My Bad Memories

Author: Yeon-Key-Chul

Cast: Lee Jinki, Lee Taemin, Park Minhee

Genre: Angst, Horor

Rate: PG-15

Length:

My Bad Memory

’Gyaaaa…. Arghhhhh…. Anakku… Apa yg kalian lakukan…..~’ lagi-lagi pasien dari kamar isolasi. Sigh, aku penasaran apa yg menyebabkan pasien itu benar-benar depresi berat begini. Maklum, aku ini sedang magang selama 2 bulan utk menyelesaikan skripsi-ku. Utk subjek skripsi-ku, aku mengambil penyakit Mother Complex. Atas usulan dosenku, Kim Hye-eun, aku magang di rumah sakit ini. Sebenarnya skripsi-ku sudah selesai berkat referensi dan bantuan usul dari dokter pembimbingku di rumah sakit ini, Kim Yeonrin, tetapi sebagai bentuk terima kasihku, aku memutuskan utk bekerja disini sampai waktu magangku selesai

’Dari kamar isolasi lagi ya, Minhee-sshi?’ tanya Yeonrin-sunbaenim

’Ne, sunbae. Sebenarnya apa yg terjadi pada pasien itu?’ tanyaku ingin tahu

’Umm.. Nanti saja kuceritakan di ruanganku. Tapi tolong kau bantu perawat yg sedang mengurus pasien itu, sebisamu saja. Arasseo?’

’Ara Sunbae’ jawabku. Aku masuk ke kamar isolasi itu dan melihat beberapa perawat sedang berusaha menenangkan pasien tsb. Berhubung aku belum berpengalaman, jadi aku hanya mengamati dari pintu luar saja. Betapa terkejutnya aku bahwa pasien tsb adalah namja yg cukup tampan. Rasa penasaranku semakin dalam, setelah pasien itu tenang, perawat pun kembali ke tempat mereka. Sementara aku dgn takut-takut mendekat dan membaca papan nama yg tergantung di ranjangnya.

”Lee Jinki”, itu yg tertulis. Hmm.. Kalau kuingat tadi ia berteriak, ia menyebutkan soal anak. Kurasa ada sesuatu yg terjadi pada anaknya yg menyebabkan ia jadi seperti ini. Langsung saja aku ke ruangan Yeonrin-sunbae dan melihat ia sedang berkutat dgn sebuah dokumen

’Sunbae…’ panggilku

’Aah, sudah disini rupanya. Duduklah dan baca ini’ kata Yeonrin-sunbae sembari meletakkan dokumen tadi ke hadapanku. Aku duduk dan membaca dokumen tsb. Di dokumen itu tercantum nama Lee Jinki. Spontan aku kaget dan menatap Yeonrin-sunbae dgn mata bingung

’Kau kan tadi nanya apa yg terjadi pada pasien kamar isolasi itu, ya itu catatan kesehatannya. Atau perlu kuceritakan saja?’ tanya Yeonrin-sunbae

’Memang sunbae kenal dgn pasien bernama Lee Jinki itu?’ tanyaku balik

’Yea. Aku kenal baik dgn Jinki atau Onew. Bahkan aku tahu pasti apa yg terjadi padanya’

’Begitu, kurasa aku mendengarkan cerita dari sunbae saja. Aku kurang nalar kalau hanya membaca dari catatan kesehatan’ kataku dan menutup dokumen tadi

’Baiklah jadi begini ceritanya…’

Flashback Onew Pov

’Kajja, Taemin-ah. Kita berangkat’ kataku. Rencananya aku akan pergi ke Busan utk mengunjungi ibuku. Hyung-ku barusan memberi kabar kalau tiba-tiba ibu sakit parah. Langsung saja aku kesana, takut terjadi apa-apa. Aku hanya pergi berdua dgn Taemin berhubung aku ada masalah ekonomi. Setelah 2 jam perjalanan, kami berdua turun dari bis. Berhubung rumah ibuku agak di daerah terpencil, kami harus berjalan kaki cukup jauh. Baru saja 5 menit kami berjalan, sebuah mobil mencegat kami. Turunlah 3 orang namja. Berhubung hari gelap, aku tak bisa mengenali wajah mereka

’Mau apa kalian?’ tanyaku. Tetapi mereka tak menjawab. Tiba-tiba mereka mengeluarkan sesuatu dan menusuk perut Taemin. Aku terkejut dgn apa yg mereka lakukan. Tapi aku belum bisa berhenti terkejut karena mereka mulai memotong-motong tubuh Taemin hingga menjadi beberapa potong. Satu dari mereka menatapku dan mulai menusuk perutku. Spontan aku lari berusaha menyelamatkan diri. Nampaknya orang itu tak kehabisan akal, ia melempar sesuatu dan menancap di tulang pahaku. Aku sempat terhenti akibat rasa sakit yg luar biasa itu. Buru-buru kucabut benda itu dan melemparnya jauh dan berlari sekuat yg aku bisa. Beruntung aku menemukan sungai, langsung saja aku terjun ke sungai itu dan membuat tubuhku mengambang sehingga aku terlihat seperti sudah mati. Ternyata tipuanku berhasil mengecoh mereka

’Ya! Yg ini sudah mati. Sudah yg itu saja, cincang kepalanya!’ seru seorang namja. Entah kenapa rasanya suara itu pernah kudengar. Setelah yakin bahwa namja yg mengejarku sudah pergi, aku keluar dari sungai dan bersembunyi. Sesekali aku mengintip apa yg mereka lakukan pada Taemin. Dan benar, mereka menyincang kepala Taemin sampai jadi serpihan kecil. Aku terkejut setengah mati. Karena tak sanggup melihat kejadian itu aku segera lari ke rumah ibuku

End of Flashback

’Sampai di rumah ibunya, ia tak bicara apa-apa dan mulai terus berteriak. Keluarganya sempat bingung mengana Onew jadi seperti itu, sampai akhirnya ia dibawa ke sini. Secara baik-baik aku mencoba menanyakan apa yg terjadi padanya. Tetapi ia hanya memberikan poin-poin penting saja. Dari situlah aku menyimpulkan kejadiannya seperti itu’ tutur Yeonrin-Sunbae

‘Begitu. Jadi bisa dibilang kalau Onew-sshi mengalami depresi dan trauma berat’ Kataku menyimpulkan

‘Geurae. Kurasa hal itu sangat wajar, karena Onew melihat Taemin dimutilasi di depan matanya sendiri’

‘Lalu apa yg terjadi dgn 3 namja yg melakukan hal tersebut sunbae?’

‘Tidak ada yg tau dimana mereka. Kemungkinan 3 namja itu adalah buron yg dicari oleh polisi’

’Buron? Maksud sunbae… Mereka adalah…’

’Yeah, 3 orang yg paling dicari saat ini’ sambung Yeonrin-sunbae. Ia tak mengatakan secara spesifik, tetapi dari kata 3-orang-yg-paling-dicari-saat-ini sudah sangat membantuku. Terdorong dari hatiku utk mencari 3 orang itu dan memenjarakannya. Bukan karena aku mencari eksistensi, tetapi aku merasa simpati atas apa yg menimpa Onew-sshi. Tapi setelah kupikir-pikir aku tak punya petunjuk sama sekali. Memang sih dokumen kesehatan itu bisa membantu, tetapi itu masih kurang kuat utk menggerakkan hati polisi. Sigh, nampaknya aku tak bisa berbuat apa-apa

2 bulan pun tak terasa sudah kulalui. Dgn begitu masa magangku sudah selesai. Aku kembali menjalani hidupku yg super monoton. Setelah menyerahkan skripsiku ke dosen pembimbingku, aku tak banyak kegiatan. Ke kampus-pun tidak. Aku hanya di dorm dan melanjutkan part-time-work ku di sebuah majalah. Tugasku disana adalah menyumbangkan imajinasiku lewat tulisan. Terlintas di pikiranku utk kembali ke rumah sakit itu, tetapi entah kenapa aku tak memiliki keberanian. Jadi kuputuskan utk tetap di dorm

3 minggu kemudian, pengumuman hasil kelulusan pun ditempel di Papan Pengumuman. Setelah berdesakan cukup lama, aku berhasil menemukan namaku di urutan atas

’Aku lulus~!’ teriakku senang. Teman-temanku pun seperti Hyeri, Sungra dan Eunmi pun lulus. Saking senangnya, aku pergi ke rumah sakit Yeonrin-sunbae utk mengucapkan rasa terima kasih. Karena wisuda masih 2 minggu lagi, aku mengundang Yeonrin-sunbae utk datang

’Jebal Sunbae. Berkat referensi Sunbae aku lulus, pokoknya Sunbae harus datang~’ ancamku

’Ne, Minhee-sshi. Kau itu paling pinter kalo soal ngancem orang’ ledek Yeonrin-sunbae. Saat di rumah sakit itu, aku tak terpikir sama sekali utk menjenguk Onew-sshi

~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~

2 Minggu kemudian datanglah hari wisudaku. Betapa bangganya aku ketika seorang dosen mengumumkan nilaiku. Akhirnya aku menyelesaikan S2-ku, pikirku. Ketika aku melirik kearah Yeonrin-sunbae, aku melihat ia sedang mengobrol dgn seorang yeoja. Siapa ya? Rasanya aku belum pernah melihatnya

Setelah acara wisuda, diadakanlah After Party. Tentu saja semua tamu menghadiri pesta itu. Tepat disaat itulah aku menghampiri Yeonrin-Sunbae

’Sunbaee~’ sapaku

’Minhee-sshi~! Chukkae yaaa. Kau lulus dgn nilai kumlot. Itu daebak sekali loh’ puji Yeonrin-sunbae

’Aah, sunbae bisa saja. Ngomong-ngomong ini siapa Sunbae?’ tanyaku sambil melirik yeoja di sebelah Yeonrin-Sunbae

’Ah ya, hampir lupa. Kenalkan ini Lee Yoonra. Dongsaeng kandung dari Onew’

’Annyeonghaseyo agaesshi’ sapa Yoonra

’Annyeong. Salam kenal Yoonra-sshi’ kataku sambil membungkuk 90 derajat

’Ne, aku juga. Begini Eonni, ada yg ingin kuceritakan perihal Onew-oppa’ kata Yoonra membuka pembicaraan

’Ooh, ada apa? Apa dia sudah keluar dari rumah sakit?’ tanyaku

’Bukan.. Umm.. Maksudku begitu… Tetapi ada hal lain yg ingin kukatakan’

’Ooh ya? Soal apa?’ tanyaku penasaran

‘Aku mewakili keluargaku ingin mengucapkan terima kasih atas perhatian yg Eonni berikan kpd Onew-oppa. Memang ini terdengar konyol, tetapi keluarga kami sangat senang bahwa ada orang lain yg memberi perhatian khusus kpd Onew-oppa’ tutur Yoonra. Mendengar perkataannya aku jadi salting

‘Umm. Ya cheonmaneyo. Bagaimana keadaan Onew-sshi?’

‘Onew-oppa.. Dia sudah meninggal 2 minggu yg lalu’ kata Yoonra singkat. Aku sangat shock sampai gelas champagne yg kupegang lepas dari genggamanku. Tak kusangka Onew-sshi sudah pergi disaat aku ingin membantunya

‘Apa penyebabnya ia…’

‘Percobaan bunuh diri’ jawab Yeonrin-sunbae. Jujur tadi aku tak berani melanjutkan perkataanku takut kalau-kalau Yoonra menangis

’Lalu bagaimana dgn pembunuh Taemin-sshi?’ tanyaku

’Sudah ditangkap. Bahkan mereka sudah dipenjara seumur hidup’

’Jiinja? Kau serius Lee pembunuh bersaudara itu sudah dipenjara?’ tanyaku kaget. Tak kusangka pembunuh sekaligus tersangka mutilasi Taemin yaitu Lee bersaudara sudah tertangkap. Perlu kalian ketahui, Lee bersaudara itu terdiri dari Lee Kiseop, Lee Hyuk Jae dan Lee Donghae

’Ne. Mereka sudah tertangkap, berkat bantuan detektif sewaan kami’ kata Yoonra

’Yoonra-sshi, aku punya permintaan kecil’ kataku pada Yoonra

~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~

’Disini?’ tanyaku bingung

’Ne Eonni. Disinilah makam Onew-oppa’ kata Yoonra. Aku meminta Yoonra utk mengantarku ke makan Onew-sshi. Kurasa aku wajib mengunjungi makamnya sewaktu-waktu

’Baiklah. Annyeong Onew-sshi. Yah, aku tak mengenalmu secara dekat tetapi aku tahu soal dirimu. Semoga kau tenang berada di alam sana’ kataku seraya memandangi nisan-nya. Aku jadi tak habis pikir, kenapa Lee bersaudara itu tega sekali melakukan hal keji seperti itu. Dan aku tak dapat membayangkan seperti apa hari-hari yg dilalui Onew-sshi. Yg pasti sangat kelam dan gelap, well kau tahu, melihat kepala anakmu dicincang oleh pembunuh keji tepat di depan matamu, itu bukan hal ringan. Dan aku jadi kagum pada Onew-sshi. Walaupun ia benar-benar menderita selama ini di rumah sakit, tetapi ia mampu bertahan sampai saat ini. Sigh, aku harap Onew-sshi bisa berbahagia di alam sana

’Kita pulang, Yoonra-sshi’ kataku dan menatap Yoonra-sshi

End~

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

20 thoughts on “My Bad Memories”

  1. pretak..pretak…

    ehm..hm… (AMBIL NAFAS)
    MAU DIAPAIN SIH TUH LEE BERSAUDARA!? KEJAM BGT! DI CINCANG BALIK SMA AKU!! MAU??!! TRAGIS!! DIKIRA KEPALA TAEMIN AYAM APA??!! DICINCANG? DI POTONG? TERUS MAU DI GORENG? *plak!!* (lanjut..) PUNYA HATI GX SIH??!! hosh..hos… ngomel tampa titik koma.. ckckck

    keren ffnya… tpi itu mereka atas dasar apa ya ngebunuh taemin? *plak! udah marah2 gx jelas!)

    1. hahaha, sabar eonni sabar. ntar lisuman nangis-nangis lagi artisnya ada yg dicincang ama shawol

      ooh itu, sbnrnya ga ada alasan khusus knp Lee bersaudara ngebunuh taemin. Lee bersaudara itu pembunuh keji yg biasa ngebunuh siapa aja, walaupun orang itu ga mereka kenal. yah kayak pembunuh haus darah gitu lah

    2. Biarin aja lee bersaudara itu… Artis kayak gitu WAJIB dimaafkan apalagi kiseop-oppa itu MILIKKU dan kalau mau dicincang balik ya harus aku yang cincang. Hehe. Anyways ceritanya bagus tapi rasanya salah kategori deh… Ini nggak horror, cuma melankolis dan rada aneh.

  2. Aishhh kenapa lee hyuk jae jadi begitu
    Donghae ikut ikutan pula
    Jahat bangetttt
    Masa taemin di cincangg
    Mana onew ngeliat lagi
    Sabar ya onew oppa . . .

  3. daebak ..daebak
    tapi itu kurang panjang ff nya eon
    taemin ahh kasian kamu oppa
    DONGHAE?? ANDWAE OPPA KOK JADI KEJAM GITU SIH ? ? #PLAKK
    onew-ahh kenapa kamu bunuh diri ??

    aku baca ff ini sambil meringis eon .. ngebayangin kalo taemin digituin -__-

  4. Yaoloh Taemin oppa, kok bisa? T^T~

    AAA eonni sadis amat nih ffnya hueeeee taem oppa kenapa dicincang-cincang? huhuhuh
    Ceritanya lumayan bikin penasaran…cuman sadis aja noh dimutilasi gitu-_-

    Huehehehhe daebak eonn!!^^b

  5. jadi taemin itu anaknya nyunyu?
    ceritanya taemin ini masih kecil yah? kasian taemin di mutilasiT_T
    kurang panjang FFnya.. jadi agak kurang ngerti *ato aku yg oon?
    kukira taemin adiknya jinki.. hehehe_
    FFnya sadis euy..^^
    kesian nynyu..

  6. Setuju sama Hana! Ak kira taemm adeknya nyunyu.. Kok bisa jadi anaknya nyunyu ya?? *apa ak yg babo ya??*
    trus..trus.. FFnya keren! Tapi anghts nya kurang kerasa.. Maunya lebih didetailkan lagi setiap kejadiannya.. Pernah ak baca FF yg full of anghts, detailnya mantap! Bener” di deskripsikan, dan walhasil setelah baca FF tu, kaki lemes + mulut pahit + gak mau makan daging selama 3 hari berturut”..*malah curcol*
    ceitanya udaa keren kok, cuma penggambaran nya aja yg kurang..
    Tapitapitapi.. Kasian nyunyuppa!! X(( masa bunuh diri sih onyu?? Pan masih ada ak istrimu di dunia ini..kekeke~
    btw, Mian ya klo komennya rada sadis*??* n gaje begini..
    Annyeong eonnie~

  7. wah aku baru baca.. bagus nih ff, seru! lee bersaudara kejam ya.. bikin jinki suamiku depresi wkawokawkowa. gpp biar kejam yg penting ganteng 😛 daebak thor ff nya 🙂

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s