I’ll Be There !!

Extra Chapter from the Memoriez of Half Blood Vampire

I’ll be There!!

Author  :  Lynda aka Hea Min aka lynmvpshyni

Cast  : Choi Minho, Park Lii Yuu, Lee Taemin

Main Cast  : Choi Minho and Park Lii Yuu

Genre  : Romance, AU, Dark, Mystery

Length  : Oneshot

Rating  : PG 15

Disclaimer : This story is part of My Fanfiction entitled the Memoriez of Half Blood Vampire… Not the same storyline …. This is different from the Original plot … I just borrow some of the cast and put it into this story … this Fanfiction was inspired by the song of Taeyang – I’ll Be There… Happy Reading … Don’t Forget to COMMENT!! and Don’t be a SILENT READER! Okay ~ ~  Gomawo ^ ^

********************************************************************************

Choi Minho POV

Hhhhhhhhhhhh………………hhhhhhhhhhhhhhhhhhhh……..

Yuu… Yuu…

Yuu… Yuu….

Kutatap yeoja manis yang terbaring diranjang putih yang megah itu.. Dengan selimut merah darah yang menutupi tubuhnya serta balutan gaun tidur putih semakin menambah kesan rupawannya.. Semua yang ada didirinya, begitu membuatku merasa damai..

Aku tahu, kedatanganku kesini sangat membahayakan nyawaku dan juga nyawanya… Tidak seharusnya aku mendatangi tempatnya berada sekarang… tempat keberadaan musuh-musuh lama kami.. Kalau sampai mereka tahu, maka dia akan berada dalam bahaya…

Yuu…

Yuu….

Tahukahkau… Sejak pertama kali aku melihatmu.. Aku sudah jatuh cinta padamu, Semuanya yang ada pada dirimu aku suka, cara mu berbicara, tertawa… semuanya… hhhh…Apakah ini yang disebut Love at First Sight?? Hhhhh… andai saja semua itu tidak terjadi.. Kita pasti akan tetap bersama…

Kenapa… Kenapa.. Mereka harus ada, kaum haus darah yang bermuka dua itu.. hhhhh… andai saja didunia ini tidak ada kaumku dan kaumnya… semua ini tidak akan pernah terjadi…

-Choi Minho POV End-

*********************************************************************

Tap… Tap…Tap..Tap

Suara derap kaki berpacu menembus kegelapan hutan.. Sesosok tubuh berusaha menerobos ditengah sinar bulan purnama… Gerakannya sangat cepat, sosok itu bukan sosok biasa.. BERBEDA… Dia berbeda.. Kedua kaki depan dan kaki belakangnya terus berlari, bulu-bulunya yang hitam keabuan sedikit bergeming terkena cahaya bulan… Sosoknya yang besar terus berlari…

Akhirnya dia berhenti disebuah bangunan.. bangunan yang terlarang untuk dimasukinya.. Tapi apa daya, keinginan hasratnya jauh melebihi segala logika yang muncul dibenaknya… dia tidak peduli… tetap berjalan… Sosoknya mengarah kesesuatu yang sangat dia rindukan…

Dengan langkah pelan tapi pasti dia melesat kearah salah satu jendela kamar yang ada di Kastil itu.. angin berhembus pelan sehingga membuat jendela itu terbuka lebar.. ANEH… Sosok itulah yang melakukannya… Perlahan dia menjelma… bukan sosok berbulu dan besar yang tampak sedikit menakutkan lagi.. Tapi kini sosok yang sangat rupawan, yang berbeda 360 derajat dari sosok lamanya…

Matanya menatap lembut seorang yeoja yang terbaring di ranjang putih.. dengan balutan gaun tidur putih yang indah… Menambah kesan rupawan yeoja tersebut.. Dia tersenyum, namja itu tersenyum melihat yeoja yang sedang tidur itu..

Namja itu semakin berjalan mendekat kearah yeoja itu, Namja itu sedikit berjongkok, diusapnya rambut yeoja itu.. lembut… rasanya lembut… Namja itu kembali tersenyum.. Tangannya sekarang mengusap pelan pipi yeoja itu…

Tapi tiba-tiba cuping hidung namja itu kembang kempis, pertanda dia mencium sesuatu.. Dihentikannya tindakannya tadi dan segera berlari keluar melewati jendela yang terbuka tadi…

“Sial.. Dia lagi… Awas saja Kalian… VAMPIRE”

************************************************************************

“Ini… makanlah” Ucap seorang namja yang berparas cantik kearah seorang namja tinggi bertubuh kekar yang tampan…

“Gomawo, Taemin” Ucap namja tinggi tersebut kepada namja berparas cantik itu

“Hhh.. Kenapa kau Minho.. Apa semalam kau hampir kepergok MEREKA??”

Namja bernama Minho itu hanya diam, matanya menatap kosong… Namja berparas cantik yang dipanggil Taemin itu, kini duduk disamping Minho.. Tangan Taemin menepuk pelan pundak Minho…

“Aku tahu, kau merindukannya… Aku pun demikian… Tapi kau harus bersabar Minho… Tunggu sampai dia bergabung dengan kita..”

“Tapi.. Kapan?? Aku sudah tidak tahan Taemin… Hanya melihat sosoknya dari jauh, tidak bisa menyapanya… Tidak bisa melakukan apapun yang seharusnya sudah menjadi tugasku… Hhhh.. Dia..Dia.. Hhhhh… Taemin.. Setidaknya kau lebih beruntung dariku”

“Hhhh.. Minho dengar… Apa kau suka dirimu dianggap sebagai bayangan yang tidak nyata oleh orang yang sangat kau sayangi, seolah bayangan semu, tidak bisa menyentuhnya.. mengusap kepalanya dan menghapus air matanya serta memeluknya di saat dia menangis… Apa kau tahu?? Betapa tersiksanya aku.. Terkurung ditempat seperti ini… Tidak bisa pergi kemanapun.. Kau tahu… Aku merasa iri denganmu Minho.. Kau bisa melihat dan menyentuhnya secara langsung.. Tidak seperti aku yang harus menatapnya dari balik cermin”

“Taemin.. Mianne… Sudah membuatmu sedih… Aku memang Perfect yang payah… Aku tidak bisa melindungi kalian berdua.. Tugas yang diberikan ketua untukku yang paling penting”

“Gwenchana Minho…  Jangan berkata seperti itu, bersikaplah biasa… Kau tahu, aku sudah menganggapmu seperti hyungku sendiri…” Ucap Taemin sambil tersenyum

***********************************************************************

-Choi Minho POV-

Sekali lagi, kumasuki tempat itu.. Tempat paling menjijikan yang pernah kutemui… Bagaimana tidak?? Seluruh ruangan di kastil ini sudah terkontaminasi oleh bau makhluk sialan itu.. Cih… benar-benar menjijikan.. Kalau tidak karena dia, aku tidak akan pernah sudi menginjakan kakiku di daerah terlarang ini..

Aku berjalan mengendap-endap, kupasang telingaku baik-baik… Aku tidak mau makhluk hina itu memergokiku.. Jangan anggap aku takut dengan mereka.. salah besar bila kau menganggap seperti itu.. Aku tidak ingin mereka tahu tujuanku kesini dan apa yang aku lakukan, kalau sampai mereka tahu.. Mereka pasti akan mengambilnya dari Kami, salah.. maksudku dariku.. ya.. dariku…

“Yeppo……..” Ucapku sambil mengusap pipinya

Ia tertidur, selalu saja seperti ini.. hhhhhhhhh…. Yuu.. kau tahu… Aku sangat mencintaimu.. Sangat.. hhhhh…hhhhhhh.. Kau membuat diriku tergila-gila padamu… Yuu…. Aku terus mengusap pipinya pelan, mataku akhirnya tertuju pada bibir mungilnya yang merah.. terlihat sangat manis.. Tanpa sadar tanganku berpindah, tidak lagi mengelus pipinya.. tapi menyentuh bibirnya dengan lembut menggunakan telunjukku. Hhhhh… hhhhhhhhhh…. Yuu… Yuu.. Kini tubuhku sepertinya tidak bisa dikendalikan, kepalaku kudekatkan kearah kepala Yuu yang sedang tertidur.. Kuurahkan bibirku ke bibir mungilnya itu, kukecup pelan.. agar ia tidak terbangun.. hhhhh.. sudah lama aku ingin melakukan ini.. hhhhh… Yuu… *author: iiih… Mino.. pikirannya berbahaya… huohohoho.. PLAKK *digamprat Mino..*

Kulepaskan ciuman itu, sekali lagi aku mengusap pipinya pelan.. Akkh.. Tiba-tiba aku ingat sesuatu, kukeluarkan benda itu… dan kuletakkan diatas selimut merahnya.. Kudekatkan kepalaku ketelinganya.. Kubisikan sesuatu ditelingnya itu…

“Sarange”

************************************************************

DAMN… MAKHLUK INI LAGI..

Kutatap satu persatu makhluk haus darah yang berjumlah puluhan itu. Mereka memamerkan gigi-gigi tajamnya padaku… Cih.. DASAR MAKHLUK MENJIJIKAN… BAHKAN DERAJAT MEREKA LEBIH RENDAH DARI VAMPIRE DIKASTIL ITU… HAMPIR SAJA… Makhluk HINA ini melukai Yuu ku… Cih… Aku tidak akan mengampuni KALIAN, OUTCAST!!

Aku tersenyum sinis kearah mereka.. Kulihat sekilas kelangit malam.. hahhh… Bulan Purnama… Bagus… Kulihat Outcast-Outcast itu sudah mulai berlarian kearahku dan siap menyerang…

“It’s time to play” Ucapku

-Choi Minho POV End-

*******************************************************

-Park Lii Yuu POV-

Hhhhhhhhhhhhhh…………….Hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh………………..

ARGGHHHHHHHHHH.. Tempat apa ini…. MENGERIKAN??

Makhluk itu mendekat…….. Ia menghunuskan pedangnya kearahku….

ANDWAE!!!!

JRASSSSSSSS……………….

Merah.. Apa ini.. Darah?? Darah Siapa?? Darah ku??

Kutatap makhluk itu, ia menyeringai lebar…

UKGHH….

Darah segar menyemburat dari dalam mulutku…

ARGHHH.. Apa yang terjadi?? Kenapa aku merasa sesuatu yang dingin dan tajam sudah menusuk empeduku… Aku menunduk memastikan.. dan BENAR SAJA…

KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA

“KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”

Hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh…………………. Hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh…………………

Mimpi… Syukurlah cuma mimpi, aku terduduk lemas..hhhhhhh…. Apa ini?? Mawar hitam?? Siapa yang meletakannya disini??

Sebelum aku sempat berfikir lebih jauh, tiba-tiba angin malam menyeruak masuk dan berhembus dengan kencang kearahku melalu jendela yang terbuka.. Tunggu… Sejak kapan jendela itu terbuka?? Hhhhhh… Angin itu, seperti membisikan sesuatu kepadaku… memintaku agar mengikutinya… Hhhhhhhh… Tanpa pikir panjang segera aku berjalan keluar melalui jendela yang terbuka itu…

Tunggu, bukankah kamarku berada dilantai dua… hhhhh… Apa aku mau mati terjun dari tempat ini.. Tunggu… Apa itu?? Tangga?? Sejak kapan… Akh.. kuabaikan saja dan segera menuruni tangga itu…

***********************************************************

Tempat apa ini?? Kenapa aku malah berjalan ketempat mengerikan seperti ini.. Hhhhh.. Tapi aku penasaran, kuputuskan untuk berjalan lebih jauh, kudorong gerbang hitam yang menghalangi jalanku itu, aku melangkah masuk… Terus berjalan dan berjalan…

Kuhentikan langkahku tepat disebuah nisan yang terletak paling tengah dan terlihat paling mencolok.. Kuraba nisan itu, ada sebuah tulisan yang terukir indah disana…

QUEEN ZHI SONG

Siapa dia?? Kenapa aku merasa familiar dengan nama ini?? Hhhhh…. Ada apa denganku…

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA

Aku tersontak, suara lolongan Outcast?? Apa yang terjadi…  Dengan perasaan setengah takut, kau tahu kan aku baru saja mengalami sesuatu yg kurang menyenangkan dengan Outcast itu tadi siang?? *PS: baca the Memoriez of Half Blood Vampire Chapter 3*Hhhhhhh… Kuintip apa yang terjadi dari balik nisan itu… Apa itu… sesuatu yang besar, berbulu tampak mencakar dan merobek setiap bagian tubuh Outcast itu.. Apa itu aku tidak mungkin salah lihat, itu seekor serigala??

Hhhhhhhhhhhhhhhh…. Serigala itu berhasil membunuh semua Outcast yang ada ditempat itu.. Hebat!! Dia berjalan atau lebih tepatnya berlari, kearah bukit tinggi… Bukit itu berkabut.. Aku terus memperhatikannya…

Anehnya… Sosok serigala itu mengilang dalam kabut, lenyap tak tersisa dan kini berganti dengan sesosok manusia.. Seorang namja, tinggi.. tapi aku tidak melihat wajahnya… yang kulihat cuma bagian belakang punggungnya.. Dia nampak menghirup udara disekitarnya, aku tidak mengerti kenapa dia melakukan itu…

Entah kenapa, aku juga tertarik melakukan hal yang sama, kututup kedua mataku, kuhirup udara sekitar.. hmmmmmmmmmmmmhhhhh… rasanya sangat tenang, nyaman… damai… hhhhhh…. Seperti semua beban dan masalahku hilang dan lenyap… hhhhhhhh…..

BRUKKKKK

-Park Lii Yuu POV End-

****************************************************************************

-Choi Minho POV-

“CHOI MINHO”

Aku menoleh kearah sumber suara itu berasal.. Taemin… sejak kapan dia ada disini…

“Ada apa??” Tanyaku

“Aku tidak tahu apa yang kau lakukan, tapi kenapa dia sampai ada disini??” Jawab Taemin

“MWO!!.. Dia.. Maksudmu Yuu??”

“Ne, sekarang dia sedang pingsan”

Taemin segera berlari kearah makam-makam itu, aku mengikutinya dibelakang.. dan benar saja apa yang dikatakan Taemin.. Aku mendapati sosok Yuu terkapar di atas dedaunan kering disekitar makam itu..

“Yuu” Ucapku

Taemin mengusap pipi Yuu, sepertinya dia sangat merindukan Yuu.. hhh… Aku tahu mereka memiliki kontak batin.. Yaa.. tentu saja… Tidak ada yang bisa memungkiri silsilah itu…

“Minho.. Tolong bawa Yuu kembali ketempat itu, aku tidak mau mereka curiga dan akan mengintrogasinya.. Jebal” Pinta Taemin padaku

“Ne.. Aku akan melakukannya..”

Aku mengangkat dan membopong tubuh mungil Yuu dan segera berlari kearah Kastil itu.. Kuletakan dia diranjangnya.. Kuselimuti dia, kupandang wajahnya yang yeppo… Kupegang tangan kecilnya sesaat…

“Sudah hampir pagi… Aku harus segera pergi…”

Tiba-tiba, saat aku ingin melepaskan tanganku darinya.. kurasakan tangannya menggenggam erat tangan besarku..

“Jangan pergi…” Ucap Yuu, matanya masih tertutup rapat…

Aku yakin dia sedang bermimpi… hhhh… Yuu..Yuu… Aku diam sebentar agar dia sedikit tenang… Kemudian, aku segera menarik tanganku dengan amat sangat pelan dari genggamannya… Kudekatkan kepalaku ketelinganya…

“I’il be there.. don’t worry.. Baby”

Aku segera berjalan keluar dari kamarnya… Berlari… Berlari menerobos hutan… Aku harus secepatnya sampai.. Kalau tidak, ketua akan tahu kalau aku tidak ada semalaman di Moonlight…

“Selamat datang, Hyung…” Ucap Taemin sambil tersenyum

Aku kaget, tidak biasanya dia memanggilku Hyung… tentu saja, aku memang lebih tua darinya 2 tahun.. Tapi… aneh saja dia memanggilku Hyung… biasanya dia memanggilku dengan namaku atau Mr.Perfect saat sedang mengejekku…

“Kau sakit??” Ucapku agak khawatir

“Ani…”

“Lalu, kenapa kau memanggilku Hyung??”

“Heh.. memang tidak boleh?? Kalau begitu biar kupanggil mata belo saja??”

“Eeeeeh… Jangan… lebih baik Hyung saja.. Hyung ajaa yaa…”

“Heeh… dasar plin plan”

Taemin berjalan menjauh dariku, ia berjalan kerumahnya… kupandangi sosoknya… Hhhh… dia itu masih kecil, tapi sok kuat.. dasar bocah… Aku tahu bebannya dan juga beban Yuu sangat berat… Aku tahu semua itu.. Aku tahu.. Dan untuk itulah aku ada disini.. Aku Choi Minho.. Akan selalu ada untuk mereka berdua…

-The End-

PS: Ahahahahaha… ada yg nungguin the Memoriez of Half Blood Vampire Chapter 4??

Sabar yaa… ekekekeke…

�Zn-l� ��� pt; mso-bidi-font-size:11.0pt;line-height:115%’>            “Masuk begitu saja? Dasar pabo yeoja” gumamku dan langsung menjalankan motorku

Jonghyun’s House

Aku merapikan buku-buku PR ku dan langsung menjatuhkan tubuhku di tempat tidurku ini. “Park Jae Ra, apa yang kau katakan tadi itu kenyataan?” gumamku. Sepertinya Jae Ra sedang tidak berbohong padaku. Aku melihat sorotan matanya, matanya berkata kalau yang dia katakan itu benar. Lalu apa yang harus kulakukan untuk sekolahku itu? Tepatnya kami, ya apa yang harus kami lakukan?

Seoul International Art School

Bel sekolah baru saja berbunyi, pelajaran Sastra akan segera dimulai. Aku mengambil buku-buku di tasku dan menaruhnya diatas meja. Tiba-tiba saja mataku beralih pada seorang seorang yeoja yang berada ditepi pintu kelasku. Dia terlihat sedang mengatur nafasnya dan tersenyum lega karena Lee songsaenim belum datang.

Dia berjalan ke tempat duduknya yang berada dibelakangku. Entah kenapa mataku tidak lepas darinya. Penampilannya hari ini sangat berbeda, ikatan rambutnya yang panjang terlihat rapi, dan dia memakai blazer sekolah layaknya murid-murid lain padahal setiap harinya tidak seperti itu. Mungkin dia sudak kapok dan mulai bertindak manis.

“Hey Jonghyun-ssi kenapa kau melihatku seperti itu?” kata Jae Ra dengan suara sedikit berteriak. Sepertinya dia tahu kalau aku memperhatikannya. Dengan rasa acuh aku membuang mukaku dan kembali berkelut dengan buku-buku Sastra ku diatas meja.

BRAK !!

Sepertinya Jae Ra menghempaskan tasnya keatas meja dengan kesal. Apakah dia kesal karena tingkahku? Aku kira dia akan berubah menjadi yeoja yang manis, tapi pikiranku salah, dia tetap saja kasar seperti itu. Sudahlah aku tidak peduli, buat apa aku memikirkannya.

Sudah hampir satu jam aku memperhatikan Lee songsaenim. Tapi aku tidak mengerti apa yang dia jelaskan sepenuhnya. Pikiranku tidak fokus dengan pelajaran, aku lebih memikirkan masalah sekolah yang kemarin kubicarakan dengan Jae Ra. Aku harus tahu apa yang terjadi sebenarnya. Kenapa wakil kepala sekolah menyembunyikan dokumen penggusuran itu? Apakah kabar itu dirahasiakan dari kepala sekolah? Kenapa sekolah ini harus digusur? Sekolah ini cukup berprestasi. Ah.. banyak sekali pertanyaan-pertanyaan diotakku, aku harus mencari tahu jawabannya. Apakah Jae Ra berfikir yang sama denganku?

“Baiklah anak-anak sampai disini pelajaran yang saya jelaskan. Ada yang ingin kalian tanyakan?” ucap Lee Songsaenim yang mengalihkan pikiranku.

Sebenarnya banyak sekali yang ingin aku tanyakan songsaenim, tapi sudahlah.. semangat belajarku hari ini sedang menurun.

“Oke saya pikir kalian sudah mengerti. Annyeong” salam Lee Songsaenim dan pergi meninggalkan kelas.

Seperti biasa setiap jam ganti pelajaran anak-anak kelasku mulai ramai. Dan ada sebuah suara yang memanggilku

“Jonghyun-ssi” panggil seorang yeoja dari belakangku.

“Ada apa?” kataku sambil menyender kekursiku tanpa membalikkan wajahku.

“Kita perlu membicarakan masalah kemarin” ucap Jae Ra dengan nada sedikit khawatir “Bagaimana kalau kita bolos pelajaran berikutnya untuk membicarakannya?” ucapnya polos dan membuatku kaget.

“Aku tidak mau bolos! Kau sendiri saja sana! Kita kan bisa membicarakannya sepulang sekolah” bentakku padanya. Aku melihat wajahnya yang datar.

“Bagaimana bisa aku membicarakan masalah tanpa ada lawan bicaranya?” gumamnya kecil  “Baiklah aku tunggu kau diruang musik sepulang sekolah” ucapnya mengalah. Dan ketika ku membalikkan tubuhku, aku sudah melihat songsaenim dimeja guru kelasku.

~TO BE CONTINUE~

mohon kritik dan saran dari semuanya J

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

5 thoughts on “I’ll Be There !!”

  1. Cm pengen nanya aja,
    itu koq nama jinki sm hyerin
    ada yg brubah jd yesung
    sm taeyon ya??
    Hmm.. author nya kurang teliti,
    tapi untuk jalan crita nya
    aku suka koq .. 🙂

  2. ini kayanya udah prnah dipost di fb ya chngu??
    hehe

    tpi critanya serem juga
    wkwkwk

    klanjutannya ditunggu ya ?

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s