[FF PARTY] Onew Poor Story On His Birthday – Part 1

Title                          : Onew’s Poor Story on His Birthday [Part 1]

Author                     : recass

Main cast               : Onew

Support Cast       : SHINee, supir taksi

Genre                       : Humor(?), Friendship, Fantasy

Type/Length         : Sequel – Part 1

Rating                      : Semua Umur J

Ket                            : mendaftar sebagai author tetap dan sekedar

berpartisipasi

 

[PINNED AS DECEMBER SPECIAL – FF PARTY]

Jam berdentang berkali-kali. Butiran-butiran salju rintik-rintik pada hari yang cerah itu. Orang-orang lalu-lalang dengan gembiranya, seakan hari ini penuh keberuntungan. Pohon pinus seperti tak nampak lagi, semua daun, dahan dan ranting diselimuti oleh salju. Burung-burung telah berhenti berkicau dan terbang ke angkasa raya, membentuk sebuah formasi yang indah. Cahaya matahari sudah mulai berjalan ke barat, namun lelaki itu masih tenggelam di bawah mimpinya.

Entah, itu masih mimpi atau bukan, ia terbangun.

 

[Onew’s POV]

 

“Hoaaaaaahmm….”. Aku benar-benar masih mengantuk, tapi entah kenapa aku tiba-tiba terbangun. Yah, mungkin karena hari ini begitu dingin, aku jadi tidak bisa tidur nyenyak. Mataku pun masih enggan membuka.

 

Aku langsung menggerakkan tanganku, melihat jam alarm yang ada di sampingku. Aneh, kenapa jam ini menjadi berbentuk ayam goreng? Ah, mungkin aku masih belum sadarkan diri, jadinya ngigau. “Hm.. jam 10”. “……..”. “HAH?? JAM 10????”.

 

Aku meloncat dan bergegas pergi menuju kamar mandi. “Gila! Udah jam 10! Kenapa Key ga bangunin sih? Atau Taemin lah? Atau Minho? Jonghyun??”. Di kamar mandi pun, aku masih mengomel sendiri.  “Awwww!!! Awww!! Panaaaass!”. Sehingga, tanpa sadar, aku menyalakan kran shower yang panas. “Mwolla? Ukh, kenapa rambutku ini??”. Aku bingung. Rambutku lengket dan, bau! Yah, sebagian rambutku seperti habis terkena oli bercampur kue tart.

 

Kalau gini sih, aku semakin telat untuk latihan vocal! Aku menuang shampoo banyak sekali ke rambutku lalu mengusap-usapkannya. Ah, ada yang masuk ke mataku, perih sekali. Akupun langsung memutar krannya. Ku putar lagi, berkali-kali. Dan kali ini secara emosional. AIRNYA MATI.

 

“How caaaaaan???” Aku memposisikan showernya tepat di depan  wajahku. “Hei! Ayolah nyalaaaaa!!”. BURRRR. Tiba-tiba air shower itu dengan kuat menghantam wajahku. “Buh! Buh! Weeee =d Sial !”. Oke, hal itu sangatlah tidak menyenangkan! “Kemana sih, mereka berempat! Sama sekali ga denger teriakan mereka? Hah??”

 

Aku segera mengganti bajuku dan berlari menuju lantai bawah. “Uh-oh, tasku!”. Masih dalam keadaan lari, aku segera berbalik menaiki tangga, ke lantai 2 menuju kamarku dan mengambil tasku, dan dengan tergesa-gesa memasukkan segala macam barang ke dalamnya dan turun kembali.

 

“Hossh.. Hossh.. Oke, sepatu!”. Segera kucari sepatuku di rak bawah. “Sepatu Key.. Key.. Key.. Key.. Key.. Minho.. Taemin.. Key.. Jonghyun.. Key.. Jonghyun.. Minho.. Key.. Key.. Taemin……. KEY ! Dimana sepatukuuu??!!!”. Akupun mencarinya di rak atas, namun disana kosong, sama sekali tidak ada sepatu.

 

“Ah, whatever lah!”. Aku pun mengambil sepatu Nike Jordan kesayangan Key. Dengan kaki kanan yang masih kupasangkan sepatu,  aku berjalan melompat dengan satu kaki—kaki kiri menuju dapur. Aku pun agak membungkuk untuk mengikat tali sepatunya.

 

Aku kehilangan keseimbangan, aku berusaha menahan dengan kaki satunya, namun aku malah menginjak tali sepatunya dan akhirnya, kepalaku menghantam kulkas yang ada di depanku. “Aww! Aww! Aigooo…! Ouch!”.

 

Aku mengusap-usap kepalaku. Aku berusaha berdiri dengan kedua tangan yang berpegangan pada tepi meja bar. Aku melihat sebuah nota kuning kecil di atas meja bar itu.”Eng? ‘Hyung~! ^^ Kami menyisakan ramyun untukmu. Ambil saja di microwave! *Taemin :B’ . “Ne? Benarkah? Ah, beruntung sekali, aku memang lapar. Tapi sepertinya itu bukan tulisan Taemin deh?”.

 

Sambil memegang kepalaku yang masih sakit dan kemungkinan memar ini, aku segera berjalan menuju microwave. Tapi, di kaca microwave-nya pun juga ada nota kecil. ‘Ya! Onew hyung! Atau siapa sajalah! Jangan memakan ramyun ini ! Aku membuatnya untuk malam nanti, karena hanya ramyun ini satu-satunya yang tersisa! *Key (P.S : awas kalau ada yang berani makan!’.

 

“Sssssshh.. Jinjaaa! Ah, sudahlah, aku juga bisa membeli makanan sendiri di luar!” Tanpa memperdulikan ramyun itu, aku segera menuju depan dorm, bergegas menuju parkiran. “Oh, tidak! Mobilnya mana?? Huwaaaah! Gimana aku bisa ke SME  sekarang?”. Aku berfikir sejenak. “Ah, ya! Taxi !”.

 

Aku berlari mencari-cari pangkalan taxi terdekat yang ada. Sepatu ini benar-benar membuatku lelah! Belum sampai 2 menit, aku sudah menemukan taxi yang kosong. “Pak, ke SM Entertainment! Di jalan…”. “Iya, mas udah tau”. Oke, syukurlah.

 

“Mau lewat jalan yang mana mas?”,  tanya pak supir taxi itu. “Yah, mana aja boleh”, kataku datar. “Argonya mau berapa mas?”, tanyanya. “Yah, terserahlah! Yang paling mahal juga ga apa-apa”, kataku dengan tenangnya. “Dengan kecepatan berapa km/jam mas?”, tanyanya lagi. “Yang paling cepet. Saya keburu soalnya Pak”. Supir itu pun langsung mempercepat laju mobilnya.

 

WEENG WEEENG WUUUUSSSSHHH!! Wah, kilat nih! Kayak ngirim paket. Nah, itu dia SME nya! Loh, loh tapi kok taxinya ga berhenti sih? Malah masih makin terus? “Eh, eh.. Pak, Pak! SME nya udah kelewat pak! Itu tadi jauh dibelakang sana. Yeee, Paknya main ngebut aja!”, seruku. “Eh, iya-iya. Maaf mas! Keasyikkan ngebut, jadi lupa! Biasaa…”. Biasa? Biasa ngebut? Beeehh -___- Gaya nih supir.

 

Tapi tiba-tiba.. DEETT.. DEEERRTT.. DEEERT.. JESSS… “Loh, yah.. Yaaah, Paaaaaakk!!”, seruku kesal. Andwaeee! Mobilnya.. “Mogok mas.. Bannya kempes. Bensinnya juga,,,  habis”. Dia berusaha menstater mobilnya lagi, lagi dan lagi. “Mesinnya mati mas!”, kata supir itu dengan nada senang-sedih-kecewa-bahagia(?)

 

Oh! Godforsaken! Kenapa hari ini?? “Yah, yaudahlah Pak, saya turun disini aja!”, kataku dan seraya membuka pintu mobilnya, namun juga segera di cegat oleh pak supir. “Eh, eh mas! Tunggu! Bayar dulu!”. “Oh ya lupa. Bentar pak”. “Totalnya… 50.000 won”

 

Mwo?? Aku pun mencari-cari isi di dalam tasku. “Dompet.. Dompet”, bisikku pada diri sendiri. Heh? Ini kenapa ada buku pelajarannya Taemin sih? Make up? Key?? Huah! Mana dompetku!? Benar-benar tidak ada! Aku pun merogoh saku celanaku. HA!

 

Aku menemukan sebuah kertas. “Ayo.. Mudah-mudahan ini uang!”, batinku. Heh? Apa ini? Bill? Oya ! Aku juga masih punya utang sama mbak kantin ! Huahuaaaa! Gimana ini?

 

“Ehm.. Pak”. “Iya mas? Udah uangnya?”. “Eh, gini Pak.. Saya.. Dompet saya..”. “Ketinggalan?”. “Eh, hehe. Iya”. Haduh, aku benar-benar tidak sampai hati dengan kejadian ini. Supir itu pun juga terdiam. “Eh, mas. Berhubung mas artis.. Gimana kalau..”.

 

“Kalau saya kasih foto saya ke bapak?”. “Eh, bukan..”. “Eh, saya kasih tanda tangan?”. “Eh, bukan juga..”. “Sa.. Saya kasih.. Ehm.. Foto saya yang banyaaaak beserta tanda tangan eksklusif saya? Eh, untuk anak perempuan bapak juga!”. “Bu-bukan..”. “La.. Lalu?”

 

to be continued…

©2010 FF Party, SF3SI

This post made based on DECEMBER SPECIAL EVENT:

FF PARTY

Advertisements

21 thoughts on “[FF PARTY] Onew Poor Story On His Birthday – Part 1”

  1. hallo author~~ sumpah si onew kyk nya sial bgt ya -_- kasian dia, trs itu supir taxi nya minta apaan tuh? jgn2 minta cium/plaaaaak

  2. Onew kasian benget deh, seharian ketiban sial,,

    jangan-jangan ni semua kerjaan member Shine buat ngerjain Onew di hari ulang tahunnya..

    1. haha daripada selamanya ketiban sial?
      hm….. opsi pertama emang mau aku bikin gitu, tapi… bisa iya bisa juga enggak hehe 🙂
      makasih ya 😀 !

  3. Lalu?? Lalu apa???…. >o<a …
    Lanjutin ya author…~ penasaran ma si unyu nih… Kasian dy, ck sial amat kau bang… =,=

  4. onew kesian kena sial mulu…
    ada makanan, tpi gk bleh dmakan…..
    dompet, gk ada….
    spatu, pke pnya key….
    jatoh kna kulkas…

  5. onew kesian kena sial mulu…
    ada makanan, tpi gk bleh dmakan…..
    dompet, gk ada….
    spatu, pke pnya key….
    jatoh kna kulkas…

    tpi ksluruhan bgus kok….

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s