PUZZLE – PART 2

PUZZLE CHAPTER 2

Author: Shayleeshr

Main Cast: SHINee and Imaginary character

Support Cast: SM Ent members, Imaginary Character

Length : Sequel

Genre : Romance, Family, Friendship

Rating : General

©2010 SF3SI, Freelance Author.

“TAEMIN! This is not mine!!”

Teriakan Jiyoung membuat Taemin langsung berbalik dan menghampirinya, “Bukan milikmu bagaimana? Itukan benar buku agendamu, Noona. Lihat tuh bentuknya sama, warnanya sama persis seperti punyamu.”

“Tapi isinya beda!”

“Hey! Are you okay?!” Jinki dan Jonghyun membuka pintu kamar, mengecek keadaan. Mereka kira terjadi sesuatu yang gawat karena Jiyoung berteriak tadi.

“I lost my agenda…” jawab Jiyoung lemas. Cerita-ceritanya… Kenangan-kenangannya… dan yang paling penting: foto terakhirnya bersama Ayah-nya.

Bukunya hilang?” Tanya Jinki lagi memastikan.

Jiyoung mengangguk, “Lalu itu ditanganmu apa Ji-ya?”

“Ya. Agenda ini memang persis seperti punyaku, tapi ini bukan milikku, Oppa”

Jinki berajalan mendekat memeluk adiknya, begitu juga Taemin ikut memeluk Noona-nya. Mereka tahu seberapa berharga agenda itu bagi Jiyoung. Jonghyun menjadi tidak enak, ia akhirnya keluar dari kamar tersebut, kembali ke kamarnya.

“If this is not yours, then whose?”

Jiyoung menggeleng, “Aku tidak tahu”

Uljima. I’ll do my best to help you find that agenda”

Aku juga Noona”

“Thank you…”

~*~

Perusahaan Keluarga Kim

Kim Heechul memandang berkas yang berisi daftar harga saham yang baru saja dibawakan oleh sekertarisnya kedalam ruangan. Secercah senyuman terlukis diwajah mulusnya, harga saham-sahamnya perlahan mulai naik satu persatu. Dan tentu saja mendatangkan keuntungan yang lumayan banyak untuknya.

Ia meletakkan berkas itu, dan memandang keatas meja, senyumnya menghilang. Sebuah pigura foto berdiri diatasnya. Kim Heechul, Kim Haneul, Kim Jonghyun, dan Kim Kibum, sedang tersenyum bersama didalam studio foto dengan baju yang sama juga. Foto ini diambil sebelum krisis ekonomi yang melanda keluarganya beberapa tahun lalu. Ia ingat senyum itu, senyum Jonghyun yang dulu.

“Yeobo…” panggil Haneul.

“Ne?” Heechul menampakkan senyumnya.

“Waeguraeyo? Kau terlihat tidak senang. Gwenchana?” Haneul menghampiri suaminya.

“Gwenchana.” Heechul mengembangkan senyumnya lagi.

“Kau pikir aku akan segampang itu percaya? Aku sudah mengenalmu selama seperempat abad Kim Heechul.” Ia mengusap bahu suaminya, “Aku tahu kau merindukannya. Maka itu, bersikaplah lebih baik padanya. Ia juga sama rindunya dengan dirimu”

“Aku.. Ingin kita kembali seperti dulu Yeobo..”

“Ne.. Aku mengerti”

~*~

New York, USA

Minho membuka pintu sebuah rumah mewah di kawasan tengah kota New York. Siwon sudah mempunyai urusan terlebih dahulu sehingga ia akan menyusul belakangan. Diletakkannya koper didalam sebuah kamar besar. Ia ingat, dulu ia pernah tinggal disini selama tiga tahun, sebelum akhirnya keluarganya pindah ke Korea karena pekerjaan Ayahnya.

Di tangan kanannya, ia masih terus menggenggam agenda biru milik seseorang yang ia ketahui bernama Jiyoung. Ia masih sangat tertarik dengan identitas pemilik buku itu, ia tidak bisa berhenti membaca buku harian milik Jiyoung.

“28 Agustus 2010

Happy Birthday Aaron!

Aku tahu mungkin kau bahkan tidak akan peduli padaku jika aku mengatakan ini padamu. Aku tahu, aku tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Angela. Dia lebih cantik, lebih langsing, lebih.. sempurna dimatamu.

Kau tidak pernah menganggapku. Semua orang tahu itu, tapi semua orang juga tahu, aku menyayangimu. Kau hanya dekat padaku disaat aku membutuhkanmu bukan? Aku tidak keberatan, berada didekatmu sudah membuatmu nyaman.

Bukankah memang itu resiko menyukai seseorang secara sembunyi-sembunyi? Kau tidak akan bisa melakukan apapun saat orang itu berpacaran dengan orang lain, atau berdekatan dengan orang lain walaupun itu membuatmu sangat terluka. Ya kan?

Aku sudah sering merasakan ini. Menyukai seseorang secara diam-diam dan pada akhirnya mengutuk diri sendiri karena telah menyukainya lalu mencoba sekeras yang kubisa untuk melupakannya.

Kuharap, suatu saat nanti ada yang bisa menyukaiku tanpa memandang sesuatu yang aku mliki atau aku tidak miliki.”

Kali ini Minho membaca halaman dari agenda tersebut dengan serius, ia bisa merasakan kesedihan dan ketangguhan dari penulisnya di dalam kata-kata yang tertulis di halaman itu. Dan hal ini membuat Minho semakin penasaran dengan ‘Lee Jiyoung’.

Ia kembali teringat akan masa kecilnya. Ibunya selalu meminta Ayah Minho untuk bergantian mengajarkan Minho bermain sepeda. Ayahnya dengan bercanda menolak dan mengatakan Minho pasti bisa belajar sendiri. Itu membuat Minho sedikit sedih, tapi ia menjadi lebih tertantang untuk belajar bermain sepeda lebih keras lagi. Ketika akhirnya ia berhasil mengendarai sepeda atas kerja kerasnya sendiri, Ayahnya membelikan Minho dua scoop besar ice cream rasa chocolate chip favorit Minho.

Ia juga teringat saat terakhir kali Minho dan Siwon berlatih untuk kejuaraan lari sebelum mereka berangkat ke New York. Satu kalimat yang membuat perasaan Minho seakan seperti kertas yang dirobek, “…Aku juga heran kenapa dia tidak bisa menjadi sepertiku atau sepertimu. Dia berbeda” Betapa jauh perbedaan antara Ayahnya yang dulu dengan yang sekarang.

“Ya. Kuharap, suatu saat nanti ada yang bisa menyukaiku tanpa memandang sesuatu yang aku mliki atau aku tidak miliki.” Ulang Minho dalam hatinya.

~*~

Rumah Keluarga Kim

Jonghyun memandang foto keluarga mereka yang terpajang diatas meja belajarnya. Foto yang sama dengan yang terpajang di diding kamar Key juga foto yang sama dengan yang terpajang di atas meja kantor Heechul.

Saat ia sedang melamun, terdengar suara gerbang rumah dibuka, dan suara mobil memasuki pekarangan rumah. Dari suara yang terdengar, Jonghyun sudah bisa tahu kalau itu suara mobil yang biasa digunakan Ayah dan Ibunya.

Seperti biasa, rasanya ia hanya ingin mengurung diri dikamar, dan menghindari mereka berdua.

Pintu kamar Jonghyun diketuk, “Excuse me, Jonghyun-ssi? Em.. Apa kau tidak makan? Kami semua akan mulai makan malam dibawah” Jiyoung melongokan kepalanya dari balik pintu.

Jonghyun terkejut sekaligus lega melihat Jiyoung yang masuk kedalam kamarnya, karena kalau Key yang masuk, bisa-bisa mereka beradu argumen dan akhirnya tidak ada yang memulai makan malam.

“Jwesonghamnida, aku sudah makan duluan tadi. Sampaikan maafku ke yang lain Jiyoung-ssi. Selamat makan” jawabnya.

“Ne. Algesimnida. Akan kusampaikan” Jiyoung menutup pintu kamar pelan, dan menghampiri Jinki yang baru saja keluar dari kamarnya.

“Where’s Jonghyun?”

Jiyoung mengangkat bahunya, “Dia bilang dia sudah makan jadi tidak ikut makan”

Jinki menggeleng-geleng, ia seperti bisa menebak apa yang terjadi pada Jonghyun sekarang, dan memanggil Jonghyun lagi untuk makan malam dibawah bersama-sama.

~*~

Key, Heechul, dan Haneul terkejut saat melihat Jonghyun turun berbarengan dengan Jiyoung dan Jinki untuk makan malam. Heechul tersenyum lebar, tapi Jonghyun tetap diam dan ia menghindari tatapan mata semuanya.

Kayoung yang duduk disebelah Taemin juga ikut tersenyum sambil menikmati makan malam mereka kali ini. “Sudah lama sekali aku tidak melihatmu Neul-ah. Kau juga Chullie”

“Ne. Kau harusnya sering-sering berlibur ke Korea saat tinggal di New Jersey dulu Young-ah, tapi kau terlalu sibuk” jawab Haneul.

Jonghyun mendengus kecil, Lebih sibuk mana Kayoung Ajumeoni dengan Umma dan Appa? Pikirnya.

“Aniya. Anak-anak ini susah sekali diajak berlibur”

“Uh. Aku jadi ingat, Jadi kalian akan sekolah dimana Jinki?” Tanya Heechul.

“Aku, Kiyoung dan Jiyoung masih belum mendapatkan kampus yang cocok Ahjusshi. Kalau Taemin sepertinya akan bersekolah di Chungdam” jawabnya.

Heechul mengangguk, “Kalau begitu dikampus Jonghyun dan Kibum saja” usulnya.

“Ne.” Key mengiyakan, “Memangnya kalian mengambil jurusan apa?”

“Aku mengambil jurusan bisnis manajemen.” Jawab Jinki.

“Lalu Jiyoung-ssi?” Tanya Key lagi.

“A..Aku, Hubungan internasional”

Kiyoung melirik kembarananya, ia pikir sepertinya Key memang sengaja tidak menanyakannya, yaaa karena dari tadi mereka terus bertengkar karena hal yang sepele.

“Kiyoung-ssi, jurusan apa?”

Kiyoung menoleh, Jonghyun yang bertanya. Ia tersenyum lebar. “Psikologi!” jawabnya mantap.

~*~

Seoul National University

Key dan Jonghyun mengantarkan Lee bersaudara untuk registrasi pendaftaran di kampus mereka setelah semalam Heechul mengusulkan mereka. Jinki jadi heran sendiri, selama diperjalanan yang biasanya Jiyoung dan Kiyoung selalu bertengkar, sekarang jadi Kibum dan Kiyoung yang yaaah sedikit sindir menyindir.

Jinki telah menyelesaikan pendaftarannya dan sekarang tinggal menunggu Kiyoung dan Jiyoung.

“Apa saja yang dibutuhkan Kibum-ssi?” Tanya Jiyoung.

“Tidak banyak. Kurasa ya tanda pengenal, em, nilaimu sebelumnya waktu di US” Jiyoung hanya mengangguk-angguk mengiyakan.

Hih! Apasih maunya Kibum itu? Udah rambut kayak pelangi warnanya masih kayak gitu aja! Diam-diam si Kiyoung iri melihat Key yang terus mengajak Jiyoung berbicara tapi terus mengabaikannya.

Seorang wanita paruh baya menyapa mereka dan mempersilahkan Jiyoung dan Kiyoung masuk keruangannya. Mereka diminta menyerahkan daftar nilai terakhir, tanda pengenal juga pas foto.

Pas foto? Tunggu-tunggu.. Jiyoung membuka tasnya dan mencari pas fotonya. Ia membuka agenda biru itu, dan membuka halaman pertama dimana ada tempat untuk menyimpan foto.

Dammit! Aku lupa kalau ini bukan agendaku! Ia tertunduk lesu, matanya masih memerhatikan isi agenda itu. Tunggu, apa ini foto pemilik agenda ini? Sepertinya aku pernah melihatmya. Tapi dimana?

Jiyoung mengambil foto itu dan melihatnya baik-baik, Aku pernah melihatnyaaa! Tapi dimana?? Aduh. Ia membalik foto itu, ada sebuah tulisan dibaliknya, Aku kan tidak mengerti huruf hangul -_____-

“Ji! Jiii!” Kiyoung mendorong bahu Jiyoung.

“What?!!”

“She needs your photo!”

“I don’t have any photos left, boleh aku pakai punyamu?” Tanya Jiyoung.

Kiyoung mengehela napas, tapi ia mengiyakan. Jiyoung tersenyum, Inilah enaknya jadi anak kembar! Kau kan hanya butuh sekali foto dengan gaya yang beda.

Tak lama mereka keluar dan menemui Jonghyun yang menunggu diluar. Ia tersenyum saat melihat mereka berdua berjalan menghampirinya. “Where’s Jinki, Jonghyun-ssi?” Tanya Kiyoung.

“Jinki pergi ke toilet diantar Key” jawabnya. Kiyoung mengangguk dan duduk dikursi tunggu.

Jiyoung diam-diam menghampiri Jonghyun, “Jonghyun-ssi, boleh aku minta tolong?”

Jonghyun terkejut, “Apa yang bisa aku lakukan untukmu?”

Jiyoung merogoh sakunya, dan mengeluarkan foto tadi, “Bisakah kau membacakannya untukku? I don’t understand Hangul. Tulisannya ada dibalik foto ini

Ia menyerahkan foto itu ke tangan Jonghyun.

Jonghyun menatap tulisan itu sebentar, “Choi Minho” ia menyerahkan foto itu kembali ke Jiyoung, “Kau mengenalnya?”

“Aniyeyo. Gamsahamnida”

Jiyoung memposisikan duduknya disebelah Kiyoung yang lagi mendengarkan lagu di iPod-nya. Ia kembali memandangi foto seorang lelaki yang ada ditangannya.

Choi Minho? Itu namanya? Siapa itu Choi Minho? Apa ia pemilik agenda ini? Kalau memang begitu, Aku harus mengembalikan agenda ini kepada Choi Minho itu dan menemukan agendaku kembali. Tapi bagaimana caranya aku menemukan Choi Minho itu?

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

7 thoughts on “PUZZLE – PART 2”

  1. wah”…menarik chingu…
    itu jiyoung ma kiyoung enak bner jd anak kembar,ckup satu org yg brfoto tp semuanya bisa make….^^
    hehehehe…^_^

    oya kiyoung jurusan kuliah kta sama…*tari-tarik tangan kiyoung*……#PLAKK kagaadayangnanya#
    hahahaha..^0^..#sudah lah author abaikan#

    finally GOOD JOB AUTHOR…………..

    1. haha iyaaa~ bisa gak ya kalau kembar beneran gitu pake satu foto? aku juga bingung -_____-”
      waaah onnie psikologi yaa? ciee nanti aku mau ah konsultasi hehe.
      gomawooo~

    1. huehehe. itu nanti juga ketemu~ aku masih bingung Jiyoung yang balik apa Minho yang balik~ okedeeeh tinggal nunggu admin yang berbaik hati aja hehehe. makasih Kaaak 🙂

  2. Akhirnya keluar juga uunn lanjutannya *.* minho aja pulang kampung ke korea jadi pada ngumpul deh disono hoho. Salam kenal, unn! Maaf sksd hehe

  3. wah..Shaylee
    beneran dosa nih anak! hakakak *dipelototin Shaylee

    dah lama nunggu, eh..Tbc tiba-tiba heuhhh -_-!

    perasaanku aja, atau emang part ini pendek ya?

    sorry ya..baru sempet komen..
    aku baru OL hari ini kekeke..

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s