Hellowen’s Show – Chapter 2

Tittle : Hellowen’s Show

Author : Sacreta [karenagatha (Chapter 1), yessicamariesta (Chapter 2), Ayu Wandira ♥ (Chapter 3)]

Rating : NC 17+

Genre : Comedy, Romance, Horror/Thriller

Length : Chapters/Parts

Main Cast : Onew (SHINee) as Sutradara, Key (SHINee) as Penulis Skenario, Taemin (SHINee) as Fotografer/Kameramen, Han Yeon Rin (Karen), Park Seo Yeon (Yessica), Lee Mu Shi (Ayu)

Support Cast / Other Cast : Minho (SHINee) as Produsen, Jonghyun (SHINee) as Penata Rias/Tukang Make Up, Hero (TVXQ) as Asisten Produser, Eunhyuk (Super Junior) as Editor, Heechul (Super Junior) as Perancang Pakaian, Shindong (Super Junior) as Asisten Kameramen, Ryeowook (Super Junior) as Penata Musik, Kim Se Ra as Asisten Sutradara, Choi Min Na as Desainer Produksi

Disclaimer : We don’t own Korean Artist, they belong to their artist management. We just own Han Yeon Rin, Park Seo Yeon, Lee Mu Shi, Kim Se Ra (request) and Choi Min Na (request). Everything that happens in this story is just fanfiction. If there is equality of names and events, is just a coincidence. (Kami tidak memiliki Artis Korea, mereka milik manajemen artis mereka. Kami hanya membuat Han Yeon Rin, Park Seo Yeon, Jung Eun Ah, Kim Se Ra (permintaan) and Choi Min Na (permintaan). Segala sesuatu yang terjadi dalam cerita ini hanya Fanfiction. Jika ada kesamaan nama dan peristiwa, hanyalah kebetulan.)

Publish : SF3SI  and Wonder Fanfiction

Author’s Note : Annyeong Haseyo, chingu, kembali dengan saya Karen si petualang FF *gk nyambung?* Kalian tau kan? Sapa diriku? *sapa? Gk kenal..* Saya ini ya orang lah, masa setan *plak*, ok kembali utk nyambung, saya ini menulis ff biasanya sendiri, tp skrg berkolaborasi dgn beda 1 tahun semua, ada yg lebih tua (eonni Yessica), ada yg lebih muda (dongsaeng Ayu), hoho.. dan nama kelompok kita adalah Sacreta (ShAwol CREaTive and Active).. jd skrg, mohon di baca ff pertama dari kami, gamsahamnida.. 😀 (from : karenagatha)

baiklah, aku kembali dengan new ff. hehehehehe. Oya, Ini pertama kalinya aku buat ff horror & thriller lo. Sebelumnya aku belum pernah buat ff genre kayak gini. Oya, partner aku Karen sama Ayu. Si ayu rencananya buat part terakhirnya. Oke, disini aku buat prolognya dulu. Biar tahu pendapat para reader. Oya, satu lagi, ff ini juga bakal di publish di sf3si dan wonderfanfiction.

HAPPY READING^^

JANGAN LUPA COMMENT !! (from : yessicamariesta)

Jangan buang2 wkt untk bca, ini, tp gak komen! (from : Ayu Wandira ♥)

Hellowen’s Show

Chapter 2

Seo Yeon P.O.V

Hari ini merupakan hari terbahagia dalam hidupku. Bagaimana tidak? Kami bertiga di tawari untuk bermain di sebuah acara reality show yang bernama Hellowen’s Show. Kami tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Oleh karena itu, kami langsung menerima tawaran tersebut.

Besok, kami diminta bertemu di taman, untuk menyerahkan data kami, kepada seorang namja yang katanya bernama Lee Taemin.

Keesokan Harinya …

Kami bertiga telah sampai di taman. Seperti yang telah dijanjikan, namja yang bernama Taemin tersebut meminta kami untuk bertemu di taman.

“ANNYOENGHASEYO” teriaknya dari kejauhan

“annyoenghaseyo” ucap kami serentak. Ia kemudian berlari menghampiri kami dan meminta kami untuk menyerahkan data yang ia minta. Setelah selesai, ia memperbolehkan kami balik kerumah. Ia meminta kami untuk segera membereskan pakaian dan keperluan kami lainnnya. Katanya, malam ini syuting akan segera dimulai.

Malam harinya …

Aku berjalan menuju kamar umma, tempat dimana ia sering melamun dan berdiam diri. Aku segera berjalan menghampirinya.

“umma, aku pergi dulu. Jaga dirimu baik-baik. Oya, nanti ada Park Ahjumma yang akan merawatmu. Bersikap yang baiklah padanya” ucapku lirih sambil memeluk umma.

“ANDWAE !! KAMU TIDAK BOLEH PERGI !! ADWAAEEE !!!” teriak umma histeris. Umma menderita depresi yang berat semenjak appa di penjara. Bahkan, Dokter mengatakan bahwa umma hampir gila.

“umma, aku pergi dulu. Aku janji, setelah pulang, aku akan menjadi seseorang yang sukses” aku segera berlari menuju luar rumah. Tak terasa bulir-bulir air mata telah menetes di mataku. Aku berusaha menyeka air mataku sambil terus berlari.

“mianhae, umma”

Han Yeon Rin P.O.V

Aku segera memberesakan barang-barangku. Kemudian, aku berjalan menuju ruang tamu, tempat umma sering menghabiskan waktu sambil mabuk-mabukan. Aku ingin meminta izin padanya. Karena, aku akan pergi untuk waktu yang cukup lama.

“umma, aku pergi dulu. Mungkin akan lama. Kira-kira 1 bulan. Jaga dirimu baik-baik” tapi umma tidak menjawab. Ia masih terlarut dengan minuman kerasnya. Apalagi, saat itu, ia sedang karaoke yang menyebabkan ia tidak mendengar ucapanku. Aku berpikir keras. Mungkin jika umma tidak mendengar ucapanku, aku bisa meninggalkan surat padanya. Kemudian, aku menulis dan segera meletakkan surat tersebut di atas meja.

“mungkin, keputusanku untuk meninggalkan rumah, adalah jalan yang terbaik”

Lee Mu Shi P.O.V

Aku segera berjalan menuju luar rumah. Tiba-tiba, langkahku terhenti. Umma menanyakan kepadaku mengapa aku membawa tas yang begitu besar.

“Mu Shi, kau mau kemana?” ucap umma sambil menyeka air matanya. Jangan kira ia menangis gara-gara aku akan segera meninggalkan rumah. Ya, aku rasa ia menangis karena kekayaannya sekarang sudah habis total”

“bukan urusanmu” ucapku ketus. Aku memang bersikap ketus kepada ummaku. Bukan karena, aku adalah anak yang durhaka. Tapi, karena aku tidak suka dengan sikap umma akhir-akhir ini. Ya, semenjak perusahaan kami bangkrut.

Aku pun segera berlari menuju luar rumah tanpa memikirkan umma.

“senangnya hari ini, aku dapat bebas dari umma, yang selalu memarahiku karena menjadi anak yang tidak berguna”

Author P.O.V

Mereka bertiga berjalan menuju halte bus. Menunggu bus hingga di perhentian selanjutnya. Ketiga muka mereka mengisyaratkan perasaan yang berbeda. Kelihatan, Seo Yeon sedang sedih. Karena terdapat beberapa bulir air mata di matanya. Yeon Rin dari tadi hanya terdiam saja. Sedangkan, Mu Shi terlihat sangat senang hari ini.

Akhirnya, tibalah bus dihadapan mereka. Sayangnya, Seo Yeon hanya termenung. Ia hingga tidak tahu kalau bus telah berhenti di depan mereka.

“SEO YEON-NA, kamu tidak naik? Teriak yeon rin dari dalam bus

“ngggg, iya … aku segera naik” ucap seo yeon terbangun dari lamunannya

***

Seo Yeon P.O.V

“kau kenapa Seo Yeon? Tak biasanya seperti ini?” Tanya Mu Shi kepadaku. Ternyata aku masih belum sadar. Buktinya, aku masih melamun semenjak dari tadi.

“gwenchana” ucapku datar

Setelah melewati 2 jam perjalanan. Akhirnya, kami tiba di sebuah apartemen. Tempat di mana nanti akan tinggal dan melakukan kegiatan sehari-hari disana.

“ANNYEONGHASEYO” teriak sang sutradara dari kejauhan

“annyoenghaseyo” ucap kami serentak sambil membungkuk 90 derajat, sang sutradara kemudian memperkenalkan dirinya.

“Perkenalkan, nama saya Jinki. Kalian dapat memanggil saya Onew. Oya, disini tempat kita akan melakukan syuting” ucapnya sambil menunjukkan ruangan-ruangan di apartemen ini.

***

Setelah selesai menjelajahi seluruh sudut apartemen, Kami memasuki kamar tidur . Ya, kami tidur dalam satu kamar. Saat kami memasuki kamar, terasa hawa yang berbeda. Menakutkan, menyeramkan dan membuat hati kami menjadi gelisah.

Di suatu ruangan…

“HAHAHA, APAKAH RENCANA KITA AKAN BERHASIL?” Tanya Onew kepada Key

“haha, tentu saja. Semuanya akan saya atur” ucap Key sebagai sang penulis scenario

“hmm, emang apa yang sedang kamu rencanakan? Onew berbalik bertanya kepada Key. Namun key tidak menjawab pertanyaan Onew. Ia hanya mengisyaratkan semuanya melalui tatapannya yang misterius.

***

“Seo Yeon, kau merasa aneh gak?” Tanya Yeon Rin

“hmm, iya. Aku juga merasa begitu”

“Nado. Pertama kali aku masuk ke apartemen ini, aku sudah merasa ada sesuatu yang aneh” jawab Mu Shi.

“ya udah, kita gak usah pikirin hal itu. Mungkin hanya perasaan kita aja” ucapku menengahi

“oya, ayo kita tidur. Besok pagi-pagi kita bakal syuting” ucap Yeon Rin sambil menarik selimut dari tangan mu shi.

Pada saat kami sedang tidur lelap, aku mendengar suara seseorang yang memasuki apartemen kami. Aku pun segera beranjak dari tempat tidur. Mencari tahu darimana sumber bunyi tersebut berasal. Aku merasa kesulitan untuk mencarinya, disebabkan lampu apartemen yang sudah dimatikan. Suara tersebut semakin mendekat, aku pun berjalan mundur mengikuti sumber suara tersebut.

GUBRAK !! ASTAGA AKU MENABRAK SESEORANG. TAPI, SIAPAKAH YANG AKU TABRAK?

Aku segera mencari sakalar untuk menghidupkan lampu. OMONA, aku menabrak Key. Apa yang dia lakukan malam-malam begini?

“mianhae, aku tidak melihat anda” ucapku berusaha berbicara seformal mungkin

“panggil saja aku oppa, arasso?”

‘ne. oya, apa yang anda, maksudku, apa yang oppa lakukan disini?”

“aku tadi sedang  mencari kamera yang akan kita gunakan besok pagi”

“oow, kalau begitu, selamat tidur” aku segera meninggalkan ruang tamu. Pasti kalian bertanya kenapa Key bisa berada di dalam apartemen? Ya, selain kami bertiga, ada sutradara, penulis scenario beserta seorang fotographer yang tinggal di apartemen ini.

Keesokan harinya, kami memulai syuting, memang syuting kali ini tidak berat. Karena, acara ini hanyalah sebuah acara reality show. Jadi, kami hanya perlu berakting sealami mungkin.

Tibalah malam hari, seperti biasa, kami bertiga segera menuju kamar untuk tidur.

PLETAK …

“Mu Shi, suara apa itu?” ucapku mulai khawatir

“aku gak tau” mu shi hanya menggeleng-gelengkan kepalanya

“coba kita lihat keluar” ucap yeon rin sambil berjalan menuju ruang tengah

KYAAAAAAAAAA~

Seorang mayat tergelatak di hadapan kami bertiga. Tubuhnya penuh dengan darah, kepalanya pecah, dan seluruh isi perutnya keluar dari dalam tubuhnya. Tunggu sebentar, ini adalah mayat salah seorang kru reality show kami.

SEBENARNYA, APA YANG SEDANG TERJADI??

To Be Continued..

4 thoughts on “Hellowen’s Show – Chapter 2”

  1. 1’st kah??
    Yeyey….*gaje/abaikan
    ptma kali msuk apartemen udh ngrsa aneh,,
    tp chingu,,anehnya dmana ya?kurang brasa gt,,
    trs kyknya kurang pnjang deh…*bow 90drjat,,mian bnyak komplain,,
    overall critanya keren,,
    chapter brkutnya lbih sadis ya…dtunggu post’nya^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s