She’s My (EX)Wife – Part 21

She’s My (Ex)Wife

Part 21

Author: Zika

Main Cast : Kim Kibum (Key), Kim Hyeo So & Choi Minho

Support Cast: SHINee, Super Junior, Jun & Shina

Length : Sequel

Rating : General

Genre : Romance, Friendship

©2010 SF3SI, Zika

~ ~ ~

~Hyeo So POV~

“APA??!!!”

“Wuusshhh.. santai dong…”

“Mana bisa kita berdua santai! Hyeo So denger !! Kamu harus sadar 100%, dia sama sekali gak pantes buat kamu!”

“Tapi Kir…-“

“Kamu jatuh cinta sama Key? Ya kan?? Jujur…!” aku menelan ludah… entahlah.. apakah aku jatuh cinta dengannya atau tidak. Tapi sumpah! Aku tidak pernah melupakan janjiku pada Minho.. tidak akan pernah. Hanya saja….

“Bener dugaanku. Hyeo.. aku udah bilang sama kamu, jangan deket-deket sama dia. Karena cewek itu mudah jatuh cinta! Apalagi dengan dua hal… perhatian dan uang! Aku tahu kamu sama sekali gak ngelirik cowok yang di kategorikan kaya, tapi kamu adalah cewek yang paling dan sangat gampang jatuh cinta sama orang yang naruh perhatian sama kamu. Jangan bilang nanti juga kamu jatuh cinta sama si Jun itu yang selalu dateng di saat yang bagi kamu tepat tapi bagi aku enggak sama sekali!” Ucap Jo Shi panjang lebar.. terlihat sekali bahwa ia benar-benar tidak suka jika aku mencintai Key. Bagaimana bisa dia menerima ‘Minho-nya’ aku tinggalkan begitu saja padahal dia ingin minta tanda tangan saja sangat sulit.

“Lalu kau sudah menjawabnya?” aku menggigit bibir bawahku… “Ehmm…”

Ya Hyeo So!!! Dance Machine di sini.. cepat angkat !!!

Aku menghela nafas lalu menjawab panggilan oppa ku yang satu ini. “Waeyo??” tanyaku malas. “Ketemuan yuuukkk… aku mau ngajak kamu minum di café langganan ku! Enak loh! Aku udah deket sama sekolahmu.. nanti aku bell kamu lagi kalau udah sampe. Ok??”

“Hmmm…” panggilan selesai, aku menyelipkan ponselku ke dalam saku blazer ku. “Jadi????” sepertinya Kira dan Jo Shi sangat penasaran.. ckckck. “Belum aku jawab, aku gak tahu kalau dia nyatain cinta atau cuma sekedar memberitahukan sebuah berita. Lagian 1 menit kemudian Suju oppa masuk, mereka gak suka lihat aku deket-deket sama Key.” Jawabku seraya memutar kunci loker. “Huufff.. semua balik ke diri kamu sendiri deh.” Kira akhirnya mengalah dengan sifatku ini yang memang teguh pendirian, hanya Key yang selalu berhasil melawan sifatku yang satu ini.

“Jadi kamu mau jawab?”

“Iyaph… aku nerima dia.” Aku menghela nafas lalu membuka pintu loker. Sebuah amplop langsung menyita perhatianku, sepertinya hari ini tidak ada tukang pos yang datang. Kira dan Jo Shi mulai sibuk mengambil bukunya dari dalam loker masing-masing sementara aku membuka ampop tersebut.

Apa ini?? Apa maksud semua ini?! Siapa yang sedang mempermainkan ku?!

Tanganku mulai gemetaran sementara mataku mulai berkaca-kaca. Aku meremas isi amplop tersebut dengan penuh emosi, membuangnya ke lantai dan menginjaknya tidak karuan.

“Hyeo.. kenapa?” aku tidak menghiarukan Jo Shi, aku terus berjalan keluar gedung, Marah, menyesal, malu.. semua kini berkecamuk dalam hatiku. Semestinya aku tidak mengucapkan kata itu! Brengsek!!! Key! Apa maksud dari semua ini?!

“Hyeo So!!!!”

Lihat saja kau Key! Sampai kapanpun…

“Hyeo So tunggu!!!!”

Sampai kapanpun itu aku…

DUKKK……

CIIIITTTTT…

&&&

“HYEO SO!!!!!!!!!” jeritan nyaring tersebut langsung mengalihkan perhatian penduduk sekitar, dan penjaga sekolah langsung berlari ke arah suara tersebut.

“H…H…Hyeo S-so…” Eunhyuk mematung memandangi tubuh Hyeo So yang terlempar tepat di depannya. Hanya 1 detik… satu detik setelah Hyeo So melangkahkan kakinya keluar dari gerbang sekolah, mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi tersebut langsung melempar tubuh kurus Hyeo So.

“Panggil ambulance !!!!” seru penjaga sekolah dan semua orang berkerumun mengitari Hyeo So dan Eunhyuk. “An.. An… Andwae… Hyeo So andwaeeee!!!!!!” tangisan Eunhyuk meledak seketika, ia memeluk erat tubuh Hyeo So yang tidak berdaya tersebut. “Hyeo So!!!” seru dua orang gadis seraya berlari ke arah Eunhyuk, keduanya sudah di banjiri air mata.

Tidak lama terdengar suara sirine ambulance yang semakin mendekat. “Bertahan lah!” Ucap Eunhyuk yang berusaha berhenti menangis.. meskipun air matanya tetap mengalir.

Kini mobil ambulance tersebut telah berada di hadapan mereka, beberapa petugas keluar dan langsung mengangkat tubuh Hyeo So dengan hati-hati ke atas kasur dorong (Apa sih namanyaa???). Kira dan Jo Shi masih menangis sesunggukan di dalam ambulance sedangkan Eunhyuk benar-benar tidak bisa melepaskan matanya dari Hyeo So.

“Hyeo So????” panggil Eunhyuk begitu mata Hyeo So sedikit terbuka, Eunhyuk pun mengeratkan genggaman tangannya. “Bertahanlah!” bisik Eunhyuk yang air matanya mulai mengalir. “Hyeo So…” panggil Jo Shi dan Kira lirih di tengah tangisnya. Dan ketiganya bisa melihat dengan jelas seulas senyum terukir di bibir Hyeo So meskipun tipis.

***

‘PEWARIS TUNGGAL KIM NAM GROUP KECELAKAAN’

‘PEWARIS TUNGGAL KIM NAM GROUP YANG MISTERIUS ITU KECELAKAAN TEPAT DI WAKTU YANG SAMA DENGAN KIM HYEO SO, ISTRI DARI KIM KIBUM SHINee. APAKAH ADA RAHASIA?’

‘KEMUNGKINAN BESAR KIM HYEO SO ADALAH PEWARIS TUNGGAL KN GROUP YANG IDENTITASNYA SELALU DI TUTUP-TUTUPI.’

Kalimat-kalimat itulah yang belakangan ini menjadi headline di setiap surat kabar yang terbit setiap pagi. Sementara itu ayah dari Hyeo So berusaha meluruskan rumor bahwa Kim Hyeo So adalah anaknya. Hyeo So sendiri masih terbaring koma di rumah sakit. Headline tersebut pun sedikit mengganggu masyarakat, rasa tidak percaya, tidak menyangka dan kemungkinan rumor itu benar berkecamuk menjadi satu. Membuat semakin banyak nya asumsi rakyat dan pendapat masyarakat yang di telan media cetak dan juga media televisi.

***

~Hyeo So Pov~

Aku memandangi pantulan diriku di cermin, berusaha mencari jawaban dimana aku sekarang. “Hey!” Aku terlonjak. Apakah benar tadi bayanganku bicara? Bagaimana..

“Apa kau mengingat sesuatu yang berhubungan dengan suami mu atau kekasihmu?” aku mengerutkan alis, aku sudah menikah?

“Sudah. Tapi suamimu bukanlah kekasihmu, semestinya kau menikah dengan kekasihmu. Aku tahu pasti sekarang kau tidak mengerti apa-apa, tapi yakinlah perlahan tapi pasti kau akan mengerti ini. Biar bagaimanapun kau tetap di tuntut untuk melanjutkan kehidupanmu setelah kau lupa ingatan.” Aaahhh aku tidak mengerti.

“Mari aku jelaskan sedikit. Jadi 5 tahun yang lalu kau mengalami kecelakaan, dan itu membuatmu lupa ingatan. Apa kau ingat?” Ya.. aku ingat jelas kejadiannya. “Nah, kau mengingatnya karena kehidupanmu yang dulu sudah kembali lebih tepatnya kehidupan sebelum kau lupa ingatan. Dan sekarang yang kau lupakan adalah ingatanmu selama 5 tahun. Mengerti?” Sedikit.

“Pintar! Dan kau mengalami beberapa ilusi selama kehidupanmu 5 tahun yang lalu. Kau berfikir kalau kau memiliki seorang kakak yang sudah meninggal, kau berfikir kau adalah gadis baik sejak kecil hingga kini. Tapi itu semua ilusi yang di ciptakan otakmu sendiri.” Aku mengerutkan alis.. yaaa aku mengerti sedikit, tapi…

“Tapi yang sedang ada di bayanganmu sekarang bukanlah ilusi melainkan kenyataan. Ah sial.. waktuku hampir habis, aku harus menjelaskan dengan cepat. Kalau kau seolah membayangkan gambaran dirimu berada di pelaminan dengan seorang laki-laki maka percayalah itu kenyataan. Kau hanya tidak mengerti apa yang sedang di bicarakan karena yang ada di bayanganmu hanya berupa gambar bergerak tanpa suara. Tapi dengarkan aku.. saat kau mendapat bayangan baru maka tulis lah. Itu bagian dari ingatanmu yang nyaris kembali, dalam waktu yang dingkat ingatanmu akan kembali lagi percayalah. Jika kau rutin menulis maka kau tidak akan bingung. Ah waktu ku habis! Bersiap-siaplah.. hidupmu tidak semudah dulu!” Hey??? Kemana bayanganku?? Kenapa aku tidak memiliki bayangan??!!

“Hyeo So! Bangunlah!!” Siapa??? Siapa yang memanggilku?

“Hyeo So!!! Betahanlaaahh!!! Kami tahu kau pasti bisa! Hyeo So! Kuatkan dirimu!!!” Siapa yang bicara??!! Aaahh apa yang harus aku lakukan??!!

***

“Appa… umma…”

“Ne uri Hyeo So-ah?” aku memandangi wajah orangtua ku ini. Engh… ada sesuatu yang aneh. Tapi apa ya??? “Tidak jadi.” Aku kembali memandangi beberapa kertas di hadapanku lalu menghela nafas.

“Ayolaaahh pasti ada yang kalian sembunyikan. Hitung-hitung membantuku memulihkan ingatan, bagaimana bisa aku menikah dengan member SHINee yang namanya Key itu?” keduanya saling bertatapan, cukup lama… yaahhh mungkin kalau aku sambil memasak mie instant sekarang sudah matang dan siap di santap.

“Baiklah… Pak Jung tolong bawakan perjanjiannya.” Pak Jung membungkuk lalu meninggalkan kami, beberapa menit kemudian ia kembali dengan sebuah.. map? Entahlah itu apa.

“Apa kau ingat Jun?” Jun? Jun.. heemm.. Jun… ya.. Jun! Ah! JUN!

“Bagus, kau ingat. Pada awalnya Jun memang anak baik-baik, tapi lama-kelamaan Jun yang manis terkontaminasi oleh keluarganya dan kini ia sama keji nya dengan kedua orangtua dan saudaranya. Perjanjian ini ku buat untuk melindungi perusahaan, dirimu sekaligus memasukkan keluarga mereka ke dalam penjara.” Oke.. sejauh ini aku mengerti penjelasan umma, tapi.. perjanjiannya?

“Awalnya aku benar-benar 100% tidak setuju sama sekali dengan perjanjian ini. Kami sempat berdebat hebat, dan aku benar-benar sangat marah saat mendengar kau menikah dengan Key padahal aku sudah menyusun rencana untuk menikahkan mu dengan Minho. Tapi apa yang bisa aku lakukan? Umma mu terlalu dan bahkan sangat pintar, jadi mau tidak mau aku menyetujui ini dengan beberapa penambahan. Bacalah.” Pak Jung memberika sesuatu yang di bilang berjanjian itu ke padaku.

Perjanjian: Kim Nam Group & Yandong Group

1. Kedua perusahan akan bergabung menjadi satu perusahaan. Kibum sebagai komisaris, dan Hyeo So sebagai kepala Direktur.

2. Jika keduanya bercerai maka 2/4 bagian akan jatuh ke pihak wanita dan pihak pria mendapatkan 3/2 bagian.

3. Dan jika pihak wanita menikah lagi maka KN Group akan tetap di pegang penuh oleh Kim Hyeo So. Dan berlaku sebaliknya. Dengan kata lain perusahaan ini kembali terpecah dua.

4. Jika pihak pria meninggal dunia maka seluruh perusahaan jatuh ke tangan pihak wanita dan berlaku kebalikannya.

5. Jika pihak yang di tinggalkan menikah lagi maka 2/4 bagian akan di berikan kepada pihak keluarga yang meninggal dunia.

6. Perjanjian ini akan hangus jika Kim Hyeo So menikah dengan salah satu penerus Sang Yuk Group, dan tidak akan berlaku pembagian perusahaan sesuai yang tertera. KN Group akan tetap di pegang penuh oleh Kim Hyeo So.

7. Pembagian warisan sesuai yang tertera apabila setelah Kim Hyeo So  bercerai dengan Kim Kibum, ia menikah dengan Choi Minho.

Perjanjian ini akan mulai berlaku setelah Kim Hyeo So pewaris KN Group menikah dengan Kim Kibum pewaris tunggal YGroup. Dan perjanjian ini hanya berlaku pada pasangan Kim Hyeo So dan Kim Kibum, akan hangus jika sebelum perjanjian di tanda tangani pihak yang bersangkutan keduanya bercerai. Dan perjanjian ini hanya bisa di batalkan oleh pihak bersangkutan dan melalui meja hijau.

Tunggu… oke oke aku mengerti maksud perjanjiannya tapi??? Kenapa…

“Rumit?” Ya! Rumit! “Kenapa kalian membuat perjanjiannya serumit ini, dan cukup aneh, membingungkan juga sedikit tidak masuk akal. Dan.. ini, kenapa point 6 dan 7 di cetak kecil? Aku tidak bisa membacanya.

“Jika kita tidak membuat perjanjiannya jadi serumit ini maka tidak akan ada hasilnya.” Jawab appa. “Tapi, aku ataupun Key tidak tanda tangan di perjanjian ini padahal sudah sangat jelas harus di tanda tangani dulu oleh pihak bersangkutan.”

“Periksa dengan teliti, di bagian bawah itu adalah tanda tanganmu dan Key yang kami cetak melalui perantara perjanjian palsu. Saat kalian menandatangani perjanjiannya kalian tidak sadar kalau sebenarnya di bawah kertas yang kalian tanda tangani itu kertas perjanjian yang asli.” Ah iya… ini tanda tanganku dan Key. Jadi??? Waktu aku menandatangani perjanjiannya aku di tipu?

“Lalu ada apa dengan point 6 dan 7?”

“Kau akan mengerti jika waktunya tiba. Dan semua kejanggalan di perjanjian ini akan terbuka di akhir. Jalani saja sesuai perjanjian, kau tidak maukan kalau hanya hidup dengan 2/6 bagian? Maka jangan bercerai!”

Aku mengendus kesal, kalau di ingat penjelasan dari orang yang namanya Key itu pernikahan kami sudah berjalan sekitar 4 bulan? Berarti sekarang aku harus memulainya dari awal? Ya ampuuunnn… dan kata Kira selama 5 tahun aku menyembunyikan identitas sebagai penerus KN Group begitu juga dengan Key. Jadi dia bilang kami baru sama-sama tahu sekitar beberapa minggu yang lalu. Ah! Aneh!

Tapi tapi.. kalau di lihat-lihat… yang namanya Minho itu.. keren juga.. engh.. lebih keren dari Key. Berarti seleraku dulu bagus juga yah?? Ekekeke~

&&&

“Cappuccino float as you wish.” Hyeo So sedikit mengerutkan alisnya tapi tetap tersenyum sebagai tanda terima kasih. “Jadi, kamu tahu namaku kan?” Hyeo So mengangguk. “Kim Jonghyun.” Sambung Hyeo So. “Biasanya kamu panggil aku Jong oppa atau Jonghyun oppa. Nah, sekarang mari kita bicara serius. Kamu bener-bener seratus persen tidak ingat apa-apa?”

“Engh.. waktu awal bangun tidak, tapi beberapa jam kemudian aku ingat pelan-pelan. Setiap harinya ingatan aku bertambah.”

“Gak pusing? Yang kayak di film-film gitu? Kalau lupa ingatan terus tiba-tiba inget sesuatu pasti kepalanya sakit gitu.”

“Tidak juga sih.. lebih sering ingatannya muncul saat aku bangun tidur, jadinya rasa pusingnya campur sama pusing baru bangun tidur. Tapi sejauh ini biasa aja, termasuk saat aku berusaha inget nama oppa tanpa bantuan apa-apa.”

“Oh ya? Kalau Key sama Minho, mana yang kamu ingat lebih dulu?”

“Key.” Jawab Hyeo So singkat. “Ha? Kok bisa yah? Pas pertama liat Minho kamu gak ngerasa apa-apa?” Hyeo So memutar bola matanya perlahan berusaha berfikir. “Ada… deg-degan, gimana yah? Agak-agak malu gitu waktu lihat Minho, gak tahu kenapa. Apalagi waktu mandang matanya.”

“Ah itu sih biasa, semua shawol juga pasti bilang gitu. Harusnya, seorang pacar itu lebih dulu inget sama pacar yang dia cintai ketimbang suami yang gak dia cinta. Kalau kamu inget Key duluan itu tandanya sebelum kamu kecelakan ada affair. Iya kan?” Hyeo So mengangkat bahunya. “Berarti aku harus cari tahu ke teman-temanmu, siapa itu yang berdua?”

“Kira, Jo Shi.”

“Nah iya! Eh iya… kan sekarang kamu tidak ada perasaan sama salah satu dari mereka berdua. Kalau aku minta kamu pilih kamu mau pilih siapa?” Hyeo So mengetuk-ketukan jemarinya ke meja, berusaha mencari jawaban. “Ah ini aja deh biar gampang. Kamu tulis nama salah satu dari mereka, terus nanti aku tulis nama mereka berdua. Nanti kamu pilih kanan atau kiri baru habis itu kita samain pilihan kamu secara sadar dan gak sadar. Ngertikan?” Hyeo So mengangguk lalu mulai menulis di tissue.

“Selesai, kamu pilih kanan atau kiri?” Hyeo So memerhatikan kepalan tangan Jonghyun cukup lama hingga akhirnya memilih kanan. “Buka pilihan kamu yang tadi kamu tulis.” Jonghyun menanti. “Minho? Alasan kamu pilih dia?”

“Gak tahu, yang ada di otak ku tadi hanya nama Minho jadi aku tulis aja. Coba itu yang ada di tangan oppa buka.” Jonghyun membuka gulungan tissuenya. “Key? Ini gak jodoh atau dilemma yah?”

“Ya udah lupain aja.” Hyeo So menyeruput cappuccino nya sambil memandang ke arah trotoar, memperhatikan orang-orang yang berlalu lalang hingga sosok sepasang kekasih-?-menyita perhatiannya. Pasangan itu berjalan masuk ke café yang sama dengan Hyeo So dan Jonghyun.

“Key?” panggil Jonghyun dan membuat Key yang baru masuk menoleh. Begitu juga dengan Hyeo So yang posisi duduknya membelakangi pintu.

“Gadis itu… siapa?”

TBC

***

P.S: Sebenernya di perjanjiannya point 6 sama 7 itu di cetak kecil, tapi begitu di copy ke WP malah sama ukurannya T.T .. jadi aku striketrhough aja. Anggap aja di cetak kecil ya ^^

Udah kelihatan kan di revisinya??? Kekeke.. udah gak mengecewakan kan?? 🙂

Part ini ada yang membingungkan? Semoga gak ada 🙂

OH IYA, AKU SEMI-HIATUS YA~. MAU UJIAN JADI HARAP MAKLUM KALAU GAK BISA BALAS KOMEN ATAU TELAT 😀

©2010 SF3SI, Zika

This post/FF has written by Zika, and has claim by Zika signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

PATUNG

PATUNG

Main Cast : Lee TaeMin and Lee TaeSun ( Taemin Older Brother)

Genre : Comedy

Length : OneShot

Author : oki a.k.a minkiii

Disclaimer : Cerita ini adalah punyaku. Dan cerita ini adalah cerita ku saat aku masih kecil. Jika ada yang mengaku ff ini adalah milik anda. Maaf anda harus berhadapan dengan saya.

Summary : Patung itu pake celana dalam gak siih??

©2010 SF3SI, Freelance Author.

Continue reading PATUNG

Shinee’s Key Love Scandal- Part 5

Shinee’s Key Love Scandal- Part 5

*My very first FF ,Terinspirasi dari Summer in Seoul – Ilana Tan. Tapi ceritanya tentunya berbeda *

Author: Park Harin

Main Cast: Key, Park Harin, Shin Woo Hyun, Park Han Byul

Other cast: SHINee member, Jung Nicole, Kim Hyun Shin,Kwon Nami

Genre: Fluff,Romantic

****

©2010 SF3SI, Freelance Author.

Key POV

“Hyung kau yakin dia akan datang?” tanyaku pada onew hyung.dia tersenyum menggodaku .sepertinya salah aku menanyakan ini pada onew hyung

“jangan bilang kau mulai suka padanya?! Kau bertanya terus daritadi.Duduklah tenang.” Kata jonghyun hyung  yang tiba-tiba sudah berada disampingku.

Aku hanya terdiam. Benarkah begitu,?Aku suka padanya?

“Ya ayo kalian bersiap. Coba dengar fans kalian berteriak seperti itu!“ sahut manager hyung tiba-tiba dari celah pintu.

Kamipun lekas merapihkan make up dan baju.

****

“Hyung, begitu kau melihatnya langsung beri tahu padaku,” ucapku sesaat sebelum naik keatas panggung ke hyun shin hyung. Tidak hyun shin hyung tidak onew hyung, selalu menggodaku kalau aku sudah bicara tentang harin.

“tenanglah kau naik saja keatas panggung.”

Tak lama aku kemudian naik keatas panggung, aku mencoba untuk mencarinya disela-sela member yang lain berceloteh.Aku memberinya tiket VVIP jadi seharusnya tidak jauh dari sini aku bisa melihatnya.

Aku melihatnya.

Aku melihat pandangan kosong itu, menatapku. Tapi tunggu, apa yang dia lakukan? Berteriak? Kuperhatikan gerakan bibirnya “Shi-nee-op-pa-sa-rang-hae-yo” .gadis itu……

Aku tersenyum padanya lalu melambaikan tanganku kepada fans-fans kami.

Kuperhatikan dia dari tadi, menatap kami kosong sambil mengangkat banner “SHINEE JJANG” .benar benar gadis itu, ada saja yang dilakukannya.

Tak lama, aku dan member shinee lainnya memulai performance kami.Diawali dengan Lucifer, Hello lalu Your Name. Masing-masing member duduk diatas sebuah bangku saat menyanyikan Your name.

Seketika ruangan indoor langsung sunyi. Aku diam-diam melirik pada Hyun shin hyung. Aku sudah merencanakan sesuatu dengannya.

Tak lama, onew hyung memulai line-nya dalam lagu Your name.

“Don’t you know my feelings?

There’s definitely only one today

I’m gonna whisper my love to you

Enough to make you happy”

…….

“And completely surprised”

Tiba-tiba ruangan fanmeeting  bergemuruh, Seluruh fans melirik iri kearah kami.

****

Harin POV

Dia memakai topi itu.Topi yang hampir kubeli di butik temannya itu. Kuakui dia cocok memakai topi itu bahkan kurasa dia cocok memakai apa saja.

Aku merasakan Key berjalan turun dari panggung. Tunggu sedang apa ini? mengapa semua orang melihat kearahku?

“Harin!Mengapa kau melamun saja? Ya!!!” teriak han byul disampingku.

“Don’t you know my feelings?

There’s definitely only one today

I’m gonna whisper my love to you

Enough to make you happy…”

Aku melihat Key berjalan kearahku , dia tiba-tiba menghampiriku, lalu merengkuh tanganku.

Aku hanya bisa terdiam. Yatuhan sudah semerah apa mukaku sekarang?

“And completely surprised”

Kurasakan sesuatu menutupi kepalaku.

Key meletakkan topi yang dipakainya ke atas kepalaku.

Ya, topi yang tadinya mau kubeli itu.lantas seluruh fans dalam ruangan itu berteriak cemburu sambil melirik kearahku.

Astaga.key ini sedang berbuat apa?

****

“Harin ayo cepat berbaris! Bisa-bisa kita tidak dapat barisan depan!,”  han byul menarikku agar kami dapat barisan paling depan. Kata han byul kita tidak bisa request kalau dapat barisan dibelakang. Aku hanya bisa mengikutinya saja. Kulihat key sedang duduk di antara onew dan jonghyun. Belakangan ini kami sering bertemu, aku sudah mulai hafal dengan nama dan muka member yang lain.

Sesaat sebelum giliranku, ada seorang gadis berkata pada key dan member lainnya , “Oppa saranghae aku fans terbesar kalian. Hwaiting oppa!.” Kurasa lucu sekali kalau aku ikut-ikutan seperti itu.

Sekarang giliranku meminta tanda tangan member shinee.Mereka hanya tersenyum jahil melihatku. Lagi pula untuk apa meminta tanda tangan mereka? Mereka pun sudah tahu kalau aku bukan fans mereka.

“oppa saranghae. Hwaiting!!” ucapku pada masing-masing member, mereka lagi-lagi hanya bisa tertawa. Kuliat hyun shin oppa pun tertawa di belakang mereka. Aku malu sebenarnya.Tapi biarlah sekali-sekali.

****

“Harin coba lihat CD-ku! Ada namaku di covernya lihat! To: Han Byul Kyaaaaa!” teriak han byul kegirangan saat perjalanan pulang dalam bus .

“Coba kulihat CD-mu Harin!” seketika dia mengambil CD yang ada ditasku lalu membolak-balik booklet nya.

“ya, apa kau tadi mengucapkan namamu pada mereka ketika meminta tanda tangan? Aku hanya mendengarmu berkata oppa saranghae dan hwaiting saja.Itupun terdengar aneh.Kukira kau tidak suka mereka” tanyanya curiga.

Hm,kurasa aku juga tidak menyebutkannya.

“ani! Aku menyebut namaku tadi?Tidakkah kau dengar?Aku berkata ‘Oppa saranghaeyo. Hwaiting, aku park harin”

****

“Kau sudah sampai rumah?” tanya suara di seberang.

“sudah daritadi.”

Aku baru saja selesai mandi sampai Key menelponku. Jam 7 malam. Tumben sekali dia menelpon jam segini.

“member shinee yang lain sedang membicarakanmu, kau tahu? Gara-gara ‘oppa saranghaeyo’-mu itu”

Aku hanya tertawa mendengar kata-kata key.

“rupanya kau sudah bisa tertawa sekarang.”

“apa maksdumu?” aku memangnya kenapa tertawa? Hal yang menakjubkan? Kurasa sudah biasa kalau seseorang tertawa

“pertama kali aku melihatmu kau tidak punya ekspresi. Baguslah sekarang kau makin sering tersenyum bahkan tertawa..”

TING TONG

Bel apartement bunyi, seseorang berbicara melalui intercom.

“Key sebentar ada tamu. Kututup dulu telponnya,” sambungku lalu memutuskan sambungan telponnya.

Harusnya aku tetap berada di kamar dan pura-pura tidur saja. Kulihat woo hyun sunbae di intercom.

“ada apa sunbae?” tanyaku melalui intercom

“buka pintumu sebentar.”

Aku pun membukakan pintu untuk woo hyun sunbae. Ada apa dia malam-malam seperti ini? kenapa hari ini orang tidak bertingkah seperti biasanya?

“ibuku memberikan ini padamu,” jelasnya sambil menyodorkan sebuah kotak besar. Kurasa isinya makanan.

“omma-ku pikir kau masih jarang makan seperti dulu dan sekalipun makan hanya sedikit. Dia memberi mu sedikit gogi”

Aku terdiam lalu menerima bungkusan itu.

“tenang saja aku tidak meracuninya.” Jelasnya dengan muka polosnya.

“tidak biasanya sunbae malam-malam kesini. Tidak baik malam-malam berkunjung ke apartement gadis”

“haish sudah kau lihat aku hanya mau mengantarkan ini kepadamu. Aku sudah tidak bertemu denganmu beberapa hari ini, hey apa kau ada kuliah atau bekerja di tempat Mr. Han besok?“

Aku berpikir sejenak .

“Kurasa tidak ada.Kenapa?”

“mau pergi denganku ke magic land? Sudah lama kita tidak kesana!” dia mengajakku ke magic land?Yang benar saja. Ini sama saja memintaku untuk berkencan bukan?

“kupikirkan dulu. Sunbae aku lelah sekali lebih baik kau pulang”

“baiklah, kutelpon kau besok. Tidur yang nyenyak harin!”

****

Kenapa lagi-lagi handphoneku berdering?Harusnya kumatikan saja sekalian handphoneku ini.

“yo..boseyo?”

“kau baru bangun harin? Sudah lihat jam? Jam 9 pagi. Apa kau benar-benar seorang gadis? Tidak biasanya seorang gadis bangun setelat ini.” ucap suara di seberang berceloteh panjang lebar.

“tidak ada kerjaan atau kuliah hari ini,” jelasku pada suara diseberang.

“kau libur hari ini? kebetulan sekali. Bisa kau datang ke dorm hari ini?”

Oh ini sudah pasti key. Siapa lagi yang memintaku datang ke dorm selain orang itu?

“aku ingin mengenalkanmu pada omma-ku. Dia baru sampai dari jepang.Dia bilang ingin bertemu langsung denganmu.”Lanjutnya.

“Begitukah? . Baiklah aku mandi dan bersiap dulu”

Belum lama key menelponku, tiba-tiba handphoneku berdering kembali.

“Bagaimana harin ah?Mau ikut dengan ku ke magic land?”

“maaf sunbae mungkin lain kali. Ada sesuatu yang aku kerjakan. Jeongmal mianhae” kataku pada woo hyun sunbae lalu mematikan telpon dan bergegas mandi

****

“Harin! Baju macam apa ini?! kau mau bertemu orang tuaku bukan bertemu Mr. Han !” baru saja aku sampai sudah diceramahi. Apa maunya orang ini? Aku melihat diriku sendiri di kaca dorm mereka. Memangnya apa salahnya? Aku memakai dress musim panas dan cardigan yang biasa aku kenakan sehari-hari.

“kupikir tidak ada yang salah dengan bajuku key.”

“ikut aku sebentar.” Kata key sambil menarikku pergi dari apartement nya.

****

“VOILA! Bagaimana Key-ssi?  Bukankah dia semakin cantik?”

Aku melihat diriku sendiri dikaca.Ini aku? Park harin? Kenapa bisa seperti ini mukaku?

“Hanya kupulas sedikit bedak dan sedikit aksen didaerah matanya.Dia cantik bukan?”

Key hanya bisa melihat ku terpaku .aku pun melihat diriku sendiri terpaku.

“kamsahamnida Han ryul-ssi ! “ key berpamitan kepada Yoo Han Ryul. Ya, penata rambut dan make up yang terkenal itu. Key membawaku untuk didandani. Hasilnya memang bagus.

“jadi sekarang mau kemana?” tanyaku memecah keheningan. Daritadi key hanya diam atau melihatku sambil terdiam

“Restoran omma-ku.Dia sudah menunggu.”

****

“Kibum-aa! Aku merindukanmu! Seperti 10 tahun berada di jepang padahal hanya 2 bulan!”

Kulihat ibunya Key berlari memeluk key sesaat setelah kami masuk kedalam restaurant. Oh ya, tadi kami sempat menjemput hyun shin oppa. Katanya key masih ada schedule sehabis ini. Music Bank katanya.

“Kibum-aa inikah gadismu itu? Cantik sekali” omma nya key berjalan menuju ku lalu memelukku.

“Ya~ calon menantuku cantik sekali! Kau tidak salah memilih kibum!’ kata ommanya key sambil melirik key. Key hanya tersenyum melihat tingkah ibunya.

“Kamsahamnida omoni” kataku singkat sambil tersenyum.

****

Kami membicarakan banyak hal tadi. Nampaknya ommanya key orang yang supel. Dia pintar sekali mencari topik. Entah apapun ia tanyakan.

“Aku harap bisa sering bertemu denganmu harin-ah” kata ommanya key sebelum aku pergi.

****

Aku tidak bertemu Key beberapa hari ini. jadwalnya padat. Begitu juga denganku.Aku mencoba menyelesaikan project akhir tahun.Merancang beberapa kain menjadi potongan baju untuk Fashion Show. Tentunya tidak sekelas fashion show Mr. Han tapi tentunya ada perasaan bangga melihat hasil karyaku dikenakan orang lain dan dipamerkan.

****

Key POV

“Key coba lihat ini!” jonghyun hyung menghampiriku sambil menyodorkanku tabloid.

Kuperhatikan baik-baik headlinenya..

“Identitas Kekasih sebenarnya SHINee Kim Kibum, Park Harin?”

Aku langsung mengambil handphoneku dan menghubungi harin.

“Apa isi tabloid itu?” belum sempat aku menyapa sekedar “yoboseyo” dia sudah mnyerbuku dengan pertanyaan.

“aku juga tidak tahu apa yang terjadi. “

“kenapa ini bisa tersebar? Aku sungguh ingat tidak pernah mengatakan apapun pada siapapun bahkan ke sahabatku” sekarang nada bicaranya berubah menjadi khawatir.

“Key Hyung omma mu menelpon ke handphone ku ini cepat” aku melirik taemin yang menyodorkan handphonenya padaku.

“sebentar akan ku telpon lagi” sambungku lalu mematikan sambungan telpon harin.

“ne..omma wae?”

“kibum-aa kucoba telpon ke handphonemu kenapa sibuk?” nada bicara omma juga khawatir

“aku habis menelpon harin, omma”

“eng kibum-aa apa wartawan belum tau identitas park harin sebenarnya?” omma seperti ragu-ragu menanyakannya padaku.aku hanya terdiam tak tahu harus bicara apa

“maaf kibum-aa omma memberitahu nama gadis itu pada wartawan…” sambung omma. Aku masih tetap terdiam lalu mendesah lega. ‘setidaknya wartawan itu tau dari omma’ , batinku.

“sudahlah omma tidak apa-apa aku tahu harin akan mengerti. Omma lain kali ku telpon ya? Annyeong” kataku sambil memutuskan hubungan telpon lalu memberikan handphone taemin padanya.

“Hyung jangan melamun saja.cepat bersiaplah. bukankah kita harus menuju lokasi shooting CF 15 menit lagi?” seru taemin yang membuyarkan lamunanku.

Tak lama aku beranjak bersiap untuk schedule selanjutnya.

****

Harin POV

Apa yang han byul bilang padaku nanti? Dia bilang dia lagi perjalanan menuju apartementku.

Tidak lama kemudian bel apartement pun berbunyi.Aku langsung bergegas membuka pintu. Aku melihat han byul menenteng tabloid dengan muka penasarannya.

“Kau, dari lahir namamu park harin kan? Kau tidak pernah berganti nama sebelumnya? Bisa jelaskan ini park harin yang mana?” tanyanya padaku begitu dia kupersilahkan duduk.Aku terdiam.Mempersiapkan jawabanku. Aku tentu tidak ingin memberitahu han byul kalau aku ‘yeojachingu’ –nya key.

“kau pikir park harin hanya satu? Park harin banyak hanbyul ah~” hanya itu yang bisa kukatakan sejauh ini.

Kami berdua terdiam, sibuk dengan pikiran masing-masing.

“kau percaya padakukan hanbyul? Aku bukan siapa-siapa kibum shinee sungguh. Lagipula apa kau pernah melihatku berdua bersama key? Bertemu saja mungkin kami tidak pernah.Baru sekali saat fanmeeting” lanjutku berbohong.Dia tetap terdiam.

“ya mungkin memang benar ini bukan kau, orang bernama park harin banyak dan kebetulan aku mempunyai teman bernama park harin. Haha sudahlah lupakan.Hey kau tidak kemana-mana hari ini?” aku tersenyum lega.Dia percaya padaku. Maafkan aku han byul, saat ini belum tepat memberi tahu mu semuanya.

“tidak ada yang harus ku kerjakan hari ini. Hey kau mau pergi bersamaku? Sudah lama kita tidak pergi bersama. Ayo!”

****

Kami pergi ke Myeong dong. Sekedar berjalan-jalan mencuci mata lalu kami mampir ke Namsan park. Saat sampai disana,kami hanya duduk sambil bercerita lalu menaiki cable car.

“Han Byul kau tunggu sini saja aku mau mencari minum sebentar” aku beranjak pergi dari taman untuk membeli beberapa minum atau mungkin ice cream. Sudah lama aku tidak menghabiskan waktu bersama han byul. Kami sama-sama sibuk belakangan ini.

“Ha..rin?” sebuah suara memanggilku saat aku memilih ice cream. Aku menoleh.Ternyata itu Woo Hyun sunbae. Aku hanya tersenyum melihatnya

“oppa aku mau ice cream…..oh kau ternyata” aku menoleh ke sebuah suara di samping woo hyun sunbae. Itu Nami sunbae.Kupikir mereka sudah putus. Kulihat woo hyun sunbae agak salah tingkah. Mungkin karena dia pernah bercerita padaku dia sudah putus.Toh aku tidak peduli dengan siapa dia sekarang.

“annyeong haseyo sunbae maaf aku duluan” kataku setelah membayar icecream .

****

Saat aku kembali ke namsan park aku tidak melihat han byul. Apa aku tersesat? Sepertinya han byul kusuruh menunggu di sini.

Tak lama kemudian kudengar sebuah suara memanggilku dari kejauhan. Itu han byul.

“park harin!! Kemari cepat! Ada shinee sedang shooting!”

Aku bergegas berlari kearah han byul. Dari jauh kulihat kerumunan orang-orang. Baru sekali ini aku melihat orang shooting seperti ini. han byul menarikku masuk dalam kerumunan. Aku melihat beberapa member shinee. Mereka sedang break shooting sepertinya. Onew sedang memberi tanda tangan untuk fans-fansnya. Taemin sedang dirapihkan make-upnya oleh penata riasnya. Aku melihat key. Sedang duduk. Tapi tidak sendirian. Dia sedang bersama seorang gadis dan sedang bercanda bersama. Kulirik kearah minho dan jonghyun yang sedang minum Sepertinya minho menyadari ada aku dikerumunan. Dia tidak mungkin menghampiriku dan menyapa ku kan? Dia hanya melambai sambil tersenyum kearahlu lalu menghampiri key dan membisikkan sesuatu pada key. Kurasa dia memberi tahu key ada aku disini. Benar saja, Key langsung melihat kearahku lalu tersenyum.

“Harin liat mereka tersenyum kearah kita!”

“han byul aku beli ice cream takut meleleh, kita pulang saja yuk?” aku mengajak han byul pulang. Ada perasaan aneh sewaktu aku melihat key bercanda bersama seorang gadis.

“kau duluan saja, aku masih mau disini sebentar lagi. Ini tidak terlalu jauh dari apartement mu kan? Apa kau mau pulang sendiri?”

Aku hanya mengangguk lalu membalikkan badan.

“aku lebih baik pulang, annyeong hanbyul”

****

Key POV

“Hyung coba lihat arah jam 3” bisik Minho saat aku sedang mengobrol bersama Nicole. Ya Nicole Kara. Dia mampir dan mengantarkan kami makanan dari restoran ommanya. Saat kulihat arah jam 3 aku melihatnya,

Pandangan kosong itu. Dia agak kaget saat mata kami bertemu. Aku tersenyum padanya. Ingin sekali kuhampiri tapi kulihat fans-fans kami disekitar tengah berteriak-teriak. Tidak mungkin aku menghampirinya. Tidak lama dia membalikkan badan, keluar dari kerumunan. Ingin sekali kususul dia. Sekali lagi keadaan tidak memungkinkan.

Apa kucoba menelponnya saja? Sudah lama juga kami tidak bertemu.

Aku memutuskan menelponnya, saat aku menelponnya pertama sedang sibuk, lalu tidak diangkat ketiga kalinya kucoba telpon, nomor diluar jangkauan. Apa dia sudah mengganti nomor handphonenya karena berita itu?

“Hyung ayo sudah dipanggil PD” taemin memanggilku untuk kembali shooting. Aku hanya menoleh pada Nicole. Sepertinya dia mau pulang.

“Key aku pulang dulu, sampaikan salamku ke yeojachingu-mu itu ya! Annyeong!”

****

Harin POV

Handphoneku berdering. Untuk ke 2 kalinya. Orang yang sama. Key.

Aku sedang malas berbicara dengan siapapun. Apalagi dengan key. Tidak tahu kenapa. Kuputuskan saja mencabut baterai handphoneku.

Sejak han byul pulang kerumahnya sewaktu itu, apartement ku jadi sepi sekali. Aku melirik jam di dinding. Jam 3 sore. Tapi kenapa aku mengantuk sekali? Aku berbaring di tempat tidur sampai akhirnya tertidur

****

Aku terbangun jam 6 pagi keesokan harinya. Tidak biasanya aku bangun sepagi ini. biasanya aku bangun jam 8 atau kalau ada kuliah pagi jam 7. Kulihat kalender, hari ini hari selasa. Mr. Han menyuruhku datang bekerja hari ini. akhir-akhir ini sikap mr. Han melunak. Kata teman-teman kerjaku dia sudah mau menikah makanya jarang berbicara kasar lagi.

****

“Ah! Ms. Park kau sudah datang rupanya! Tumben sekali jam segini kau sudah ada ditempatku!” aku tersenyum garing. Sudah bagus aku mau datang tepat waktu, mr. Han .

“ne mr. Han apa ada yang bisa kukerjakan?”

“tentu aku memanggilmu untuk bekerja. Antarkan beberapa potong pakaian ke dorm shinee! Mereka memesan pakaian ku lagi. Hey kudengar kekasih key bernama park harin. apa itu kau ? kalau kau berarti aku dewa cintanya. Kau bertemunya saat aku menyuruh mu waktu itu bukan?”

Aku berpikir sejenak. Tidak biasanya mr. Han mau membicarakan masalah pribadiku.

“tidak itu bukan aku mr. Han” jawabku

“ya Ms. Park kau sakit? Suara mu mengapa berubah? Kau bisa-bisanya flu ditengah tengah musim panas. Ah benar juga sebentar lagi musim gugur kau pasti terserang flu musim pancaroba”

“Kurasa seperti itu mr. Han. apa masih ada yang harus kukerjakan sehabis mengantar pakaian?”

“tidak kau temani mereka mem-fitting baju saja, setelah itu kau boleh pulang. Mereka sudah pasti membeli bajunya sepertinya”

“baiklah mr. Han kalau begitu aku pergi dulu, annyeong haseyo.”

****

“Nuguseyo” suara shin hyun oppa di intercom.

Tidak lama pintu terbuka, shin hyun oppa yang membukakan pintunya.

“Annyeong haseyo oppa, aku mau mengantarkan pakaian” lanjutku. Shin hyun oppa hanya tersenyum lalu mepersilahkanku masuk. Kulihat ada onew sedang menonton TV dan member lainnya sedang bermalas-malasan di depan TV.

“Ya! Kalian ini ada seorang gadis masuk dorm kalian cepat bersih-bersih!” semuanya kaget melihatku tiba-tiba di dorm mereka. Tak terkecuali Key.

“Yeojachingu-nya Key ada apa kemari?” jonghyun bertanya padaku. Entah apa dasar mereka memanggilku seperti itu.

“noona apa yang kau bawa? Makanan? Aku lapar” taemin menghampiriku lalu membawa bungkusan baju yang dari tadi kutenteng.

“aku mengantarkan baju pesanan kalian kesini,” jawabku singkat. Key hanya memperhatikan ku dari tadi. Aku mencoba menghindari kontak mata dengannya tapi lagi-lagi dia melihat kearah mataku terus.

“kau belum makan taemin? Mau kubuatkan makanan? Daripada aku hanya diam menunggu kalian mencoba baju.” Kulihat muka para member shinee langsung berubah senang ketika aku bilang mau memasak makanan.

“yeojachingu-nya key memang paling hebat! Ayo kuantarkan kedapur~”

****

“Ya coba cium bau masakan ini! aku jadi lapar sekali” minho lalu berjalan kearahku

“kau mau kubantu?” minho menawarkan bantuan padaku.

“kau bisa memasak? Yasudah ini kau tunggu aduk sampai mendidih. Kimchi stew nya sebentar lagi jadi” baru saja mau kuserahkan sodet ke minho key sudah merebutnya dari tanganku

‘”ya minho kau bantu yang lain saja membereskan baju-baju itu” katanya sambil mengaduk kimchi stew. Kulihat minho tersenyum jahil lalu kembali kearah ruang tamu.

****

TBC

Seperti yang dijanjiin, yang ini dipanjangin hehe. Happy reading

Note:

miaaaaaaaan… maav,maav,maav.. maav banget part 5 nya ketinggalan. ini semua murni kesalahan aku. aku kira part ini udah dipublish lebih dulu, karena ga ada di draft.. buat author dan reader.. aku bener-bener minta maaf.. part yang kemaren ga bisa ku tarik, karena udah banyak komen nya..T_T  sekali lagi aku minta maav.. deep bow.. (wiga)

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF


Unusual Lunch

Unusual Lunch

Author: Avyhehe

Length: Oneshot

Genre: Humor, Suspense

Rating: PG-13, tidak pantas ditiru khalayak.

Cast: SHINee (Onew, Jonghyun, Key, Minho, Taemin)

PS: Annyeong all! perkenalin, Avy imnida~ *lambai2* saya debut jdi author di ffindo, dan sekarang ingin merambah ke wp sf3si ini, ho…ho…

sbelumnya ff ini dah pernah saya publish di ffi, tapi sekarang saya lgi males kesana… hbis ada author copycat ingusan dan dia suka banget caper n tebar pesona disana… pdhl stylenya itu cuma tiru2… gaya mengarang n gajenya juga ikut-ikutan, suka kbawa arus, tapi dia g pernah menghormati author yg dia copy stylenya… grrh… dsr otak bebal… -.- *curcol terselubung*

mka’a, saya mo nyari tempat yg damai *halah* so.. enjoy my fanfic, and salam kenal^^ buat admin2 juga, makasih banyak~

Continue reading Unusual Lunch

Beautifull Life – Part 1

Beautifull Life

Part 1

Author: ryu rieztka

Cast: Lee Taemin, Go Eun Ra

Support Cast : Kim Yoo Rin

Length : Twoshot (part 1)

Genre : romance,comedy

Rating : PG-15

Note : anyyong aku balik lagi dengan judul baru..heheheehe nie cerita ga tau mau ke mana jalan ceritanya…monoton and kurang lebih aja sama FF q sebelumnya..tapi dari pada jamuran cma di simpen di kompi lebih baik q share aja……jadi mianhe klo jlek bin amburadul nie ff….*bow*…tapi walaupun jelek tetep coment ya……^_^

Oya mianhe buat taeminst mianhe..taemin aku zolimin di ff ini…mianhe…*bowing*

©2010 SF3SI, Freelance Author.

Continue reading Beautifull Life – Part 1