Take Me With You – Part 4

Title : Take Me With You Part 4

Maincast : Arina, Key (SHINee)

Arina berjalan sendirian menyusuri jalanan. Setelah 3 minggu di Seoul dia sudah lumayan hafal dengan jalanan. Dia melihat-lihat mencari toko yang menjual buku diary, sambil membawa buku diarynya kalau-kalau ada buku yang sama yang di jual di toko. padahal dia baru saja membeli buku diary itu saat pertama datang ke Korea. Tapi kini tinggal sisa 2 halaman lagi .Yaaa.. dia terlalu rajin untuk menulis segala sesuatu yang terjadi padanya di buku diari berwarna pink itu. Dan sejak halaman pertama hingga hampir terakhir sekarang, buku itu di dominasi oleh nama Onew. Dia selalu menulis nama Onew di setiap lembarnya walaupun kadang ada isinya yang tidak bersangkutan dengan Onew.

Dia terus berjalan dengan lemas, tidak tau mengapa hari ini dia merasa lemas, sampai akhirnya berhenti karena ada mobil yang menghampirinya. Mobil itu membuka pintunya dan seseorang keluar dari dalam mobil menghampiri Arina. Seseorang itu memakai topi dan memakai kacamata. Sesaat Arina tidak mengenalinya, dia menyidik-nyidik wajah orang itu.

“Ini aku” kata orang itu sambil menurunkan kacamatanya sedikit.

*ONEW!!* Jantung Arina langsung berdebar

“ehm..kau?”

“mau kemana?” tanya Onew

“mmm.. tidak, lagi jalan-jalan saja” Arina jadi lupa tujuan awal. Padahal buku diary itu jelas-jelas ada di tangannya.

“kau mau menolongku?”

“menolong apa?” *mauuu! apapun kulakukan untukmuuu!!*

“temani aku yang sedang kebosanan ini. Jalan-jalan sama aku mau?”

“iya boleh” Arina jadi agak jaim padahal di dalam hatinya dia berteriak-teriak *Yaiyalah mauuu!! siapa sih yang ngga mau jalan sama kamu. benar-benar keajaiban!*

“ayo masuk” ajak Onew pada Arina

“baiklah”

Mobil itu pun melaju. Sepanjang perjalanan Arina hanya diam, grogi, takut-takut kalo salah ngomong. Padahal dia ingin banget ngobrol. Setelah menit-menit berlalu begitu saja akhirnya dia mulai buka suara.

“Kenapa kau tidak bejalan-jalan dengan teman-temanmu itu?”

“Mereka lagi sibuk masing-masing di asrama. Tidak mau diajak jalan-jalan. Padahal aku sedang kebosanan. Yasudah aku jalan-jalan sendiri saja, tapi untungnya bertemu kau.” Onew melihat ke arah Arina sambil tersenyum.

*bener-bener bikin meleleh. pengen pingsaaannn!!* Arina tetap berteriak-teriak dalam hati sambil membalas senyuman Onew.

“Kita mau kemana?” tanya Arina

“makan es krim yuk” ajak Onew

“ya.. aku suka es krim”

Onew tersenyum lagi pada Arina. *ini orang emang hobi banget ya, cengar-cengir! tapi tak apalah bagus juga buat kelangsungan hidup gue!!hahahahaha!!* Arina jadi senyam-senyum sendiri

Akhirnya mereka sampai di toko es krim. Dan beberapa menit kemudian es krim yang di pesan sudah datang. Arina sangat suka es krim itu. Pertama kali dia datang kesana bersama Alia dan Risha. Es krimnya enak. Kata Alia dan Risha itu es krim khasnya disini. Es krim yang di lapisi oleh cake di atas dan bawahnya. Dan cakenya itu ada gambar senyum.

Tiba-tiba Arina merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya. Sebenarnya dia sudah merasakan lemas daritadi, tapi sekarang ditambah dengan sakit di bagian perut yang merajalela.

“kau kenapa? sakit? kok pucat?” tanya Onew

“ehmm.. aku mau ke toilet dulu sebentar” jawab Arina lalu pergi ke toilet dengan cepat.

—————————————————-

*ngga mungkin!! kenapa harus hari ini! kenapa harus sekarang?!! sialnya aku. Tapi kalau mau pulang ke asrama percuma. Alia dan Risha kan sedang ke bioskop. Kunci kamar di bawa Alia. Sial! Sial!*

Arina kembali dari toilet dan duduk kembali. Onew melihat ke arahnya.

“kau sakit?”

Sakit di perut Arina semakin menjadi-jadi. Dia tidak bisa berkata-kata. Dia hanya menggigit bibir sambil memegang perutnya.

“EOMO! kau benar-benar sakit! aku harus membawamu ke rumah sakit” Onew panik

Arina menggeleng. Dia pun akhirnya mulai berbicara

“Tidak usah ke rumah sakit. Ini biasa.”

“Aku antar kau pulang”

“Tidak. Kita lanjutkan saja. Aku tidak apa-apa. Lagi pula kunci kamar bukan aku yang membawa jadi aku tidak bisa kesana. ayo kita lanjutkan saja jaln-jalannya. jangan cemas begitu.” Arina merasa harus kuat walaupun sakitnya setengah mati.

*Ini kan kesempatan jalan-jalan sama Onew. Masa semudah itu aku harus menyerah gara-gara sekarang hari pertama haid. Tapi aku harus segera mencari minimarket yang menjual pembalut.*

Lalu Arina melingkarkan jaketnya ke pinggangnya. Dan segera berdiri mengajak Onew ke tempat lain.

“Tidak. Kau terlihat sakit. aku akan membawamu ke asramaku saja. kau bisa beristirahat sebentar disana” ucap Onew

*aduhh..kenapa malah bawa ke asrama!!* Arina cemas. Tapi dia sangat lemas, sampai sampai saat Onew menarik tangannya supaya masuk ke mobilpun dia hampir jatuh.

—————————————————————————————–

Saat sampai di depan pintu asrama. Taemin membukakan pintu.

“Dia sakit. Sementara waktu lebih baik dia di sini dulu istirahat. Badannya lemas.”

Lalu Taemin membantu Onew membawa Arina ke dalam. Arina didudukan di sofa. Disebelahnya sekarang ada Taemin.

“Aku ambilkan minum ya..” kata Taemin

“ehmm..tidak usah, sebaiknya aku ambil sendiri saja. aku telah banyak merepotkan kalian.” kata Arina

“Tapi kau sakit”

“Tidak apa-apa. Kalau cuma mengambil minum aku masih mampu. Dapurnya dimana?”

Lalu Taemin menunjuk arah dapur. Dan Arina kesana sendirian. Dia berjalan sempoyongan sambil memegang diarynya itu. Saat menuju arah dapur, tiba-tiba dia menabrak seseorang. Dia pun terjatuh. Dan ternyata yang ditabraknya itu KEY!

*aduh..kenapa sih masalah aja sama orang ini. Pasti dia mau marah-marahin aku lagi ni*

Arina segera mengambil buku diarynya yang terjatuh tapi dia melihat diarynya itu ada dua. Ah mungkin ini pikiran Arina saja yang sedang pusing karena sakit, dia mengambil salah satu dari buku itu dan segera bangkit berdiri, tapi di hadapannya orang yang bertatapan mata tajam ini seperti sudah siap untuk menyemprotnya dengan omelannya.

“Hey kau! punya mata tidak? seenaknya saja tabrak-tabrak orang! kenapa sih selalu saja mengganggu hidupku” *tuh kan bener!*

“Mianhaeyo..” Arina menunduk. Tidak berani lagi melihat sorot mata Key yang tajam itu.

Lalu Arina kembali menuju dapur untuk mengambil minuman. Dia pun minum. Tapi Key  memperhatikannya. Dia heran mengapa Arina tiba-tiba ada disini.

“hey..kenapa kau ada disini?” tanya Key

Arina yang sedang minum pun berhenti minum dan bingung mau menjawab apa. Sebenarnya dia sudah ingin cepat-cepat pergi ke minimarket tapi gimana ngomongnya sama Onew. Apa dia mau meminta tolong pada Key saja? Tapi kan dia juga cowok, ngomongnya susah. Ah tapi mau gimana lagi, keburu tembus banyak.  Lagian kalau diliat-liat si Key ini rada-rada feminim juga, mungkin dia bisa ngerti.

“Tolong aku!!” Kata Arina dengan muka memelas pada Key sambil berlutut, persis seperti minta maaf pada rentenir karena tidak bisa membayar hutang.

Key pun heran kenapa Arina tiba-tiba minta tolong.

Dan akhirnya Arina pun menceritakan segalanya pada Key. Dia sangat berharap supaya Key bisa menolongnya.

“Ah! Kau ini kenapa tidak bilang saja daritadi pada Onew hyung! Jadi apa aku harus mengantarmu membeli itu? huh..merepotkan saja.” Kibum mengeluh

“Tolonglah.. Dia kan laki-laki, masa kau tidak mengerti sih?”

“Hah? Apa maksudmu? Aku juga kan laki-laki!!” Key memprotes karena dia merasa Arina menganggapnya perempuan.

“Iya kau juga laki-laki, tapi kau lebih feminim daripada teman-temanmu. aku harap kau bisa mengerti. Tolonglah aku. Aku janji tidak akan merepotkanmu lagi. Please”

Sebenarnya dia juga ingin memprotes karena Arina menganggap dirinya feminim tapi dia juga mengakui itu. Sekarang saja dia sedang memakai dan membawa barang-barang yang serba pink. Tapi dia juga kasian terhadap Arina. Dia membayangkan jika dirinya sedang berada di posisi Arina.

“huh..ya sudahlah aku bantu. Tapi ada imbalannya dong” katanya sambil memalingkan muka

“Benarkah? ayo sekarang bawa aku pergi!! Apapun yang kau minta aku kabulkan”

Mereka pun akhirnya pergi setelah Key berbohong pada Onew. Dia bilang akan mengantar pulang Arina karena temannya sudah pulang, padahal teman-temannya belum pulang.

TBC

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

8 thoughts on “Take Me With You – Part 4”

  1. aduh… pendek lagi .. 😦
    gxpp deh … yang penting seru…. aahahahha
    kasian key *plak!* di bilang feminim.. heheh tapi emang bener sih … *buk..plak!prang! di hajar bolak-balik ma orgnya*

    haaaa mau bgt jadi arina.. ckckck *KTT*

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s