Memories Of Us -Part 4- End Of All

Memories Of Us -Part 4- End Of All

Main Cast :

– Alya as Choi Hyun Ah

– Kim Jong Hyun SHINee

Other Cast :

– Choi Min Ho SHINee

– Lee Tae Min SHINee

– Wiga onn as Park Na Da

– Lia onn as Kim Min Ji

– Aya *temen aku haha* as Kim Min Mi

– **** as Lee Soo Hon *nama asli disamarkan untuk menjaga nama baik  *

—————————————————————————————————————————————————

Tak akan ada yang tau apa yang akan terjadi pada hidupku hari ini, kecuali Tuhan…

Bahkan aku sendiri tak tau apa-apa,

Semua, berjalan seperti biasa,

Dan aku,

Seperti boneka yang digerakkan oleh Tuhan…


9 Juli 2010…

Pagi menjelang, matahari pun telah muncul walau cahayanya sedikit. Kubuka mataku perlahan dan mengerjapkannya. Setelah lama terdiam, aku bangun dari tempat tidurku. Membuka tirai jendela dan jendelanya, merapikan tempat tidur dan mandi.

Nothings special, nothing different…

Aku pergi sekolah sendiri. Minho oppa sedang tidak ada dirumah. Berjalan sendiri, naik angkutan umum, menyebrang sendiri, dan melakukannya sendiri. Easy going, like usually.

Dan masih seperti hari kemarin, aku duduk dikelas. Diam. Sendiri. Tanpa teman. Jelas, ini masih pukul 05.42 pagi. Mana ada orang -__-

“HyunAh sunbae?”, panggil seseorang membuyarkan lamunanku.

“Eh? Ada apa?”, tanyaku pada hoobaeku yang tidak aku kenal.

“Kunci loker sunbae nomor 477 kan? Kemarin tertinggal, dan aku yang menemukannya”, ucapnya.

“Oh ne, kamsahamnida.”, ujarku malas.

“Cheonnmaneyo. Sunbae, apa boleh kupanggil noona saja?”, tanyanya.

“Oh, boleh kok. Kamu siapa? Kok tau aku sih?”, tanyaku balik.

“Aku adiknya Key hyung, namaku Kim Ki Hyun. Tentu saja aku kenal noona, noona kan sunbaeku di taekwondo”, katanya.

“Oh, kamu anak taekwondo juga?”, tanyaku.

“Iya noona. Eh noona, kemarin aku nemuin ini nih di loker noona”, ujarnya dan menyerahkan kotak berwarna merah kepadaku.

“Dari siapa?”, tanyaku.

“Nggak tau noona. Pas aku ngeliat loker noona, loker noona terbuka dan ada kotak merah ini”, jelasnya. Aku mengangguk paham dan membuka kotaknya perlahan.

Choker? Dari siapa?

“Wah, kalungnya bagus noona. Kalungnya pake bell, noona jadi kayak kucing hahaha”, ujarnya sambil tertawa.

“Yak!!!! Apaan sih kau ini! Hahaha”, bentakku sambil tertawa pelan.

“Eh noona, aku duluan ya. Aku belum ngerjain pr nih”, ujarnya. Aku hanya mengangguk pelan. Seketika itu juga ia langsung berlari, keluar dari kelasku.

Chokernya lucu juga. Bertali pita warna merah dengan bell warna emas. Eh? Ada suratnya?

Dear HyunAh…

Nih aku beliin choker, biar kamu gak kabur lagi kayak kemarin. Bagus kan? Jadi kalau kamu pergi, aku tau kamu pergi kemana. Kan ada bunyinya hehehe. Wah kamu jadi kayak kucing aku yaa pake bell begituan 😛 Jangan kabur lagi ya, apalagi sampai hujan-hujanan. Dasar nona aegyo cat.

Taemin

Sialan. Dia menyamakanku dengan kucing peliharaannya -____-

———–

Jam pelajaran berakhir, waktunya pulang. Dan sebagai anak nakal, tentu saja aku tidak langsung pulang. Aku langsung duduk di kantin, bersama teman-temanku. Seketika itu juga aku melihat segerombolan anak kelas 7 (sekarang udah kelas 8 tuh) berdatangan ke kantin.

“SooHon!!! Pejenya dooong!!!”, teriak mereka. (peje = pajak jadian)

“Hahaha jangan minta ke aku dong, minta sama pacarku”, ujar gadis yang bernama SooHon tersebut. Tunggu, rasanya… Aku kenal gadis ini…

Semua, berputar kembali bagaikan roll film usang yang terputar kembali…

Semua, seakan keluar dari laci dalam otakku yang telah kukunci dengan rapat…

Semua, teringat kembali…

Dia,

Gadis yang bersama JongHyun oppa di bioskop.


Aku mendengarkan pembicaraan mereka. Hal yang aku takutkan adalah : 1. Kalau Jjong oppa dan SooHon pacaran, 2. Kalau SooHon ternyata hanya mempermainkan Jjong oppa.

Dan seketika, air mataku tumpah ketika SooHon mengatakan pada teman-temannya “Aku pacaran sama JongHyun oppa, yang dulunya sunbae disini”.

Aku harap ini semua tidak benar, aku tak mau mendengarnya!!

Siapapun tolong katakan padaku bahwa aku HANYA SALAH DENGAR!!

———————

Pulang dari sekolah, aku langsung masuk ke kamar. Tak kupedulikan suara memelas kucingku yang memohon ingin masuk kamarku. Aku menangis, kadang tertawa. Aku menangis karena tidak bisa menerima kenyataan dan aku tertawa karena ini sangat konyol. Gila memang.

Singkat cerita, aku sudah menangis sambil tertawa dari sore sampai malam. Penyakitku mulai banyak yang kambuh. Seperti maag, ginjal, pusing, mimisan, panas dingin dan sebagainya.

Aku bangun dari tempat tidurku. Mengusap mataku yang bengkak dan sembab akibat menangis. Bangun dan beranjak ke kamar mandi. Mandi, hal yang aku butuhkan sekarang.

Selesai mandi, aku kembali duduk di tepi ranjang. Memandang kosong ke depan. Dan lagi-lagi semuanya terputar dalam otakku…

Semuanya…

Mulai dari saat-saat pertama kali aku bertemu dengan Jjong oppa…

Saat-saat pertama aku mengatakan dalam hati “Dia adalah namja yang super dingin”…

Saat-saat pertama aku secara tidak sengaja memotretnya yang sedang duduk di kantin…

Saat-saat pertama aku mengikutinya pulang hanya untuk tau dimana rumahnya…

Saat-saat pertama aku dikirimi sms darinya yang berisikan “Kamu HyunAh anak 8E kan?”…

Saat-saat pertama aku berbicara melalui telepon sampai larut malam…

Saat-saat ia mengajakku mendengarkan Nightmare Side, padahal aku tidak suka cerita hantu…

Saat-saat ia menyemangatiku ketika aku sakit…

Saat-saat ia mengatakan “OPPA SAYANG SAMA KAMU, JANGAN PERNAH BILANG KALAU KAMU GAK BISA SEMBUH, OPPA GAMAU KAMU KENAPA-NAPA, KARENA OPPA SAYANG SAMA KAMU!!!”…

Saat-saat ia mengatakan “HyunAh, jangan tinggalkan oppa ya?” dan kujawab “Ya, pasti”…

Saat-saat ia mengatakan “Emangnya Aishiteru, Te Amo dan Saranghae itu apa artinya?” dan kujawab “Aku mencintaimu” ia malah menggodaku dengan mengatakan “Oh ya? Oppa juga cinta sama kamu”…

Saat-saat ia mengatakan “Bogoshippoooooo :x”

Saat-saat ia mengatakan “HyunAh, mau jadi yeojachingu oppa?”…

Saat-saat ia mengatakan “Oppa ngeceng yeoja cantik loh” dan kutanya dengan perasaan kesal “Siapa?” ia malah menggodaku dengan mengatakan “Yang id y!mnya alyasukaberantem. Cantik ya”…

Saat-saat ia mengatakan “Selamanya HyunAh ada dihati oppa”…

Tapi rasanya pada saat itu oppa hanya berusaha membuatku melayang tinggi akan semua perkataan dan perlakuanmu…

Saat ini yang kurasakan, oppa sudah berhasil membawaku terbang tinggi sampai langit dan oppa juga sudah berhasil menjatuhkanku dari langit sampai ke inti bumi…

Saat ini yang kurasakan, oppa sudah berhasil membuatku menangis.

Saat ini yang kurasakan, sakitku mulai kambuh.


Aku menangis lagi mengingat semuanya. Menangis memeluk boneka teddy bearku. Aku mulai berhenti menangis dan mengusap air mataku. Mencoba untuk berhenti menangis dan melupakan semuanya.

Maldo andwae nado mollae, neoman baraboge dwaesso…

Handphoneku berbunyi. Ada sebuah pesan masuk.

From : Kim Min Mi

July, 9th 2010 20:01

HyunAh putus sama Jjong oppa? Kapan? Kok gak cerita? Jjong oppa udah punya pacar lagi tau.


Jadi…

Benar ya?

Aku langsung online y!m, kulihat buddylist dan aku menemukan id y!m kimjonghyun. Kuklik idnya dan kubaca statnya. Status singkat yang cukup membuatku menangis lagi.

<kimjonghyun> Lee Soo Hon :-* 9 Juli 2010


Aku menangis lagi. Entah kenapa rasanya sakit sekali. Diputuskan secara sepihak tanpa pemberitahuan apapun. Aku menangis makin keras, memeluk bonekaku semakin erat. Tak kupedulikan berapa banyak orang yang menanyakan padaku melalui y!m. Pertanyaannya sama, “HyunAh, putus sama Jjong oppa/hyung?”.

Drrtt…..

<parknada> HyunAh waeyo?

Drrtt……

<kimminji> HyunAaaaaaaaaah waeyo?

2 orang onnieku dari blog fanfiction menanyakanku. Aku membalasnya dengan tangan bergetar. Tidak jarang banyak huruf yang salah ketik saking kacaunya pikiranku. Aku belum makan dari kemarin sore. Aku belum minum obat. Aku masih pusing, masih panas dingin, masih mimisan. Dan lagi, penyakitku bertambah. Sekarang rambutku rontok. Hei, ini bukan karena salah sampo. Rambutku benar-benar menipis akibat sering rontok. Bahkan, tempat sampah di kamarku isinya tissue yang berbercak darah dan rambut-rambut. Tunggu, ini sih masalah pribadiku -____-

Oke, aku bercerita pada mereka. Mereka sama halnya denganku. Marah. Lihat kan, mereka yang nggak ngerasain aja marah apalagi aku yang ngerasain. Bahkan saat mereka tau kalau aku belum makan dari kemarin sore, mereka sampai marah-marah (hahahaha).

Drrrttttttttt…. Drrtttttttt…..

Jonghyun oppa calling 085720******

Kuangkat teleponnya dengan malas.

JH          : HyunAh…

HA         : Apa?

JH          : Mianhae

HA         : Ya

JH          : Aku mohon jangan menangis

HA         : Nggak

JH          : KyuHyun bilang, kemarin kamu hujan-hujanan di taman?

HA         : (dalam hati : si KyuHyun memang comel -,-“)Ya

JH          : Waeyo?

HA         : Aku sedang menjadi orang bodoh

JH          : Maksudmu?

HA         : Kau tak perlu tau

JH          : Aku minta maaf HyunAh, aku tak bermaksud menyakitimu

HA         : Jangan minta maaf soal ini. Tapi minta maaf kenapa kamu memintaku untuk jadi pacarmu

JH          : Itu karena aku suka sama kamu

HA         : Hanya itu?

JH          : Oke, aku minta maaf aku selalu membuatmu menangis. Aku minta maaf atas semuanya.

HA         : Yasudah

JH          : Jebal, jangan marah

HA         : Tidak

JH          : Kita masih bisa bersama, walaupun hanya sebatas kakak adik

HA         : CUKUP!!!!! JANGAN PERNAH BILANG APAPUN!!!!!!!!

JH          : Hyun, maafkan aku. Aku ti…


Klik.

Kututup teleponnya, kucabut baterai handphoneku, kucabut kartunya dan kulempar handphoneku ke dinding. Dengan mudahnya ia bilang “maaf”, dia pikir aku ini apa?

Dia tak pernah tau rasa sakit ini, tak pernah sadar siapa yang selalu sabar dan selalu disakiti olehnya. Di tak pernah menyadari aku ini ada, tak pernah menganggap dan tak pernah melihatku ada. Dia tak pernah mengerti aku, padahal aku selalu mengerti semua tentangnya.

Malam ini, aku merasa mengantuk. Aku butuh tidur dan istirahat…

———————-

10 Juli 2010…

Aku pergi kesekolah dengan langkah gontai. Untung hari ini cuma ekskul, kalau belajar sih… Gak deh, mending bolos aja. Habisnyaaaa… aku masih lemes. Dan aku masih belum makan. Yaudahlah nanti aja disekolah makannya (padahal udah laper banget -__-)

“HyunAh noona!”, panggil seseorang. Aku menolehkan kepalaku, mencari sumber suara tersebut.

“KiHyun? Wae?”, tanyaku.

“Noona taekwondo kan hari ini? Ajarin aku basic 3 dong noona, kan noona udah sabuk biru strip hehe”, pintanya.

“Nggak Ki, noona lagi gaenak badan”, tolakku halus.

“Hooo… Yasudah deh, cepet sembuh ya noona! Dadaaaah”, ujarnya sambil berlari meninggalkanku.

Aku berjalan menuju kantin. Dan seseorang menepuk pundakku dari belakang. Ternyata, TaeMin oppa.

“Hyuhyu? Kok mata kamu sembab begini? Kamu kenapa?”, tanyanya.

“Nggak apa, kemarin aku jatoh dari tangga, kejeduk dinding gitu. Terus aku nangis deh semalem hehe”, ujarku berbohong. Kalau dia tau yang sebenarnya, TaeMin bisa ngamuk.

“Halah kamu ini. Ke kantin yuk?”, ajaknya. Aku mengangguk setuju dan berjalan disampingnya ke kantin. Sesampainya di kantin, yah… Aku melihat gadis bernama Lee Soo Hon dengan pria bernama Kim Jong Hyun, sedang makan sambil bercanda tawa. Miris -_____-

“Loh? Itu Jjong hyung kan?”, tanya Taemin. Upsssssss, aku lupa! Ada TaeMin disini!

“Hah? Gaada kok, kamu salah liat kali.”, ujarku mengelak.

“Ituuuuuu, itu kan Jjong hyung. Kok dia sama cewek lain sih? Mesra banget”, selidik TaeMin.

“Ah, kembarannya Jjong oppa kali ah. Hahaha”, ujarku sambil ketawa garing. Bodohnya, TaeMin mendekati mereka.

“JongHyun hyung?”, tanya TaeMin tidak percaya.

“TaeMin sunbae, ada apa?”, tanya SooHon.

“Kamu ngapain Soo?”, tanya Taem.

“Lagi makan aja, kenapa?”, tanya SooHon.

“Dia siapamu?”, tanya Taem sambil menunjuk Jjong oppa.

“Oh, ini JongHyun oppa. Dia ini namjachinguku oppa”, ujar SooHon.

“NAMJACHINGU?”, bentak Taem. Taem mendekatiku dan menarikku menuju meja mereka.

“Onnie, onnie yang anak taekwondo itu ya? Wah, aku suka ngeliat onnie sparing, habisnya onnie kalau menang atau kalah selalu ketawa-ketiwi sih haha, aku suka ngeliatnya. Onnie lucu banget”, ujar SooHon panjang lebar.  Aku hanya tersenyum kecut. Anak ini benar-benar tidak tau situasi. Bodoh sekali.

“Hyung, jelaskan padaku. Siapa pacarmu, SooHon atau HyunAh? Jawab hyung!”, bentak Taem emosi. Tangannya masih mencengkram lenganku kuat.

“Aku…”, Jjong oppa terlihat tidak bisa menjawab.

“HYUNG!! JAWAB!!!”, bentak Taem.

“SooHon, pacarku SooHon”, ujar Jjong oppa.

“TaeMin oppa, HyunAh onnie, ada apa ini?”, tanya SooHon panik.

“Kamu sebaiknya kembali ke kelasmu karena ini bukan urusanmu!”, bentak Taem. Waw, dia bisa juga membentak perempuan. Setelah aku yang dibentak kemarin, tentunya. Hey HyunAh, bukan saatnya memikirkan ini -___-

“Tapi oppa…”, ujar SooHon pelan.

“Hyung jangan macam-macam ya, jangan kaya gini caranya!”, ujar Taem emosi. Ia melayangkan tangannya ke wajah Jjong oppa.

“TAEM! JANGAN!! Kamu mau urusan sama BK HAH?”, bentakku. Ia menurunkan tangannya dan menarikku pergi dari situ.

“Taem lepasiiiiiiin, sakit tau!”, bentakku sambil berusaha melepaskan tanganku. Ia membawaku ke lantai 3. Lantai 3 kalau hari sabtu selalu sepi, soalnya yang dipakai ekskul cuma lapangan, lantai 1 dan lantai 2.

Taemin mendorongku masuk kedalam kelas kosong di lantai 3. Ia duduk di atas meja sambil menatapku dengan pandangan marah.

“Kamu bohong kan soal kamu nangis kemarin malam? Kamu kemarin nggak jatuh dari tangga dan kejeduk dinding kan? Kamu nangis gara-gara JongHyun hyung kan? Jawab yang jujur.”, ujarnya pelan. Nah sekarang aku seperti maling ketangkap basah yang sedang diadili.

“Eng… Iya”, ujarku pelan.

“Kenapa kamu gak jujur tadi?”, tanyanya.

“Aku takut, takut kamu marah.”, jawabku pelan.

“Kamu takut aku marah? Aku takut kamu kepikiran, stress, nangis lagi dan sakit. Ngerti kan?”, tanyanya.

“I… Iya. Mianhae”, ucapku terbata-bata.

“Kamu tau aku sampai khawatir sama kamu gara-gara kamu kehujanan, sekarang kamu gini keadaannya. Kalau emang JongHyun hyung gabisa jaga kamu, kenapa gak kamu putusin aja dari dulu?”, tanyanya.

“Taem, udah deh gausah dibahas lagi. Aku capek, aku gamau ngebahas ini lagi, tolong kamu ngerti aku, aku lagi gak mau ngomongin ini, aku…”. Aku berusaha memberi penjelasan. Aku bahkan tidak bisa berkata-kata. Aku ingin menangis dan keluar dari ruangan tersebut. Tetapi tangannya menahan tanganku. Aku berdiri di depannya, aku sendiri tidak berani menatapnya. Selain karena nggak berani, aku ini pendeknya seleher dia jadi gak kelihatan -____-

“Bisa gak, kamu gak nyimpen masalah kamu sendiri? Bisa gak kamu berbagi cerita sama aku?”, tanyanya pelan. Nah kan, aku nangis.

“Aku… Aku gak mau ngomong dulu. Aku mau kebawah dulu.”, ujarku dengan nada bergetar. Lagi-lagi tangannya menahan tanganku -____- Kapan aku perginya dong?

“Aku belum ngizinin kamu pergi”, ujarnya sambil menatapku.

Singkat cerita, aku menjelaskan semuanya sampai nangis di depan Taemin ;________;

———-

14 September 2010…

Beberapa hari, minggu dan bulan sejak kejadian itu, aku mulai bisa melupakan semuanya. Melupakan semua tentang kejadian menyakitkan. Dan kabarnya sih, JongHyun oppa dan SooHon putus hari itu juga, yaitu pada tanggal 10 Juli 2010. Jadi mereka baru sehari pacaran. ‘Haaaah, bodoh lah’, batinku sambil merebahkan tubuhkku ke kasur.

Drrtttttttt… Drrrt…..

1 new message

From : Jonghyun oppa

September, 14th 2010 21:41

Satu hal terindah tahun ini adalah mengenalmu,

Meski tak jauh, namun itu sudah membuatku bahagia,

Terima kasih untuk segalanya…

Maaf, aku harus pergi…

Bukan karena tak suka bersamamu,

Bukan karena ada penggantimu,

Aku tak mau menggangu hidupmu lebih jauh lagi, lebih dalam lagi…

Aku tak mau membuatmu menjauh dariku hanya karena suatu hal,

Aku pergi dari sebutan ini…

Tapi aku tetap disekitarmu…

Jika suatu saat kau berubah, aku akan disini mengingatkanmu…

Jika suatu saat kau terjatuh, aku akan disini membantumu…

Jika suatu saat kau merindukanku, aku akan disini kembali untukmu…

Mantan, maaf banget ya kalau udah buat nangis…


Kupikir, ia salah kirim. Bodoh lah -___-

Aku mulai online y!m, dan ternyata Jjong oppa online. Aku membaca statusnya.

<kimjonghyun> w(A)(L)aupun han(Y)(A) sekedar masa lalu tapi akan selalu kukenang di tempat yang hanya kamu dan aku yang tau tempat itu :-* (status asli mantan aku)

Dan tanpa terasa, air mataku mengalir…

Kemana kamu disaat aku membutuhkanmu?

Kenapa kamu hadir kembali dalam kehidupanku disaatku telah melupakanmu?

Dan kenapa, kamu tak pernah sehangat ini?

Sebenarnya, mau kamu apa?

Jangan mempermainkanku seperti ini,

Kehadiranmu hanya membuat semua rasa sakit ini muncul lagi…

DASAR BODOOOOOOOOH!!!!!!!!!


–THE END–

Alya

This post/FF has written by Alya, and has claim by Alya signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

29 thoughts on “Memories Of Us -Part 4- End Of All”

  1. wiich sms dr jjong ngena bget ..
    sukaa ..
    bgus chingu critany ..
    sad ending yah critany ?
    napa ga blik ama taem aja ?
    hehe ..
    d tggu ah ff yg laenny ..

  2. makin pengen gorok orang yang jadi jong.. *jangan jongnya kasian kekeke~
    ALYAA!!! sumpahh itu keterlaluan!!!
    ya ampun ada ya mantan kaya taem gitu??? *mupeng* hahahahaha
    Gila emang tuhh si yng jadi jong… udah bikin terbang malah di lempar jauuh ampe jatoohh…

    sabar ya allll…

  3. alya alya *sok kenal* BAGUS BANGET LOH FF NYA HUAAA~ T.T

    itu beneran taem ngasih choker? lucu deh ><
    jadi inget komik tokyo mew mew si ichigo dikasi choker sama cowonya*namanya lupa haha*

    NICE FF ^o<

  4. Ngegantung chingu.
    -_-”
    jd bingung.
    Mksdna JH oppa ap sih chingu.
    Jd gregetan.

    Tp sumpah.
    Seru bget ffna chingu.
    😀

    1. Maksudnya jjong itu *ehem* dia udah bikin aku ngelayang tinggi sampai ke langit terus dia ngejatuhin aku lagi dengan cara selingkuh sama si soohon -_______-
      Gantung ya? Emang sengaja ngegantung ini ceritanya, nanti ada epilognya kok hehehehehe~~~~~~~~

  5. Walaupun aku bacanya bolong-bolong…..tapi swear deh critanya seru deh…..kata2 jjong yg terakhir aku suka nyentug bget….keke…ff slnjutnya ditgu yah author..anneyong…

  6. Alyaaaa….><
    kmu klo bkin crita kok bagus siih….
    eh itu jjong masih sua am hyunah kah???
    truz kok selingkuh ma soo Hoon.??
    emank iniie dari kisah mu yya? *alya : byk bacot luu…
    hehehe…
    tpi daebak…daebakk suka aaaa

  7. aaaaaaaa ini kisah nyata? iyaiyaiya? /plak
    aaaaaa sedih bangetbanget sumpaaaah ;~;
    yang jadi jjong dikehidupan nyata kamu nyebelin bgtbgt aaaa! pas udah putus malah pasang status22 kaya begitu aaaaah sebeeeel! #kebawaemosi-_-
    tp daebaaaaaaak! buat authornya, sabar yaaaa huweeeee sedih bgt kayanya kisahnya ama Jjong gitu 😥

  8. hhh…FFnya sedih cingu,.. apalagi ini cerita di ilhami dr kisah nyata tak lain dn tak bukan kisah authornya sendiri.
    #lebebahasanya

    hua bagus tp FFnya ! keren ! aku suka banget ><
    omooooo apalagi klo bneran taeminnie oppa kayak gitu . huaa sayang banget sm lki2 kayak gtu~!!! xD
    huoo daebak deh, ngefans sm ni FF! *dan authornya jg : alya eonni*

    lanjutkan menulis FF onn!

    ^-^

  9. Waduuuuuuuuuuhhhhhhh..
    jadi ini akhir crita yang kamu critain itu ??
    SEDIH AMAAT !!!
    Siapa sih tuh yg jd Soon Hon !!?? *esmosi*
    GOROK yookk !!
    hahaha

    epilog nya dtunggu ^^

  10. sejak dulu begitulah cinta, deritanya tiada akhir -ti pat kai #abaikan
    semoga nanti dpt kisah yg menyenangkan 😀

  11. bgs bgt crita ny mgkn krn based on true story so pas baca jd krasa feel ny.. jd ikut sedih… jahat bgt yuaa ada mantan ky gitu tp ak jg pnh ngalamin hubungn dgantung kyk gitu hemm.. bgs ny diapain klo pny pcr ky gitu;(tonjok 1000x plaaakkk)

  12. Aigoo jjong kejam amat,betul2 nusuk deh nih cerita.
    Good ff thor.
    Sabar yah kan dah dikirimkan cowok sebaik dan seimut taemin

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s