[FF PARTY] Life – Part 1

Title(*):  LIFE (PART 1)

Author(*): Akuro Aizawa

Main Cast(*) : Onew (SHINee)

Suport Cast(*) : Park Ah ra,

Other Cast : Choi Minho, Kim Kibum (SHInee)

Genre(*) : Romance

Type/Length(*) : Sequel

Rating (*): General

Summary : Aku adalah angin yang bisa kau sentuh disaat pagi hari dan aku adalah bintang yang bisa kau lihat dengan jelas disaat malam hari. Dan itu mungkin itu akan  lebih baik untukmu daripada aku ada disampingmu.

Credit Song : LIFE

Ket(*) : Sekedar berpartisipasi

{PINNED AS DECEMBER SPECIAL – FF PARTY}

“Apa syarat itu…?”. Wajahku kembali bersemangat saat malaikat memberiku kesempatan untuk turun lagi kebumi.

“Wanita yang kamu cintai itu tidak boleh berciuman dengan oranmg lain…”. wajahnya mendekati wajahku. “apa bisa?” Dia menaik turunkan kedua alisnya seakan sedang menggodaku. Aku masih tidak percaya ada peri cantik dan imut tapi berjenis kelamin laki-laki seperti dia. Jika dia dilahirkan sebagai manusia mungkin para Yeoja akan iri melihat wajahnya yang begitu manis..

“Pasti..!!  Ah ra tidak akan mencium namja lain selain aku.. kau sudah lihat sendiri, dia selalu menangis jika sedang menatap fotoku bersamanya…” jawabku semangat.

“Nee..nee.. arasseoo..”. Dia mengangguk-angguk dengan tampang sok bijaksana. “Baiklah Yeobo… kuberi kesempatan kau turun ke bumi…”

“Mwo….?” Tanyaku .

“Aku memberimu kesempatan untuk turun kebumi…”. Dia menjelaskannya sekali lagi tapi bukan jawaban itu yang aku maksud

“Annii.. annii.. bukan itu.. tadi kau memanggilku apa????”

“Memanggilmu?” tanyanya balik dan berusaha mengingat kembali. “ Yeobo…?” tanyanya polos.

“Kau sebenarnya Peri laki-laki atau peri perempuan..? kenapa memanggilku dengan sebutan Yeobo…?”

“Memangnya kenapa? Kenapa kau bertanya seperti itu?? Apa kau tidak ingat kita pernah buang air kecil bersama?.” Cerocosnya tidak mau terima.

“Aiiissshh.. sebenarnya kau sudah berapa lama melihat kehidupan manusia dari atas ini. Yeobo itu panggilan untuk seorang suami pada Istrinya atau sebaliknya. Seharusnya kau menyebutku Hyung.. Onew Hyung..!!! arasseoo..??” aku mendekati wajahnya denagn tatapan gemas menatapnya.

“Nee.. nee arasseoo..” dia memundurkan tubuhnya satu langkah. “Begitu saja kau sudah marah, apa perlu aku cabut kembali kesempatan itu…?” Ancamnya denagn wajah penuh kemenangan.

“MWO??? Andwe!!! Peri imutt peri tampan..!!! jangan lakukan itu!! Kasihan yeojachinguku dia sangat merindukanku..!!! ya..yaa…?” aku benar-benar takut dia akan mencabut kmbali kesempatan itu. Aku sudah sangat senang mendengar kalau aku bisa turun lagi ke bumi.

“Baiklah.. baiklah..! karena aku kasihan melihat wajah puppy eyesmu aku tidak akan melakukannaya. Kau bisa turun lagi ke bumi.”

“Aaahh.. Gmmaawwwooooo…Peri Ki bumku.. saengkuu…” aku memeluknya erat, saking bahagianya. Park Ah ra.. sekarang kau tidak akan menangis lagi.

“Uhhuk..Uhhuk.. lepaskan aku!! “

Aku melepaskan tubuhnya karena aku tidak mau dia mati sesak nafas, walaupun aku tahu seorang peri tidak akan mati.

“Ingat Hyung hanya ada satu syarat, dia tidak boleh mencintai namja lain selain denganmu, jika hal itu terjadi kau akan menghilang dan kembali lagi kesini selamanya. Arasseoo..?”

“Nee.. Nee.. kau tidak perlu khawatir Ah ra tidak akan mencintai namja lain…!!!” seruku percaya diri.

“Tapi Ada beberapa hal yang harus Hyung ketahui…!” dia berjalan bolak balik didepanku sambil memegang tangannya kebelakang.

“Apa ?” tanyaku dengan mata yang terus mengikuti arah dia berjalan.

“ Kau tidak bisa dilihat orang lain kecuali Ah ra.. karena Hyung bisa juga dikatakan masuk dalam spesies Hantu…”

“Kekkee.. anniyo gwenchana.. kecuali Ah ra kan? Itu tidak masalah untukku…” Aahh.. syukurlah aku kira apa. Itu  bukan masalah besar untukku, lagipula jika orang lain bisa melihatku, pasti mereka akan mati ketakutan .

“Jangan senang dulu Hyung.. meskipun Ah ra bisa melihatmu tapi.. kalian tidak bisa saling bersentuhan…” dia berhenti mengahadapku.

“Tidak bisa bersentuhan ? maksudnya aku akan seperti udara yang tidak bisa disentuh?” tanyaku serius.

“Nee..”

Kalu begitu, aku tidak akan pernah bisa memeluknya lagi, mengusap pipinya, dan mencium rambutnya. Aaahhh… Ah ra pasti mengerti dan ini tidak akan menjadi masalah besar untuknya, aku yakin kita bisa saling melihatpun dia pasti senang.

“Gwenchanayo.. peri tampan.. jika itu syarat agar aku bisa turun lagi kebumi aku akan melakukannya..” Ucapku sambil mmemesang senyum termanis.

“Okelah kalau beggituu.. eitt ada satu lagi…” dia mengacungkan telunjuknya yang semakin membuatku gemas.

“Apa lagi…?”

“Jangan mengatakan kalau aku tampan!!!”

“Wae..?”

“Aku itu CANTIK bukan TAMPAN ARASSEO…?”

Gubraaggg… “Nee.. nee Peri Key Neomo Yeppo dah…!!” seruku pasrah. Tapi dia memang cantik. ^^

LIFE..

saat ini hidup meninggalkan dunia jauh lebih layu, kamu datang padaku
Saat aku menyentuh hatimu yang beku, hidupku dimulai…..

Hidupku berakhir, satu bulan yang lalu. Berakhir dalam pelukannya. Berakhir saat air matanya masih keluar. Berakhir saat jeritannya masih kudengar.

Ya.. aku meninggal karena kecelakaan lalu lintas, saat aku akan menjemput Ah ra dirumahnya untuk pergi berkencan.

Aku terus memandangi seikat bunga mawar pink yang ku letakkan di pinggir jok ku. Ah ra pasti senang melihatnya, tapi naas aku tidak pernah lagi melihat dia tersenyum setiap kali menerima seikat bunga dariku. Karena sedetik kemudian truk besar dengan kecepatan tinggi siap manerkamku.

“Onew.. cepaatt dasar Hantu Pabo!!! Waktunya sebentar lagi…” ucapnya berbisik, hampir tidak bersuara.

“Kau ini!!! Kenapa semalaman tadi kau tidak belajar. Mentang-mentang pacarmu ini tidak bisa dilihat orang lain kau menyuruhku menyontek hasil temanmu…!!!” Seruku setengah membentaknya. Kelas benar-benar hening dan hanya aku yang berani berbicara keras. Ya iyalah Suaraku tidak mungkin bisa didengar semua yang ada dikelas kecuali Ah ra, dan karena itu dia memanfaatkanku, pacarnya sendiri.

Dan sudah bisa kutebak, dia kembali mengeluarkan senjata andalannya. Wajah puppy eyes..

“Nee… dari no berapa yang belum kau isi..?”tanyaku pasrah

Dengan sembunyi-sembunyi dia mengacungkan telunjuknya.

“Dari no satu? Atau nomer satu saja yang kau tidak bisa?”

Ah ra menggelengkan kepalanya. “Semuanya..” bisiknya polos.

“Isshh.. kau benar-benar membuat pacarmu ini malu..” aku memulai membaca soalnya.    ”nomer satu siapa presiden Korea saat ini?.” Aku kembali membacanya dengan cermat, soal ini sepertinya terlalu mudah.” Ah ra kau sudah membaca soal nomer satu?”.

Jangan bilang kalau dia tidak bisa menjawab soal ini.

“Nee apa jawabannya.. nomer satu itu lumayan susah Onew, aku ragu untuk menjawabnya” dia lagi-lagi memamerkan wajah Innocentnya.

“PARK AH RA SEBENARNYA KAU SUDAH BERAPA LAMA TINGGAL DIKOREA…??? ANAK TK JUGA PASTI TAHU JAWABANNYA!!!!!!!!”. Kali ini aku benar-benar meneriakinya. Tuhan.. kenapa aku bisa mencintai manusia seperti ini TT,TT.

Ah ra yang satu-satunya orang yang bisa mendengar teriakanku langsung menutup telinga dengan kedua tangannya.

“Ah ra kau kenapa…?” Taemin Songsaenim terlihat heran melihat tingkah Ah ra.

“Anniyo Gwenchanaa songsaenim..” jawabnya manis, tapi sedetik kemudian dia melototiku tajam.

Awalnya, semuanya baik-baik saja. Kita menghabiskan waktu bersama dengan tawa dan senyuman.

“Kau Hantu yang menyusahkan. Gara-gara kau aku harus menghabiskan dua mangkuk Jajamyeon ini!!!”

“Kekkeke.. salah kau sendiri kenapa memesan juga untukku.. sudah tahu aku seorang Hantu, aku sudah tidak bisa makan makanan manusia. Dasar PABO!!!”

“Iss dan Namja yang ada dihadanku ini lebih lebih lebih PABO dariku..!!!”. Ah ra tidak sadar kalau dia seperti teriak-teriak sendiri. Dan hasilnya hampir semua orang yang ada dikantin, menatapnya bingung.

“Eh.. kasian Ah ra akhir-akhir ini dia selalu berbicara sendiri, mungkin depresi karena Onew telah meninggal…”

“Iyaa.. iya.. waah kasihan ya.. sebaiknya kita jangan mendekatinya. Kalu tidak kita juga bisa ikutan gila…”

Dua orang Yeoja itu benar-benar pergi meninggalkan Ah ra dan aku tertawa mendengar pembicaraan mereka.

“Hantu jelek pergi kau dari sini!!!”. Kali ini dia berbisik sambil meremas-remaskan tangannya.

“Nee nee Arasseoo..”

Satu bulan kemudian…semuanya berubah dia menjadi Yeoja yang berbeda, dia menjadi seorang Yeoja yang….

Terlihat menyedihkan.

Ketika kamu lelah dan mengalami kesulitan . Tolong biarkan aku tetap di sisimu. Jadi aku bisa memberimu kembali cinta yang hanya aku terima . Sebelum kehidupan ini berakhir…

Aku sadar selama ini aku seperti Angin untuknya, bahkan aku tidak lebih baik dari angin. Meskipun aku bisa dilihat olehnya tapi dia tidak bisa menyentuhku. Tidak seperti angin yang bisa dia rasakan saat angin menyentuh tubuh nya, walaupun angin tidak bisa dilihat olehnya.

Aku kira kita akan bisa mengulang kebahagiaan itu lagi saat dia menatapku tak percaya ketika pertama kali aku kembali kebumi dan sedang tersenyum dikamarnya.

PARK AH RA POV

Ketika aku akan berlutut dan sebelum dunia ini menangis. Ketika aku menghentikan jejak dalam badai. Jika kamu berdiri sendiri. Aku bisa menangani semua rasa sakit dan penderitaan. (Jika hanya kamu) Jika hanya kamu. (denganku) denganku

“Tidak berniat untuk pergi kekantin?” dia duduk disampingku.

“Aniyoo..aku takut disangka orang gila lagi..” aku menghela nafas dan menatapnya. Apa benar aku tidak akan pernah bisa menyentuh wajahmu lagi.

“Kekke.. baiklah aku tidak akan menemanimu kekantin lagi. Atau aku bisa menemanimu tapi kita tidak usah saling berbicara. Anggap aku tidak ada.. bagaimana..?”. Dia melemparkan senyumannya. Matanya sipit sekali, mata itu hanya milik Onewku. Saat- saat seperti ini aku biasanya sudah siap untuk mencubit pipinya.

Tanpa aku sadari tanganku sudah bergerak. Tapi tembus… pipinya seperti udara yang berwarna putih.. wajahnya seperti pantulan dari sebuah proyektor.

Senyumannya menghilang. “Apa kau masih berusaha untuk menyentuhku…?”. Matanya melihat kedua mataku bergiliran dengan cepat.

Pilihlah..

Seseorang yang amat kita sayangi adalah sesuatu yang bisa kita rasakan oleh tubuh kita tapi tak dapat kita lihat oleh mata kita.. atau

Seseorang yang amat kita sayangi adalah Sesuatu yang bisa kita lihat sepuasnya tapi tak bisa kita sentuh, dia seperti udara yang hampa tidak bisa menggemggamnya dengan kuat. Seakan dia akan menghilang begitu saja.

Ya.. aku memang harus menyadari aku sangat sangat mencintainya.  Aku adalah perempuan paling beruntung sedunia. Tuhan memberinya kembali untukku. Aku sangat sangat berterima kasih untukNya dan tidak lupa aku ingin berterimakasih pada seorang Peri yang telah menagabulkan permintaan Onew. Peri Key.. ya itu namanya, nama yang sering disebut Onew jika dia sedang bercerita ketika dia hidup diatas sana. Peri itu yang selalu menemaninya, gomawo Peri Key. Gomawo mengembalikan Onewku kedunia. Tapi apa bisa aku juga meminta permintaan padamu dan kau merayu Tuhan untuk mengabulkannya?.

Aku harap aku bisa menyentuh Onewku kembali, aku baru sadar bukan hanya kehadiran Onew yang aku rindukan tapi aku merindukan menggenggam tangannya dengan bangga, menngusap pipinya yang lembut. Dan bersender dipundaknya untuk melepas penatku.

Kumohon kabulkanlah, walau aku bukan temanmu, walaupun kita tidak pernah bertemu, dan walaupun kita tidak pernah saling mengenal. Tolonglah kekasih temanmu ini..  tapi jangan kau bilang-bilang pada Onew. Ini adalah rahasia kita berdua, aku tidak ingin Onew kecewa padaku.

“Mianhaeyoo..” bibirku bergetar.

“Gwenchnayo..?” tanyanya sekali lagi, aku melihat matanya yang samar-samar itu. Wujudnya semakin tidak jelas untukku.. bahkan mungkin Hantu lebih jelas dari Onew..

Aku menggelengkan kepala. “Gwenchanayoo.. kau benar kau bisa menemaniku kekantin tanpa harus saling berkomunikasi, dengan begitu aku tidak akan dianggap lagi orang gila karena bicara sendiri..kau memang Hantu yang membuatku susah!!” tekanku diakhir kalimat. Aku pura-pura mengejeknya untuk  mencairkan suasana, walaupun kalimat terakhir itu sedikit membuat hatiku terganggu.

“Hhaa..haaa.. kau ini..tapi Hantu yang kau cintaikan..”

Kali ini giliran tangannya bergerak menuju kepalaku tapi urung dia lakukan. Aku tahu.. aku tahu.. aku tahu dia ingin mengacak rambutku seperti biasa, tapi dia sadar itu tidak akan bisa.

Satu tetes air mataku jatuh, mungkin tidak bisa lagi bertahan untuk semua ini.

“Kau menangis..? Waeyoo..? Uljima Ah ra….” Dia panik melihat air mataku yang kemudian keluar lebih banyak. “Uljima uljima..” dia mengibas-ngibaskan kedua tangannya didepan mataku, mungkin sedang berusaha membuat mataku cepat kering.

“Berhenti melakukan itu!!! aku sedang menangis.. yang aku mau bisakah kau menghapus air mataku ini… DENGAN TANGANMU sendiri…???”.

Dia tidak bergerak lagi. Tangannya benar-benar tidak berkutik.

Untuk pertama kalinya aku membentaknya dengan tangis yang lepas. Kali ini aku beruntung, dikelas cuman ada aku dan Onew, jika ada satu orang saja melihat aku seperti ini, mungkin aku telah berhasil membuat orang percaya bahwa ku sudah gila.

“Hikss… hikss…”. Tangisku semakin pecah, aku menyembunyikan wajahku dengan kedua tanganku dan bersender diatas meja.

“Ah Ra….”

Aku dengar suara Onew yang pelan memanggil namaku . “Hikss.. hiks..”. mungkin yang dia lihat hanyalah kedua pundakku yang semakin bergetar.

Onew.. aku ingin memelukmu. Aku membutuhkan sebuah pundak untuk aku sandari, aku ingin menjerit kenapa aku tidak bisa menyentuh tubuhmu yang hangat itu…

Degg! Sebuah tangan mendarat dipundakku..

“Onew kau…”

“Ah ra kau menangis…?Uljima..”. Sesuatu yang kuinginkan terjadi, tangannya menghapus air mataku. Tangannya yang begitu nyata, begitu nyata kurasakan menyentuh kulitku. Tapi itu milik seseorang yang bukan aku harapkan. Bukan tangan Onew….

 

TBC

©2010 FF Party, SF3SI

This post made based on DECEMBER SPECIAL EVENT:

FF PARTY

 

qtl { position: absolute; border: 1px solid #cccccc; -moz-border-radius: 5px; opacity: 0.2; line-height: 100%; z-index: 999; direction: ltr; } qtl:hover,qtl.open { opacity: 1; } qtl,qtlbar { height: 22px; } qtlbar { display: block; width: 100%; background-color: #cccccc; cursor: move; } qtlbar img { border: 0; padding: 3px; height: 16px; width: 16px; cursor: pointer; } qtlbar img:hover { background-color: #aaaaff; } qtl>iframe { border: 0; height: 0; width: 0; } qtl.open { height: auto; } qtl.open>iframe { height: 200px; width: 300px; }

Advertisements

13 thoughts on “[FF PARTY] Life – Part 1”

  1. huwaaa~ sapa tuh?? Minho yah? habis.. perasaan dari tadi minho nya blom keluar2…
    kekeke.. ak setuju tuh ama onew. kalo key jadi manusia, pasti bnyk yeoja yg iri ama kecantikan key.. Miss universe aja kalah cantiknya ama key. kekeke~ #PLAAKK *ditabokin bini2ny key*
    good job author!! b^^d

  2. minho kah ? lanjut author ! . sedih jg klu orang yg kta syangi gk bs di sntuh . Hiks sperti tkdir aku m minho oppa cm bs liat dia d laptop tnpa bs d sntuh ..*alaykumat* nice uthor d^^b

  3. . halah..ni author…*geleng2 kepala* .daebak daebak..*sambil ngacung-ngacungin jempol takjub*
    .ef2 inii telah buat saiia ketawa-ketawa sendirian hehe :D*beneran lucu ^__*
    .thor..soal tuan yang punya tangan itu,,aku yakin sekali dengan seyakin-yakinnya*angguk-angguk*bahwa itu satu-satunya tangan milik taemin yang nyasar di pundaknya ahra#isshh..ini reader baca apa nggak seeeh??#
    kkkkk… 😀 kan tangan onewnya akubawa pergi..tak lupa sama tangan min ho..*karep mu lagg reader..*
    .unikk..#part yang paling aku suka itu, pas adegan key sama onew nyag..suka banget deeh..
    .salam kenal buat author..lanjut…
    .ppali..ppali..ppali..

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s