The Memoriez Of Half Blood Vampire – Part 3

THE MEMORIEZ OF HALF BLOOD VAMPIRE

(Chapter 3)

AUTHOR: Me(LyNdA LynDa) aka Park Hea Min

CAST:

–          Park Lii Yuu

–          Lee Jin Ki

–          Kim Ki Bum

–          Kim Myung Soo

–          Kim Jong Hyun

–          Choi Minho

–          Lee Taemin

–          Victoria Song

–          Park Hyo Bin

–          And other yang tidak bisa disebutkan sekarang..

GENRE: AU, Mystery, Adventure, Romance.

LENGTH: Chaptered / Series

RATING: PG 15

©2010 SF3SI, Freelance Author.

************************************************************************************

Previeously Story

Park Lii Yuu seorang yeoja berumur 17 tahun yang tinggal di Seoul bersama ibunya, Victoria Song.. Lii Yuu adalah seorang AHSEVER level 16 dari kota Seoul yang dipindahkan ke Ansan. Diperjalanan ke Ansan, dia diserang oleh Harpies.. Untunglah seorang namja yang memiliki warna bola mata berbeda, Lee Jin Ki berhasil menyelamatkan Yuu.. Akibat inisiden itu ia akhirnya bertemu dengan Kim Myung Soo.. Partner kerjanya.. Dengan bimbingan dari Kim Jonghyun, Yuu dan Myung Soo ditugaskan untuk melindungi sekelompok vampire kelas atas.. Betapa kagetnya Yuu mengetahui vampire yang harus mereka lindungi adalah namja yang menyelamatkannya… Lee Jin Ki, Kim Ki Bum, dan Park Hyo Bin adalah vampire yang harus Yuu dan kedua partnernya lindungi.. Saat berada di reruntuhan puri tua.. Mereka diserang oleh segerombolan Outcast.. Salah satu Outcast yang cukup cerdik, berhasil mengelabui Yuu dan sekarang balik menyerangnya……..

******************************************************************************

“Kau lengah nona muda” Ucap seorang Outcast yang tiba-tiba muncul dari atas kepala Yuu, Yuu tersentak kaget…. Tubuhnya membeku…

ARRGGGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH

BRUAKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK

DUAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Suara dentuman tubuh yang menghempas tanah dengan keras.. Yuu kaget, seharusnya dia yang terluka.. tapi kenapa Outcast itu..Sebelum ia sempat berfikir lebih jauh, Yuu merasa tubuhnya melayang, seseorang memeluk pinggangnya.. Ia membawa Yuu menjauh, Yuu mendongakkan kepalanya keatas… LAGI!! Kenapa harus namja ini lagi yang menyelamatkan hidupnya..

“Ya.. Kau tidak apa-apa Yuu” Teriak Myung Soo, tangannya masih bergerak menarik pelatuk pistol..

“Sial” Erangnya, lalu membuang pistol yang kehabisan peluru itu kesembarang tempat, persis yang Yuu lakukan tadi…

Myung Soo berlari menerjang dan menendang Outcast-Outcast yang menghalangi langkahnya.. Ia tidak memperdulikan teriakan Jonghyun.. Dengan nekat dia berlari kearah Outcast yang tadi menyerang Yuu yang sekarang sedang berlari kearah Yuu dan Jinki.. Tahukah kau.. Saat Yuu hampir mati tadi, muka Myung Soo berubah pucat, hampir saja ia menjatuhkan pistolnya.. Beruntung, Ki Bum yang berada dibelakangnya mengatakan bahwa Yuu akan baik-baik saja, sehingga Myung Soo tidak lepas kendali. Dan sekarang, apa yang dilakukannya sungguh diluar dugaan.. Apa dia ingin CARI MATI.. Berlari kearah Outcast yang haus darah dengan tangan kosong.. GILA!!

“YA.. IBLIS… JAUHI GADIS ITU” Teriak Myung Soo

Outcast itu menghentikan langkahnya seketika mendengar perkataan Myung Soo.. Sekilas dia tampak menyeringai, dan sekarang Outcast itu berbalik arah ke Myung Soo.. Tatapannya terlihat sangat mengerikan, Ia memamerkan gigi-gigi tajamnya itu air liur yang tidak terbendung mengalir disela-sela taring dan gigi-giginya.. Cakarnya mengarah kedepan.. ASTAGA.. Myung Soo masih tetap berlari kearah Outcast itu..

Jarak keduanya semakin pendek, Outcast itu mengarahkan cakarnya kekepala Myung Soo, beruntung Myung Soo cukup gesit menghindar.. akhirnya cakaran itu cuma berhasil mengibas udara disekelilingnya. Disaat Myung Soo menghindar tadi, kakinya berhasil menendang lutut Outcast itu sampai lepas dari bagian tubuhnya dan terpental beberapa meter, sukses membuatnya mengerang kesakitan..

“AAAAARRGGGGGGHHHHHHH”

Kali ini giliran Myung Soo yang berteriak kesakitan, disaat dia merasa sukses membuat Outcast itu kehilangan kakinya yang membuat Myung Soo sedikit mengendurkan pertahanannya, disaat itulah.. Outcast itu mengarahkan cakarnya kearah lengan kanan Myung Soo dan sialnya tepat mengenai sasaran sehingga tubuh Myung Soo ambruk kelantai.. Darah segar mengalir di sela-sela lengan kanannya.. Dan itu membuat Outcast tadi semakin menggila dan kehilangan kendali… Cakar Outcast itu yang satunya lagi, mengarah kearah kepala Myung Soo dan bersiap meremuknya…

“ANDWAE!!!!!!!” Jerit Yuu histeris

Sebenarnya dari tadi Yuu ingin sekali menendang Outcast itu, tetapi tubuhnya tidak bisa digerakan.. dan lagipula Jinki terlalu erat memeluk Yuu sehingga membuat gadis itu kesulitan bernafas.. Yuu cuma bisa menatap nanar Myung Soo yang dari tadi berusaha nekat menyerang Outcast yang hampir membunuhnya dari balik punggung Jinki..

“Lepas..Lepas” Rintih Yuu

Jinki tidak bergeming, ia masih memeluk tubuh Yuu, bahkan semakin erat.. hidungnya mengendus-ngendus wangi rambut Yuu.. Bahkan saat Myung Soo sekarat Jinki tampak tidak perduli.. Ia masih tetap fokus pada Yuu.. Sampai akhirnya Jinki merasa hawa sekelilingnya berubah dingin dan melepaskan pelukannya dari Yuu..

JRESSSSSSSSSSSSSSSSS

Darah segar mengalir diatas es-es yang muncul dari arah Ki Bum.. Es itu menutup sebagian tubuh Outcast yang tadi menyerang Yuu dan berbalik menyerang Myung Soo.. Tubuh Outcast itu sekarang terpenggel.. MENGERIKAN.. Ki Bum… Ki Bumlah yang memenggal Outcast itu dengan pedang yang muncul dari esnya sendiri.. dan tindakan itu berhasil menyelamatkan Myung Soo..

“Kau tidak apa-apa, bocah” Ucap Ki Bum dingin kearah Myung Soo

Myung Soo tidak membalas perkataan Ki Bum.. Ia masih termenung, tangan kirinya memegang bekas cakaran Outcast tadi di lengan kanannya.. Ki Bum berlalu meninggalkan Myung Soo dan sekarang ia berjalan kearah Jinki dan Yuu..

“Jinki-ssi… apa anda baik-baik saja??” Tanya Ki Bum

“Ne..” Jawab Jinki

Jinki menatap tajam Myung Soo.. Entah apa yang dipikirkannya, sekilas Myung Soo memandang Yuu yang terduduk dilantai, Lalu ia mengalihkan pandangangannya ke arah Jinki.. Mereka berdua bertatapan.. Myung Soo langsung membuang muka dan beranjak dari tempatnya menuju kearah Jonghyun dan Hyo Bin berdiri..

“Kita pulang” Seru Jinki dan kemudian dia berjalan keluar terlebih dahulu, tatapannya tetap mengarah ke Myung Soo..

“Yuu.. kau baik-baik saja??” Tanya Ki Bum

“Ne.. Ki Bum”

“Ayo pulang..” Ucap Ki Bum sambil mengulurkan tangannya pada Yuu, membantunya berdiri..

“Ki Bum..”

“Ne..”

“Gomawo sudah menolong Myung Soo Oppa”

Ki Bum tersenyum kemudian tangannya mengarah kekepala Yuu dan menyentuhnya dengan lembut.. Entah apa artinya…

——————————————————————————————————-

“YA.. SUDAH KUBILANG JANGAN GEGABAH!!” Teriak Jonghyun murka, memaki kedua Hoebaenya…

“Mian ne Soenbae” Ucap Yuu Lirih

“KATA MAAF SAJA TIDAK CUKUP!! COBA TADI TIDAK ADA KEDUA VAMPIRE ITU HAH!! KALIAN SUDAH TAMAT PABO!!”

“Sudahlah Hyung… Yang penting kami selamat kan..” Ucap Myung Soo yang kesal mendengar kata-kata Jonghyun.

“YA.. KAU.. LIHAT ITU.. KAU TERLUKA PABO!!”

“TAPI KAN AKU MASIH HIDUP HYUNG”

“SEHARUSNYA KAU TETAP DITEMPATMU PABO!!”

“APA KAU TEGA MELIHAT YUU TERLUKA HYUNG!!”

“TAPI JINKI SUDAH MENOLONGNYA KAN.. UNTUK APA KAU KESANA LAGI HAH.. ITU MALAH MEMPERBURUK KEADAAN.. DASAR TOLOL!!”

“AKU T…..-“

“CUKUP HENTIKAN” teriak Yuu membuat keduanya terdiam…

“Jonghyun Soenbae… Aku tahu aku yang salah Seonbae.. Tidak seharusnya aku meninggalkan formasi.. dan Myung Soo Oppa… Gomawo sudah menolongku.. tapi itu tidak perlu Oppa… Mian ne Oppa.. karena aku kau jadi begini.. Mian ne Jonghyun seonbae.. aku berjanji tidak akan mengulangi perbuatan cerobohku lagi” Isak Yuu, bulir-bulir air mata keluar dari sela-sela matanya..

“Yuu.. Jangan menangis” Ucap Myung Soo

“Sudahlah… Kalian berdua kumaafkan.. Jangan ulangi lagi..Arraso” Ucap Jonghyun

“Arraso”

Jonghyun berjalan keluar dari kamarnya, meninggalkan Myung Soo dan Yuu berdua.. Mereka berdua terdiam.. Myung Soo terduduk dikursi sembari memegang lengannya yang dibalut perban sedangkan Yuu masih tetap pada posisinya, berdiri menundukan kepalanya.. Sepersekian menit mereka tidak saling bicara, tetap pada lamunannya masing-masing, Yuu melangkahkan kakinya keluar.. Saat dia menyentuh gagang pintu, Myung Soo angkat bicara..

“Yuu….”

“Maaf.. Apa kau baik-baik saja… Yuu..”

Yuu mendesah, kemudian ia membalikan badannya ke arah Myung Soo.. Matanya sembab, dengan tatapan nanar Yuu memandang Myung Soo, lebih tepatnya memandang lengan Myung Soo yang terluka.. Ada perasaan bersalah di dirinya..

“Oppa.. Jangan khawatirkan aku.. Khawatirkanlah keadaan dirimu Oppa… Kalau sampai terjadi apa-apa tadi, aku bersumpah tidak akan memaafkan diriku sendiri..”

“Yuu……….”

Yuu berjalan keluar meninggalkannya sendiri di kamar Jonghyun. Myung Soo terpaku menatap keluar jendela..

“ARRGHHHHHHHHHH” Erangannya sambil mengacak-acak rambutnya kasar..

———————————————————————————————————————–

Tuesday Night

“Anjing kecil… C’mon… here..here” Teriak Myung Soo kecil

“Ya.. Anjing kecil.. kenapa kau mengacuhkanku…”

“Ya…”

Anjing kecil itu tiba-tiba berubah.. Tubuhnya seketika membesar, dan sekarang sebesar tubuh singa dewasa.. Myung Soo kecil ketakutan.. Ia berlari tapi kakinya tersandung batu..Myung Soo kecil jatuh terjerembab ke tanah kecoklatan.. Anjing itu berjalan pelan kearah Myung Soo kecil, bersiap ingin memakannya.. Myung Soo kecil semakin ketakutan, keringat dingin mengucur deras di sekujur tubuhnya.. Anjing itu semakin dekat, jaraknya kini hanya beberapa senti dari Myung Soo kecil..

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”

“DBRAAAAAAAAAAAKKKKKK”

Tubuh anjing itu terlempar, kemudian ia bangkit lagi dan berlari dengan murka kearah Myung Soo..

“JRAAASSSS”

Darah segar mengalir.. Anjing itu tergeletak tidak berdaya.. Myung Soo terpaku memandang orang yang berdiri didepannya.. Gadis Kecil, dengan rambut kuncir dua.. memakai pakaian putih selutut dan tangannya menggenggam semacam tongkat yang dipakainya menghajar err lebih tepatnya membunuh Anjing itu..

Gadis itu, menyapukan tangannya ketongkatnya dan tongkat itu berubah memendek.. Ia kemudian berpaling kearah Myung Soo kecil.. Gadis kecil itu menatap Myung Soo lekat-lekat, Myung Soo agak ketakutan.. Kemudian gadis itu tiba-tiba tersenyum.. Myung Soo keheranan… Gadis itu kemudian berjalan menjauh dari Myung Soo.. Sebelum Sosok Gadis itu benar-benar hilang, Myung Soo berteriak padanya…

“Siapa kau??”

Gadis itu tidak menjawab.. Ia cuma menghentikan langkahnya..

“Kenapa kau membunuh anjing itu…”

“Dia bukan hewan….”

“Lalu Apa??”

“Outcast”

“Outcast??”

“Nanti juga kau akan mengerti, Dunia sudah berubah…”

Gadis itu lalu meneruskan langkahnya…

“Tunggu…”

“Siapa kau??”

“AHSEVER”

Gadis itu berjalan lagi dengan cepat, kabut menyelimuti kepergiannya..

“TUNGGU”

“TUNGGU” Teriak Myung Soo

Tubuhnya tiba-tiba terlonjak, ia terduduk diranjangnya.. Keringat dingin membasahi sekujur tubuhnya.. Nafasnya memburu.. Ia terlihat sangat ketakutan… Tangan kirinya mencengkram dengan erat lengan kanannya yang dibalut perban.. Darah menentes perlahan.

“Haah.. Haah… Mimpi ini lagi…”

“Haah..Haah..Haah…”

————————————————————————————————————————-

Wednesday Morning

Yuu menatap cermin dikamarnya dengan sayu.. Kemudian ia menelungkupkan badannya di meja cermin tersebut..

“Yuu.. Yuu” Terdengar suara seorang namja memanggil nama Yuu…

Yuu menoleh kearah sumber suara tersebut.. Yuu menoleh kearah cerminnya… Ia tersenyum begitu menemukan sesosok bayangan yang sangat dikenalnya…

“Tae Min…” Ucapnya

“Yuu… apa yang terjadi padamu??” Tanya bayangan dicermin yang bernama Taemin itu…

“Taemin-ah.. Jebal….”

————————————————————————————————————————-

“Yuu.. pergi ke Ahsever Rescue Building, ada surat untukmu” Ucap Jonghyun soenbae

Yuu berjalan meninggalkan Kastil Vampire, menuju Ahsever Rescue Building seorang diri.. Ia tidak menggunakan pakaian seragam Ahsever Ansan, tubuhnya cuma dibalut sebuah dress hitam selutut dan ditutupi  cardigan berwarna senada, kaki-kakinya dibalut sepatu dan stocking hitam. Sesampainya di Ahsever Rescue Building, Yuu segera menuju bagian informasi.. Yuu sedikit senang karena ibunya mengiriminya surat.. Yuu membacanya..

For My Lovely Daughter Yuu

Yuu… Apakabar Nak.. Bagaimana keadaanmu disana?? Kau baik-baik saja kan?? Kau tidak membuat masalah tentunya.. Yuu.. Ibu merasa kesepian tidak ada kau.. Tidak ada lagi yang menemani Amma dirumah dan mengangkat jemuran serta mengangkut air disungai… keke Amma bercanda.. Apa kau tersenyum sekarang??

Yuu.. jangan lupa, ingat pesan Amma.. Jangan telat makan, kau harus tidur tepat waktu.. Jangan terlalu lelah.. Dan jangan sampai dimarahi atasanmu.. Kalau tidak Amma yang akan memarahi atasanmu karena membuat Putri Amma menangis…

Oh iya Yuu, Amma menitipkan sesuatu padamu.. Coba lihat didalam bungkus coklat itu.. Haa.. Kau sudah melihatnya… Berikan yang satunya lagi pada Kim Ahjumma.. Kau pasti bertanya siapa dia?? Pokoknya ikuti saja alamat yang ada di dalam bungkus coklat itu.. Kau pasti akan bertemu dengannya..

Yuu.. Jangan lupa, kau harus berkunjung kerumah saat waktu luang.. Paling tidak seminggu sekali.. Atau setiap hari juga tidak apa-apa.. hahaha… Sudah ya Yuu… Kau pasti sibuk… Yuu Saranghae.. Amma Selalu Mendukungmu…

With Love

Victoria, Amma Yuu yang hebat >.~

———————————————————————————————————————–

Yuu berjalan menelusuri sebuah bangunan tua, meskipun banguanannya terlihat rapuh dan tidak terlalu layak untuk dihuni, tapi keadaannya sangat ramai. Mungkin ini satu-satunya kota di Ansan yang masih ada penghuni hidupnya, err.. maksudnya Manusia.. Tidak heran kalau kota ini dijaga ketat oleh Ahsever.. Yuu memasuki sebuah gang yang tidak terlalu lebar tapi juga tidak terlalu sempit.. Gang ini terlalu suram dari gang-gang lainnya, Aneh.. Ia mengetuk sebuah ruko yang didepannya terdapat tanaman kaktus.. Beberapa saat kemudia terdengar langkah kaki menuju kearah pintu depan..

“Nuguseyo??” Ucap seorang wanita tua, suaranya terdengar parau, rambutnya memutih.. badannya sangat renta..

“Kim Ahjuma?? Err Kim Halmoni??” Ucap Yuu gelagapan..

“Hahahahaha…” Wanita tua itu tertawa.

“Kau pasti Yuu”

“N..Ne.. dari mana anda tahu.. Ahju err Halmoni”

“Hahaha… Panggil saja Halmoni… Aku sudah terlalu tua untuk dipanggil Ahjuma…”

“Err.. Ne.. Kim Halmoni… Ada titipan dari Amma..”

“Oh.. “ Ucap Kim Halmoni sambil menerima bungkusan yang diserahkan Yuu..

“Terimakasih Nak..” Ucapnya sambil menepuk-nepuk pundak Yuu..

“Apa kau ingin mampir”

“Maaf… Tapi aku masih ada urusan Halmoni.. Lain kali saja ya”

“Lain kali harus yaa” Ucap Kim Halmoni..

——————————————————————————————————————-

Yuu berjalan menembus keramaian daerah tersebut, sesekali langkah kaki bocah-bocah yang berlari menghalangi langkahnya.. Ia terus berjalan.. Langkah kakinya mengantarnya kesebuah bangunan tua.. Entah apa yang ada dipikirannya, sehingga ia berjalan ketempat ini..

Yuu membuka gerbang depannya yang tampak rapuh, Entah apa yang dirasakannya.. Tapi ia seakan mengenal tempat itu.. Tapi dimana?? Kapan?? Seingatnya… Selama ini dia hidup di Seoul…

Ia terus melangkahkan kakinya, terus masuk… kedalam… menyelami setiap bangunan-bangunan tua.. matanya tidak lepas memandang setiap relief, pahatan serta ukiran yang terdapat disekelilingnya…

Tap.. Tap…

Yuu merasa seseorang mengikutinya.. Bulu kuduknya merinding.. Ia memandang sekeliling, tapi tidak ada sesuatu apapun… Yuu meneruskan langkahnya..

Tap.. Tap..

Suara langkah kaki itu terdengar lagi, kali ini pendengaran Yuu tidak mungkin salah.. Seketika ia berbalik… TAPI… Lagi-lagi kosong…

Jreebb…

Ia merasa sesuatu lewat dengan cepat dibalik tembok-tembok itu, Yuu semakin ketakutan.. Iya yakin ini bukan Outcast. Apa Mungkin Harpies… Tidak.. Tidak… tidak ada bau Harpies disekitarnya…

Tap..Tap…

Suara langkah kaki itu kembali terdengar.. Yuu mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru.. Kini pandangannya tertuju pada sebuah lorong gelap.. sepertinya ada sesuatu yang akan keluar dari lorong tersebut…

Keringat dingin mengucur deras ditubuh Yuu… Yuu sudah siap menarik tongkatnya dan kini mengacungkannya kearah lorong tersebut… Haah.. Haah.. Sesuatu itu semakin mendekat..

Kini Tampak seutuhnya… Yuu tercekak…

TBC… nyahahahahahaha… Sengaja dot com…

Owuhohohoho… Mian ne kalau aneh dan GEJE sangat..


©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF


19 thoughts on “The Memoriez Of Half Blood Vampire – Part 3”

  1. awal cerita di part 1 sama 2nya rada ngebingungin
    Tapi makin kesini, seruu bangett!!
    Tbcnya terlalu pas buat bikin penasaran

  2. yang paling mengeselkan di ffmu adalah saat TBC caus chingu ngelakuinny dgn sengaja hehe. . .

    Next ny gug pake lama y ching

  3. woooooh tbc disengaja lagi~ hobi amat sih eonn -__-
    itu gadis kecil yg di mimpinya myungsoo si yuu ya? aseek aseeek *sotoy mulai*
    next part awas aja tbc disengaja lagi *ngancem sambil geret key (?)*

  4. sengaja dot com
    wkaaakakaak
    ayoo rame rame kita ngebunuh si lylyn..!!!

    ayooo, lyn…
    kirimin part 4 nyaaa
    TMOHB DAEBAK !!!

  5. Waaa… MAKASIH BANYAK udah mau baca yaa~~
    GOMAWO udah mau setia ngikutin cerita FF ini yg alurnya emang geje bener…
    aku ngerasa makin hari nih FF makin sepi komen.. jejejeje…
    aku bales satu kotak aja yaa.. fufufu~

    @hgks11: Ne~ makasih ya~ gomawo udah baca dan komen 😀
    @weejay_KeyShinee: ngeeeh… ahahahaha.. kagak tau juga aku siapa itu cewek.. lha(??)
    Iya si Myungsoo suka ama Yuu… fufufu~~
    Ne~ makasih ya udah mau baca dan komen.. 🙂
    @Richimachi: waa… aku dikatain Lia jahat.. *bener kgak nama kamu Lia??
    Lia dongsaeng kan aku manggilnya?? 😀
    Ne, gomawo ya… Makasih udah mau baca dan komen
    @Recass: Waa… makasih…
    Gomawo udah mau baca dan komen yaa.. fufufu~~
    @Nikitaemin: Waa… perasaan semua partnya geje semua deh… fufufu~~
    gomawo ya~~ Makasih udah mau baca dan komen 😀
    Charismayeobo: ahahahahaha… TBC sengaja dot com… nyahahaha
    pada ngeselin yee.. kekeke.. Mian.. waa… gg janji yaa bakal cepet…
    Makasih ya udah mau baca dan komen… 😀
    @Kim YeonChul: ngehehehe… Iya ahahaha.. eonn udah hobi bikin kata-kata tbc disengaja.. fufufufu~~ PLAKK
    hooo… eonn tak tau juga itu siapa… ngeeh (??) Iya… chapter selanjutnya kagak ada lagi~~ insap dah.. ngahahaha~~
    Makasih ya udah mau baca dan komen kekeke
    @Lia ^ Keylieon ^ : Jangan bunuh saya… 😀
    waa.. Iya Lia…kekeke… GOMAWO… kekeke
    Makasih ya Li, kamu udah mau baca dan komen FF aku.. hehehe…
    @Choi hyun: Ne~ pasti dilanjut~
    Makasih ya udah mau baca dan komen.. kekeke
    @Oelfahoelfah: kekekekekeke~
    Makasih ya udah mau baca dan komen 😀

    Oh iya… aku mau ngasih tau~ berhubung chappy empat belon kelar jadi aku mau ngasih chapter tambahan dipart ini.. jadi nanti ada part 3.1 nya… ahahaha…

  6. lanjutannya kok lama bgt!!!!
    cepet dong..
    tiap hari aku buka blog ini cuman mau lihat kelanjutan nii ff :(…
    cpet dong please.. 😦
    i love your ff 😀

  7. Waah alah nebak ternyata, Yuu sepertinya sangat senang dengan hal berbahaya.
    TaeMin di dalam cermin atau terkurung di dalam cermin.
    Penasaran
    Part 5

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s