Bitter Sugar – Part 2

Tittle               : Bitter Sugar Part 2

Cast                            : Choi Minho, Hwang Min Rin, Onew

Another Cast             : Kibum, Taemin, Chansung.

Author            : Lia aka Liaegyo

Genre              : Romance, Family, Friendship.

Length            : Twoshot

Rating             : PG – 15

©2010 SF3SI, Freelance Author.

Minho POV

Aku sudah mencari Min Rin hampir satu bulan ini. Aku tidak menghubunginya karena pasti telepon ku tidak dia angkat. Aku sudah bertanya kesana kemari kemana ia pergi. Aku bertanya kepada Taemin, Adik Min Rin tapi ia juga tidak tau. Begitu juga dengan Dongho, Min Rin sama sekali tidak mengabari nya. Aku sudah mencoba mencari kerumah teman – teman Min Rin waktu SMP, tapi hasilnya nihil. Jujur aku sangat khawatir dengan nya. Aku takut ia akan berbuat nekat karena kondisinya yang sedang labil saat ini. Aku mengerti kenapa ia memutuskan hubungan kami tanpa sebab setelah aku mendengar cerita dari Taemin. Dari awal aku sudah berjanji untuk selalu menjaga nya, maka aku sebisa mungkin tidak mengecewakannya. Sampai saat aku mendengar kabar tiga hari yang lalu dari Chansung Ahjussi bahwa ia sedang menenangkan diri di rumah neneknya. Dengan bermodal nekat dan alamat seadanya aku pergi menemui Min Rin.

***

Akhirnya aku sampai di desa tempat nenek  Min Rin tinggal. Aku memutuskan untuk sarapan pagi karena dri semalam aku belum makan. Aku memasuki kedai kecil dan memesan makanan. Setelah selesai, aku mencoba bertanya kepada pria yang duduk dimeja disampingku.

“maaf, apakah kau tau alamat ini” tanyaku seraya menunjukkan kertas yang berisikan alamat nenek Min Rin. Ia melihat kertas yang aku berikan dengan seksama.

“ha?” namja ini terlihat kaget.

“Siapa namamu?” lanjut pria itu.

“Minho. Choi Minho. Apa kau mengenalku? Sepertinya kita belum pernah bertemu sebelumnya”

“Ani. Eemm..” namja ini berpikir lama.

“Baiklah ikut aku” ajak namja ini.

“kau mau membawaku kemana?” tanyaku.

“kau mau ke alamat ini bukan?” katanya tanpa melihat mataku.

“Ne..”

“kalau begitu kau ikuti aku saja”

Selama perjalanan aku bertanya – tanya tentang namja ini. Kenapa dia aneh sekali. Dia seperti mengenalku, tapi aku sama sekali tidak mengenalnya.

“kalau boleh tau siapa namamu?” kataku ditengah perjalanan.

“Lee Jinki. Tapi kau bisa memanggilku Onew”

“ooh baiklah Onew-ssi. Ngomong-ngomong kau tau alamat yang sedang aku cari itu?” dia hanya diam dan tidak menjawab pertanyaanku.

“Minho-ssi. Kita sudah sampai. Apakah kau bisa menunggu disini sebentar” aku duduk di bangku taman sambil memperhatikan lingkungan sekitarku. Namun tubuhku tidak bisa diam karena aku tidak sabar ingin bertemu Min Rin secepatnya. Aku berdiri, lalu duduk lagi begitu berulang kali. Sampai akhirnya aku mendengar ada yang mendekatiku. Dan aku berbalik kebelakang.

“Minho Oppa..” aku tidak percaya Min Rin Sudah ada didepanku sekarang dengan ekspresi kaget ia bersama Onew-ssi.

“Min Rin-ah” aku hanya bisa tersenyum untuk menunjukkan kalau aku sangat senang bertemu dengannya.

“kenapa bisa?” tanya nya.

“Onew-ssi yang membawaku kesini”

“Onew Oppa! Jelaskan padaku!” tanya Min Rin kepada Onew-ssi dengan nada yang sedikit meninggi.

“aku yang akan menjelaskannya Min Rin-ah”

***

Onew-ssi meninggalkan kami berdua ditaman. Aku menjelaskan kepadanya dari awal mula aku bisa sampai kesini. Ia duduk dengan posisi membelakangiku. Tampak punggungnya bergetar, karena menangis.

“Oppa mianhe…” katanya lirih. Sambil meremas dress ungu yang Ia pakai.

“Gwenchana Min Rin-ah… Oppa bisa mengerti… memang susah berada di posisimu sekarang, Oppa mengerti..” aku membalikkan badannya dan menarikknya kedalam pelukanku.

“Oppa mianheee…”

“Uljima… apapun yang terjadi oppa tetap sayang padamu Min Rin –ah… percayalah pada Oppa kalau Oppa akan slalu ada disampingmu… ingat janji Oppa malam itu kan???”

“Ne Oppa…”

“Kau jangan seperti ini lagi… keluargamu sangat mencemaskanmu… cepatlah pulang. Apapun yang terjadi, kamu harus meghadapinya! Apa kau mau tinggal bersama Oppa saja? Hehehe” aku mengelus lembut rambutnya.

“Shiro! Apa kata orang – orang nantinya?? NOO!!” ia menjulurkan lidahnya dan membuat ekspresi lucu.

“hahaha jeongmal bogoshipo Min Rin-ah” aku mengeratkan pelukanku.

“Nado Oppa…”

Onew POV

Tiga hari ini aku pergi ke Seoul. Aku mendapatkan surat beasiswa kuliah di Jepang. Jadi aku harus mengurus segala persyaratannya di Seoul. Tapi baru tiga hari aku meninggalkan Min Rin aku sudah rindu padanya. Kedekatan kami satu bulan ini membutku yang awalnya menganggap Min Rin hanya sebagai dongsaeng ku berubah. Ya! Aku suka padanya. Bukan perasaan suka kakak pada dongsaengnya. Tapi perasaan pria yang suka kepada wanita. ‘CINTA’ lebih tepatnya. Tapi minggu depan aku harus sudah berangkat ke jepang, sebenarnya perkuliahan dimulai satu bulan lagi. Tapi aku sudah harus mencari home stay disana dan banyak yang harus diurus. Rencananya hari ini aku akan mengungkapkan perasaan ku pada Min Rin. Rencana ini aku urungkan setelah aku bertemu dengan Minho, Mantan?? Mungkin akan menjadi kekasih Min Rin lagi.

Min Rin POV

Setelah Onew Oppa mengantar Minho Oppa aku tidak melihatnya lagi. Aku sudah tidak sabar menceritakan ini pada Oppaku satu itu! Aku sudah memutuskan akan kembali pulang kerumah! Putusan pengadilan sudah ditetapkan bahwa aku dan Taemin akan tinggal bersama Umma dan hari libur aku akan tinggal bersama Appaku. Dan lusa aku akan pulang ke Seoul bersama Minho Oppa. Aku berencana datang ke rumah Onew Oppa ingin bercerita padanya dan sekalian memaksanya kuliah di Seoul.

“anyeong Ahjumma… Onew Oppa ada?” terlihat Boram  Ahjumma sedang menyiram tanaman di depan rumahnya.

“ooh Min Rin-ah… Jinki sedang tidak ada dirumah… Ahjumma juga tidak tau ia kemana?!” Terang Boram  Ahjumma.

“Gamsahamnida Ahjumma” aku pulang dengan langkah gontai. Kemana Oppa sebenarnya? Sudah tiga hari ia tidak ada kabar! Padahal aku besok harus kembali ke Seoul. Aku mencoba menghubungi handphone nya tidak ada jawaban. Kenapa disaat begini Onew Oppa bisa jadi sangat menyebalkan???

***

Hari ini aku harus kembali ke Seoul bersama Minho Oppa.

“Apa kau sudah siap?” tanya Minho Oppa.

“Sudah Oppa, tapi aku harus pamitan ke Onew Oppa dulu…” kataku sambil menenteng travel bag ku.

“Baiklah kita akan ke tempak Onew-ssi dulu, aku tidak mau melihat mu uring – uringan terus hehe” Minho Oppa langsung mengambil alih travel bag ku dan mengacak – acak rambutku.

Sesampainya dirumah Onew Oppa, aku melihat Eunjung Unnie duduk di kursi depan rumah.

“Eunjung Unnie” sapaku.

“Oooh Min Rin-ah apa kabar?” ia memelukku.

“Siapa dia??” tanya Eunjung Unnie menunjuk Minho Oppa.

“Ohh dia Namjachingu ku, Choi Minho… Unnie aku hari ini akan pulang ke Seoul…” Minho Oppa dan Eunjung Unnie saling membungkukkan badan.

“Unnie, Onew Oppa mana??” tanyaku. Eunjung Unnie terlihat kaget.

“heeh?? Kau tidak tau?” kata Eunjung Unnie membalakkan matanya.

“Memang kenapa Unnie?” firasasatku mulai tidak enak.

“kemarin malam Jinki berangkat ke jepang… ia dapat beasiswa disana… Unnie kira kau sudah tahu!?”

“MWO?? Aku sudah dua hari emm lebih tepatnya mungkin lima hari aku tidak bertemu dengannya Unnie, aku mencoba menghubunginya tapi tidak bisa… dan tiba – tiba ia pergi tanpa mengabariku terlebih dahulu!?” aku sangat shock dan agak sedikit kecewa karena Onew Oppa pergi tanpa bicara apa – apa padaku.

“Min Rin-ah” Boram  Ahjumma datang dari luar.

“kau tunggu disini sebentar ya? Jinki menitipkan sesuatu untukmu!?” lanjut Boram  Ahjumma. Ia masuk kedalam rumah dan tak lama kemudian keluar dengan membawa sebuah amplop biru.

“nah ini… mian Ahjumma tidak memberitahumu soal keberangkatan Jinki… Jinki yang menyuruh Ahjumma untuk tidak memberitahumu…” Ahjumma memberikan amplop tersebut kepadaku.

“tidak apa – apa Ahjumma… baiklah kalau begitu aku dan Minho pamit… jaga kesehatannmu Ahjumma, Unnie… aku akan main – main kesini lagi waktu liburan” aku memeluk Boram Ahjumma dan Eunjung Unnie bergantian.

“Ne, kau juga hati – hati diajalan ya?!” kata Eunjung Unnie.

***

Saat berada didalam kereta, kulihat Minho Oppa tertidur pulas disebelahku. Aku teringat surat Onew Oppa yang diberikan Boram Ahjumma tadi. Kuambil surat itu di dalam tas kecil ku. Dan mulai kubuka amplop biru muda dan mulai membaca isinya

dear Min Rin ah..

Mianhe oppa tidak mengabarimu terlebih dahulu…

Oppa tidak mau membuatmu bersedih dengan kepergian oppa!

Oppa juga tidak sanggup berpisah dengan mu Min Rin Ah, karena Oppa sayang sekali padamu…

tetap jadi adik oppa yang ceria dan lucu ya??

Ingat pesan Oppa, disekelilingmu masih banyak yang sayang sekali padamu…

Dan tersenyumlah untuk orang yang kau sayang

Saranghae Min Rin-ah 🙂

Tidak sadar aku menitikkan air mataku. Saat aku melirik kedalam amplop, aku melihat ada sebuah benda kecil disana. setelah aku keluarkan dari amplop, ternyata itu adalah sebuah kalung berliontin bintang yang sangat cantik. Ada kertas kecil dikalung tersebut‘untuk dongsaengku yang secantik bintang’. Tangiskupun kembali pecah hingga Minho Oppa terbangun.

“gwenchana jagi?” Minho Oppa menghapus air mataku.

“ini Oppa…” aku memberikan surat yang diberikan Onew Oppa kepada Minho Oppa. Ia membacanya sebentar, dan kemudian memelukku.

“menangislah kalau kau ingin menangis…” Minho Oppa mengsap ngusap punggungku lembut.

“Aniyo Oppa… hanya aku menyesal tidak melihat dia untuk terkahir kali…” kataku masih menangis.

“ssssttt… tidak yang terakhir jagi… masih ada waktu untuk betemu lagi, kau yang sabar ya?”

“Ne Oppa…”

“sini aku pakaikan kalungnya?!” minho Oppa mengambil kalung yang berada di tangaku dan memakaikannya.

“neomu yeopoda” ia mengacak ngacak rambutku sayang.

“jinca?” tanyaku.

“ne, beruntungnya kau punya banyak Oppa yang sayang padamu hehehe” katanya tersenyum.

“kau tidak cemburu Oppa??”

“tidak sama sekali! Karena aku percaya Min Rin ku…” ia mencium keningku.

“gomawoo Oppa…” aku kembali memeluknya.

6 month later…

Aku sudah kelas tiga sekarang. Dan aku sibuk belajar! Aku tinggal bersama Umma dan setiap akhir pekan aku dan Taemin tinggal bersama Appa. Yah, siapa bilang setelah bercerai kasih sayang dari orang tua semakin berkurang? Yang aku rasakan malah sebaliknya… Appa dan Umma kami semakin perhatian pada kami… dan aku sama sekali tidak merasakan kalau Umma dan Appa sudah tidak bersama lagi… mereka masih menunjukkan kemesraan mereka di depan kami! Hahaha kadang aku juga heran dengan kedua orang tua ku itu!

Minho Oppa sudah kuliah sekarang! Aku bangga sekali padanya, karena ia lulus di jurusan yang ia inginkan dari dulu!

Saat aku sedang membaca buku di tempat tidurku, handphone ku bergetar. Nomor yang tidak dikenal meneleponku, dan sepertinya ini bukan nomor korea.

“yeobseo?” kataku.

“yeobseo Min Rin-ah…” kata suara di seberang sana yang sudah tidak asing lagi.

“Onew Oppa…!!”

-END-

Gomawo thankyou yang sudah baca 🙂 FF ini pernah di publish di blog pribadiku http://liaegyo.wordpress.com/ jadi mungkin ada yang udah baca duluan. Rencana juga ini mau dikirim buat FF party tapi gak jadi. Jangan lupa kasih kritik dan sarannya ya??

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

qtl { position: absolute; border: 1px solid #cccccc; -moz-border-radius: 5px; opacity: 0.2; line-height: 100%; z-index: 999; direction: ltr; } qtl:hover,qtl.open { opacity: 1; } qtl,qtlbar { height: 22px; } qtlbar { display: block; width: 100%; background-color: #cccccc; cursor: move; } qtlbar img { border: 0; padding: 3px; height: 16px; width: 16px; cursor: pointer; } qtlbar img:hover { background-color: #aaaaff; } qtl>iframe { border: 0; height: 0; width: 0; } qtl.open { height: auto; } qtl.open>iframe { height: 200px; width: 300px; }

34 thoughts on “Bitter Sugar – Part 2”

  1. Wiiih akhirnya min rin sama minho gak sama onew:D:D tapi itu endingnya onew gimana? Masih ttp cinta apa gimana sama min rin? Wohoho tak terjawab~

  2. Saran aja thor, kalo kayak gini endingnya readers mungkin pada bingung. Jadi di kasih tau endingnya gmn si onew hehehe jangan tersinggung ya thor! Saran aja kok ini semoga jadi masukkan yg bagus:) tapi overall ff nya bagus! Aku suka(Y)

  3. nyahhhhh~
    joha joha joha, ini FF daebak bener dah!
    huwwww, aku emang paling suka kalau ceritanya udah cerita cinta segitiga yang melibatkan minho sama onew. hahaha…..
    minho di sini kereeeen geeeela, kagak ada cemburu2nya, hebat. baguslah, daripada cemburu menguras bak mandi, iya nggak? hehe…

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s