[FF PARTY] Cracks Of My Heart – Part 2 (END)

Title                  : Cracks of my broken heart

Author              : E-blow (Echie)

Main cast         : Onew (SHINee) and Lee Yoo Jin

Other Cast       : Park Yoon Mi and SHINee

Genre               : AU, Romance, Fantasy, Angst

Length              : Oneshot

Rating               : PG-15

Summary          : a girl who left her father dead, his mother never care about her, her love unrequited.

Credit Song      : SHINee – Quasimodo and DBSK – Begin

Ket                  : Mendaftar sebagai author tetap.

Language          : Indonesian (and Korean in some case)

Disclaimer        : I don’t have Onew characters. He belong to himself. And Yoo jin are my original characters. All things that happen in here are only a fiction. So please don’t sue me.

Warning           : Un-beta-ed

{PINNED AS DECEMBER SPECIAL –FF PARTY}


“Ini Yoon mi dan dua orang namja yang eomma maksud” eomma sedikit mundur dan namja yang ada di belakangnya, tampak dengan jelas olehku. Onew oppa. Ya, Onew oppalah yang eomma maksud. Kepalaku mulai pusing. Teringat kejadian ditaman tadi malam.

“Eomma keluar sebentar” Eomma meninggalkanku dengan tiga orang ksatria yang telah menolongku ini.

“Jongmal gomawo, telah menolongku” aku sedikit membungkuk tapi apadaya, punggungku terasa sakit, sehingga aku hanya bisa mengangukkan kepalaku.

“Cheonmanayeo, Yoojin-a”

“Siapa yang menemukanku ?”

“Onew oppa, dia yang mengendongmu sampai kesini. Aku hanya menelfon eommamu dan di temani Minho oppa” Yoon mi anggat bicara.

“Kronologisnya ?”

“Aku tidak tahu secara pasti, tapi yang pasti saat aku dan Yoonmi ssedang duduk di depan aula sekolah, Onew menelfonku, katanya bilang kepacarmu, yoojin pingsan, cepat telfon eommanya” kali ini Minho oppa yang angkat bicara.

“Kalau kau mau berterima kasih, berterima kasihlah ke Onew oppa, karna kami hanya menelfon eommamu. Aku dan Minho oppa keluar sebentar. Kau kutinggal dengan Onew oppa” Yoonmi dan Minho oppa pergi meningalkanku berdua dengan Onew oppa.

“Bagaimana keadaanmu ? sudah membaik”

“Ya, kamsahamnida karna telah menolongku sunbae”

“Ya, cheonmanayeo”

Sebenarnya aku sedikit grogi saat bicara dengganya.

“Penampilan Sunbae, bagus sekali. Aku suka”

“Kau suka ? benarkah ? aku juga suka saat kau menontonku di deretan penonton paling depan”

“Hah, maksud sunbae ?”

“Maksudku, terimakasih sudah menontonku”

“Oh !”

Aku dan Onew oppa sekarang sudah semangkin akrab, candaanya yang konyol membuatku semangkin suka padanya.

Pintu dibuka, ada eomma datang membawa sebuah tas besar.

“Ya sudah, karna eommamu sudah datang aku perggi dulu”.

“Ya, Kamsahamnida”

Onew oppa meninggalkanku dengan Eomma. Eomma mendekatiku punuh rasa curiga.

“Siapa namja tadi ?”

“Sunbaeku”

“Kau mau makan, tidak usah, aku belum lapar”

“Nanti kau sakit lagi ?”

“Sudah kubilang aku tidak mau, kalau anda mau makan, makan saja sendiri !”

Eomma meninggalkanku sendirian, isak tangisnya tedengar jelas olehku. Aku masih belum bisa memaafka eommaku. Karna saat Appa meninggal ia terlihat tidak sedih. Malah terlihat bahagia melihat orang yang aku cintai mati.

Kulihat tasnya ada di sampingku. Ku buka hanya ada uang, foto kami sekeluarga, dan secarik kertas kuning. Perlahan kubaca isinya.

3 Januari 2002

Aku melihat dukacita di wajah putriku hari ini. Suamiku ayahnya mati karna leukimia. Aku sudah pernah melihat mimik terluka, marah, dan binggung, tapi sebelum ini tak perna aku melihat dukacita diwajah yang begitu muda. Aku ingin tahu apa yang ia pikirkan. Kukatakan kepadanya bahwa ayahnya telah menjadi malaikat. Meskipun aku telah mecoba menghindari kata “meninggal” ia langsung meyadari apa yang kumaksud. Aku tak pernah melupakan mimik wajahnya. Tadinya aku tidak mengira ia akan memperlihatkan ekspresi kesedihan yang menyerupai orang dewasa. Kisah malaikatku yang tidak bisa menghapus kepedihanya karena kehilangan seorang ayah. Aku sudah tahu bahwa pencangkokan tulang sumsumnya gagal dan bahwa umur suammiku sudah tidak lama lagi. Namun, saat berita itu datang aku sangat terguncang. Kami baru saja memiliki anak gadis. Mengapa Tuhan membiarkan kehidupan begitu cepat merenggutnya dari kami ? 

Aku tak hentinya menanggis walau itu sembunyi-sembuyi dari anakku. Karena aku tidak mau terlihat lemah dimatanya. Sakit yang kurasakan sangat dalam. Tidak ada pengalaman yang lebih buruk daripada kehilngan anggota keluarga yang kita cintai.

Aku menagis pelan, memikirkan apa yang dialami eomma waktu itu, ternyata aku salah. Bahkan ternyata dia sangat sayang pada suaminya. Aku menghapus air mataku dan mencari eomma. Aku mencabut sesuatu yang melekat di tangan kiriku. Mencari eomma di koridor rumah sakit. Aku menemukanya, sedang menaggis di sebuah bangku rumah sakit. Aku memeluknya erat. Aku bagai anak kecil yang kehilangan ibunya.

“Eomma maafkan aku selama ini, aku salah menilaimu” aku terisak. Eomma mengelus rambutku pelan. Dia membisikan sesuatu di telinggaku.

Ia akan bersamamu, selama angin berhembus

Ia akan selalu di hatimu, ia tak meninggalkamu sendirian

Ia hidup abadi

Rohnya selalu bersamamu

Dan jika matahari bersinar di langit

Dan hujan memenuhi udara

Dan pelangin menerangi harimu

Ketahuilah ia ada disana, menjaga kau dan ibu.

Aku juga membisikan sesuatu ke telingga eomma.

Kaulah alasanku satu-satunya untuk hidup. Saranghae.

***

Tiga hari semenjak kejadian itu, eomma tidak pernah membawa pria-prianya kerumah, eomma sekarang sedang fokus untuk mendidik dan merawatkusendirian.

Seperti biasa aku pergi ke sekolah, tapi kali ini beda ada kecupan hangat di keningku yang membuat aku merasa tenang.

“Eomma, aku pergi”

“Hati-hati, saranghae” kata itu selalu eomma ucapkan jika kami hendak berpisah.

***

Aku sekarang berbeda dengan aku yang dulu.

“Hey, Onew sunbae mencarimu ?” seorang teman perempuanku mengejutkanku saat aku baru saja tiba di kelas.

“Sekarng dia ada di mana ?’ tanyaku.

“Di aula”

“Gomawo” aku membungkuk dan pergi menuju aula sekolah. Sekarang hubungan antara aku dan Onew oppa semangkin dekat. Dia sering main ke rumah sakit saat aku sedang butuh perawatan medis.

Sesampainya di aula, aku melihat seorang namja yang memakai pakaian sekolah sama persis denganku sedang duduk diatas sebuah kursi.

“Kau sudah datang”

“Oppa ada apa memanggilku di sini ?”

“Aku mau memberimu ini ?”

“Apa ini ? kartu undangan ? Oppa ulang tahun”

“Ya, kau harus pergi”

“Ya”

“Kutinggal dulu, Jjong, Key, Minho dan Taemin mencariku”

Aku kembali ke kelas. Ku tanya Yoon mi yang duduk si sampingku “Apa kau, di undang Onew oppa ?”

“Iya, aku di kasih Minho oppa, memangnya ada apa? ”

“Nanti, temenin aku buat beli kado ?”

“Hey, ulang tahunya masih seminggu lagi, kau sudah mau kasih hadiah ?”

“Biarin, ueekk” aku menjulurkan lidahku ke Yoonmi, pukulan pelan mendarat di kepalaku.

“Baiklah”

***

Di sebuah toko aku sedang mencari sebuah hadiah untuk Onew oppa. Lama, aku berkeliling di tok itu, akhirnya dapat. Sebuah piano kecil yang di masukkan ke dalam sebuah kaca, di dalmnya ada sebuah tamn kecil, dan pelangi.

“Aku ambil yang ini” aku menyerahkan hadiah yang telah aku pilih tadi ke kasir, sedangkan Yoonmi sedang menunggu di mobilnya.

“Berapa ?”

“tiga puluh ribu won”

“Aku menyerahkan uang tiga puluh ribu won, pada kasir itu”

“Kamsahamnida” sang kasir membungkuk tanda terima kasih, aku membalas bungkukanya.

Sesegera mungkin aku keluar dari toko itu. Aku mendapati Yoonmi sedang cemberut dudk di kursi kemudi mobilnya.

“Ya !!! kau lama sekali !!”

“Namanya juga cari kado ?”

“Dapat ?”

“Ya, sudah antar aku pulang”

***

14 Desember 2010

Pesta ulang tahun Onew oppa di selenggarakan. Eomma memakaikanku dress berwarna plum, dia memberi sedikit polesan make-up di pipiku.

Rumah mewah keluarga Lee yang terletak di Gwangmyong, pestanya meriah hampir semua murid di sekolahku dia undang, termasuk yoeja itu. Sebenarnya aku ragu untuk pergi kesana aku takut peristiwa beberapa hari yang lalu terulang lagi. Tapi Eomma memberiku semangat, Eomma juga tahu bahwa aku menyukai Onew. Saat tiba di rumah Onew oppa.  Aku mendapati dirinya tengah bersama yoeja itu. Apa yang kupikirkan benar. Aku salah datng ke tempat ini.

Aku masuk ke rumah mewah itu. Menemui Onew oppa, dan memberikan hadiah yang telah ku beli beberapa hari yang lalu.

“Saengil chukae oppa”

“Kamsahamnida, kau jangan pulang dulu, sebelum acara puncaknya selesai”

“Acara puncak ? potong kue kan ? aku tidak akan meninggalkan moment penting itu opaa ?”

“Bukan potong kue Yoojin-a, tapi aku akan melamar seorang wanita yang sudah lama aku cintai, tapi aku tidak tahu apakah dia mencintaiku atau tidak ?”. Kakiku mulai lemas saat mendengar kata melamar.

“Pasti yoeja itu mencintai oppa ?”

“Jongamal ?”

“Ya”

“Hei” seseorang berteriak dan mebdekati kami ternyata Yoon mi dan Minho. Seandainya saja aku bisa seperti mereka.

“Saengilchukae, Onew-a ?” Minho oppa menjabat tanggan Onew oppa.

“Saengil Chukae Oppa” kini giliran Yoon mi yang mengucapkan selamat. Mereka terlihat serasi Yoomi memakai dress berwarna hitam selutut dan Minho memakai jass berwarna hitam.

“Tunggu sebentar” Onew oppa berlari kearah sebuah piano yang ada di dekat sebuah kolam.

“Aku akan menyanyikan  sebuah lagu untu seseorang yang telah mengisi hatiku selama ini”

{Clockwork – Onew}

Tepuk tanggan para undangan mengisi rumah keluarga Lee.

“Saatnya acara puncak” seorang mc berbadan gendut membacakan susunan acara.

Sebuah kue besar di bawa ke hadapan Onew. Potongan pertama untuk Appa dan Eommanya. Potongan kedua untuk yoeja itu, potongan ketiga untuk anggota bandnya SHINee, dan potonga ke empat unuk Yoon mi. Buat aku mana ?. Aku sudah tidak tahan., aku ingin pulang. Tapi aku teringat kata-kata Onew oppa sebelumnya. Jangan pulang dulu sebelum acara puncaknya.

“Ok, acara selanjutnya…” Onew oppa merampas mic mcnya.

“Sebenarnya saya sudah lama mengenalnya, orang yang baru beberapa hari ini akrab denganku. Wanita yang sempurna. Kenapa saya takut unuk mendekatinya ? teringat pengalaman masa lalunya yang membuat saya tidak berani untuk mendekatinya. Tapi sekarang, saya mencoba untuk melamarnya, mengungkapkan rasa cinta saya kepadanya, sebelumnya saya akan mengundang seseorang untuk beridri di dekat saya, orang ini segalanya buat calon tunagan saya” Sesosok wanita muncul dari kerumunan orang, ia memakai dress senada dengan dressku.

“Eomma” Rintihku.

Eomma berdiri di samping Onew oppa. Onew oppa berjalan menghampiriku. Ia menarik tangganku, sekarang aku sudah ada di tempatnya tadi. “Inilah orang yang saya maksud”. “Will you merry me” sebuah kalimat yang tidak pernah aku duga sebelumnya terlontar dari bibir seorang LEE JINKI. “Ya” aku menjawabnya dengan anggukan.

***

Sebulan setelah acara tunangan kami, aku dan Onew oppa semangkin akrab. Dia setiap hari mengantar dan menjeputku. Sekarang aku tahu siap yoeja itu, yoeja itu adalah sepupunya Onew oppa yang tinggal bersamanya baru-baru ini. Dan yang ciuman itu, ternyata itu bukan Onew oppa, itu orang yang mirip dengan Onew oppa.

“Chagi, sudah sampai”

“Kamsahamnida, oppa” aku hendak turun dari mobilnya.

“Tunggu” Onew menarik lengganku *Chu~*

“Saranghae” sama seperti Eomma, Onew opaa juga tidak pernah lupa mengucapkan kata itu saat kami hendak berpisah.

*END*

A/N                 : In this is fanfic. I didn’t use any diction. So you can relax and read this fict with confort. I’am sorry for my fault, maybe any miss typo in this fict . But I hope you can enjoy it. NO SILENT READER PLEASE and no bashing, jebal !

 

©FF Party, SF3SI

This post made based on DECEMBER SPECIAL EVENT:

FF PARTY

 

Advertisements

14 thoughts on “[FF PARTY] Cracks Of My Heart – Part 2 (END)”

  1. Wah..
    .
    So sweEt bgt Onew oppa ngelamar Yoon Mi di hadapan bnyk org..
    Awlnya aq kira ummanya Yoon Mi yg mau dilamar, tp ternyata Yoon Minya.. Hehehe
    Pngen dEch jd Yoon Minya..
    *plakK #aBaikan..
    .
    Keren FFmu auThor..
    Aq suka,
    Good job,

    1. sankyu~~ kayaknya salah orang deh, yang di lamar onew oppa itu saya bukan si yoonmi, yoonmiu udah sam minho. but thanks komennya

  2. S.A.K.I.T H.A.T.I
    TTTT-TTTT

    tapi ffnya baguuusssss..!!! suke,suke,suke! *lompat-lompat*
    authornya mana sih? aku cubitt duluuuuu… ^3^

  3. komennya aku gabung dari part 1 ya…
    enaknya dilamar onew oppa…
    coba kalo aku dilamar taemin oppa *ngayal.com*
    hahahahaha 🙂
    keren author ff nya 🙂

  4. keren..keren..keren
    tpi eon yang part 1 .. aku blum baca 😦

    onyuu-ahh sarnghaeyo #PLAKK digaplok minho# ABAIKAN ^ 3 ^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s