LOVE IN THE BUS : DRIVER

LOVE IN THE BUS : DRIVER

Main Cast : Lee JinKi and Kim Yuna

Genre : Romance

Author : oki a.k.a minkiii

©2010 SF3SI, Freelance Author.

JinKi POV

First Day

Malam ini terasa sangat dingin. Ingin rasanya pulang ke rumah dan berlindung di dalam selimut yang tebal tetapi apa daya,aku masih harus bekerja. Aku masih duduk di singgasana ku yaitu di balik kursi kemudi. Kalian pasti mengira aku adalah seorang direktur suatu perusahaan yang memiliki kekuasaan tapi aku hanyalah seorang supir bus dan singgasana ku adalah kursi kemudiku.

Aku mengawasi dan memperhatikan setiap penumpang yang masuk maupun keluar. Aku memperhatikan melalui kaca,aku melihat banyak muda-mudi yang sedang dimabuk cinta. Tidak heran bus penuh dengan pasangan muda karena sedang malam minggu. Aku dapat melihat satu orang yoja yang duduk di kursi paling belakang. Aku hanya melihatnya secara sekilas tapi walaupun sekilas aku dapat menyimpulkan dia adalah wanita cantik.

Aku berhenti di halte berikutnya untuk mengangkut penumpang lagi, aku melihat dia turun melewati pintu bagian belakang. Aku hanya bisa memandang kepergiannya dan berharap melihatnya kembali.

********************************************************************

Second Day

Hari esok pun berganti,aku kembali melihatnya. Dia memasuki bus dengan sangat anggun tapi sepertinya dia mendapat kesialan. Kursi telah terisi penuh dan dia terpaksa berdiri karena semua kursi telah terisi penumpang. Rasanya aku ingin mengusir semua penumpang yang dapat tempat duduk.

************************************************************************

Third Day

Hari ini keadaan bus sangat ramai dan jalanan juga macet membuat aku harus selalu fokus ke jalanan. Hari ini aku sama sekali belum melihatnya,keadaan bus yang sangat ramai membuat aku kesulitan mencari dirinya diantara para penumpang.

Hari sudah menunjukkan pukul 24.00,waktunya kembali kerumah. Aku sudah memarkirkan bus kesayanganku kedalam pangkalan. Sekedar melihat-lihat siapa tau ada barang penumpang yang tertinggal ,aku memilih jalan-jalan di dalam bus. Saat itu aku melihat dirinya dikursi paling belakang dengan kepala menyender pada jendela.

Aku melihat wajahnya penuh kedamaian. Benar saja dia malah tertidur,berarti sedari tadi dia ada di dalam bus ini. Kenapa aku tidak melihatnya? Aku ingin sekali membangunkannya agar cepat pulang ke rumah tapi aku tidak tega meninggalkannya sendirian. Akhirnya aku memutuskan duduk disampingnya,menaruh kepalanya di bahuku. Dari jarak sedekat ini aku dapat melihat wajahnya secara jelas. Wajahnya dapat membiusku.

(AUTHOR POV)

Diterangi sinar bulan terlihat seorang yoja dan seorang namja duduk berdua di dalam bus. Si yoja menyender di bahu si namja. Wajah mereka penuh kedamaian. Mereka tertidur seakan tidak akan peduli dengan apa yang akan terjadi.

************************************************************************

Fourth Day

Author POV

Matahari sudah muncul menggantikan sang rembulan yang kembali kesinggasananya.. Sinar matahari masuk melalui jendela bus menyinari dua orang yang masih tertidur.

Yuna POV

Aku terbangun karena mendengar suara ayam berkokok. Silaunya sinar matahari membutakan mataku. Aku merasa sangat pegal karena aku tertidur dalam keadaan duduk dan kepalaku menyender pada bahu seseorang. Tungguu,BAHU?? Aku melihat sekelilingku. Dimana aku?? Ini bukan kamarku kan? Sejak kapan kamarku penuh dengan kursi?

Aku baru ingat,sepertinya semalam aku tertidur di dalam bus saking lelahnya dengan jadwal kuliah yang padat. Tapi kenapa tidak ada supir ataupun penumpang yang membangunkanku? Aku merasa ada sesuatu yang jatuh kepangkuanku. Kepala namja,yang sangat aku kenal sebagai supir bus ini. Ternyata dia menemaniku? Namja bodoh kenapa dia tidak mau membangunkanku?

Aku menulusuri setiap lekuk wajahnya dengan jari telunjukku,aku tidak bermaksud untuk membangunkannya. Wajahnya saat tertidur sangatlah damai membuat aku tidak tega untuk membangunkannya. Hey,apakah dia tidak tega membangunkanku makannya dia menemaniku tertidur di dalam bus?

Aku merasa dia akan segera bangun karena badannya sudah mulai menggeliat dan ternyata dugaanku benar.

JinKi POV

Entah kenapa aku merasa sangat nyaman dengan posisi tidurku walapun badanku sangat pegal terutama dibagian bahuku. Aku menggeliat berusaha merilekskan badanku. Lalu dengan perlahan-lahan aku membuka mataku. Aku mendapatkan dirinya sedang menatapku dengan tatapan takut. Aku menyadari posisiku saat ini dan aku langsung duduk ke posisi semula.

”Mianhae.. tadi kepalamu ada dipangkuanku dan aku tidak tega membangunkanmu” katanya. Hey,bukankah aku yang seharusnya minta maaf?

”Gwenchana.” jawabku sekenanya.

”Gamsahamnida sudah mau menemaniku dan meminjamkanku bahumu. Aku permisi pulang dan sepertinya kau juga harus kembali bekerja.” Katanya dan beranjak pergi. Tapi aku menahan tangannya.

“Siapa namamu?” akhirnya aku bisa mengeluarkan kata-kata yang selama ini mengganjal.

“Yuna,Kim Yuna namaku dan kau pasti Lee JinKi?” bagaimana dia bisa tau namaku? Aku kan belum memperkenalkan namaku. Apakah aku sangat terkenal hingga mampu mengalahkan Onew Shinee?

Aku tidak menjawab pertanyaannya,aku malah melihatnya yang menunjuk-nunjuk sesuatu dibajuku. Aku meraba sesuatu yang ditunjuk ternyata dia tau namaku dari name tag toh,aku kira aku sudah sangat terkenal dan mengalahkan onew shinee.

Glek.. dia tertawa. Saat tertawa dia sangat manis yang membuat ku tertarik adalah matanya yang membuat sebuah senyuman. Dia masih sibuk tertawa dan aku hanya bisa nyengir seperti orang bodoh.

”Aku pulang dulu.. annyeong” katanya dan pergi kali ini aku tidak menahan tangannya.

Aku berharap dapat bertemu dengannya kembali.

************************************************************************

Fifth Day

(Author POV)

Hari sudah semakin sore. Terlihat seorang yoja sedang berlari-lari sambil terus melihat jam tangannya. Ternyata yoja itu adalah Yuna. Yuna masih saja berlari dan berlari. Akhirnya dia berhenti berlari di halte bus. Lagi-lagi dia melihat jam tangannya dan menghela nafas.

”Ternyata aku telat.” gumamnya pelan.

(Yuna POV)

Aiissssssssssshhh,,gara-gara dosen sialan itu aku harus rela ketinggalan bus padahal jam segini JinKi yang menjadi supirnya. Entah kenapa aku merasa selalu ingin bertemu dengannya. Tapi apa daya,aku hanya mampu bertemu dengannya di bus. Sejak kemarin aku memutuskan untuk selalu naik bus. Sampai-sampai aku menyocokan jamku dengan jam kerja JinKi.

(JinKi POV)

Aku mengawasi setiap penumpang yang masuk dan keluar melalui pintu depan. Aku berharap salah satu penumpangnya adalah Yuna. Aku hari ini belum melihatnya sama sekali.

************************************************************************

Sixth Day

(JinKi POV)

Hari ini masih sama seperti kemarin keadaan bus sangat ramai. Aku masih saja mengawasi setiap penumpang yang ada. Bus berhenti di sebuah halte dan pintu otomatis terbuka. Aku melihat dirinya lagi,dia masuk dengan keringat yang bercucuran dan napas yang tersengal-sengal. Sepertinya dia baru saja berlari. Dia tersenyum dan aku membalasnya.

Dia menghela nafas lagi. Aku tau pasti dia sangat lelah karena berlari dan saat masuk dia berharap akan mendapatkan kursi untuk duduk. Tapi semua kursi sudah penuh dengan penumpang dan terpaksa dia berdiri.

Dari kaca aku dapat melihat wajahnya yang lesu dan bersender pada tiang. Aku melihat seseorang ingin mengambil sesuatu dari dalam tasnya. Aku refleks menginjak rem untung bus berhenti di halte.

(Yuna POV)

Akhirnya aku tidak terlambat seperti hari kemarin.  Aku datang tepat waktu,bus yang aku tunggu datang. Tanpa pikir panjang aku masuk kedalam bus. Saat aku masuk,aku langsung dapat melihat wajahnya. Aku merasa sangat senang hari ini.. lalalala… Aku tersenyum kearahnya dan dia membalasnya. Aku merasa sangatt senaaaangg.. ahh,,aku merasa diriku aneh sekali.

Aku melihat keadaan bus,aku merasa sangat sebal karena bus sangat ramai dan aku tidak mendapat tempat duduk. Terpaksa aku berdiri. Aku merasa lelah sekali.. Aku menyender pada tiang penyangga yang ada di bus. Tiba-tiba JinKi mengerem mendadak dan sukses membuat bus berhenti.

Aku melihat JinKi berjalan kearahku dengan wajah yang sedikit menyeramkan. JinKi menarik tanganku memutar tubuhku dan menyembunyikanku di belakang punggungnya.

”Maaf tuan,saya tidak segan-segan mengusir anda dari bus ini. Jika anda membuat penumpang saya merasa tidak nyaman. Pintu keluarnya ada di bagian belakang dan depan,silahkan anda pilih jalan keluar sendiri.” kata JinKi tegas. Sebenarnya apa maksudnya? Aku,tidak mengertii.

JinKi kembali menarik tanganku dan mendudukanku di salah satu kursi yang kosong di belakang supir. Aku masih bingung dengan apa yang tadi JinKi lakukan,aku mau bertanya tapi aku maluu..

(Author POV)

Hari sudah semakin gelap. Satu per satu penumpang telah turun di halte tujuannya. Keadaan bus yang awalnya sangat ramai tapi sekarang berubah menjadi sangat sepi. Yuna masih setia duduk di kursi yang terletak di belakang supir,dia tidak berniat beranjak meninggalkan bus ini.

Bus sudah sampai di pangkalan. JinKi tidak turun dari dalam bus dan menghampiri kursi Yuna. Kejadian beberapa hari yang lalu membawa kenangan tersendiri yang membuat JinKi kembali tersenyum.

”Ternyata dia tertidur” gumam JinKi pela. JinKi duduk disamping Yuna dan menaruh kepala Yuna di bahunya.

(JinKi POV)

Akhirnya jam kerjaku sudah habis. Daritadi aku hanya melihatnya dari kaca. Aku tidak mampu membaca ekspresinya. Tapi aku merasa sangat senang dia tidak pergi dari dalam bus.

Aku sudah memarkirkan busku dengan sempurna setelah masuk pangkalan. Aku beranjak dari kursi kemudiku dan duduk disamping Yuna. Aku melihat dia memejamkan matanya. Aku jadi ingat kejadian beberapa hari yang lalu.

”Ternyata dia tertidur” aku menaruh kepalanya di bahuku. ”Aku tidak tertidur” katanya pelan dan tidak berusaha menegakkan kepalanya.

”Aku merasa nyaman seperti ini” katanya lagi. Aku hanya bisa membiarkan kepalanya tetap berada di bahuku. Suasana sangat diam dan canggung,aku tidak tau bagaimana mencairkan suasana.

”Mianhae..” kataku memecah keheningan. Aku dapat melihat ekspresi wajahnya yang kebingungan seakan meminta penjelasan. ”Karena tadi aku membuatmu bingung. Aku hanya ingin melindungimu dari namja belang”

(YuNa POV)

”Mianhae.”katanya dan aku hanya mampu melihatnya dengan tatapan kebingungan. Meminta penjelasan. ”Karena tadi aku membuatmu bingung.Aku hanya ingin melindungimu dari namja belang” katanya

”Gamsahamnida” jawabku.

”Yuna-ssi ” panggilnya. Aku menegakkan kepalaku dan menengok kearahnya. Menunggu kata-kata yang akan diucapkannya.

”Saranghae..” katanya berbisik tapi aku masih bisa mendengar ucapannya.

(JinKi POV)

”Yuna-ssi.. ” aku memanggilnya. Dia menegakkan kepalanya dan tidak bersender di bahuku. Aku dapat merasakan tatapan kebingungan dari matanya.

”Saranghae..” akhirnya aku mampu mengatakannya juga. Rasanya sangat susah,aku ingin sekali mengucapkan kata ini dan akhirnya aku berhasil.

”Na do saranghae” kata-katanya mampu membuat aku menatap wajahnya,dia tersenyum. Senyum yang mampu membuat aku terbius. Akupun merengkuhnya ke dalam pelukanku.

FIN

Ps : Lana.. apakah ini jelek? Hahahaha,,mianhae yya kalau jelek. Semuanya,apakah ini jelek?? Maap yya kalo ini jelek. Terus-terus tunggu seri love in the bus : Broken Heart yya. Sedang dalam proses. Aku sebenarnya gak mau ngelanjutin ni love in the bus karena aku sedang dilanda syndrome malas ngetik dan akunya juga lagi banyak tugas. Tapi dengan segala keterbatasanku,aku akan berusaha untuk meneruskannya.

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF


Advertisements

68 thoughts on “LOVE IN THE BUS : DRIVER”

  1. kalo supir busnya cakep kayak onew,,
    aku pasti betah tuh naik bus,,
    walaupun desek2an jg,,
    rela deh…hwhehe…
    dtunggu deh seri berikutnya^^
    kpn2 bkin serinya Taemin yaa??

  2. jyaaaah. >.<
    kLo sopir nya ganteng kayak abang ONEW,
    24 jaam non stop di bus terus deeh.
    hehehe

    minki onn. ditunggu yg broken heart. yayaya??*maksa*
    itu yg broken heart cast ny bukan jinki?? mksdnya anggota shinee yg laen??

    hehe daebakk onn.^^b

  3. Waaw~~ Onew jadi supir bus~~ kalau supirnya cute kayak Onew rela dah aku naik bus tiaphari tiapjam 😀 #abaikan
    waa~~ keren.. romantis amat onewnya~~
    Bagus kok Oki~~ bagus banget malah~~ Oki DAEBAK~~
    waa… banyak tugas.. aku juga… malah menupuk kayak gunung lagi.. gara-gara males ngerjain…T^T
    Broken heart ya selanjutnya?? 😀
    aku bakal menunggu~~
    kekekeke…

  4. FFnya bagus bgt Onnie…!! ^^
    Klo inew jdi supir bus, psti ak bkl naek bus ntu tiap hri…
    hoho…. ^^
    Buat ff kyk gni lgi y…
    hehe ^^

  5. whwwww~~~

    ngOnew jadi supeeer?? eh, supiiiirrrr???

    Bagus deh, daripada jadi pembokat/PLAKKK!!! (onew : kurang ajar lu! ini juga gaji nya dikit!)
    okeoke….

    FF na minki pinki oki *dijedotin author* SELALU MANTAP! :D:D:D lagi ya lagiiii~~~

  6. KEREN onn,KEREN!!!
    Onew jd supir??
    Ahahaha~/sungguh ide yg sngad kreatif…tp romantis koq onew-nya…
    Selanjutnya broken heart?
    Main casty minho??
    Beneran??*mulai gaje
    aku tunggu minho-nya…aku tunggu…
    Lanjooottt…

  7. AAAAAIIIHHHH…
    OKIII..

    AKU MAU NAIK BIS AJADEH KALO EMANG SUPIRNYA SI ONYUU :*

    HADEEEEEEHH…
    DAEBAK !!

    MAKIN GAK SABAR MENANTI YANG KEYERA..
    MUAHAHAHAHA

  8. wah~ ff nya bgus~
    onew jdi supir bis? gag kebayang kyk mana tampangnya.. haha 😀
    pasti bnyk tuh yeoja yg pengen naek tuh bus, klo supirnya onew~ hehe ^^

    lanjut ya author~ 😀

  9. uwaaa~ kalo supir bus-nya onew.. aku ga bakal mau turun2.. sampe onew bawa pulang bus-nya ke rumahnya XD hehehe…
    lucu pas di part wktu onew mikir gini: “Apakah aku sangat terkenal hingga mampu mengalahkan Onew Shinee?”
    wkwkwk… kocak kocak.. secara tidak langsung udah muji diri sendiri ❤ ❤ huehehehe

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s