[FF PARTY] Life – Part 2 (END)

Title(*):  LIFE (PART 2)

Author(*): Akuro Aizawa

Main Cast(*) : Onew (SHINee)

Suport Cast(*) : Park Ah ra,

Other Cast : Choi Minho, Kim Kibum (SHInee)

Genre(*) : Romance

Type/Length(*) : Sequel

Rating (*): General

Summary : Aku adalah angin yang bisa kau sentuh disaat pagi hari dan aku adalah bintang yang bisa kau lihat dengan jelas disaat malam hari. Dan itu mungkin itu akan  lebih baik untukmu daripada aku ada disampingmu.

Credit Song : LIFE

Ket(*) : Sekedar berpartisipasi

{PINNED AS DECEMBER SPECIAL – FF PARTY}

 

Dan ternyata tangan itu bukan miik Onew . Mataku menangkap  Minho sudah berdiri disebelahku. Onew masih duduk disampingku, dia melihat Minho dengan tatapan yang seakan tidak menginginkan kehadiran Minho .

ONEW POV

Ketika aku kehilangan arah di dalam hutan yang gelap. Ketika jiwaku menangis. Bimbing aku. seperti cahaya, seperti sebuah keajaiban. Sebelum kehidupan ini berakhir

“HEII CHOI MINHO !!!! Jangan menyentuh pacarku!!! APA KAU INGIN MEREBUT  PACAR SAHABATMUI SENDIRI?????”.

Onew PABO!. Minho tidak akan pernah bisa mendengar teriakanku ini. Tapi Ah ra.. Ah ra pasti mendengar teriakanku tapi kenapa dia membiarkan tangan Minho menyentuhnya.

“Waeyo Ah ra…?? Kenapa menangis sendirian dikelas?” Minho membungkukkan badannya.

“Anniyo.. Gwenchana..”

Akhirnya Ah ra menengok kearahku tapi sedetik kemudian matanya sudah menatap Minho kembali.

“Jangan belajar untuk berbohong. Katakanlah ada apa?”

Pundak Ah ra masih bergetar, kali ini dia berusaha untuk tenang.

“Minho… bisakah kau membalikkan badanmu..?”

Ah ra… untuk apa kau menyuruhnya membalikkan badan…? Jangan bilang kau menginginkan..

“Aku ingin meminjam pundakmu sebentar saja.. bolehkan?”

“ANNIYO!!!! HANYA PUNDAKKU YANG BISA KAU PINJAM!!!!” bentakku pada Ah ra, tapi dia seperti orang lain yang tidak bisa melihat dan mendengar suaraku. Apa mungkin aku sudah menghilang? apa saat ini dia sedang jatuh cinta pada Minho?. Annii.. anni aku yakin aku tidak akan menghilang.

“Arasseoo..dengan senang hati Park Ah ra..tapi kau harus bicara kenapa kau menangis”. Ah ra mengangguk dan kemudian Minho membalikkan badan setelah dia tersenyum manis pada Ah ra.

Minho jangan menyimpan perasaan pada pacarku!, karena Ah ra tidak akan membalas perasaanmu itu.

Ah ra menyembunyikan wajahnya dalam pundak Minho bukan pundakku… kumohon jangan menyukai pemilik pundak itu Ah ra..

“Hikss.. hikss.. aku memang berbohong.. sebenarnya aku tidak sedang baik-baik saja.. “

“Aku tahu.. terus kenapa kau menangis Ah ra..?”

“Aku sedang sangat merindukan seseorang…”

“Nugu? Onew?”.

Ah Ra mengangguk. “Ah ra aku disini, apa kau sudah tidak bisa melihat aku lagi?” aku mendekati wajahnya berusaha menyadarkan Ah Ra kalau aku masih disini, belum meninggalkannya lagi untuk kedua kalinya. “Ah ra.. aku ada disini, kenapa kau merindukanku..?? Ah ra..”

“Aku merindukan pelukannya, merindukan rasa tangannya mendarat dipipiku dan merindukan pundaknya seperti ini….Hikss..” tangisnya semakin pecah. Mianhae, aku kira kau tidak akan sesakit ini karena kita tidak bisa saling bersentuhan.

“sshh.. sshh.. uljima.. aku ada disini..”. Sahabatku itu membalikkan badannya dan dengan bebas memeluk Ah ra.

Aku lihat dia semakin menangis dalam pelukannya. Apa itu terlalu sakit untukmu Ah ra?.

Jeongmal mianhae…Jeongmal Mianhae. Kalau tahu akan seperti ini, aku tidak akan meminta untuk kembali kebumi, dan membiarkanmu hidup tanpa aku ada disisimu.

Ternyata aku salah, kau malah semakin menangis setelah aku hadir kembali disisimu. Mianhaeyoo.

***

“Mianhae Onew…”

“Untuk?”. Tanyaku tanpa menengok padanya, aku masih sibuk melihat langit yang hitam pekat itu, angin malam memainkan rambutnya, walaupun aku tidak bisa merasakan angin itu, tapi aku tahu angin itu pasti  sedang menusuk tubuhnya. Sekarang, aku dan Ah ra duduk sambil memeluk kaki dan menatap langit malam dari atas balkon rumahnya.

“Kejadian tadi dikelas.. aku tidak bisa menahan emosiku…”

“Gwenchana! Aku tidak pernah marah padamu! Aku mengerti kenapa kau seperti itu..heii! lihat langit itu…!”. Aku menunjuk tanganku, sebenarnya aku sedang berusaha untuk mengalihkan pembicaraan.

“Nee.. Wae..?” Ah ra seperti sedang mencari sesuatu dilangit. “Aku tidak menemukan apapun..”

“Percaya tidak jika aku kembali keatas sana, maka kau bisa menemukan sesuatu diatas sana?”

“Apa?”

“Bintang yang paling bersinar…”

Ah ra menjulurkan lidahnya,dia  mengejekku. “Apa kau seindah bintang? Itu sangat meragukan Onew. Jangan membodohi gadis cantik sepertiku..!!!” Ah ra mendongakkan wajahnya.

Syukurlah! Dia kembali lagi. Bukan seorang Yeoja yang menangis sendiri dikelas tapi Yeoja yang galak, Ah raku.

“Kekke percayalah kalau aku kembali lagi kelangit aku menjadi bintang, jadi aku masih bisa mengawasimu dari atas sana! Termasuk mengawasimu denagn Minho..!”. Seruku pura-pura menyindirnya, padahal aku telah berhasil mengalihkan pembicaraan tentang Minho tapi aku sendiri yang membahasnya lagi

“Apa kau memang marah padaku?” tanyanya khawatir.

“sedikit! Cuman sedikit!!

“Onew Mianhae..aku cuman.. aku cuman ingin merasakan seseuatu dari tubuhmu menyentuh tubuhku..”

“Pejamkan matamu…” aku berbalik duduk didepannya.

“Untuk..?”

“Jangan banyak bicara ….tutup saja matamu..!”

Dengan sedikit jengkel Ah ra menuruti perintahku. Perlahan mulutku mendekati mata kanannya, aku tahu aku tidak bisa mencium matanya tapi semoga cara yang ini berhasil..

“wuhhh…sshhhh….” Secara bergantian aku meniup matanya dengan lembut

“Apa kau bisa merasakannya?”.

“mmm..” dia mengangguk, senyumnya mengembang.Kemudian, dia membuka matanya kembali “Nafasmu hangat…”

“Syukurlah, paling tidak kau bisa merasakan udara yang pernah kuhirup.”

“Tapi aneh, kau hantu tapi masih memerlukan udara?”

“Aku tidak kepikiran tentang hal itu, aku hanya ingin kau percaya kalau aku nyata ada disampingmu…”

“Nee.. aku mengerti.. untung mulutmu tidak mendekati hidungku…”

“Waeyo…?”

“Kalau iya,, aku bisa mencium nafasmu yang bau Onew..!!! kekekkee…!!!” Ah ra memegang perutnya menahan tawa.

“Baguss!!! Tertawalah sepuasnya gadis JELEK!!! >,<!”

“O yaa.. dua hari lagi Minho ulang tahun. Apa kau mengijinkan aku datang kepestanya…?”

“Oo.. gwenchana.. asal aku ikut..!!!” aku tersenyum kearahnya, mencoba untuk memberikan kepercayaan untuknya, kalau dia tidak akan berbuat macam-macam.

“Gomawo…!!!” ucapnya manis.

“Nee… OO yaa.. ada sesuatu yang aku ingin kau ketahui …”

“Apa itu..?”

“Jika kau merindukan aku Ah ra.. Hirup udara pagi dari balkon ini, dan ketika kau merindukan aku ketika malam hari, temukan bintang yang paling bersinar dan aku ada disana…”

“Apa kau berniat untuk pergi lagi…?”

Aku diam, tidak menjawabnya.

***

Ketika aku berlutut dan sebelum dunia ini menangis. Ketika aku menhentikkan jejakku dalam badai. Jika kamu berdiri sendiri. Aku bisa menekan apa pun rasa sakit dan air mata.Yang aku inginkan adalah kamu. Hanya satu adalah kamu dalam hidupku

“Minho kenapa kau ajak aku kesini, teman-teman kita ada didalam..!!”.

Aku terus mengikuti mereka sampai Minho ternyata mengajak Ah ra ke taman belakang rumahnya yang sepi. Untuk apa dia mengajak Ah ra kesini.?.

“Aku ingin bicara sesuatu untukmu…” ucapnya serius.

“Bicara apa? Kita bisa bicara didalamkan…?”.

Aku mengangguk setuju dengan Ah ra.

“Anni.. ini antara aku dan kamu…” Minho menarik kedua tangan Ah ra.

“Ah ra kenapa kau diam saja, lepaskan tangannya!!!” seruku.

Ah ra mencoba melepaskan tangannya tapi sepertinya genggaman Minho terlalu kuat.

“Tidak bisa..!!” seru Ah ra padaku,dengan bodohnya dia mengatakannya sambil menoleh padaku yang ada diantara mereka.

“Kau sedang bicara dengan siapa…?”. Minho menoleh kearahku tanpa expresi.

“Anni.. anni aku hanya bergumam.. kau sebenarnya mau bicara apa Minho…?”

“mmm.. ssaa.. ssarangh.. sarranghae.. saranghaeyo Ah Ra….”

Degg! Sudah kuduga Minho menyimpan perasaan pada Ah ra, tapi sejak kapan. Seakan mendengar kata hatiku Minho menjawabnya.

“Aku mencintaimu sejak Onew masih ada, aku tertlambat untuk memilikimu Ah ra, dan sekarang jangan buat aku kecewa untuk kedua kalinya..”

“Tappii.. “ Ah ra menengok kearahku meminta pendapat, aku menaikkan pundakku. Aku sendiri bingung apa yang bisa aku lakukan. Baiklah dia memang sahabat yang baik mengungkapkan perasaannya setelah aku tidak ada, dan tidak mencoba merebut Ah ra dariku.

“Minho.. maksudmu…”

“Nee maksudku.. apa kau mau menjadi pacarku…?”

“Tapi.. Onew…”. Kalii ini aku menggelengkan kepala, jangan menerimanya. Kau masih milikku.

“Aku tahu kau masih merindukannya, tapi Onew sudah tidak ada, dan kau harus menerimanya Ah ra…!!”

“WOII MINHO AKU ADA DISINI . Aku masih ada disini diantara kalian..!!!. Ah ra katakan padanya kalau kau tidak mau menginginkannya…” tapi Ah ra kali ini tidak menoleh padaku lagi, kali ini dia seperti tersihir dengan kedua mata Minho yang menatap kedua matanya dalam.

Ironis, Ah ra tahu kalau aku melihatnya sedang bermesraan dengan sahabatku sendiri.

Dan pada akhirnya sesuatu yang paling aku takuti terjadi.

Minho menurunkan kepalanya dan mendekati wajah Ah ra. “AH RA JANGAN LAKU..AN HAL IT…!!!! AH R.. ..KU ADD… DI.. NNIIH…!!”.

Tidak tahu apa yang terjadi, suaraku semakin menghilang.. apa akan terjadi..

Aku mencoba memisahkan mereka dengan kedua tanganku, meskipun aku tahu itu mustahil.

Dan semuanya terlambat. Ciuman itu terjadi… tubuhku dengan lambat menghilang seiring dengan ciuman mereka.

Ah ra kau menginginkan aku menghilang. Baiklah.. setelah aku pergi jangan menangis lagi. Anyeoong Ah ra.. saranghaeyoo..

Ciuman itu berakhir dan aku..

Menghilang..

“ONEW..!!!!!!!”

Untuk kedua kalinya, hidupku didunia berakhir saat jeritannya masih kudengar.

Aku tidak akan menangis, aku tidak akan menangis lagi. Sama sekali tidak ada yang dapatmenghentikanku, Tapi hanya satu orang. Kau membuatku, kau menyempurnakanku
kau bisa membuatku bisa bernafas seperti ini

“Yya!! Yeobo kau kembali…!!!!” Peri Key memlukku hangat.

“Jangan menyebutku seperti itu lagi.. kenapa ciuman terjadi..? apa Ah ra mencintai Minho…?” tanyaku langsung setelah tiba dilangit lagi.

“Kurasa tidak… ini cuman masalah takdir, saat itu Ah ra memerlukan kehangatan yang selama ini dia rindukan, dan saat itu hanya Minholah yang ada dihadapannya…”

“Lalu kenapa tidak buat aku bisa disentuh saja oleh Ah ra…?” tanyaku masih tidak bisa terima.

“Sudah kubilang, ini takdir Hyung. Kalian sudah berbeda.. dia manusia dan kau roh..tidak mungkin bersatu..”

“Jika kau tahu akan seperti itu.. kenapa kau mengabulkan permintaanku….?”

“Isshh.. kau banyak bicara Hyung. Kau sendiri yang memaksakku mengbulkan permintaanmu..” ‘PLETTAK’ dia menjitakku dengan tongkat sihirnya.

“Aaaiissshh..” aku mengusap-usap kepalaku yang panas. “kau benar aku yang salah.. tapi apa boleh aku minta bantuanmu lagi. Aku ingin memberikan sesuatu untuknya…”

“Hyung yang merepotkan!!!”

PARK AH RA POV

Hari ini tanggal 14 Desember, ulang tahun Onew. Dan untuk pertama kalinya dia benar-benar tidak bisa kulihat.

Onew kau tiba-tiba saja menghilang apa itu karena ciuman yang kulakukan dengan Minho..? Mianheyo.. jeongmal mianhaeyo .

Aku mengambil segelas air dimeja samping ranjangku tapi mataku menangkap sebuah tape recorder dan sebuah surat diatasnya.Aku membuka surat itu isinya…

Untuk : Park Ah ra.

Anyeoong hasseyyooo Park Ah ra…!!!! Key Imnida… atau kau dan Onew Hyung menyebutku Peri Key. Kekkee.. kau pasti senang kan akhirnya kau mendapatkan surat dari Idolamu ini.. *PLAK* #abaikan. Sebenarnya aku menulis surat ini diam-diam tanpa Onew Hyung ketahui, dia hanya menitipkan tape recorder itu untuk diberikan untukmu.Dia harap kau menghidupkannya nanti malam di balkon rumahmu.

Ooo.. yaa.. aku tahu kau pernah memintaku agar kau bisa menyentuh Onew Hyung kembalikan? Dan kau memintaku merayu Tuhan untuk mengabulkannya?. Kekke.. Mianhaeyoo Ah ra itu adalah takdir yang harus kau terima. Jeongmal Mianheyo.. kau ingin bertanya kenapa Onew Hyung menghilang?. Aku mengangguk.

Permintaan Onew Hyung untuk kembali disisimu bukanlah tanpa syarat. Dia akan menghilang jika seorang yang dia cintai berciuman dengan namja lain walaupun gadis itu tidak mencintai namja tersebut.

Tapi ada kabar baik untuk kalian. Kalian bisa bertemu lagi dalam reinkarnasi, kalau tidak salah seratus tahun lagi, kalian bisa bertemu dan mungkin kalian masih ditakdirkan menjadi sepasang kekasih. Cukhae.. ^^.

Satu lagi, kau tidak usah khawatir aku sudah membuatkan kue tar untuk pacarmu itu, hari ini dia ulang tahun kan. Aku harap kau juga bisa ikut merayakannya nanti malam. Sampai jumpa Ah ra..

“Seratus tahun lagi…? Itu terlalu lama, tapi saat reinkarnasi itu, aku pasti bisa mengenalnya. Oo iyaa Tape recorder ini… apa isinya..?tapi Onew menyuruhku mendengarnya nanti malam, baiklah aku tahu”

Oooneeww… aku benar-benar sedang merindukanmu. Aku memang Yeoja Pabo..!!! kenapa aku bisa berciuman dengan Minho, ternyata benar karena ciuman itu dia menghilang. Mianhaeyoo.. jeongmal, aku tidak tahu akan seperti ini. Tidak bisa melihatmu ternyata lebih menyedihkan. Apa yang harus aku lakukan jika aku sedang merindukanmu seperti ini..?

“Jika kau merindukan aku Ah ra.. Hirup udara pagi dari balkon ini, dan ketika kau merindukan aku ketika malam hari, temukan bintang yang paling bersinar dan aku ada disana…”

Suara Onew saat itu terngiang ditelingaku. Nee.. aku tahu.

Aku segera kebalkon kamarku dan memcoba memejamkan mata. Awalnya tidaka ada sesuatupun yang menyentuh tebuhku. Tapi..

“wwwsshhhhhhh…. “.

Angin itu memainkan rambutku, angin yang hangat dipagi hari. Aku tahu.. aku tahu.. kau Onew.

Saat ini akhirnya aku bisa menyentuh kehadiranmu Onew…

***

Ini malam ulang tahunmu, dan aku menuruti perintahmu untuk ada dibalkon merayakan ulang tahunmu.

“Dua bintang yang bersinar itu pasti kau dan peri Key. Aku benar-benar menepati janji untuk ikut serta merayakan ulang tahunmu dengan peri Key… saat pagi hari aku merasakan wujudmu dan sekarang aku melihat sinarmu..”

O.. ya aku lupa.. kau menyuruhku mendengarkan isi tape recordermu. Aku segera menekan tombol play…

Ehhem ehhem anyeoong Ah ra.. apa kau sudah ada dibalkon…? Baiklah kita rayakan ulang tahunku sekarang juga.. tapi sebelumnya aku ingin bernyanyi untukkmu….

Oh geochin salmae shideuleogal ddae
Geudaega naegae dagawa
Eoleobooteun geu maeumae soneul daen soongan
Na.ae salmeun shijak.dwaesseumeul

Oh, saat ini hidup meninggalkan dunia jauh lebih layu, kamu dating padaku
Saat aku menyentuh hati mu yang beku, hidupku dimulai

Geudae jichigo himdeul ddae
Budi geu yeop.jariae nareul itgae hae
Badgiman han sarangeul dashi deuril su itgae
Ee salmi kkeutnagi jeonae

Ketika kamu lelah dan mengalami kesulitan
Tolong biarkan aku tetap di sisimu
Jadi aku bisa memberimu kembali cinta yang hanya aku terima
Sebelum kehidupan ini berakhir

Sesangae mureup kkulgo noonmul heullilddae
Pokpoong sok bal mumchul ddae geudaeman seo itdamyeon
Eereon apeum, gotong.jjeum gyeondil su itneun.geolyo
(Ojik geudaeman) Ojik geudaeman
(Naegae itdamyeon) Naegae itdamyeon in my life

Ketika aku akan berlutut dan sebelum dunia ini menangis
Ketika aku menghentikan jejak dalam badai

Eodoon soop sok gil ileul ddae
Eorin na.ae younghoni oolgo isseul ddae
Bit.cheoreom gijeok.cheoreom
Nareul eekkeuleojweoyo
Ee salmi kkeutnagi jeonae

Ketika aku kehilangan arah di dalam hutan yang gelap
Ketika jiwaku menangis
Bimbing aku seperti cahaya, seperti sebuah keajaiban
Sebelum kehidupan ini berakhir

Sesangae mureup kkulgo noonmul heullilddae
Pokpoong sok bal mumchul ddae geudaeman seo itdamyeon
Eereom apeum, noonmul.jjeum chameul su itneun.geolyo
(All want is you) All I want is you
(Only one is you) Only one is you in my life

Ketika aku berlutut dan sebewlum dunia ini menangis
Ketika aku menhentikkan jejakku dalam badai
Jika kamu berdiri sendiri
Aku bisa menekan apa pun rasa sakit dan air mata
(Yang aku inginkan adalah kamu) Yang aku inginkan adalah kamu
(Hanya satu adalah kamu) Hanya satu adalah kamu dalam hidupku

Oolji anayo dashin oolji anayo
Geu mu.eotdo jeoldae nal mumchuji mot.hae
Heona ojik dan han saram
Geudae nareul mandeulgo wansung shikigo
Oh, eereok.hae soom.shwigae hae you

Aku tidak akan menangis, aku tidak akan menangis lagi
Sama sekali tidak ada yang dapat menghentikanku
Tapi hanya satu orang
Kau membuatku, kau menyempurnakanku
kamu membuatku bisa bernafas seperti ini

Sesangae mureup kkulgo noonmul heullilddae
Pokpoong sok bal mumchul ddae geudaeman seo itdamyeon
Eereon apeum, gotong.jjeum gyeondil su itneun.geolyo
(Ojik geudaeman) Ojik geudaeman
(Naegae itdamyeon) Naegae itdamyeon in my life

Ketika aku berlutut dan sebelum dunia menangis
Ketika aku menhentikan jejakku dalam badai
Jika hanya kamu yang berdiri
Aku bisa menangani semua rasa sakit dan penderitaan ini
(Kalau saja kamu) jika hanya kamu
(Apakah denganku) apakah denganku

Sesangae mureup kkulgo noonmul heullilddae
Pokpoong sok bal mumchul ddae geudaeman seo itdamyeon
Eereom apeum, noonmul.jjeum chameul su itneun.geolyo
(All want is you) All I want is you
(Only one is you) Only one is you in my life

Ketika aku berlutut dan senelum dunia ini menangis
Ketika aku menhentikan jejakku dalam badai
Jika hanay kamu yang berdiri
Aku bisa menekan apa pun rasa sakit dan air mata
(Yang aku inginkan adalah kamu) Yang ku inginkan adalah kamu
(Hanya satu adalah kamu) Hanya satu adalah kamu dalam hidupku

Jangan menangis… lanjutkan menatapku dari sana….”

Aku sudah menangis Onew…. Suaramu sudah berakhir aku dengar. Saengil Cukhae Hamnida Onew…

Aku harap seratus tahun kemudian, jangan melupakan aku ….

Hantu jelek…..

FIN

 

©2010 FF Party, SF3SI

This post made based on DECEMBER SPECIAL EVENT:

FF PARTY

 

 

 

 

 

qtl { position: absolute; border: 1px solid #cccccc; -moz-border-radius: 5px; opacity: 0.2; line-height: 100%; z-index: 999; direction: ltr; } qtl:hover,qtl.open { opacity: 1; } qtl,qtlbar { height: 22px; } qtlbar { display: block; width: 100%; background-color: #cccccc; cursor: move; } qtlbar img { border: 0; padding: 3px; height: 16px; width: 16px; cursor: pointer; } qtlbar img:hover { background-color: #aaaaff; } qtl>iframe { border: 0; height: 0; width: 0; } qtl.open { height: auto; } qtl.open>iframe { height: 200px; width: 300px; }

Advertisements

15 thoughts on “[FF PARTY] Life – Part 2 (END)”

  1. heuheuheu, FFnya bikin aku sedih T.T
    tapi kalimat terakhirnya nyantol banget, beneran dah! “Hantu jelek”.
    ebuset, seganteng itu dibilang jelek! #pingsan

    d^ae^bak

  2. Annyeonghaseyo~ aku new readers wkwk bukan shawol junior tp udah senior *plak *nggada yg tanya* ;D

    hiks T_____T
    onyuuuu >.< kalo ak jadi ah ra pasti nolak deh kalo dicium minho ;__; kan maunya onew *boong bgt*
    daebak authornya!!! Sampe kebawa nangis hiks t__t

  3. Hue author daebaak .
    Endingnya keren .
    Hehehe, buat pas bagian renkarnasinya aja, pasti bagus . .
    Hehehe . Gomawo buat part ini, aku suka sama cerita ini . .

  4. Sedih…
    apalagi bacanya dengar Lagunya SHINee-Life…

    Seratus tahun Lagi…. !!!!

    Itu sangat lamaa…

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s