[FF PARTY] You’re The Prettiest

Title: You’re the prettiest

Author: icusnabati

Cast: Choi Minho, Jisun (as you)

Other Cast: Yeonhee (Cuma numpang nama), Shinee member

Genre: Teen Romance

Length: 1shoot

Rating: G-Pg 16 (sesuai umur authornya)

Summary: “aku lebih suka melihat yeoja chinguku gendut dari pada harus sakit karena diet.”

Ket: ikut berpartisipasi

*Credit(s) Song: I Like You The Most –Beast

{PINNED AS DECEMBER SPECIAL – FF PARTY}

Minho Pov

Hari ini aku ada janji dengan yeoja chinguku. Dia memintaku untuk menemaninya mencari hadiah untuk temannya yang akan berulang tahun. Kami janjian pukul 9, sekarang masih pukul 8. Tapi, aku tidak mau terlambat. Jadi kuputuskan untuk bersiap-siap dan pergi menjemputnya.

Setelah sampai di depan rumahnya, aku menunggu di dalam mobilku. Sudah 30 menit aku menuggu, yah memang aku lebih cepat 10 menit menjemputnya. Tapi, kalau di hitung-hitung ini sudah 20 menit dari jam yang di janjikan. Tidak biasanya yeojaku ini telat. Aku pun memutuskan menelfonnya.

“yoboseyo?”

“Chagi.. kau sedang apa? Aku sudah di depan rumahmu”

“Eh? Jinja? Oppa sudah di depan rumah? Aigoo, mianhae oppa.”

“memangnya kau sedang apa? Kau lupa ya, kalau kau sudah buat janji denganku?”

“aku tidak lupa kok oppa. Tunggu sebentar aku turun sekarang”

Tak beberapa lama setelah dia mematikan sambungan telfon seseorang masuk ke dalam mobilku dan duduk di bangku sebelahku. Tapi, orang disebelahku ini malah sibuk merapihkan diri. Aku pun mulai menjalankan mobilku. Kulirik dia yang sudah duduk dengan tenang. Tapi aku melihat wajahnya ada sedikit rona kekecewaan dan kesedihan. Ada apa dengannya ya?

“ada apa? Sepertinya kau sedang sedih?” ujarku padanya sambil mengelus rambutnya pelan.

“aniyo, hanya masalah sepele” ucapnya sedikit ketus.

“ohh, memang naik berapa kilo? 10 kilo?” candaku padanya. Aku memang selalu mengatakan kalau tambah berat badan itu wajar. Tapi dia selalu mempermasalahkannya. Ya terpaksa aku selalu menjawab “hanya masalah sepele” dan sepertinya dia tidak suka itu hahaha.

“aisshh, oppa tidak lucu tau!” ucapnya kesal.

“jangan bilang kau tadi lama karena bingung memikirkan berat badanmu?” tebakku. Dan tak salah lagi mukannya langsung memerah dan memalingkan mukannya kearah jalanan.

“focus saja menyetir” ucapnya dingin. Sepertinya dia ngambek. Lebih baik ku diamkan saja, nanti juga  baik sendiri.

Setelah sampai di sebuah pusat perbelanjaan, yeojaku ini langsung menarikku untuk mengikutinya. Kami mengelilingi beberapa toko aksesoris, toko hadiah, toko buku sampai butik. Setelah menemukan kado yang cocok, kami pergi kesebuah restoran untuk makan siang.

Setelah mengambil tempat duduk, pelayan pun datang memberikan menu makanan kepada kami.

“hmm kau mau pesan apa?”

“aku minum saja oppa, tidak lapar”

“jangan gitu, kau harus makan. Aku pesankan ya. Kami pesan samgyupsal  satu, ramen satu dan minumannya yang tebaik di restoran ini”

Setelah pelayan itu mencatat pesanan dan pergi. Aku merasakan kalau seseorang menyenggol kakiku. “kau memesankan ramen untukku?” Tanya yeoja yang ada di hadapanku ini. “ani. Ramen itu untukku.”ucapku sambil melihat-lihat menu lain di daftar menu. “MWO? Jadi kau memesankan samgyupsal untukku? Aisshh, itu banyak lemaknya. Babo!” rutuknya sambil memanyunkan bibirnya.

“aigoo, kau marah karena aku memesankan samgyupsal untukmu?” ucapku padanya. “ne, memangnya kau tidak lihat? Bajuku ini sudah kekecilan, berarti beratku naik. Dan lagi kalau aku makan makanan pesananmu itu aku bisa gendut.” Kompleinnya panjang lebar. Ku perhatikan kemeja yang ia pakai, memang terlihat ketat, tapi menurutku itu pas di badan bukan ketat. Sepertinya yeojaku ini terlalu berlebihan.

“tapi kalau kau tidak makan nanti kau sakit chagi..” ucapku penuh perhatian. “dan oppa mau punya yeoja chingu gendut?” ujarnya sinis. “aku lebih suka melihat yeoja chinguku gendut dari pada harus sakit karena diet.” Ucapku tak kalah sinis. “kenapa oppa jadi marah padaku?” ucapnya sambil cemberut. “karena kau keras kepala. Memangnya kau naik berapa kilo hah?” tanyaku, yah yeojaku ini sangat menjaga bentuk tubuhnya. Sehingga tidak memperhatikan kalau sebenarnya dia itu butuh asumsi gizi lebih.

“setangah kilo” ucapnya pelan namun tetap terdengar olehku. “Mwo? Baru naik setengah kilo kau tidak mau makan? Gimana kalau naiknya 5 kilo. Sudahlah, pokoknya kau harus makan makanan yang ku pesan.” Ucapku ngotot, tapi akhirnya ia luluh juga.

Tak beberapa lama setelah perdebatan kami, pelayan pun datang mengantarkan pesanan. Saat pelayan itu hendak pergi, dia mengedipkan sebelah matanya kepadaku. Kulirik yeoja di depanku, kuliahat mukanya makin di tekuk. Aisshh, pelayan ini memperkeruh suasana saja.

“ayo makan” ujarku pura-pura tidak menyadari aa yang terjadi. Tapi, akhirnya dia makan juga walau dengan cara kasar alias marah. Seteleh selesai makan, aku pun membayar makanan tadi. Dan lagi-lagi aku di goda, tadi dengan pelayan sekarang kasirnya yang bisa di bilang sudah ahjummah-ahjummah -__-. Aku pun langsung menghampiri Jisun yang sudah menungguku di depan restoran dengan muka makin ditekuk.

“sekarang kita mau kemana lagi?” tanyaku padanya. “pulang saja, aku sedang tidak mood jalan-jalan. Lagian hadiah untuk Yeonhee sudah ketemu. Kajja!” ujarnya datar dan berjalan mendahuluiku. Aku pun berjalan mengikutinya dari belakang. Ku perhatikan sekelilingku. ‘aishh. Kenapa para namja melihat yeojaku seperti ingin menerkamnya sih?’ gumamku dalam hati.

Aku pun menyamakan langkahku dengannya sambil merangkul pundaknya. Dia sempat tersentak dengan perlakuanku, buktinya sekarang dia malah menempelkan tangannya ke dahi ku. “Kau sakit? Memangnya tuan Choi Minho bisa sakit?” ujarnya dengan ekspresi terkejut yang di buat-buat.

“aisshh, jangan meledekku. Kau tidak suka kurangkul begini?” tanyaku sambil menurunkan lengannya dari keningku. “bukannya tidak suka hanya aneh saja kau merangkulku begini. Biasanya kalau kugandeng saja kau selalu menolak” ucapnya dan kembali berjalan.

“Chagi, sebelum pulang kita jalan-jalan dulu yuk”

“aku kan sudah bilang, aku lagi ga mood oppa”

“aku belikan baju deh. Tadi kau bilang baju mengecil semua kan?”

“kau meledekku hah?” ujarnya kesal sambil memukul lenganku pelan

“aisshh.. salah ngomong. Baiklah terserah kau mau kemana, tapi jangan pulang dulu ya?”

“Bilang saja masih kangen denganku iya kan?”

“emang iya. Kenapa? Ga boleh kangen ama yeojachingu sendiri?”

“boleh, tapi aku memang sedang malas jalan-jalan oppa. Lain kali saja ya?”

Akhirnya aku mengalah. Aku pun mengantarnya pulang. Haaah, tidak seru.

*****

Hampir sebulan aku tidak bertemu dengan Jisun. Aigoo, aku kangen sekali dengannya. Aku memutuskan untuk menelfonya, sekedar melepaskan rinduku saja siih.

“yeoboseyo?” ucap seseorang diseberang sana. “annyeong chagi, kau sedang apa?” tanyaku berbasa-basi. “hmm.. sedang makan. Memangnya kenapa oppa?” oh jadi dia sedang makan? Sukurlah dia tidak diet. “baguslah.. makan yang banyak ya Chagi.. biar kamu sehat, aku tidak mau dengar kau diet arraseo?” ujarku menasehatinya. “ne arraseo. Kalau itu memang membuat oppa senang. Telfonnya sudah dulu ya oppa, aku mau lanjut makan nih.. annyeong” ucapnya sambil memutuskan sambungan.

Payah. Aku belum puas hanya dengar suaranya saja. Tapi tidak apa-apa, lagi pula pasti besok aku bertemu dengannya, secara besok kan hari ulang tahun ku hehehe..

***

“Minho kah?”

“ne, oppa”

“ya, sudah kita kembali. jadi rencananya apa?”

“aku lebih suka rencana Jisun noona hyung, aku yakin Minho hyung pasti kaget”

“Jadi apa kau sudah dapat orangnnya Jisun-ah?”

“Sudah dong oppa. Tenang saja”

***

Author Pov

Minho dan Jisun memang sudah janjian di depan Seoul Tower. Minho menunggu Jisun dengan setia. Tak lama setelah itu Minho mendengar ada yang memanggilnya.

“Oppa!! Minho Oppa!!” panggil seorang gadis berbadan gemuk menghampirinya. Minho hanya bingung melihat yeoja yang menghampirinya. “nuguya?” Tanya Minho saat yeoja tersebut sudah di depan Minho. “Aisshh.. bercandanya tidak lucu. Aku Jisun oppa, Shin Jisun. Yeojachingumu.” Ucap yeoja tersebut. Suara yeoja tersebut memang mirip dengan Jisun, tapi ada sesuatu hal yang menurut Minho dia bukanlah Jisun.

“Jinja? Kau benar Jisun?” Tanya Minho tidak percaya, karena setahu dirinya jisun adalah yeoja yang sangat menjaga penampilan dan berat badannya. Tapi yeoja di depannya ini bertubuh gendut dan pipinya sangat chubby. « Ne, oppa. Bukan kah oppa sendiri yang bilang ingin punya yeoja gendut daripada sakit karena diet?” ucap yeoja tersebut yang membuat Minho membelalakan matanya.

Minho hanya mengangguk mengerti. “kajja kita jalan-jalan. Hari ini kan hari special mu oppa” ucap gadis tersebut sambil mengait lengan Minho. Tanpa Minho sadari ada segerombolan orang yang menertawakannya diam-diam dan mengikuti mereka –Minho Dan Jisun ( ?)-.

***

Mereka menghabiskan waktu seharian, walau Minho masih tidak percaya kalau yeoja gendut itu adalah Jisun. Setelah mengantar Jisun (?) pulang, Minho langsung bergegas pulang kerumahnya.

Saat Minho hendak membuka pintu rumahnya. Tiba-tiba sebelum Minho sempat menyalakan saklar lampu, ia melihat sesuatu yang bercahay mendekatinya.

“Saengil chukka hamnida, saengil chukka hamnida, sarang haneun uri Minho saengil chukka hamnida” ujar seseorang di kegelapan, suaranya sanagt Minho kenal. ‘Jisun, tapi kan aku baru saja mengantarnya pulang’ batin Minho. saat cahaya itu sudah di depan Minho, Minho pun meniupnya dan setelah cahaya itu mati lampu dirumahnya langsung menyala dan terdengar suara riuh yang mendekat.

Minho langsung melihat sekeliling, ternyata teman-teman nya pun juga datang. Saat dia berpaling ke yeoja yang membawa kue dia terbelalak kaget. “Jisun-ah? Bagaimana kau bisa kurus dalam waktu sesingkat itu?” Tanya Minho bingung. Sedangkan teman-teman Minho tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi Minho.

“maksud oppa apa?” Tanya Jisun polos. “tadi saat kita janjian kau kan badannya hmm.. gendut” ucap Minho sambil menepuk-nepuk perutnya. “heh? Janjian? Memang kita buat janji oppa? Aku tidak ingat tuh” ucap Jisun mengelak. “jangan bilang itu rencanamu untuk mengerjaiku. Kau tahu tidak gadis itu makan sangat banyak, aku sih tidak masalah. Tapi dia hari ini benar-benar menguras tabunganku tahu” ucap Minho geram. “ooh, jadi oppa bakal marah kalau aku yang seperti yeoja tadi?” Tanya Jisun dengan nada sedikit kecewa. “bukan begitu, aku rela kalau itu kau. Tapi dia kan bukan siapa-siapa ku” ucap Minho.

“kau tahu oppa? Dari ekspresimu aku bisa menangkap kalau kau tidak suka aku berubah gendut iya kan?” ucap Jisun menebak. “Siapa bilang? Aku suka kau apa adanya. Mau kau gendut, atau jelek asal orang itu adalah Shin jisun aku akan terus Mencintainya.” Ucap Minho sambil mengambil cake di tangan Jisun dan memberikannya ke temannya yang berambut jabrik –Jonghyun-.

Minho menarik tangan Jisun kea rah taman belakang ruamahnya, menghirau kan teman-temannya yang lain. Saat berada di taman belakang mereka duduk di bangku taman. “apa benar kau tetap akan mencintaiku walau aku berubah bentuk?” Tanya Jisun sambil menatap Minho penasaran.

“Ne, asal kau tetap menjadi dirimu. Dan asal kau tahu, aku mencintaimu, bukan tubuhmu. Lagi pula kalau nanti kita menikah kau kan pasti akan menjadi gemuk. Jadi apapun yang terjadi you’re the pretiest girl in my life after my mom” ucap Minho sambil menggerling nakal kearah Jisun. “eh ? maksud oppa apa ?” tanya jisun bingung dengan perkataan Minho. Minho merapatkan dirinya dengan Jisun sambil merangkul bahu Jisun.

“kau kan akan mengandung anak ku kelak” ucap Minho berbisik di telinga Jisun. Bisikannya membuat wajah Jisun memerah dan memalingkan mukanya dari tatapan Minho. saat Minho mendekatkan wajahnya ke wajah Jisun tiba-tiba..

“YAAKK!! JANGAN BEMESRAAN TERUUS!! KALIAN ITU MEMBUAT IRI TAHU!!” teriak seseorang di belakang mereka yang tak lain adlah Key. “YAK!! Mengganggu saja” ucap Minho kesal.

Satu hal yang Jisun yakini sekarang. Kalau Minho adalah namja yang akan selal menemaninya, menyayanginya dan mencintainya sepanjang umur mereka.

Fin

P.S: gaje ya?? Iya lah sanggaaaatt…. Yang pasti saya ingin mengucapkan SAENGIL CHUKAE NAE YEOBO MINHO hahaha.. *muahh

©2010 FF Party, SF3SI

This post made based on DECEMBER SPECIAL EVENT:

FF PARTY

 

qtl { position: absolute; border: 1px solid #cccccc; -moz-border-radius: 5px; opacity: 0.2; line-height: 100%; z-index: 999; direction: ltr; } qtl:hover,qtl.open { opacity: 1; } qtl,qtlbar { height: 22px; } qtlbar { display: block; width: 100%; background-color: #cccccc; cursor: move; } qtlbar img { border: 0; padding: 3px; height: 16px; width: 16px; cursor: pointer; } qtlbar img:hover { background-color: #aaaaff; } qtl>iframe { border: 0; height: 0; width: 0; } qtl.open { height: auto; } qtl.open>iframe { height: 200px; width: 300px; }

45 thoughts on “[FF PARTY] You’re The Prettiest”

  1. huaaaaaaahhhh nak icuuuusssnaaaa~~~ *sok knl banget sih*
    HYAAAAAA~~!!! kereeeeennn keren beudddddd *alay* XDDD
    sumpah senyum2 ndiri baca ni FF lah aaaaaaaaahhh~~~~ kkkkkk~
    udah lah. kalo emang DAEBAKKK jadi susah mau ngomen apaan lagi… 😀 😀 😀
    HWAITING! bikin yang baru yang banyak2 yaa biar pada mandi FF *plakk* 😀
    OVER ALL, NICE!

    1. masa sih keren?? aku malah ngira ini ancur banget >.< banyak typo….
      ati-ati nanti disangka orang gila senyum2 cuma gara baca ff hahahaha
      gomawo yah udah baca kmen and like ^^

  2. enggaaak!! gak gaje kok Kak Suci! hmmm. aku jadi pengen punya pacar kaya gitu~ soalnya kan aku gendut. bisa gayaaa? hoaaammm :o. yang penting ffnya bagus!

    1. bener ga gaje?? masa?? *masih ga percayaa*
      saya juga mau punya cowok kaya gituuu.. kita senasib huhuhu….
      tapi pastilahh bisa HWAITING!!! hahahaha

      gomawo ya udah baca dan komen ^^

  3. SUCIIIIIIIII..

    uwooo… so sweet ceritanya. minho juga setia banget siihh.. mau akunya..

    itu jadinya cwe yang gendut itu siapa??
    masih gak ngertii. tapi bagusss kokk. aku sukaaa…

    1. jadii cewe gendut itu adalah cewe yang dibayar Jisun sama Shinee buat ngerjain Minho hehe
      syukur deh eoniie suka hehe.. abis banyak typonya ini.. trus mana bikinnya cuma mikirin Minho sekolah hahaha…
      Eoniieee MASA MINHO GANTENG BANGET >.< mana tadi main basket lagi awaawaaw..
      makin mirip choi Minho hahhaa *malah curcol*

      Gomawo ya eonn dah baca n komenn ^^

  4. kerennnn><
    sial bgt tuch yeoja yg jdi pelayan.a,,,pke acra kedap kedip am menonk…hueeek.. :p

    So sweeet minho-ya biarpn yeojacingu.a ndut tpi tetep setia…hua……makin cinta gw am lu Min….

  5. haduh, kata2nya minho gak banget . ‘kau akan mengandung anakku kelak’
    ah, demi apa minho mau ngomong gitu ke aku.
    [hwat? komen macem apa ini? *gaje*]
    tapi nice story lah ^^

  6. woo~ Mino dikerjain~~ ahahahaha~ kasihan~
    Abis ada-ada juga~
    Nggak bisa bayangin Mino ama Jisun versi gendut jalan jalan gimana gitu~
    terkuras lagi tabungan~ sungguh kasihan~ 😀

    Suci~ keren FFnya~
    bikin lagi ya saeng~ 😀

  7. omona minho oppa,,, keren banget berni bilang ‘kau akan mengandung anakku kelak’
    .
    jadi iri sama jisunnya…
    good job, author..

Leave a Reply to vionaminho Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s