Sky Away

Cast     : jinki (onew)

One shoot

Genre  : romance

©2010 SF3SI, Resty.

 

Hari ini sangat melelahkan bagi seluruh member shinee, terutama jinki yang menjadi seorang leader sekaligus kakak tertua yang harus membimbing dongsaeng-dongsaengnya yang kadang berani kepadanya dan sangat merepotkan ^^.

“haaaaah taemin ah bisa kah kau tidak mengikuti ku sebentar saja, aku ingin ke toilet sendirian”

“tapi hyung aku mendengar desas desus tentang tempat ini, mereka bilang disini sangat menyeramkan” kata taemin dengan muka memelas.

“haiiiisssh baiklah tetapi jangan masuk juga ke dalam ya”

“siap hyung”

“HYUUUUUNNNNGGG~” suara jonghyun sangat menggelegar dan keras membuat

“bisakah kau kecilkan suaramu, aku sedang ada telpon” kata jinki dengan sebal

“ooopsss  sorry” setelah menunggu beberapa menit akhirnya jinki memberi kesempatan jonghyun untuk bercerita.

“begini hyung aku ingin meminjam uangmu untuk membeli sebuah hp terbaru, boleh kan hyung ayo laaaah” kali ini kelakuan jonghyun mirip taemin.

“haaaah bukannya baru kemarin kita mendapat uang?” kata jinki

“hehehehehe aku habiskan untuk beli PS3 karena yang dulu rusak”

“ya ampun kim jong hyun, oke laaaah”

“hyuuuung aku ingin berceritaaaa” rengek kibum.

“kali ini apa lagi?masalahmu dengan omma mu yang memakai barang mu yang berwarna pink? Atau yeojachingu mu yang akan bertambah lagi minggu ini” jinki hafal dengan apa yang akan di ceritakan oleh kibum.

“iyaaaaa kali ini omma blablabla……”

‘ya ampun hanya minho saja yang ku pikir dewasa. Taemin seperti anak umur 6 tahun yang masih percaya cerita-cerita seram, jonghyun tetap dengan sifat boros dan jiwa muda yang liar, dan si kibum tetap dengan warna pink nya. Apakah aku tidak ada tempat untuk curhat’ kata jinki dalam hati

~~~~

Akhirnya setelah menjalani hari yang melelahkan tiba waktunya untuk jinki memiliki waktu untuk sendirian. Dia pergi ke sebuah tempat yang terbuka di penuhi rumput-rumput dan banyak sekali anak-anak kecil sedang bermain olah raga di tempat itu, serta ada juga pasangan muda mudi yang sedang berduaan.

“disini saja, sepertinya nyaman dan tidak ada yang tahu siapa aku” jinki duduk di rerumputan sambil memandang anak-anak sedang bermain.

“aku juga ingi seperti mereka terlihat sungguh bahagia dan bebas” kata jinki bergumam

“itu resiko mu menjadi seorang idola jinki ah” seorang yeoja sukses membuat jinki kaget.

“ke ke kenapa kau tau aku?” kata jinki gugup.

“hihihihi bagaimana aku tidak tahu kau adalah teman saat di bangku sekolah dasar. Ini aku song myong ra” gadis itu mendekat kearah jinki dan duduk disampingnya.

“myong ra? Kau song myong ra yang gendut itu kan, ah maaf maaf” jinki terlihat merasa bersalah, tetapi myong ra hanya tersenyum

“iya ini aku, memang semua orang heran melihatku dengan tubuh seperti ini, ini terjadi karera aku sakit saja dulu hehehehe”

“kapan kau datang dari Canada?” Tanya jinki, kini ia merasa nyaman di dekat myong ra.

“aku baru datang kemarin, waaaah korea tak kalah indah dengan Canada“ myong ra menatap langit

“kau tahu dulu disini sangat sepi tidak seperti sekarang ini adalah tempat rahasiaku dan tidak ada yang tau. Tetapi sekarang tempat ini menjadi tempat yang banyak di kunjungi orang” sambung myong ra.

“apa kau merasa tidak senang?” Tanya jinki

“ani, aku justru senang karena merasa membagi kebahagiaan pada mereka” myong ra tersenyum.

Sore itu jinki dan myong ra meghabiskan waktu bersantai mereka di tempat favorit myong ra.

~~~~~

“hyung kenapa senyum-senyum sendiri?” Tanya jonghyun heran, melihat jinki semenjak pulang menenangkan diri tersenyum-senyum dan melamun.

“kau selalu mau tau saja” jawab jinki ketus.

“kau aneh hyung” jonghyun meninggalkan jinki yang sedang melamun di ruang tengah.

*jinki pov*

Kenapa ya gadis segendut song myong ra, bisa menjelma secantik sekarang ini. Jantungku sampai berdegup kencang.

“myong raaa~” desis jinki tanpa disengaja.

Dia begitu cantik rambut pendeknya terkesan dia gadis yang tangguh dan senyumnya sejenak membuatku membeku terkagum.

*normal pov*

Jonghyun, kibum, minho, dan taemin terheran-heran dengan sikap hyung mereka. Sejak latihan dari awal tidak ada 1 gerakkan pun yang benar pada jinki. Dan jinki tidak sadar kalau gerakannya berbeda dengan member-member lainnya.

“hyuuuuung kau istrirahat saja” rengek taemin yang merasa kawatir dan langsung diikuti oleh yang lainnya.

“eh eh gwenchana” jinki bingung.

“dari tadi kau aneh hyung, aku takut” kata minho.

“aku normal dan sehat-sehat saja adik-adikku tersayang…”

~~~~

Jinki berlari dengan sekuat tenaga menuju tempat padang rumput itu, yang kini menjadi tempat favoritnya karena…

“myong ra hah hah hah “jinki ter engah-engah

“jinki ah” myong ra yang tadinya duduk, sekarang berdiri untuk melambaikan tangannya.

“kau kenapa berlari?” Tanya myong ra

“tidak hanya memanfaatkan waktu yang ada agar waktu istirahat ku tidak terbuang sia-sia” kata jinki yang duduk di samping myong ra.

“ ada yang ingin kau ceritakan?” Tawar myong ra

“hem aniyo, kau sajalah yang bercerita kenapa kau senang sekali tempat ini”

“aku?kenapa ya…dari dulu aku sangat suka memandang langit. Langit saat pagi aku memandangnya lewat loteng rumah, saat sore aku memandang di alam terbuka, saat malam kembali lagi di loteng”

Jinki masih bingung “lalu kenapa kau suka memandang langit?”

“menurutku langit sungguh keajaiban yang indah, permaianan warna saat senja sungguh membuatku rindu untuk memandangnya lagi. Dan saat aku di Canada ketika aku merindukan teman-teman ku, aku akan memandang langit, karena hanya dengan memandang langit aku bisa merasa dekat dengan kalian karena kita ada di satu langit yang sama” penjelasan myong ra di tutup dengan senyum manisnya yang membuat merah seluruh muka jinki.

Untuk menyembunyikan mukanya jinki memalingkan wajahnya memandang langit senja.

“lihat langit sebelah sana” myong ra menunjuk arah matahari akan tenggelam.

“indah bukan? Aku tidak akan pernah bosan melihatnya” wajah myong ra sangat antusias memandang langit dan jinki memandang myong ra dan berkata

“sungguh cantik, akupun tidak bosan memandangnya”

“iya langit memang sungguh indah” kata myong ra yang terlihat bahagia.

~~~~

“kibum ah, kau palig paham soal wanita dan cinta bukan?” jinki langsung merangkul kibum yang sedang berjalan menuju kamarnya.

“hyung aku bukan Casanova!!!” protes kibum sambil berusaha melepas pelukan jinki.

“iya iya aku salah, tapi bisakah kau menjadi tempat curhat ku semalam ini saja?jeballl omma” pinta jinki dengan wajah memelas.

“haisssh begitu pentingkah?” dan jinki mengangguk semangat.

“baiklah…kajja!!”

“hhhmmmm jadi kau ingin memberikan sesuatu pada gadis itu” kata kibum menelaah.

“iya, dia suka sekali dengan langit, aku bingung harus memberi dia apa”

“hemmmmmmm” setelah beberapa menit berpikir akhirnya kibum menemukan ide

“AHAAAA, bagaimana kalau ini sssstttttt” dan kibum membisikkan suatu ide ke jinki.

“waaaaahhhh itu pasti membuatnya suka” kata jinki senang.

~~~~

Seperti biasa saat ada waktu istirahat jinki pergi ke padang rumput itu untuk bertemu myong ra.

“ini sudah siap, tinggal menunggu responnya pada hadiahku ini” dan jinki menutup hadiah itu lalu segera pergi ke padang rumput.

Tetapi sesampaiya di sana jinki tidak di sambut oleh senyum seorang myong ra namun ia mendapai tempat yang sering myong ra duduki kosong. Itu membuat jinki kecewa.

“dia tidak datang, kenapa aku tidak meminta no ponselnya saja ya, haisssh babo babo!!” jinki akhirnya menaruh kado untuk myong ra di sampinya dan jinki merebahkan dirinya di rumput-rumput sambil memandangi langit kesukaan myong ra.

“hari ini langit sedang mendung, sama sekali tidak bagus” eluh jinki.

“ditambah lagi kau tidak ada di sampingku, itu menambah suasana ini semakin buruk. Haaaah di mana kau myong ra. Kau datang tiba-tiba pergi pun tiba-tiba. Padahal hanya sekali dia tidak datang di sini tetapi rasanya seperti dia tidak akan datang selamanya” kata jinki pasrah dalam kesedihannya.

Setelah melihat matahari tebenam dan seluruh orang yang ada di padang rumput itu memutuskan pulang jinki pun juga ikut pulang ke asrama dengan membawa kado yang batal diberikan pada myong ra hari ini.

*jinki pov*

Hari ini aku tidak bertemu myong ra. Kenapa aku sangat kecewa, sambil melirik kado yang kuletakkan di meja belajarku aku mengambilnya dan membukannya.

“ini akan ku coba berikan besok untukmu, jika kau masih tidak ada aku akan memberikannya lusa dan jika tidak ada lagi aku akan ke tempat itu setiap hari untuk menunggumu” aku yakin itu.

Menunggu dia beberapa jam seperti menunggunya beberapa tahun saja, dia benar-benar membuatku jatuh cinta. Aku mengambil selembar kertas dan menuliskan

SONG MYONG RA SARANGHAE, JEONGMAL SARANGHAE

Alhasil dalam kurun waktu beberapa menit di kertas penuh dengan tulisan itu.

*normal pov*

Hari ini hari ke 3 jinki pergi ke padang rumput itu, dan dia hanya sendiri menikmati matahari terbenam sambil membawa hadiah yang batal diberikan pada myong ra.

Air mata jinki tak terbendung lagi ketika menunggu kedatangan myong ra.

“kau tidak datang lagi kali ini” akhirnya setelah melihat matahari terbenam jiki pulang dengan hati kecewa.

‘aku akan tetap datang sampai kau datang juga’ kata jinki dalam hati.

~~~

Kali ini berdoa dengan sungguh-sungguh agar myong ra berada di padang rumput itu tapi jinki sedang tidak membawa hadiah yang akan ia berkikan pada myong ra. Dan ternyata doa jinki terkabul! Myong ra sedang duduk di padang rumput sambil memandang langit degan tatapan kosong. Bahkan ketika jinki memanggilnya tidak ada sautan dari myong ra sampai akhirnya jinki memberanikan diri menepuk pundak myong ra.

“gwenchana myong ra ah” sapa jinki , lalu duduk di sebelah myong ra.

“jinki ah, menurutmu sekarang langit indah?” Tanya myong ra tanpa melihat jinki. Tatapan jinki masih melekat pada myong ra yang sepertinya sedang bersedih.

“menurutku langit kali ini sedang mendung, mungkin langit kali ini akan hujan” kata jinki, padahal dia tidak menatap langit.

“jika aku merindukan seseorang hanya dengan menatap langit itu sudah cukup, namun kali ini tidak. Itu sama sekali tidak cukup!!!! Aku aku merasa berbeda langit terasa jauh. Ketika dia memandang langit berbeda dengan apa yang ku pandang. Jinki ah tolong aku” myong ra tidak kuasa menahan air matanya, itu sejenak membuat jinki terpesona dengan sosok myong ra yang ternyata rapuh.

Jinki bingung harus berbuat apa, jinki ingin memeluk myong ra namun ia takut myong ra menolaknya. Tetapi jinki memberanikan diri untuk mulai memeluk myong ra yang terisak

“ceritakan padaku apa yang teradi padamu” kata jinki

“aku di paksa pulang ke Canada oleh orang tua ku. Aku akan di jodohkan oleh relasi appa ku” kata myong ra lirih.

“aku harus berbuat apa untukmu” kata jinki lembut.

“nikahi aku jinki ah” kata myong ra sambil melepas pelukan jinki sambil menatap serius jinki.

“mwo??” jinki terkaget-kaget, apa yang dikatan oleh myong ra.

“ahaaha aku tau kau akan kaget, namun jinki ah. Aku benar-benar merasa kau lebih baik dari calon suamiku itu. Tapi kau seorang idola dan tak mungkin kau mau melaksanakan ide babo ini” jinki masih terkejut denngan apa yang dikatan oleh myong ra.

“sejak dulu aku selalu menyayangi jinki, jinki yang baik pada semua orang termasuk pada ku yang selalu diaggap si monster dulu” setelah mengatakan hal itu myong ra langsung beranjak dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan jinki yang masih syok.

Jinki tersadar dan langsung berlari “tunggu myong ra ah!!!” jinki berusaha mengejar myong ra.

Jinki menggenggam tangan myong ra tanpa pikir panjang

“ayo kita lari bersama” kata jinki sambil menatap mata myong ra dengan serius.

“em!!” angguk myong ra.

~~~~

Semua orang bingung mencari keberadaan jinki yang tidak kembali dari istirahat sore ini. Sekarang jam menunjukkan pukul 10 malam.

“hyung angkat telponnya…” gerutu jong hyun cemas.

“hyuuuung bagaimana kalau jinki hyung di culik” kata taemin takut, menambah cemas hyung-hyung nya.

“ya taemin ah, jinki hyung sudah besar tidak seperti mu” minho gemas dengan taemin lalu mencubit pipi taemin.

“awwww sakit hyung” kata taemin manyun.

~~~

“maaf ya aku berani melibatkan jinki” kata myog ra merasa bersalah.

“gwenchana” kata jinki menenangkan myong ra.

Kini mereka berdua berada di villa milik jinki. Mereka memutuskan sementara berada di  tempat itu. Langkah selanjutnya akan mereka pikirkan besok.

“myong ra aku akan keluar mencari makanan untuk kita, tunggu aku ya” kata jinki.

“jinki ah, kamsahamnida” kata myong ra tulus.

“ne” jinki akan keluar rumah namun tiba-tiba myong ra memanggil jinki lagi

“jinki ah saranghae” kata-kata myong ra membuat jantung jinki semakin berdegup kencang dan membuat wajahnya merah.

Sementara menunggu jinki mencari makanan untuk nya, myong ra menyalakan televisi dan melihat berita yang heboh tetang hilangnya onew anggota SHINee.

Myong ra merasa bersalah karena melibatkan jinki yang tidak tau apa-apa tentang masalahnya.

Myong ra terus melihat berita itu, dalam hati myong ra takut masa depan jinki akan hancur kalau para fans tau ia sedang kabur bersama.

Myong ra mendengar suara langkah jinki memasuki ruang tamu segera myong ra mematikan televisi.

“jinki ah kau sudah datang” kata myong ra berusaha tenang.

“aku lama” kata jinki

“ani”.

Setelah makan malam mereka menikmati pemandangan malam di bangku taman.

“mianhae jinki ah, sudah membawamu ke masalah ini” kata myong ra merasa bersalah.

“gwenchana” kata jinki sambil menggenggam tangan myong ra.

“kamsahamnida” kata myong ra.

“seharusnya aku tidak menyeretmu dalam masalahku. Aku memang egois jinki ah. Au selalu ingin bersamamu tetapi masa depanmu masih panjang. Mianhae jinki ah” myong ra berkata di depan kamar jinki dan segera mengambil handphone jinki yang berada di dalam kamarnya ketika jinki terlelap.

~~~

“hyung bangun hyung” jinki menganggap ini mimpi karena ia mendengar suara si berisik jonghyun. Tetapi tidak hanya suara jonghyun tetapi ada suara kibum, minho dan taemin juga.

“eehm, kalian kenapa tau aku ada di sini?” Tanya jinki setengah sadar.

“hyung kau menghilang, dank au ku temukan,,,huaaaaaaaaa” peluk taemin sambil berurai air mata.

“taemin ah lepaskan sesak tau” jinki berusaha melepas pelukan taemin namun taemin tetap ingin memeluk jinki.

“mana myong ra??” jinki mulai sadar kalau myong ra tidak ia lihat.

“gadis itu?” kata kibum muram

“ia dimana myong ra?” Tanya jinki tidak sabar.

“ini” jinki menerima sepucuk surat dari kibum yang ditulis oleh myong ra untuk jinki.

~~~~~~~~~

Jinki berlari di bandara seperti banyak adegan di serial drama korea, namun dengan menutupi dirinya agar tidak terlihat. Sambil menggenggam surat myong ra. Jinki meluaskan pandangannya di segala penjuu bandara.

30 menit mencari ke seluruh penjuru namun hasilnya jinki tidak menemukan myong ra. Jinki menyerah dan duduk lesu di bangku bagi calon penumpang sambil menahan air matanya jinki membuka surat myong ra.

Jinki ah ^^

Mianhae aku suadah melibatkanmu sejauh ini. Masa depanmu masih indah jinki ah, jadi aku tidak mungkin membawamu ke dalam masalah keluargaku yang rumit. Aku akan mencoba memberanikan diri untuk menolak keras perjodohan konyol ini. Doa kan aku ya.

Slamat tinggal jinki ah, jaga dirimu ya semoga mendapat yeoja yang benar-benar kau cintai bukan karena kasihan sepertiku. Saranghae my jinki.

“ kenapa kau gegabah memutuskan pergi myong ra ah” jinki tidak kuasa menahan air matanya.

“butuh sapu tangan?” kata seorang yeoja, dan jinki hafal betul suara itu.

“myong myong ra?” jinki masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat.

“kenapa masih ada di sini?” Tanya jinki

“menunggu keberangkatan dan melihat langit korea terakhir kali, dan menunggu jinki jika datang” kata myong ra tersenyum.

Dan jinki langsung memeluk myong ra.

“jangan pergi, nado saranghae jeongmal saranghae. Jangan pergi tetaplah disisi ku” jinki semakin erat memeluk myong ra.

“jinki ah, aku tidak mau kau kehilagan karir mu hanya demi aku, aku akan tetap pergi jinki ah” kata myong ra melepas pelukan jinki dan menatap jinki sesaat dan segera berdiri dan akan pergi meninggalkan jinki.

“tunggu!!” jinki memberi sesuatu pada myong ra.

“bisakah kau menugguku” kata jinki sambil memeberi kado yang dari dulu ingin diberikan pada myong ra, yaitu bantal kecil berbentuk sepasang sayap.

“gomawo”kata myong ra. Dan myong ra mengeluarka sesuatu dari dalam tasnya.

Ternyata myong ra mengeluarkan sebuah hadiah yang sama persis dengan apa yg di beri jinki yaitu bantal kecil berbentuk sayap.

“kita sehati ya” kata jinki tersenyum dan di ikuti oleh myong ra.

“ambilah, jika salah satu dari kita merasa rindu. Kita bisa melihat sayap kecil kita dan menatap langit, bukankah kita masih dlam satu langit yang sama dan sayap ini yang akan menghubungkan kita” jelas myong ra.

“aku yakin akan menyusulmu” kata jinki sambil memberi pelukan selamat tinggal pada myong ra.

“aku menunggumu” myong ra balas memeluk jinki. Setelah itu myong ra melepas pelukan jinki

“aku pergi dulu” myong ra berjalan memunggungi jinki

“myong ra saranghae!!” teriak jinki. Myong ra membalikan badan dan tersenyum

“nado”

—–the end—–

©2010 SF3SI, Resty.

This post/FF has written by Resty, and has claim by her signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

Advertisements

14 thoughts on “Sky Away”

  1. kasian bgt seh si onew,,,,huaaaaa onew,,,aq juga akan menunggumu, walaupun aq mencintai taemin,,hahahahahahaha author,,,,bagus bgt ceritanyaaaaaa

  2. eh, komennya ketinggalan nih, –> mau nyanyi

    sky away…. sky away…. love….. huuuuu
    sky away… sky away… love….

    (insa DBSK)

    hehe, ngga nyambung mian

  3. whoa~ makan “Sky”nya bagus banget…
    mereka keren.. haha.. sempet kepikiran kalo si yong ra udah pergi loh.. tenyata belum hahaha…
    bakal lebih bagus lagi kalo jinki-nya udah suka sama myong ra sejak dia masih gendut. kan lebih romantis~ hahaha
    DAEBAK deh 😀

Leave a Reply to chota Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s