Shinee’s Key Love Scandal- Part 8 (END)

Shinee’s Key Love Scandal- Part 8-end

*My very first FF ,Terinspirasi dari Summer in Seoul – Ilana Tan. Tapiceritanyatentunyaberbeda*

Author: Park Harin

Main Cast: Key, Park Harin, Shin Woo Hyun, Park Han Byul, Jung Yong Joo

Other cast: SHINee member, Kim Hyun Shin

Genre: Fluff,Romantic

*****

Harin POV

Hari pertama ku libur dari segala tugas di kampusku.

Tentunya tidak dengan kerjaanku. Ingat? Aku masih bekerja untuk Mr. Han.

Sekarang aku sedang dalam perjalanan menuju apartement hanbyul. Dia tiba-tiba menelpon ku dan memintaku menemaninya ke suatu acara. Entahlah.

Sesampainya, aku menekan bel apartement hanbyul.

“Harin masuk saja tidak kukunci pintu nya” teriak hanbyul dari dalam apartemennya tak lama setelah aku menekan bel. Lalu, kubuka pintu apartemennya itu.

“akhirnya kau datang harin-ah! Ayo sini bantu aku membuat lunch box!” teriaknya lagi dari ruang tengah lalu berjalan kearah dapur.

Begitu aku sampai, aku menghampirinya yang sedang membuat berbagai jenis makanan dan sedang menatanya dalam lunch box.

“ini untuk apa han byul?” tanyaku begitu dia menyerahkan celemek padaku.

“untuk member SHINee. Kau temanku yang baik kan? Kalau begitu ayo bantu aku, dan buatkan satu buat namja chingumu.”

“eh? Aku tidak punya Namja chingu. Sebentar, Maksudmu memberinya gimana? Tidak perlu, kurasa mereka punya uang untuk makan.”

“aish. Park harin. Walaupun hanya berpura-pura setidaknya bersikap baiklah padanya. Kau tidak perlu dingin begitu seperti dengan laki-laki lain. Sudah jangan banyak omong, lebih baik kau bikin satu untuk namja chingumu, kita akan ke SBS. Mereka hari ini ada shooting disana!.”

“kau gila? Bagaimana cara memberinya?” dia tersenyum licik. Sangat licik.

“kau yeojachingunya bukan? tentunya dengan mudahnya kita bisa memberinya pada mereka”

Aish. Park hanbyul

****

Aku dan Hanbyul akhirnya sampai ditempat shooting shinee, SBS building. Aku tidak tahu angin apa yang membawaku kesini. Astaga, aku sudah gila.

“Ya! harin kurasa itu studionya! Pasti shinee sudah ada disini. Bagaimana? Cepat telepon!” aku merogoh tas-ku lalu mencari kontak key di handphone ku.

Astaga aku lupa dimana meletakan handphoneku. Apa tertinggal di apartement? Astaga. Mungkin tertinggal di atas televisi sewaktu Hanbyul menelpon tadi?

“kurasa kita mendapat sedikit masalah” ucapku setelah membongkar isi tas jinjingku.

“apa? dia tidak mau mengangkatnya?”

“tidak, handphone-ku ketinggalan.”

“Astaga, kau tidak mengingat nomornya sama sekali? Coba ingat 010 lalu berapa?”

“Aku sama sekali tidak pernah menghapal nomornya” jawabku sambil menunduk.

“Sudah kuduga, kau yeojachingu yang buruk. Harusnya aku saja yang jadi yeojachingu-nya Key oppa!”

“Harin noona?”

Aku menengok, sebuah suara memanggilku ditengah perseteruan bodoh dengan hanbyul ini.

“Benar Harin noona!” kata taemin dengan wajah cerianya

“Kau kenapa disini sendiri?” tanyaku

“Aku telat jadi baru menyusul hyung yang lain. Noona sendiri?”

Aku menengok kearah hanbyul. Terlihat guratan-guratan disekitar mulutnya yang tak lain, senyum liciknya.

“aku mau melihat shooting kalian” jawabku lalu sedikit menunduk. Malu.

“Noona kenapa tidak masuk studio? Aish noona, aku benaran sudah telat. Bagaimana kalau noona ikut denganku. Menunggu kami di waiting room saja.” Ajaknya lalu menarik tanganku.

“tunggu! Tapi aku bawa teman” ucapku pada taemin.

“Ajak temanmu saja noona, kkaja!”

****

Hanbyul POV

Sudah sekitar 2 jam aku dan harin menunggu di waiting room bersama coordi-coordi shinee.  Kata unnie coordi, acaranya akan selesai sebentar lagi. Kulihat harin disampingku yang ternyata sudah terlelap.

Astaga, sungguh beruntung nasib putri tidur ini. tapi sungguh malang nasib key oppa.

Tapi entah, setelah adanya gossip-gossip antara key oppa dan harin, sikapnya perlahan berubah. Dulu aku ingat sekali, saat masih bersama woohyun sunbae, tidak pernah berhenti tersenyum. Mulai saat dia tahu Woohyun sunbae selingkuh, jarang sekali kulihat senyum di wajahnya. Begitulah, maka aku benci woohyun sunbae.

KLEK!

Pintu ruang tunggu terbuka.

Ya tuhan, benaran member SHINee!

Mereka terlihat kaget dengan keberadaanku. Kulihat hanya ada minho oppa, jonghyun oppa dan onew oppa disana.

Mereka menghampiriku. astaga, seperti mimpi.

“o! Kau temannya harin bukan? harin tertidur menunggu key ya?” tanya onew oppa dengan sedikit berbisik, seperti takut membangunkan harin.

“N..ne.. oppa” jawabku agak sedikit terbata-bata.

Tak lama, pintu ruang tunggu kembali terbuka, kali ini Key oppa dan taemin yang baru masuk.

Ya, tentu Key oppa sudah tidak kaget dengan keberadaanku dan harin, karna nampaknya taemin sudah memberi tahu terlebih dahulu. Wajah key oppa jelas terlihat senang, namun ada sedikit ekspresi khawatir pada wajahnya.

Aku cepat-cepat membangunkan harin yang sedang tertidur di pundakku. Namun key oppa menahanku.

“sst. Biarkan dia tidur. “ katanya lalu berjalan dan duduk di sofa sebelah harin, lalu meletakkan kepala harin dipundaknya.

Aish. Apa pasangan ini benar-benar sedang berpura-pura?

Member shinee dan aku yang tau keadaan langsung keluar dari ruangan ini.

“chingunya Harin mau pulang? Diantar dengan kami saja bagaimana? kami tidak ada schedule setelah ini” ucap minho oppa.

Karena Harin, Aku benar benar beruntung hari ini.

****

Key POV

Aku langsung berlari kearah waiting room begitu acara selesai. Saat break, taemin memberi tahu ada harin dan kawannya disini. Aku jelas tidak percaya, tapi apa yang kulihat sekarang cukup membuatku puas.

Dan sekarang, gadis ini sedang tertidur dipundakku.

Kupandangi wajah nya yang sedang tidur, agak lama. Wajahnya terlihat berbeda dengan yang kulihat biasanya. Maksudku, dia terlihat lebih tentram saat tertidur. Tidak seperti sehari-hari dengan sikap dinginnya.

Tak lama kemudian, matanya bergerak perlahan, lalu terbuka. Dia terduduk lalu menatapku. Aku hanya bisa tersenyum memandangnya.

“berapa lama aku tertidur dan dimana hanbyul?” tanyanya begitu 100% tersadar.

“sekitar 1 jam yang lalu. Temanmu sudah diantar pulang, kau tenang saja” jawabku. Kulihat dia beranjak membereskan diri lalu mengambil tas-nya.

“kau mau kemana?” tanyaku lalu menariknya duduk.

“tentu saja pulang, “ jawabnya sekenanya.

“ya! kenapa tadi kucoba menghubungi mu tidak bisa?”

“Handphone-ku tertinggal di apartement sepertinya”

“omong-omong, untuk apa kau kesini? Tidak seperti biasanya” tanyaku penasaran.

Tak lama, dia mengeluarkan bungkusan , lunch box sepertinya?

“membawa ini untukmu dan member shinee yang lain.” Ucapnya sambil menyerahkan bungkusan itu. Benar dugaanku, isinya lunch box.

“bukan aku yang mau membawanya, hanbyul yang menyuruhku. Kau jangan salah sangka dulu” lanjutnya.

“segitu bencinya kah kau denganku harin?”

****

Harin POV

Aku terbangun dari tidurku dan menyadari sesuatu. Aku tertidur dipundaknya, Dipundak Key.

“berapa lama aku tertidur dan dimana hanbyul?” tanyaku begitu benar-benar tersadar dari tidurku.

“sekitar 1 jam yang lalu. Temanmu sudah diantar pulang, kau tenang saja” jawabnya tenang, sementara aku membereskan diri (?) lalu beranjak pergi.

Baru saja aku melangkahkan kaki-ku pergi, tangannya menarikku sehingga aku kembali terduduk di sebelahnya.

“kau mau kemana?”

“tentu saja pulang, “ jawabku singkat.

“ya! kenapa tadi kucoba menghubungi mu tidak bisa?”

“Handphone-ku tertinggal di apartement sepertinya”

“omong-omong, untuk apa kau kesini? Tidak seperti biasanya” tanyanya penasaran sambil tersenyum penuh harap

Mataku bergerak mengelilingi ruangan mencari bungkusan berisi lunch box yang kubawa, ternyata hanbyul tidak membawanya pulang.

“membawa ini untukmu dan member shinee yang lain.” Ucapku sambil memberikan lunch box itu. Dia terlihat senang , terlihat sekali dari senyumannya.

“bukan aku yang mau membawanya, hanbyul yang menyuruhku. Kau jangan salah sangka dulu” lanjutku lagi.

Sejujurnya, tidak ada pikiran sebelumnya untuk mengucapkan kata-kata itu. Kata-kata itu keluar begitu saja dari mulutku. Dia memandangiku lama, senyum diwajahnya hilang , ekspresi serius muncul diwajahnya. Dan entah sejak kapan aku bisa membaca ekspresi orang.

“segitu bencinya kah kau denganku harin?”  katanya sambil menatapku dalam-dalam. Aku berusaha menghindari kontak mata dengannya, namun kulihat dari sudut mataku,dia masih menatap lurus kearah-ku.

‘Suasana mendadak berubah, aku benar-benar harus meninggalkan tempat ini’ pikirku. sesaat setelah aku bangkit dari sofa, lagi-lagi tangan itu menarikku sehingga aku kembali terduduk.

“Tidak pernahkah kau benar-benar melihatku?” tanyanya lagi kearahku. masih dengan tatapan seriusnya. Ekspresi yang pertama kali kulihat sejak mengenalnya.

“Aku tidak tahu apakah aku yang bodoh atau kau tidak pernah menyadarinya, tapi aku menyukaimu.” Lanjutnya sambil mengenggam tanganku.

“aku merasa bodoh menaruh harapan pada gadis yang tidak pernah benar-benar melihatku.”

Suasana lagi-lagi menjadi aneh. Ingin aku beranjak dari tempat ini, namun tanganku masih berada di genggamannya.

“bicaralah sesuatu” lanjutnya lagi

“aku tidak tahu apa yang harus kukatakan” jawabku. Kuberanikan diri menatap langsung ke matanya.

“aku bahkan tidak pernah mengira akan terjadi seperti ini” lanjutku.

“Apa yang kau suka dariku?” tanyaku memberanikan diri.

“entahlah, aku belum tahu banyak tentangmu. Kau selalu menutupinya dan tidak membiarkan aku tahu. Tapi aku suka padamu, semua yang didirimu. “jawabnya sambil tersenyum kearahku.

“yatuhan bahkan aku tidak pernah berharap mempunyai namja-chingu seorang artis” gumamku pelan

“haruskah aku berhenti menjadi artis?”

“tidak, tentu tidak perlu”  jawabku cepat.

Ternyata dia mendengar gumamanku. Entahlah aku tidak pernah berharap akhirnya akan jadi seperti ini, scandal yang dibuat itu, aku tidak pernah mengira akan jadi seperti ini. aku-pun tidak pernah berharap terikat hubungan dengan seorang artis atau orang terkenal. Aku hanya ingin hidup biasa saja, tanpa ada orang yang mengangguku.

Kami terdiam cukup lama, dengan suasana seperti ini,

“Untuk saat ini, biarkan aku saja yang menyukaimu. Cepat atau lama, aku akan membuatmu menyukaiku.” Ucapnya tiba-tiba sambil mengacak rambutku.

“sekarang, lebih baik kau pulang ya” lanjutnya lalu menarikku keluar ruangan.

Sesampai di mobilnya, aku baru menyadari sesuatu, Key menggandeng tanganku dari waiting room tadi sampai mobilnya dan sepanjang perjalanan itulah, jantungku tidak berhenti berdegup dengan kencangnya.

****

Sejak kejadian itu, -pengakuan perasaan key secara tiba-tiba – hampir setiap hari dia menelponku atau minimal mengirim pesan singkat, tidak ada yang beda dengannya, dengan sebelum dia mengungkapkan perasaannya itu. Namun, ada yang berbeda denganku.

“Kau sudah tahu? Nami sunbae balik lagi dengan Woohyun sunbae setelah kuberi tahu woohyun sunbae kau sudah punya namja chingu” kata hanbyul di telpon.

“benarkah? Baguslah” kataku singkat

“eh? Biasanya kau bakal bilang ‘Namja chingu? Hanya pura-pura saja’atau ‘Aku tidak punya namja chingu’ kenapa sekarang biasa saja harin? Apa kau memang benar-benar sudah menganggap Key oppa sebagai namja chingu-mu?” tanyanya sambil tertawa. Lalu, aku mencoba menceritakan kejadian beberapa hari lalu itu kepada hanbyul. Ya, tentang aku , key dan waiting room itu (?)

“Sudah lama sekali sejak aku mendengarmu bercerita tentang laki-laki seperti ini harin. Terakhir aku mendengarnya, saat kau putus dengan woohyun sunbae. Tapi aku benar-benar bersyukur kau sudah membuka hatimu lagi harin”

“maksudmu?” tanyaku bingung dengan kata-kata terakhir hanbyul.

“kau teman terbodoh yang pernah kupunya. Sudah jelas kau menyukainya harin!” bentaknya ditelpon.

“katamu, kau tidak bisa menjaga emosi, dan ekspresimu saat didekatnya, tidak bisa mengontrol detakan jantungmu. Sudah jelas sekali, benar-benar jelas kau menyukainya. Kau tidak bisa menyembunyikan semuanya dengan sikap dinginmu itu.” Ucapnya mengguruiku

“lalu aku harus bagaimana sekarang?” tanyaku lagi.

“memangnya kau bisa apa? mana mungkin kau mau mengungkapkan perasaanmu itu ke Key Oppa”

“Aku maunya seperti itu, tapi kau tahu sendiri, jika berhadapan dengannya entah apa kata-kata yang keluar dari mulutku”

“itu namanya kau gugup kalau berhadapan dengannya”

“Ohya, kau lupa harin? Lusa itu hari apa?” lanjut hanbyul.

“tidak. Memang ada apa?”

“Ulang tahunmu. Aish bisa stress lama-lama punya teman sepertimu. Tidak ada rencana apa-apa?”

“Aku mau pulang ke Gwangju, sudah lama tidak bertemu omma, tapi ternyata omma sedang ke London. Entahlah, dia tidak mengajakku. Katanya mau menghabiskan tahun baru dengan appa disana. Jadi kurasa tidak ada yang kubisa kerjakan hari itu. Kau mau menghabiskan hari itu denganku?”

“Aku sudah punya rencana lain. Er, harin omma memanggilku, kutelpon lain kali ya”

****

Hanbyul POV

—-FLASHBACK—–

“Kau temannya harin yang waktu itu ikut ke fansmeeting kan? Kenalkan! Aku Jonghyun”

Entah, aku merasa seperti dalam mimpi. Member shinee mengantarku pulang kerumah. Sebetulnya aku tidak tega meninggalkan Harin, tapi dia sudah besar bukan? terlebih sedang bersama Key Oppa. Aku rasa Harin aman ditangannya.

“Ne, aku Hanbyul, Park Hanbyul..” jawabku sambil menundukkan kepalaku.

“tentu kau sudah kenal kami kan? Haha kurasa hanya harin yang tidak tahu keberadaan kami” kata Minho oppa

“harin lama tinggal di London oppa, bahkan sebelum shinee debut Harin sudah di london, makanya mungkin harin tidak mengenal kalian” terangku pada Minho oppa yang duduk di depanku.

“Noona merasa tidak kalau Harin sama key hyung itu cocok? “ tanya Taemin dari belakang tiba-tiba

“Iya benar, aku merasa iri dengan mereka. Aku yang leader belum punya yeoja chingu” kata onew oppa

“Setuju sekali, mereka tidak seperti sedang berpura-pura” jawabku sambil tersenyum kearah Taemin.

“Ah iya aku lupa! Beberapa hari lagi Harin ulang tahun! Apa Key Oppa sudah tahu?” tanyaku pada member shinee ini.

“Kurasa belum, tapi pasti nanti kuberi tahu. Tanggal berapa tepatnya?”

“tanggal 12 Oppa, ohya, rumahku sudah terlihat, aku turun disini saja, terimakasih managjer oppa, onew oppa,minho oppa,jonghyun oppa dan taemin”

——-FLASHBACK END——–

****

Key POV

“Key lusa harin ulang tahun, apa kau sudah tau?” tanya onew hyung tiba-tiba menghampiriku.

“sudah hyung, aku punya data lengkap tentangnya, ingat?” jawabku . mataku masih tertuju ke arah televisi didepanku.

“tidak ada rencana untuk merayakannya?”

“tentu ada hyung.  Hyung tidak usah khawatir, aku sudah merencanakan semuanya”

****

“Kau ada acara besok?” tanyaku ke harin ditelpon

“kurasa tidak, ada apa?”

“benar-benar tidak ada dari pagi sampai malam?” tanyaku lagi, memastikan.

“kurasa tidak ada, aku merencanakan tidur seharian besok” jawabnya kembali.

“Kau mau kuajak jalan-jalan? Besok aku tidak ada jadwal, sama sekali tidak ada. Jarang sekali aku mendapat libur seharian penuh begini.”

“Aku tidak bisa janji bangun pagi-pagi”

“Tidak perlu pagi-pagi, asal kau bisa bersamaku seharian, tidak apa-apa. bagaimana?”

“baiklah kalau begitu, besok akan kukabari lagi” jawabnya ditelpon, sementara aku tersenyum bahagia, ya kemungkinan 95% rencanaku akan berhasil.

****

——-THE NEXT DAY———–

“Kau dimana? Aku sudah didepan apartementmu. Masih lama? Perlu kususul keatas?” tanyaku lagi-lagi melalui telpon.

“Tidak, aku sudah selesai. Tunggu sebentar lagi”

Tak lama, Harin keluar dari pintu utama apartement. Sesaat melihat mobilku, dia langsung menghampiriku dan masuk ke dalam mobil.

“mau kemana?” tanyanya begitu duduk dan memasang seat belt disebelahku.

“Nantinya kau akan tahu sendiri” jawabku lalu menyalakan mesin mobil

****

Harin POV

Key mengajakku ke berbagai tempat hari ini.

Tentu tidak dari pagi, seingatku aku bangun jam 10 pagi lalu menelpon Key, lalu secepatnya bersiap-siap. Pertama Key mengajakku ke Restoran omma-nya dulu, lalu mampir ke dorm mereka sebentar lalu ke toko buku, ke butik temannya lalu ke Songpa-gu, tepatnya keLotte  World Indoor Ice Skating Rink.

Dan sekarang, Key mengajakku ketempat lain. Entahlah, tapi kurasa menuju Itaewon, yang kulihat sepanjang perjalanan hanya bukit bukit dan sawah.

Sekarang sudah jam 11 malam, dan kami masih dalam perjalanan. Tanpa sadar, lagi-lagi aku tertidur sepanjang perjalanan tadi.

“Kita sudah sampai, ayo bangun” aku terbangun karena Key. Ya, dia membangunkanku.

Key menuntunku kearah puncak bukit. Sesampainya dipuncak bukit, dia menyuruhku duduk diatas rumput. Kami terdiam untuk beberapa saat. Agak lama.

“Kau tahu, aku hanya mengajak gadis tertentu kesini” ucapnya tiba-tiba membuka pembicaraan.

“Baru kau dan omma yang pernah kesini. Aku pertama kesini bersama halmoni, dan halmoni sudah tidak ada. Yong joo pun tak sempat kuajak kesini.” Ucapnya sambil menunduk.

“kemarin sewaktu di waiting room, itu pertama kalinya aku benar-benar mengungkapkan perasaanku ke seorang gadis. Kalau kau ingin tahu, dulu Yong Joo yang pertama kali mengungkapkan perasaannya padaku.”

“aku pun tidak tahu sejak kapan, bahkan aku tidak tahu akan seperti ini juga. Tapi aku benar-benar menyukaimu harin.”

Entah sejak kapan, tanganku sudah berada di dalam genggamannya.

“Sebelumnya, boleh aku memelukmu?” tanyanya malu-malu. Dan aku hanya bisa mengangguk malu-malu.

“Sudah jam 12 malam. Saengil Chukkae, harin-ah” katanya dalam pelukanku.

“Aku sudah terima resikko untuk bertepuk sebelah tangan, karena aku hanya ingin kau tahu, bahwa aku menyukaimu. Bagiku kau sudah tahu itu sudah cukup” lanjutnya.

Perlahan Key melepaskan pelukannya lalu menatap mataku dalam-dalam. Jarak antara wajahku dan wajahnya tidak lebih dari 10cm sekarang, entah, aku hanya bisa menutup mataku sekarang, Apa yang akan dia lakukan?!

“Yaampun! Taemin gak usah dorong-dorong aku!”

“Jonghyun hyung geser sedikit aku tidak kelihatan, mereka sedang apa?”

Aku membuka mataku perlahan, dia masih menatap kearahku, lalu kami sama-sama menatap kearah sumber suara.

“Jangan teriak-teriak babo! Kita bisa ketahuan!” Aku yakin, itu suara Minho.

“Ya! sedang apa? kalian memang sudah ketahuan” kata key sambil beranjak berdiri menghampiri asal datangnya suara-suara tersebut.

Tak lama, Onew oppa,Jonghyun oppa,Minho, Taemin dan Hanbyul keluar dari semak-semak.

“Padahal sedikit lagi! Coba kalau Onew Hyung gak pake dorong-dorong”

Aku hanya menatap mereka sambil tersenyum. Syukurlah, kalau tidak ada mereka bisa semalu apa aku nanti?

“Yasudahlah, kalian lanjutkan saja, sudah cukup kita jadi stalker seharian ini. Key ada-ada saja, bawa gadis ketempat seperti ini malam-malam” ucap jonghyun oppa.

Kulihat mereka sudah berbalik menuju bawah bukit, begitu juga hanbyul. Sepertinya hanbyul sudah berteman baik dengan mereka. Karena lagi-lagi suasana yang sangat tidak mendukung, aku mengikuti mereka, -member shinee dan hanbyul- menuruni bukit.

“kau mau kemana? Aku belum selesai bicara” katanya sambil menarik tanganku.

“apa tidak ada yang ingin kau bicarakan? Kau diam saja dari tadi” lanjutnya

“Terimakasih, kau orang pertama yang mengucapkan saengil chukkae untukku tahun ini. aku tidak tahu kau tahu dari mana ulang tahunku, tapi yang jelas aku berterima kasih, seharian ini cukup bersenang-senang denganmu.”

“kau tidak minta sesuatu dariku?” tanyanya

“maksudmu?”

“Hadiah mungkin? Ini ulang tahunmu bukan?”

“Ya, kalau kau mau memberi aku menerimanya dengan senang hati. Kalau tidak juga tidak apa-apa”

“kalau begitu, tutup matamu.”

Aku menutup mataku perlahan, cukup lama sampai aku merasa pegal berdiri sambil menutup mata. Tunggu, apa aku sedang dikerjai?

“Ya! Key kau mau ap….” belum kuselesaikan kata-kataku, sesuatu hangat menyentuh bibirku.

Key menciumku, tepat di bibirku.

“Jadi bagaimana?”

“Bagaimana apanya?” tanyaku sambil menunduk. Jelas sekali aku malu. Itu ciuman pertama-ku dengan seorang laki-laki.

“Kau mau membiarkan aku bertepuk sebelah tangan atau gimana? Haish. Kalau ini tidak berhasil, aku benar-benar putus asa harin.”

“Kurasa aku juga mulai menyukaimu” gumamku pelan

“Apa? coba kau ulang ! sambil teriak kalau perlu!”

“tidak ada ulangan, ayo sekarang pulang. Sudah jam 1 pagi aku lelah.”

“Tidak sebelum kau mengulang kata-katamu tadi.”

“Baiklah”

****

Key POV

“Tidak sebelum kau mengulang kata-katamu tadi.” Aku tidak percaya, dia juga suka padaku? Maksudku apa arti sikap dinginnya selama ini?

“Baiklah” katanya lalu tiba-tiba mendekatkan Bibirnya kearah telingaku seperti mau membisikkan ku sesuatu.

Tapi tidak, dia tidak membisikkan satu kata pun di telingaku. Dia menciumku, tepat di pipiku. Aku langsung memeluknya setelah dia mencium pipiku

“Mau bikin scandal baru?” tanyaku sambil melepas pelukanku.

“Apa?” tanyanya bingung sambil malu-malu

“Aku sudah memikirkan headline yang sangat cocok untuk scandal kali ini. kau pasti suka” terangku penuh semangat

“Memangnya apa?” tanyaku masih penuh kebingungan

“SHINee’s Key Get Married”

****

E to the N to the D – END!

Akhirnya selesai kan? Hehe, makasih yang udah comment dari part 1, makasih juga udah baca walaupun silent reader :p

Endingnya jelek ya? aku mikir sampe berhari-hari bikin ending doang. Tadinya kukira bakal belasan part loh, karena pas pertama kali submit, cuman kasih beberapa page, *curhat* tapi udah akhir-akhir panjang kan ? hehe

Bagaimana enaknya selanjutnya? Sepertinya akan dibuat sequel tapi bukan harin dan key lagi yang main. Kira-kira siapa? XD

Ohiya, kritik,saran,pujian,celaan pun diterima kok 😀

*bows*

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

51 thoughts on “Shinee’s Key Love Scandal- Part 8 (END)”

  1. SHINee’s Key Get Married .. hmmm ..??
    kayanya seruu noohh ,,
    ahahhaah ,, XD

    like this .. ^^d
    ending yang kereenn ..
    gga muluk-muluk tapi kena ..
    DAEBAK chingu !!

  2. bkin sequel shinee’s key get married dong . . lg cnta bgt ni ma ff yg tema’a married XD

    truz bkin sequel hanbyul jg ia thor . . Pzti seru tuh,, ff’a keren

    1. shinee key get married? aku coba buat dulu ya, tungguin aja 😉
      kalo han byul masih belum tahu ya, karena jujur hanbyul itu nama ngambil ngasal hehe

  3. yeyeyeyeye!!! udh end..
    end na bgus kok… ih si key ngrayain ultah di bukit
    duh anak2 shinee mlah jdi stalker ckckckck,,,
    lanjut dng bkin sequel nya 😀

  4. suka suka suka banget 🙂
    tapi, kurang panjang nih. hehehe :p
    ayo buat sequel nya>>>>
    aku juga setuju kalo dibuat shinee’ key get married, pasti seru 🙂
    10 jempol dah 🙂 🙂 🙂

  5. haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    ayo bikin scandal lg…..
    dtunggu scandalnya……..
    haha, bagin hanbyul sm jjong dong chingu?
    apa mkan bikin scandal jg?

    1. hanbyul sama jjong? hm jjong sudah dipasangin sama yang lain ^__^
      ditunggu aja ya sequel dan shinee’s key get married ^^

  6. huwaaaaaaaaaaaaaaa..udah ending huhuhuhuhu..aku suka kok sama endingnya..good job chingu!
    di tunggu ya sequelnya..kenapa ga hanbyul sama member shinee siapaaa gitu buat sequelnya?kayaknya seru..hehehehe..

  7. uwooo… keren!!
    DAEBAK!! dddddddddddddddddddd>O<bbbbbbbbbbbbbbbbbbbb

    hahaha, ayo bikin sequelnya eonn..
    ntar yang jadi cast nya, saya sama taemin *PLAAAAK!
    canda, hehe.

    btw btw endingnya keren banget loh, haha

    (tolong maafkan kecerewetan reader-mu ini ya -.-)

    1. udah dibikin sequelnya, tinggal dikirim dan publish aja, tapi harus masih ada yang dibenerin.
      taemin sequelnya belum kepikiran mau dibikin apa.
      makasih ya udah comment ^^

  8. waaaaaaaaaaah key oppa so sweet sekali
    mau bikin harin jatuh cinta ke dia ❤
    ceritanya bagus author. ini beda sama summer in seoul kok hehe

  9. Kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeen
    aku suka ceritanya, banget, banget, banget,
    tapi mian, karena baru bisa komen di part ini, soalnya aku kemarin-kemarin pake hape, jadi susah buat komen, feedback melulu, *peace* 🙂

    kenapa gak dibuat sequwlnya aja?
    pasti keren tuh,
    NEW SCANDAL: SHINEE’S KEY GET MARRIED!
    ya, ya, ya, yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa #maksa

  10. waaaaaaaaaaaaaaaaa!~
    kren abiss .. sorry ya onnie aq kmennya cman di part terakhr hehehheheheh
    ngambil enakny doang ! 🙂
    lgian aku bngung mau ngmong apa.. khbisan kta2…
    pkpknya tetep daebak certanya!
    aplgi pas key blang scandal baru SHINee’s Key Get Married
    ampe snyum senyum sndiri ..

  11. Skandal nya kereeennn… sampe bisa pacaran sama artis gituu.. huahahhaa..
    LIKE this ff deh, Maaf ya eon komen di gabung, tapi sueer aku udah baca kesemua part nya kok :’) harin beruntung bangeeet itu, ehh si han byul kecipratan hihihi~

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s