TALK TO ME, OR YOU MUST DIE !!

TALK TO ME, OR YOU MUST DIE !!

Author : Miss U-L-M-C-S-D-A-I-T-D-A-J-I-N-M-K-M-H-I-R-A-N-I-U-N-J-E-I (rangkailah, maka kalian akan mengetahui siapa authornya ^^)

Cast     : Lee Taemin

Rating : PG-15

WARNING! ADA ADEGAN KEKERASAN DI DALAM FF INI, BAGI YANG MERASA DI BAWAH UMUR HARAP JANGAN MEMBACA. APALAGI BAGI PARA REMAJA LABIL, OKE? KALAUPUN MAU BACA JUGA BARENG ORANGTUA YAAAA… ekekekek~

©2010 SF3SI, Freelance Author.

Lee Taemin POV

September 17, 2020

KRIIIIIIING….

Aku membanting jam weker micky mouseku ke lantai. I hate Monday..

Aku turun dari kasurku secara perlahan dan melenggang menuju ruang tengah. “ Astaga ! Jagy~ kenapa kamu tidur di lantai ? ” aku berlari dan membantu my yeoja untuk berdiri. Ia nampak kaku. Aku mendudukkannya ke atas sofa.

“ Jagy~ kau tak apa-apa ? ” tanyaku lembut. Seperti biasa, ia terdiam. Tatapannya kosong.

“ Ne, ne..kalau begitu aku mandi dulu, ya ” aku mengacak-ngacak rambutnya lalu pergi mengambil handuk yang menggantung di balik pintu. “ Ah, iya. Kau mau mandi bersamaku ? ” aku menoleh padanya yang masih terdiam. “ Ah baiklah..aku akan menggendongmu. Nah..sekarang, ayo lepaskan bajumu. ” aku mengelus pipinya. “ Ok, aku bantu..”

Pertama-tama, aku lucuti kancing bajunya. Kedua, aku langsung melepaskan rok yang masih menempel tubuhnya. Fiuh..tak perlu repot untuk melucuti pakaiannya, toh ia tak memakai pakaian dalam.

“ Nah, ayo..aku gendong ” aku menggendong my yeoja dan membawanya menuju kamar mandi.

CRAASSH…

Air dari shower turun dengan deras membasahi tubuhku dan tubuh my yeoja. Aku membersihkan tubuhnya dengan sabun yang baru aku beli di supermarket kemarin. Hmm…

My yeoja..kini tubuhmu telah wangi. Sekarang giliranku untuk membersihkan tubuhku sendiri. “ Jagy~ kau mau membersihkan tubuhku ? ” ia tetap terdiam. Ia terus membiarkan air shower itu mengguyuri tubuhnya. “ Ah ya sudahlah..aku bersihkan sendiri saja..hehe ”

————————

“ Kau mau makan apa, jagy ? ” aku menyentuh dagunya. Tetap tak ada respon. “ Baiklah..kita makan sereal, oke ? ” aku menuangkan sereal ke dalam mangkuk besar. “ Yap, aku suapi yaa ”

Tapi ia tak mau membuka mulutnya.

“ Jagy~ kalau kau tak mau makan, nanti sakit..ayo makan dulu ” aku kembali menyodorkan sesendok sereal ke mulutnya. Namun ia tetap mengatupkan bibirnya. “ Ah kau ini kenapa sih, jagy~ ?! ” Aku melemparkan isi sereal itu tepat ke wajahnya. Rambut, muka, dan bajunya yang sudah cantik kini telah ternodai oleh sereal yang telah kutumpahkan padanya dengan sengaja. “ Mian, jagy~..mianhae..” aku mengambil tissue dan membersihkan sereal-sereal yang melekat pada wajah cantiknya. Ia menatapku dengan tatapan kosong. Aku memeluknya.

“ Mian, jagy~..sekarang aku pergi sekolah dulu, ya..hati-hati di rumah ” aku mengecup bibir merahnya. “ Bye~ ”

————————

Chungdam High School

 

“ Taemin ssi, ”

Aku mendongakkan kepalaku. “ Ne ? ”

“ Maukah kau menonton bioskop bersamaku ? Ini tiketnya ” yeoja bertubuh mungil itu menyodorkan 2 buah tiket ke hadapanku. Aku mengambilnya dan menatap tiket itu sebentar. “ Kau mau nonton bersamaku ? ” yeoja itu mengangguk.

“ Bagaimana kalau aku menolakmu ? ”

“ Umm..kumohon, Taemin ssi..jangan menolak. Aku sangat mengharapkannya ”

“ Baiklah, kau tak akan kutolak..tapi aku akan..” aku merobek 2 tiket yang masih utuh itu hingga terbelah menjadi 6 bagian. “ Tapi aku akan membuat harapanmu menjadi sia-sia ” aku membuang serpihan-serpihan tiket itu ke atas sepatunya.

Kulihat tubuh yeoja itu bergetar hebat. Lalu ia mengeluarkan cairan bening dari kedua matanya.

PLUK

Cairan bening itu jatuh tepat di atas punggung tanganku. Cih~ aku mengambil tissue dan menghilangkan cairan menjijikkan ini dari tanganku. Setelah cukup bersih, aku meremas tissue itu lalu melemparkannya pada muka si yeoja yang masih menangis di hadapanku. “ Pergi, sana. Bau ”

————————

“ Jagy~ aku pulaang..” kulihat my yeoja masih terduduk di meja makan. “ Kau tidak pegal ? Ayo kita nonton tv bersama ” aku mengelus kedua pipinya. “ Mau kugendong lagi ? Oke ” aku menggendongnya dan mendudukannya di atas sofa. Ihihihi..manja sekali yeojaku ini.

Kami menonton film smekdon. Kulihat my yeoja asyik sekali menonton film smekdon ini. Matanya terus lurus menatap layar kaca. “ Ihihihi..kau cantik sekali, jagy~ ” aku mencium pipinya, bernapas di telinganya, dan mencium aroma lehernya. “ Jagy~ saranghaeyo..” aku menciumi kelopak matanya. Ia tetap diam tak bergerak. “ Jagy~ katakan bahwa kau mencintaiku juga..” tetap tak ada respon. Aiiissshh~ aku mendorong tubuhnya hingga jatuh ke lantai. “ Ya Tuhaan..jagy~ kau tak apa-apa ? ” aku membantunya berdiri dan memeluknya dengan erat. “ Mianhae, jagy~ mianhae..”

————————

July 18, 2021

“ Jagy~ aku ulang tahuuun..kau tak mau mengucapkan selamat ulang tahun padaku ? ” aku membelai rambut halusnya. Seperti biasa, seperti biasa, dan seperti biasa. Ia tak meresponku. “ Kau sangat keterlaluan, jagy~ bahkan di hari ulang tahunku pun kau tak mau berbicara ” aku menggenggam tangannya. Sama. Tatapannya masih kosong. Aaaaaaaaaarrgghh !! Aku memelintir tangannya. Tetap tak ada respon, aku langsung menampar pipinya. “ BICARALAH, JAGY !! BICARA !! ” Gila. Ia benar-benar sudah gila. Membuka mulut saja ia tak mau. “ KEPARAT !! ” aku meninju matanya hingga ia jatuh tersungkur. “ Aw aw aw, jagy~ pasti sakit, yaa ? Mian, jagy~ mianhae..aku tak akan mengulanginya lagi..”

————————

October 31, 2021

“ Happy Hallowen, jagy~ ” aku mencium bibir merahnya. Malam ini my yeoja terlihat cantik sekali. Ia memakai baju terusan berwarna merah dan hitam. Ihihihihi..aku sangat sangat sangat mencintaimu..

“ Jagy~ cium aku..” aku menatap dan menggenggam tangan mungil my yeoja.

1detik..30 detik..60 detik..

“ Jagy ? Jebal..”

………..

“ Mau kamu tuh apa ?! ” aku menatapnya tajam. Tanganku masih menggenggam tangannya dengan sangat erat. “ Jawab, jagy !! Jawab !! Kau tau ? Aku hampir gila karenamu !! ” Aku melepaskan genggamanku dengan kasar dan menendang kursi yang berada di sebelahku. Hhhh…” Jagy~ ” aku berlutut di hadapan my yeoja dan kembali menggenggam tangannya. “ Jagy~ katakanlah sesuatu..jebal..”

Bagus. Aku menunggu selama hampir 1 jam dan ia MASIH tetap tak mau berbicara.

PLAKK !!

Aku menampar pipi kanannya. “ BICARALAH, BITCH !! BICARALAH !! ”

PLAKK !!

Kini aku menampar pipi kirinya. “ KENAPA KAU DIAM SAJA ?! APA TAMPARANKU KURANG DAHSYAT ?! ”

PLAKK !!

PLAKK !!

PLAKK !!

Hhhhh…Tanganku sakit. Mungkin aku terlalu keras menamparnya. “ Mianhae, jagy~ ” aku mengelus kedua pipinya. “ Nah..sekarang..ayo bicaralah ”

……………

BRAKK !!

Aku menggebrak meja dan berjalan ke kamar. Aku mengobrak abrik laci yang berada di kamarku dan menemukan sesuatu yang sangat menarik. Hehehe..my yeoja..sebentar lagi kau akan merasakan bagaimana rasanya disentuh oleh cutterku ini. Hehehe..bersabarlah, jagy~

KREEEKK…

KREEEKK…

Aku mengeluar masukkan ujung cutterku yang nampak runcing. Kulihat my yeoja masih terduduk di kursinya.

JTAAAAAAARRR !!

Suara petir menggelegar di balik tembok rumahku. Aku menoleh ke arah jendela yang tak tertutup oleh tirai. Oh..rupanya di luar hujan. Aku menoleh pada my yeoja lagi dan berjalan mendekatinya. Hehehe..jagy~ sebentar lagi kau akan mengeluarkan suara emasmu. Hah..sungguh tak sabar..

Tap Tap Tap..

Kini aku telah berhadapan dengan my yeoja. Ia masih tak mau menatapku. Pandangannya lurus ke depan. Masih kosong. Tak tau ia sedang menatap apa.

KREEEEKK…

KREEEEKK…

Aku kembali mengeluar masukkan ujung cutterku. “ Jagy~ kau tetap tak mau berbicara ? ” aku mengacungkan ujung cutterku ke depan pipi mulus my yeoja. Namun ia tetap tak menunjukkan ekspressi ketakutannya.

“ Oh..jadi kau mau merasakan disentuh oleh cutterku ini ? ”

Aku menekankan ujung cutterku yang runcing ke pipinya. Ujung cutterku bergerak ke atas dan ke bawah, membuat kulit dari pipi my yeoja terkelupas. Kulihat ia masih tetap biasa saja. Aku jadi semakin bersemangat untuk melakukan hal yang lebih dari pada ini. Kini aku beralih pada jari-jari tangan my yeoja yang mungil. Kukupas lagi kulitnya. “ Jagy~ ? Apakah sakit ? Katakan..maka aku akan berhenti ” aku menatap matanya dalam. DAMN !! IA MASIH TETAP TAK MAU MENGELUARKAN SUARANYA !! Aku berbalik dan berjalan ke arah gudang. Disana aku menemukan sesuatu yang menarik lagi. Mari kita lihat..apakah setelah kulitmu menyentuh gergarji mesin ini, kau masih tetap bergeming ? Hehehe..jagy~ saranghaeyo..

Kini aku mengarahkan gergajiku pada lengan putihnya.

NGIIIIIIING….

Ahahaha..gergaji mesinku dengan lincah memotong lengan putih my yeoja. “ Jagy~ katakan sesuatu..katakan sakiiit..”

PLUK.

Kini my yeoja telah kehilangan satu tangannya.

NGIIIIIIIING…

Kini gergaji mesinku kembali berdenging dan mulai memotong kaki my yeoja.

“ Jagy~ berteriaklah..teriak..”

NGIIIIIIIING…

Aku memotong kedua telinganya. Ihihihihi..wujudmu yang tanpa telinga sangat lucu, jagy~

Aku mengambil cutterku lagi dan mulai menancapkannya pada kedua bola mata my yeoja.

CRAKK

CRAKK

CRAKK

Ahahaha..kau tahu, jagy ? Ini sangat menyenangkan..

Aku memotong-motong seluruh anggota badannya hingga terbagi menjadi 14 bagian.

Dan yang terakhir..

CRAAASSH !!

Kepala my yeoja menggelinding bebas di atas lantai rumahku. Menggelinding, menggelinding, menggelinding hingga menubruk kaki meja makan.

Hhhhhh…

Apa yang aku lakukan ?

“ Jagy~ kau tak apa-apa ? Jagy ? ” aku mengambil potongan kepala my yeoja. “ Huhuhu..Jagy~ kenapa seperti ini ? Kenapa ? ”

Aku berlutut memandangi setiap potongan tubuh my yeoja. “ Bodoh, tolol, biadab, brengsek.. kenapa kau malah membunuhnya, LEE TAEMIN ??!! KENAPA ??!! ”

Aku memeluk kedua lututku dan terus menangis, meratapi apa yang telah aku lakukan pada my yeoja.

JTAAAAAAAARRR !!

Suara petir seakan-akan menegur segala perbuatanku.

Tak akan ada lagi penyemangat di pagi hari..

Tak akan ada lagi yang mau mandi bersamaku..

Tak akan ada lagi yang mau tidur bersamaku..

Tak akan ada lagi..

Orang yang aku cintai..

Aku mengambil gergaji mesin yang terletak tak jauh dari potongan-potongan tubuh my yeoja.

NGIIIIIIIIIING

Suara gergaji mesinku kini membahana di dalam rumahku.

Aku mengambil potongan kepala my yeoja dan mendekapnya erat. “ Saranghae, jagiya~ Jeongmal saranghae..” aku mencium bibirnya dan..

NGIIIIIIIIIIING

CRAAAAAAAASSHH

Tubuhku telah merasakan bagaimana sakitnya sentuhan gergaji mesinku sendiri. Aku menggiggit bibir bawahku dan terus menekankan gergaji mesinku itu pada dadaku yang bidang.

SRAAAAAAAAATT

Darah menyemburat keluar dari tubuhku.

Aku menutup kedua mataku, “ saranghaeyo, jagiya~ ”

————————

November 1, 2021

NGIUUUUUUUNG NGIUUUUUUUUNG NGIUUUUUUUUNG….

Suara sirine mobil ambulance dan mobil patroli menggema di sekitar rumah namja yang bernama lengkap Lee Taemin.

BRAAKK

“ Wah, bahaya sekali rumah ini. Pintunya saja sudah bobrok begini =.= ” seorang namja jangkung memasukki rumah tua itu sambil sesekali membersihkan tangan dan bajunya dari debu-debu yang berterbangan di dalam rumah itu.

“ Hiyy..parah..rumah udah tua kayak gini masih mau ditempatin ”

“ Tak apalah, Kibum. Orang si pemilik rumah ini sudah mati. ” ujar namja jangkung itu sembari berlutut menghadap ke seorang namja yang tergeletak tak berdaya di atas lantai yang terbuat dari kayu. Namja itu sudah tak bernyawa. Badannya terbelah menjadi 2. Dan darahnya bersemburat dimana-mana.

“ Sepertinya ia bunuh diri ” ujar namja yang bernama Kibum. Ia menutup hidungnya dengan sapu tangan.

Namja jangkung itu berdiri dan berjalan menuju sofa. Di sana terdapat beberapa potongan badan yang berserakan di mana-mana.

“ Minho-ya, sedang apa kau disana ? ” ujar Kibum sedikit berteriak.

Namun namja yang bernama Minho itu tak mengacuhkannya. Ia berjongkok dan mengambil sepotong tangan yang tergeletak tak jauh dari sepatunya.

“ Haah..Kibummie..kasian sekali nasib manekin ini. Di potong-potong hingga terbagi menjadi beberapa bagian. Padahal kau tau ? Saat ini bibiku sedang membutuhkan manekin untuk dipajang di butik barunya. Ckckckck..sayang sekali..”

 

_FIN_

 

P.S : Gimana gimana gimanaaa ?? Udah tau siapa authornya ? Yang pasti..si author adalah ISTRI ONEW, ISTRI JJONG, ISTRI KEY, ISTRI MINHO, ISTRI TAEMIN YANG PALING CANTIK ^O^

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF


 

108 thoughts on “TALK TO ME, OR YOU MUST DIE !!”

  1. ya, ampunn… taeminnya di ff ini.. pabo..

    Author DAEBAK!!! ff-nya keren!! aku suka bgt!.. unik. aku baru liat ff kayak gini.. SERU!!!!

  2. MANEKIN?? kok aku malah ngakak yah pas tau itu manekin? XD
    hahaha asalnnya aku nyangkanya,yeojanya itu udah mati trus di kerasin ama taem,kayak di bangku kosong gitu ..
    ehh nyatanya,itu manekin XD

  3. HAH ? *nganga*
    ternyata itu manekin ???
    yaampun taemin yang polos jadi kaya gitu karena manekin ??
    yaaampppppppppunnnn kerenn
    liaaaa . kamu pinter banget bikin cerita 😀
    kasih jempollllll akuu ama minho nih ….

  4. huahhahahasa

    Manekin???

    hahahah.

    aq pikir itu cewek yg udah mati atau kena penyakit apa gitu makanya ga pernah ngerespon.

    yg tadinya aku takut jadi ngakak pas tw ternyata itu manekin!

    aigooooo…knapa teminku bisa gila kayak gitu, thor? -____-

    author ga kasih tw penyebabnya…hiksuuu…*elus2 kepala taemin*

  5. udah ngira c itu boneka..
    pi exxrtrem juga bayangin taem kyak gtu»_«
    bgus thor^^
    dapet banget feelnya..
    kereennn <3<3

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s