[FF PARTY] My Enemy… Saranghae

<span Title:MY ENEMY……SARANGHAE.

Author:chinchi a.k.a regi

Main Cast: Choi minho,Lee Jaehyun, Kim kibum,Lee Jinki, Lee Taemin, Kim jonghyun.

Suport Cast : Goo Hyesun,Kim Soeun,Super Junior (maaf tidak bisa menampilkan semua), and other.

Genre : Romance, comedy(may be), family,friendship,etc.

Type/Length :  oneshoot

Rating: PG 13/ general.

Summary : Minho ……anak laki-laki satu ini nakalnya minta ampun, tidak jarang dia suka menjahili temannya sendiri, bahkan dia punya musuh abadi. Lee Jaehyun, dongsaeng-nya Lee Jinki dan sepupunya Lee Taemin yang merupakan sahabatnya juga. Sampai Jaehyun dikirim oleh appa dan ummanya ke Amerika untuk menemani halmoni-nya disana. Sebelum Jaehyun pergi dia telah berjanji pada seseorang……who is him?? Who know?…lets check it out..

Credit Song : – Love’s way (SHINee)

–          7 things (miley cyrus)

Ket: Mendaftar sebagaio author tetap

{PINNED AS DECEMBER SPECIAL – FF PARTY}

 

 

*author’s pov*

Di sebuah taman tampak dua anak kecil sedang ribut. Satunya laki-laki dan satunya lagi perempuan manis berambut panjang sebahu. Si perempuan tampak sangat agresif, dia benar-benar tidak mau mengalah dari laki-laki didepannya.

‘’ kau membuat Taemin menangis lagi pabo!’’ seru yang perempuan.’’ Dia itu cengeng sekali bisanya mengadu terus. pada yeoja lagi….memalukan!’’ jawab yang laki-laki,’’ apa kau bilang… kau yang cengeng dasar keroro gunso!!!!’’ tambah si anak perempuan.’’ Dari pada kau. Itik buruk rupa!’’ tambah si laki-laki tak mau kalah.’’ Ahh dasar bocah tengik……kupukul kau!!’’ sekarang mereka malah saling kejar-kejaran dan sesekali si anak perempuan juga memukul yang laki-laki. Tapi si anak laki-laki lebih gesit dari sianak perempuan maka setiap pukulan yang dilancarkannya suka meleset.

‘’ jaehyun…. Minho sudah!!’’ teriak anak laki-laki yang tiba-tiba masuk ketaman itu sambil membawa segerombolan anak yang lain. ‘’ ahh, biarkan aku oppa…..laki-laki tengik seperti dia harus di beri pelajaran.’’ Ujar anak perempuan yang bernama jaehyun itu.’’ Iya tapi bukan begitu caranya jaehyun-ah, percuma kau pukul atau kau cakar dia. Sifatnya tidak akan berubah!!’’ tambah anak perempuan yang sekarang berdiri disamping jaehyun.’’ Tapi unnie!!! Gara-gara si keroro gunso ini taemin menangis…..aku kasihan melihatnya.’’jawab jaehyun mencoba tenang,’’ kau terlalu sering membela Taemin…kalau begitu dia akan tetap menjadi bocah seumur hidupnya!’’ timpal minho.’’apa maksudmu, dia memang masih anak-anak, jadi wajar!’’ balas jaehyun ngotot.’’ Sudah-sudah…Jaehyun-ah. Minho -ya…buat apa kalian ribut…Taemin-ah tetap saja akan menangis. Jadi sekarang aku minta kalian berbaikan!’’ tambah laki-laki yang barusan menengahi Jaehyun dan Minho .’’ Apa hyung…berbaikan dengan itik buruk rupa ini…..lebih baik aku disuruh minta maaf ke Taemin-ah daripada yeoja aneh ini!!’’ bantah minho yang berhasil membuat Jaehyun marah dan melempar salah satu  sepatu cats-nya. ‘DUKK!!’

‘’AW…APA-APAAN KAU,HUH!!!’’ teriak minho kesal,’’APA-APAAN KATAMU…AKU YANG SEHARUSNYA BILANG BEGITU….KAU BILANG AKU ITIK BURUK RUPA. ASAL KAU TAHU KAU LEBIH BURUK DARIKU NAMJA SINTING….AKU TAK AKAN PERNAH PERDULI APA KAU AKAN MEMINTA MAAF PADAKU ATAU TIDAK. LAGIPULA AKU TAK AKAN PERNAH MEMAAFKANMU…!!! IHHHH ARRRRGHH!!!’’ Jaehyun mengijak-injak tanah dengan kasar, lalu pergi tanpa menghiraukan yang lain, yang masih berdiri sambil menatap jaehyun heran. Mereka tidak pernah mengira ada anak kecil yang akan berteriak sekasar itu.

Ya, yeoja yang berani begitu Cuma Jaehyun orangnya. Dia dan Minho adalah musuh bebuyutan yang tak pernah bisa akur…selalu saja ribut hanya karena masalah sepele atau apapun itu. Tapi ada juga orang yang bisa membuatnya berubah lembut..kalau anak itu Key-lah orangnya. Jaehyun bisa dibilang cukup dekat dengan Key, tapi dia sejauh ini masih menganggap key itu oppa-nya sendiri. Selain key dan minho, jaehyun masih punya banyak teman. Contohnya hyesun,so eun, eunra,siwon oppa, kyuhyun oppa, donghae oppa, Taemin,Jinki oppa dan yang lainnya.

Sampai, umma dan appa mengirim jaehyun untuk tinggal di amerika bersama halmoni-nya selama beberapa tahun. Sebelum kepergiannya dia berjanji pada seseorang yang memberinya sebuah kotak musik. Tapi ia tidak tahu siapa orang itu, karena yang memberikannya saat itu adalah jinki oppa, yang juga tidak tahu siapa pengirimnya.

*jaehyun’s pov*

@ incheon international airport.

Akhirnya aku pulang juga..betapa aku rindu korea selatan….dan betapa aku rindu pada udara segar yang selalu menyelimuti kota ini. Sudah 7 tahun semenjak appa dan umma mengirimku ke Amerika, dan akhirnya aku dikirim pulang ke seoul . Tugasku menjaga halmoni telah selesai, selesai sampai halmoni menutup mata sebulan yang lalu. Aku sangat sedih halmoni-ku satu-satunya meninggal setelah cukup lama menderita dengan penyakit jantungnya yang sudah lama menggerogoti tubuhnya yang juga mulai lemah dan renta dimakan usia.

Sebenarnya aku sudah cukup betah di amerika dengan teman-teman yang banyak dan baik padaku. Dibesarkan disana hampir membuatku lupa dengan korea . Tapi halmoni selalu membantuku mengingatnya kembali. Dan itu berhasil…walau logat koreaku sekarang agak berantakkan sedikit, tapi itu bukan hal yang sulit untukku.

Aku berdiri ditepi jalan menanti taksi yang mungkin lewat. Apa aku masih ingat alamat rumah ya? Haha..tentu masih akukan tidak sepikun itu. Aku memutuskan pulang lebih cepat dari rencana yang sudah dibicarakan appa, aku ingin memberikan mereka kejutan istimewa. Aku penasaran,sekarang wajah jinki oppa seperti apa ya? Begitu juga dengan taemin? Dan teman-teman yang lain? Aku sudah penasaran sekali.

Setelah 45 menit, akhirnya aku bisa tiba dirumah juga. Rumah bernuansa putih dan besar. Ya rumah yang sangat aku rindukan dan aku tinggalkan selama 7  tahun ini akhirnya aku dapat melihatnya kembali. Tidak banyak yang berubah dari rumah ini…masih seperti yang dulu, aku melangkah masuk kepekarangan rumah dan begitu berdiri didepan pintu aku langsung memencet belnya..’TIING TOOONG’ ’ apa ada orang dirumah ya?’ batinku. Tak selang beberapa lama aku mendengar ada langkah kaki dari balik pintu…jantungku berdebar-debar. Kira-kira orang pertama yang aku temui siapa ya?

‘KREEK’ pintu dibuka, dan aku bisa melihat seorang namja bertubuh tinggi dengan dandanan yang masih berantakan seperti orang sehabis bangun tidur tengah berdiri didepanku.’’nuguseyeo?’’ tanyanya memecah lamunanku,’’ apa benar ini kediaman keluarga lee?’’ tanyaku basa-basi,aku ingin mengetes apa namja ini mengenaliku?  Apa dia jinki oppa atau Taemin-ah? ‘’ne, eng mwo?’’tanyanya lagi,hmm lambat laun aku mulai mengenali namja ini..kurasa dia.’’ Jinki oppa?!’’ tebakku,’’ne, anda siapa?’’ benar dugaanku..aku bisa tahu dari tampangnya. Tampang kusut sehabis bangun tidur adalah ciri khas oppaku yang satu ini.

‘’apa kau benar-benar tak mengingat aku?’’ tanyaku balik, dia menatapku dari ujung kaki sampai kepala,lalu menatapku dan menggeleng pelan, ya ampun….ingatannya benar-benar minim!*piss jangan marah ya!* ‘’apa appa tidak pernah menunjukkanmu fotoku?’’ aku bertanya lagi, dan reaksi darinya sama, menggeleng pelan. ‘’ kau sungguh keterlaluan oppa, dongaengmu sendiri kau lupakan. Aku lee Jaehyun…..apa kau masih tidak ingat aku?’’ dia terdiam sejenak lalu matanya yang sipit mulai terbuka dan membelalak. ‘’MWOO!!! Jaehyun-ah?!’’. Aku mengangguk sambil tersenyum simpul, ia masih menatapku tidak percaya,sedetik kemudian jinki oppa memelukku erat. Pelukan hangat yang sangat aku rindu-rindukan  selama ini.

‘’jaehyun-ah apa benar ini kau?’’tanya jinki oppa memastikan,’’ ne oppa, aku jaehyun yang dulu!’’jawabku masih berada dalam pelukannya,’’bogoshippoyo jaehyun-ah!’’.’’nado oppa!’’. Setelah acara melepas rindu itu, kini aku melepas rindu dengan semua anggota keluargaku. Appa dan umma juga agak terkejut ketika aku dating, apalagi sepupuku yang satu ini, Taemin-ah… dia benar-benar orang yang paling merindukan aku dirumah ini.

Aku sekarang sedang beristirahat dikamar lamaku. Kamar besar bernuansa serba pink ini sudah lama aku tinggalkan. Bahkan aku sudah benar-benar lupa bentuk kamar ini saking lamanya aku di amerika. Masih sama seperti dulu, kata umma setelah aku pergi kamar ini tidak pernah ada yang menempati dan hanya dibersihkan seminggu sekali oleh pelayan. Makanya tak satupun yang berubah dari tempat ini. Aku benar-benar lelah dengan perjalanan jauh tadi,jadi tanpa sadar aku langsung terlelap begitu saja.

‘’noona….bangun!’’ panggil seseorang sembari mengguncang-guncang tubuhku pelan,’’eng mwo?’’ tanyaku masih setengah sadar,’’waktunya makan malam…ahjussi bilang noona harus ikut’’ jawab namja yang kuduga adalah Taemin.’’ Baiklah aku akan segera turun!’’. Appa dan umma juga yang lain telah menunggu di meja makan,kulihat makanan kali ini banyak sekali, apa ada pesta ya?

‘’ umma ada apa ini? Makanannya banyak sekali.’’tanyaku heran,’’kami ingin merayakan kepulanganmu. Jadi umma masak banyak hari ini,padahal umma ingin minta bantuanmu tapi kau malah tidur nyeyak sekali jadi umma masak sendirian!’’ jawab umma. Aku mengangguk pelan,kulihat kesekitar meja makan..’’omona japchae!’’ ujarku cepat, dan aku langsung duduk disamping Jinki oppa, japchae adalah makanan favoritku, aku jarang sekali makan ini saat di amerika dan akhirnya aku bisa memakannya lagi.

‘’jaehyun-ah kau rakus sekali!’’ seru jinki oppa, saat melihat japchaenya sudah habis kumakan.’’ Hehe..Mianhe oppa,habis di amerika aku jarang makan japchae jadi jangan salahkan aku ya!’’jinki oppa Cuma mengerucutkan bibirnya dan itu berhasil membuatku dan yang lain tertawa terbahak-bahak. Aku benar-benar merindukan saat-saat seperti ini.

Aku sudah seminggu berada di seoul dan coba tebak sekarang hari apa? Yap ,hari pertama aku masuk sekolah lagi. Kelas 2-B itulah kelasku, tapi aku masih bingung. Dimana ruangannya? Sekolah ini begitu besar buatku,ruangannya saja banyak. Aissh susah sekali sih hidupku ini!

Baru aku akan berbelok kekoridor yang lain,tapi tiba-tiba saja aku menabrak seseorang yang berlawanan arah denganku dan sukses membuatku terhempas jatuh ketanah. ‘’mianhe,aku benar-benar tidak sengaja!’’ ucapku lirih karena menahan sakit yang mendera bokongku.’’ Ne, aku juga salah gwenchana?’’ Tanya orang yang sekarang sudah bisa kutebak adalah seorang namja.’’ne, gwenchana!’’ ia membantuku berdiri, aw….sakit sekali tubuhku. Yang menabrakku mungkin  namja yang bertubuh besar. Aku mendongakkan kepalaku mencoba melihat namja yang tadi tidak sengaja kutabrak, OMO..!!! dia tampan sekali, matanya bulat dan ia tinggi juga putih. Ahh sadar jaehyun…jangan sekarang ini bukan saat yang tepat!!

‘’gomawo!’’ jawabku seadanya,’’ ne cheonmaneyo, kau murid baru ya? Aku tidak pernah melihatmu sebelumnya?’’tanya namja itu padaku,’’ne…aku murid pindahan!’’ aku mengangguk mantap rasanya canggung sekali disini, apa Cuma perasaanku saja ya? Sesaat kami sama-sama saling terdiam, kalau kuperhatikan dia familiar sekali untukku. Apa ini dejavu?

‘’oh ya, kenapa kau masih berkeliaran diluar kelas?’’ tanyanya memecah keheningan.’’eh..aku…aku…tampaknya aku sedikit tersesat!’’jawabku gugup, bagaimana tidak aku benar-benar malu tahu! Umma tolong aku..>//< ‘’ah, memang kau kelas berapa?’’tanyanya agak terkekeh,bagus aku sudah jadi bahan olok-olokan sekarang.

“2-B!’’ jawabku singkat, dia langsung menarikku tanpa berkata apapun,aku hanya menatapnya heran. Namja aneh?! Langkah kami berhenti disebuah ruangan dengan tulisan disebuah papan yang tergantung diatasnya,’2-B’   begitulah isi tulisannya. ‘’nah kita sampai. Ini ruang kelasmu. Kalau begitu selamat belajar ya…sampai nanti!’’

*minho’s pov*

Aku melangkah meninggalkan yeoja yang tadi tidak sengaja kutabrak itu, yeoja yang sangat manis dan polos. Ahh minho pabbo! Aku lupa menanyakan namanya dan sekarang dia sudah masuk kekelasnya…ah aku benar-benar lupa! Tapi tidak apa, aku yakin aku akan bertemu lagi dengan yeoja manis itu.

Aku seperti kenal dengan yeoja itu tapi siapa dia? Aku tidak bisa mengingatnya? Apa ini dejavu ya? Ah daripada pusing lebih baik aku kembali kekelas sebelum han songsaengnim marah-marah kalau tahu aku tidak cepat kembali.

‘KRIIIIING’ bel istirahat, waktu yang tepat bagiku untuk mencari tahu siapa yeoja manis tadi. Ya, dari awal bertemu aku tidak bisa melupakan yeoja manis itu, entah kenapa rasanya aku ingin terus memperhatikannya tapi, mungkinkah? Sementara aku tidak tahu nama yeoja tadi, yang aku tahu hanya kelasnya. Bagaimana kalau aku cari kesana? Itu tidak buruk.

Saat hampir sampai di kelas yeoja itu, bahuku tiba-tiba saja ditepuk oleh seseorang, aku menoleh.oh ternyata lee Taemin,’’hyung…kau sedang apa?’’tanyanya padaku,’’ani…aku hanya sedang jalan-jalan.’’ Ucapku berbohong.’’oh begitu.aku hampir lupa hyung. Kau dipanggil onew-hyung, dia menyuruhmu menemuinya dikantin!’’tambah taemin. Aku terdiam sebentar, tumben onew-hyung memanggilku ada apa?

Aku berjalan bersama Taemin kekantin, seperti biasa kantin penuh dengan anak-anak yang perutnya sudah meminta untuk diisi. Aku mengedarkan pandanganku keseluruh pelosok kantin, dan pandanganku terhenti ketika melihat onew-hyung yang melambai kearahku dan Taemin.

*jaehyun’s pov*

Jinki oppa melambai-lambaikan tangannya pada seseorang,aku tidak tahu itu untuk siapa tapi yang pasti aku melihat Taemin dan dia bersama seorang namja. Mereka mendekati kami,lalu aku kaget ketika mengetahui siapa namja yang bersama Taemin itu. Itukan namja baik hati yang menolongku tadi? Apa dia teman jinki oppa?

‘’hyung ada apa?’’ Tanya namja itu, aku terus memperhatikannya dan kurasa dia tidak menyadari itu.’’ Ada yang ingin aku kenalkan padamu!’’ jawab jinki oppa sambil melirik kearahku.’’KAU!!?’’ pekiknya kaget. Kurasa dia sekarang mulai mengingatku lagi. Aku Cuma tersenyum kearahnya, dia juga membalasnya, senyum terindah yang pernah aku lihat.

‘’apa kau ingat padanya minho-ya?’’ Tanya jinki oppa pada namja itu, MWO!! Tunggu minho?? Jadi nama namja itu minho?! Apa dia orang yang kukenal? Choi minho?? Si keroro gunso? ‘’ne hyung…tadi kami baru saja bertemu!’’jawabnya masih terus tersenyum dan memandangiku. Aku masih bingung…apa benar dia choi minho? ‘’ahh…syukurlah jaehyun kukira minho-ya lupa pada musuh bebuyutannya sendiri hahaha!’’ tambah jinki oppa. Sekarang raut wajah minho mulai berubah yang tadinya tersenyum sekarang menatap tidak percaya. Aish kenapa jadi rumit begini? ‘’apa hyung? Namanya siapa tadi?’’ Tanya minho tak mengerti.’’ Hah..bukannya tadi kau bilang mengingatnya…..dia itu Jaehyun..dongsaengku!’’ jelas jinki oppa. Sekarang minho menatapku dan jinki oppa bergantian. Entah apa yang dalam pikirannya sekarang yang pasti posisi kami sama. Sama-sama tidak percaya bahwa kami adalah musuh abadi sejak kecil. ‘’jadi..kau Jaehyun. Si itik buruk rupa itu!?’’tanyanya kepadaku…dia memang tidak berubah selalu saja mengataiku si itik buruk rupa! Menyebalkan.

‘’nde……memang aku! Puas kau!! Oppa aku permisi ketoilet..!!’’ aku beranjak dari kursiku dan meninggalkan mereka dalam diam. Sungguh tak kusangka namja tadi itu si keroro gunso,sangat disayangkan padahal dia tampan dan baik hati  pantas aku merasa familiar sekali dengannya. Langkahku terhenti disebuah taman kecil yang sepi, kurasa lebih baik aku disini daripada dikantin dan bertemu dengan si keroro yang selalu membuat aku naik darah setiap kali aku melihatnya. Aku duduk di kursi kecil dekat pohon, udaranya semilir menerpa wajahku. Sangat damai sekali disini,sementara waktu aku bisa tenang sejenak. Aku mengambil i-podku dari saku seragamku lalu menyetel lagu favoritku. SHINee love’s way.

SHINee adalah boyband korea yang aku sukai, kebanyakan aku suka para penyanyi dari negri paman sam (dibaca: amerika) jadi saat aku tahu lagu SHINee untuk pertama kalinya dari sebuah radio di amerika sana , aku langsung menyukai mereka. Kalau diingat-ingat sebelum ke amerika aku mempunyai janji pada seseorang yang tidak aku kenal sebelumnya. Orang yang aku tidak tahu siapa namanya yang memberikanku sebuah kotak musik dengan ballerina yang menari saat kita membuka penutup kotak musiknya. Aku berjanji akan mencari orang itu…tapi yang jadi masalah adalah aku tidak tahu siapa nama orang itu. Dan aku berharap kalau tuhan mengizinkan aku ingin segera bertemu dengannya.

*author’s pov*

Jaehyun masih duduk ditaman sendirian,tanpa diketahui olehnya minho mengikuti dan sekarang sedang bersembunyi darinya.’’kau tahu aku sangat merindukanmu!’’ bisiknya pelan dan bergegas berlalu saat dilihatnya jaehyun berdiri dan beranjak pergi meninggalkan taman. Saat berbelok di koridor perhatian jaehyun tertuju pada seseorang yang tampak kewalahan karena membawa buku yang bertumpuk-tumpuk, karena kasihan jaehyun membantu orang itu. ‘’sini, biar kubantu!’’ ujar jaehyun mengambil beberapa tumpuk buku dari genggaman si yeoja,’’ah, ne gamshamnida!’’ jaehyun tersenyum simpul,’’aku belum pernah melihatmu disini apa kau anak baru?’’ Tanya yeoja itu saat mereka sedang berjalan menuju keperpustakaan.’’ne, jaehyun-imnida.’’ Jawab jaehyun terus melihat lurus kedepan.’’tunggu siapa namau tadi?’’tanya yeoja itu lagi,kali ini langkahnya terhenti. Jaehyun menoleh kearah siyeoja dan menatapnya gak bingung,’’jaehyun..lee jaehyun!’’.’’omona… kau dongsaengnya jinki oppa-kan?’’ Tanya yeoja itu untuk kesekian kalinya dengan mata terbelalak menatap jaehyun dari atas kebawah,”ne aku dongsaeng-nya jinki oppa.apa kau mengenalku sebelumnya?’’tanya jaehyun balik.’’kau ini pelupa ya. Aku ini unnie-mu jaehyun-ah, goo hye sun…apa kau masih tidak mengingatku,huh?’’ sepersekian detik jaehyun mencoba mengingat-ingat yeoja itu dan kemudian ingatan itu kembali. Yeoja yang selalu mengajarinya dan menemaninya sewaktu kecil dulu,’’ hye sun unnie!!’’ jaehyun meletakkan tumpukan buku yang tadi dibawanya bersamaan dengan hyesun dan kemudian memeluknya erat.

‘’unnie…bogoshippo!’’ujar jaehyun.’’ne, nado bogoshippo jaehyun-ah. Akhirnya kau kembali kekorea….kau semakin yeppeo saja!’’tambah hyesun, jaehyun tersipu malu, semburat merah muda muncul dipipinya. Ia sangat senang bisa bertemu dengan unnie kesayangannya sewaktu kecil itu. ‘’aku sudah mendengar kabar kematian halmoni. Aku turut berduka cita jaehyun-ah!’’ucap hyesun unnie dalam perjalanan mereka menuju kembali kekelas setelah meletakkan buku-buku yang mereka bawa barusan keperpustakaan,’’ gomawo unnie..aku sangat sedih sebenarnya, apalagi aku sudah hampir 7 tahun menemani halmoni. Tapi, apa boleh buat tuhan berkehendak lain.’’ Jawab jaehyun lirih, hyesun menepuk pundak jaehyun pelan. Dan mereka berpisah diujung koridor yang terhubung dengan tangga..

‘KRIIING!!!’ bel tanda pulang sekolah berbunyi, semua anak yang sudah menunggu saat-saat ini segera berhamburan keluar kelas. Sementara jaehyun masih membereskan buku-bukunya yang tadi ia keluarkan selama pelajaran kim songsaengnim. ‘’ jaehyun-ah!’’ pangil seseorang yang sukses membuat jaehyun terlonjak kaget.’’ya!! oppa, apa-apaan sih! Mengagetkan saja!’’ujar jaehyun kesal pada namja yang tak lain adalah jinki. ‘’mianhe, habis kau lama sekali…jadi kuputuskan menyusulmu kekelas. Kau tak berubah ya masih seperti keong. Lambat!’’ balas jinki sambil terkekeh pelan. ‘’ahh..oppa, kau selalu saja menggodaku..sudah ayo pulang. Kajja!’’ ajak jaehyun sambil menarik lengan jinki yang masih terkekeh.

‘’oppa, ini dimana?’’ Tanya jaehyun, saat mobil yang ia dan jinki juga taemin tumpangi berhenti disebuah café. ‘’aku mau menunjukkan sesuatu padamu!’’ mereka bertiga berjalan memasuki café itu. Sementara jaehyun bergelut dengan pikirannya yang bertanya-tanya apa yang hendak jinki tunjukkan padanya. ‘’SURPRISE….WELCOME HOME JAEHYUN-AH!!’’ jaehyun terbelalak kaget saat mengetahui semua teman-teman masa kecilnya sudah berkumpul dan menyambut kepulangannya, air matanya tak dapat terbendung. Ia terharu sekali dengan sambutan hangat dari mereka semua, ia sudah merindukan saat-saat seperti ini.

*jaehyun’s pov*

‘’SURPRISE….WELCOME HOME JAEHYUN-AH!!’’ aku terkejut, bagaimana tidak, semua teman-temanku telah berkumpul disini dan menyambut kepulanganku..ya tuhan, aku benar-benar sangat merindukan mereka semua. Air mataku langsung jatuh, rasanya aku terharu sekali mendengar mereka menyambutku…..aku sudah lama tidak mendengar suara mereka dan pada akhirnya, aku bisa mendengarnya kembali. ‘’ jaehyun-ah, kenapa kau menangis?’’ Tanya jinki oppa membuatku sadar dari pikiranku yang terus berkecamuk dengan rasa haruku, ‘’anio…aku hanya terharu saja..semua berkumpul disini untuk menyambutku.. gomawo semua!! Aku senang sekali..aku sangat merindukan kalian.’’ Jawabku sembari mengusap air mata yang dari tadi jatuh membasahi pipiku. Sekarang aku bisa melihat mereka…..Donghae oppa, Siwon oppa, kyuhyun oppa, soo eun-ah, hyesun unnie, dan orang yang paling aku sukai kibum-ah.

Semua menikmati pesta penyambutan ini, tapi aku merasa ada satu yang kurang..oh,ya si keroro gunso! Kemana dia? Ah mengapa aku jadi memikirkan si choi minho itu sih! ‘’hyung..mianhe aku telat!’’ aku menoleh keasal suara yang tadi kudengar, choi minho! ‘’ya, kau dari mana saja choi minho!’’ sambar donghae oppa, ‘’mianhe hyung….tadi aku ada urusan sebentar!’’ jawabnya. Aku Cuma melihatnya sekilas begitupun minho, selama beberapa saat pandangan kami saling bertemu ‘DEG!’ jantungku berdegup kencang ada apa ini? Aku mengalihkan pandanganku kearah lain, sensasi apa ini yang terasa di jantungku..apa aku? Andwae…aku tidak suka! ‘’jaehyun-ah!’’ panggil seseorang, aku menoleh, ‘’Kibum-ah?’’pekikku, ‘’ne…dari tadi kau diam saja, apa kau tidak suka pestanya?’’ tanyanya, ‘’anio…aku suka sekali. Apalagi di pesta ini semuanya datang!’’ jawabku sekenanya.  Ia tersenyum dan menatapku…tatapan hangat yang sangat aku rindukan setelah sekian lama tak terlihat lagi.

Aku dan kibum terus saja mengobrol sampai jinki oppa memanggil semuanya, ‘’HEY SEMUA, AKU PUNYA PENGUMUMAN SEDIKIT…..HARI INI AKU DAN HYESUN-AH RESMI BERPACARAN!’’teriaknya membuat aku dan yang lain heran. ‘’Mwoo! Benarkah unnie?’’ Tanya soo eun tak percaya, hye sun unnie tampak malu-malu sementara jinki oppa terus tersenyum lebar. Memang sejak kecil Hyesun unnie dan Jinki oppa sangat dekat sejak kecil, jadi kalau mereka sekarang berpacaran bagiku tidak masalah. Aku setuju-setuju saja, mereka berdua cocok kok! ‘’DAN SATU LAGI AKU JUGA MENDAPAT KABAR SEKARANG HUBUNGAN KIBUM-AH DAN SOO EUN-AH SUDAH DUA BULAN!!’’ tambah Jinki oppa yang membuatku kaget, apa….jadi soo eun dan kibum sudah?? Berpacaran?!.

Semburat merah muncul dari wajah soo eun dan kibum, apa..? tapi..mengapa? aku sangat….padahal aku sangat menyukai kibum…..tapi mengapa? Tanpa sadar kakiku membawaku berlari keluar dari café, aku bisa mendengar suara orang-orang yang berusaha memanggilku. Pabbo! Kau pabbo Jaehyun, kenapa kau malah berlari….kalau begini mereka bisa menyangka yang tidak-tidak….dasar pabbo..kau menggali lubang kuburmu sendiri!!

Aku berhenti disebuah taman, taman itu sepi sekali. Aku duduk di salah satu bench taman. Tangisku sudah tak terbendung dan akhirnya aku menangis disana sendirian….melepas semua bebanku yang rasanya memukul telak tubuhku yang lemah ini…mengapa disaat seperti ini malah aku mendapat berita seperti ini…padahal aku berharap sekali kalau kibum jadi milikku, aku tahu itu hal teregois yang pernah aku pikirkan, tapi sejak lama aku telah menyukainya jadi apa itu salah? Kurasakan ada yang mengubah posisi dudukku dan mendekapku erat, siapa dia? Aku mendongakkan kepalaku, minho? Apa yang dia lakukan?

‘’minho-ya?!’’ pekikku pelan, ia tak bergeming dan hanya mendesah pelan,’’ sudah,ku pinjamkan bahuku ini untuk kau menangis, jadi kalau kau mau menangis, menangislah…!’’ jawabnya pelan, aku tak pernah mendengar minho berkata selembut itu padaku, padahal biasanya ia akan berteriak atau memakiku, tapi kurasa minho yang dulu sudah berubah…ya berubah lebih baik. Aku merasa nyaman sekali berada dalam pelukannya, rasanya sudah lama sekali aku tidak merasakannya dan aku sangat merindukannya.

Setelah aku merasa lebih tenang,aku melepaskan diri dari dekapan minho. ‘’gomawo minho-ya!’’gumamku pelan sambil menghapus sisa air mata yang masih mengalir di pipiku. ‘’kau tahu…..kau kelihatan semakin jelek dengan wajah kacau seperti itu, mata yang sembab,rambut yang aut-autan, kau tidak pantas menangis.’’ Ujarnya lembut dan mengacak rambutku pelan,baru kali ini aku tidak marah padanya saat ia mengataiku jelek,mungkin karena sikapnya itu. Kami berjalan kembali ke café, aku mencoba menenangkan hatiku yang sempat kacau tadi. Minho melirik kearahku dan memberikan seulas senyuman hangat yang membuat hatiku tenang. Tenang jaehyun…kau harus menerima hubungan kibum dan soo eun,mereka itukan sahabatmu. Aku terperangah, minho menggenggam tanganku erat dan itu membuatku semakin tenang, ia membuka pintu café dan semua orang yang ada didalam sana melihat kearah kami. Pelan-pelan aku merasakan genggaman minho mengendur dan dengan sigap aku menarik tangannya kembali, ‘’jebal…jangan lepaskan tanganmu biarkan seperti ini!’’ bisikku, dia mengangguk dan menarikku masuk kesana.

‘’kau kemana barusan jaehyun-ah?’’tanya jinki oppa dengan nada khawatir, ‘’anio oppa,aku hanya ada sedikit urusan tadi.’’ Jawabku dengan senyum yang kupaksakan. ‘’minho-ya jangan-jangan kau mengusili jaehyun lagi ya?’’ tuduh donghae oppa penuh selidik, ‘’ani hyung…memangnya selamanya aku akan mengusili itik ini, dia sudah tidak semenarik yang dulu dan sekarang menjadi AAA….’’ Aku menginjak kaki minho dengan kasar,baru saja aku menilai dia baik,ternyata dia masih sama…menyebalkan!

*author’s pov*

Semenjak kejadian itu, jaehyun dan minho semakin dekat dan akrab. Memang kadang ada saja masalah sepele yang membuat mereka ribut dan berkelahi seperti dulu. Tapi keesokannya juga sudah baikan lagi, dan selama itu juga jaehyun terus merasakan hal aneh pada dirinya entah perasaan apa itu, tapi saat itu ia sadar perlahan tapi pasti ia telah jatuh cinta pada minho.

Hari ini jaehyun mengajak minho bertemu di taman. Dia merasa sudah waktunya mengatakan perasaannya pada minho walaupun hatinya galau apa minho akan menerimanya atau tidak, yang pasti perasaan itu hampir membuatnya gila selama berminggu-minggu.

*jaehyun’s pov*

Sudah 30 menit aku menunggu minho, tapi dia tetap tidak muncul juga, apa dia mau mengerjaiku ya…menyebalkan! Awas saja nanti kalau dia sudah datang, dia tidak akan selamat dari amukanku! Aku kembali duduk dibench taman sambil mendengarkan lagu miley cyrus. Salah satu penyanyi favoritku juga. (7 things on)

The 7 things I hate about you!
You’re vain, your games, you’re insecure
You love me, you like her
You make me laugh, you make me cry
I don’t know which side to buy

Ya ada hal yang dulu aku benci dari minho, kelakuannya yang kasar, sikapnya yang dingin, dirinya yang usil…tapi dia membuatku jatuh cinta dengannya . DRRT..DRRT.. ponselku bergetar. Dilayarnya tertera nama minho,aku langsung mengangkatnya.’’ Yeobosaeyo?’’tanyaku,’’maaf apa anda keluarga minho. Kami dari pihak rumah sakit ingin mengabarkan tuan choi minho mengalami kecelakaan.’’

Aku berhenti diruang rawat….menatap minho yang masih belum sadarkan diri dengan perban yang melingkar di kepalanya dan alat bantu pernapasan. Nafasku rasanya sesak,kenapa ini semua harus terjadi..kenapa? disaat aku ingin jujur dan bilang bahwa aku sangat mencintainya. Dia malah terbaring lemah dirumah sakit..’’minho-ya…bangunlah. JEBAL IREONA~ MINHO-YA…!!’’ aku berteriak histeris seperti orang tidak waras sambil memegangi tangannya yang dingin. Jinki oppa dan yang lain hanya bisa tertunduk melihatku yang histeris.’’wake up minho-ya..please for me..i need you don’t leave me alone….jebal..saranghae minho jeongmal saranghae!’’ucapku lirih sambil terisak,kumohon tuhan jangan ambil minho aku masih membutuhkannya..aku mohon..’’nado saranghae jaehyun-ah….i won’t leave you alone…!’’.

‘’ya…tunggu aku minho-ya!!’’ seruku sambil terengah-engah. Namja yang satu ini benar-benar kuat sekali hah…lelah aku mengejarnya. ‘’kau lemah sekali jaehyun-ah…!’’ jawabnya santai…aku hanya tersenyum jengkel. Ya..sekarang aku dan minho resmi berpacaran,setelah aku mengucapkan perasaanku dia tersadar dan menjawab penyataanku..aku bahagia sekali minho masih disini..disisiku..dan aku tidak akan pernah melepaskannya dari hidupku..(love’s way on)

At first we couldn’t meet
But how is it so different now
Still you don’t know how much
I want to keep on meeting you
You keep me alive
So that I can feel you
Even though we are so different
Our love will stay the same

Ya..pada akhirnya beginilah akhir ceritaku….cerita cinta yang singkat tapi berarti untukku..aku bahagia bersamanya….this is my love’s way….and when I’m thinking he is my enemy forever I think I’m wrong…because I love him now…MY ENEMY.. SARANGHAE

FIN…

N.P: wahhh maaf ya gaje banget dan kurang bagus……maaf ya…coment dong ya…comment para reader sangat saya butuhkan and then….thanks for read good luck for your exam…bye..disclaimer: ni ff punya gue!!!!

 

©2010 FF Party, SF3SI

This post made based on DECEMBER SPECIAL EVENT:

FF PARTY

qtl { position: absolute; border: 1px solid #cccccc; -moz-border-radius: 5px; opacity: 0.2; line-height: 100%; z-index: 999; direction: ltr; } qtl:hover,qtl.open { opacity: 1; } qtl,qtlbar { height: 22px; } qtlbar { display: block; width: 100%; background-color: #cccccc; cursor: move; } qtlbar img { border: 0; padding: 3px; height: 16px; width: 16px; cursor: pointer; } qtlbar img:hover { background-color: #aaaaff; } qtl>iframe { border: 0; height: 0; width: 0; } qtl.open { height: auto; } qtl.open>iframe { height: 200px; width: 300px; }

Advertisements

19 thoughts on “[FF PARTY] My Enemy… Saranghae”

  1. woow~ bagus chingu~ aku suka FFnya~
    Apalagi pas Mino diinjek~ 😀 *dirajam*
    Btw~ ada satu hal yg bikin aku penasaran~
    siapa yg beri kotak musik itu?? kok nggak ada penjelasannya siapa yg memberi ya?? Minho kah?? 😀

  2. Itik buruk rupa udah jadi Angsa yang Cuantik..

    Keroro Gunso udah jadi pangeran kodok..

    jadilah angsa sama kodok.

    PLAAAAAAAK! #dilemparbatubata

    *nangis di pojokan sambil ngisep jempol kaki.*

  3. @ all soal minho yap dia emang kecelakaan disitu maaf ya kalo rada agak gaje trus soal si pengirim kotak musiknya tunggu aja di next storynya udah aku kirim kok tinggal tunggu di posting aja dan disitu bakal terkuak siapa pengirimnya…. gomawo yang udah komen…

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s