You’re My Target (Will The War Be Over)

Tittle : You’re My Target(Will The War Be Over)

Cast : Lee Taemin,choi minh,soo hye

A.cast : Lee Jinki,Kim Key bum,kim jonghyun

Rating : pg13

Genre : action,life,friendship,romance,little angst

Author : Joanna

“yah aku menyukainya” jonghyun menarik soo hye ke dalam pelukannya.Taemin masih menatap aneh jonghyun.”hyung,jangan bercanda,ini hari yang panas” akhirnya dia mengucapkan sesuatu.

“siapa bilang aku bercanda,I’m serious Lee Taemin”

Soo hye melepaskan pelukan jonghyun dan tersenyum.

“kamsahamnida,tapi aku sudah menganggap kau oppaku” soo hye membungkuk dan menunjukan senyum mautnya yang dia pelajari dari minho.

Butuh waktu yang cuku singkat,taemin segera tersenyum kecil,dia masih ada harapan.

Dan jonghyun?Um..yah dia juga tersenyum,tersenyum pahit.

“gwenchana” jonghyun mengelus puncak kepala soo hye dan mengecup pipi soo hye,membuat sang yeoja mengeluarkan semburat merahnya.”untuk awal pertemanan” bisik jonghyun.Dia berbalik dan meninju pelan pundak taemin.”good luck” bisiknya dan benar benar pergi meninggalkan mereka berdua.

“em..kajja,kita ke kelas” ajak  taemin menarik pelan tangan soo hye.

“eh..ne”.

Mereka berjalan dalam diam,tak ada yang memulai satu topic apapun,sedangkan jarak ke kelas mereka masih cukup jauh.

‘kenapa kelasku jauh sekali sih!?’ gumam soo hye dalam hati.

‘ah,apa-apaan ini lee taemin?!Dasar namja payah kau!’

Dan yah,keduanya tidak sadar sama sekali,kalau tangan mereka masih bertautan.

“kalian habis dari mana?” dan ketika minho mengucapkan kalimat itu,mereka sadar dan melepaskan tangan mereka masing masing.

Soo hye merasakan pipinya panas.Dia menghindari tatap muka dengan minho dan taemin.

“kau kenapa soo hye?” minho duduk di sebelah soo hye,menatap rambutnya,karena dari tadi soo hye hanya menatap jendela.

“gwenchana” soo hye dapat melihat muka minho yang terpantul di cermin.Wajah minho yang terlihat aneh,dulu,minho sangat gendut dengan kepalanya yang botak. (bisa bayangkan?)

Dan sekarang,minho good look….rambut layernya,mengagumkan,dan killing smilenya.

Soo hye tersenyum sekilas dan membalikkan badannya ke minho yang masih setia menunggu soo hye.”kau kemana liburan musim panas ini?” tanyanya.

“entah,kau?sepertinya akan ada tour dari sekolah”

Soo hye mengangguk dan menatap taemin dari jauh,beruntung taemin tidak menyadarinya,dia sedang asik dengan temannya.

“kapan kau akan mengambil chip itu dari taemin?” minho menautkan alisnya,agak terkejut dengan pertanyaan soo hye.

“kau?”

“kenapa kau selalu bertanya balik sih?!” soo hye mengerucutkan bibirnya,dan lagi lagi entah sengaja atau tidak,dia menatap taemin lagi.

“kenapa kau menatapnya terus?” soo hye mengalihkan pandangannya dan menatap minho

“bukan urusanmu” jawab soo hye acuh dan membaca buku yang sembarang dia ambil.

“yeobo~~” soo hye menghentikan tatapannya dari buku itu dan menatap tajam minho

“apa!?Yeobo!?cih!” soo hye sebenarnya rindu,terlalu rindu…dan sekarang ada dua perasaan,antara kesal dan senang.

“ah~jujur saja,kau senang kan?” oke,untuk muka seperti minho jika seperti ini sangat tidak untuk dilihat.Soo hye hanya mencibir.

Seonsangnim menggeser pintu kelas dan berdehem,semua siswa kelas 11-2 berhamburan menempati kursi mereka.

“anak anak,sebentar lagi kita akan memasuki musim liburan,ada yang puny aide akan kemana?” Han Seonsangnim mulai menuliskan sesuatu.

Kemudian salah satu namja di kelas itu,yang di kenal sebagai penjilat keluarga lee mengangkat tangannya.”ya,jang woo?” Tanya seonsangnim

“bagaimana kalau kita ke villa keluarga taemin di pantai?”

Semua anak kelas yang mengetahui sifatnya,hanya menggerutu,jang woo seperti itu agar dia dengan mudah memanfaatkan taemin,sayangnya taemin yang sudah di didik menjadi mafia,yah..tidak akan tertipu.

“taemin ssi?” seonsangnim bertanya balik.

“terserahlah” jawabnya singkat.Dan bukan artinya dia membuka kesempatan pada jang woo.

“oke,siapa yang tidak setuju?” seonsangnim mengedarkan pandangannya dan berhenti pada satu titik.”kenapa soo hye?” tanyanya.

“Aku mau ke pantai,tapi tidak di villa taemin ssi” semua menatap heran soo hye.Bahkan taemin juga menatap heran yeoja yang duduk di sebelahnya.

“wae?” Tanya taemin dingin.Sebenarnya taemin lebih mempertanyakan soal soo hye memanggilnya dengan embel embel ssi,mereka cukup dekat,’sudah kencan pula!’ gerutu taemin.

“yah..aku hanya tidak mau saja..tapi kalau yang lain setuju,silahkan”

‘aku tidak akan ikut’ lanjutnya dalam hati.

**

“kenapa kau tidak ikut?” soo hye mengalihkan tatapannya pada jendela bus dan menatap minho yang memang sedang menatapnya.

“kau?ikut tidak?” Tanya balik soo hye.

“tidak”

Kemudian mereka hanya saling memandang.

“kau tahu kan biasanya kalau kita musim panas kemana?” soo hye memamerkan sederet gigi putihnya.Minho tersenyum dan mengangguk.”jadi musim panas ini kita ‘kesana’?”

Soo hye mengangguk mantap “berdua?” Tanya minho lagi.Dan soo hye tersenyum seolah berkata ‘ya’.Keduanya kemudian saling menatap,berharap mereka akan seperti dulu lagi,dan harapan itu sia sia.

“Minho,,apa kau tega membunuh taemin?”

“aku sudah membunuh banyak orang,biasa saja”

“haah~~dasar oppa egois!” gumam soo hye yang bisa di dengar minho.

“oppa?”

“eh,ani ani..tapi yang kudengar,’chip’ akan berhasil di lepas kalau terbunuh kan?”

Minho mengangguk. “itu artinya,taemin juga harus…” soo hye tidak melanjutkan kaliamatnya,dia menunduk menahan tangisnya.Minho mengerutkan alisnya.”tapi soo hye,aku masih tidak mengerti,kalau aku tembak taemin,harusnya dia bangun lagi kan?dia kan punya chip itu”.

“iya sih…tapi chip itukan seperti obat,perlu waktu yang lama untuk bekerja,jadi kita harus bisa ambil chip itu dalam waktu 25 menit,ya sekitar itu yang kutahu”

Soo hye lagi lagi menunduk.”kau ..serius ingin membunuh taemin?” tanyanya tidak menatap minho.

“kau menyukai taemin?”.Soo hye masih tetap diam.

“kenapa kau tidak membiarkan dia mati di tanganku?” Tanya minho lagi.

Soo hye menatap wajah minho

-Soo hye POV-

“kenapa kau tidak membiarkan dia mati di tanganku?” aku menatap muka minho yang terlihat menyeramkan,berbeda dari tadi yang membicarakan soal liburan.Akh kenapa ya aku?Tadi aku membenci taemin,kenapa sekarang aku tidak mau taemin terbunuh?Padahal aku tega membunuh appanya.Maksudnya appa angkatku.

Ya!Soo hye pabo!!

“minho,mian,aku mau turun” aku melewatinya dan turun tepat di depan halte.Aku harus berjalan sedikit agar sampai ke rumah.Aku memencet sederet tombol pengaman rumah (maaf author norak,gak tahu namanya apa)

Begitu memasuki rumah,seperti biasanya sepi,hening,oppa pasti sedang di basement.Melakukan hal gila,dan akan berhenti saat percobaannya gagal.

CRAK

Ukh,apa ini lengket..aku menatap kakiku,DARAH!?

Aniyo!Apa ini?!Ya Tuhan…jangan sampai dugaanku salah!

Aku menuruni tangga basement,bau darah meresap ke hidungku.Tuhan,aku memang tidak bisa di maafkan,tapi..kumohon..jangan sampai…

“JINKI OPPA!!!!!?????”

Aku berlutut dan memeluknya,meski darah merah itu menempel pada tubuhku

“ANDWAEEEE!!!” aku memeluknya semakin erat,kemudian aku baru menyadari,di samping tempat jinki oppa berbaring,ada tulisan yang terbuat dari darahnya,menempel pada lantai keramik berwarna putih ini.

‘Han Hye Wook’?!

Sial!Damn!!!

Aku tahu,dia pasti selalu berhasil!Tangan kanan yang menggantikan kim shin itu sudah keterlaluan!Liat saja,aku akan membalasnya,ya…membalasnya ha!

**

Soo hye menepuk kedua tangannya yang merah,lecet.Dia tersenyum,bangga akan pekerjaanya.Kemudian soo hye menatap ukiran yang dia buat sendiri.

“oppa,,semoga kau tenang” dia mencium nisan itu dengan lembut,membiarkan air mata yang sudah bertahun tahun tidak turun,dan akhirnya air mata itu turun untuk seorang ‘Lee JinKi’ oppa angkatnya.Kemudian dengan cepat dia menghapus air matanya dan tersenyum pahit.

DRT DRT DRT

Soo hye menatap layar ponselnya.’yeobo minho’.Lihat?Mereka berdua sebenarnya saling mengharapkan.Tapi mereka terikat dengan Peraturan mereka.”yoboseyo?” suara soo hye terdengar serak.

‘kau tidak apa apa?suaramu serak’

“ahaha..gwencahana”

‘oh ya,aku sudah menelpon bagian penginapan,aku sudah memesan tempat’

Ne..tapi aku sepertinya harus tetap tinggal di rumah,sorry”

‘waeyo?aku merindukan ‘sunshine’,kau tidak merindukannya?’

“aku merindukannya minho,sangat,tapi aku harus menyelesaikan misiku,aku harus bertemu namja yang bernama ki bum itu”

‘yeah,kau tahu,meskipun aku juga anak angkat,tapi aku tidak pernah bertemu key,katanya dia melarikan diri,meskipun begitu,kim shin tetap mendanai keperluannya.Hanya key selalu menolaknya,apa kau dan kelompokmu tidak mempunyai data,seperti alamat atau nomor ponselnya?’

“tidak,dia kan menghilang,sejak kim shin tahu soal chip itu”

‘ne,ya sudah,aku juga akan mencari,good luck’

“yeah,sorry untuk rencana liburannya ya”

‘it’s ok’

Soo hye tersenyum menatap ponselnya.Dia,setidaknya,ada pengiburan.Ada seseorang yang masih bisa di ajak bicara,meski bukan menceritakan soal kesedihannya.

‘ya,aku akan mengakhiri semuanya’

**

Minho menatap hye wook dengan tajam.

“jadi kau membunuh salah satu keluarga lee lagi?” Tanya minho ketus.Meskipun dia dan hye wook terpaut 3 tahun,tak akan mau minho memanggilnya noona.Hye wook terlalu obsesi mencari chip itu.”yeah,wae?kau keberatan?”

“kau keterlaluan hye wook”.

“salahnya!Dia tetap pada pendiriannya menyimpan chip itu,dia bilang ada pada salah satu anggota mafia kita,tapi kita sudah pernah hampir membahayakan mafia kita dengan membunuh mereka kan?lalu kita rontgen semua jantung,tapi tetap saja tidak ada kan?!”

Hye wook menyalakan rokoknya dan meniup asapnya tepat di wajah minho.

“shoot!Kurang cukup apa?chip yang ada di tubuh taemin sudah cukup kan?”

Hye wook tersenyum dan berjalan,mengambil botol wiskhy nya dan menegak nya.

“chip satu lagi berbeda minho,chip itu bukan menunda kematian dua kali,chip itu abadi minho,heh,lalu kita perbanyak,dan yah kita akan kaya!Kau bodoh minho!Masa begitu saja belum paham”.Minho menatap punggung hye wook,seolah meminta penjelasan lebih lanjut.Dan hye wook mengerti,merasakan tatapan tajam yang menusuk punggungnya.

“kau tahu jinki dan key bastard itu membuat dua chip yang berbeda,chip abadi itu tidak bisa di lepaskan dengan hanya membunuh,orang yang menyimpan chip itu harus di jatuhkan dari gedung pencakar langit,di tembak dengan shot gun,kemudian di masukan ke pendingin yang setara dengan kutub utara,seperti itu,tapi aku yakin,orang yang memakai chip itu masih hidup,,ah,bagaimana kalau di cincang menjadi 7 bagian?mm..12?” gumam hye wook masih terkekeh pelan.”dan akan sangat bodoh jika jinki menyimpan chip itu di tubuh salah satu keluarganya,dia sudah cukup bodoh,membiarkan key memasangkan chip itu pada taemin”

Hye Wook kembali menegak wiskhy nya dan mennggalkan minho yang masih tercengang.Sebegitu hebatkah efek chip itu?

Dan otaknya terus bekerja,menerka setiap kata kata hye wook.Siapa yang menyimpan chip itu?Dan Minho menelan ludahnya ketika satu nama terlintas pada otkanya ‘Soo Hye’

**

Soo Hye memasuki kamar jinki yang tidak pernah di sentuhnya sampai sekarang.Waktu dulu dia mencoba masuk,namun gagal,jinki malah menggendongnya dan menaruhnya di basemant.”hem” soo hye menunjukan senyum pahitnya,air matanya hampir turun lagi.

“mian oppa…”

Dia menatap ruangan yang di dominasi putih gading dan hijau emerald.Sangat nyaman,soo hye mberjalan pelan,dia duduk di ranjang putih yang besar itu,menatap frame photo,dirinya dan jinki yang baru pertama kali bertemu.Mereka banyak kecocokan,atau jinki yang mencocokan dirinya dengan soo hye,entahlah,tapi soo hye cukup dan sangat nyaman.

Kemudian soo hye membuka laci kecil itu perlahan,membongkarnya.Dia mengambil buku jurnal jinki dan membacanya satu persatu,halaman demi halaman.Dirinya merasa sakit ketika mengetahui jinki juga di paksa menjadi mafia dan di..semacam di siksa.

Kemudian soo hye menutup jurnalnya dan mengambil foto jinki dengan seorang namja dengan potongan poni miring.

“nugu?” gumamnya.Dia membalik fotonya .

Kim Ki Bum-Key

Akan berhasil,HWAITING!

Soo hye mengeluh.

“kenapa tidak di tulis alamatnya sih?!”

Dia menepuk keningnya.”kenapa aku tidak lihat di ponsel oppa saja?Pabo” soo hye berlari kecil ke meja ruang tamu.Menggenggam ponsel oppanya dengan penuh harap.

Enter The Password :

Dan lagi lagi soo hye menggerutu kesal.Ada empat angka,katanya kalau di urutkan butuh waktu delapan jam ya?hwe?aigo….masa..” soo hye menatap ponsel jinki dengan pasrah seolah berkata ‘aku ikuti permainanmu oppa’

“0000,,,0001…0002…oke aku bosan,pakai cara logis saja..tanggal lahir..1214…bukan,1412..aish,bukan juga” soo hye kemudian tertawa kecil.

“mungkin tanggal lahirku,kekeke~~coba ah…2609(ini mah tanggal lahir author) eh bukan ya?taemin?1807….bukan!Akh!!”

Soo hye menggaruk kepalanya dan berbaring di sofa menatap ponsel jinki.

“coba pikirkan,jinki oppa suka Leonardo..berarti 1452 ya…bukan….atau meninggal..1519…last supper(Jamuan terakhir)?atau bagan manusia?atau mona lisa?ukh….coba saja deh” dia mengetikkan angka ‘1495’ karya agung Da Vinci,jamuan terakhir jesus sebelum dirinya di salib.

“lloh?!Kenapa tidak ada reaksi?ish!mandi saja dulu” soo hye meletakkan ponsel jinki dan masuk ke kamar mandi.

Setelahnya ponsel jinki menyala dan tertampang wallpaper jinki dengan soo hye.

DRT DRT

1 message from : Key Bum

“ah segar nya” soo hye menegak coca colanya dan duduk di sofa,menatap ponsel jinki tidak percaya.

“berhasil?!yey!~~” dia menari nari kecil dan membuka message

“key?!kebetulan sekali…” dia dengan cepat membacanya

Jinki~kemana saja kau!?Bagaimana adikmu?Baik baik saja?Ke apartemen.Temukan cara mengambil chip tanpa terbunuh

Soo hye mengingat ingat bagaimana cara penulisan jinki.Setiap orang pasti punya cara yang beda untuk menulis e-mail dan semacamnya

Ne,adikku baik.Aku lupa,kau tahu kan aku payah dalam ingatan.Kk~~jeongmal?good key

Dan tak lama balasan yang di nanti

Seperti biasa,payah!Apartemen di seberang gedung Seunggwa,bye

Soo hye berlari kecil mengambil kunci mobil  oppanya.

Saat di garasi,melihat perbedaan mobil buggati veyronnya dan Koenigsegg Trevita oppanya membuat dirinya takut,jika nanti dia mengendarai dengan kecepatan penuh dan tertabrak sesuatu,bukan dirinya yang dia khawatirkan,tapi mobil oppanya yang akan rusak.Oppanya menabung lama untuk US$.2,21 juta.Meskipun kecil kemungkinan akan seperti itu.

Dia membuka lamboo door dan memasuki mobil itu,menatap touch pad parking dengan khawatir.Dan menyentuh layar pelan.Mengeluarkan mobil itu dari garasi.

Dia sebenarnya ingin menaiki buggati nya,sayangnya plat mobil itu sudah tercatat oleh kelompok mafia kim shin.

Ding diggi diggi ding

“ne?soo hye!” soo hye tersenyum kecut menatap layar intercom dan melambai

“urusan darurat”

Pintu terbuka dengan cepat key menarik masuk.

Soo hye sekarang ini sedang duduk di ruang tengah memegang mug pink dengan aksen malaikat.Menyeruput susu coklat dingin dengan pelan.Saat pertama kali bertemu key,tanggapannya adalah : manly dan tegar

Sekarang dia sedang duduk di sofa berselimut warna pink pastel.Kakinya meginjak lembut karpet bulu berwarna pink carnation.Soo hye menatap ruangan yang seluruhnya di dominasi pink.

“mana jinki?aku kan menyuruhnya kesini”

“o..oppa..” soo hye menunduk,kemungkinan dia akan menangis lagi.

“oppa..baru saja kemarin di bunuh tangan kanan kim shin,hye wook”

“cih,b*tch itu memang terlalu berobsesi,gila!Sabar ya..aku tahu kau kuat!” key mengelus punggung tangan soo hye pelan.

“ne,aku tahu,gomawo oppa..”

“maafkan aku,karena aku,salahku~~”

Soo hye melepaskan tangannya dari genggaman key.

“beritahu dulu,dimana chip kedua di simpan?”

Key menelan ludahnya,umur soo hye sudah 17 tahun,dan dia patut tahu semuanya.

Soo hye mengerjapkn matanya dan menguatkan cengkaramannya pada gagang mug.

Dia tahu sekarang kenapa jinki bersikeras tidak memberitahunya soal chip kedua.Dia selalu melindungi soo hye,tanpa soo hye sadari.

“aku siap sekarang” setelah mereka berdiam diri dalam pikiran masing masing.

“siap untuk apa?”

“untuk di jatuhkan dari gedung pencakar langit,di cincang mnjadi berbelas belas bagian,siap di bekukan…”

“whoa whoa,lady aku tidak bicara seperti itu”

“ukh..tapi..”

“lebih baik kau memanfaatkan liburan musim panasmu dan menenangkan pikiranmu,sementara aku berusaha mencari cara supaya tidak membunuh mu hanya untuk mengambil chip itu.” Key mendorong pelan tubuh soo hye,menggiringnya keluar apartemen.

Soo hye mengirim e-mail untuk minho

Aku tunggu di depan gedung seunggwa,kita akan bertemu sunshine,aku ajak taemin

Kemudian dia menelpon taemin

“yoboseo,taemin,bagaimana rencana liburan musim panasmu?”

memang kenapa?’

“aku akan mengajakmu ke tempat biasa aku menghabiskan liburan,kau mau ikut?”

‘biar kutebak,dengan minho?’

“sayangnya iya”

‘boleh’

“jeongmal?oke aku tunggu di depan gedung seunggwa,bye”

Soo hye menatap mobil minho

“kau pakai mobil ini?!”

“memang kenapa?”

Soo hye menggeleng,dia terus saja menatap mobil Lamborghini Reventon berwarna silver metalik yang mencolok

“kita akan liburan choi minho!Bukan ke arena balap!”

“ish,lihat saja,kau bahkan membawa mobil termahal di dunia!Apa itu tidak lebih mencolok!?” baru saja mereka bertengkar,deru mobil berhenti di depan mereka.

Taemin keluar dari mobil Ferarri Enzo nya.Soo hye dan minho membulatkan mata mereka

“taemin,kita kan ke pantai,,bukan ke arena balap mobil,mobilmu itu memang boleh di jalankan di jalan umum?”

“heh,minho saja membawa Lamborghini nya,biarkan aku bersenang senang dengan blue metallic ku” taemin menunjuk mobilnya yang memang berwarna blue metallic.

Dan deru mesin yang berat memenuhi jalannan seoul-daegu.

Mereka berhenti di rumah adat korea yang masih terawat baik.

“ini dimana?” taemin mengambil tas kulit nya dan dan berjalan pelan.

Soo hye mengeluarkan chanel bag diamond forevernya dan membuka gerbangnya perlahan.

Minho menatap tas soo hye.

“soo hye,jika saja kau bukan orang yang kukenal,aku akan mengambil chanel bagmu dan menjualnya,aku akan kaya,hahaha” guraunya.

Soo hye hanya memutar bola matanya dan berjalan

“sunshine!Kami datang!” teriaknya

“hwe?memang ada yang tinggal?” Tanya taemin memastikan.

Soo hye dan minho mengangguk,keluarlah yeoja muda dengan kursi rodanya.Umurnya sekitar 25 tahunan

“ah,,aku kangen,,kalian sudah besar,terakhir soo hye datang umur 14 kan?,dan kau choi minho,sekarang kau kurus,nappuen namja,aku melihatmu hanya saat umur 9 tahun,ah kangen…” kata yeoja itu panjang lebar.

“nuguseyo?” taemin berbisik pada soo hye.

“dia yeoja yang aku dan minho temukan di pinggir pantai,dia lupa ingatan,karena senyumnya seperti matahari kami namai sunshine,yah aku setiap minggu mengiriminya uang”

Taemin hanya mengangguk.

“ayo,sudah kubuatkan jangjangmyeon dan toppoki panggang”

“eh?panas panas begini?” protes taemin

“haish!Maafkan temanku ya sunshine”

“kenapa kau tidak memanggilnya unnie?” taemin melepas sepatunya dan berjalan di lorong yang bersih

“dia tidak mau”.

“aku mau ke pantai” seru soo hye setelah menyelesaikan makannya dan Sunday choco nya.

“kau ikut minho?” Tanya soo hye.Minho hanya menggeleng dan membantu membereskan piring piring.”taemin?” taemin bangkit dan mengangguk.

“jangan lupa bawa jaket,sore hari pantai dingin” saran sunshine.

Mereka berjalan pelan,matahari mulai terlihat dari jalanan setapak.

“kenapa kau tidak pakai nama korea sih?sunshine,aneh” protes taemin.

“dia cukup suka dengan nama itu” soo hye menggali gali pasir putih.

“lihat,mataharinya sebentar lagi tenggelam” taemin menunjuk ke arah laut”

“waaah~~indah…aku rindu pemandangan ini”

Taemin menatap wajah soo hye yang berseri seri.Jauh dari pandangan mematikan yang biasa soo hye tunjukkan.Taemin merasakan jantung nya berdenyut keras lagi.Rasa sakit itu kembali menyerang,tapi taemin membiarkannya karena dia tahu,itu reaksi jantung yang sedang jatuh cinta (ukh bahasanya).

“soo hye,boleh aku Tanya sesuatu?”

“silahkan” soo hye merapatkan jaketnya,agak mulai dingin.

“kenapa kau membunuh appaku?bukankah kau salah satu bagian dari mafia appaku?”

Soo hye membulatkan matanya dan menatap ragu taemin.Taemin hanya menatap balik soo hye dengan tenang.

“aku,aku…sebenarnya aku mengkhianati appamu,oke kau boleh membenciku,oh ya..o..oppa..maksudku kakakmu me..meninggal tadi siang”

Taemin mengerenyitkan dahinya.

“ani,aku tidak bertanya soal hyung,peduli apa,aku bertanya soal appaku”

Dan soo hye menangis kencang.

“hwaa~~Bagaimana bisa…hh..kalian..hik..saudara..hwee kandung kan?” soo hye masih saja menangis,taemin menunduk

“mian” taemin menjatuhkan badan soo hye ke pelukannya,dia terus membsikkan kata ‘mian’ di telinga soo hye,dia cukup sakit,hatinya rasanya akan pecah mendengar tangisan soo hye.

“ceritakan padaku,semuanya…” taemin berbisik di telinga soo hye

**

“bagaimana sekolah kalian?”

“baik”

“kenapa kau tidak ikut ke pantai?”

“biarkan mereka menyelesaikan urusan mereka”

“loh?namja itu namchingu soo hye?bukannya kalian berdua ‘suami istri’” sunshine tertawa kecil.

“itu kan waktu kami masih kecil,sekarang dia harus menentukan siapa yang akan jadi suami sesungguhnya” minho menatap jendela,dirinya merasa kesal saat mengatakan hal itu.Dia masih menyukai soo hye.Sangat.

“itu artinya kau masih berharap kan?”

Minho mengangguk pelan.Sunshine menepuk pundak minho.

“lalu bagaimana sekolahmu?”

“lumayan,aku selalu pindah sekolah sih,sejak aku di asuh..”

“oh…” sunshine tersenyum lagi.

“susul mereka” suruhnya,minho menatap sunshine dengan ragu dan akhirnya bangkit menuju pantai.

**

Taemin mengangguk.

“aku mengerti”

“ka..kau tidak takut?” Tanya soo hye hati hati

“untuk apa?”

“kemungkinan kau akan di bunuh oleh aku atau minho”

Taemin tertawa kecil

“aku pasti akan mati soo hye,hanya saja mungkin dengan cara yang tragis,tapi siapa yang tahu?dan aku tidak takut jika aku di bunuh oleh temanku atau orang yang kusukai”

Soo hye mengangguk sambil mencerna kata kata taemin

“eh?orang yang kau sukai?” taemin tersenyum dan mengangguk,berharap soo hye sadar akan perasaannya.”kau menyukai ..minho?” Tanya soo hye polos.Soalnya dia merasa kalau dia dan taemin hanya teman.

Taemin hanya tertawa.”aku menyukaimu soo hye,saranghae”

Dan ucapan itu di iringi desiran ombak malam.

Soo hye menguatkan genggamannya pada jaket nya.

Dia kali ini merasa pendengarannya baik baik saja.

Taemin mendekatkan wajahnya,lebih tepatnya bibirnya ,dan dengan pasti bibirnya menempel pada bibir soo hye yang dingin karena udara malam.Anehnya soo hye tidak memberikan reaksi apapun,entah itu melawan atau membalas lumatan bibir tipis taemin.

Dan sekali lagi,namja ini,minho,kembali sakit hati.Setelah dia melihat taemin dan soo hye bermain di pantai,seperti sepasang kekasih.Sekarang mereka berdua malah berciuman layaknya sepasang kekasih.Minho berharap soo hye memberontak,tapi tidak,soo hye hanya memejamkan matanya.Entah setan apa yang merasukinya,dia berjalan cepat,menarik kerah jaket taemin dan meninju pipi taemin.

“gyaa!Choi Minho!!” soo hye menampar pipi minho dan berlari menuju taemin yang masih duduk di tanah.”oh jadi kau membelanya?” minho tersenyum kecut.

“bukan begi-“

“lalu kenapa kau malah membiarkannya merebut first kissmu!!KENAPA?!!”

Soo hye menatap minho sedih,dia mengangkat taemin dan membiarkannya di pantai,seoarang diri.

**

“kalian kenapa sih?” sunshine menaruh mangkuk yang berisi nasi di hadapan minho

Pagi ini,karena kejadian tadi malam,mereka minho soo hye dan taemin hanya berdiam diri.

“harusnya kalian kan menikmati liburan musim panas yang  tinggal beberapa minggu ini..”

Semua hanya saling menatap dan tidak bisa berkata apa apa.

Masih dalam diam.

“baikan” suruh sunshine tegas

“cepat!” katanya lagi

Minho menatap taemin yang memang duduknya berhadapan.

“mian” katanya dingin

“gwencahana” jawab taemin tidak kalah dinginnya.

**

“uwaaaa~~tempat rahasia kita masih terjaga dengan baik minho”

Hari ini,sore hari seperti biasanya (karena sore sepi pengunjung dan cukup dingin)

Soo hye ke pantai menikmati masa kecilnya yang dulu dia lupakan.Bersama minho.

Taemin yang masih marah dengan minho hanya beralasan bahwa dia harus pulang.

“ne”

“ah lihat,celemek nya masih ada” soo hye mengenang saat dia menjadi pelayan dan minho menjadi pelanggan,lalu soo hye akan  membuat kue dari pasir.

“aku masih ingat,karena kue buatanku terlihat menggiurkan,kau makan kue pasir itu dank au sakit perut selama tiga hari..hahahahahaha….” soo hye mengelus perutnya,membayangkan minho gendut dan botak bertingkah seperti itu

“kau menyebalkan!cih,itukan saat aku masih polos!”

“lalu?sekarang kau sudah tidak polos maksudmu?!” soo hye menyeka air mata yang keluar akibat tawa meledaknya.

“iya!Buktinya aku bisa menyukaimu kok!” itu tanda rasa cinta dari seorang minho yang menjaga kharismanya.

Soo hye berhenti tertawa,dua kali berturut turut…dan jika dia menerima minho,mantan suaminya saat kecil….

Minho mengambil tangan soo hye dan menyematkan benda berkilau yang biasa di pakai untuk ikatan seorang pria dan wanita.

“i..ini..kan..internally..flawless…choi minho..” soo hye mengangkat kepalanya dan menatap wajah minho yang samar karena hari sudah hampir malam.

“ne,aku menabung cukup lama untuk cincin itu..so..will you marry me?soo hye?”

Soo Hye menegak ludahnya,jikan dia menerima minho,akankah perang dua kelompok mafia itu akan berakhir?

Tbc

Hohoho,,satu lagi tamat..aku tadinya pengen namatin sekarang,tapi ini ff tuh ngebosenin dan pasti capek bacanya,jadi ya aku bikin bersambung.

Karena aku pernah coba kirim gambar gak bisa,jadi kalo mau tau cari di google image untuk ini ya:

-Cincin Internally Flawless

– Koenigsegg Trevita

-Buggati Veyron (kayaknya ini pada dah kenal)

– Lamborghini Reventon (kayaknya ini juga)

-Ferarri Enzo

-Chanel Bag Diamond Forever

Ini Cuma saran ya,klo kalian penasaran,klo gak di cari juga gak papa *wave* bye bye

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

5 thoughts on “You’re My Target (Will The War Be Over)”

  1. uwweeee si onew mati,
    kalo jdi soo hye bkalan bingung tuh milih yg mana minho or taem??
    next part tamat y?? kalo gtu next part cepet ya abis nya udah pnsaran sama end nya, n spa yg bklan d’plih soo hye..^^!
    mdah2an gg ada korban laennya yg blkan mati.. 🙂

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s