LOVE IN THE BUS : WAIT FOR YOU

LOVE IN THE BUS : WAIT FOR YOU

Main Cast  : Lee TaeMin and Han SohWa

Genre : Romance

Type : Sequel

Author : Oki a.k.a Minkiii

©2010 SF3SI, Freelance Author.

[TaeMin POV]

MONDAY

Bagi anak sekolah seperti ku,hari senin adalah hari yang menyebalkan. Di mana kau harus kembali menjalani rutinitas yang itu-itu saja? Kembali menjalani rutinitas yang telah kau jalani selama 12 tahun. Kadang aku bosan menyandang status sebagai Pelajar. Aku sangat  jenuh dan bosan menjalani rutinitas yang terkadang sama. Mau itu hari senin ataupun selasa pasti kegiatan yang aku jalani sama. Seperti berangkat sekolah menggunakan bus,harus mendengarkan pembicaraan guru yang itu-itu saja? Bukankah itu sangat membosankan?

Seperti hari ini. Aku harus berangkat sekolah menggunakan bus. Aku harus berangkat pagi-pagi sekali menuju halte untuk menunggu bus yang akan mengantarkan aku ke sekolah. Aku ingin sekali menjadi dewasa agar aku diperbolehkan membawa mobil ke sekolah. Umma dan Appaku masih menganggap melarangku membawa mobil dengan alasan aku belum cukup umur. Tapi teman-teman ku yang seumuran denganku sudah diperbolehkan membawa mobil sendiri. Sampai kapan aku mau dianggap anak kecil?

Aku sedang berada di halte menunggu bus yang akan membawaku ke sekolah. Hampir 15 menit aku menunggu bus tapi bus itu tak datang juga. Bus yang aku tunggu datang juga setelah perjuanganku menunggu bus selama 20 menit? Saat aku ingin masuk ke dalam bus aku mendengar suara seorang yoja yang berteriak. Aku menolehkan kepalaku dan aku mendapati seorang yoja tengah berlari sambil berteriak. Aku masih saja termenung di depan pintu sampai suara sang supir menganggetkanku. Aku tidak peduli dengan yoja itu,akupun memasuki bus dengan tenangnya.

Aku berdiri dekat dengan jendela paling belakang. Aku masih dapat melihat yoja itu berlari,dari gerakan mulutnya sepertinya dia masih menggumamkan sesuatu entah itu apa. Tangannya berusaha menggapai bus ini. Hingga akhirnya jarak antara bus dengan yoja itu semakin jauh dan aku tidak dapat melihatnya lagi.

************************************************************************

TUESDAY

Bagus sekali hari ini. Aku terlambat bangun. Ummaku sama sekali tidak membangunkan aku dengan alasan aku seperti kerbau yang susah di bangunkan. Aku telah selesai bersiap-siap,sepertinya khusus hari ini aku terpaksa tidak mandi. Tanpa pamit ke kedua orang tuaku dan TaeSun hyung,aku langsung berlari menuju halte. Saat ini sudah pukul 06.35 biasanya bus akan menjeput pada pukul 06.40. Waktu ku tinggal 5 menit lagi.

Aku terus berlari dan berlari,aku menarik nafas lega karena bus masih ada di halte dan belum meninggalkan aku. Setelah merasa lega aku kembali melanjutkan kegiatan berlariku.

”WOOOOYYY… TUNGGUU… ” teriakku saat aku melihat ada penumpang yang akan masuk ke dalam bus. Aku masih bisa bernafas lega,yoja itu masih menengok kearahku. Walaupun dari jauh aku dapat melihat tatapannya yang sangat tajam dan dia tersenyum licik . Tapi tiba-tiba dia masuk ke dalam bus dan setelah yoja itu masuk bus itu langsung pergi meninggalkanku. Aiissssshh,,,umma nan eotohke??

Andai saja rumahku dekat dengan sekolahku jadinya aku tidak harus berlari seperti ini. Dan andai saja aku mempunyai mobil seperti orang-orang yang lain. Aku juga tidak perlu telat berangkat sekolah dan menerima hukuman dari Kim Seonsaengnim.

************************************************************************

WEDNESDAY

Apakah hari ini adalah hari keberuntunganku? Aku tidak bangun telat seperti kemarin. Hari ini tanpa dibangunkan ummapun aku sudah bisa bangun tidur sendiri. Aku segera bersiap-siap dan sarapan bersama keluargaku tidak seperti hari kemarin. Mengingat hari kemarin,aku jadi ingat yoja yang menatapku tajam dan senyumannya yang licik. Ada apa dengan yoja itu?

Aku berjalan menuju halte setelah sarapan bersama keluargaku. Kadang rasanya aku iri dengan TaeSun Hyung yang sudah dewasa dan diperbolehkan membawa mobil oleh umma dan appa. Beruntung saat aku tiba di halte bus yang biasa aku tumpangi belum berangkat tapi saat aku masuk kedalam bus. What?? Banyak sekali penumpangnya sehingga aku tidak mendapatkan tempat duduk. Ingin rasanya aku mengusir semua penumpang yang duduk agar aku mendapatkan tempat duduk.

Pintu bus terlihat sudah tertutup dan hampir berjalan tapi baru beberapa langkah bus pun berhenti dan pintu kembali terbuka. Setelah pintu terbuka muncullah seorang yoja. OMO.. Yoja itu? Itu yoja yang kemarin? Aku dapat melihat dia tersenyum kepada supir itu dan sepertinya dia bilang ’gamsahamnida’ dan ’minhae’. Saat mengucapkan kata itu senyum tidak pernah terlepas dari bibirnya. Aku jadi tidak yakin apakah yoja yang tersenyum licik kemarin sama dengan yoja yang saat ini sedang tersenyum manis?

Yoja itu berjalan perlahan di dalam bus. Dia terlihat sangat sopan.

”Permisii… Gomawoo” sepintas hanya itu yang dapat aku dengar. Senyumnya tidak pernah lepas dari wajahnya saat dia menyapa dan mengucapkan terimakasih kepada semua orang yang ada di bus ini.

Saat dia berdiri di depanku tiba-tiba senyuman manisnya menghilang. Dia mengamatiku dari atas hingga bawah. Aku jadi mengikuti arah pandangannya,memangnya apa yang salah dengan diriku? Setelah puas mengamatiku tak sengaja pandangan mata kami bertemu tapi aku dapat melihat pandangan matanya bukan pandangan mata orang yang ramah tapi ini adalah pandangan mata yang meremehkan setelah itu dia tersenyum licik. Diapun pergi dari hadapanku dan kembali sibuk menyapa semua penumpang yang ada.

************************************************************************

THURSDAY

Kapan hari minggu tiba? Aku sangat ingin istirahat dari rutinitas yang sangat membosankan. Aku harus kembali berangkat sekolah menggunakan bus mendengarkan guru menerangkan pelajaran walaupun hari kamis ini guru yang mengajar adalah guru favoritku yang mengajar sejarah. Tapi jika diingat-ingat bukankah selama 11 tahun ini aku selalu belajar sejarah? Dan kadang materi yang diberikan sama dengan materi saat aku masih sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama.

Aku berjalan santai ke halte berharap aku akan ketinggalan bus. Rasanya aku ingin membolos saja,aku tidak peduli jika aku di cap sebagai anak polos yang ternyata bisa berubah menjadi bandel malah aku sangat senang. Bukankah? Kategori bandel itu bisa disebut dewasa juga?

Woowwww.. betapa terkejutnya aku? Bus yang biasa aku tumpangi masih ada di halte. Sepertinya keputusanku untuk jadi anak bandel harus aku tunda dahulu. Aku langsung saja masuk ke dalam bus dan betapa terkejutnya aku,bus masih kosong di bagian depan. Karena aku hanya melihat kursi bagian depan yang belum terisi penumpang langsung saja aku duduk.

Pintu bus sudah tertutup tapi tiba-tiba pint bus terbuka kembali. Lalu aku kembali melihatnya masuk ke dalam bus dengan nafas terengah-engah. Dia tersenyum dengan supir itu seraya membungkuk. Lalu dia berjalan memasuki bus perlahan wajahnya yang tadi tampak tersenyum langsung menampakkan rasa kekecewaan. Apakah mungkin dia merasa kecewa karena tidak mendapatkan tempat duduk? Aku melihat ke belakang ternyata benar sudah tidak ada tempat duduk lagi.

“Silahkan duduk disini” kataku lalu berdiri mempersilahkan dia untuk duduk di kursiku. Dia melihat kursi yang tadi aku dudukki lalu bergantian menatapku. Dia tersenyum tapi aku tau itu bukan senyuman yang tulus itu adalah senyum yang meremehkan. Lalu dia duduk tanpa mengucapkan terimakasih. Haaaahh,,sombong sekali dia.

************************************************************************

FRIDAY

Aaaaaaaaaahhh,,kenapa masih harus ada hari jum’at? Kapan hari minggu tiba? Aku sangat malas pergi sekolah. Saat ini jam masih menunjukkan pukul 06.10 pagi. Waktu yang sangat pagi sepertinyaa pasti teman-temanku yang rumahnya dekat dengan sekolah masih meringkuk di balik selimut mereka yang tebal.

Aku berjalan santai menuju halte biasanya jam segini bus yang biasa aku tumpangi belum datang. Aku berjalan dan berjalan hingga aku bisa melihat bus yang aku tunggu datang yang awalnya halte itu sangat sepi berubah menjadi ramai dengan calon penumpang bus. Aku mempercepat langkahku dan aku kembali melihat dia bersiap memasuki bus. Tanpa terasa aku jadi berlari,aku tidak mau kena hukuman lagi jika terlambat masuk sekolah. Sepertinya aku menggantikan posisi yoja itu biasanya yoja itu akan menjadi penumpang paling terakhir tapi sekarang malah aku yang menjadi penumpang paling terakhir.

Tidak ada tempat duduk yang tersisa jadinya aku terpaksa berdiri. Yoja itu masih duduk di dekatku. Yaa,aku berdiri disamping kursinya dan aku kembali melihat senyuman yang meremehkan darinya saat dia menolehkan kepalanya kearahku. Hei,apa salahku? Kenapa dia tidak pernah tersenyum sangat manis seperti saat dia tersenyum dengan supir maupun penumpang yang lain?

Bus berhenti di halte berikutnya,aku melihat seorang nenek-nenek masuk dengan langkah tertatih-tatih. ”Silahkan Halmeoni duduk disini” kata yoja itu mempersilahkan nenek-nenek itu duduk. ”Terimakasih nak” kata nenek itu.

Dia akhirnya berdiri dan kami berdiri berdampingan. Jarak antara aku dan dia sangat dekat sehingga aku bisa mencium bau parfumnya yang sangat manis seperti orang yang menggunakannya. Mataku tak bisa lepas dari wajahnya yang manis,aku akui jika aku terpikat dengannya walaupun yang muncul saat aku bertemu dengannya hanya tatapan mata yang licik dan senyum yang meremehkan tapi aku jadi menyukai itu.

Bus tiba-tiba berhenti membuat semua penumpang terlonjak. Yoja itu hampir saja jatuh,refleks aku memeluk pinggangnya agar dia tidak terjatuh.

”Kucing gak tau di untung. Maaf membuat perjalanan anda tidak nyaman“ kata supir itu. Lalu keadaan kembali normal dan aku baru sadar aku masih memeluk pinggangnya. Aku melepaskan pelukanku di pinggangnya. Aku baru sadar banyak pasang mata yang memperhatikan kami. Aku maupun yoja itu refleks membungkuk dan minta maaf kepada semua penumpang.

Kami kembali berdiri berdampingan,dari samping aku dapat melihat semburat warna merah di pipinya. Apakah dia sedang malu?? Aku sangat menyukai ekspresinya saat malu.

************************************************************************

SATURDAY

[AUTHOR POV]

Hari ini hari sabtu dimana TaeMin masih harus berangkat sekolah menggunakan bus. Jam sudah menunjukkan pukul 06.15 tapi TaeMin masih meringkuk dibalik selimutnya yang tebal.

”Yak TaeMin-ah. Apa kau tidak berangkat,hah?” kata umma TaeMin membangunkan anaknya.

”5 menit lagi umma” jawab TaeMin lalu kembali tidur lagi.

”Sekarang sudah pukul 06.15 tauu” kata umma TaeMin tidak sabar lalu keluar dari kamar anaknya.

”MWO?? Kenapa umma tidak membangunkanku dari tadi? Hari ini kan pelajarannya Cho seonsaengnim kalau aku terlambat lagi aku pasti di hukum lagi. Aiissshh” TaeMin mulai frustasi.

Dengan terburu-buru TaeMin berlari ke kamar mandi untuk mandi sekedarnya. Setelah selesai mandi,TaeMin menggunakan seragamnya lalu pergi keluar rumah tanpa berpamitan dengan kedua orangtuanya. Dengan terburu-buru TaeMin berlari ke halte. Dari kejauhan TaeMin melihat bus yang biasa dia tumpangi hampir berangkat meninggalkan TaeMin.

”YAAAHHH,,BUSNYA SUDAH PERGIII” teriak dua orang secara bersamaan. Ternyata suara pertama adalah suara TaeMin dan suara kedua ternyata suara Yoja.

”Apa kau terlambat juga?” tanya TaeMin kepada yoja itu. Dan yoja itu hanya mengangguk. ”Kita membolos saja” kata TaeMin lalu menarik pergelangan tangan yoja itu ke dalam bus berikutnya yang tidak membawa mereka ke sekolah mereka.

[TaeMin POV]

”YAAAAAAHHH,,BUSNYA SUDAH PERGI.” teriakku tapi aku malah mendengar suara teriakan lain. Lalu aku menengok ke samping ku ternyata yoja itu yang berteriak. Lucu juga ekspresinya saat berteriak tadi.

”Apa kau terlambat juga?” tanyaku dan yoja itu hanya mengangguk. Tiba-tiba terlintas ide gila yang selama ini terpendam yaitu membolos. ”Kita membolos saja” kataku lalu menarik tangannya memasuki bus yang entah membawa kami kemana.

Aku dan dia duduk berdampingan dapat terlihat jelas wajahnya yang kebingungan. Wajahnya saat kebingungan sangatlah lucu. Aaaaahh,,aku baru ingat aku belum tau namanya siapa.

”TaeMin imnida” kataku memperkenalkan diri. ”Han SohWa imnida” jawabnya. Akhirnya aku mengetahui namanya. Tapi masih ada yang mengganjal di hatiku.

”Kenapa kau selalu menampakkan senyum yang meremehkan dan tatapan yang licik saat bertemu denganku,huh?”

[SohWa POV]

”YAAAAAAAHHHH,,BUSNYA SUDAH PERGI” teriakku tapi aku juga mendengar suara seorang namja. Aku menolehkan kepalaku dan ternyata namja itu juga menolehkan kepalanya. Ternyata namja itu namja yang dengan teganya masuk ke dalam bus pada hari senin dan membuat aku di hukum untuk menyapu lapangan sekolah karena terlambat masuk sekolah.

”Apa kau terlambat juga?” tanyanya dan aku hanya mengangguk. ”Kita membolos saja” katanya lalu menarik tanganku memasuki bus yang tidak tau akan membawaku kemana. Entah kenapa,aku tak kuasa menolak ajakannya. Aku hanya menurutinya masuk ke dalam bus,aku bahkan tidak perlu mengeluarkan uang untuk bayar bus ini.

Dia mendudukanku di bangku yang masih kosong,keheningan menyeliputi kami. Aku jadi bingung,kenapa aku mau diajak oleh orang yang tak aku kenal?? Aigoo.. sohwa babo.

”TaeMin imnida” katanya memecah keheningan diantara kami. ”Han SoHwa imnida” jawabku. Oooohhh,,ternyata namja menyebalkan ini namanya TaeMin. Tapi jika dilihat-lihat dia tampan juga.. ’Aigooo,,apa yang kau pikirkan So? Dia kan yang sudah membuat diriku di hukum menyapu lapangan sekolah’

”Kenapa kau selalu menampakkan senyum yang meremehkan dan tatapan yang licik saat bertemu denganku,huh?” tanyanya. Aku refleks menolehkan kepalaku lalu menatap dirinya dengan wajah yang kebingungan. Jujur,aku bingung harus menjawab apa.

”Errrrrrr…. Karena saat senin dengan seenaknya masuk ke dalam bus. Padahal aku sudah berteriak untuk menungguku tapi dengan seenaknya kau malah masuk ke dalam bus. Karena aku tidak mendapatkan bus,aku terpaksa ke sekolah dengan berjalan kaki dan karena itu pula aku terlambat masuk sekolah sehingga aku terkena hukuman menyapu lapangan sekolah” Jelasku panjang lebar mengeluarkan semua unek-unek yang aku pendam selama ini.

[TaeMin POV]

”Errrrrrr…. Karena saat senin dengan seenaknya masuk ke dalam bus. Padahal aku sudah berteriak untuk menungguku tapi dengan seenaknya kau malah masuk ke dalam bus. Karena aku tidak mendapatkan bus,aku terpaksa ke sekolah dengan berjalan kaki dan karena itu pula aku terlambat masuk sekolah sehingga aku terkena hukuman menyapu lapangan sekolah” katanya. Jujur,aku tidak tau apa yang harus aku lakukan. Jujur aku ingin tertawa tapi setelah mendengar ceritanya ntah kenapa aku jadi merasa kasihan.

WHAT??? Tapi dia juga yang meninggalkan aku kan? Dan dia juga membuat aku di hukum kan?

”Dan kau juga melakukan hal yang sama kepadaku. Kau dengan seenaknya masuk ke dalam bus padahal aku sudah berteriak. Dan hukumanku lebih parah darimu,aku dihukum untuk membersihkan toilet di semua lantai yang ada di sekolahku”  kataku.

”Hahahahaaaaahaha” tawa kami meledak.

”Mianhae sudah membuatmu di hukum seperti itu” katanya

”Cheonmaneyo. Aku juga minta maaf sudah membuat mu di hukum” jawabku.

Kami banyak bercerita tentang berbagai hal dari kegiatannya di sekolah bahkan hingga makanan favoritnya. Ternyata di balik tatapan matanya yang licik dan senyuman yang meremehkan itu,dia adalah pribadi yang menyenangkan dan enak untuk diajak ngobrol. Sepertinya aku makin jatuh cinta dengannya.

#####

[Author POV]

TaeMin dan SoHwa menghabiskan waktu membolosnya dengan berkeliling Seoul menggunakan bus. Mereka tidak mampir kemanapun tapi mereka melihat pemandangan kota Seoul melalui bus. Tanpa mereka sadari benih-benih cinta sudah mulai berkembang diantara keduanya.

Waktu sudah cukup malam,mereka memutuskan untuk kembali ke rumah masing-masing. Mereka duduk masih berdampingan di dalam bus yang akan membawa mereka pulang.

’Aku tak mau pulang. Aku masih ingin bersamanya’ kata SohWa dalam hati.

’Kenapa harus ada malam? Padahal aku masih ingin bersamanya’ kata TaeMin dalam hati.

Tak terasa bus sudah sampai di halte dekat rumah mereka. Mereka turun dari bus dengan enggan.

”Annyeong.. Sampai jumpa lagi” Kata SohWa setelah mereka turun. SoHwa langsung berbalik arah menuju rumahnya tapi langkahnya tertahan.

”Apakah kau mau tersenyum untukku? Bukan senyuman yang meremehkan tapi senyum yang tulus dari bibirmu“ kata TaeMin.

SoHwa yang mendengar itu langsung berbalik dan tersenyum. Senyum yang tulus dan bukan senyuman yang meremehkan maupun senyum yang di paksakan. TaeMin merengkuh SoHwa kedalam pelukannya.

“Berjanjilah,saat kita bertemu. Aku akan melihat senyuman itu lagi,senyuman tulus yang keluar dari bibirmu bukan senyuman yang selalu meremehkan aku.  Dan berjanjilah kau akan menungguku” kata TaeMin

”Yaksok. Dan kau berjanjilah,tidak akan meninggalkanku agar aku tidak dihukum menyapu lapangan”

”Saranghae” kata TaeMin.

”Nado Saranghae”

FIN

PS : YAMPUN… akhirnya ff bagian Taem selesai juga. gimana?? gimana?? jelek yya?? maaf banget kalo jelek. aku juga buatnya pas banget lagi mati ide dan lagi males ngetik. jadi maaf banget yya kalo aneh. wawawawa?? SOHWA!!! apakah ini jelek? maaf banget yya..

terusterus.. sabar yya nungguin yang bagian key. itu lagi dalam proses kok. kebetulan ff bagian key itu,ff paling tersusah yang pernah aku buat. jadi maaf yya kalo menunggu lama.

 

-OKI-

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF


37 thoughts on “LOVE IN THE BUS : WAIT FOR YOU”

  1. FFnya dipotong” gtu ya mksdnya? n_n
    FF tntng Minhonya udh aku lwtkan ya? ato blm dibuat?heum…

    Well, ffnya unik deh author.Salam kenal.
    Izayeyo ^^

    1. mm..
      halo i-iel..
      apakah kamu pernah membaca prolognya kaah??

      bagian MinHo??
      harusnya siih bagian MinHo dulu kalau sesuai prolog.
      tapi aku gak tau kenapa.. kok jadi bagian taem yang duluan.
      makasih yya udah mau baca..

  2. Akhrnya publish jg bgian taem…
    Jatuh cintanya cepet bgt ya…haha~(pdhlgalucu)
    Tp romantis koq taeminnya…cuitcuit*
    keren onn,biarpun mati ide tp tetep bagus…
    Ngomong2 yg minho kpn nih?atau jgn2 aku ketinggalan?

    1. haha…. lagi mati ide siih..

      bagian MinHo?? aku gak tauu.. kalau sesuai prolog siih harusnya bagian MinHo duluan.
      aku ajja baru buka wp.
      makasih inna udah mau baca dan comment

  3. Muahaha duaduanya saling kena hukuman gara-gara satu sama lain.
    Onnieeee Taeminnya pasti kyuut *ngebayangin Taemin di Hello*~ melted

  4. HUAAAAAAAAAHHH
    SI OKI..
    TANGGGUNG JAWAAAAABBB
    AKU JADI MAKIN SUKA AMA SI TAEM !!

    si so~ pasti seneng banget..
    dibuatin ff yang hasilnya daebak seperti ini ^^

  5. Eoonnnieee.. aku tunggu yang Minho hahaha
    saya lagi tergila-gila sama Mnho nihh hahaha….
    foto yang aku krirm rambutnya mirip Minho kan?? hahahaha
    yang ini baguss kok eonn hehhee.. tapi ga tau kenapa aku masih sukanya yang Jongie oppa hehhee

    1. sabar yya sabar..
      harusnya siih kalo sesuai prolog yang bagian minho duluan
      tapi sabar ajja yya..

      iiyya rambutnya doang yang mirip.
      bagus?? huwaa,,padahal aku llagi mati ide.
      ahh,kamu maaah. suka semuanya doong..

  6. OKI EONNI ..
    wuaaahhh ..
    Aku suka, walaupun lgi mati ide, crtanya ttap bgus..
    Hmm, sohwa pasti senang di buatin ff ini..
    Aku jga mau dong^^
    Btw, aq gak sbar nunggu bgian key..
    D tunggu part key nya^^
    Ahaha..
    Ada kim sera nya..

  7. manisssssssss….
    Tuhannnnnnn…
    i don’t need any sugar! *heh?

    Okiiiiiii…as usual ya..
    FF nya selalu manis dan bikin senyum sendiri haha =p

    aku ga keberatan diajak Taemin bolos..
    hakakak *ketauan suka kabur* hehe

  8. mwo? ada yg key jg?! ayo publish!!!! jd g sabar….

    taemin cpt bgt udah blg cinta… hahahahahaha, yg bagian key lbh pnjg ya….

  9. OKIIIIIIIII~~~~~ fufufufu~
    kagak tau nih komen mau masuk atau ngilang seperti pendahulunya~ nyeeh~~

    OKI!! FF kamu selalu DAEBAK laah~
    aku suka~ apalagi jadi Sohwa saeng noh, pasti seneng banget dia.. btw Sohwanya mana??
    kekeke~~

    selanjutnya siapa? Mino?? atau Kekey??
    fufufu~~

    next chap ditunggu~ 😀

    -Lynda, fufufu~

  10. OKIIIIIIIII~~
    kagak tau nih komen mau masuk atau ngilang seperti pendahulunya~ nyeeh~~

    OKI!! FF kamu selalu DAEBAK laah~
    aku suka~ apalagi jadi Sohwa saeng noh, pasti seneng banget dia.. btw Sohwanya mana??
    kekeke~~

    selanjutnya siapa? Mino?? atau Kekey??
    fufufu~~

    next chap ditunggu~ 😀

  11. wew, kayany si Taem bkalan bnci sma ari minggu, trus nunggu2 snin-sbtu dgan gajeny, haha

    annyeong chingu, reader bru di wp ni
    salam knal (_ _)

  12. WADUUUHHHHHHH~~
    yang di pairingin telat ngomeeeeeeenn~ *GUBRAK*
    Hahahaha, tapi beneran kok aku udah bacaaa dari dulu, cuman baru sempet ngomen ajaaaaaaaa 😦 hueeeeeeeee 😦 MIANHAE EONNIEE ~~~

    TAESO! Hahahaiii… daebak daebak
    Aku makin suka deh sama taemtaem ^^

  13. Keren bgt ceritanya!!!!!
    Maaf baru baca, soalnya aku jadi reader disini baru bulan kemarin…
    Dan aku males muter2..
    Si taemin ceritanya udh SMA?
    Yang FF keey udh keluar blum??
    Hhu aku nungguin yg key#plakk reader heboh!!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s