Onew Fanfict – Part 10

Onew Fanfict Part 10

©2010 SF3SI, Freelance Author.

Aku tidak pernah bisa berhenti menangis sejak kejadian itu..
Kenapa waktu itu, tidak aku saja yang tertabrak atas kebodohan dan kecerobohanku?
Kenapa aku selalu menyakiti orang lain?
Kenapa? kenapa?!?!?!

………..

Minho: Haneul saeng….
aku terbangun dari tidurku, Minho yang masih terbaring dengan banyak luka menggenggam pundakku.
aku: Kau butuh sesuatu, oppa?
Minho: Tidak perlu Haneul, pulanglah…. besok masih masuk sekolah kan?
aku: Aku tidak ingin masuk sekolah. aku bahkan tidak peduli aku akan naik kelas atau tidak
Minho: Jangan berkata seperti itu, kau harus memikirkan masa depanmu
aku: Tapi aku hampir menghancurkan masa depan oppa, apa oppa tidak mengerti betapa aku merasa bersalah??
Mataku berkaca-kaca, sudah 2 minggu ini kulalui dengan hati yang perih dan terluka. tapi kali ini bukan karena Onew oppa. tapi karena kesalahanku, yang membuat Minho terluka

Kau ingat kejadian saat aku berlari dari gedung tertinggi di Seoul itu kan? waktu itu aku hampir tertabrak mobil yang sedang melintas dan aku memang sedang berada di tengah jalan raya yang sepi
Tapi, tanpa kusadari Minho mendorongku sehingga dirinyalah yang tertabrak. dia mendapat 3 jahitan di kaki dan 2 jahitan kecil di dahinya yang robek dan mengeluarkan banyak darah pada kejadian tersebut, dan yang kubisa hanya berteriak syok dan segera mencari Key untuk membawanya kerumah sakit
aku tidak meminta si penabrak untuk bertanggung jawab karena ini murni salahku. sebagai gantinya, aku menguras setengah uang tabunganku untuk biaya perawatan Minho dan menyempatkan waktu untuk membantu Minho jikalau orangtua atau saudaranya sedang tidak bisa menemani.
jadwal sekolahku berantakan, aku bisa masuk sekolah sebanyak 3 kali dalam seminggu. tapi itu tidak sebanding dengan terbuangnya waktu Minho di rumah sakit, ia dianjurkan untuk istirahat sebulan dan tidak bisa sekolah, bimbel, maupun les tari..
padahal, Minho suka sekali menari, padahal.. Minho sebentar lagi akan menghadapi ujian akhir. benar2 aku tak bisa berhenti menangis memikirkannya.

Minho: aku tadi menelpon Jonghyun hyung untuk menjemputmu
aku: Kenapa??? aku kan seharusnya menemani oppa hari ini, aku sudah janji~~
Minho: kondisi fisikmu juga bertambah parah Haneul, pipimu menjadi tirus dan bawah matamu cekung seperti kurang tidur
aku: Tapi…. ini tidak lebih buruk daripada waktumu yang terbuang, Min…
Minho menarik pundakku dan memelukku erat sekali, air mataku jatuh untuk puluhan kalinya. jantungku berdebar-debar karena tidak bisa menahan emosi, sakit sekali rasanya..
Minho: Berapa kali kau harus mengatakan hal seperti itu? sungguh… perkataanmu hanya membuat perasaanku semakin sakit dan sakit, Haneul saeng. tolong berhenti mengatakan itu…
aku: hiks…. hiks…. Maafkan aku Minho oppa, maafkan aku~~ pikiranku kacau sekali, aku tidak bisa mengeluarkannya dari otakku. bahkan lidahku sangat kelu untuk menceritakannya. huaaaaa….
Lagi2 kegengsianku tidak bisa ditahan lagi, aku menangis kencang dipelukan Minho. aku tidak bisa menceritakan masalah hatiku tentang Onew oppa, apalagi di situasi yang sekarang ini.
Minho: Kuatlah Haneul saeng, kuatkan dirimu…
Minho mengelus elus kepala dan punggungku lembut. aku bisa merasakan bahwa jantungnya juga berdebar debar sekencang jantungku. mungkin karena dia tidak pernah menghadapiku dengan air mata dan tangisan
suara: permisi Minho saeng
Minho melepaskan pelukannya dan membantuku berdiri lebih tegak. Jonghyun sudah menjemputku
Jonghyun: Ayo Haneul, kita pulang. kondisimu sudah turun sekali dari 2 hari yang lalu
aku tidak melepaskan pelukanku dari Minho, aku benar2 ingin disini bersamanya hingga ia sembuh dan bisa bersekolah lagi..
Minho: Tolong jangan buat aku menangis Haneul, pulanglah. jangan sampai gara2 aku, kamu jadi ikutan sakit
aku meregangkan pelukanku, tapi tetap tak melepaskannya. mungkin airmataku sekarang sudah membasahi sebagian pundak Minho.
Taemin: Haneul-sshi… ayo pulang. biar aku yang menggantikanmu menjaga oppa.
aku: aku… tidak bisa~~
Minho mencoba melepaskan pelukanku darinya sambil berbisik pelan, kata2nya sungguh mengagetkanku.
Minho: nan oppaleul salang haeyo* Aku pasti akan cepat sembuh. jangan khawatir
aku melepaskan pelukanku dan menatap Minho yang mati2an menahan airmatanya agak tidak terjatuh. ia mengusap hidungku dan bekas air mataku dan mendorongku pelan ke arah Jonghyun
Jonghyun: Terimakasih Minho saeng, maaf adikku benar2 frustasi dan merasa bersalah atas semua ini
Minho: Tolong jaga Haneul, Jonghyun hyung… apapun yang terjadi, dia sudah kuanggap adikku. adik yang paling kusayangi.
Taemin: Tolong suruh dia istirahat hyung, kondisi fisik dan mentalnya menurun jauh dari 2 hari yang lalu.
Jonghyun hanya mengangguk, pamit dan mengangkatku ke dalam gendongannya menuju kearah mobilnya.
Jonghyun: yang mereka katakan benar, badanmu jadi ringan sekali
Aku tidak peduli Jonghyun bilang apa. pandangan mataku kosong menghadap ke sebuah ruang dimana Minho dirawat disana selama 2 minggu

*************

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 06 pagi, rasanya badan ini rasanya rontok dan tidak bisa bangun dari tempat tidur. ku dengar Ibu dan Jonghyun bersepakat untuk membuatkanku surat izin tidak masuk untuk hari ini.
Kubuka HPku, banyak sekali SMS dari Taemin, Key….. dan Onew oppa.
‘Aku tahu kenapa kondisi psikismu semakin menurun. ini tentang Jihye dan Onew oppa kan?’
Aku menghela napas membaca salah satu SMS dari Taemin. akhirnya dia pun tahu, pantas saja kemarin Taemin tidak berkomentar apa2 saat menyuruhku pulang. aku tidak mengerti apa yang harus kulakukan, membalas SMS nya yang sudah dikirim sejak 3 hari yang lalu atau membiarkannya..
‘Haneul-sshi, bagaimana kabarmu? sudah baikan kah? aku harap begitu. jika kau butuh aku untuk melepaskan emosimu, SMS atau telpon aku saja ya’
SMS dari Key… lagi2 dia memberiku semangat untuk bangkit dan bangun seperti sedia kala. Terima kasih Key, atas dukunganmu.. semoga saja aku cepat berdiri kembali.
Aku membuka sms2 lain yang sisanya berasal dari Onew oppa semua. isinya tidak penting, hanya menanyakan apa kabar, sedang apa, memberitahu tugas yang harus dikerjakan, dan bertanya ttg kejadian sebelum kecelakaan itu..
Tiba2 ada satu SMS datang lagi….
‘Tolong angkat telepon saya’
Telponku bergetar tanda telpon masuk. tertulis disitu Onew oppa, sebenarnya aku benar2 takut untuk mengangkatnya. namun berhubung ia menyuruhku untuk mengangkatnya, kucoba menenangkan hatiku..
aku: Ha.. halo?
Onew: ……
aku: Halo?
Onew: Apa kabarmu, Haneul-sshi?
Lagi2 air mata berusaha keluar dari pelupuk mataku, aku mengatur nafas dan mencoba menenangkan hati
Onew: Kenapa kau menjauhiku? apa salahku? apa aku, yang selalu membuatmu menangis dan membuatmu selalu bolos sekolah?
aku memejamkan mata, lama2 jantungku bisa copot kalau dibuat deg2an terus seperti ini
Onew: Jujur aku sedih kau menjauhiku, mendengarmu selalu absen dan tak pernah menemaniku lagi di ruang musik. ada apa denganmu?
aku: Kita…. tidak bisa bersama lagi, Onew oppa.
Onew: hah? maksudmu apa?
aku: Aku… tidak bisa menemanimu lagi. aku… tidak ingin membuat oppa dan Jihye bertengkar karena aku..
Onew: Jihye? anak kelas 10 itu? ada apa dengannya?
aku: Tolong jangan berpura pura oppa…..
Onew: Sumpah, aku tidak mengerti.
aku: Maaf, aku sudah menyakiti hati semua orang termasuk hati Onew oppa. aku tak bisa terus begini
Tanganku gemetaran dan hendak menjatuhkan HPku…
Onew: Haneul, tolong…
aku: Selamat tinggal…

Aku memutuskan pembicaraan, me non aktifkan HPku, dan membuangnya ke sudut ruangan
Tangisku pecah lagi diiringi lagu di radio yang berjudul ‘The name I loved’
Suara sang penyanyi mirip sekali dengan Onew oppa, aku mematikannya secara paksa dengan mencabut kabel dan melemparnya…

Jatuh cinta dan patah hati itu sama saja sakitnya…
rasanya aku ingin mati saja..

Bersambung..

Mini kamus:
nan oppaleul salang haeyo = Aku menyayangimu

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

Advertisements

14 thoughts on “Onew Fanfict – Part 10”

  1. pendeeeeeeeeeeekkkkkkk bngeett !!

    aahhh ..
    beribeett boooo …
    binguuungg ..
    penasaraann ..
    kasiaann ..
    sediiihh ..
    nyampur daahh d cerita ini perasaanny ..

    ASAP part selanjutnya yaahh .. ^^

  2. kok pendek banget? aku pengin endingnya,haneul sama minho! harus sama minho! *maksa* lanjutannya jangan lama lama ya eon 🙂

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s