Saranghae Girl Saranghae

Lovely casts ^^ : Choi Min Ho SHINee, SHINee, Alexis Song, Reese Terry

Reader request : Shim Chae Sa (Diya)

Type : One shot
Continue reading Saranghae Girl Saranghae

SHAWOL AND ME – Part 15

Author : Nia

Main Cast : Lee Taemin & Choi Minho

Support Cast : SHINee

…………………………………

Onew: haaaaah, dasar…. Kalian berdua tidurlah dikamar, won hee tidur di tempat ku saja….aku tidur dikamar mu ya. Tidak sudi tertular….
Key: yaa appa, katanya mau curhat nanti malam?
Onew: ssst, nanti saja, ngomong disini lagi, gimana sih kau….
Key: hee, maap2…
Minho menghampiri ku dan membantu ku berdiri.
Minho: kuat jalan kan?
Saya: iya.
Taemin berdiri dan ikut masuk kekamar. Tetapi dia menerobos duluan dengan kasar dan membentur bahu ku.
Saya: astaga…
Minho: taemin, apa2an kau ini? dasar bocah…
Aku berbaring ditempat tidur onew oppa.
Minho: sebentar, aku ambil sup mu dulu…
Saya: oppa, boleh minta tolong?
Minho: oppa? ahahahah, aku merasa jadi tua…
Emang!!!
Saya: sup-nya taemin sekalian..
Minho: oh, yaa ku ambilkan.
Taemin: tidak usah repot2.
Saya: aiiih, jangan mulai deeeeeeh ku mohoooooon……
Semuanya diam.
Minho: ya, sebentar ya.
Minho keluar, Jong hyun oppa masuk.
Jong hyun: hey, apa kepala mu pusing?
Taemin: tidak oppa, Cuma berat.
Jong hyun: nyeh, same aje *betawi??* coba ku pegang?
Jong hyun menyentuh kening taemin.
Jong hyun: omoo, tidak panas kok…. Yah, istirahatlah… waduh? Apaan nih, taemin?
Jong hyun oppa membuka lebar-lebar kening taemin.
Taemin: ah oppa, bukan apa2.
Jong hyun: kenapa memar begini jidatmu? Kau tawuran??
Taemin: yah, mana mungkin tawuran sih? Seandainya iya, won hee sudah tidak ada disini…
Jong hyun: maksudmu?
Taemin: modar.
Saya: HAH??
SETAN NIH TAEMINNNN!!
Jong hyun: lantas, kenapa ini??
Saya: kenapa sih oppa?
Aku bangun untuk melihat memar yang dikatakan jong hyun oppa tadi. Tetapi taemin malah berontak.
Taemin: jangan ah! Menggangu saja…sana semuanya…aku mau tidur.
Taemin menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.
Jong hyun: heh, jawab dulu kenapa bisa sampai begitu…. Taemin! Bilangin key nih kalau tidak mau jawab?
Taemin: bilang sana! Peduli amat!
Jong hyun: heeeh, nih anak….
Minho masuk ke kamar sambil membawa sup.
Minho: taemin, kau makan sup dulu biar badannya enak…
Jong hyun: minho, kening taemin ada memar…
Tatapan minho yang tadi nya biasa saja, berubah menjadi sangar.
Minho: taemin, bangun….
Minho membuka selimut taemin.
Taemin: aaah, aku capeeeek….. Ah!
Minho: mana memarnya?
Minho melebarkan kening taemin.
Taemin: sudah puas lihat nya? Huh….
Taemin kembali berbaring.
Minho: keeeeey oppa…… Kesini sebentar dooong…..
Taemin: ya Tuhaaaaaaan….. aku mohon jangan bilang pada keeey…. Uh….
Wajah taemin mulai memerah kesal tanda kesabaran sudah hampir habis.
Key oppa datang.
Key: kenapa?
Minho: tuh….. ada memar di keningnya….
Kata minho sambil melirik taemin.
Key: mana? Coba ku lihat?
Taemin dengan pasrah menerima keadaan. Key melihat kening taemin.
Key: TAEMIN!! APA KAU BERKELAHI DI SEKOLAH??!
Taemin: tidak oppa! tidak perlu pakai teriak2 dong….
Key: aku harus menelpon sekolahnya, kau diapakan hah??
Taemin: tidak diapa2kan….
Key: taemin, jawab tidak?….. atau mau ku tampar biar kau mengaku?…
Saya: HUAAAAAAAAAAAAATTCHEEEEEEEEEEEEMMM!!!!!……bbrrrrrrrrrrr……..
Semua mata tertuju pada ku. Minho menyampari ku seraya membawakan semangkuk sup krim panas *nyam, kesukaan gw banget nih, hahaa (emg ada yg peduli?)*
Minho: ini, di seruput dulu. Pelan2. Kau membuatnya terlalu panas.
Aku menyeruput sup ku.
Key: jaa, kau kenapa sih taemin?? Bilang saja pada kami, kalau ada apa2 kan gawat…
Taemin: memang kalian peduli?
Jawab taemin ketus.
Minho: heh, anak manja, bangun kau!
Minho menarik tangan taemin.
Taemin: AKU TIDAK MAU,BODOH!!! LEPASKAN AAAAKHH!!!!!
Minho: MENGAPA JIDAT MU MEMAR HAH???
Taemin: …….
Minho: hanya itu yang ditanya, mengapa susah sekali….. tinggal jawab, susah amat….. dasar anak kecil….
Taemin bangun dari tempat tidur dan hendak keluar. Ternyata onew oppa sudah didepan pintu kamar. Taemin hanya melirik onew dan melanjutkan langkahnya. Tetapi onew sudah lebih dulu menahan tangannya. Tiba-tiba taemin meraung.
Taemin: aaahh….aduh oppa…aaww, ampun oppa….ampun oppa…..lepaskan aku mohon oppa…..OPPA AMPUUUUN OPPA AKU MOHON LEPASKAAAAN……. Huaaaaaaaaa…….huhuhuhu….huaaaaaaa…….
Rupanya onew meremas erat tangan taemin hingga memerah pergelangan taemin. Akhirnya onew melepaskannya karena taemin mulai menangis.
Onew: kalau masih BAYI, jangan sok kuat kau.
Semua diam. Aku pun diam sediam-diamnya *ketakutan malah*. Keadaan hening sekali. hanya onew oppa yang (satu2nya boleh) bicara.
Taemin masih meringis sambil memegang pergelangan tangannya. Onew menyentuh kening taemin untuk melihat memarnya.
Onew: kenapa bisa sampai memar hmm?
Taemin: di…di lempar penghapus papan….
Onew: dengan siapa?
Taemin: kakak kelas….
Key: astaga taemin…. Kenapa sih suka sekali menutup2i apa yang kau alami… jadinya kau seperti ini kan??
Taemin: lantas kalau aku cerita, kalian bisa apa hah? Mau melakukan apa?
Key tutup mulut. Semua diam menjangkrik.
Taemin: kalian semua sok tau. Ku kira setelah kalian lulus SMA, kalian lebih mengerti diri ku…
Taemin menundukkan kepalanya dan mengusap bekas air matanya. Ck, cengeng sekali lelaki ini! aku bangun dari tempat tidur.
Saya: anu, oppa…. boleh pinjam teks dialog-nya?
Key: oh, ya! Tentu2. Tadi kami sudah latihan. Nanti malam latihan lagi ya! Won hee dan taemin sama sekali belum tau apa2 tentang CF baru kita…
Saya: ya, aku boleh pinjam sekarang tidak, oppa?
Key: sebentar…
Key pergi sesaat, kemudian kembali lagi. Ia memberiku sebuah kliping tipis bertuliskan “Nanas’ B Dialogue Text”. Aku membuka isinya sementara shinee masih mengurus masalah taemin. Aku membaca satu demi satu dialog yang tertera di dalam kliping tersebut. Aku tertegun pada satu scene iklan ini.
Saya: apaan nih?
Disebuah scene dimana minho harus mencium pipi ku. Oooh.
APPPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHH??????????!!!! $%&#%^^(&(*%^$$^#^
Aku menutup keras-keras kliping itu dan membantingnya. Ternyata onew melihatku.
Onew: eh, kenapa dibuang begitu?
Member yang lain menyadari apa yang ku lakukan pada kliping itu.
Jong hyun: kenapa di banting?
Semua menunggu jawaban ku. Aku membisu.
Key: oooooh…. Aku mengerti…. Hehe….
Jong hyun: hah? Apaan?
Key: yah, masa lupa sih?
Jong hyun menggeleng-geleng tanda tidak mengerti. Key mendecak lalu mencuri pandang ke minho.
Minho: apa?
Key: EHEM…asek…
Jong hyun: hah? Ooooooohh, itu toooooh…. Huahahahahaha…..
Key dan jong hyun toss-an.
Key: asiiiik won hee….. ehhehehehehe….
Saya: hah?
Sementara mereka menyoraki, aku masih melihat taemin masih terduduk lemas di lantai.
Saya: taemin….
Aku membantunya berdiri dan membawanya menuju kasurnya.
Onew: lain kali, cerita kau, taemin! Di lempar penghapus masih belum parah, tingkat keparahan nya nanti jika kau sudah ditelanjangi oleh mereka.
Key: hah?? Appa pernah di bully2 rupanya? tahu betul…
Onew: bukan aku yang di bully, tapi aku yang membully….
Key: waduh….
Onew oppa keluar dari kamar ini.
Key: ya sudah, kami keluar dulu ya. Beristirahatlah kalian.
Key dan jong hyun mengikuti jejak onew, mereka keluar dari kamar. Tinggalah si Beauty*aku* and The Handsome*taemin* and The BEAST*minho* (hahai, maap nih buat yang suka minho).
Minho mengambil komik dari rak bukunya. Aku menarik selimut. Ku lihat taemin sudah menutup seluruh tubuhnya kembali dengan selimut. Aku berpikir sejenak. Kemudian aku bangun lagi.
Saya: taemin…
Taemin: ck….
Saya: ng, bisa ganti baju dulu ga?
Taemin: ng…apa lagi siih… ck..
Saya: baju mu sudah banjir keringat, aku ambilkan yang baru ya, takutnya masuk angin nanti.
Aku beranjak dari kasur dan membuka lemari taemin. Aku melihat sebuah foto perempuan. Cantik sekali.
SIAPA DIAAAAAAAAAAAAA….AAAAAAAAA…..AAAAAAAAA…..?????????!!!!!
Taemin: heh!
Aku tersadarkan.
Saya: hah? Apa?
Taemin: itu bukan lemari ku, punya ku yang disebelahnya.
Saya: hah? Lalu ini lemari siapa?
Taemin: itu punya key. Lihat saja ada foto besar pacarnya..
Fiuuuuhh, lega nya hati ini. ooh, ini ya yang nama nya park yong mun-eonni, pacarnya key oppa. Cantiknyaa. Berbeda sekali dengan ku T,T
Aku mengambil kaos dari dalam lemari taemin. Aku memberikan kaos tersebut dan taemin pun langsung memakainya.
Saya: yang ini ku taruh sini ya. Nanti saat mencuci, ingat2 kalau ada ini…
Taemin manggut-manggut.
Saya: aku tau kau belum ngantuk, sup krim-nya dimakan sekarang ya, kalau nanti jadi lebih dingin…
Taemin mengangguk nurut. Aku mengambil sup krim-nya.
Saya: bangun dong..
Taemin: pusing…
Saya: alah, tadi ganti baju bisa…
Taemin: suap kan sup itu pada ku.
Saya: HAH? Ogah ah!
Taemin: pusing, aku sungguh tidak bisa mengangkat kepala ku.
Saya: haaa, dasar, bilang saja malas…
Aku mulai menyuapi taemin.
Taemin: aaaa…..
Saya: cih, kau membuatku gugup saja.
Taemin menjilat sup yang masih tertinggal disekitar bibir-nya. Ya Tuhaaaaaaaaan, jangan buat aku mau nyosor ke bibir nya! KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!! *stress*
Taemin: lagi….
Saya: iya lah, sup ini harus kau habiskan…. Capek2 ku buat, dibuang sia2, aku tinju kalian semua!
Taemin menahan tawa nya. Aku kembali menyuapkan sup pada nya.
Tiba-tiba aku kaget setengah mati. Minho tiba-tiba saja keluar dari kamar dan membanting pintunya kuat-kuat. Sup yang ada ditangan ku hampir saja tumpah. Belum lagi, dari luar minho meneriakkan sesuatu dengan nada yang begitu kesal.
Minho: DASAR PASANGAN MURAHAN!
Taemin terselak mendengar kata-kata minho. Aku segera menyambar gelas air putihnya.
Saya: ini minum, pelan-pelan….
Taemin meminum air-nya.
Saya: masih mau lagi?
Taemin tidak menanggapi perkataan ku. Ia langsung berbalik membelakangi ku. Seperti orang yang gusar. Kemudian ia tidak bergeming lagi. Yah, artinya ia sudah tidak mau sup lagi. Aku pun keluar kamar dan menuju dapur.
Key: hei, ada apa sih?
Saya: aku juga tidak mengerti oppa.
Key: memang kau tadi sedang apa di dalam?
Saya: ng? sedang menyuapi taemin, sup ini…
Key: hah? Pantesaaan….
Key oppa menatapku. Aku jadi salting dan makin tidak mengerti apa maksud dari semua ini. aku kembali melanjutkan langkahku ke dapur. Di dapur, aku bertemu dengan minho. Ia berdiri di jalanan sambil menatapku.
Saya: maaf ya, permisi…
Aku mencari celah agar aku bisa melewatinya. Ugh, dapur ini sempit sekali sih.
Minho tetap tidak mau menyingkir.
Saya: maaf ya oppa….
Akhirnya dia memberi ku jalan. Setelah aku menaruh mangkuk bekas sup ke tempat pencuci piring, minho menghalangi jalanku lagi. Aku mulai kesal.
Saya: apa sih mau mu?
Minho: mau latihan iklan tidak?
Aku berpikir. Hmm, tidak ada salahnya mau. Apalagi aku belum latihan sama sekali. kami pun sepakat untuk latihan berdua. Kami pergi ke taman dimana aku menangis di hadapan minho waktu itu.

Minho: salah… seharusnya kau lebih menonjolkan pipi mu ke kamera…
Saya: ooh, jadi bagaimana? Begini?
Aku memaju-majukan pipi ku.
Minho: aish, bukaan… begini nih…
Minho memegang muka ku. Tangannya hangat. Kemudian ia menggerakan kepala ku perlahan.
Minho: nah, seperti ini kira2…. Penonton kan hanya mau lihat apa mereka bisa secantik diri mu setelah memakai produk ini… yaah, walaupun hanya efek kamera, mereka bisa saja tertipu…hahaha….
Saya: jadi, maksudmu tanpa efek kamera aku ini jelek, begitu??
Minho: menurut mu?
Katanya sambil tersenyum. aku memasang tampang sebal.
Minho: hahahaa…. Yaah, rata2 semua artis itu palsu penampilan luarnya. Yang penting aura mu. yah, seperti diri ku saja yang ber-kharisma ini… heheheheheh….
Saya: huh, banyak cakap kau! *lah? Jadi Malaysia?*

10 menit berlalu.
Saya: sepertinya aku sudah siap nih! Hehe.
Kata ku sambil tersenyum centil pada minho. Tetapi mendadak, wajah minho berubah menjadi sangat serius. Dia hanya membisu sambil menatapku. Kemudian ia berkata,
Minho: kau sudah tau yang selanjutnya apa?
Saya: hah? Hmm…
Aku kembali membuka kliping ku.
Saya: aah, sehabis ini…emm… hah? Waduh…
Aku jadi merinding disko melihat teks yang menyatakan dimana minho akan menciumku di bagian ini.
Saya: heng… sudah malam, ayo pulang…
Minho: tunggu…
Saya: ha? Apa?
Aku sudah merasa sangat gugup dan takut. Rasanya mau ngacir secepatnya!
Minho: kau harus tau mimik seseorang jika dicium tiba2.
Saya: halaah, yang itu kan mudah…. Sudah yuk pulaang…
Ketika aku hendak berbalik, minho menahan tangan ku. Ia mendekati ku dan….mencium pipi ku.
Saya: ASTAGAAA T.O.P KEBELAAAAAH JADIIII SEPULUUUUUHH……!!!! Huaaaaaaaaaaaaaaaa……… ^&*%$^(&(#$%*(&@!*)@
Minho: tuh kan, masa saat berakting kau mau mengeluarkan kata-kata dan berteriak seperti itu?….. haaaaaah…… bagaimana kau ini….
Aku menatapnya tajam sambil menggesek2 pipi bekas ciuman minho.
AAAAAARRGHHHHHH!!!!!!!!!!!!

 

TBC

***

2010  ©SF3SI

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

HANDS OF APRIL – Part 1

Author                        : STORM

Cast                 : April, Jong Hyun, Onew

Genre : Romance, Friendship

Length : Sequel (bener g nih jawabnya?)

Rating : General

Summary        : “aku? Tidak ingat? aku ingat semua tentangmu. Pertemuan pertama kita. Bagaimana kau susah payah membawaku ke rumah sakit. Bagaimana ………… Ya. Aku ingat semua itu. tapi kau yang menghilang dari hadapanku. Kau!”

Note : ehm…kalo yang belum baca INTRO dari cerita ini. dibaca dulu INTRO-nya ya(takut ga ngerti kalo baca langsung part I-nya).check Library, sequel, terus cari tulisan HoA (Intro). Thank you.. ^^

Hands of April (Part I)

Continue reading HANDS OF APRIL – Part 1