[FF PARTY] Special Day

Tittle : Special Day

Main Cast : Choi Minho,Choi MinSeo

Suport Cast : Song YonHee,Lee Jinki

Length : OneShot

Genre : Romance,Family,friendship

Rating : PG13

Summary : “memang kalau boleh ku tahu,kau namja chingu MinSeo ya?”.Minho merasakan

tubuhnya kehilangan tulangnya dan seluruh sendinya.Pertanyaan jinki yang

tepat mengena di hatinya.Membuat dia berfikir sekali lagi.

Ket : Mendaftar jadi author tetap J

{PINNED AS DECEMBER SPECIAL – FF PARTY}

“Saengil Cukhae Hamnida~~saengil cukhae hamnida…..”

Yeoja itu tersenyum  dan menaruh kue coklat yang di pelajarinya lama di atas meja.

“Gomawo” kata yang berulang tahun mengecup kening yeoja itu.

“cepat minho tiup lilinnya,don’t forget make a wish”.Namja itu mengangguk dan menutup matanya.

“semoga aku dan min seo noona selamanya bahagia,berdua” minho membuka matanya,mengecup pipi noonanya.

“kalau di depan umum jangan seperti ini!Bahaya tau!” protes min seo.

“ahaha,kalau mereka menatap kita aneh,aku akan berkata kau istriku noona!”

Mereka berdua tertawa renyah.

*

“minho ya,aku sudah buat sarapan,kau pulang jam berapa?” min seo mengguncang tubuh minho pelan.”ukh…aku pulang jam 9 malam,noona?”.

“aku pulang siang,kau tak apa kan kutinggal?”

“ne,aku kan bukan anak kecil noona!”.Minho mengerucutkan bibirnya,min seo menggusak rambut minho.”tapi kau tetap adik kecil ku!” katanya pelan berbisik di telinga minho.Minho merasakan sakit yang sangat,dia mencintai noonanya itu,tidak bolehkan seseorang mencintai kakaknya?

“bye” min seo dengan cepat mengecup pipi minho lalu bangkit.

“noona~~”

“ne?”

“aku maunya di sini” minho menunjuk bibirnya sambil tersenyum jahil.

“YA!Jangan menggodaku!” min seo segera berlari meninggalkan  minho yang tertawa puas.

*

-Min Seo POV-

Seperti biasanya aku melewati lorong lorong universitas yang gelap.Andai Minho satu universitas denganku,mungkin aku tidak kesepian,haah~kenapa aku merindukan anak itu ya? “Ya!Choi Min Seo!” aku membalikkan badanku.

“ne?” tanyaku pada namja yang berlari lari.

“apa kau ada kelas?”

“ne,wae?”

“kau tahu kan akan ada tugas kelompok dari kim seonsangnim,aku mau kau jadi teman satu kelompokku,kau mau?”

Em,,bagaimana ya?Aku saja tidak mengenalnya,walaupun aku sudah bertemu dengannya hampir setiap kali di kelas kim,tapi aku tetap tidak tahu namanya.

“ta…” belum sempat aku menjawab dia segera menarik tanganku.

“I know,Lee Jinki imnida” wah..apa dia esper,atau mukaku tertulis ‘aku belum tahu namamu’?

“boleh” kataku cepat.Dia memamerkan deretan gigi putihnya.

“bagus,kalau begitu kita mulai saja hari ini?Bagaimana?”

“di rumahku saja”

“boleh?” Aku mengangguk,kemudian dia tersenyum manis.Ya Tuhan!Bagaimana bisa ada namja semanis lee jinki?!

*

“aku pulang” aku membuka pintu apartemen,hening,apa minho sudah berangkat?

“kau tinggal sendirian?”

“ada namdongsaengku” kataku sambil membuka kulkas.

“kau mau minum apa?Tapi hanya ada air es,sorry” kataku sambil memamerkan gigiku.

Jinki tertawa kecil dan mengangguk.

-Author POV-

Min seo menaruh gelas di atas meja kecil.Dia meremas ujung sweaternya dengan ragu.

“em..jinki ssi,bisa mulai?”

“oh ya!Maaf aku lupa”

Min seo berdiri untuk mengambil tasnya,tapi apa kehendaknya soal kaus kaki minho yang di letakkan sembarangan dan membuatnya terpeleset?

“waa~~”

BRUK

Min seo menimpa tubuh jinki,rambut nya jatuh tepat di wajah jinki.Membuat jinki seperti ..menelan zat adiksi?

Dan saat bersamaan minho membuka pintu kamar mandi yang berhadapan dengan ruang tamu.Minho menyukai kakaknya,ah tidak mencintainya.

Dia berjalan cepat ke arah kakaknya yang masih ada dalam pelukan jinki.

Dia menarik jinki.

DUAK

Satu hantaman cukup membuat ujung bibir jinki mengeluarkan sebercak darah.

“Minho!” teriak min seo menghentikan perbuatan adiknya.

Minho melepas jinki,lebih tepatnya menjatuhkan tubuhnya.

“jangan peluk peluk dia!Arraseo!” bentak minho tepat di depan wajah jinki.

Jinki mengangguk kemudian entah darimana datangnya pertanyaan itu,tiba tiba jinki menanyakannya.

Menanyakan satu hal yang fatal.

“memang kalau boleh ku tahu,kau namja chingu MinSeo ya?”.Minho merasakan

tubuhnya kehilangan tulangnya dan seluruh sendinya.Pertanyaan jinki yang

tepat mengena di hatinya.Membuat dia berfikir sekali lagi.

“aku adiknya!Wae?!Aku menjaga kakaku dari namja macam kau tahu!”

Jinki hanya tertawa kecil.

“oke adik kecil yang manis” Jinki mendekati minho dan membisikkan kata kata yang cukup menyebalkan.

“tapi tatapanmu bukan tatapan seorang adik”

Jinki tertawa pelan dan menggusak rambut minho,meski minho dan jinki terpaut 5cm.

“lain kali saja kita kerjakan tugasnya ya,annyeong” jinki melambai dari belakang,membuka pintu apartemen min seo dan keluar dengan cepat.

Setelahnya min seo menatap minho dengan tatapan membunuh.

Jika banyak yang bertanya kenapa minho punya senyum yang mematikan.

Jawabannya adalah kakaknya.Aku tidak bisa menunjukkan bagaimana wajah kakaknya yang penuh charisma,tapi kau pasti bisa membayangkannya,ne?

“don’t do that again choi minho!Or I kick your butt!”

Minho hanya mengangguk dan memberikan senyumnya.

“noona…”

“ne?”

“ppopo…sebelum aku berangkat…” apakah kalian akan muntah jika membayangkan sang flaming charisma seperti ini?

“cih!Sana gih!Telat nanti!” min seo mendorong minho.

“ne,ne,ne..bye”

Min seo masih menatap buku tugasnya,entah kenapa pikirannya tiba tiba blank.

Dengan jelas dia mendengar kata kata jinki barusan.

‘tapi tatapanmu bukan tatapan seorang adik’.

Entah jinki sengaja agar bisa didengar min seo atau dia memang tidak tahu ukuran suara volumenya yang terlalu besar?

DRT DRT

>besok kau ada kelas?<

>nuguya?<

Seingatnya di kontak nomor ponselnya hanya ada minho dan 3 temannya.

Cukup sedikit,maklum dia dan minho sama sama menutup dirinya.

DRT DRT

>aku jinki.kutanya ada kelas tidak?<

>kau tahu dari mana nomorku?<

>semua fansmu tahu,jangan bertanya lagi!Cepat jawab<

>ne besok aku bebas,kenapa?<

>ayo ke taman bermain ^^ (harus mau)<

>ukh (-“) itu pemaksaan!Boleh juga<

>minimarket dua blok dari apartemenmu,jam 10,bye<

Min seo tersenyum sambil menggenggam ponselnya erat.

*

“minho,aku pergi dulu ya,bye” min seo merapikan lagi cardigan hitamnya dan celana jeans selututnya yang berwarna hitam juga.

“minho..”

“ne?”

“aku sudah cantik belum?”

Min seo jarang memperhatikan penampilannya,bahkan belum pernah dia menanyakan kepada orang orang ‘apakah aku sudah cantik?’ dan sebagainya.

Minho yang menatap min seo dari bawah ke atas sebenarnya ingin bilang

‘ya noona!Kau cantik!neomu yepposeo!’ minho menelan ludahnya dan menatap mata min seo yang penuh harap.

“kau mau ke pemakaman noona?” katanya berusaha setenang mungkin.Setelah mengatakan hal itu,min seo hanya tertawa dan menatap minho.

“Cari makan sendiri sebulan” katanya singkat dan meninggalkan minho yang masih lost connect.

*

“annyeong,maaf menunggu” min seo menepuk pelan pundak jinki.

“ne,kajja!” jinki menggenggam tangan mungil min seo dan menariknya ke arah mobil convertible putih metalik.

“punyamu?”

Jinki hanya mengangguk.Min seo mengeka ludahnya,bertanya pada dirinya sendiri

‘pelu berapa tahun aku menabung untuk membelinya?’

*

Mereka berdua sekarang sedang ada di salah satu café dekat taman bermain yang baru saja mereka jelajahi.

“omo!Suda jam 2 siang!Kita bemain sekitar 4jam!” seru min seo melihat jam tangannya.

KLING

Suara pengunjung masuk.Tapi min seo dan jinki masih asik tertawa dan berbagi cerita dan bla bla bla.

“kalian” satu kata itu membuat min seo dan jinki menoleh ke belakang jinki.

“minho!?”

“noona?jadi kau pergi dengan namja ini lagi?” minho memaksa duduk di sebelah min seo dan menatap tajam jinki yang di seberangnya.

“wae?kau tak suka?” Tanya min seo santai.

“ani,noona,aku lapar,ayo pulang,kau sudah 3jam lebih di luar meninggalkanku!” tanpa menunggu jawaban dari min seo,minho menarik min seo menjauh dari jinki

“aku pulang ya,bye” teriak min seo sambil melambai dengan salah satu tangannya yang bebas.

*

Hari ini hujan terus mengiringi suara tv dari apartemen min seo dan minho.

Sejak tadi setelah minho mengajak min seo pulang.

Jam sudah menunjukkan pukul 7 p.m.

Minho hanya menatap tv sambil sesekali menyeruput coklat panasnya.

“minho aku mau berbicara”

“katakan” kata minho datar masih terus menatap tv

“minho!Tatap lawan bicaramu!Aku noonamu!”

Minho menatap min seo dengan malas.

“dengarkan!Aku noonamu,ada masanya aku menjagamu,dan mungkin saat ini aku harus berhenti dari tugas itu,dan kau?Kau akan punya kehidupan sendiri,ok?”

Minho menguatkan kepalan tangannya.

“maksudmu aku harus menjauhi namja bernama jinki itu,itukan maksudmu noona?”

Min seo menelan ludahnya,menatap minho dengan tatapan bukan-maksudku-minho.

Tapi minho malah menarik tangan min seo,membuat diri mereka berpelukan.

“minhoya!Lepaskan!” seru min seo memukul dada minho tapi,percuma saja,tenaga minho dan min seo berbeda.

“kumohon minho!Lepaskan aku,sulit bernafas”

Minho merenggangkan pelukannya,menatap min seo lama,menarik dagu min seo,mengecupnya kasar.Kejadian berturut turut yang di luar dugaan untuk min seo.

Min seo mencoba melepaskan bibirnya dari bibir minho,ketika dia sadar,minho mulai memaksa min seo untuk membuka mulutnya sedikit.

Min seo menitikkan air matanya perlahan,mulutnya masih terkatup rapat,tangannya masih dicengkram kuat oleh minho,dongsaengnya sendiri.

“mmphh…mhhp..” min seo berusaha memberi tanda pada minho kalau dirinya sudah hampir kehabisan nafas.

Minho melepaskan ciumannya,tapi tangannya masih mencengkram kuat tangan noonanya.

“minho,kita saudara” kata min seo lirih.

Minho mengangguk dalam.”ini salah” lanjut min seo.

“berbahagialah dengan yeoja yang seharusnya kau cintai,bukan aku” min seo memeluk minho yang menangis dalam diam.

*

Minho kembali pada kehidupan semula sebelum mencintai noonanya,di kerubuti penggemarnya,main,tidur,dan hal hal yang biasa dia lakukan.

Sampai suatu kejadian…

“Saranghae sunbae!” teriak  yeoja di hadapan minho.

Dengan mudahnya minho berkata dingin

“nuguya?” biasanya ini akan membuat yeoja yang menembaknya menangis atau membencinya setengah mati.

“oh,,aku Song Yon Hee imnida” kata yeoja itu tersenyum manis.

Minho hanya smirk dan meninggalkan gadis itu sendiri.

“eh tunggu sunbae,kau belum menjawab pernyataanku!”

YonHee mengejar minho yang mempunyai langkah panjang.

Minho menghentikan langkahnya dan menatap YonHee,yeoja itu sedari tadi hanya memasang senyum yang memang manis.Minho akui yonhee itu yeoja yang ideal buatnya,masalahnya dia masih agak kesal dengan kejadian penolakan frontal Minseo.

“apa?”

“jawab dulu”

“harus?”

Yonhee mengangguk cepat sambil terus memasang senyumnya.

“ck,terserah kaulah” yonhee membuka mulutnya kecil.

“m…apa itu artinya iya?” yonhee menggigit bibir bawahnya menatap minho.

“menurutmu?” dan minho dengan cepat mencubit pipi chubby yonhee lalu meninggalkannya sendiri.

“omo!itu…iya kan?” gumam yonhee.

Dengan sendirinya semua akan mengalir,tanpa kalian tahu hati yang keras akan luluh.

Tanpa kalian tahu,kalian akan melupakan hal hal yang menyakitkan dengan cara yang berbeda.

Minho,bukan orang yang special.Bukan karena cerita ini dia special.

Banyak orang di luar sana sama seperti dirinya.

Tanpa disadari menyukai saudaranya.Tapi dunia tetap harus berputar dengan orang orang di dalamnya.Dan minho sama seperti kalian yang mungkin merasakan perasaan cinta pada darahnya sendiri,dia melupakan minseo,dia luluh dengan sikap yonhee.

Terlalu singkat?

Let’s end this story…

“cukhae cukhae!!” teriak salah satu teman minseo.

“omo!ini adikmu minseo?tampan sekali!” di antaranya mengagumi minho yang memakai tuxedo putih dengan jas putih.

“aish!kenapa kalian membicarakan namja itu?Akukan mempelai prianya!” celetuk jinkidisambut tawa yang lain.

“hyung,akuilah,aku memang lebih baik” semua menatap minho dengan

tatapan muka-charismamu-jauh-dari-sikapmu.

“ne..aku akui…tapi mengakulah,minseo lebih baik kan dari yonhee!” sergah jinki membuat pembelaan.

“memang,hehehe,,makanya hyung jaga dia!atau gak aku yang gantiin nanti di depan pastur”

Minseo segera mengangkat gaunnya dan menendang minho.

“noona!kau jahat sekali sih!”

“biarin mehrong~~”

Hari ini di hari suci,di mana mempertemukan dua insan yang saling mencintai,sekaligus merayakan hari special salah satunya.

“aku tidak menyangka kalian akan  menikah secepat ini,bersamaan dengan jinki hyung ulang tahun lagi”

“ne,kau?kapan dengan yonhee,kau tahu?”

“um..entahlah,terakhir dia mengirimku e-mail saat tahun baru,dia bahkan tidak mengucapkan selamat ulang tahun padaku,atau menegurku”

“balada cinta jarak jauh,hm?” minseo tertawa kecil,tapi dia turut sedih.

“oke,aku tahu kau senang eh!?nanti malam pertama aku yakinkan ponselmu selalu bordering”

Sekarang gentian minho yang tertawa.

“aku tidak yakin,jinki juga bekerja lembur,mungkin malam pertama,akan menjadi siang pertama” mereka saling menatap gelid an akhirnya tertawa bebas

“oke ini menggelikan” seru minseo dan menarik minho bangkit dari bangku taman itu.

*

Minho membuka pintu apartemennya,oke,sebenarnya itu apartemennya dan yonhee.

Hanya saja yonhee sedang mengejar mimpinya di Canada.

Minho membuka jasnya dan melemparnya kesembarang tempat.

Ini sudah tahun ke2 yonhee meninggalkannya,dia menerawang jauh.Apartemennya masih bersih saat yonhee disini.

Biasanya minseo akan marah marah dan membereskan semuanya.

Minho tertawa kecil menatap dapur.mengingat ingat semua kejadian dirinya dengan yonhee.

Mereka berhubungan jarak jauh selama 2 tahun.Hei!Apa ada yang tahan?Maksudku,sekarang,di mana semua terlibat cinta segitiga,wajar saja minho khawatir.

Mungkin ada pria Canada yang mengajaknya menikah 1 tahun yang lalu?

Ting Tong

Minho segera membuka pintu apartemennya

O.o

Boneka beruang yang sangat besar memegang photonya?

Tapi dia bukan mempermasalahkan hal itu,siapa yang ada di balik boneka itu?

“hei,kehilangan aku?” seseorang itu menampakkan wajahnya di balik boneka beruangnya,membuat minho tersenyum sendu.Seolah penantiannya telah berakhir.

“hei..”

Yonhee melepas boneka beruangnya dan memeluk minho dengan erat.

“whoa,kau merindukanku?kupikir kau menikah dengan pria pria Canada”

Yonhee terkikik

“tentu tidak,aku lebih menyukai orang korea”

“ah ya,kau lebih baik mandi,aku akan membuatkan sesuatu,dan merapihkan kekacauan ini” yonhee menunjuk pakaian kotor yang tergeletak di sofa.Minho terkekeh dan mengangguk.

“saengi cukhae hamnida,saengil cukhae hamnida!!” yonhee duduk di salah satu kursi,meja makan kini sudah terpenuhi dengan makanan.Tapi tatapannya berhenti pada kue dengan tulisan krim ‘happy birthday sorry late’.

Minho hanya bisa tersenyum

“kau tahu yonhee,benar benar terlambat”

“ani,kalau aku mengucapkannya di bulan januari,itu telat,aku hanya telat beberapa minggu”

Minho menatap yonhee dengan tatapan  -jadi-itu-pengertian-telat-bagimu-.

Minho duduk di hadapan yonhee.

“tiup lilinnya dan make a wish”

*Minho POV*

Tahun ini aku bersyukur,masih bisa tersenyum dan tertawa.Masih bisa melihat yonhee tumbuh di sampingku.Di bulan yang special ini,aku mengucapkan doa dan harapan.Hanya saja orang yang di sampingku berbeda.

“tiup lilinnya dan make a wish” suruhnya,aku mengangguk dan menutup mataku.

Kuharap yonhee bahagia bersama pria yang di cintainya,pria yang terpantul di bola matanya sekarang,pria yang sedang merayakan hari specialnya meski telat,kumohon tuhan,terima kasih.amien’.

Aku membuka mataku,menatap bola matanya,ya pria yang ada di bola matanya saat ini aku.Semoga bertahan selamanya.

Aku mengecup bibirnya sekilas dan membisikkan kata kata yang sudah kusiapkan dari entah kapan aku tidak ingat.

kau akan jadi bagian keluarga choi,secepatnya

Fin

©2010 FF Party, SF3SI

This post made based on DECEMBER SPECIAL EVENT:

FF PARTY

 

35 thoughts on “[FF PARTY] Special Day”

    1. Tor… aku datang lagi….
      aku baca FF ini kok berasa lompat-lompat ya. trus banyak adegan yang terasa sekali sangat dipaksakan… misalnya pertemuan jinki dengan minseo… terus cara pendiskripsianny juga melompat2 lompat… misalnya saat Minho diminta untuk make a wish dan niup lilinnya…. habis make a wish kok malah mencium…??? trus banyak sekali yang 1paragraf 1kalimat…. oh ya satu lagi… penggunaan tanda bacanya sangat kacau. awal kalimat itukan juga harus huruf besar dan juga pemenggalan kalimatnya juga kacau…. hingga membuatku susah untuk membacanya… mian tor… bukannya mau menjelekkan atau membuat authornya stress…. tapi aku mau kita sama2 belajar supaya kedepannya lebih baik lagi. aku juga masih belajar kok… TETAP SEMANGAT YA…

        1. Wahhh…. ini milikmu toh Jo…..
          Mian kalo aku dah melangkahi tugas judge…. tapi kalo aku baca FF aku selalu mengatakan apa yang aku rasakan sejujurnya… karena aku juga ingin belajar untuk lebih baik lagi… bukannya ada pepatah… “teman itu bagai cermin yang baik buat kita”>>>> alah pake pepatah segala.
          Maksudnya begini : jika tulisan FF yang kita baca bagus dilihat dari segala aspek bisa kita jadikan cerman tentang bagaimana tulisan kita, baik atau malah jauh lebih jelek. begitu juga jika FF yang kita baca kurang baik… itu akan menjadi cermin buat kita supaya kita tidak mengulangi kesalahan yang dibuat teman kita…
          intinya aku hanya ingin jujur pada diri sendiri, dan berusaha untuk bisa mengoreksi diri sendiri… .>>>> kok merasa jadi pidato…
          HARUS TETAP SEMANGAT YA….

  1. NI FF SO MISTERIUS BANGET SIH…!!!! KAGAK ADA NAMA AUTHORNYA, NGGAK PEDE YA NON PENGEN JADI AUTHOR TETAP TAPI GARA-GARA PUNYA NAMA YANG MUNGKIN “KAMPUNGAN” JADI SO MISTERIUS GINI DEH!!
    SORY . NGGAK MAKSUD BASHING LHO…!!!
    FFNYAH…????
    SEDIKIT BAGUS, YANG ARTINYA BANYAK JELEKNYA!!!!
    HAHHAAHAAAHHAAAAAAA… *KETAWA LUCIFER*

    1. Aku SELALU nulis nama author kok!
      Tapi aku gak tau kenapa pas sampe di sini ngilang mulu..
      BENER deh!!!!
      Ahaha…aku buatnya dengan pemaksaan
      Oke aku akuin jelek…
      Makasih atas sarannya yang hampir mendekati bashing

  2. AuThor…
    Di mana dirimu..??
    .
    FFmu lumayan keren sich..
    Tp aq stUju ma koMen readEr laen,
    ada adEgan yg agak maksa..
    .
    Tp gpp, ud cukup bgz kug.. ^^
    hwaiting ea.. 😀

  3. Cba ada keterangan wktunya, mungkin jd agk lbh mudah dimengerti.

    Sbnernya aku ngrti ksluruhan critanya, tp akn lbh enk lg dbaca sma reader yg msh pinyit” klo ad kterangan pnjelasnya *halah… aku sok tua

    Btw, critanya aku suka kok.Pmbawaan author pov-nya udh ngena bgt bwtku.
    Fighting!!

  4. kalo buat aku sihh.. nama author ga terlalu aku perhatiin soalnya aku itu kalo baca ff asal baca trus komen deh tanpa liat authornya hahaha….

    just ignore the people who cannot respect your hard work!!!
    And for the people!! jangan mentang2 admin lagi pada sibuk ini ngebash sana sini…
    di sini kan kita saling share.. ayo lahhh… no one perfect in this world!!
    HWAITING!!!!

  5. yah, meskipun ga ada nama authornya, tapi ffnya tetep BAGUS!
    sudahlah. just,, ignore him, or her or,, that hemaprodit. dia juga gitu ke ff ku -.-
    tapi, kayaknya emang bener dari beberapa comment ada adegan yang agak maksa
    okelah! TAPI INI BAGUS KOK! (Y)
    teruslah berkarya ! 😀

  6. Terima kasih sama semua readers yang mau menyempatkan diri untuk komen
    Maaf kalo gak bisa bales satu satu..
    Hohoho…aku lemes..tapi juga bingung
    Emang bener banyak adegan paksaan dari author yang gak masuk di akal
    Dan yah…seperti kalian tahu..
    Kritikan itu bermanfaat,but…hey…ada kalanya mengkritik itu ada batasannya.

    Mungkin kalian pikir aku pengecut dan bla bla bla..
    Aku emang itu, aku emang pengecut,aku emang baru di dunia per ff an..
    dan aku tahu aku banyak salah,jelek,intinya karangan aku gak sempurna..

    Tapi sekali lagi, thanks for your comment =)

    1. Jo….>>> mulai sok akrab.
      kok kamu sendiri sih yang bilang pengecut??? kalo yang lain bilang pengecut aku nggak bakalan nanggapin. Toh mereka hanya bisa ngomong tanpa bisa menghasilkan suatu karya apapun.
      aku yakin kamu itu bukan pengecut, buktinya kamu berani mengirimkan FF hasil karya kamu sendiri. Jangan kira mengirim FF untuk dibaca orang banyak itu tidak memerlukan keberanian. So… berbanggalah karena kamu memiliki keberanian yang tak dimiliki oleh kebanyakan orang.Oh ya… ada satu pepatah atau apalah namanya yang sering aku ingat… cobaan yang besar (bisa krtikan, hujatan, bahkan makian) hanya akan diterima oleh orang besar untuk membuat dirinya semakin besar. satulagi orang yang besar/sukses pasti akan melewati suatu rintangan yang besar… so tetaplah untuk selalu bersemangat. jangan jugde dirimu sendiri dengan sesuatu yang negatif… karena hal itu akan mempengaruhi dirimu tanpa kamu sadari… AYO SEMANGAT!!!!

  7. Suka sama sifat Yoon Hee 😀 lucu >< ceritanya juga bagus, 😀

    Haha, aku comment telat banget ya, mohon maklum aja. (A New Reader)

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s