SHAWOL And ME – Part 17

Author : Nia

Main cast : Lee Taemin, Won Hee, Choi Minho

Support Cast : SHINee

………………………

Pagi –pagi sekali, aku bersiap untuk berangkat sekolah. Tiba-tiba onew oppa memanggil.
Onew: won hee, taemin sepertinya tidak enak badan. Kau bisa kan berangkat sekolah sendiri?
Saya: ng? iya oppa, bisa. Memang taemin tidak enak badan kenapa?
Onew: tidak tau. Katanya sih pusing. Benar nih tidak apa2? Semuanya sibuk jadi tidak ada yang bisa…
Saya: iya oppa, selow. Hehe..
Onew: ya sudah hati-ha….
Tiba-tiba taemin lewat dan keluar. Ia mengeluarkan dan mendorong sepeda dari garasi asrama.
Onew: hey, mau kemana?
Taemin menunjuk ku.
Onew: jangan cari masalah…
Taemin: aku sehat tau. Oppa saja yang berlebihan. Badan panas itu sudah biasa bagi ku.
Taemin pun menarik tangan ku. Onew hanya menggeleng-geleng.
Onew: hati2 dijalan kalau begitu…
Aku melihat taemin yang tersengal-sengal padahal ia tidak berlari atau melakukan kerja berat.
Saya: jangan dipaksa… aku bisa berangkat sendiri kok.
Taemin: cerewet. Naik saja. nanti kau bisa terlambat…
Saya: ya sudah…..
Aku pun naik kebelakang sepeda dan taemin mulai menggoes sepedanya.

Di depan gerbang…
Aku turun dari sepeda dan mengambil balsam dari dalam tas ku.
Saya: ini. kalau pegal, dioleskan saja. pasti manjur. Hehe…
Taemin: balsam sudah banyak di rumah…
Saya: eiits…. Tapi bukan yang ini kaan..? ini balsam tujuh turunan dari keluarga ku. Dijamin AMPUH! *muncrat* hehe..
Taemin melihat botol balsam yang ku beri.
Taemin: yah, akan ku coba. Terima kasih.
Katanya tersenyum. uwaaaaaah!
Saya: mm, istirahat yang cukup ya! Pergunakan waktu mu hari ini untuk istirahat. Nanti aku pulang mau dimasakin apa?
Taemin: aku mau omelet daging ya.
Saya: baik! Hehe… tunggu aku yaa…. *pede*
Taemin: ya sudah, aku pulang du….HUATCHIIMMM!!!
Taemin tiba-tiba saja bersin. Apa karena cuaca? Tapi hari ini kan hangat….
Taemin: tisu tolong…
Saya: ah, iya.
Aku merogoh-rogoh tas ku.
Saya: ini.
Taemin mengelap lalu menutupi hidungnya dengan tisu. Ia berkata dengan suara bindeng.
Taemin: ya sudah, aku duluan. Daah.
Saya: tunggu!
Aku kembali merogoh tas dan mengeluarkan masker penutup hidung dan mulut ku.
Saya: pakai ini ya? Bersih kok, baru ku cuci.
Aku memakaikan masker tersebut pada taemin. Dengan begini, aku bisa menyentuhnya. Aku malah terdiam dan tidak melepaskan tangan ku dari pipinya. Aku terhanyut. Seperti dirayu. Entah mengapa, wajahku semakin mendekat ke wajah taemin. Taemin pun perlahan2 memejamkan matanya. Sedikit lagi, sedikit lagi, aku….
TEEEEEEEEETTT……TEEEEEEEEEETTT…….
Aku dikagetkan dengan bel tanda masuk. Sontak aku melepas sentuhan ku dan taemin pun menjadi ling-lung. Aku menggaruk-garuk kepala sambil memandang ke arah lain dan taemin menundukkan kepalanya. Aku pun membungkuk tanda pamit padanya. Ia pun membungkuk. Baru kali ini ia membungkuk pada ku. Kami pun lalu berjalan berlawanan arah sambil memikirkan pikiran masing-masing.

Ting…tong….teng..tong….. Tong…ting…teng….tong…
Bel pulang. Huaaaaah, melelahkan sekali hari ini!
Teman2: won hee… kau curang! Huhuhu….
Saya: hee? Waiyo?
Teman2: onew oppa kalau tidur bagaimana posisinya???
Semua mata tertuju pada ku.
Saya: *berbisik* aiiih, jangan keras2! Hanya kalian yang tau aku tinggal dengan shinee…. Bagaimana sih…
Kata ku kesal. Bisa berabe kalau ketahuan.
Saya: ini, foto oppa2 kalian yang terbaru! Jangan berisik kalau mau apa2, mengerti? Huh.
Teman2: KYAAA!! Won hee…. GOMAWOO~ ne~~…. Ahahahahah….
Saya: ya sudah! aku duluan. Sampai jumpa!
Teman2: daaah won hee… semoga karir mu sukseeeess…. Kyaaa!! Hidup JI WON HEE….. mmmuachh….. hahahahaa…
Saya: hahaha.
Aku pergi meninggalkan mereka yang dari tadi berpose menjijikan. Tiba-tiba ponsel ku bergetar. Ada panggilan rupanya dari onew oppa.
Saya: halo oppa?
Onew: won hee…. Taemin…
Saya: APA???
Aku hampir menjatuhkan ponsel ku kel lantai…

***

Aku berjalan tergesa-gesa di lorong rumah sakit. Aku mencari-cari ruangan bertuliskan ‘VVIP ISOLATION’. Aku bertanya pada keamanan setempat. Mereka mengantar ku ke sebuah ruangan yang apa-apanya serba steril. Seorang petugas ruangan tiba-tiba keluar. Ia berhenti setelah melihat kehadiranku.
Petugas(wanita): oh, apakah adik ini kerabatnya dik taemin?
Saya: iya! Iya! Bisa beritahu aku dimana ia dirawat??
Kataku sambil memohon dan memaksa.
Petugas: baik. Tapi sebelumnya adik harus di sterilkan dulu. *hah? Saya banyak kumannya ya mbak??? PLAKK!*
Aku memakai pakaian khusus penjenguk pasien di ruang isolasi. Ketika memasuki sebuah kamar, aku melihat 4 orang berdiri sambil melihat ke sebuah jendela.
Saya: oppa~!
Seketika semua menoleh ketika aku memanggil.
Saya: oppa, mana taemin??
Key oppa menunjuk ke arah jendela yang dari tadi ia lihat. Aku dengan terburu-buru berlari dan langsung memandang ke dalam ruangan dari jendela ini.
Terdapat taemin terbaring lemah diranjang dengan alat bantu pernafasan dan alat-alat medis lainnya yang mengelilingi tubuh kurusnya. Aku hanya bisa menutup mulutku. Apa semuanya gara-gara aku?
Key: won hee, (berbisik) aku tau kau kuat.
Aku menoleh pada key oppa dan tersenyum.
Key: ia hanya tertidur saja setelah dibius, agar virusnya bisa dijinakkan. Apa saat kau diantarnya, kau…
Saya: tadi dia Cuma bersin, oppa.
Key: oooh… kau mau kan disuntik untuk kekebalan tubuh?
Saya: ya.
Key: baiklah. Oh, ini dari taemin sebelum ia dibius… sudah di sterilkan kok…
Key mengeluarkan sebuah masker hitam dari saku bajunya dan memberikannya pada ku.
Aku hanya bisa meremas masker itu. seandainya aku bisa seperti masker ini dan melindungi nya lebih cepat, taemin pasti tidak akan kena flu ba(ngs*t)bi ini. ya Tuhan, aku memohon kesembuhan untuk lee taemin. Seseorang yang ku cin…
Tiba-tiba perawat memasuki kamar.
Jong hyun: ada apa, sus?
Suster: ini data rinci dari hasil check-up pasien. Yang terburuk adalah, pasien mengalami stress berat dan jarang mengkonsumsi vitamin.
Minho: APA??! padahal setiap minggu aku membelikannya 1 botol vitamin! Sialan dia! Di kemanakan semua vitamin2 itu? Dasar bodoh.
Suster: H1N1 yang diderita pasien tidak begitu parah. Ia hanya perlu istirahat. Kami simpulkan, ia harus rawat-inap-isolasi selama 2 minggu. Apa sudah cukup informasi yang saya berikan?
Key: sudah, suster. Terima kasih banyak.
Suster: baik. Kalau begitu, ada yang mau suntik kekebalan lagi?
Saya: aku, suster.
Suster: ikuti saya. Permisi.
Sebelum aku pergi, minho menahanku. Ia berkata padaku,
Minho: sebelum pulang nanti, temui aku di taman rumah sakit.
Aku mengangguk kemudian pergi mengikuti sang suster.

***

Langit malam ini serasa mau ambruk ketika aku melihat taemin yang terbaring lemah dan menatap kosong ke langit-langit kamar isolasi nya. Aku hanya terpaku dari luar jendela ruangan. Rasanya ingin menangis.
Terserah mau dibilang cengeng atau apa, memang keadaan yang tidak terduga seperti ini yang membuatku menghabiskan air mata ku siang dan malam. Taemin masih terlihat sedang menggerak-gerakkan tangannya yang lemah. Yang ia lakukan dari tadi hanya seperti itu saja. tidak ada yang bisa ia lakukan. Mau minum dan makanpun harus dibantu oleh suster. Para penjenguk yang ingin membantu tidak diperbolehkan karena ruangannya memang ruangan yang khusus dan sangat tertutup. Sepertinya taemin tidak menyadari kehadiranku diluar jendela. Aku pun mengetuk-ketuk kecil jendela ini dengan maksud agar taemin menoleh padaku.
Taemin pun menoleh dan aku tersenyum padanya. Ia tidak mengatakan apapun tetapi telunjuk nya menunjuk sesuatu yang ada di dekatku. Aku menunjuk diri ku.
Saya: aku?
Dengan gaya isyarat, jari-jari taemin bergerak membentuk sesuatu. Ia menggambarkan kupu-kupu dengan jari-jarinya. Aku tertegun dan menoleh kesekitar ku. Ternyata di sebelah kiriku, ada seekor kupu-kupu hitam yang sedang hinggap di jendela ini. tak lama kemudian kupu-kupu itu terbang entah kemana.
Aku menoleh lagi ke taemin. Taemin pun tersenyum pada ku. Seketika aku berdoa, ‘dengan sangat tulus, tolong sembuhkan ia, wahai Tuhan ku… aku benar-benar sangat ingin ia kembali ke asrama dan mengantar ku pergi dan pulang sekolah dengan candaan di setiap perjalanan kami… Amin.’
Seseorang: won hee?
Aku terkaget dari lamunan ku.
Saya: hah?
Rupanya onew oppa.
Onew: sebentar lagi pers akan datang. Ku harap kau pulang ke asrama dulu sebelum terjadi gossip yang tidak2.
Saya: ya, oppa.
Aku bergegas pergi tetapi onew oppa mengatakan satu hal lagi.
Onew: minho ingin bertemu di taman depan.
Aah, hampir saja terlupakan.
Saya: oh ya, oppa. terima kasih sudah diingatkan. Permisi…. Eh!
Onew: kenapa?
Saya: siapa yang jaga taemin malam ini?
Onew: aku dan jong hyun. Key dan minho yang akan menjaga mu dirumah. Sudah sana! cepat pergi sebelum pers menyerbu kita…
Saya: hah? Hahaa, iya deh oppa. sampai jumpa. Jaga taemin ya.
Onew hanya tersenyum genit sambil mengedipkan sebelah matanya. Aku menoleh pada taemin lagi. Ia kembali terdiam sambil menatapku dengan tatapan memohon agar jangan meninggalkannya. aku pun tertunduk kemudian melangkah pergi.

Aku menlirik-lirik keseluruh penjuru taman rumah sakit. Tidak ada tanda-tanda minho. Kalau begitu, ku telpon saja.
Tuut…tuuut…tuuuut….cklek..
Minho: halo?
Saya: halo? Dimana kau?
Minho: dibelakangmu…
Aku menoleh kebelakang ku dengan cepat. Aih, ternyata benar. Aku menutup panggilanku.
Saya: huh, habis2in pulsa orang saja!
Minho: haha, sekali2 kan tidak apa2.
Saya: enak saja.
Kami pun mencari tempat duduk yang nyaman.
Saya: sepertinya…taemin sakit karena hujan2an bersama ku waktu itu. jika saja aku bisa melarangnya dan membawanya berteduh secepat mungkin, pasti…
Minho: sudahlah. Sudah terjadi. Lagi pula kau ini sebenarnya tau tidak sih soal flu babi? Jangan bilang, kau tau flu babi itu datang ketika kita main hujan?…. haaaah….
Saya: yaa…aku tau kok! *agak ngibul*
Minho melihat ku.
Minho: ini bukan kesalahanmu.
Saya: lalu?
Minho: taemin bandel. Dibilang jangan makan makanan yang mengandung babi, tetapi ia nekat memakannya juga.
Saya: HAH? Kok bisa??
Minho: nah, itu salahku.
Aku jadi semakin bingung. Kok jadi main salah-salahan sih??
Saya: maksudmu?
Minho: taemin stress dan aku tidak pernah mau tau. Ia sedang dalam masalah dengan sekolahnya, aku sama sekali tidak peduli. Aku malah selalu memicu pertengkaran dengannya… won hee, kau pasti sangat membenciku?
Saya: iya.
Minho: haaaaah….
Saya: tapi aku menghargai mu..
Minho: maksudmu?
Saya: memperhatikan makannya, mencucikan sisa bajunya yang ia lupa cuci, tidak pernah lupa menyuplai nya dengan vitamin setiap minggu…. Aku benar2…
Minho menunggu lanjutan dari perkataanku.
Saya: SA…LUT.
Minho tersenyum riang. Aku pun ikut tersenyum.
Minho: apa aku sedang ditipu?
Saya: hah? Ditipu apaan?
Minho tersipu-sipu.
Minho: jadi..kau melihat itu semua? Kok…kok bisa? Kau…
Minho agak terbata-bata. Aku seketika tertawa lepas. Ekspresi grogi nya terlalu berlebihan.
Saya: pulang yuk?
Minho: cih, masih sore. Buru2 sekali.
Saya: aih, aku harus menyiapkan semua2nya besok. Kau tidak mau makan malam sehabis ini apa?
Minho: buat apa restoran di dirikan?
Saya: ih, terserah lah!
Minho: hei,
Aku meliriknya.
Minho: kalau pulang nanti, lihat laci meja kamar ya.
Saya: ha? Untuk apa? ga mau ah. Tidak sopan.
Minho: kau hanya akan menemukan sesuatu kok. Justru pemiliknya yang nyuruh.
Saya: hah? Siapa yang suruh?
Minho: taemin. Dibuka ya laci-nya. Jangan lupa.
Hemm, aku jadi penasaran apa isinya.

 

***

TBC

 

2010  ©SF3SI

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

11 thoughts on “SHAWOL And ME – Part 17”

  1. apa yah isinya ?!
    jangan.jangan surat warisan !?! *apa seechh ?!
    surat cinta yaah ?!
    tagihan rekening ?! *stop kay!!
    hehehe ..
    laaaaannnjuuutt chingu !!

  2. AAAAA
    TAEMIN KAMU KENA FLU BABI? AKU MALAH KENA FLU MEMATIKAN DARI AUTHOR(???) YANG BIKIN PENASARAN GARA2 TBC -_-

    AYO AUTHOR LANJUUUTT~

    ok capek teriak2 ._.
    kepada author yang sangat baik hati, tidak sombong dan rajin menabung(?)
    ayo kirimin ff nya yang cepet~ hehe X)
    i always wait ur ff ~u~

    sekian comment dari saya yg gajeh minta ampun ini.. saya harap smua bisa memaklumi(?)

    ~( ~u~)~~ ~~(~u~ )~

  3. hoalah taeminnie kena flu babi ?! no noo ..
    Tuh kan kata ak ga bole makan babi-babian(?) , bandel sih ! *pletakk*
    apa coba isi tu laci *penasaran*
    lanjuuut chingu ^^d

  4. aiihh..
    itu si taem kenapa terkena flu babi ?!

    ehem
    ada apa tuh di laci ??
    jangan jangan..
    celana dalem ??
    muahahaha

    lanju nii..
    aku selalu menunggu SAM :*

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s