PATUNG

PATUNG

Main Cast : Lee TaeMin and Lee TaeSun ( Taemin Older Brother)

Genre : Comedy

Length : OneShot

Author : oki a.k.a minkiii

Disclaimer : Cerita ini adalah punyaku. Dan cerita ini adalah cerita ku saat aku masih kecil. Jika ada yang mengaku ff ini adalah milik anda. Maaf anda harus berhadapan dengan saya.

Summary : Patung itu pake celana dalam gak siih??

©2010 SF3SI, Freelance Author.

Continue reading PATUNG

Shinee’s Key Love Scandal- Part 5

Shinee’s Key Love Scandal- Part 5

*My very first FF ,Terinspirasi dari Summer in Seoul – Ilana Tan. Tapi ceritanya tentunya berbeda *

Author: Park Harin

Main Cast: Key, Park Harin, Shin Woo Hyun, Park Han Byul

Other cast: SHINee member, Jung Nicole, Kim Hyun Shin,Kwon Nami

Genre: Fluff,Romantic

****

©2010 SF3SI, Freelance Author.

Key POV

“Hyung kau yakin dia akan datang?” tanyaku pada onew hyung.dia tersenyum menggodaku .sepertinya salah aku menanyakan ini pada onew hyung

“jangan bilang kau mulai suka padanya?! Kau bertanya terus daritadi.Duduklah tenang.” Kata jonghyun hyung  yang tiba-tiba sudah berada disampingku.

Aku hanya terdiam. Benarkah begitu,?Aku suka padanya?

“Ya ayo kalian bersiap. Coba dengar fans kalian berteriak seperti itu!“ sahut manager hyung tiba-tiba dari celah pintu.

Kamipun lekas merapihkan make up dan baju.

****

“Hyung, begitu kau melihatnya langsung beri tahu padaku,” ucapku sesaat sebelum naik keatas panggung ke hyun shin hyung. Tidak hyun shin hyung tidak onew hyung, selalu menggodaku kalau aku sudah bicara tentang harin.

“tenanglah kau naik saja keatas panggung.”

Tak lama aku kemudian naik keatas panggung, aku mencoba untuk mencarinya disela-sela member yang lain berceloteh.Aku memberinya tiket VVIP jadi seharusnya tidak jauh dari sini aku bisa melihatnya.

Aku melihatnya.

Aku melihat pandangan kosong itu, menatapku. Tapi tunggu, apa yang dia lakukan? Berteriak? Kuperhatikan gerakan bibirnya “Shi-nee-op-pa-sa-rang-hae-yo” .gadis itu……

Aku tersenyum padanya lalu melambaikan tanganku kepada fans-fans kami.

Kuperhatikan dia dari tadi, menatap kami kosong sambil mengangkat banner “SHINEE JJANG” .benar benar gadis itu, ada saja yang dilakukannya.

Tak lama, aku dan member shinee lainnya memulai performance kami.Diawali dengan Lucifer, Hello lalu Your Name. Masing-masing member duduk diatas sebuah bangku saat menyanyikan Your name.

Seketika ruangan indoor langsung sunyi. Aku diam-diam melirik pada Hyun shin hyung. Aku sudah merencanakan sesuatu dengannya.

Tak lama, onew hyung memulai line-nya dalam lagu Your name.

“Don’t you know my feelings?

There’s definitely only one today

I’m gonna whisper my love to you

Enough to make you happy”

…….

“And completely surprised”

Tiba-tiba ruangan fanmeeting  bergemuruh, Seluruh fans melirik iri kearah kami.

****

Harin POV

Dia memakai topi itu.Topi yang hampir kubeli di butik temannya itu. Kuakui dia cocok memakai topi itu bahkan kurasa dia cocok memakai apa saja.

Aku merasakan Key berjalan turun dari panggung. Tunggu sedang apa ini? mengapa semua orang melihat kearahku?

“Harin!Mengapa kau melamun saja? Ya!!!” teriak han byul disampingku.

“Don’t you know my feelings?

There’s definitely only one today

I’m gonna whisper my love to you

Enough to make you happy…”

Aku melihat Key berjalan kearahku , dia tiba-tiba menghampiriku, lalu merengkuh tanganku.

Aku hanya bisa terdiam. Yatuhan sudah semerah apa mukaku sekarang?

“And completely surprised”

Kurasakan sesuatu menutupi kepalaku.

Key meletakkan topi yang dipakainya ke atas kepalaku.

Ya, topi yang tadinya mau kubeli itu.lantas seluruh fans dalam ruangan itu berteriak cemburu sambil melirik kearahku.

Astaga.key ini sedang berbuat apa?

****

“Harin ayo cepat berbaris! Bisa-bisa kita tidak dapat barisan depan!,”  han byul menarikku agar kami dapat barisan paling depan. Kata han byul kita tidak bisa request kalau dapat barisan dibelakang. Aku hanya bisa mengikutinya saja. Kulihat key sedang duduk di antara onew dan jonghyun. Belakangan ini kami sering bertemu, aku sudah mulai hafal dengan nama dan muka member yang lain.

Sesaat sebelum giliranku, ada seorang gadis berkata pada key dan member lainnya , “Oppa saranghae aku fans terbesar kalian. Hwaiting oppa!.” Kurasa lucu sekali kalau aku ikut-ikutan seperti itu.

Sekarang giliranku meminta tanda tangan member shinee.Mereka hanya tersenyum jahil melihatku. Lagi pula untuk apa meminta tanda tangan mereka? Mereka pun sudah tahu kalau aku bukan fans mereka.

“oppa saranghae. Hwaiting!!” ucapku pada masing-masing member, mereka lagi-lagi hanya bisa tertawa. Kuliat hyun shin oppa pun tertawa di belakang mereka. Aku malu sebenarnya.Tapi biarlah sekali-sekali.

****

“Harin coba lihat CD-ku! Ada namaku di covernya lihat! To: Han Byul Kyaaaaa!” teriak han byul kegirangan saat perjalanan pulang dalam bus .

“Coba kulihat CD-mu Harin!” seketika dia mengambil CD yang ada ditasku lalu membolak-balik booklet nya.

“ya, apa kau tadi mengucapkan namamu pada mereka ketika meminta tanda tangan? Aku hanya mendengarmu berkata oppa saranghae dan hwaiting saja.Itupun terdengar aneh.Kukira kau tidak suka mereka” tanyanya curiga.

Hm,kurasa aku juga tidak menyebutkannya.

“ani! Aku menyebut namaku tadi?Tidakkah kau dengar?Aku berkata ‘Oppa saranghaeyo. Hwaiting, aku park harin”

****

“Kau sudah sampai rumah?” tanya suara di seberang.

“sudah daritadi.”

Aku baru saja selesai mandi sampai Key menelponku. Jam 7 malam. Tumben sekali dia menelpon jam segini.

“member shinee yang lain sedang membicarakanmu, kau tahu? Gara-gara ‘oppa saranghaeyo’-mu itu”

Aku hanya tertawa mendengar kata-kata key.

“rupanya kau sudah bisa tertawa sekarang.”

“apa maksdumu?” aku memangnya kenapa tertawa? Hal yang menakjubkan? Kurasa sudah biasa kalau seseorang tertawa

“pertama kali aku melihatmu kau tidak punya ekspresi. Baguslah sekarang kau makin sering tersenyum bahkan tertawa..”

TING TONG

Bel apartement bunyi, seseorang berbicara melalui intercom.

“Key sebentar ada tamu. Kututup dulu telponnya,” sambungku lalu memutuskan sambungan telponnya.

Harusnya aku tetap berada di kamar dan pura-pura tidur saja. Kulihat woo hyun sunbae di intercom.

“ada apa sunbae?” tanyaku melalui intercom

“buka pintumu sebentar.”

Aku pun membukakan pintu untuk woo hyun sunbae. Ada apa dia malam-malam seperti ini? kenapa hari ini orang tidak bertingkah seperti biasanya?

“ibuku memberikan ini padamu,” jelasnya sambil menyodorkan sebuah kotak besar. Kurasa isinya makanan.

“omma-ku pikir kau masih jarang makan seperti dulu dan sekalipun makan hanya sedikit. Dia memberi mu sedikit gogi”

Aku terdiam lalu menerima bungkusan itu.

“tenang saja aku tidak meracuninya.” Jelasnya dengan muka polosnya.

“tidak biasanya sunbae malam-malam kesini. Tidak baik malam-malam berkunjung ke apartement gadis”

“haish sudah kau lihat aku hanya mau mengantarkan ini kepadamu. Aku sudah tidak bertemu denganmu beberapa hari ini, hey apa kau ada kuliah atau bekerja di tempat Mr. Han besok?“

Aku berpikir sejenak .

“Kurasa tidak ada.Kenapa?”

“mau pergi denganku ke magic land? Sudah lama kita tidak kesana!” dia mengajakku ke magic land?Yang benar saja. Ini sama saja memintaku untuk berkencan bukan?

“kupikirkan dulu. Sunbae aku lelah sekali lebih baik kau pulang”

“baiklah, kutelpon kau besok. Tidur yang nyenyak harin!”

****

Kenapa lagi-lagi handphoneku berdering?Harusnya kumatikan saja sekalian handphoneku ini.

“yo..boseyo?”

“kau baru bangun harin? Sudah lihat jam? Jam 9 pagi. Apa kau benar-benar seorang gadis? Tidak biasanya seorang gadis bangun setelat ini.” ucap suara di seberang berceloteh panjang lebar.

“tidak ada kerjaan atau kuliah hari ini,” jelasku pada suara diseberang.

“kau libur hari ini? kebetulan sekali. Bisa kau datang ke dorm hari ini?”

Oh ini sudah pasti key. Siapa lagi yang memintaku datang ke dorm selain orang itu?

“aku ingin mengenalkanmu pada omma-ku. Dia baru sampai dari jepang.Dia bilang ingin bertemu langsung denganmu.”Lanjutnya.

“Begitukah? . Baiklah aku mandi dan bersiap dulu”

Belum lama key menelponku, tiba-tiba handphoneku berdering kembali.

“Bagaimana harin ah?Mau ikut dengan ku ke magic land?”

“maaf sunbae mungkin lain kali. Ada sesuatu yang aku kerjakan. Jeongmal mianhae” kataku pada woo hyun sunbae lalu mematikan telpon dan bergegas mandi

****

“Harin! Baju macam apa ini?! kau mau bertemu orang tuaku bukan bertemu Mr. Han !” baru saja aku sampai sudah diceramahi. Apa maunya orang ini? Aku melihat diriku sendiri di kaca dorm mereka. Memangnya apa salahnya? Aku memakai dress musim panas dan cardigan yang biasa aku kenakan sehari-hari.

“kupikir tidak ada yang salah dengan bajuku key.”

“ikut aku sebentar.” Kata key sambil menarikku pergi dari apartement nya.

****

“VOILA! Bagaimana Key-ssi?  Bukankah dia semakin cantik?”

Aku melihat diriku sendiri dikaca.Ini aku? Park harin? Kenapa bisa seperti ini mukaku?

“Hanya kupulas sedikit bedak dan sedikit aksen didaerah matanya.Dia cantik bukan?”

Key hanya bisa melihat ku terpaku .aku pun melihat diriku sendiri terpaku.

“kamsahamnida Han ryul-ssi ! “ key berpamitan kepada Yoo Han Ryul. Ya, penata rambut dan make up yang terkenal itu. Key membawaku untuk didandani. Hasilnya memang bagus.

“jadi sekarang mau kemana?” tanyaku memecah keheningan. Daritadi key hanya diam atau melihatku sambil terdiam

“Restoran omma-ku.Dia sudah menunggu.”

****

“Kibum-aa! Aku merindukanmu! Seperti 10 tahun berada di jepang padahal hanya 2 bulan!”

Kulihat ibunya Key berlari memeluk key sesaat setelah kami masuk kedalam restaurant. Oh ya, tadi kami sempat menjemput hyun shin oppa. Katanya key masih ada schedule sehabis ini. Music Bank katanya.

“Kibum-aa inikah gadismu itu? Cantik sekali” omma nya key berjalan menuju ku lalu memelukku.

“Ya~ calon menantuku cantik sekali! Kau tidak salah memilih kibum!’ kata ommanya key sambil melirik key. Key hanya tersenyum melihat tingkah ibunya.

“Kamsahamnida omoni” kataku singkat sambil tersenyum.

****

Kami membicarakan banyak hal tadi. Nampaknya ommanya key orang yang supel. Dia pintar sekali mencari topik. Entah apapun ia tanyakan.

“Aku harap bisa sering bertemu denganmu harin-ah” kata ommanya key sebelum aku pergi.

****

Aku tidak bertemu Key beberapa hari ini. jadwalnya padat. Begitu juga denganku.Aku mencoba menyelesaikan project akhir tahun.Merancang beberapa kain menjadi potongan baju untuk Fashion Show. Tentunya tidak sekelas fashion show Mr. Han tapi tentunya ada perasaan bangga melihat hasil karyaku dikenakan orang lain dan dipamerkan.

****

Key POV

“Key coba lihat ini!” jonghyun hyung menghampiriku sambil menyodorkanku tabloid.

Kuperhatikan baik-baik headlinenya..

“Identitas Kekasih sebenarnya SHINee Kim Kibum, Park Harin?”

Aku langsung mengambil handphoneku dan menghubungi harin.

“Apa isi tabloid itu?” belum sempat aku menyapa sekedar “yoboseyo” dia sudah mnyerbuku dengan pertanyaan.

“aku juga tidak tahu apa yang terjadi. “

“kenapa ini bisa tersebar? Aku sungguh ingat tidak pernah mengatakan apapun pada siapapun bahkan ke sahabatku” sekarang nada bicaranya berubah menjadi khawatir.

“Key Hyung omma mu menelpon ke handphone ku ini cepat” aku melirik taemin yang menyodorkan handphonenya padaku.

“sebentar akan ku telpon lagi” sambungku lalu mematikan sambungan telpon harin.

“ne..omma wae?”

“kibum-aa kucoba telpon ke handphonemu kenapa sibuk?” nada bicara omma juga khawatir

“aku habis menelpon harin, omma”

“eng kibum-aa apa wartawan belum tau identitas park harin sebenarnya?” omma seperti ragu-ragu menanyakannya padaku.aku hanya terdiam tak tahu harus bicara apa

“maaf kibum-aa omma memberitahu nama gadis itu pada wartawan…” sambung omma. Aku masih tetap terdiam lalu mendesah lega. ‘setidaknya wartawan itu tau dari omma’ , batinku.

“sudahlah omma tidak apa-apa aku tahu harin akan mengerti. Omma lain kali ku telpon ya? Annyeong” kataku sambil memutuskan hubungan telpon lalu memberikan handphone taemin padanya.

“Hyung jangan melamun saja.cepat bersiaplah. bukankah kita harus menuju lokasi shooting CF 15 menit lagi?” seru taemin yang membuyarkan lamunanku.

Tak lama aku beranjak bersiap untuk schedule selanjutnya.

****

Harin POV

Apa yang han byul bilang padaku nanti? Dia bilang dia lagi perjalanan menuju apartementku.

Tidak lama kemudian bel apartement pun berbunyi.Aku langsung bergegas membuka pintu. Aku melihat han byul menenteng tabloid dengan muka penasarannya.

“Kau, dari lahir namamu park harin kan? Kau tidak pernah berganti nama sebelumnya? Bisa jelaskan ini park harin yang mana?” tanyanya padaku begitu dia kupersilahkan duduk.Aku terdiam.Mempersiapkan jawabanku. Aku tentu tidak ingin memberitahu han byul kalau aku ‘yeojachingu’ –nya key.

“kau pikir park harin hanya satu? Park harin banyak hanbyul ah~” hanya itu yang bisa kukatakan sejauh ini.

Kami berdua terdiam, sibuk dengan pikiran masing-masing.

“kau percaya padakukan hanbyul? Aku bukan siapa-siapa kibum shinee sungguh. Lagipula apa kau pernah melihatku berdua bersama key? Bertemu saja mungkin kami tidak pernah.Baru sekali saat fanmeeting” lanjutku berbohong.Dia tetap terdiam.

“ya mungkin memang benar ini bukan kau, orang bernama park harin banyak dan kebetulan aku mempunyai teman bernama park harin. Haha sudahlah lupakan.Hey kau tidak kemana-mana hari ini?” aku tersenyum lega.Dia percaya padaku. Maafkan aku han byul, saat ini belum tepat memberi tahu mu semuanya.

“tidak ada yang harus ku kerjakan hari ini. Hey kau mau pergi bersamaku? Sudah lama kita tidak pergi bersama. Ayo!”

****

Kami pergi ke Myeong dong. Sekedar berjalan-jalan mencuci mata lalu kami mampir ke Namsan park. Saat sampai disana,kami hanya duduk sambil bercerita lalu menaiki cable car.

“Han Byul kau tunggu sini saja aku mau mencari minum sebentar” aku beranjak pergi dari taman untuk membeli beberapa minum atau mungkin ice cream. Sudah lama aku tidak menghabiskan waktu bersama han byul. Kami sama-sama sibuk belakangan ini.

“Ha..rin?” sebuah suara memanggilku saat aku memilih ice cream. Aku menoleh.Ternyata itu Woo Hyun sunbae. Aku hanya tersenyum melihatnya

“oppa aku mau ice cream…..oh kau ternyata” aku menoleh ke sebuah suara di samping woo hyun sunbae. Itu Nami sunbae.Kupikir mereka sudah putus. Kulihat woo hyun sunbae agak salah tingkah. Mungkin karena dia pernah bercerita padaku dia sudah putus.Toh aku tidak peduli dengan siapa dia sekarang.

“annyeong haseyo sunbae maaf aku duluan” kataku setelah membayar icecream .

****

Saat aku kembali ke namsan park aku tidak melihat han byul. Apa aku tersesat? Sepertinya han byul kusuruh menunggu di sini.

Tak lama kemudian kudengar sebuah suara memanggilku dari kejauhan. Itu han byul.

“park harin!! Kemari cepat! Ada shinee sedang shooting!”

Aku bergegas berlari kearah han byul. Dari jauh kulihat kerumunan orang-orang. Baru sekali ini aku melihat orang shooting seperti ini. han byul menarikku masuk dalam kerumunan. Aku melihat beberapa member shinee. Mereka sedang break shooting sepertinya. Onew sedang memberi tanda tangan untuk fans-fansnya. Taemin sedang dirapihkan make-upnya oleh penata riasnya. Aku melihat key. Sedang duduk. Tapi tidak sendirian. Dia sedang bersama seorang gadis dan sedang bercanda bersama. Kulirik kearah minho dan jonghyun yang sedang minum Sepertinya minho menyadari ada aku dikerumunan. Dia tidak mungkin menghampiriku dan menyapa ku kan? Dia hanya melambai sambil tersenyum kearahlu lalu menghampiri key dan membisikkan sesuatu pada key. Kurasa dia memberi tahu key ada aku disini. Benar saja, Key langsung melihat kearahku lalu tersenyum.

“Harin liat mereka tersenyum kearah kita!”

“han byul aku beli ice cream takut meleleh, kita pulang saja yuk?” aku mengajak han byul pulang. Ada perasaan aneh sewaktu aku melihat key bercanda bersama seorang gadis.

“kau duluan saja, aku masih mau disini sebentar lagi. Ini tidak terlalu jauh dari apartement mu kan? Apa kau mau pulang sendiri?”

Aku hanya mengangguk lalu membalikkan badan.

“aku lebih baik pulang, annyeong hanbyul”

****

Key POV

“Hyung coba lihat arah jam 3” bisik Minho saat aku sedang mengobrol bersama Nicole. Ya Nicole Kara. Dia mampir dan mengantarkan kami makanan dari restoran ommanya. Saat kulihat arah jam 3 aku melihatnya,

Pandangan kosong itu. Dia agak kaget saat mata kami bertemu. Aku tersenyum padanya. Ingin sekali kuhampiri tapi kulihat fans-fans kami disekitar tengah berteriak-teriak. Tidak mungkin aku menghampirinya. Tidak lama dia membalikkan badan, keluar dari kerumunan. Ingin sekali kususul dia. Sekali lagi keadaan tidak memungkinkan.

Apa kucoba menelponnya saja? Sudah lama juga kami tidak bertemu.

Aku memutuskan menelponnya, saat aku menelponnya pertama sedang sibuk, lalu tidak diangkat ketiga kalinya kucoba telpon, nomor diluar jangkauan. Apa dia sudah mengganti nomor handphonenya karena berita itu?

“Hyung ayo sudah dipanggil PD” taemin memanggilku untuk kembali shooting. Aku hanya menoleh pada Nicole. Sepertinya dia mau pulang.

“Key aku pulang dulu, sampaikan salamku ke yeojachingu-mu itu ya! Annyeong!”

****

Harin POV

Handphoneku berdering. Untuk ke 2 kalinya. Orang yang sama. Key.

Aku sedang malas berbicara dengan siapapun. Apalagi dengan key. Tidak tahu kenapa. Kuputuskan saja mencabut baterai handphoneku.

Sejak han byul pulang kerumahnya sewaktu itu, apartement ku jadi sepi sekali. Aku melirik jam di dinding. Jam 3 sore. Tapi kenapa aku mengantuk sekali? Aku berbaring di tempat tidur sampai akhirnya tertidur

****

Aku terbangun jam 6 pagi keesokan harinya. Tidak biasanya aku bangun sepagi ini. biasanya aku bangun jam 8 atau kalau ada kuliah pagi jam 7. Kulihat kalender, hari ini hari selasa. Mr. Han menyuruhku datang bekerja hari ini. akhir-akhir ini sikap mr. Han melunak. Kata teman-teman kerjaku dia sudah mau menikah makanya jarang berbicara kasar lagi.

****

“Ah! Ms. Park kau sudah datang rupanya! Tumben sekali jam segini kau sudah ada ditempatku!” aku tersenyum garing. Sudah bagus aku mau datang tepat waktu, mr. Han .

“ne mr. Han apa ada yang bisa kukerjakan?”

“tentu aku memanggilmu untuk bekerja. Antarkan beberapa potong pakaian ke dorm shinee! Mereka memesan pakaian ku lagi. Hey kudengar kekasih key bernama park harin. apa itu kau ? kalau kau berarti aku dewa cintanya. Kau bertemunya saat aku menyuruh mu waktu itu bukan?”

Aku berpikir sejenak. Tidak biasanya mr. Han mau membicarakan masalah pribadiku.

“tidak itu bukan aku mr. Han” jawabku

“ya Ms. Park kau sakit? Suara mu mengapa berubah? Kau bisa-bisanya flu ditengah tengah musim panas. Ah benar juga sebentar lagi musim gugur kau pasti terserang flu musim pancaroba”

“Kurasa seperti itu mr. Han. apa masih ada yang harus kukerjakan sehabis mengantar pakaian?”

“tidak kau temani mereka mem-fitting baju saja, setelah itu kau boleh pulang. Mereka sudah pasti membeli bajunya sepertinya”

“baiklah mr. Han kalau begitu aku pergi dulu, annyeong haseyo.”

****

“Nuguseyo” suara shin hyun oppa di intercom.

Tidak lama pintu terbuka, shin hyun oppa yang membukakan pintunya.

“Annyeong haseyo oppa, aku mau mengantarkan pakaian” lanjutku. Shin hyun oppa hanya tersenyum lalu mepersilahkanku masuk. Kulihat ada onew sedang menonton TV dan member lainnya sedang bermalas-malasan di depan TV.

“Ya! Kalian ini ada seorang gadis masuk dorm kalian cepat bersih-bersih!” semuanya kaget melihatku tiba-tiba di dorm mereka. Tak terkecuali Key.

“Yeojachingu-nya Key ada apa kemari?” jonghyun bertanya padaku. Entah apa dasar mereka memanggilku seperti itu.

“noona apa yang kau bawa? Makanan? Aku lapar” taemin menghampiriku lalu membawa bungkusan baju yang dari tadi kutenteng.

“aku mengantarkan baju pesanan kalian kesini,” jawabku singkat. Key hanya memperhatikan ku dari tadi. Aku mencoba menghindari kontak mata dengannya tapi lagi-lagi dia melihat kearah mataku terus.

“kau belum makan taemin? Mau kubuatkan makanan? Daripada aku hanya diam menunggu kalian mencoba baju.” Kulihat muka para member shinee langsung berubah senang ketika aku bilang mau memasak makanan.

“yeojachingu-nya key memang paling hebat! Ayo kuantarkan kedapur~”

****

“Ya coba cium bau masakan ini! aku jadi lapar sekali” minho lalu berjalan kearahku

“kau mau kubantu?” minho menawarkan bantuan padaku.

“kau bisa memasak? Yasudah ini kau tunggu aduk sampai mendidih. Kimchi stew nya sebentar lagi jadi” baru saja mau kuserahkan sodet ke minho key sudah merebutnya dari tanganku

‘”ya minho kau bantu yang lain saja membereskan baju-baju itu” katanya sambil mengaduk kimchi stew. Kulihat minho tersenyum jahil lalu kembali kearah ruang tamu.

****

TBC

Seperti yang dijanjiin, yang ini dipanjangin hehe. Happy reading

Note:

miaaaaaaaan… maav,maav,maav.. maav banget part 5 nya ketinggalan. ini semua murni kesalahan aku. aku kira part ini udah dipublish lebih dulu, karena ga ada di draft.. buat author dan reader.. aku bener-bener minta maaf.. part yang kemaren ga bisa ku tarik, karena udah banyak komen nya..T_T  sekali lagi aku minta maav.. deep bow.. (wiga)

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF