Kids Become Teens? [Prolog]

Kids Become Teens?  [Prolog]

Main Cast :

Kim  Hye Sa

Lee Jin Ki

Lee Tae Min

And Other Cast that you will find in part 1;)

P.S : Ini prolog loh=)) ceritanya belum main, cuma prolognya emang beda sama prolog-prolog yang biasanya haha enjoy this prolog!!;)

——————————————————————————————————————————————

Anak kecil, mungkin adalah sebagian hal yang diremehkan oleh orang banyak. Kenapa? Karena sebagian orang menganggap anak kecil itutidak bisa apa-apa. Kenapa? Karena mereka menganggap anak kecil tidak mempunyai kemampuan untuk menandingi orang dewasa. Kenapa? Ah banyak tanya-,-


Inilah yang dialami oleh HyeSa, seorang gadis berusia 16 tahun yang… Errr… Sifatnya masih seperti anak berusia 7 tahun. Bagaimana tidak, HyeSa sangat kekanak-kanakan. Tubuhnya mungil, wajahnya lucu dan imut seperti anak kecil, dan sifatnya pun tidak jauh dari anak umur 7 tahun.


HyeSa sebenarnya akan jauh lebih cantik jika ia mau jadi dewasa, sayangnya HyeSa tidak mau menjadi dewasa. HyeSa menganggap bahwa menjadi dewasa itu sangat tidak menyenangkan. Kenapa? Karena menurut HyeSa jadi orang dewasa itu sulit dan banyak masalah. Benarkah?


Bagaimana dengan kedua orangtua HyeSa?


Orangtua HyeSa adalah orang yang terhormat. Mereka berasal dari keluarga terpandang. Mereka sama sekali tidak tau bahwa kelakuan putri semata wayangnya seperti anak berusia 7 tahun. Maklumlah, orangtua HyeSa jarang ada dirumah. Appanya HyeSa bekerja di perusahaan miliknya di New York, sedangkan ummanya HyeSa bekerja di perusahaan kecil miliknya luar kota. Appanya HyeSa pulang ke Korea 6 bulan sekali, sedangkan ummanya HyeSa pulang kerumah sebulan sekali.


Dari situlah HyeSa menganggap bahwa jadi orang dewasa itu tidak menyenangkan. Sibuk inilah, itulah. Sampai tidak ada waktu. Makanya HyeSa tidak mau menjadi dewasa. HyeSa masih ingin bermain, bermain dan bermain. Seolah tidak ada matinya kata bermain dalam otak HyeSa.


Simple. HyeSa benar-benar simple. Penampilannya tidak seperti nona-nona kalangan atas, meskipun ia sendiri berasal dari kalangan tersebut. Penampilannya sederhana. Cukup  dengan t-shirt dan celana jins, rambut panjangnya digerai dan dengan sedikit rambut yang diikat di pinggir kanan kepalanya (kayak di Personal Taste deh modelnya). Benar-benar simple.


Bagaimana dengan teman-teman HyeSa? Mungkin kalian berpikir bahwa HyeSa tidak punya teman. Itu tidak benar. HyeSa punya teman, banyak malah. Semua menyukai sifat HyeSa yang sederhana. Pada awalnya sih… HyeSa sama sekali tidak punya teman. Ia bahkan selalu diejek karena seperti anak kecil. Saat pertama kali masuk di ChungDam Senior High School, ia selalu diejek karena orang menganggapnya tidak pantas berada di bangku SMA.


Lama kelamaan semua orang mengerti akan HyeSa. HyeSa sendiri adalah anak yang baik dan pintar sehingga anggapan orang lain bahwa dia itu tidak bisa apa-apa segera hilang. Nyatanya ia sendirilah yang mampu membuat pandangan orang terhadapnya berubah. Ajaib, inilah the power of kids. Sangat memikat.


Suatu hari, disaat ummanya pulang ke rumah, ummanya mencari HyeSa. Pelayan dirumahnya tak sanggup menjawab dimana keberadaan HyeSa. Karena HyeSa telah berpesan kepada para pelayan dirumahnya untuk tidak memberitahukan siapapun. Jadi, dimana HyeSa? Apa yang harus dikatakan oleh para pelayan kepada umma HyeSa, sang nyonya besar?

Ternyata eh ternyata… HyeSa ada di taman bermain! Bukan ditaman bermain yang seperti di karnaval, melainkan di taman bermain yang biasa ditempati oleh anak-anak kecil. HyeSa sangat suka anak kecil. Mungkin hal ini lah yang membuatnya ingin terus menjadi seperti anak kecil.


Oh ya, ada satu hal yang membuat HyeSa betah berada di taman bermain. Apa ya? Apa karena ada penjual lollipop? Bukan, kalau hanya lollipop sih HyeSa juga bisa beli di mall. Terus apa dong? Gulali? Cemilan? Coklat atau apa? Hihihi, HyeSa terkikik pelan.


Ternyata, hmmmm……. Yang membuat HyeSa suka berada di taman bermain ini selain anak kecil adalah…. Lee Tae Min! Duh, setidaknya inilah sisi dewasa yang lain dari sifat kekanak-kanakannya. HyeSa sudah mulai menyukai seseorang. HyeSa mengagumi TaeMin yang juga penyayang terhadap anak kecil, begitupun dengan hewan.

“Nona, nyonya besar sudah pulang. Ayo nona cepat pulang!”, ajak Lee Ahjusshi, pelayan kepercayaan keluarga HyeSa.’ Ups, umma sudah pulang!’, desis HyeSa. HyeSa cepat-cepat mengikuti Lee Ahjusshi yang berlari pelan menuju mobil mewah keluarga Kim.


“Ah! Aku tak bisa pulang dengan keadaan seperti ini!”, pekik HyeSa. Jelas, ia tidak mungkin pulang dengan pakaian seperti ini.’ Umma pasti akan marah. Umma kan, ingin aku jadi dewasa. Huh, gimana ya?’, pikir HyeSa.


“Nona tidak usah khawatir, saya membawakan baju yang setelannya dewasa”, ujar Lee Ahjusshi. Wah, perkataan Lee Ahjusshi barusan seperti suara merdu dari khayangan yang menenangkan kepanikan HyeSa! HyeSa senang sekali. Maka dari itu, sebelum sampai dirumah super megah milik keluarganya, HyeSa buru-buru mengganti pakaiannya.


Nah, sip! Sekarang HyeSa telah memakai dress biru muda dengan panjang selutut yang cantik sekali. HyeSa cepat-cepat membuka kunciran rambutnya, menyisirnya dan membiarkannya tergerai. Ia lalu membuka kotak yang pernah diberikan ummanya. Apa isinya? Ternyata itu adalah satu set peralatan make up! Uh, HyeSa mual melihatnya. Ia tentu saja harus berdandan, tapi… HyeSa kan tidak bisa berdandan.


“Nona jangan khawatir, kebetulan saya bisa mendandani nona”, ujar Lee Ahjusshi. Ah, Lee Ahjusshi sangat bisa diandalkan!


“Wuaaaah, gomawoyo Ahjusshi!”, ujar HyeSa dengan ceria. Ups, HyeSa tidak boleh terlihat seperti anak kecil. Baik dari penampilan, tingkah laku dan suara. Wih, ribet kan jadi dewasa! Harus inilah, itulah. HyeSa sendiri bingung dengan umma yang hampir menghabiskan waktu 1 jam lebih hanya untuk berdandan.


“Nona, sudah selesai”, ujar Lee Ahjusshi. HyeSa kemudian melihat wajahnya di kaca. Cantik sekali. Make up tipisnya membuat ia jauh lebih cantik dan dewasa. Tapi HyeSa hanya menanggapinya biasa saja. Ia malah ingin cepat-cepat menghapus dandanannya.


“Nona, jangan lupa ini”, ujar Lee Ahjusshi sambil menunjukkan sesuatu kepada HyeSa. Uh, inilah barang yang paling dibenci oleh HyeSa. Sepatu hak tinggi. HyeSa meraih sepatu itu lalu memakainya, dan berjalan pelan menuju pintu rumahnya. HyeSa hampir jatuh saat berjalan karena sepatu ini. ‘Uh, sepatu sialan!’, umpatnya dalam hati.

Pintu rumah dibuka lebar, masuklah HyeSa kedalam rumahnya yang seperti istana ini. Ia mendapati ummanya sedang memarahi pelayannya yang sama sekali tidak mau bicara tentang keberadaan putrinya. HyeSa mengatur suaranya dan berusaha untuk tenang.


“Ehm, umma”, panggil HyeSa pelan. Sontak, ummanya dan para pelayannya melihat kearah HyeSa. Ummanya berdecak kagum melihat putrinya secantik ini.


“HyeSa? Waw kamu cantik sekali sayang”, puji ummanya sambil mendekati putrinya. Ia lalu memeluknya dengan sangat erat sampai HyeSa hampir kehabisan nafas. Umma lebay nih, meluk juga gausah berlebihan seperti ini kan?


“HyeSa sayang, kamu adalah putri umma dan appa satu-satunya, kesayangan umma dan appa, kebanggaan umma dan appa, maka dari itu, hanya kamulah yang nanti mewariskan usaha keluarga kita. Kamu harus belajar dari sekarang, jadilah dewasa nak. Dan satu lagi, umma dan appa sepakat menjodohkan kamu dengan anak sahabat umma dan appa. Dialah namja piihan kami yang pantas untukmu nak.”, ujar umma HyeSa panjang lebar.


HyeSa yang sedari tadi tidak mau mendengar ummanya berbicara, terkejut mendengar perkataan terakhir ummanya. Dijodohkan?


“Umma aku masih kelas 2 sma, masa langsung dijodohin sih?”, protes HyeSa.


“Ini untuk kebaikanmu nak. Oh iya, dia akan datang hari ini. Mulai hari ini dialah yang akan menemanimu dirumah ini. Umma percaya ia tidak akan berbuat macam-macam kepadamu.”, ujar umma. Duh, rasanya HyeSa ingin meledakkan rumahnya!


“Nyonya, ia sudah datang”, ujar salah satu pelayan. Umma HyeSa tersenyum senang.


“Ayo nak, umma perkenalkan pada jodohmu”, ujar umma HyeSa sambil menarik tangan anaknya menuju halaman depan rumahnya. HyeSa pasrah, mungkin dengan begini ia bisa membuat ummanya senang.


“Nah, HyeSa. Perkenalkan, ini Lee Jin Ki. Calon tunanganmu.”, ujar umma.’ Wuaah? Dia tampan dan imut sekali.’, puji HyeSa dalam hati.


“HyeSa, umma akan kembali ke luar kota. Baik-baiklah dengan JinKi dirumah.Umma akan pulang 6 bulan lagi bersama appa. Ingat, saat umma kembali umma mau kalian sudah bersiap melangsungkan pertunangan kalian. Mengerti JinKi? HyeSa?”, ujar umma. Duh, umma ini… Selalu memaksa-,-


“Baik ahjumma”, ujar JinKi sopan. Umma tersenyum dan langsung memasuki mobilnya. Mobil mewah tersebut langsung melaju keluar dari pekarangan rumah mewah keluarga Kim. Tinggalah JinKi dan HyeSa disitu.


Jadi, bagaimana? Apakah HyeSa mampu menuruti perintah ummanya? Bagaimana ya? HyeSa sendiri masih terbayang akan kata-kata ummanya.

‘Ini gila!’, umpat HyeSa dalam hati.


End of prolog,  see ya on part 1:)

©2010 SF3SI, Alya.

This post/FF has written by Alya, and has claim by Alya signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF


Advertisements

36 thoughts on “Kids Become Teens? [Prolog]”

  1. hua! prolog-nya aja keren gimana part 1-nya?! HAHA DAEBAK AUTHOR!!! 2 THUMBS UP buat author. dan anda sudah sukses membuat saya penasaran untuk pt 1-nya – -‘ ayo thor cepet cepet lanjutin yah? *maksa* saya tunggu part selanjutnya! FIGHTING!

  2. betul skali!
    jd org dewasa sangat mnyebalkn!!!!
    trlalu byk prtimbangan!
    aku benci, tp waktu dan lingkungan mnuntut sprti itu *ko jd curhat…*
    haha, kalo djodohin sm jinki si aku jg mau…
    ayo thor… lanjut… seru…!!!!

  3. waaaah ini baru prolog tapi udah seruu >,<
    aduuh jadi hyesa suka sama taemin terus dijodoin sama jinki nih?
    heleuh pilihan yang cukup berat bagi saya *loh ko? XD uahaha
    okedeeh ditunggu part 1 nya yaa ^^

  4. wohoo..penasaran..bagaimana kehidupan anak kecil yang sebenarnya udah dewasa hidup sama calon tunangannya..ahh..jangan lama-lama ya part 1nya!!

  5. annyeong, aku readers baru di WP ini ^^ *baru dikasi tau* kkk~
    waaa mau dong jd tmen hyesa, pasti enak ga sombong XD
    haha hyesa sama onyu deh *gandeng taemin* /plakBUGH
    kira2 bakal ngapain ya mreka? Part 1 ASAP yahh author 😀

Leave a Reply to myee Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s