ellegirl3

She’s My (EX)Wife – Part 19

She’s My (Ex)Wife

Part 19

 

Author: Zika

Main Cast : Kim Kibum (Key), Kim Hyeo So & Choi Minho

Support Cast: SHINee, Super Junior, Jun & Shina

Length : Sequel

Rating : General

Genre : Romance, Friendship

2010 ©Zika

~ Hyeo So Pov ~

 

Eummmhhh.. nyaman sekali, tapi kenapa kepalaku jadi pusing begini?

Aku berusaha membuka mataku pelan-pelan, cahaya lampu langsung menyilaukan mataku. Ya ampun! Kenapa panas sekali? Sekali lagi aku menyentuh keningku, lalu leher kemudian tangan. Panasnya luar biasa, pantas saja aku pusing sekali… obat! Aku butuh obat, tidak.. vitamin.

Aku berusaha sekuat tenaga bangkit dari pembaringan, sementara aku hanya kuat untuk duduk. Aroma ini… bukan aroma kamarku ataupun aroma kamar Kiki, cermin? Sejak kapan aku memiliki cermin di sebelah kasur, dan sejak kapan kamarku atau kamar Kiki jadi sekecil ini? Errggghhh… kamar siapa ini??? Aku mencoba untuk berdiri dan bertopang pada meja di sebelahku.

Wooww… bumi bergerak! Errggghhh, pusingnya… aku terhuyung ke tembok di dekat pintu, berusaha membuka pintu dan tiba-tiba semuanya gelap.

BRUKK..

“Hyeo So!” seru seseorang dan langsung membantuku berdiri. Engh.. kepalaku, mataku!!! Dan tiba-tiba semuanya kembali normal, perlahan-lahan.. pandanganku membiru, lalu agak hijau dan kini semua warna terlihat normal. “Istirahat dulu Hyeo So, kau belum cukup pulih. Suhu tubuhmu sangat panas.” aku berusaha menoleh dan memandangi seseorang ini… berusaha berkonsenterasi, mencari tahu siapa dirinya.

“Oppa?” tanyaku dengan suara nyaris berbisik, kenapa suaraku tidak keluar?? Tes tes.. aa.. aa… tidak bisa! “Wae Hyeo So? Istirahat saja dulu, kondisimu parah!” ia menuntunku kembali ke kamar dan mendudukkanku di atas kasur lalu kembali keluar. Aku memandangi diriku di cermin, berantakan! Tapi… baju siapa ini?

“Minum, kau akan mengantuk setelah ini. Tapi begitu kau bangun kondisimu akan membaik.” aku menurutinya dan meneguk obat di tangannya dengan segelas air mineral. “Tidurlah, dan bangun saat kau sehat.” ia membantuku berbaring lalu menyelimutiku. Kepalaku berdenyut, sakitnya… ya ampun! Tapi kemudian aku terlelap.

 

1 jam kemudian…

 

Aku menyandarkan tubuhku pada tembok, sambil terus memandangi cerminan diriku aku berfikir. Bagaimana aku bisa di sini? Bagaimana aku bisa ganti baju? Bagaimana dia menjemputku? Bagaimana… bagaimana janjiku dengan Key?!

Aku berusaha susah payah keluar dari kamar ini, kondisinya masih sama. Orang itu duduk di kursi seperti berunding dengan banyak laki-laki. “Hyeo So!” aku berjalan mendekat dengan tertatih-tatih lalu duduk di antara dua laki-laki. “Gwenchana?” tanya orang di sebelah kiriku, lalu aku menyandarkan kepalaku di bahunya. Nyaman!

“Oppa… aku punya 3 pertanyaan buat oppa.”

“Apa?”

“Bagaimana oppa bisa tahu kalau aku ada di taman? Bagaimana aku bisa di sini? Dan! Siapa yang mengganti bajuku?” tudingku pada Eunhyuk oppa, orang yang secara tiba-tiba berdiri di depan kotak telepon tempat ku berlindung dari hujan. Dan juga orang yang kamarnya aku pakai untuk istirahat dan dia yang memberiku obat. “Kamu masih pusing Hyeo So?” tanya Shindong oppa lalu membiarkan aku bersandar di dadanya yang empuk dalam pelukannya. “Lumayan. Eunhyuk oppa jawab… ayo.”

“Hemm… Minho menghubungiku, dia hanya memintaku untuk menjemputmu di taman dan aku menjemputmu. Tapi begitu kau membuka pintunya kau langsung pingsan dan membuat bajuku ikut basah! Karena aku bingung harus membawamu kemana dan bajuku basah kuyup aku putuskan membawamu kemari. Salah satu penjagamu mungkin curiga, jadi dia mengikutiku. Aku menjelaskan padanya lalu dia memanggil pelayan wanitamu untuk menggantikan bajumu. Itu, dia sedang masak di dapur. Penjagamu bilang akan datang ke sini jam 8 pagi.” Eunhyuk oppa menjelaskan panjang lebar, dan aku baru sadar kalau semua member Super Junior ada di ruangan ini kecuali Kangin oppa, Eeteuk oppa dan Kibum oppa.

“Kamu ngapain di taman sampai selarut itu?” tanya Sungmin oppa khawatir. “Aku… menunggu.” Kyuhyun oppa yang ada di depanku (karena sekarang aku bersandar pada Shindong oppa menghadap Kyu oppa yang semestinya di sebelah kananku) berdecak lalu angkat bicara, “Berhentilah menunggu kalau itu harapan kosong. Laki-laki tidak semestinya membuat wanita menunggu! Kamu nunggu Key kan?” aku mengangguk lemah. Aku bisa melihat Siwon oppa dan Eunhyuk oppa menggeleng sedangkan yang lain hanya bisa menghela nafas. Hhhh.. aku juga bingung kenapa bisa-bisanya aku menunggu Key.

 

&&&

 

“Shiro.”

“Hyeo So! Tidak mudah mendapatkan scholarship di Julliard School. Jutaan manusia mengantri agar bisa masuk ke sekolah seni terbesar di dunia itu! Tapi kamu malah menolak seenaknya!”

“Gak sekarang appa!! Lebih tepatnya enggak sebelum aku siap. Lagipula belum ada hasil siapa yang bakal menangin aku di pengadilan kan? Dan aku punya hak memilih!” Hyeo So membela pendiriannya. “Terserah! Tapi dengar baik-baik! Kalau kamu memilih untuk tinggal dengan ibumu itu, maka appa pastikan tidak ada sedikit warisanpun yang akan kalian terima. Dan aku! Tidak akan sudi mengurusi kalian berdua!”

“AKU! GAK! PERDULI! Pada kenyataannya aku tetep bisa hidup sampai sekarang dengan makmur!” tukas Hyeo So. “Apa kamu tidak sadar kalau kamu hidup dari factory outlet yang modalnya dari uangku? Saat kamu memilih umma mu maka semua toko mu di daerah Incheon, Daeugu dan Seoul akan aku tarik! Tidak akan ada sedikitpun dari warisanku yang akan kamu terima. Begitu juga dengan credit card, tabungan dan debit mu, semuanya akan aku tarik! Dan kalau kemarin kamu berpura-pura miskin maka, nanti kau akan benar-benar jatuh miskin!”

“Aku tidak menyangka ada seorang appa yang tega melakukan hal tersebut kepada anaknya sendiri.” Ujar Hyeo So lirih. “Aku tidak menyangka sikap ambisius appa bukannya membaik justru semakin parah, appa semakin egois, appa tidak tahu diri!”

“Putuskan sekarang! Ikut denganku atau umma mu. Lusa adalah hari penting untuk perusahaan ini. Kalau kau masih menganggapku sebagai appa mu dan kalau kamu memang pintar maka kamu tidak akan mengecewakan sekaligus mempermalukanku di depan para kerabat perusahaan kita.”

 

***

 

“Silahkan di minum agassi. Apakah anda ingin di tinggal sendiri?”

“Tetaplah di sini… aku dilemma.”

“Agassi, jangan terlalu di pikirkan. Saya yakin pasti perlahan tuan besar akan luluh. Sejujurnya kami semua di sini sangat merindukan agassi, dan kami senang akhirnya agassi mau ke sini lagi.”

“Aku juga merindukan kalian. Sejak kemarin aku memikirkan sebuah cara untuk tetap bisa membahagiakan kedua orangtua ku tanpa perlu kehilangan apapun. Andai saja Han So oppa masih di sini, aku yakin tidak akan seperti ini jadinya.”

“Sudahlah agassi, jangan menyesali yang sudah terjadi. Lebih baik jika sekarang anda bersiap untuk acara perusahaan lusa. Acara pelelangannya di mulai setelah anda tampil membawakan beberapa lagu, dan semua hasil pelelangan akan di sumbangkan ke panti asuhan.”

Hyeo So memandangi grand piano biru yang berada di dekat jendela besar. Entah kenapa ia kini merasa sangat merindukan masa-masa saat keluarganya masih utuh. “Tuan besar selalu menyuruh kami untuk merawat piano tersebut baik-baik. Itu satu-satunya kenangan agassi dengan tuan muda Han So. Apa anda masih ingat saat tuan muda membuat ukiran di piano anda itu?”

“Ya.. tentu saja, aku masih sangat ingat. Aku benar-benar merindukannya sekarang.” Hidung Hyeo So mulai terasa perih. “Tuan muda pernah bilang, jika anda, tuan besar atau nyonya merindukannya maka mainkan saja piano tersebut…-“

“Maka percayalah bahwa aku selalu ada untuk kalian, kapanpun dan di manapun.” Sambung Hyeo So sambil menatap kosong piano tersebut. “Oh iya agassi, saya berharap anda mau tampil. Karena saya sudah mengundang tuan muda Key.”

 

***

 

“Oppa, sampaikan ini pada yang lain. Don’t miss it! Please.”

“Apa ini? Bazar amal? Eh.. pelelangan?”

“Ya.. sebenarnya ini acara pelelangan antar perusahaan dan orang-orang ternama Negara. Tapi aku mau kalian datang dan menyaksikan permainan piano ku.”

“Kenapa bahasamu jadi formal begitu Hyeo So?”

“Entahlah.. tinggal di rumah merubahku jadi seperti ini. Dan oppa duluan yang mulai pakai bahasa formal! Waktu aku di dorm kalian.. ingat?!”

“Aha… jadi kamu ngundang Key juga? Ini lusa kan? Tepat tanggal 23 hari ulang tahun Key. Ya kan?”

“Gak tahu deh oppa, aku lebih berharap banyak kalian dateng. Dan makasih udah ngerawat aku di dorm kalian.. kekeke, aku tahu aku ngerepotin kalian.”

“Lebih tepatnya ngerepotin aku, karena kamu tidur di kamarku!” Hyeo So terkekeh.

 

***

 

~Hyeo So Pov~

 

Apa yang aku lakukan tadi?! Kenapa sejak tadi aku selalu menghubungi nomor Key?! Ayolah Hyeo So!!!! Hentikan ini semua sekarang!!

“Agassi.”

“Ya tuhan!!  Pak Jung!!!”

“Maafkan saya agassi karena lancang membuat anda terkejut. Sudah pukul 3 sore, waktu anda untuk makan. Lalu pukul 4 sore ini anda akan pergi untuk melihat kostum konser anda.” Beberapa pelayan masuk membawa keranjang makanan. Errrggghhhh… kenapa harus sup jamur?!

No excuse agassi, harus anda habiskan. Kami mohon diri dulu.” ucap Pak Jung lalu membungkuk di susul pelayan-pelayan itu. “Agassi, ada yang bisa saya bantu?” tanya Pak Jung begitu para pelayan itu keluar dari kamarku. “Ehm… apa dia akan datang?”

“Agassi, ini sudah ke 7 kali anda bertanya dalam 7 jam. Saya mohon anda percayalah pada diri anda sendiri, mainlah untuk diri anda jangan untuknya. Jangan kecewakan tuan-tuan dari Super Junior 13+5 itu.”

“13+2 pak…”

“Iya.. maaf kan saya agassi. Saya mohon agassi, jangan seperti ini. Anda hanya akan melukai diri anda sendiri jika terus-terusan khawatir. Kami akan berusaha agar ia datang, bahkan kalau perlu saya kirim orang untuk mencari mereka.”

“Tidak! Biar aku sendiri yang mencari tahu di mana mereka sekarang.”

“Tapi sejak tadi panggilan anda tidak pernah di jawabkan agassi?” Heeeyyyyy!! Bagaimana dia tahu kalau sejak tadi aku berusaha menghubungi mereka?! “Sekarang makanlah agassi, kita tidak punya banyak waktu. Maaf jika saya mengganggu anda, dan tolong… jangan buang makanan anda ke toilet, taman, tong sampah apalagi memberikannya pada Ruchi. Anjing tidak makan makanan mahal dan sehat yang di berikan untuk manusia, dan tidak semua manusia di dunia ini seberuntung anda. Makanlah agassi, saya mohon diri.” Pak Jung segera keluar dari kamarku.

Errrggghhh !!!! Bagaimana mereka tahu aku membuang makanannya??!! Ruchi!! Pasti dia yang bicara! Ah tidak! Hyeo So! Kamu ini pabo ya?! Memangnya anjing bisa bicara?!

“Ruchi! Ruchi come here girl! Ruchi!”

 

~ ~ ~

 

Jam 11.10 pm … ya tuhan!! Kenapa yang ada di otakku hanya Key dan SHINee sih??? Mereka di mana sebenarnya?! Apa mereka sudah minum susu? Apa mereka makan tepat waktu? Apa Taemin belajar? Bagaimana dengan tugas-tugas sekolah Taemin? Ya tuhan! Buat aku berhenti memikirkannya!! Apa mereka memikirkanku? Aduuuhhh… ayolah.. Jinki oppa! Jonghyun-ni oppa.. angkat telephone ku.. kalian dimana?! Taemin.. Minho.. manager oppa!! Jawab panggilankuuuu kumohon!!!

Hyeo So! Buka pesanku! Baca sekarang !

From : Evil Kyupa

Hyeo So.. berhenti memikirkan SHINee… tidur lah yang nyenyak! Ok?! My eyes on you honey!

 

Bagaimana Kyu oppa tahu aku memikirkan SHINee???

 

YA! Berikan aku makanan !!!

From : Fattie Shindongpa

Hey chief ku yang tercinta! Tidur ! Tidur ! Tidur !!!

 

Shindong oppa? Kenapa bisa…-

 

Chagiyaaaa…. BACA PESANKU SEKARANG !!!!

From : HaeHaepa what’s up

Tidur! Sebelum aku menidurimu!!😄 *author gila! author gila! mohon jangan bunuh saya*

 

Yo yo yo!! Mari Main yoyo bersama !!! *sumpah gak banget*

From : Nae Mochoso Chuliepa

Hyeo So…. Merindukan ku??? (plaakk) >c<, butuh ciuman untuk segera tidur?? (plakk, plakk) si Teuk Teuk menyuruh ku untuk menyuruhmu (ribet!) tidur! Sana tidur cepetan!!!!!! Atau nanti aku cium!! 10 menit lagi gak tidur aku kirim foto bibirku!

 

Menikahlah denganku.. ehem maksudku.. bacalah pesanku !!

From : TeukTeukipa

Teuk keren, Kangin ganteng, Nyuknyuk, Mboem-mboem, cute Minie, Wookie, Sungie voice, Siwon, Master Henry, Mimi : CEPAT TIDUUURRRR !!!!!!!! BESOK HARI ISTIMEWA UNTUK ADIK KAMI TERCINTAAAA !!! katanya mereka gak punya pulsa jadi numpang aja =,= (miskin dasar!!!)

 

YA TUHAAANNNN !!! Ada apa dengan kelima belas kakak-kakak ku ini???!!!!! Sejak kapan ringtone mereka seperti ituuuu???!!! Sejak kapan nama contact nya berubaaahhhh???!!!! Sejak kapan aku jadi pacar mereka?! Koki mereka! Calon istri mereka atau apalah itu??!!!! Dan….. Sejak kapan… sejak kapan… sejak kapan SUPER JUNIOR JATUH MISKIN???!!!!!

Kyaaaaaaaaaa…. kenapa aku harus punya kakak gila seperti merekaaaa????!!!!!

 

~ ~ ~

 

Tettt… tettt…. tettt…

“Tunguuuu !!!!” seru seseorang dengan suara malasnya lalu membuka pintu. “Ne?” tanyanya begitu membuka pintu. “Oppa, aku mau tidur denganmu.” ucap Hyeo So dengan suara pelan. “Hemm.. nee.. masuk masuk.” orang tersebut membiarkan Hyeo So masuk lalu sejurus kemudian.

“MWORAGO?????!!!!!!!” Hyeo So tersentak karena orang tersebut hampir menjerit. “Oppa!!! Semua orang sudah tidur!!!” omel Hyeo So berbisik. Tapi seluruh member Super Junior langsung keluar dari kamar mereka masing-masing.

“Segitu berhasilnya kah pesan dariku? Sampai-sampai kau datang dan bilang ingin tidur denganku??” tanya Donghae sambil mengerling nakal. “MWORAGO????!!!!!” kali ini gantian para member Suju yang lain yang berseru terkejut. “Oppaaaa!!!! Jangan GR!!!” omel Hyeo So lalu memukul lengan Donghae. “Hyeo So?” gumam Eunhyuk yang keluar dari kamar terakhir.

“Aku gak bisa tidur… gak apa-apa yah kalau kita tidur rame-rame di sini? Semua member kok tidur di lantai 11?”

“Kita capek males naik ke atas jadi numplek aja di sini. Ya udah, ayo tidur di ruang TV yah.. kan luas tuh.” ucap Eeteuk yang langsung memulai rapih-rapih. Kangin, Han Geng dan Siwon mengeluarkan 3 kasur besar yang mereka gunakan untuk tidur di lantai bersama-sama. Kibum, Eunhyuk dan Hyeo So menyingkirkan barang-barang. Eeteuk, Heechul mengambil 3 selimut besar dan hangat yang mereka beli khusus. Shindong, Sungmin asik melanjutkan tidurnya di lantai. Ryeowook berusaha menyeret Kyu yang ingin memulai main game lagi. Henry dan Zhou Mi juga masih asik dalam dunia mimpi mereka. Yesung, Donghae bingung mau bantu apa jadi mereka berdua duduk di pinggiri kasur mengamati mereka-mereka yang sedang sibuk beres-beres.

“Jadi kamu mau tidur di sebelah siapa Hyeo So?” tanya Donghae setelah semuanya beres. Hyeo So memandangi wajah mesum kakak-kakak mereka ini, bahkan ia merasa tidak yakin dengan Eunhyuk sehingga ia akhirnya memilih.. “Henry dan Mimi gege.” Donghae sedikit kecewa dengan pilihan Hyeo So, tapi bercanda. “Aku takut tidur di sebelahmu oppa… kkkk.” canda Hyeo So. “Kalau begitu ayo segera tidur!” Zhou Mi bangkit dari duduknya berjalan menuju sklar lampu. “Gege! Jangan di matikan, aku takut!” kelima belas laki-laki tersebut saling berpandangan. “Belajarlah, dulu kamu gak takut kok. Ada kita di sini!” ucap Henry lalu merangkul Hyeo So, Zhou Mi mematikan lampu dan semuanya menuju posisi masing-masing. Zhou Mi paling pinggir, lalu Hyeo So, Henry, Donghae, Eunhyuk, Sungmin, Kyuhyun, Siwon.

Lalu yang berlawanan arah dengan mereka, Shindong, Ryewook, Kangin, Yesung, Eeteuk, Heechul, Han Geng, Kibum. Jadi posisi mereka kaki yang saling beradu, baris satu yang kepalanya di timur dan baris dua yang kepalanya di barat.

 

***

 

“Yeoboseyo, oppa?”

“Oh Hyeo So… maaf yah, aku baru menjawab panggilanmu sekarang.”

“Ne, gwencana oppa…”

“Agassi… 2 menit lagi!” ucap Pak Jung, “Ne, tolong beri aku waktu sebentar.” Pak Jung mengangguk lalu segera keluar dari backstage. “Oppa, kalian semua dari mana saja? Aku menunggu kalian pulang tahu!”

“Loh? Kami kan ke Thailand.. kamu lupa?”

“Ne? Ke Thailand? Kalian…-“

“Agassi…”

“Ne!” seru Hyeo So lalu kembali serius dengan ponselnya. “Oppa… kapan kalian akan pulang?”

“Besok sepertinya, bukannya aku sudah menyuruh Key untuk bilang padamu bahwa kami pulang besok?.”

“Oh.. baiklah. Aku tutup dulu yah oppa. Sampai jumpa! nanti aku telepon lagi!” Hyeo So menunduk kecewa, Key pernah berjanji kalau ia akan mengajak Hyeo So liburan ke Thailand jika nanti SHINee ada job ke Thailand. Tapi nyatanya Key malah tiba-tiba pergi dan tidak menjawab panggilannya.

“Sudahlah… Hyeo So hwaiting!!” seru Hyeo So berusaha menyemangati diri, lalu segera keluar dari backstage menuju atas panggung.

Ladies and gentle man, please welcome the sole heir of Kim Nam Group.” seluruh tamu langsung bertepuk tangan dan berdiri begitu Hyeo So muncul dari balik tirai dengan Hanbok modern putihnya yang elegan dan anggun.

Thank you very much for coming, I’m not going to give a speech because I’m not a good talker and my English not very good either. But one thing! You will never regret for coming to this proggrame which is held for a very noble purpose and aims to build cooperation and mutual success. Success is never far form humility, so don’t forget to look down when you are successful. Humility is never defeated, listen to your heart first before you listen to your engine. So, please enjoy my performance… don’t sleep please, because I made all of this song from deep inside of my heart so please listen. Komapseumnida.” seluruh tamu kembali bertepuk tangan, Hyeo So menebarkan senyum terakhirnya sebelum berjalan menuju grand piano kesayangnnya. Dan diam-diam ia melirik ke kursi VIP di bagian atas, 16 kursi kosong satu. Hyeo So berusaha menerima bahwa ia menunggu sampai kapanpun, Key tidak akan benar-benar menepati janjinya pada Hyeo So.

First song is, Saver.” ucap MC dari balik tirai lalu Hyeo So mulai memainkan pianonya dengan lincah. Lagu pertama berdurasi sekitar 5 menit dan tidak hanya permainan piano saja tapi juga dengan lirik. Saver ini mengisahkan tentang seorang penyelamat hidup yang menjadi cintanya. Lalu lagu kedua berjudul When Sunrise Comes, sebuah lagu yang mengakhiri kisah sang penyelamat dan ketika matahari terbit sebuah kisah baru telah di mulai. Di lanjutkan lagu ketiga, Ice and Blaze sudah jelas menggambarkan perbedaan sang ‘penyelamat’ dan ‘si kisah baru’.

Lagu keempat, Love Voyage. Kelima, Unexpecting Morning. Keenam, As One lalu yang ketujuh Commence, selanjutnya No One dan yang kesembilan Our Fate. 3 lagu pertama terinspirasi dari kehidupan Hyeo So dan lagu-lagu selanjutnya mengalir begitu saja.

Ok, this is the last song before the Charity Ball begun. And this song I dedicated to some one. Today is the 23th day of September which is day of my special man’s birth, he’s my husband.” seluruh tamu bertepuk tangan, Hyeo So menarik nafas panjang sebelum memberanikan diri menoleh ke bangku VIP yang tersisa tadi.

But because of…” Hyeo So berusaha menahan rasa kecewanya karena Key benar-benar tidak hadir, ia menunduk lalu memandang lurus ke para hadirin yang berada di hadapannya. “But because of a very busy schedule. He probably…-

I’m here.” suara lantang namun ragu itu membuat Hyeo So tertegun dan menarik perhatian para hadirin yang langsung menoleh ke arah suara tersebut. Hyeo So berusaha melihat ke sumber suara tadi… ‘apa benar kau Key?’ pertanyaan tersebut langsung terngiang di otaknya. Dan air mata tiba-tiba saja mengalir di pipinya, entah sebuah air mata haru atau air mata karena ia semakin sakit melihat Key. Tapi satu yang pasti… kedatangan Key tetap berhasil membuat bibirnya menyunggingkan senyum.

 

 

***

TBC

 

2010 ©Zika

This post has written by Zika, and has claim by Zika signature

This FF has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • Open page LIBRARY if you miss some FF ^.^

65 thoughts on “She’s My (EX)Wife – Part 19

    1. Yep yep.. ini ada bagian yang di koreksi juga tapi gak banyak🙂
      GOMAWO UDAH KOMEN DAN TERIMA KASIH ATAS DUKUNGANNYAAAAAA~😀

  1. Waaaaah aku kira yg bakalan nyelametin hyeo so itu Minho, ternyata aku ketipu haha authornya pinter. Daebak!

    Aku suka itu yg pas tiba tiba Key dateng *eh tp itu beneran key kan* huaa tapi kenapa TBC lg seru juga ahh ditunggu part20 nya

    1. Mwuahahahaha
      Suciii Suciii.. tega amat daaahh.. ekekek
      Tapi kan kalau di FF nya Lana si Jun baik hati dan cool.. jadi di sini gak mau sepenuhnya aku matiin karakter Jun.. kkkkk~
      MAKASIH SUCI UDAH KOMENNNNN~🙂

  2. Huaaaaaa sumpah ini cool banget ff nya. Authornya bener-bener jago deh. Aku gak bisa ngomong apa-apa lagi. SPEECHLESS. UNPREDICTABLE😀

    two thumbs up for best author😀

  3. zika zika zikaaa
    aku senang smewnya udah dipublish lagi.
    wakakak

    wew zikaaa
    jadi makin jelas aja nih ceritanyaa..
    good job, girl ^.^

    oya plisplisplis..
    aku pengen keyeoso romantis2an..
    sekaliiii ajaa..
    tanpa mino..tanpa shina di otak mereka..
    sumpah pengen banget..
    pokoknya aku dukung keyeoso ^.~

    1. Iya kah??
      Fiuuuhh syukurlaaaahhh
      ohohohoho~

      Uwooowwww… pendukung Keyeoso ya… hem hem hem
      hahaha tanpa perlu di minta aku pasti bikin adegan buat Keyeoso kok🙂
      tenang ajaaaa..
      cumaaaa… komen-komen macem ini yang selalu bikin aku dilema endingnya harus sama siapa..
      hahahaha~

      GOMAWO LIA UDAH KOMEN😀

  4. woooww,,, SMEW memang keren banget..
    tapi berubah banget ya dari part 19 yg lama..
    tapi lebih bagus yang ini , soalnya lebih ngerti🙂
    kerenn.. keren..

  5. Laaahh?? Masa aku baru ngeh ini part udah di publish
    hahahha..
    sebentar yaaahhhh aku balesin satu-satu.. untung komennya dikit😀

  6. wah wah wah kereenn~~
    huh.. ak pling gag ska sama tulisan TBC… T.T
    author, lanjutannya jgn lama2 ya~ udh penasaran kelanjutanny kyk apa… ^^

  7. iyey!!
    akhir’y mncul jg revisi ep slnjt’y..
    g terlalu bnyak yg d revisi.
    tp,
    jd keliatan lbh nyambung cerita’y dr pd cerita yg blm d revisi.
    daebak!!
    lanjut!!

  8. Astaga?!!
    Aku telat komen..
    Mian .. Mian *bow*
    Aku suka .. Suka *teriak gaje*
    Aku jadi makin ngerti ceritanya..
    Wuah, aku pengen si hyeo so sama key..
    Lbi cocok *maksa*
    Kekeke~
    Di tunggu part selanjutnya unn..
    Jangan lama-lama ya^^

  9. akhirnya setelah 7jam berjuang membaca SMEW dr part1 smpe juga ke edisi terbaru *emang nasib reader baru**lebay deh commentnya…mian*
    aku sukkkkkaaaa banget…
    sumpah nyesel bgt napa baru skrang nemu blog+ff ni,,
    love SF3SI, love SMEW,love smuaa daahh…
    bwt authornya,4 thumbs up!!
    sukses slalu deh..aku tunggu next part,,
    ampe part30 jg gpp kok,,aku gak bakalan bosen baca SMEW’nya eunnie zika *lam knal*

  10. Ehem… Ehem… Author yg terhormat….. Gimana kalo hari ini di publish sampe chapter akhir……. HUWAAAAAAAA PENASARAN AMA ENDINGNYA *capslockjebol* *langsung di tendang author* hehe~ . Wooww Donghae,…. “Tidur! Jika tidak aku yg akan menidurimu!” mauuuu hahaha.

  11. pliss !
    jangan biarkan aku mati penasaran karena ff ini .. :p
    lanjutannya jangan lama-lama ya author yang cantik kayak barbie😀

  12. Aigo. .Frustasi ngomen ga muncul2. .Mudah2n muncul. .
    Aku baru baca SMEW tadi malem. .Ngebut dr part 1, huahaha
    dongee. .Teuk. .Mesum kalian b2. .
    Smsnya yg waras cm sms dr suami saya trcinta. .Kyupa. .
    *plakk
    huahaha dasar ga tau malu. .Ktauan kere nya anak suju. .
    Kok aku jd sbel sm key. .Seenak jidatnya bgt,pengen aku cemplungn ke kali. .
    *dibantai lockets
    hua. .Salam kenal ya,sm authornya. .Zika ya,namanya. .
    Pokoknya lanjutanya jgn lama2,
    yaudalah bnyk cingcong amat ni komen. .
    Pokoknya cepet part 20nya ya! Hwaithing. .

  13. aaaaaaa…
    Key dtg …..eaeaaaaaeaa..
    Tp kok tiba” ==’
    Key plin plan =3=

    Hyeo So ga capek apa mainin piano smpe brpa lgu gtu =.=a
    Wkwkka..

    Ahayayayayayayyy!
    Daebak!!

  14. ku kira yang bakal njemput hyo seo di taman tu minho
    eh gak taunya malah eunhyuk oppa

    akhirnya yang ditunggu tunggu dateng juga alias si key
    kenapa ya dia tiba tiba dateng? Padahal dia tadinya niat ninggalin hyo seo *jahat ih = (*

  15. akhirnya sempet bc SMEW lg, hyaaah!
    anak2 suju emang koclak, sumpah bikin ngakak!
    keyeoso, akankah…? *apadeh*
    aku lanjut! :d

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s