinya sebagai namja yang pintar segala hal, otak encernya, jago olahraga (masa?) dan paling aku tidak suka dia juga jago masak, umma selalu menyindirku kenapa tidak bisa memasak =___= umma, aku dan Jin Ki berbeda, OK! Aku bisa menyaingi otak encernya, aku juara olimpiade umma, sedangkan dia hanya siswa sekolah internasional yang dikenal memiliki skill bahasa inggris bagus.

“Jin Ki, nanti bibi mau keluar dengan paman selama 2 hari, tolong kau jaga HyeJin yaa”

Mwo? “umma mau kemana?” tanyaku panik, apa aku tidak salah dengar? Aku bakal 2 hari tinggal berdua dengan Jin Ki?

“umma mau menghadiri acara perusahaan tempat ayahmu bekerja di cheju”ujar umma, “….baik-baik ya dengan Jin Ki, nanti malam umma berangkat”

Dan malam itu benar-benar datang, umma dan appa pergi meninggalkanku yang hanya berdua dengan namja bernama LEE JIN KI, babo~ mimpi apa aku semalam?

“HyeJin-ah kau harus menuruti kata-kataku ya!”ujarnya mantap. Mwo? menuruti kata-katamu? Aku tidak salah dengar? Ini rumahku Jin Ki =_____=

“enak saja” jawabku enteng sambil pergi meninggalkannya masuk kedalam kamarku

Jam 8 malam, sial aku lapar sekarang, dan Jin Ki diam dikamarnya -___- aku memutuskan keluar dari kamarku dan menengok isi dapur. Aisss~ tidak ada apa-apa, tidak ada nasi, tidak ada lauk pauk, apa-apaan ini umma? Kau meninggalkanku tanpa memasak apapun, rasanya aku ingin menangis. Ok! Mungkin ini memberiku pelajaran agar aku bisa mandiri. Aku mengambil mie di kulkas, aku hendak memasak ramyun. Aduuuh~ aku menumpahkan air panas, tanganku hampir terkena air panas “auuuuu~” aku tidak sengaja berteriak. Tiba-tiba Jin Ki datang menolongku

“kau bodoh sekali sih melukai tanganmu!”omelnya, “bagaimana kalau kau terluka? Kamu mau makan bilang saja padaku”

“aku tidak mau minta tolong padamu,  arasso?” aku marah mendengar perkataannya, aku ini tidak mau merepotkannya lagi, Jin Ki kenapa kau tidak mengerti sih? “aku membencimu Lee Jin Ki! Kenapa kau selalu menolongku?”aku memakinya, tanpa sadar aku menangis, aku tak tahu kenapa aku menangis? Tiba-tiba Jin Ki memelukku.

HyeJin POV END

XxxxXXXXxxxx

–          TO BE CONTINUE    –

Signature

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

32 thoughts on “MY MISTER RIGHT – PART 1

  1. hohoho seru n menarik nie ceritax hehehe
    ckckck jinki so sweet banget
    aigo beruntung kali jdi hye jin udah digendong 2x
    wah lama2 mereka bjc hehehe/ plak singkatan ngawur
    ditunggu lnjutanx

  2. wuah, kasian minho nya …
    ditinggal pergi sama nicole …

    enak banget jadi hye jin digendong sama jinki ..

    cerita nya seru nih ..
    di tunggu kelanjutan nya^^

  3. comment aj ah dlu , ntar drumah baru baca .
    *diuber author* lgi d.wrnet ne author *author: gananya*

    chinguu visit blog saya ini ya , ada lirik HELLO loh ..
    promosiii *plak*

  4. jinki lucu bangeeet, wakakka baca partnya minho gatau kenapa malah jadi ngakaaak.
    suka deeeh hahaha. lanjutannya yaaa (:

  5. WOOOO.. MINHO KUALAT LUU…..
    makanya berpalingnya ama gue aja, jangan ama sih ntu nenek sihir *nunjuk-nunjuk nicole* /PLAK
    ah.. si abang JinKi selalu co cuit ah.. muah..

    Part 2 ASAP ya.. *ngancem pake golok*

  6. Seruuu…
    Minho kok gitu sih…main mnt putus seenaknya…hbs ini dia pasti mnt balikan deh^sok tau^..jgn mau Hye Jin^dilempar sendal sm Minho^…
    Penasaran nih sm lanjutannya…
    Ditunggu yah Author…

  7. aaaaaa. .
    kereeenn.
    seruu ceritanya.minho jahat amat mutusin hyejin demi nicole.untung putus deh ma nicole.
    jinki sangat perhatian.suka sama jinki disini.

  8. aqu udh bca ampe part 3 ato part 4 klo ga slah,,
    ada d web ff laen.
    seru bgt crita’y,,
    ini termasuk ff favoritqu cingu ^^,,

  9. huwoow…
    bagus…ramee…
    makin suka sama onyuu :*

    tuh kaan..
    minoo..
    jadi nyesel, kaan..
    ahahahahah

    lanjut, thor
    aku suka..

  10. oh waouw! seru nih cerita! minhon siiihhh…nyesel kaaannn…? asyik ada onew. lanjut ya, author. buat authornya salam kenal ^^

  11. Sih minho kna btu’y,, aih onew baik bgt,, hyejin sma onew aja ya,, jgan mw diajak blikan sma minho,,
    Author lanjut, qw ska ff na ^^

  12. berhubung author gabisa ol skrg skrg ,aku editor cerita (cie) wakilin author buat say thanks sama semuanyaaaa😀
    iya ff ini memang udh d publish sebelumnya di tempat lain :3 aku kirim jg kesini biar lebih bnyk yg baca . . .

    Ditunggu aja ya lanjutannya ;D

  13. buseet suami gw minho knp begitu ? kualat sii ? baboo !
    mnding sama akuu ajaa .
    hahahaha /plak .
    suka bgt jalan ceritanyaa .
    aku paling suka klo cinta segitiga minho,yeoja,onew .
    srasa lg nnton serial gt .
    soalnya akting mrka d dunia nyata kn baguss .
    hhehehe

  14. kenapa karakter minho di FF-FF yg aku baca kyk bgini semua ya?
    dan Jinki oppa selalu menjadi penolong dan pengisi kehampaan,hahaha
    suka ceritanya, penasaran lanjutannya…

    semangat author! hwaiting!

  15. ooooowwwww.

    sprtnya prince frog a.k.a minho udh sadar dy salah slm ini….ckckkckckckckckc

    hyejin jaeballlllll……jgn galau yah

    onpa manis bgt c….

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s