Good Bye My Love – Part 3

Good Bye My Love Part 3

Author : Yessica

Cast     : Taemin, So Eun, Onew

NB      : Mian semuanya ..

Aku baru telat ngirim part 2 nya. Soalnya, aku lagi UTS, ditambah lagi banyak tugas yang numpuk. Maklumlah, sekarang aku udah kelas sembilan.

Oya, berhubung para reader minta dipanjangin ceritanya, jadi ku panjangin deh part 3 ini ..

Oya, sekali lagi aku minta maaf *deep bow*

2010  ©SF3SI


“saranghae”

“maukah kamu menjadi yoeja chinguku?” ujar taemin

“mian, mianhae taemin-ah, aku tak bisa” ucap so eun dengan suara yang bergetar

“kenapa? Kenapa so eun-ah?” Tanya taemin dengan suara yang sedikit meninggi

Tetapi so eun tetap tidak menjawab pertanyaan taemin. Ia tampak sangat terkejut dengan pernyataan taemin barusan.

Melihat so eun yang tidak menjawab pertanyaannya, taemin segera meningggalkan nya dengan perasaan yang kecewa.

Sesaat setelah taemin pergi, so eun tiba-tiba menangis.

“mianhae, taemin-ah, aku tak bisa”

“aku tak bisa menyakiti perasaan onew oppa”

“tetapi, aku juga tidak bisa menyakiti hatimu” ucap so eun lirih

Selama pelajaran, tak satupun diantara mereka berdua yang mendengarkan pelajaran lee sonsaengnim dengan serius. Taemin dari tadi hanya membolak balikkan halaman bukunya tanpa alasan yang jelas. Sedangkan so eun, ia dari tadi hanya termenung. Ia merasa bersalah kepada taemin. Tetapi, ia juga tidak bisa menyakiti perasaan onew.

Jam pelajaran pun berakhir, satu persatu murid pulang ke rumahnya masing-masing. Kini tinggal so eun yang belum pulang. Ia kemudian beranjak dari tempat duduknya, sekarang ia berjalan menuju pintu gerbang sekolah. Sesekali ia menabrak orang, karena ia berjalan tanpa melihat jalan. Dari tadi dia hanya memikirkan kejadian tadi pagi.

Tibalah so eun  di gerbang sekolah, sekarang ia hendak menyebrang jalan. Namun, tiba-tiba datang mobil melaju dengan kecepatan tinggi yang hendak menabrak so eun.

So eun pun menjerit ketakutan “AHH”. Tapi, sebelum mobil itu menabrak so eun, seorang namja mendorong tubuh so eun  kesamping. Alhasil, namja tersebut tertabrak. Tubuhnya kini penuh dengan darah segar yang berlumuran di bajunya.

So eun pun segera bangkit menuju tubuh namja tersebut. Ia membalikkan tubuh namja tersebut. Dan ternyata ia adalah taemin. So eu menangis histeris. Ia segera menelpon rumah sakit dan tak lupa ia menelpon onew.

“onew-ah, taem, taemin tertabrak” ucap so eun dengan suara yang bergetar. Tubuhnya kini sudah penuh dengan darah. Namun, ia tidak menghiraukan nya.

“aku sudah menelpon rumah sakit, cepat datang oppa” ucap so eun sambil menangis

Seoul International Hospital

~So eun POV~

Aku menyesal taemin. Maafkan aku yang sudah menolak cintamu. Kalau boleh jujur, aku menyukaimu sejak pertama kali kita bertemu. Tapi, karena kebodohanku, aku menolak cintamu. Taemin tetaplah hidup. Jangan biarkan aku sendirian. Aku belum siap menghadapi semua ini. Aku janji, jika kamu sudah sadar nanti, aku akan mengatakan padamu, bahwa aku mencintaimu.

Tiba-tiba onew segera memelukku. Ia memelukku dengan erat, sehingga aku sulit untuk bernafas.

~Onew POV~

Aku melihat so eun yang menangis saat itu. Aku pun segera memeluknya ke dekapanku. Ia terus menangis dan menangis. Aku berusaha menenangkan nya. Tetapi, hasilnya nihil. Malah sekarang ia menangis lebih histeris dibandingkan sebelumnya.

“so eun-ah, tenanglah, taemin pasti selamat” ucapku menenangkan so eun

“tapi, bagaimana jika taemin tidak selamat?” ucap so eun sambil menangis

“tenanglah, so eun” ucapku sambil mempererat pelukanku ke so eun

Aku melihat so eun sangat sedih saat itu. Aku merasa so eun merupakan yoeja yang pernah taemin ceritakan padaku. Jika benar, aku rela melepaskan so eun untuknya. Aku ingin melihat so eun bahagia. Dengan demikian, aku juga akan bahagia.

~Author POV~

Setelah 3 jam berlalu, kim sonsaengnim menyatakan bahwa taemin telah melewati masa kritisnya. Seketika itu, so eun yang tadinya sedang menangis langsung tersenyum. Ia terlihat sangat bahagia mendengar pernyataan dari kim sonsaengnim. Ia segera bangkit dari tempat duduknya hendak melihat keadaan taemin, tetapi kim sonsaengnim melarangnya. Kim sonsaengnim mengatakan bahwa taemin belum dapat dijenguk sekarang karena masih perlu istirahat. So eun hanya dapat mengangguk mendengar penjelasasan kim sonsaengnim.

Sebelum pulang ke rumahnya, so eun menghampiri onew untuk mengatakn suatu hal tentang perasaannya selama ini.

“oppa”

“hmm? Ada apa?”

“aku ingin mengatakan sesuatu, dan aku harap oppa tidak marah sama aku”

“ada apa? Katakanlah ! oppa tidak akan marah”

“oppa, sebenarnya orang yang selama ini aku cintai adalah taemin, bukan oppa. Mianhae” ucap so eun sambil menitikkan air mata

“oh … begitu ya …” ucap onew tidak percaya akan kenyataan ini

~Onew POV~

So eun datang menghampiriku. Katanya, ia ingin mengatakan sesuatu padaku. Apa yang ingin dikatakannya?

“oppa”

“hmm, ada apa?”

“aku ingin mengatakan sesuatu dan aku harap oppa tidak marah sama aku” ucapnya sambil memohon padaku

“ada apa? Katakanlah ! oppa tidak akan marah” ucapku pada so eun

“oppa, sebenarnya orang yang selama ini aku cintai adalah taemin, bukan oopa” ucapnya sambil menangis

Seketika hatiku hancur mendengar perkataan so eun. Aku tidak mungkin melarangnya untuk menyukai taemin. Tapi, aku juga tidak dapat membohongi perasaanku pada bahwa aku sangat mencintainya. Namun, setelah kupikirkan, lebih baik aku mengalah untuk taemin. Aku rasa ini merupakan jalan terbaik bagiku maupun bagi so eun.

“oh … begitu ya …” jawabku berusaha untuk menerima kenyataan pahit ini

“guincana, aku rasa kamu akan lebih bahagia bila bersama taemin” ucapku lagi

“benarkah oppa? Oppa tidak bohongkan? Gomawo ! walaupun sekarang aku bukan yoejachingu mu lagi, tapi kita masih dapat bertemankan?

“iya, tentu saja” ucapku dengan senyuman yang dipaksakan

Keesokan harinya di rumah so eun

Onew berjanji untuk menjemput so eun ke rumah sakit. Ia datang menjemput so eun dengan mobil mewah berwarna hitam miliknya. So eun membawa seikat bunga dan tak lupa sekeranjang buah – buahan yang segar. So eun pun segera masuk ke dalam mobil. Namun kali ini berbeda seperti biasanya, onew tidak lagi membukakan pintu mobil untuk so eun.

Di dalam mobil tidak terjadi percakapan sama sekali. Sampai akhirnya so eun memulai pembicaraan diantara mereka.

“oppa, tidak apa-apa kan?” Tanya so eun

“tidak apa-apa. Kamu kok bertanya sepeti itu?”

“nggak oppa, aku kira oppa marah sama aku gara-gara kejadian kemarin malam” ucap so eun memastikan

“owh, gak apa-apa kok so eun” ucap onew berbohong

Setibanya di rumah sakit, onew segera mencari tempat untuk memakirkan mobilnya. Setelah menemukan tempat parker, mereka berdua segera menuju kamar no 147 tempat taemin dirawat.

~Taemin POV~

Sekujur tubuhku terasa sakit. Untunglah sekarang sudah membaik berkat kim sonsaengnim yang memberikan obat penahan rasa sakit padaku. Ketika aku sedang membaca buku (untuk menghilangkan rasa bosan nya), tiba-tiba datang 2 orang yang kukenal. Ya, mereka adalah so eun dan onew hyung.

Mereka berdua segera menghampiri dan bertanya tentang keadaanku.

“taemin-ah, bagaimana keadaanmu? Sudah membaik kab?” Tanya onew hyung padaku

“sudah hyung”

“taemin-ah, gomawo udah nyelamatin aku. Kalau tidak ada kamu, mungkin aku sudah …”

“sudahlah so eun. Aku senang dapat menolongmu” ujuarku sambil memotong pembicaraannya

“oya taemin, kelihatannya so eu  ingin mengatakan sesuatu padamu” ujar onew hyung kepadaku

“benarkah? Ada apa? Katakanlah so eun”

“taemin-ah, sebenarnya … sebenarnya … aku ingin bilang … sa … sa … sa …”

TBC

2010  ©SF3SI

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

35 thoughts on “Good Bye My Love – Part 3”

  1. ini masih pendek chingu….
    panjangin lgy…. paling nggak satu part itu 14-18 halaman…. maaf y…

    but, i mind this ff is enough good.. *ancur banget bahasa gw dah*
    *d tendang*

    1. ada anggie unn ^^

      gomawo udah komen unn^^
      masih pendek ya?
      aku panjangin next part ..

      iya, onew sama unn aja^^
      tapi, entar rebutan pula sama jali ..
      kekekeke^^

  2. “taemin-ah, sebenarnya … sebenarnya … aku ingin bilang … sa … sa … sa …”…. satu-satu aku sayang ibu….wkakakakkaka…***reader sarap***, newbie… salam kenal.

  3. onyu ama aku ajadeeeeeeh..
    udaah
    si mie so’un biar ama si taem XD

    ih itu si so’un mau bilang saranghae aja susah
    ahahaha

    sesepuuuuh..
    lanuuut ^^

  4. oneeeew sabar sayaaang.. aku menunggumu kok hahahaha…

    masiiih puendeeekkk….
    ayooo lanjuuttt…
    oneww aku tunggu d rumah ya /plak *reader galau*

  5. pendek banget kurnag panjang chingu.. z kenapa so eun gitu sama onew..q maunx so eun ama onew biar taemin sama aku..onew oppa kau baik banget lanjutanx jangan lama-lama chingu

  6. onyu, sbar yah…..
    kn msih da aku d sni,,,
    hwehwe…

    Yessica!!!
    Next partnya cepetan ya…
    aku dah sangat amat banget *apalah* penasaran…
    okeh2… ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s