JUST CALL ME ‘ANGEL’ – Part 6

JUST CALL ME ‘ANGEL’–Part 6

Author             :           Dhini

Genre               :           Romance

Main Cast        :           Kang Jin Yeong (imaginary),Key (SHINee),Minho (SHINee)

Support Cast    :           Kim Kyu Jong (SS501),Luna (imaginary),Jonghyun (SHINee),Onew                                                  (SHINee),Taemin                                 (SHINee),etc….

Jin Yeong POV

Aku menggantungkan jaket yang diberikan oleh seonsaengnim di lemariku.Saat menyentuhnya aku merasa Ki Bum seperti ada di hadapanku juga,memakai jaket ini.

Aku menemukan foto Ki Bum di paper bag itu.Sepertinya Seonsaengnim juga menaruhnya.Aku tak mengerti maksudnya apa.Apa dia mau menjodohkanku dengan adiknya yang sudah meninggal?

Aku memandangi foto itu.Foto Ki Bum memegang bunga mawar putih sambil tersenyum.Ya,foto yang sama seperti di pigura besar di kamar Ki Bum.Aku meraih pigura yang berisi fotoku sendirian.Aku langsung meletakkan foto Ki Bum diatasnya,menutupi fotoku.Memandangi wajah Ki Bum lebih menyenangkan daripada memandang wajah sendiri.

“Apakah dia Ki Bum?”

“YAAAA!!!”

Aku memegangi dadaku.Lagi-lagi malaikat aneh ini muncul tiba-tiba.Errrrghhhh…..lama-lama aku bisa benar-benar mati.

“Key…kau itu selalu begini!”ujarku sambil mengibas-ngibaskan tanganku di tubuhnya,”aku kan belum memanggilmu.”

“Aku menunggu di luar,menunggu dipanggil olehmu,tapi kau tidak memanggilku juga,ya sudah aku muncul saja.Toh kau terlihat senggang.”

Dia duduk disampingku,lebih tepatnya duduk di udara.Kami berdua memandangi foto Ki Bum.

“Mirip kan?”tanyaku,aku melihat mukanya yang berkata tak setuju.

“Tidak,jauh beda denganku.”

“Itu karena rambutmu yang aneh itu,”ujarku membandingkan wajahnya dengan foto itu.Aku menaruh foto itu disamping wajahnya.

“Coba kau ubah rambutmu seperti dia,”pintaku.

Dia membentuk rambutnya sedemikian rupa sehingga hampir menyamai rambut Ki Bum.Kali ini kusandingkan lagi foto itu dengan wajahnya.

“Sama…”gumamku,entah mengapa aku jadi ingin menangis.Kami terdiam. Sesaat.

“Hei,apa kau bisa tahu dimana makam Ki Bum?”

“Ehmm….bisa saja,kenapa?”

“Besok dia ulang tahun,sama sepertiku.Akupun kaget saat mendengarnya.Aku…cuma ingin mengunjunginya,”ujarku pelan.

“Apa kau menyukai pemuda ini?”tanyanya sambil merapikan rambutnya kembali.

“Mungkin,”aku menghela nafas “Aku terlalu berharap untuk bisa bertemu denganya.”

“Kau bisa memandangiku kalau kau ingat dengannya,”ujarnya.

“Benar juga.Tapi…aku ingin mengenal dia secara langsung,bukan dari cerita-cerita guruku.Entah kenapa keinginan itu kuat sekali.”ujarku,“Tapi…yang kudengar dia mencintai seseorang.”

“Bagaimana bisa?”

“Entahlah,banyak pertanyaan yang tak bisa terjawab kan?”

Dia mengangguk.

“Kau…menyukai pemuda itu?”tanyanya sambil menunjuk Minho yang sedang memainkan gitarnya di jendela,”Kalian dekat kan?”

“Hmm…”aku berpikir sejenak,”Tentu saja,aku sangat menyukainya.Dia temanku yang terbaik.Dia selalu membantuku dan tidak pernah meminta apa-apa dariku.Dia juga tak kalah tampan darimu.”

Key tersenyum.

“Entahlah,tanpa dia mungkin aku tidak dapat kembali ceria setelah kematian orang tuaku.Dan aku tak ingin kehilangannya seperti aku kehilangan mereka berdua,”aku melihat wajah Key yang seketika murung.

“Key…aku kan sudah bilang kemarin.”

Dia kembali tersenyum.Tiba-tiba saja sayapnya terkembang,”Aku harus pergi sekarang,ada tugas.”

Aku mengangguk.Rasanya aneh kalau mengingat sosok asli Key dan tugasnya itu.Dia melambaikan tangan dan lenyap begitu saja di udara.

***

Key POV

Aku pamit padanya karena tugas memanggilku.Setelah selesai,aku kembali ke kamar Jin Yeong.Tapi dia sudah tertidur.Entah kenapa aku jadi ingin setiap waktu bersamanya,daripada bersama teman-temanku di langit.Aku menganggapnya sahabat,dan pertanyaan-pertanyaan yang dulu muncul tak pernah kuingat-ingat lagi.Yang ada dipikiranku adalah bersamanya.Mendengarkan masalahnya,mendengarkan ceritanya tentang Ki Bum yang tak pernah dilihatnya,bahkan mendengar cerita tentang adiknya.

Aku tak pernah terganggu saat dia bercerita Ki Bum dan keluarganya.Aku malah tertarik dengan cerita manusia yang katanya sama persis denganku itu.Aku berpikir kenapa bisa ada malaikat dan manusia yang berwajah sama?

Tapi aku sedikit terganggu saat aku mendengar kalau dia menyukai pemuda yang selalu menemaninya tiap hari itu.Tanpa dia ketahui, aku sering mengikutinya saat berjalan pulang dengan pemuda bernama Minho itu.Ada perasaan dimana aku ingin sekali menggantikan posisi Minho,mengayuh sepeda bersama Jin yeong,kadang makan es krim,berpegangan tangan,dan  semua hal yang biasa manusia lakukan.Ya benar,aku berpikiran aku ingin menjadi manusia saja daripada malaikat.Tapi apa wajar seorang malaikat mempunyai pikiran seperti ini?

Kemarin saja aku sudah berani mencium pipinya?Bagaimana bisa?Apa karena aku sudah pernah menyentuh wajahnya?Bisa dibilang aku terlalu lancang.Sebagai malaikat aku tak seharusnya seperti ini,tapi…aku tak bisa menghindari perasaanku.Apa aku jatuh cinta?Apa bisa malaikat jatuh cinta?Dewa..apa ini sebuah hukuman untukku?

Aku memandanginya kembali.Aku menggapai wajahnya yang tak tersentuh oleh tanganku.Ah…aku ingin sekali menyentuhnya.

Aku melihat kalender di meja belajarnya.Besok adalah hari ulang tahunnya.Aku tahu apa yang harus aku beri untuknya besok.

“Jin Yeong-ah…tunggulah kado dariku besok,kau pasti takkan melupakannya.”ujarku padanya yang tertidur.Akupun merentangkan sayapku dan terbang dengan cepat ke tempatku.

***

Jin Yeong POV

Hari ulang tahunku tiba!!!Dan hari ini tepat hari minggu.Setidaknya aku bisa bersenang-senang, mengurangi kesedihanku tentang keabsenan orang tuaku di tahun ini.

Aku mandi sambil bernyanyi-nyanyi,entah kenapa aku senang sekali.Aku sudah 19 tahun sekarang!Ki Bum,apa kau seumuran denganku?Ah…Luna seumuran denganku,berarti kau juga.Andai kita bisa merayakannya bersama.Jin Yeong bodoh!Dia kan sudah tiada,kau mau ditemani arwahnya?

Aku memakai handukku dan keluar kamar mandi.

“HAI!!!”

“WAAAAA!!!!”aku hampir saja terjatuh,kalau saja tidak bertahan pada dinding.

Malaikat itu muncul tiba-tiba!Saat aku hanya berbalutkan handuk.Sial!

“Key!Ini masih pagi,dan kau membuatku jantungan!”

Dia tak berekspresi,lalu memberiku jalan.

“Aku sudah terbiasa melihat pemandangan ini.”ujarnya lancar.

“APA???Maksudmu…kau sering kesini pagi-pagi?”

Dia mengangguk.

Aku merasa lemas,”Kau melihatku keluar dari kamar mandi,lalu berpakaian…seperti itu?”

Dia mengangguk lagi.

Aku makin lemas,refleks aku merapatkan handukku.

“Kau kurang ajar sekali!”omelku.

“Aku kan malaikat,jadi tak merasakan apa-apa.Aku melihatnya sebagai hal yang wajar.Tenang saja…aku bukan manusia.”

Hah!Benar juga.

“Ya sudah,pergi dulu!Aku mau berpakaian.”ujarku

“Jadi kabut?”

“Jangan!Itu sih sama saja,”

Dia menatapku bingung.

“Ah…sudahlah!”Aku menarik bajuku gusar,lalu buru-buru masuk kamar mandi.Tak lama akupun keluar lagi,kulihat dia sedang menatap satu persatu foto yang ada di meja belajarku.

Aku melirik ponselku.Aku harus sms Minho untuk menemaniku hari ini.

Minho!Temani aku ke taman hiburan ya!

Aku yang traktir!^^

Aku langsung mengirimnya,tapi setelah 5 menit kemudian,aku belum juga mendapatkan balasannya.

“Aishh….Minho!Apa dia masih tidur?”aku melirik jam doraemonku.Masih jam 7 pagi.

Akhirnya kuputuskan untuk meneleponnya.

“Kau menelepon siapa?”Tanya Key.

“Minho.”

“Untuk?”

“Menemaniku hari ini,”

Aku masih menunggu jawaban di seberang.Tidak diangkat.

Aku kembali mendial nomornya.Tetap saja tak diangkat.Tiba-tiba sebuah tangan merebut ponselku.

“Key…”ujarku terperangah.Ponselku kini ada di tangannya.Jelas-jelas dia memainkannya di tangannya.Dia tersenyum.Aku masih shock.Bagaimana bisa?

“Key…kau…”

“Aku menjadi manusia sekarang,kalau Minho tidak bisa menemanimu,akulah yang akan menemanimu,”ujarnya,sambil mengembalikan ponselku.

Aku berusaha meyakinkan diriku dengan menyentuh tangannya,dia menggenggamku tanganku erat.

“Kau sudah percaya?”tanyanya.

Aku mengangguk,namun masih tak percaya.

“Sudahlah,ayo jalan-jalan.Aku punya waktu sampai tengah malam.”ujarnya sambil menarikku.

“Key,”seruku,dia menoleh,”Kau tidak akan pergi dengan baju seperti itu kan?”

Dia melihat jubahnya,lalu tertawa.

Aku memberikan t-shirt ku yang memang kebesaran padanya.Tentu saja t-shirt bermodel laki-laki.Lalu kuberikan jeans appa,yang agak longgar saat dia memakainya.Kuberikan dia ikat pinggang.Bahkan dia tak bisa memakai ikat pinggangnya.Akhirnya aku memakaikannya.Saatku mendekati tubuhnya,kucium bau yang sangat harum.Bau malaikat masih melekat pada dirinya,namun cahaya di tubuhnya memang sudah tak ada.

Aku teringat sesuatu.Jaket  Ki Bum!Aku langsung mengambilnya dan memakaikannya pada Key.Pas sekali di badannya.Aku memandanginya dari atas sampai bawah.Aku seperti melihat Ki Bum di hadapanku,dengan model rambut yang berbeda.

Tiba-tiba ide gila terlintas di benakku.

Aku menarik Key,ke depan meja riasku,lalu mendudukannya.

“Kau mau apa?”tanyanya heran.

Dengan cepat aku mengambil gunting kecil.

“Key,apa boleh aku merubah model rambutmu?”

“Kalau bisa,ya sudah,”ujarnya tanpa rasa cemas.

Dengan cepat aku memotong sedikit poni asimetrisnya,lalu membentuknya sedemikian rupa hingga hampir menyamai rambut Ki Bum.

Setelah 15 menit,aku selesai membuat Key berubah.Kedua matanya kini jelas terlihat.Dia tampak memandang dirinya sendiri ke cermin,tanpa ekspresi.

“Apa kau tidak suka?”tanyaku khawatir.

“Tidak.Aku suka,”ujarnya,dan akhirnya tersenyum,”Kau pasti ingin membuatku menjadi Ki Bum kan?”

Aku terdiam mendengar pertanyaannya.Memang benar.

“Tidak apa-apa,tapi kau harus ingat.Aku adalah Key,bukan dia.”

Aku mengangguk mantap,”Iya Key si malaikat.Aku akan jalan-jalan dengan Key.”

Aku menariknya ke depan meja belajarku.Lalu mengambil poselku.

“Bergayalah!Aku mau memotomu.”

Dia tersenyum tipis.

“Kurang,kurang.Senyum lebih lebar lagi!”

Dia tersenyum lebih lebar.

“Kita mau kemana?”Tanya Key.

“Kita ke taman hiburan.Aku sudah lama ingin naik roller coaster.”

“Apa itu roller coaster?”

“Nanti kau juga tahu.”sahutku.

Aku berjalan beriringan dengannya.Tiba-tiba dia menggapai telapak tanganku lalu mengenggamnya erat.Aku menoleh padanya.

“Aku cuma mengikuti mereka berdua.”ujarnya,sambil menunjuk pasangan yang berjalan di depan kami sambil bergandengan.Aku tersenyum mendengar jawabannya.

Kami menunggu bus di halte.Aku mendengar ada suara berisik dibelakangku.Ternyata tiga gadis yang berbisik sambil menunjuk Key.

“Tampan ya….”suara kecil mereka terdengar olehku.Aku tersenyum sendiri.Key!Harusnya kau jadi artis,bukan jadi malaikat.

“Kau kenapa senyum-senyum?”tanyanya bingung.

“Tidak…aku cuma merasa seperti sedang bersama seorang artis.”ujarku sambil tertawa kecil.

“Setelah aku menjadi manusia,aku baru menyadari kalau aku memang tampan sekali.”ujarnya sambil terkekeh.Aku menjitak keningnya.

“Aduh…kau ini!mentang-mentang sudah bisa menyentuhku,seenaknya memukuliku.”ujarnya sambil merengut.Imut sekali.

Akhirnya bus yang kami tunggu datang juga,tapi terlihat penuh.

“Kita tunggu yang berikutnya saja,”ujarku,dia cuma menurut.

Suara berisik masih ada di belakang kami.Dasar kecentilan!Aku menoleh pada Key.Dia tiba-tiba menoleh ke asal suara itu,lalu tersenyum kepada mereka.Apa-apaan dia?

“Oppa!Kau tampan sekali,”ujar salah satu dari mereka.

“Unni,kau beruntung punya pacar seperti oppa ini,”tambah yang satunya.

“Terimakasih….”sahutku sambil tersenyum sekenanya.Key terlihat menahan tawa.Dasar!

Bus kedua tak lama muncul.Aishh….penuh juga.

“Kenapa pagi-pagi bus sudah penuh?”sungutku.

“Mungkin karena hari Minggu,”ujarnya,”sudah naik saja,kan ada aku.”

Aku pun akhirnya setuju.Dia menggandengku mencari posisi yang nyaman untuk berdiri.Dia berdiri di hadapanku,tubuh kami benar-benar dekat.Dia benar-benar melindungiku.Aku mencium lagi bau tubuhnya.Harum sekali.

“Jadi ini rasanya naik bus…”bisiknya padaku.Aku mengangguk kecil.

“Melelahkan ya,padahal dengan sedetik aku bisa sampai di tujuan.”keluhnya.

“Makanya,ajari aku terbang!”

“Justru itu,sebenarnya aku mau…tapi aku tidak tahu cara mengajarimu bagaimana.Aku sudah dari sananya langsung bisa terbang.”ujarnya tanpa ekspresi.

Tentu saja!Dasar malaikat aneh!

Setengah jam kemudian akhirnya kami turun di halte berikutnya.Kami berjalan menuju taman hiburan.Dia kembali menggandeng tanganku.Tangannya hangat sekali.

“Kau mau langsung bermain?”tanyanya padaku.

“Iya,memang kenapa?”tanyaku bingung.

“Benar kata temanku,saat menjadi manusia…malaikat merasa lapar,”ujarnya sambil memegangi perutnya.Aku tertawa melihat tingkahnya.Ya ampun…dia terlalu imut untuk menjadi malaikat maut.Tanpa kusadari,ternyata perutku juga keroncongan.Aku belum makan,karena rumah sudah kosong tadi.Entah kemana Paman dan Bibi ku,pagi-pagi sudah tidak ada.

“Kita kesana.”Aku menariknya ke stand hotdog.Kami duduk di salah satu kursi.Di depan kami adalah roller coaster yang sedang berputar.

“Bagaimana,enak?”tanyaku.Dia mengangguk,melahap hotdognya besar-besar.

“Pelan-pelan..”seruku,sambil membersihkan sudut bibirnya yang terkena saus.Kulitnya halus sekali.

“Jadi ini yang namanya Roller coaster,”ujarnya sambil memandang ke permainan itu,”Apa seru?”

“Entahlah…aku belum pernah mencoba.”

Setelah selesai makan,kamipun mengantre di depan permainan itu.Antreannya lumayan panjang.Dan rata-rata memang pasangan  yang terlihat.Key menggandengku lagi.

“Kau benar-benar mau menggandengku terus?”tanyaku.

Dia mengangguk mantap,”Aku tak akan melepaskanmu.Bagaimanapun juga kesempatanku tidak banyak.”

Wajahku memanas.Entah kenapa aku baru menyadari sekarang kalau dia adalah malaikat yang romantis.Key,lama-lama mungkin aku bisa menyukaimu.

Kami akhirnya mendapatkan giliran.Tanpa kuduga,tiba-tiba genggaman di tanganku makin erat.Aku melihat Key yang wajahnya agak ketakutan.

“Kau kenapa?Bukannya kau sudah terbiasa terbang.”tanyaku bingung.

“Entahlah…apa karena aku menjadi manusia aku menjadi takut seperti ini,”sahutnya sambil melihat sekelilingnya ngeri.

Entah sadar atau tidak,tapi aku mendekatkan wajahku ke wajahnya,lalu mengecup pipinya.

“Semoga membuat takutmu hilang,”ujarku tersenyum.Dia malah menatapku bingung.Dan kurasakan roller coaster-nya mulai berjalan naik.

TBC….

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

18 thoughts on “JUST CALL ME ‘ANGEL’ – Part 6”

  1. finally keluar juga part 6…qu ud lma bnget nunggu-nya!!

    KEY -na so sweet aja nihh..si KIBUM itu lma sekali sih keluarna??

    kan qu mau cpet2…KIBUM itu sm dgan KEY-kan??

    author tanggung jwb dong bkin sya penasaran berbulan2~~~

    kayana KEY ud mulai suka saya cewena yah???*wahhh bagus itu*

    part 7 jgan lma2 yah??

    qu nunggu ud setahun buat ke part 6 doang..panjangin critanya jga!!

  2. aigo aigo~ akhirnya update juga XD
    aa~ makin seru~
    makin bikin penasaran~
    makin bikin deg2an~ XD
    so sweet banget si key genggam tangan si jinyeong terus ._. iri aku ._.
    eh itu kibumnya kapan muncul? ah aku tak sabar ~(‾- ‾~) (~‾ -‾)~

    updatenya jangan lama2 ya XD aku galau nunggunya(?)

  3. yay !! akhirnya muncul juga
    key so sweeeeeet mau deh ketemu malaikat maut kayak key
    ganteng baek romantis awawaw
    suka suka sukaaaa
    author, next part jangan lama lama ya 😀
    semangat nulis !~

  4. yahahahahahaha,
    mau dong pnya malaikat ky key….
    kalo g ada pcr bs djadiin temen kencan….
    hohohohohoho
    ayo lanjut…..
    lama begete nunggu ini d pub…

  5. waaaaaaaaaaaaaaa, daebaaaaaak.
    satu malam bersama key baca ff ini..
    ceritanya kereeeen,
    lanjuttttttttttkan ceritanyaaa.. gak sabar nunggu endingnyaaa..

  6. Key jd mnusia,
    Klo dy trz”an jd mnsia nnti dy ga jd malaikat.
    C kim kibum koq kga nongol” yak,
    Pdhl aq pnsran ama dy.

    Crita’y bgs,
    Ga mlelenceng dn mlah mkin seru,
    Pertahankan !
    ^^

  7. lanjut author…
    haduhh..aduh..klo key g jadi manusia..ak aja deh yg jadi malaikat *ikut2 terbawa cerita

  8. aigoo, suami aku aka key kan emg ganteeeng kekeke *digampar lockets*. aku suka bagian yang key dng polosnya bilang kalo dia uda biasa ngeliat jin yeong keluar kmar mandi + ganti bju, dasar key mesum! eh tapi dia kan malaikat hahaha. daebak author! ceritanya bgus trus bikin penasaran banget! tolong chap slanjutnya jangan lama2 ya. oya tolong jangan sakiti key, aku ga mau ngeliat suamiku terluka! *dijorokin dari lantai 13*

    ^.^v

  9. demi tuhan! saking serunya aku jadi lupa comment! maaf ya author!
    parah dah yang part ini!!!!!!!! aku sukaaaaaaaaa banget!!!!
    key key key. hidupku jadi dipenuhi key *untuk beberapa saat*

  10. jadi manusia? aihhh rasanya jadi ingin punya teman malaikat deh ehehehe tapi sayang, kalo mau jadi manusia cuma bisa tiga kali~

    aku baru sadar, sepertinya anak anak SS501 jadi guru semua. Hyunjoong jadi guru apa ya? wkwkwk

    daebak! ^^

  11. Kenapa ya FF si daebak ini yang komen cuman dikit?? 😦 😦
    Sumpaaaahhh padahal ff ka dhini itu daebak2 semua tauuuu….

    Key soswiiit banget siiiiihh….

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s