[FF PARTY] JAGIYA!!!

Title : JAGIYA

Author : Oki a.k.a MinKii

Main Cast : Choi MinHo and Choi Eun Kyo

Other Cast : Adam

Support Cast : JongYun,OnDa,TaeSo,KeyEra

Genre : Romance,Life

Type : Oneshot

Rating : General

Credit Song : Especcialy For You by MYMP

Ket : Mendaftar sebagai Author tetap.

{PINNED AS DECEMBER SPECIAL – FF PARTY}


7-12-2010

Aku dan dia sudah berpacaran cukup lama bahkan kami berencana untuk menikah. Tapi selama ini ada yang selalu mengganjal perasaanku. Selama 5 tahun kami berpacaran,aku tidak pernah mendengar dia memanggilku dengan sebutan ‘jagiya’. Aku sudah sering memaksanya untuk memanggilku dengan sebutan seperti itu,tapi dia selalu mengelak. Dia selalu bilang ‘kita bukan remaja lagi’

Saat ini aku sedang berada di kampus,kebetulan hari ini ada kuliah pagi. Setauku EunKyo juga sedang ada kuliah . Terlintas sebuah ide di kepalaku,kenapa aku tidak memberikan kejutan untuknya? Siapa tau dia senang dan siapa tau aku dapat hadiah,seperti dia memanggilku ‘jagiya’? Aaaahh,sepertinya itu mustahil tapi apa salahnya jika aku berharap.

Aku mengelilingi seluruh penjuru kampus berharap menemukannya. Ingin rasanya memberi dia sebuah pesan atau meneleponnya,tapi jika aku meneleponnya nanti tidak akan ada kejutan. Hampir seluruh ruangan kampus kosong karena hari sudah cukup sore. Banyak mahasiswa maupun mahasiswi yang memilih pulang karena mereka sudah tidak ada kelas.

Aku melihat ada sebuah ruangan yang terang,di dalam terlihat dua orang yang sedang duduk di atas meja dan saling berhadapan. Aku tidak bisa melihat yeojanya karena dia duduk membelakangiku. Aku bersembunyi di balik tembok,bukan untuk menguping maupun mengintip,aku hanya ingin tau apa yang mereka lakukan. Siapa tau mereka melakukan hal yang tidak pantas?

“Sekarang coba panggil aku ‘Jagiya’ !” pinta sang namja.

Setelah namja itu berbicara,aku tidak mendengar apapun. Keduanya saling diam. Entah kenapa ini terasa sangat mengasyikkan. Eiiitssss… aku bukan tipe namja yang suka menguping pembicaraan orang lain tapi yang ini beda.

“Jagiya…. Ahhhh,,sudahlah ini susah” kata sang yeoja.

Aku mengintip dari jendela si yeoja berdiri dari duduknya,sepertinya dia mau keluar. Aduuhh,,aku harus bagaimana? Lebih baik aku pergi saja.. Aku siap-siap mengambil langkah seribu untuk kabur tapi tiba-tiba  pintu kelas itu terbuka.

“Kau..” aku sungguh terkejut saat mengetahui siapa yang membuka pintu ruangan itu. Aku merasa sangat marah dan cemburu.

“MinHo…” diapun sama terkejutnya denganku.

Rasa marah dan cemburu saat melihat dia ada disini bahkan dia mengucapkan kata-kata yang selama ini aku harapkan dapat aku dengar dari mulutnya hanya untuk diriku sendiri,malah dia ucapkan untuk orang lain.

Akupun pergi meninggalkannya sendirian – tidak dia tidak sendiri – ya,dia tidak sendirian karena masih ada namja yang berada di dalam ruangan itu. Aku masih bisa mendengar suaranya yang berusaha memanggilku tapi aku tidak mempedulikannya.

Eun Kyo POV

Wawaawaaaa. .. bagaimana ini?? Ulang tahun namja chinguku sebentar lagi. Apa yang harus aku lakukan? Jujur selama 5 tahun kami berpacaran,aku belum pernah memberinya hadiah yang special bahkan sesuatu yang dia inginkan belum pernah aku lakukan. Seperti memanggilnya ‘jagiya’. Entah kenapa saat bertemu dengannya aku sangat malu memanggilnya ‘jagiya’. Padahal aku sering berlatih mengucapkannya di cermin.

Saat ini aku sedang berada di kampusku bersama Adam –sepupu kesayanganku – . Tumben,MinHo belum meneleponku. Biasanya dia sangat rajin meneleponku setiap jam. Tapi ada apa,mengapa dia tidak meneleponku?

“Adam … Bagaimana ini? MinHo sebentar lagi akan ulang tahun dan aku sama sekali belum membelikannya hadiaaaaahh… ”  kataku merengek pada Adam . Jarak umur antara aku dan Adam tidak terlalu jauh,jadi aku bisa menceritakan apa saja kepada Adam termasuk tentang namjachinguku. Walaupun Adam namja,dia sangat enak untuk diajak berdiskusi tentang masalah percintaan.

”Mmmm… Bagaimana yya?? Kenapa kau tidak membelikannya sesuatu yyang dia inginkan?” katanya. Benar juga siih.. tapi kan sesuatu yang MinHo inginkan kan bukan berupa barang tapi berupa kata-kata. Ahhh,,aku bingung..

”Tapi.. sesuatu yang diinginkan MinHo bukan berupa barang” jawabku pasrah.

”Lalu apa??”

”Dia selalu memintaku memanggil jagiya. Tapi aku tidak pernah bisa menyebutkannya,,padahal aku sudah sering berlatih di depan kaca” jawabku jujur. Dan kalian tau?? Apa yang aku dapatkan??

”HAHAHAAHAHA.. Kau ini bodoh sekali,hah?? Mana ada orang yang sudah berpacaran selama 5 tahun dan berencana untuk menikah belum pernah memanggil namjachingunya dengan sebutan ’jagiya’.. kau ini ada-ada saja. Aku dan yeojachinguku saja baru berpacaran 3 bulan sudah memanggil ’jagiya’ ”. Katanya mengolokku. Laahh?? Apa salahku jika selama 5 tahun ini aku belum pernah memanggilnya jagiya??

”Kau menyindirku,hah? Sudahlah aku malas bercerita denganmu”

”YA.. Jangan marah,,aku hanya bercanda”

”Sekarang aku harus bagaimana??” tanyaku. Aku benar-benar tidak tau harus bagaimana lagii..

”Bagaimana kalau kau berlatih?”

”Berlatiih?? Maksudmu??”

”Berlatih mengucapkan kata ’jagiya’. Anggap saja aku ini MinHo” jawabnya.. waaahh,,ide Typhonn benar juga. Dia kan namja,siapa tau aku bisa mengucapkan kata ’jagiya’ di depan MinHo.

Aku hanya menganggukkan kepalaku yang berarti aku setuju dengan idenya.

”Sekarang coba panggil aku ’Jagiya’ ” pinta Adam. Tadi Adam bilang,aku harus menganggapnya MinHo tapi kenapa malah tidak bisa sama sekali?? Yang terbayang adalah wajah MinHo saat sedang tersenyum licik ke arahku.

Aku masih saja diam tidak merespon ucapan Adam,menurutku mengucapkan kata ’jagiya’ lebih susah dibandingkan mengerjakan soal akuntansi.

”Jagiiyaa…Ahhh,,sudahlah ini susah” jawabku pasrah. Akupun memilih untuk keluar dari ruangan itu  Kalau diingat-ingat,aku dan Adam sudah cukup lama berada di ruangan itu. Jika ada orang yang melihat mungkin mereka akan mengira,aku dan Adam telah melakukan hal yang macam-macam.

Aku membuka pintu ruangan itu dan betapa terkejutnya aku. Saat melihat seseorang yang sangat aku kenal dan aku tunggu.

”Kau ” katanya dengan wajah yang terkejut. Aku?? Aku juga terkejut melihat dia ada disini.

”MinHo..” panggilku lirih. Lalu dia pergi meninggalkanku,,hatiku merasa sangat sakit saat dia meninggalkanku. Rasanya aku ingin mengejarnya,tapi kaki ini tak sanggup untuk melangkah.. Kenapa otak dan kakiku tidak mau bekerja sama??

07-12-2010

NIGHT

MinHo POV

Aiisssshh,,,jika mengingat kejadian tadi rasanya aku ingin marah. Bagaimana tidaaak?? Aku mendengar yeoja chinguku bilang ’JAGIYA’ ke orang lain. Bukan kepada diriku? Yang jelas-jelas adalah namjachingunya yang telah berpacaran selama 5 tahun. Selama ini dia menganggap aku apa?? Pembantunya?? Apakah permintaanku sangat susah?? Aku hanya meminta dia memanggil aku JAGIYA tidak lebih tapi tadi dia malah dengan gampangnya bilang JAGIYA ke namja lain. AHHH… AKU PUSING…

Tiba-tiba aku mendengar handphoneku berbunyi. Aku mencari dimana handphoneku berada,karena aku lupa meletakkannya. Akupun mencari dan mencarii dan akhirnya aku menemukannya.

1 Missed Call Jagiya Calling. Tumben sekali yeojachinguku meneleponku. Biasanya kan aku yang meneleponnya. Ingin aku mengangkat teleponnya,tapi kan aku sedang marah dengan dirinya?? Akhirnya setan merasuki diriku dan aku memilih untuk tidak meneleponnya dan aku memilih melanjutkan aksi ngambekku.

EunKyo POV

Aiisssshhh,,aku bingung-aku bingung… Apa yang harus aku lakukan?? Apakah MinHo marah gara-gara hal tadi?? Ahh,,tapi kan aku hanya berlatih,apakah tidak boleh??

Aku mengambil handphone ku dan memilih untuk menelepon namjachinguku.

”Ya,,,angkatlah.. angkatlah” kataku sambil mondar-mandir seperti setrikaan.

Ahh,,sepertinya dia benar-benar marah padaku. Tapi kan dia belum dengar penjelasanku?? Yaaa,,CHOI MINHO BABO…

8-12-2010

(Still EunKyo POV)

Haaahh,,MinHo belum mau menjawab teleponku. Sudah berkali-kali aku menghubunginya tapi dia tidak mau menjawabnya. Apa yang harus aku lakukan??

Aku masih berada dikamarku dan betapa terkejutnya aku saat melihat kalender. OMO.. Sekarang sudah tanggal 8 dan aku sama sekali belum tau untuk memberikan MinHo hadiah apa.

Aku mondar-mandir di kamarku dan tiba-tiba terlintas sebuah ide konyol yang dapat mengejutkannya.

MinHo POV

Sudah berkali-kali yeojachinguku meneleponku. Tapi aku sama sekali tidak menanggapinya. Aku masih marah dengannya.

Saat ini aku sedang berada di kampus,tapi aku sama sekali tidak menemukannya. Kemana dia?? Haiisssh,,Choi MinHo babo.. kau kan sedang marah dengan yeojachingumu,kenapa kau malah mencarinya??

Aku sedang berada di kantin kampus,niatnya aku ingin makan siang tapi aku tidak nafsu makan alhasil aku hanya mengudek-ngudek makananku *bahasa apa itu mengudek?

Tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri meja makanku tapi aku malas melihat wajahnya.

”Ehem..” dia berdeham. Akhirnya aku pasrah dan memilih mendongakkan kepalaku untuk melihat siapa yang sedang berbicara denganku. Saat aku mendongakkan kepalaku,betapa terekjutnya aku melihat namja yang saat ini aku anggap musuhku berada dihadapanku.

”Mau apa kau disini?” tanyaku sarkatis. Yya,,sangat kasar karena saat berhadapan dengannya aku tidak sanggup mengeluarkan kata-kata yang bersahabat.

”Nanti jam 12 datanglah ke Cafe xxx. Ini ada hubungannya dengan dia” katanya singkat lalu pergi meninggalkanku.

Apa maksudnya ada hubungannya dengan dia? Apakah dia mau memutuskan aku?? Andweee,, itu tidak boleh. Kalo iiyaa,apa artinya hubungan kami selama 5 tahun ini?? Apakah hanya sebuah mainan,jika sudah bosan kau bisa membuangnya ke tong sampah?

Kejam sekali dirinyaaaa..

8-12-2010

Night

(Still MinHo POV)

Saat ini jam sudah menunjukkan pukul 22.00,aku belum memutuskan akan pergi ke cafe itu atau tidaak. Aku sangat ingin datang kesana,tapi aku takut mendapatkan kenyataan pahit yang akan aku dapati nanti. Aku sangat takut saat aku datang kesana,aku malah melihatnya sedang bermesraan dengan orang lain dan nanti dengan entengnya dia bilang ’aku sudah bosan denganmu,lebih baik kita putus saja?’ Andwee,,itu tidak boleh terjadi. Aku masih sangat sayang dengannya..

Akhirnya aku pasrah,ternyata rasa penasaran mengalahkan rasa cemburuku. Akupun memilih pergi ke cafe itu. Sepertinya,aku harus menyiapkan mentalku untuk mendapati sebuah kenyataan yang tidak aku inginkan.

####################################################################

24. 00

9-12-2010

Aku sudah sampai di depan cafe xxx,tapi aku heran sebenarnya cafe ini masih buka atau tidak? Aku lihat cafe ini sudah gelap,di dalam sudah tidak ada penerangan sama sekali. Rasanya aku ingin pulaang tapi ntah setan apa yang memengaruhiku untuk nekat masuk ke dalam cafe yang gelap ini.

Disini sangat gelap,aku tidak bisa melihat apa-apa.. Tapi tiba-tiba.. Semua lampu menyala.

”SURPRISEEEEEEE..”  teriak semua orang yang ada disini. Aku dapat melihat semua orang yang aku kenal hadir disini tapi kenapa aku tidak melihat dia? Aku hanya melihat namja yang menyebalkan itu.

”Saengil Chukkahamnida Choi MinHo” teriak Kim SeRa,teman dekat yeojachinguku. Akupun hanya membalasnya dengan anggukan..

”Saengil Chukkahamnida MinHo-ssi” kali ini YuNa,NaDa,dan SohWa yang ikutan memberi ucapan selamat ulang tahun. Tunggu,ulangtahun? Apakah maksudnya saat ini aku sedang ulangtahun? Aku saja tidak mengingat kalau aku sedang berulang tahun.

”Ayo,MinHo kau tiup lilinnya” kata JinKi hyung sambil menyodorkan kue ulang tahun yang sudah terang karena dipasangi lilin.

”Dan jangan lupa Make A Wish” kali ini JongHyun hyung yang menambahkan. Akupun hanya menuruti mereka. Akupun mengucapkan harapanku dalam hati ’Semoga,aku dan dia selalu bisa bersama. Semoga hubungan kami selalu berjalan lancar’ dan aku meniup lilinnya.

”Kami punya kejutan untukmu” kali ini key yang bersuara.

Aku melihatnya,aku melihatnya.. dia sedang berjalan menuju arah panggung yang ada di cafe ini sambil membawa gitar. Sebenarnya apa yang akan dia lakukan?

”Ehem. Maaf mengganggu waktu tidur kalian. Hehe” katanya membuka acara sambil cengengesan tidak jelas.

”Aku disini akan mempersembahkan sebuah lagiu untuk namjachinguku bernama MinHo yang saat ini sedang berulang tahun. Saengil Chukkahamnida” katanya. Aku hanya bisa tersenyum dan memperhatikannya dari bawah panggung.

”Dia sangat cantik yya hyung” kata TaeMin menggodaku. Aku hanya memberikan tatapan dengan arti –mati saja kau –

Tiba-tiba terdengar suara petikan gitar yang sangat aku kenal. Ini adalah lagu favoritku dan dia. Lalu dia mulai mengalunkan baris lirik yang sudah sangat aku kenal.

Especially for you

I wanna let you know what I was

Going through

All the time we were apart I thought

Of you

You were in my heart

My love never changed

I still feel the same

Especially for you

I wanna tell you I was feeling that

Way too

And if dreams were wings, you

Know

I would have flown to you

To be where you are

No matter how far

And now that I’m next to you

No more dreaming about

Tomorrow

Forget the loneliness and the sorrow

I’ve got to say

It’s all because of you

And now were back together,

Together

I wanna show you my heart is oh so true

And all the love I have is

Especially for you

Especially for you

I wanna tell you, you mean all the world to me

How I’m certain that our love was

Meant to be

You changed my life

You showed me the way

And now that I’m next to you

I’ve waited long enough to find you

I wanna put all the hurt behind you

And I wanna bring out all the love

Inside you, oh and

Now were back together, together

I wanna show you my heart is oh so true

And all the love I have is

Especially for you

You were in my heart

My love never changed

And now that I’m next to you

No more dreaming about

Tomorrow

Forget the loneliness and the

Sorrow

I’ve got to say

It’s all because of you

And Now were back together, together

I wanna show you my heart is oh so true

And all the love I have is

Especially for you

Together, together

I wanna show you my heart is oh so true

And all the love I have is

Especially for you

Dia mengakhiri permainan gitarnya dengan sangat sempurna. Aku baru tau kalau yeojachinguku pandai bermain gitar.. Kemana saja aku ini?

”Maafkan jika aku selalu membuatmu marah dan tidak pernah mau menuruti permintaanmu SARANGHAE NAE JAGIYA” teriaknya lalu dia berlari turun dari panggung dan pergi keluar melalui pintu belakang. Akupun mengikutinya.

Dia sedang terduduk di sebuah kursi taman akupun memilih untuk duduk disampingnya. Hanya keheningan yang menyeliputi kami.

”Sepertinya aku harus melakukan operasi plastic” ucapnya singkat yang mampu membuat aku terkejut.

”Wae??”

”Kau pasti senang kan? Saat aku mengucapkannya tadi? Kau tau,aku sangat malu” katanya lagii..

”Ya,aku sangaaaaat senang da puas,akhirnya yeojachinguku memanggilku dengan sebutan jagiya. Padahal sudah selama 5 tahun aku menunggu dirimu memanggilku dengan sebutan ’jagiya’”

”Ya,kau ini makin membuatku malu saja. Sepertinya aku benar-benar harus melakukan operasi plastic” katanya lagi.

”Anni,kau tidak perlu melakukan karena aku suka dengan dirimu yang pemalu itu” kataku makin menggodanya sambil mengalungkan tanganku di lehernya.

”Aiiisssssshh… ”

”Jagii..” kataku manja.

”Hmmmm..”

”Panggil aku jagiya” kataku meminta.

”Anni,aku malas”

”Ayolah,bukankah aku sedang berulang tahun?” aku memintanya dengan mengeluarkan jurus andalanku yaitu puppy eyes.

”Aiisssshhh,baiklah Jagiya” katanya ketus. Tapi walaupun ketus aku sangat puas mendengarnya. Aku masih duduk disampingnya walaupun aku sangat senang tapi masih ada satu hal yang mengganjal hatiku.

”Jagii..” kataku  ”Ya??” hanya itu respon darinya.

”Siapa namja yang waktu itu bersamamu di ruang kelas?” tanyaku to the point. Dia hanya menoleh kearahku lalu tertawa lepas. Sebenarnya apa salahku bertanya seperti itu?

”Mian,dia hanyalah sepupuku namanya Adam. Wae? Kau cemburu?” katanya.

”Ya bagaimana aku tidak cemburu. Kau memanggilnya dengan sebutan ’Jagiya’ sedangkan dengan diriku kau sama sekali tidak mau memanggilku dengan sebutan ’Jagiya’ ” jelasku.

”Saat itu aku sedang berlatih. Jujur aku sangat malu jika harus mengucapkan kata Jagiya padamu” jawabnya dengan muka merah.

”Baiklah,alasan diterima. Tapi lain kali kau harus terbiasa memanggilku dengan sebutan ’Jagiya’ karena aku akan selalu menagihmu”

”Kau seperti penagih hutang,tauu” katanya

”Sekarang,panggil aku jagiya” pintaku lagi.

Aku diam menunggunya memanggilku jagiya tapi lama kelamaan aku bosan menunggunya. Lalu aku mendengar dia berbisik ”Aku tidak mau” katanya lalu kabur berlari. Dia tertawa,tawa yang sangat aku suka. Dia berdiri,jaraknya dengan ku cukup jauh tapi aku masih bisa melihatnya walau dalam keadaan gelap.

Entah apa yang dia lakukan,dia membentuk sebuah hati dengan tangannya.

”SARANGHAE NAE JAGIYA”

FIN

PS: setelah aku baca-baca lagii.. kok ff ini seperti komik yya? sebenarnya aku gak ngambil dari komik apapun tapi kebetulan aku punya komik yang seperti itu tapi aku lupa namanya apaan. kalo di komik itu si cowo pengen cewenya manggil namanya dia bukan marganya dia. tapi beneraaan deh,aku gak ngambil ide ini dari komik. oohh,,iiyyaaa… mohon maaf yang sebesar-besarnya kalo aku ngebalesin commentnya telat dikarenakan aku sedang UAS. tapi aku akan selalu berusaha balesin comment kalian sampe pulsa aku habis. hohoho.. makasih kalo udah mau baca..

 

©2010 FF Party, SF3SI

This post made based on DECEMBER SPECIAL EVENT:

FF PARTY

 

77 thoughts on “[FF PARTY] JAGIYA!!!”

  1. Unnie..komen ku kok gak masuk ya?
    Ya lah…aku suka suka
    tapi kenapa pake gitar?kenapa gak biola aja *banyak maunya
    Overall aku suka
    Minho kayak penagih utang kkk~~

  2. lucu banget pasangan ini >.<
    buatin aku ff dong author (soalnya aku gak pandai nulis, pandainya cuma baca *lho*) ma taemin ya…
    hehehe 😛

  3. Oki onnie sneng bgt bc ff on yg 1 nie…. Minho na hobby bgt minta dpanggil jagiya… Amaq ja minho oppa….
    Hehehe…
    But your ff its cool onnie…
    Oh ya sblum na slm knal onnie…. 🙂

  4. nice FF !
    critanya garibet , bagus deh 🙂
    yaolo minoo ampe lupa ama ultahnya -.- selalu ak sih yg ngingetin *gubrak ditimpuk*
    like this ^^d

  5. itu si minho ky cweq klo lgi ngambek(?)
    manja lu Min.. :p

    klo aq mah kagax bosen2 bilang jagy ke minho*plakk gx da yg nanya….

    muantepssssssssss ide epep.a,,sederhana tpi penuh makna…><

  6. Knp jg Minho pke maksa gtu, kan tiap hr udh aku panggil ‘Jagi’
    ckck
    dasar manusia! ga prnh puas!!
    *author: ayo serbu reader yg 1 ini!!!!!
    aku: huwaa…. help me!!
    blup..blulup…
    *tnggelam dlm lautan manusia

    haha…
    geje ya?
    sabar ya!! n_n

    FFny mmbuat aku semangat
    *author: loh knp?
    aku: ya jls, skrng aku smangat mmanggil Minho dgn sbutan ‘Jagiya’ stiap hari
    HAHA

    1. I-ielll *lambai-lambai ke Iel

      kamu siih gak pernah manggil minho jagiya setiap hari.
      jadinya kan aku yang harus tanggung jawab # Plak

      waaw,makasih yya udah mau baca dan comment

  7. sayaaaaaaaaaaang
    seperti komen aku waktu itu
    aku suka ceritanyaa
    hadiah terindah buat ultahnya mino
    wekekekekek

    hwaiting, ki ^^

  8. okii!!
    hedehh.. si mino ngebet banget pangen dipanggil jagiya..
    sini deh biar aku yang manggil dengan senang hati..
    *aku : JAGIYA!!*
    *mino langsung kabur*
    heheh mian oki komenku gapen.. 😀

  9. aku : jagiyaa!!
    Minho : KYAAAAAAAAAA…. *lari ngalahin kecepatan mobil*
    author : *nangkep Minho* udah,udah, reader itu emang gak beres otaknya!
    aku : *nangis di pojokan sambil ngemut jempol kaki*

    Nice FF!
    sini mana authornya tak cium! d^3^b

  10. uwooo .. aku lg ubek22 library , eh ternyata nemu ff ini …
    aaaa ff bagusss ! aku suka aku sukaa .
    apalagi mereka pasangannya lucu sih …
    oiya mian author , padahal udah dipub lama , tp baru baca+komen sekarang/PLAKK *curcol gapen #abaikan

    emm tapi pokoknya keren deh buat authornya ….
    oiya salam kenal author , ressy imnida 😉

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s