Finnally , Yeah Na Do Saranghae

finnally , yeah na do saranghae
Author : thy
Cast : choi minho , lee jinki, sulli f(x)
Type: oneshoot
Rate : PG-15
Genre : romance
Sebelum dibaca…Mian kalo jlek, ini ff pertamaku. Gara-gara temenku yg nularin suka baca FF , jadinya ak ketagihan, lama-lama malah tertarik bikin. Makasih juga buat temenku *yang kepengen disebutin namanya tapi tidak ku izinkan. :p hwahahahha* dia bantuin jadi pembaca pertama ffku ini
Selamat membaca ^^

©2010 SF3SI, Freelance Author

Jinki POV
Sudah kesekian kalinya dia menangis seperti ini dihadapanku. Semua penyebabnya sama, sahabatku minho yang selalu bersikap acuh padanya. Dia selalu bilang tidak tahan lagi, dan akan melupakannya. Tapi toh 4 tahun berjalan dan semuanya tetap sama. setidaknya rutin paling tidak 5 hari dalam 1 minggu dia datang dan merengek padaku, untung saja dia teman kecilku, tapi tetap sja merepotkan. Dasar sulli!
“aku tidak tahan lagi!!! Setiap gadis yg mendekatinya, dia tanggapi dengan baik, dia slalu tersenyum pada siapa sja ! tapi kenapa tidak denganku??” katanya sambil mengusap air matanya
“selalu saja itu yg kau tanyakan padaku, memgnya sudah berapa kali ku katakan, minho tidak pernah memberitahuku penyebabnya mengapa dia sangat anti padamu!” kataku memberinya tissue yang kesekian.
“kaukan sahabatnya! Masa’ kau tdk tau ? jinki, kau taukan . aku ini tulus, aku tidak main-main! kau taukan berapa besar pengorbanan yang sudah kulakukan selama ini? 3 tahun lalu waktu kita bertiga lulus smp, aku rela belajar mati matian supaya bisa masuk sekolah yang sama denganmu dan min ho, hampir selalu aku rela tidak dianggap saat kebetulan satu kelompok dengannya . aku rela belajarr teruss supaya bisa tetap di kelas yg sama dengan dia. Tapii apa salahku sehingga dia sama sekali tidak pernah menggapku ada?” lagi lagi dia menangis,
“ baiklah, akan ku tanyakan lagi pada minho.” Kataku akhirnya, meskipun aku tau, minho tak akan menjawab pertanyaan yang sudah kutanyakan padanya selama bertahun-tahun.
End of Jinki POV
Author POV
Sulli rela bangun pagi pagi hari ini, hari ini adalah hari spesial, hari ulang tahun minho. Sudah dia persiapkan kado spesial untuk namja idamannya itu.
Dia menunggu minho di depan gerbang sekolah,
Akhirnya cowok yang dari tadi ia tunggui muncul.
“annyeong?”  kata sulli tiba-tiba menghalangi jalan min ho
“hm.. minggir” kata minho lalu berjalan melalui sulli
“ Choi Minho !” teeriak sulli , mengundang perhatian semua orang yang berada disekitar mereka. Minho menengok
“wae?”
Sulli melangkah maju mendekat ke arah minho
“ untukmu.” Katanya memberikan bingkisan kepada minho
“tidak perlu!” ujar minho lalu berbalik meninggalkan sulli yang tertegun ,
Sulli tidak mampu menahan airmatanya, jinki yang melihatnya langsung menariknya pergi dari situ.
Choi Minho POV
Aku sudah berjanji tidak akan jatuh cinta pada gadis itu, itu janjiku pada hyung. Tapi kenapa hatiku selalu sakit saat membuat dia menangis, sudah 4 tahun semenjak kejadian itu. Aku ingat sekali apa yang jonghyun hyung katakan padaku.
*flashback
“aku sedang menyukai seseorang,, dia teman sekelasmu namanya Sulli” kata  jonghyun
“mwo? Dia??” kataku , terus terang aku kaget mendengar hyung mengetakan itu, jujur sja waktu itu aku juga punya perasaan terhadap Sulli. Dia gadis paling periang , cuek dan tulus yang pernah kukenal.
“Kenapa? Kau juga menyukainya?” tanya hyung melihat ekspresiku yg aneh
“tidak..! tentu saja tidak” kataku berbohong
“ baguslah ! janji yah jangan ambil dia dariku , jangan jatuh cinta padanya!” katanya sambil ternsenyum dan menawarkan untuk salaman.
“ hmm , baiklah.” Katanku menjabat tangangnya. Terpaksa.
“aku keluar dulu, mau ke supermarket.” Katanya lalu keluar dari kamarku
“ne.”
Sekitar 2 jam setelah hyung pamit, handphoneku berdering.
“halo? Ini dengan choi minho?”
“ya, ini siapa?”
“saya yang membawa kakak anda yang menjadi korban tabrak lari ke rumah sakit, keaadaannya kritis, tolong segera ke rumah sakit sekarang.”
Aku cepatcepat pergi ke sakit, pikiranku kalut. Tuhan selamatkan kakakku walaupun dia hanya kakak sepupuku, dia keluargaku satu satunya.
Keadaanya kritis, aku duduk di samping ranjangnya. Tiba-tiba dia sadar,
“minho?”
“ne , hyung, ap kau sudah baikan?”
“ya agak , aku ingin bertemu jinki.”
Aku buru-buru menelpon jinki untuk datang kesini, aku takut, hyung memang sudah sadar, tpi dia terlihat pucat, badannya dingin sekali. Aku takut, aku takut kehilangan dia. Akhirnya jinki datang. Hyung memintaku keluar, karena dia ingin bebicara berdua dengan jinki.
Jinki POV
“beri tahu Minho jaga Sulli . aku mau Minho bersama dengan Sulli. Tapi minho terlihat tidak mempunyai perasaan apa-apa terhadap sulli. Jadi aku minta tolong padamu. Perlahan lahan dekatkan mereka. Waktuku tidak banyak, jinki. Tolong aku.” Katan jonghyun hyung lemas.
“ne , hyung. Bagaimana keadaanmu?” tanyaku padanya.
“panggilkan minho..”
Aku membuka pintu  dan memnanggil minho masuk.
“apa kau baik-baik saja hyung?” tanya minho
“ minho, tolong..” kata-katanya terputus bersamaan dengan bunyi tittt panjang dan matanya yang berlahan- tertutup. MinHo menangis dia memnggil nama hyungnya berkali-kali.
*End of flash back
Minho POV
Sampai saat ini perkataan terakhir hyung itu masih misterius , aku tidak tau apa yang sebenarnya akan dikatakannya. Tapi yang kuingat, pecakapan terakhirku dengan hyung , dia menyuruhku bejanji tidak merebut sulli darinya.
Jujur saja, aku memang mencintai sulli, sudah berbagai cara aku lakukan supaya sulli membenciku, sudah 4 tahun aku mencoba membuat aku terlihat sangat membencinya. Jinki selalu bertanya apa alasanku begitu kepada sulli. Seandainya dia tahu, alasanku karena aku sudah berjanji pada hyung.
Sulli tidak pernah menyerah dia selalu berbaik hati padaku, hatiku sakit saat melihat dia menangis karenaku. Mianhae sulli. Aku tak bermaksud.
Jinki POV
Lagi-lagi, kok susah sekali membuat sulli dan minho bersatu.? Maaf hyung sampai saat ini  misi kita belum berhasil.
Sulli menangis terus menerus,
“tolong berikan padanya, bilang padanya , jangan di buang. Kalo dia tidak suka. Simpan saja di gudang. Tapi jangan di buang atau di rusak” katanya sambil me-lap air matanya, dan menyodorkan sebuah bingkisan.
“ne, akan ku berikan.” Kataku.
“bilang padanya , happy birthday” katany lalu berdiri dari bangku tempat kami duduk.
“sulli , kau mencintainya?”
“ya, sejak dulu, dulu sekali..” katanya dan berjalan pergi.
Seandainya minho punya perasaan yang sma dengannya. Semuanya akan seperti yang diinginkan jonghyun hyung.
Sulli POV
Aku masih tak pernah mengerti tentang dia.setidaknya dia memperlakukanku sma dengan teman-teman ceweknya yg lain. Semenjak jonghyun oppa meninggal dia berubah. Minho yang dulu walaupun jahil dia selalu menolongku disaat apapun , itulah yang membuatku jatuh cinta padanya.  Sebenarnya apa yang terjadi padanya?
Hari ini ulang tahunnya, aku hanya ingin memberikan sesuatu yang spesial. Tpi dia bahkan tidak mau menerimanya. Sebenarnya apa salahku terhadapanya.
Pelajaran yang diberikan taemin seonsaengnim tak ada yang masuk di otakku. Aku terus memperhatikan minho yang duduk di pojok belakang. Dia menoleh ke arahku, ku rasakan mukaku bersemu merah saat mata kami bertemu.
MinHo POV
Aku tau dari tadi dia melihat kearahku. Sampai kapan aku haarus diganggu perasaaanku yang tidak seharusnya ada dihatiku. Aku tak ingin menghianati hyung tapi aku mencintai gadis itu. Sudah sejak dulu. Aku tak mau menyakiti hatinya. Sudah 4 tahun dan dia tak pernah menyeerah mencoba membuatku mau memperhatilkannya, jika dia tahu, tanpa dia melakukan semua itu aku sudah memperhatikan dia sejak dulu. Sulli , aku ingin sekali baik padamu seperti dulu. Tapi aku tidak bisa.
aku ingin sekali berkata “ sulli , saranghae” aku tersenyum . apa aku tersenyum??? Astaga !
Sulli POV
Apa aku tidak salah lihat? Min ho tersenyum? Padaku? Astaga , jantungku berdegup sangat kencang. Aku hanya ingin dia memperhatikanku , aku mau dia. Aku mencintai dia. Apapun yang dialakukan aku tidak akn mengubah perasaanku ini. Tidak akan.
Author POV
Jin ki dan Min ho duduk di kafe itu, perbincangan serius terjadi
“minho, lagi-lagi aku bertanya, apa alasanmu memeperlakukan sulli seperti itu?” tanya jinki
“karena aku tidak suka padanya.” Jawabnya singkat lalu mengunyah kentang goreng yang sdh dipesannya
“ jadi kau suka pada semua gadis yang memujamujamu itu?” tanyaku lagi
“tentu saja tidak.”
“lalu kenapa hanya pada sulli kau berprilaku begitu, kau bahkan tidak pernah tersenyum padanya.  Kau harus tau 4 tahun dia menderita karena mencintai orang yang salah.” Kata jinki
“salahnya.”
“hmm, kau mengecewakan  jonghyun hyung.” Kata jinki lalu menyerahkan bingkisan sulli untuk minho.
“apa maksudmu? Apa ini?” tanya minho kaget.
“sebelum hyung meninggal, dy memberi tahuku, bahwa dia ingin kau menjaga sulli. Tapi menurutnya kau takpunya perasaan apa-apa terhadap sulli, maka dia menyuruhku mendekatkan kalian. Tpi semuanya menjadi rumit karena kau berubah, kau menjauhi sulli, kau tak pernah menganggapnya ada. Padahal ku kira semuanya akan sangat mudah karena ternyata sulli mencintaimu. Dugaanku salah. Dan itu dari sulli, dy bilang kalau kau tak suka, simpan saja di gudang asal jangan dibuang atau kau rusak.”  Kata jinki menyerahkan sebuah bingkisan lalu berdiri dan meninggalkan minho yang masih tertegun tak percaya dengan apa yang didengarnya tadi.
Minho POV
Apa maksudnya? Jadi ternyata hyung menginginkan aku menjaga sulli. Dan selama ini aku malah membuatnya sedih , sakit hati , dan murung. Kenapa semuanya begitu terlambat. Seandainya saat hyung bertanya tentang perasaanku pada sulli dulu, aku berkata ya semuanya tidak akan seperti ini. Seandainya juga aku tak membohongi perasaanku bahwa aku memng mencintai gadis itu.
Aku membuka bingkisan dari sulli. Boneka monyet?? Aku ingat sebutanku dulu untuknya, ‘monyet cantik, biar cantik tetap saja monyet !’ aku selalu meledeknya begitu saat masih di smp. Ada kartunya,
‘Happy birthday minho. Aku selalu bedoa yang terbaik untukmu. Aku berharap kita bisa sedekat dulu. Tolong jaawab apa salahku padamu? –Sulli- ’
Mian sulli, aku sudah terlalu banyak menyakitimu. Mian..
Sambil memegang boneka monyet itu aku berdiri dan keluar dari kafe itu,
Mulai besok aku akan merubah semuanya, aku akan membuat sulli tamabah menyukaiku, dan aku tidak akan menyakiti hatinya lagi .
Sulli POV
Senyumnya tadi itu  untuk siapa? Untukku kah ? tidak mungkin. Apakah sudah saatnya aku berhenti mengejarnya? Sudah saatnya. Mungkin memang selamanya tak akan pernah bisa berbaikan dengannya. Choi Minho , my First love. Akan kuhapus semuanya mulai detik ini.yah aku pasti bisa! Hwating !!!
Aku jadi ingat sama jong yun oppa, dia kakak sepupu minho yang sangat baik padaku, dia juga perhatian, dia pernah bilang, mau menjodohkanku dengan minho, waktu itu aku senang sekali, tapi semuanya tidak pernah tercapai sampai oppa meninggal. Air mataku menetes, oppa orang yang sangat baik padaku, dia sudah menganggapku seperti adiknya sendiri. aku merindukanmu oppaa..
Tiba-tiba handphoneku berdering..
“Halo?” aku mengangkatnya
“sulli, besok kita bolos yah, ayo kita pergi jalan-jalan, sebelum ujian tiba !!” ternyata jin ki.
“yaa! Mau sekali ! jemput aku yah jinki !” jawabku
“ne, tunggu yah !” katanya lalu menutup sambungan.
-keesokan paginya-
Jam setengah 9 jinki sudah di depan rumahku, dia memang sahabat terbaikku. Seandainya aku jatuh cintanya sama jin ki pasti semuanya tidak semenyakitkan ini.
“annyeong !” sapaku
“annyeong!” jawabnya
“kita mau kemana?” tanyaku
“ke makam jonghyun hyung.” Kata jinki
“ mwo? Baiklah, aku tak menyangka kau akan mengajakku kesana! “
JinKi POV
Aku mengajak sulli ke makam jong hyun hyung, aku ingin meminta maaf karena kurasa hal yang dia inginkan tidak akan pernah tercapai.
“sampai.!” Ucapku saat tiba di sebuah makam
“hmm ne.” ktany lalu memandang makam jonghyun hyung
“hallo , hyung kami datang menjengukmumu.” Kataku
“oppa, apa kabar? Aku baik-baik saja oppa. Oppa, aku sudah memutuskan akan menghapus perasaanku pada minho. Aku akan mulai sesuatu yg baru. Tolong semangati aku ! “
“mwo? Aku tidak salah dengar?” tanyaku pada sulli.
“ne, kau tidak salah dengar.”
“hyung, maafakn aku, mungkin aku telah gagal .” kataku
“apa maksudmu jinki?”
“ hyung pernah meminta padaku agar menyatukan kau dan minho tapi perjuanganku 4 tahun ini tidak ada hasilnyakan?” kataku.
“oo,, ne , our project is failed” katanya lalu tertawa
Min Ho POV
Dia tidak muncul juga, tempat duduknya kosong, dia kemana? Padahal hari ini kukira aku akan mengubah semuanya. Mungkin besok.
aku mengirim pesan ke jinki
To : Lee Jinki
Kau dimana?
From : lee jinki
Aku bolos, aku baru sja pulang dari makam jong hyun hyung.
To : lee jinki
Kenapa tak mengajakku !
From : lee jinki
Kau tak kan mau !
To : lee jinki
Tentu saja mau ! knapa tidak ! dia hyungku.
From : lee jinki
Aku tadi bersama Sulli. Aku yakin kalau mengajakmu , kau tak akn mau. Jadi lebih baik sekalian tidak usah mengajakmu.
To : lee jinki
Kau masih bersama dia?
From lee jin ki
Iya, aku sedang makan es krim di taman bersamanya. Kenapa? Pertama kalinya kau bertanya tentang dia padaku?
Aku tak membalas pesan terakhir jin ki , ku ambil tasku dan berjalan keluar dari kelas.
Aku buru-buru pergi ke tempat jinki dan sulli berada, tapi sesampaiku di sana sudah tidak ada siapa-siapa. Apa mereka sudah pergi . kutelepon jinki
“hey kau dimana?”
“aku sedang di jalan, sebentar ku telepon. Aku sedang mengendarai motor.”
“tidak, dimana kau sekarang?”
“sudah kubilang aku di jalan.” Katanya lalu menutup teleponnya.
Shittt ! iya di jalan tapi di jalan mana????
Susah sekali sih supaya bisa bertemu, padahal biasanya tanpa di mintapun sulli langsung ada di depanku, giliran aku mencarinya, malah sangat sulit bertemu dengannya. Huff.
Jin ki POV
Saat ku parkir motorku di depan rumah, aku melihat min ho ada di teras menungguku.
“ada apa?” tanyaku
“mana sulli?” tanyanya penasaran , ha? Untuk pertama kalinya dya menyebut nama sulli lagi.
“ kau mencarinya,? jadi dari tadi kau sibuk-sibuk mengirimi aku pesan dan meneleponku di jalan, kau mencarinya?” tanyaku tak percaya.
“ iya, dimana dia?” tanyanya lagi.
“tentu saja di rumahnya.” Kataku
“bantu aku, aku ingin menyatakan perasanku padanya.”
“APAA??” aku kaget, apa aku tidak salah dengar???? Apa aku sedang berhayal?
“jangan kaget begitu, ini semua karena perkataanmu kemarin. Aku mau bercerita padamu, sebenarnya. Hyung pernah menyuruhku berjanji padanya agar tidak jatuh cinta pada sulli. Tapi itu sebelum dia meninggal. Lalu ternyata dia menyuruhmu mendekatkan aku pada sulli sesaat sebelum dia meninggal, dan aku tidak pernah tau bahwa jonghyun hyung menginginkan aku bisa bersama sulli, 4 tahun ini aku terus membohongi diriku, aku selalu berbuat tidak baik pada sulli, tapi akhirnya aku tau semuanya darimu kemarin, aku ingin merubah semuanya, aku ingin sulli tau bahwa aku juga punya perasaan yang sama dengannya. Tolong bantu aku.”
“tentu aku akan membantumu, aku hampir putus asa karena aku tidak mampu mendekatkanmu dengan suli selama 4 tahun ini. Sebenaranya hyung hanya ingin tahu tentang perasaanmu pada sulli saat itu, makanya dia memancingmu dengan berkata dia menyukai sulli. Tapi kau malah berkata tidak menyukai sulli. Dia pernah benjanji pada sulli akan mendekatkanmu dengannya, tpi semuanya tidak kesampean karena hyung tiba-tiba meninggal.” Jelasku panjang lebar
“hm, ternyata semuanya seperti ini, sepertinya kita dipermainkan oleh hyung , hhaha, tpi sudahlah akhirnya aku bisa jujur dengan perasaanku sekarang.” Katanya lalu tersenyum
*end of jin ki POV
-disekolah-
Sulli POV
Aku datang pagi-pagi bukan karena mau bertemu dengannya  tapi aku ingin menghindar bertemu muka dengannya, ahhh pabo! Gimana mau nggak bertemu muka, kamikan sekelas? Ohh begini saja , satu hari ini aku tidak boleh menatapnya, yah tidak bolehh !!! hwating sullii,, kau bisa !
Aku melangkahkan kaki masuk kekelas, belum ada orang, jelas saja ini baru jam berapa? Aku berjalan menuju tempatku lalu duduk dan mengeluarkan novel yang ku pinjam dari jinki kemarin. Tiba-tiba aku mendengar suara langkah kaki , aku menoleh ke arah pintu masuk. Minho memandangku. Aku refleks berdiri dan berlari keluar tanpa memandangnya. Akhirnya aku bisa,,, aku tidak tau berlari ke arah mana yang penting aku bisa menghindar darinya. Ternyata aku sampai di taman belakang. Aku masih memegang novel jin ki, aku duduk di kursi dan mulai membaca lagi. Hmm,, tpi tidak fokus tentu saja, wajah min ho yang memandangku tadi agak aneh, biasanya dia malah tidak mau menoleh padaku. Hm , tentu saja dia hanya melihat kearahku tadi , hanya ada aku sendriri di kelas, Pabo! Jangan berhaarap. Aku memasang ipodku.
Min Ho POV
Akhirnya aku menemukannya, kenapa tadi dia besikap seperti itu? Dia tiba-tiba lari tanpa memandangku, padahal biasanya dia malah memanggil-manggilku, walau aku tidak pernha menoleh.
Aku langsung duduk disampingnya, tapi dia tetap fokus pada bukunya dan, hm pantas saj dia tidak merasa kalo aku ada didekatnya, dia asik mendengarkan ipodnya.
Kucabut earphone yang dia kenakan.
“hwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!” teriaknya kaget saat dia melihatku duduk disampingnya.
“wae? Aku mengagetkanmu?” kataku
Dia langsung berdiri dan berjalan pergi. Sebelum terlalu jauh aku menarik tangannya,
“kenapa kau menghindariku?” tanyaku dia tidak juga berbalik memandangku. Saat kulihat wajahnya, dia menutup matanya.
“hey? Kenapa kau tidak mau memandang ke arahku?” tanyaku lagi. Dia masih diam
“oke, sulli, saranghae!” kataku jelas.
“mwo?” akhirnya dia berbalik menatapku “aku pasti mimpi,aku menghayal. Ini pasti jebakan ilusi! Ahhh ini tidak mungkin” katanya panik
“ini bukan mimpi, kau mau aku mengulanginya, sulli saranghae.” Kataku lagi ,
“…” dia menunduk. Ada apa? Aku langsung merengkuhnya didalam pelukanku.
“wae? Kau tidak menyukaiku? Maafkan aku sulli, aku terus membohongi perasaanku selama 4 tahun ini, aku selalu kasar padamu, maafkan aku. Tpi kau harus tau, saranghaeyo sulli, I want you to be my girl.” Ktaku berbisik padanya
“akhirnya..” katanya pelan, dia menangis, dia membalas pelukanku.
“na do saranghae minho” katanya.

*end

Huaaaa jelek yah! Miann kalo jelek harap maklum , bru beljar.!!! tolong komen,, soalnya komen-komen tuh penting ! aplagi buat pendatang baru alias pemula kyk aku , hahha sekali lagi, ampuni aku kalo ad penulisan atau ap sja yang salah di ff inii yah . ^^

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

51 thoughts on “Finnally , Yeah Na Do Saranghae”

  1. seru2 ceritanyaaa….
    si Minho ngertinya jjong ngaak bolehin dia suka sulli, tapi si Jinki tahunya dia d sruh deketin Minho ama Sullli…
    bulet dah…
    hahaha XD
    seru2 ffnyaa~~ ^^b

  2. Huwaa..
    Nice ff,
    .
    Kasian sullinya.. T.T
    Kasian minhoNya.. T.T
    Kasian Jinkinya.. T.T
    Kasian joNghyunNya.. T.T
    .
    Tp hapPy end..
    Good job auThor..

  3. Huwaa..
    Nice ff,
    .
    Kasian sullinya.. T.T
    Kasian minhoNya.. T.T
    Kasian Jinkinya.. T.T
    Kasian joNghyunNya.. T.T
    .
    Tp hapPy end..,
    Good job auThor..

  4. Keren bgt lgi crita.a…sma skali gx jelex koq…….
    Smua i2 krna jinki oppa yg gx ngomong2 am mino…ckckckkck
    Oppa..oppa….

    Keren pas mino nembak sulli><

    Lcu jga ye si taem jdi songsaniem…(?)
    Wkwkwkwk

  5. hmmm’… bagus kq… mreka smua d’jebak sm jonghyun…. haha
    awal’y qw kira jinki sk ma sulli,… ternyata engga…..
    ada yg kurang eon…. kurang panjang. hehe

  6. BAGUS …… 😀
    suka sama jalan ceritanya !
    suka sama karakter onew disini, dan ngakak ngebayangin taemin jadi guru 😀

    DAEBAK !!!!!!!!

  7. Waaaa nice ff author.. Ahir yg bahagia.. Snang na lo ahirna Minho ngungkapin isi hti na.. Lanjutkan prjuanganmu autor.. Hehehe…

  8. YYA AMPUUUUUUUUNN
    AUTHOR…
    NI FF DAEBAK SEKALIIIIIIIIIIIII !!
    SAYA SUKAAA !!
    SUKAAAAAAAAAAAAA !!

    oya,
    salam kenal ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s