LOVE IN THE BUS : BROKEN HEART

LOVE IN THE BUS : BROKEN HEART

Main Cast : Choi MinHo and Choi EunKyo

Other Cast : Choi Sulli,Park HyungSik(ZE:A) ,SeoHyun and Krystal

Genre : Romance

Type : Sequel

Author : oki a.k.a minkiii

Biar pada gak bingung yoja disini bukan hantu yya.Tapi yoja beneran. Aku juga heran dapet ide darimana.

©2010 SF3SI, Freelance Author.


Hari ini sangat menyebalkan,aku terpaksa berangkat ke kampus menggunakan bus. Padahal bus termasuk salah satu kendaraan yang aku hindari. Andai saja Sulli tidak menabrakan mobilku pasti aku merasa sangat bahagia hari ini karena tidak terlambat masuk kelasnya Cho Soensaengnim. Tapi,kenyataannya mobilku rusak dan aku harus naik bus dan aku harus rela tidak mengikuti kelas Cho Soensaengnim. Daripada aku seperti orang gila lebih baik aku pulang.

Bus,sangat ramai,aku tidak mendapatkan tempat duduk. Hal seperti inilah yang membuat aku benci naik bus. Kau harus berdesak-desakan dengan orang lain dan kau harus rela tidak mendapatkan tempat duduk padahal kau sangat lelah dan berharap akan bisa beristirahat. Aku berdiri di dekat pintu belakang,aku jadi bisa melihat semua kejadian di dalam bus yang ada di depanku.

Aku dapat merasakan lelahnya semua orang yang berdiri walaupun aku tidak terlalu lelah tapi aku dapat merasakannya. Aku juga dapat merasakan kesedihan yoja itu. Yoja yang sedari tadi menyita perhatianku. Yoja yang duduk di kursi paling belakang dan dia duduk dihadapanku. Matanya memancarkan kesedihan yang amat dalam. Wajahnya tampak lesu dan aku tidak melihat adanya keceriaan. Aku rasa,jika dia tersenyum akan sangat manis.

Bus berhenti di sebuah halte. Aku melihatnya berdiri dari kursinya lalu menuju pintu belakang dan akhirnya dia turun. Bus kembali berjalan jarak antara bus dan langkahnya semakin jauh.

****

Aku harus menerima kenyataan bahwa mobilku masih ada di bengkel. Mobilku belum benar jug. Kata montir yang mengurus mobilku,mobilku mengalami kerusakan yang cukup parah. Coba aku punya uang banyak,aku pasti akan membeli mobil baru. Dan jika Sulli bukan yeodongsaengku dan dia adalah laki-laki,aku pasti akan membunuhnya atau setidaknya dia membiayai perbaikan mobilku. Tapi,yeodongsaengku satu ini sangatlah pelit. Dia baru bisa menyetir mobil sudah sok mau membawa mobil ke luar kota dan hasilnya dia malah menabrakkan mobilku dan tidak mau membayar kerusakan yang telah dia buat.

Kelas terakhirku di hari ini telah selesai dan saatnya pulang. Entah kenapa aku merasa sangat semangat jika pulang menggunakan bus. Karena,di bus itu aku dapat bertemu dengannya lagi. Di dalam benakku masih bertanya-tanya apakah dia masih menunjukkan kesedihan? Aku ingin membuatnya tersenyum walaupun sekali.

Aku tak tau apakah aku harus merasa beruntung atau tidak. Aku merasa beruntung karena bisa bertemu dengannya lagi tapi aku melihat hal yang tidak aku harapkan. Wajahnya masih menampakkan kesedihan. Matanya yang sayu dan sembab menandakan dia habis menangis. Ah,aku ingin tau apa yang membuatnya menangis. Aku melihat cairan seperti krystal atau bisa dibilang air mata di pelupuk matanya. Aku rasa dia berusaha menahan air matanya agar tidak keluar.

Di halte yang sama seperti kemarin aku dia turun. Rasanya aku ingin mengikutinya,tapi pasti akan dikira pembunuh bayaran. Tuhan,aku berharap dapat bertemu dengannya lagi.

***

Sudah tiga hari mobilku berada di bengkel dan ini adalah hari ketiga dimana aku harus berangkat dan pulang kuliah menggunakan bus. Awalnya,aku sangat sebal harus berdesak-desakan tapi aku terbiasa.

Hari ini,aku ada kuliah tambahan dan terpaksa pulang larut. Saat ini jam menunjukkan pukul 24.00. Orang – orang sudah berlindung dibalik selimut mereka yang tebal. Sedangkan aku? Aku masih harus menunggu bus di halte yang sepi,menyeramkan dan saat ini hawanya sangat dingin.

Bus yang aku tunggu akhirnya tiba tanpa pikir panjang aku langsung masuk kedalam bus. Keadaan bus sangatlah sepi,menurutku hanya aku penumpang di bus ini. Tapi aku dapat mendengar suara tangisan. Suara tangisan yoja,aku jadi merinding sendiri bulu kudukku berdiri. Ya,aku takut tapi aku juga merasa penasaran. Akhirnya,rasa penasaranku mengalahkan rasa takutku.

Aku berjalan perlahan di dalam bus mencari sumber suara di mana suara tangisan itu berasal. Aku berjalan hingga kursi bagian belakang. Aku menemukannya menangis. Tuhan,kenapa kau mempertemukanku dengannya saat dia sedang menangis?

Aku duduk disampingnya,sepertinya dia tidak menyadari keberadaanku. Rasanya,aku ingin merengkuhnya kedalam pelukanku dan aku ingin menghapus air matanya. Dia sempat menoleh kearahku tapi dia malah membuang muka lalu dia menyenderkan kepalanya di jendela. Aku bingung apa yang harus aku lakukan. Aku tidak pernah melihat wanita menangis di depanku. Aku mengambil alih jendela. Aku menaruh kepalanya dibahuku.

”Jangan menangis” hanya kata itulah yang mampu keluar dari mulutku.

”Siapa dirimu?” tanyanya. ”Aku? Aku adalah Choi MinHo. Dirimu?” aku malah balik bertanya.

”Choi EunKyo” katanya. Akhirnya,aku tau siapa namanya.

”Beritahu aku,apa yang membuatmu sedih dan menangis?” kataku tegas. Aku dapat melihat penolakan darinya karena dia menarik kepalanya dari pundakku. Dia menoleh kearahku dan menatap mataku. Aku pun membalas menatap matanya,cukup lama kami berpandangan. Dan sampai akhirnya dia mengalihkan pandangannya ke arah lain lalu menaruh kepalanya ke pundakku lagi.

”Aku Patah hati.” katanya singkat. Saat dia berbicara seperti itu seakan ada sesuatu yang menusuk dan sangat membuat hatiku sakit.

”Hmm… Wae? Apakah wanita selalu menangis dalam masalahnya huh?” tanyaku.

”Karena wanita tidak bisa marah jadinya dia menangis.” katanya.

”Sekarang ceritakan padaku apa yang membuatmu menangis.”

Dia hanya diam saja tidak menceritakan apa masalahnya. Tapi aku masih menunggunya untuk bercerita. Keheningan masih meliputi kami. Aku masih bisa mendengar suara isak tangisnya yang belum sepenuhnya mereda.

”Aku punya sahabat. Aku selalu menceritakan semua masalah ku dengan sahabat ku itu. Termasuk saat aku sedang menyukai seseorang. Aku menceritakan kalau aku sedang suka dengan seseorang. Tapi ternyata dia juga menyukai namja itu. Dan tanpa aku ketahui ternyata mereka telah berpacaran tanpa sepengetahuanku. ”

’Taukah kau? Bukan hanya namja itu yang bisa membuatmu patah hati. Tapi kau juga membuat aku patah hati’ ingin sekali aku mengucapkan itu padanya. Ya,aku baru sadar jika aku mencintai yoja ini. Saat dia bilang,dia patah hati seakan hatiku juga merasakan perasaan yang sama.

Aku membiarkan dia tetap berada disamping menaruh kepalanua di pundakku. Bus pun berhenti di sebuah halte. Tiba-tiba dia mengangkat kepalanya lalu menghapus air matanya. Aku melihat ke luar jendela ternyata kami sudah sampai.

”MinHo-ssi.. Aku duluan.. semoga kita bertemu lagi.” katanya sebelum turun dari bus. Aku hanya bisa tersenyum. ’Aku selalu berharap kita bertemu lagi’

*****

Ini sudah hari keempat dan aku harus menerima kenyataan bahwa mobilku belum selesai dibetulkan. Apakah kerusakan yang dialami mobilku sangat parah? Tapi aku tidak menyesal,aku malah berharap mobilku rusak saja agar aku bisa bertemu dengan EunKyo. Aaahh,,setiap mengingat wajahnya saat dia menangis. Dia selalu dapat membuat aku ingin bertemu dengannya.

Aku menaiki bus. Saat ini hari belum terlalu gelap  jadinya aku tidak terlalu merasa takut. Aku masuk kedalam bus dimana aku selalu bertemu dengan EunKyo.  Aku menemukannya di tempat dia selalu duduk.

Tidak ada hujan maupun angin. Aku melihat wajahnya yang ceria. Ada apa dengannya? Apakah dia berhasil melupakan namja itu? Jika benar,berarti aku mendapatkan kesempatan kan? Aku menghampiri dirinya dan duduk disamping dirinya. Dia tersenyum kepadaku dan aku membalasnya.

”Sepertinya,kau sedang bahagia? Benarkan?” kataku langsung menebaknya.

”Bagaimana kau bisa tahu,huh?” tanyanya dengan wajah yang bingung. Ugghh,,ingin sekali rasanya aku menyubit pipinya.

’Karena terpancar jelas dari wajahmu yang tidak menampakkan kesedihan’ kataku dalam hati tapi aku hanya bisa menjawabnya dengan senyuman. Lidah ini terasa kelu ingin mengatakan seperti itu.

”Aku amat sangaaaat senaaaangggg… Kau tahu MinHo-ssi?? Namja yang aku suka sudah putus dengan yang katanya sahabat ku itu. Bukankah itu berita bagus MinHo-ssi? Berarti aku masih ada kesempatan ka?” katanya semangat.

Aku senang bisa melihat dia tersenyum tapi kenapa bukan karena aku? Kenapa bukan aku yang bisa membuatnya tersenyum? Kenapa harus orang lain yang membuatnya tersenyum? Rasanya aku ingin marah tapi aku tidak bisa marah pada EunKyo karena dia tidak tau apa-apa kan?

’Berita bagus untukmu tapi tidak untukku’ ingin sekali aku berteriak. Agar dia sadar jika aku selalu ada disisinya. Aku yang selalu ingin menghapus air matanya.

Tiba-tiba wajahnya berubah 180º wajahnya yang tadi tampak ceria sekarang berubah murung. Air matanya kembali tumpah,pandangannya kosong dan hanya menatap satu arah. Aku mengikuti arah pandangannya. Aku dapat melihat seorang namja dan seorang yoja yang berdiri. Mereka terlihat mesra,mereka saling berpegangan tangan. Wajah mereka berdua memancarkan kebahagiaan.

”HyungSik” gumamnya pelan tapi aku masih dapat mendengarnya. Jadi nama namja yang selama ini dia tangisi adalah HyungSik? Dan namja itu membuat EunKyo menangis lagi? Ingin rasanya,aku menghapus air matanya dan membuat dia ceria seperti tadi tapi rasanya aku tidak bisa. Rasa marah dan cemburu sudah menyelimutiku.

”EunKyo-ssi bukan hanya dirimu yang patah hati tapi taukah kau? Aku juga sedang patah hati. Aku patah hati dengan seorang yoja yang baru aku kenal beberapa hari ini. Aku duluan EunKyo-ssi”

[EunKyo POV]

Lalalalala,,aku merasa sangat bahagia. Tadi pagi,saat dikampus aku mendengar cerita dari orang-orang bahwa SeoHyun sudah putus dengan HyungSik. Ahh,itu berita bagus pada abad ini. Bukankah aku mendapat kesempatan untuk mendapatkan HyungSik?

Aku duduk di kursi yang biasanya. Di dalam bus aku bertemu dengan MinHo. Namja yang menurutku sangat tampan dan harus aku akui dia berhasil membuatku berdebar-debar saat menatap matanya. MinHo duduk disampingku,keheningan menyelimuti kami.

”Sepertinya,kau sedang senang. Benarkan?” katanya.

Jujur aku sangat kaget karena aku belum berbicara apa-apa. Apakah sangat terlihat jelas di wajahku?

”Bagaimana kau tahu,huh?” aku bertanya balik. Aku menunggu jawabannya tapi yang keluar dari mulutnya hanya sebuah senyuman yang aku yakin dapat membuat semua yoja yang melihat senyumnya meleleh.

Aku menceritakan semua isi hatiku,MinHo hanya diam mendengarkan ceritaku. Sebenarnya aku heran dengannya. Dia yang selalu ingin tau masalahku tapi saat aku menceritakannya dia hanya membalasanya dengan tersenyum jarang sekali aku mendengar dia berbicara.

Aku memperhatikan semua penumpang yang berdiri. Aku sungguh kaget,diantara semua penumpang aku dapat melihat dua orang yang sangat familiar. Aku sangat mengenal dua orang itu. Yang namja adalah HyungSik yang sukses membuat aku kembali patah hati. Dan Krystal dia adalah adik kelasku. Jadi benar gosip yang mengatakan kalau HyungSik selingkuh dengan Krystal itu serius? Airmataku kembali tumpah,aku tidak bisa menahan air mataku.

”EunKyo-ssi bukan hanya dirimu yang patah hati tapi taukah kau? Aku juga sedang patah hati. Aku patah hati dengan seorang yoja yang baru aku kenal beberapa hari ini. Aku duluan EunKyo-ssi”  kata MinHo meninggalkan aku.

Aku menghapus air mataku lagi. Tapi sial,air mata ini tidak mau berhenti saat MinHo keluar dari bus ini. Air mata ini kembali tumpah malah semakin deras. Ada apa dengan diriku ?

****

[STILL EunKyo POV]

Aku duduk di bus. Di kursi kesayanganku. Aku masih merasa sedih setelah mengetahui kalau HyungSik telah berpacaran dengan Krystal. Tapi aku malah merasa sedih saat mengingat MinHo meninggalkan diriku di dalam bus. Padahal aku berharap dia mau meminjamkan bahunya untukku.

Aku menunggu dirinya di dalam bus. Aku memperhatikan setiap penumpang yang masuk maupun yang keluar. Aku berharap dapat menemukan sosoknya diantara semua penumpang. Tapi hasilnya nihil,aku sama sekali tidak menemukan dirinya.

Hatiku merasakan sakit yang amat dalam. Rasa sakit ini melebihi rasa sakitku saat mengetahui HyungSik berpacaran dengan SeoHyun maupun Krystal. Apa yang membuat hatiku sakit saat mengingat dirimu meninggalkan aku MinHio-ssi?

[MinHo POV]

Saat kemarin sampai di rumah. Aku mendapatkan kabar yang membahagiakan sekaligus menyedihkan untukku. Mobilku selesai diperbaiki dan jadinya mulai besok berangkat kuliah aku tidak perlu menggunakan bus. Tapi aku harus menghadapi kenyataan,aku harus kembali menjadi supir untuk mengantar yeodongsaengku tercinta ke sekolahnya.

Aku juga sedih karena aku tidak bisa bertemu dengan EunKyo. Aku jadi merasa bersalah saat meninggalkannya kemarin malam. Tapi rasa cemburuku sudah melebihi rasa peduliku.

****

[Author POV]

Sudah seminggu MinHo bertugas mengantar Yeodongsaengnya ke sekolah dan sudah seminggu pula MinHo tidak bertemu dengan EunKyo. Dan EunKyo pun masih menunggu MinHo di dalam bus.

[MinHo POV]

Hari ini sudah malam. Aku meninggalkan mobilku di kampus,aku berjalan menuju halte. Ya,aku sengaja meninggalkan mobilku dan aku ingin naik bus. Aku ingin bertemu dengan EunKyo. Mungkin jika aku beruntung,aku dapat bertemu dengannya?

Aku menunggu bus di halte dekat kampusku. Aku melihat jam ternyata saat ini sudah pukul 24.00 . Tanpa aku sadari,aku tersenyum sendiri. Aku jadi ingat saat pertama kali bertemu dengannya. Di mana kau selalu melihat wajahnya yang sedang menangis.

Aku memasuki bus dan aku kembali mendengar suara isak tangis. Tapi saat ini berbeda namaku malah disebut dan aku merasa tidak takut sama sekali. Malah aku sangat merindukan suara isak tangis ini.

”MinHo.. hikss..MinHo-ssi..hiksss.. Kau dimana?” katanya terisak. Dia duduk di kursinya yang biasa dia duduk meringkuk. Aku duduk disampingnya tapi sepertinya dia tidak menyadari keberadaanku.

”Aku disini..” Jawabku. ”Siapa kau?” katanya tapi kepalanya masih ia telungkupkan diatas dengkulnya, ”Jika aku bilang diriku adalah MinHo Shinee apakah kau percaya?” kataku menggodanya.

Pertanyaan konyolku tadi sukses membuat dia menoleh kearahku. Matanya memancarkan rasa ketidak percayaan. Aku hanya bisa membalasnya dengan senyuman. Dan aku merengkuhnya kedalam pelukanku.

”Kenapa kau menangis ,huh?” tanyaku sambil mengelus rambutnya penuh sayang. ”Aku patah hati tapi bukan karena HyungSik” jelasnya. Siapa yang bisa membuatnya patah hati lagi?

”Tenang. Ada aku disini” kataku masih mengusap rambutnya.

”MinHo-sii,buat aku tersenyum. Jebal katakan apa saja agar aku tersenyum” katanya sambil melepaskan pelukanku.

”Saranghae” kataku cepat. Aku bisa melihat senyum separonya dan wajahnya yang merona.

”Huh.. Aku serius”

”Aku juga serius. Saranghae.. Aku ingin selalu membuat yojaku selalu merona dan tersenyum. Saranghae.” Kataku lalu mencium keningnya.

”Na do.. Saranghae” balasnya. Cintaku terbalaskan?

“Lalu,siapa yang membuatmu patah hati?” tanyaku masih bingung.

“Kau.. Tapi saat ini aku sudah tidak patah hati karena ada dirimu”

FIN

Ps : Apakah cerita ini mengecewakan? Maaf yya kalau mengecewakan. Ini ff aku buat untuk diriku? nah,loh? Aku mau mempromosikan MinKyo couple. boleh kan?? aku terima hujatan kook.. Terus bagi yang nunggu bagian key harap bersabar yya. soalnya aku mau UAS jadi waktunya buat belajar. jadi maaf kalo agak lama. jadi tetap tunggu LOVE IN THE BUS : CROSSWORD PUZZLE.

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

36 thoughts on “LOVE IN THE BUS : BROKEN HEART”

  1. Hoooo~ asiik udah dipost lagi love in the bus nya 😀

    aaaaaa Minho nya sweet banget onn~ hohoho yayaya gapapa kok onn aku dukung MinKyo couple 😉

    suka deh sama FF nya 😀

  2. Waaaa~ akhirnya ff yang ku tunggu di post juga (~^o^)~ ~(^o^~) *nari-nari
    Tapi yang paling ku tunggu partnya Yeobo ku, Key. *ditimpukin Lockets

  3. Oki~Oki~Oki~~
    DAEBAK!!
    Mino~~ so sweet… kyaaaaa….
    enak yee jadi Eunkyo a.k.a dirimu~~ fufufufu~
    MinKyo~~ aku dukung dah tuh couple… wekekekekeke
    yaay~ tinggal bagiannya kekey~~ aku tunggu~ aku tunggu~ fufufu

    *mian yee, nyampah~ kekekeke*

  4. akhirnya part’nya minho di post juga
    keren bgt loh author ><

    oiya author salam kenal, aku new reader hehe 😀
    *sksd ni anak :p*

  5. wwoohh minho so swet amat….

    keren” ff nua…
    suka suka suka..^^
    salam knal qk reader baru..hehehe..*gak nanya*

  6. Uwaa……
    Sorry un baru comment,aku juga baru bisa buka lappie.. *curhat
    Hweee…pokoknya aku suka banget!!
    MinKyu couple aku suka!

    Sweet banget un!

  7. OKIIIIIIIIIIIII
    AKU DUKUNG MINKYO !!

    GO MINKYO GO MINKYO GOO !!!!

    AKU SUKA YANG BROKEN HEART !!
    SUKA SUKA SUKAAAAAAAAAAA !!
    gak sabar yang keyera
    wakakkak

  8. annyeeeeeeeeeeeeeeeong 😀
    aku vivi
    hehe
    ceritanya bagus, sempet aku pikir kalo yeojanya itu hantu…abisan ketemunya pas jam 24.00 mulu
    hehe
    tapi ternyata enggak
    bagus ceritanya 😀

  9. MINKYO MINKYO MINKYO jjang!!!!!
    VOTED FOR THEM :*

    Hahahaha, daebak daebakk…
    co cwiiittt bangeeet minooooo~~

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s