Sorry For Let You Down

Sorry For Let You Down

Author: Yeon-Key-Chul

Main Cast: Lee Taemin, Kim Hye-eun

Support Cast: Song Yongji, Kang Sooeun, Shin Hyojin

Genre: Romance

Length : 6 Pages

Rate: General

©2010 SF3SI, Freelance Author.

Satu kata yg belum sempat kuucapkan. Satu kata yg ingin sekali kukatakan. Hanya waktu yg menghalangiku untuk mengatakan hal ini padamu, Mianhae

Taemin Pov

Aku mengerjapkan mataku, aigoo perutku rasanya tidak enak. Kepalaku rasanya sakit sekali. Semalam terjadi apa sih? Kok aku sekarang sudah ada di kamar hotel? Aku baru saja mau mengeksplorasi kamar ini, tiba-tiba saja aku langsung ingin muntah. Cepat-cepat aku ke kamar mandi dan mengeluarkan isi perutku

’Kau sudah bangun, Taemin-sshi?’ tanya seorang yeoja. Tunggu dulu, yeoja? Siapa? Buru-buru kubasuh wajahku dan kembali ke kamar dan melihat seorang yeoja sedang duduk di ranjang. Sebuah senyum terlihat di wajahnya. Siapa dia?

’Kenapa wajahmu terlihat bingung begitu?’ tanya yeoja itu lagi. Spontan aku menggeleng tetapi wajahku masih mengekspresikan tanda tanya besar

’Kau tak apa?’ tanyanya lagi

’Aku baik-baik saja, tetapi aku tak bisa mengingat kejadian semalam’ kataku memberanikan membuka suara. Reaksi yeoja itu malah tertawa

’Haha, kau itu Taemin-sshi. Masih sama seperti dulu. Tenang saja, tidak terjadi apa-apa kok. Semalam itu kau hanya terlalu banyak minum shoujo, ya kubawa saja kau kesini’ tutur si yeoja panjang lebar. Ah ya, aku ingat. Aku di Seoul utk menghadiri acara reuni SMP-ku, dan semalam aku nekat menghabiskan 3 botol shoujo sekaligus. Tapi siapa yeoja ini? Pertanyaan itu masih terus saja berada di otakku sewaktu kami jalan-jalan pagi

’Wah, sudah beberapa tahun berlalu dan tampaknya jalan-jalan di Seoul ini sudah banyak yg berubah’ komentarnya

’Uhmm, boleh aku mengajukan sebuah pertanyaan aneh?’ tanyaku. Yeoja itu langsung menoleh ke arahku. ’Siapa namamu?.. Mm Mianhae karena semalam aku terlalu banyak minum dan aku lupa kejadian semalam…’ kataku setengah gugup

’Haha. Kau lupa ya? Aku Kim Hye-eun. Ah ya, sewaktu SMP dulu aku sangat gendut sampai-sampai semua mengejekku. Tapi kulihat semalam mereka malah terus-terusan menatapku’ kata yeoja itu. Eeh? Kim Hye-eun? Dia kan yg… Aishh, aku masih ingat betul kejadiannya. Apa ia masih ingat ya?

****************************************************************************************

’Waah, sudah bertahun-tahun aku tinggal di Seoul tapi baru sekali ini aku menaiki Namsan Tower’ kata Hye-eun

’Ini juga pertama kalinya bagiku. Mengesankan, eh?’ kataku. Aku bukan bersikap dingin padanya, tetapi aku bingung padanya. Setelah apa yg telah kulakukan padanya dulu, kenapa ia terlihat senang sekarang? Mustahil kalau ia masih menyukaiku sampai sekarang. Setelah dari Namsan tower, kami pergi ke stadium utk menonton pertandingan baseball. Ia terlihat menikmatinya sekali

’Yayy~ Blue Bogy menang~! Aku senang. Aku senang~’ kata Hye-eun setelah pertandingan selesai. ’Oh ya Taemin-sshi, aku ingin menanyakan sesuatu’

’Mwo?’

’Di bis tadi, kau bilang kalau aku sangat cantik. Kau juga berpikir seperti itu?’ tanyanya

’Uhhm. Ya tentu saja. Kau sangat cantik sampai-sampai aku terkesima’

‘Well, sekarang kita kembali ke hari itu. Kalau aku masih menyukaimu, apa yg akan kau lakukan Taemin-sshi?’ tanya Hye-eun. Eeh? Pertanyaan macam apa ini?

’Kau terlihat khawatir, Taemin-sshi. Aku membayangkan kalau kau akan mengecewakanku lagi seperti waktu itu’ kata Hye-eun

’Hye-eun shhi, aku.. Maaf aku sudah memiliki seorang kekasih’

’Aku tau. Tapi itu tidak penting sekarang. Aku akan mencurimu kalau aku mampu’ kata Hye-eun. Aku benar-benar speechless dan hanya bisa menatap Hye-eun. ’Ketika kau mengatakan kalau aku sangat cantik, aku merasa sangat senang. Aku ingin menjadi yeoja yg membuatmu malu ketika kita bersama”. ”Mungkin aku masih belum mengerti. Apa aku masih ’si gendut dan buruk rupa Kim Hye-eun’? Ketika kau mengatakan kalau aku sangat cantik, apa itu utk sekedar bersikap sopan saja?’ kata Hye-eun lagi

’Hye-eun shhi…’ kataku ingin mengucapkan sesuatu yg ingin sekali kukatakan, tetapi aku tak bisa mengatakannya

 

’Sekarang kau benar-benar khawatir, eh? Walau apapun yg terjadi, kau akan selalu menjadi cinta pertamaku’ kata Hye-eun. Ketika aku memikirkan kata-kata Hye-eun, rombongan supporter Blue Bogy datang sambil menyanyikan lagu pemberi semangat. Hye-eun bergabung menyanyikannya bersama rombongan supporter itu. Kenapa ia bertingkah seolah-olah ia terlihat senang padahal hatinya menangis?

****************************************************************************************

Malamnya, aku dan Hye-eun makan ramen. Saat sedang menikmati semangkuk ramen, aku jadi ingin tahu apa yg ia lakukan selama ini

’Oh ya Hye-eun sshi. Apa yg sedang kau lakukan sekarang ini?’ tanyaku sembari membuka percakapan

’Aku tinggal di Jepang, membantu perusahaan bisnis milik Kakek-Nenekku’ kata Hye-eun

’Apa? Di Jepang? Kenapa jauh sekali?’

’Yea, semenjak ayah-ibuku bercerai 3 tahun yg lalu, aku pindah ke Jepang. Kenyataannya aku mengalami kehidupan yg dramatis ketika orang tuaku masih bersama. Tetapi ketika mereka bercerai, rasanya ketenangan datang. Ibuku berkata ’Kalau aku tau ini dari awal, aku sudah meminta cerai sejak dulu’. Kupikir itu normal’ kata Hye-eun. Ya, aku ingat betul Ayah Hye-eun. Sewaktu SD, aku pernah bertemu Hye-eun di jalan. Sekujur tubuhnya penuh memar karena mendapat siksaan dari Ayahnya

Sepulang dari kedai ramen, kami bertemu dgn Song Yongji dan Kang Sooeun. Aku ingat sekali mereka berdua adalah yg paling sering mengejek Hye-eun

’Wah wah wah, jadi Taemin dan Hye-eun sudah bersama sekarang. Mengesankan’ komentar Yongji

’Hye-eun yg tadinya gendut dan buruk rupa berubah jadi langsing dan cantik. Siapa yg bisa sangka’ komentar Sooeun

’Kau tidak pernah datang ketika reuni-reuni yg lalu, kenapa sekarang kau datang Hye-eun sshi?’ kata Yongji

’Ya, Yongji-sshi…’ kataku mencoba menghentikan mereka

’Kau pikir ’aku cantik sekarang, aku akan membuat Taemin-sshi menyadariku’, eh? Hati-hati Taemin-sshi, nanti kau terjerumus jebakannya’ kata Sooeun

’Ya! Cukup sudah ocehan kalian!’ kataku mulai marah

’Kalian berkata seperti itu karena kalian iri padaku, paboya’ kata Hye-eun. ’Kalian iri kan karena aku bisa mendapatkan Taemin-sshi? Aku dengar apa yg kalian bicarakan kemarin malam di toilet’

’Mwo? Ya!’ kata Yongji dan SLAP! Songji menampar pipi Hye-eun

‘Cukup kalian berdua ! Jaga kelakuan kalian !’ kataku menengahi

’Taemin-sshi, aku tak menyangka hanya karena DIA menjadi cantik, kau bertekuk lutut padanya’ kata Sooeun sambil menunjuk Hye-eun. Kulihat ekspresi wajah Hye-eun berubah menjadi murung

’Ani, aku suka Hye-eun. Sekarang atau sebelumnya, itu masih sama’ kataku dan menggandeng tangan Hye-eun. ’Kajja, kita pergi’

****************************************************************************************

Sewaktu aku mengantar Hye-eun ke hotel, aku baru bisa bernafas lega

’Fuuuh, aku tidak tau jika aku mengatakannya terlalu berlebihan, tetapi rasanya melegakan’ kataku. ’Oh ya, aku harus pulang. Aku janji akan pulang ke rumah orang tuaku sepulang dari reuni’

’Taemin-sshi, gomawo sudah mau berbohong utkku’ kata Hye-eun

’Ani, itu tidak bohong. Aku mengatakan yg sebenarnya’ kataku. Aku merasa bersalah pada kekasihku, tetapi aku akan merasa lebih bersalah kalau aku meninggalkan Hye-eun seperti ini. Mungkin ini sebuah kebanggaan, tetapi aku merasa kalau aku ingin menebus kesalahanku pada hari itu. Dan aku ingin berada disampingnya, menjaganya, bersamanya.

’Tetapi, itu artinya…’

’Nde, aku akan meninggalkan kekasihku itu asal aku bisa bersamamu’ kataku memotong perkataan Hye-eun

’Baiklah’ kata Hye-eun. Aku memeluknya erat seakan tak ingin melepasnya

***************************************************************************************

Keesokan harinya aku menjemputnya pagi-pagi di hotelnya. Kami akan jalan-jalan lagi seperti kemarin. Kali ini kami mengitari seluruh taman yg ada di Seoul. Menyenangkan sekali. Saat sedang berada di Seoul Grand Park, aku melihat beberapa siswi SMA yg seumuran dgn Hyojin. Kalau aku mengatakan pada Hyojin kalau aku ingin meninggalkannya, ia pasti sangat sedih

’Ya, Taemin-sshi, untuk apa kau memandangi awan seperti itu? Kita ke danau yuk, kajja’ ajak Hye-eun

’Mwo? Ah. Kajja’ kataku. Kami naik perahu bebek, benar-benar sempurna

’Taemin-sshi, apa kau yakin akan meninggalkan kekasihmu itu? Aku lebih tua 5 tahun darinya’ kata Hye-eun

’Aahh, kau tak perlu khawatir soal itu’ kataku sedikit gugup

’Jadi kita bisa menjadi, couple, ya kan? Tapi kalaupun begitu, kita akan pacaran jarak jauh. Kita akan jarang bertemu’

’Benar juga, tapi kan kita masih bisa berkirim email dan chatting. Ya walaupun aku tau pasti berbeda’ kataku. Aku memandangi wajah Hye-eun yg mulai bersemu merah. ’Kau sangat cantik. Hye-eun sshi’

’Aishh! Jangan mengatakan hal yg membuatku malu’ kata Hye-eun

’Bagaimana bisa hal itu memalukan? Lagipula itu kenyataan’

’Tetap saja aku malu’ kata Hye-eun. Lama-lama kami jadi berdebat kecil, sampai kami turun dari perahu bebek

’Aaah, aku benar-benar menikmati kunjunganku ke Seoul’ kata Hye-eun

’Aku juga’ kataku

’Oh ya Taemin-sshi, apa kau tau kalau danau ini punya sebuah kutukan?’

’Jiinja? Aku tak pernah tau soal itu’ kataku. Tiba-tiba Hye-eun menghampiriku dan memelukku erat

’Saranghaeyo. Jeongmal Saranghaeyo’ kata Hye-eun

’Hye-eun sshi, ayolah. Mereka mulai memandangi kita. Nanti saja, oke?’ kataku. Hye-eun melepaskan pelukannya

’Ah, aku haus. Aku beli jus dulu sebentar’ kata Hye-eun lagi. Aku mengangguk dan duduk di bangku dekat danau. 30 Menit berlalu tetapi Hye-eun tak kunjung datang. Tiba-tiba seorang anak kecil mendatangiku

’Silyeheyo ahjusshi. Apakah ahjusshi bernama Lee Taemin?’ tanya anak itu

’Nde, waeyo?’ tanyaku

’Tadi ada seorang Eonni memberikanku surat ini untuk ahjusshi’ kata anak itu sambil menyodorkan sebuah surat. Langsung saja kubaca surat itu

Dear Taemin-sshi

Mianhae atas perubahan rencanaku. Aku kembali ke Jepang hari ini juga. Aku tak tau bagaimana mengatakannya padamu langsung jadi aku menulis surat ini. Sebenarnya aku datang ke reuni itu utk menemuimu. Aku berencana utk membalas perlakuanmu di hari itu, ketika kau tak menerima cokelat valentine dariku. Aku ingin membuatmu melihatku, menggodamu dan akhirnya membuangmu

Tetapi aku tak mampu. Ternyata kau masih Lee Taemin yg dulu kusuka. Ngomong-ngomong aku beri tau soal kutukan danau itu: pasangan yg berkencan naik perahu bebek di danau itu akan selalu memutuskan hubungannya

Mianhae, hubungan kita juga berakhir sampai disini. Aku merasa bahagia atas apa yg telah kau lakukan.. dan sekali lagi aku minta maaf. Selamat tinggal dan jaga dirimu baik-baik. Buatlah kekasihmu di Incheon merasa senang, jebal. Aku berharap kita bisa bertemu lagi lain waktu

Kim Hye-eun

PS: Terkadang kau terlalu baik utk dirimu sendiri

Sial! Siaaaal! Kau tega Hye-eun sshi, kau tega! Kau tak membiarkanku mengatakan yg ingin kukatakan. Memang sangat simpel, mungkin rasanya aneh kalau aku baru mengatakannya sekarang. ’Mianhae’

End~

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

22 thoughts on “Sorry For Let You Down”

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s