He Is My Oppa – Part 6

Author : Jessica Lathifa

Main Casts:

Han Hyun Mi

Lee Jinki

Other Cast:

Lee Taemin

Jinki POV

“mungkin kost lebih baik, jadi aku tidak terus terusan merepotkan anda, Ahjumma”

Itu suara oppa.

aku bersembunyi dibalik tembok. Apa? Kenapa oppa memanggil eomma dengan Ahjumma?

“Jinki, apa kau yakin? Aku sudah berjanji kepada almarhum appamu untuk merawatmu sampai besar” Jawab eomma khawatir.

appamu? kenapa eomma mengatakan appaku dengan appamu kepada oppa?

“Aku kan sudah besar Ahjumma, aku akan magang sambil kuliah. Aku ingin hidup mandiri, seperti yang diinginkan appaku.”

Kata oppa.

Aku tidak mengerti apa yang mereka bicarakan, ya Tuhan ada apa sebenarnya?

“Jinki, jangan begitu. Ahjumma masih sanggup menghidupkanmu dengan Hyunmi, saya masih bekerja walaupun kecil kecilan. Aku sangat mencintai appamu, aku sudah membesarkanmu dari kau berumur 1bulan Jinki. Aku sudah menganggap kau sebagai anak kandungku sendiri, seperti Hyunmi”

“Ahjumma, tolong jangan membahas Hyunmi sekarang. Aku juga sangat sayang kepadamu, akupun berterimakasih kau telah merawatku dari kecil, lalu merawatku hingga aku sebesar ini. Almarhum eomma dan appaku pasti sangat bangga terhadapmu. terutama appa, orang yang sangat mencintaimu.”

“ne, Jinki. Jika itu maumu, akan kuijinkan kau hidup mandiri. Aku akan memberikan sedikit uang untuk membayar uang kost bulan pertama, dan keperluan lain. Semoga itu cukup. Sering sering berkunjung kesini. Aku juga sangat mencintai appamu, dan aku juga sangat mencintai appa Hyunmi.”

“Terimakasih banyak, Ahjumma. Terimakasih. Akupun sudah menganggapmu sebagai eommaku sendiri, tapi aku belum bisa memanggilmu eomma sampai saat ini. Aku sangat rindu eommaku, aku belum pernah melihat wajahnya secara langsung, kelahiranku membuatnya dia pergi meninggalkanku”

Apakah ini mimpi? Tolong siapapun bangunkan aku. Aku tidak sanggup lagi berdiri, badanku lemas. Apa? Apa yang kudengar tadi? Kudengar oppaku menangis.

“Jinki, jangan menangis. Kau kan sudah berjanji kepada appamu akan menjadi anak yang kuat dan tegar.” Eomma merangkul oppa.

“Ne, aku tidak lupa janjiku kepada appa sebelum dia juga pergi menyusul eomma. Walaupun aku berjanji ketika aku masih kecil. Terimakasih banyak ahjumma, terutama kepada alharhum Minhwan appa. Dia mau menerimaku dirumah ini, walaupun aku bukan anaknya, dan bukan anakmu. Terimakasih Ahjumma” oppa menangis semakin deras.

“Sudah Jinki sudah, lupakan semuanya. Anggap itu masa lalu, hanya kenangan. Kau ini anak yang kuat dan tegar, ingat itu. Jinki….”

“Ne, Ahjumma? Ada apa?”

“apakah Hyunmi sudah tau soal ini? Bagaimana kalau dia tau? Eomma takut dia akan marah kepada kita.”

Jinki POV

Pertanyaan Ahjumma, pertanyaan yang sampai kapanpun tidak bisa aku jawab. Memang kenyataan ini sangatlah pahit. Kehidupan ini kejam. Aku ditinggal eommaku sejak saat aku lahir, aku yang menyebabkan eomma meninggal. Lalu Appa yang bertemu dengan Ahjumma, dan menikah. Sejak kecil aku dirawat oleh wanita yang bukan ibu kandungku, dia sangatlah baik, bahkan aku menganggapnya dia eommaku, tapi sampai sekarang aku belum bisa memanggilnya dengan eomma.

Lalu appa yang sakit sakitan, ketika aku berumur 4 tahun, appa menyusul eomma. Ahjumma sangat terpukul, aku melihat dia menangis tanpa henti, aku tidak mengerti apa apa. Appa sempat bertanya kepadaku, apakah aku bisa menjadi anak yang kuat dan tegar, bagaimanapun masalah dan cobaannya, aku berjanji kepada appa. Aku akan selalu kuat dan tegar.

Beberapa bulan setelah kematian appa, Ahjumma memutuskan untuk menikah lagi. Mungkin, Ahjumma tidak sanggup menghidupkanku seorang diri. Untungnya Minhwan appa mau menerimaku.

Tidak lama kemudian, Ahjumma hamil. Lalu lahirlah seorang bayi kecil, seorang bayi perempuan. Ahjumma mengatakan dia adalah adikku. Aku harus memanggilnya dengan dongsaeng, aku sangat senang dengan kelahiran dongsaengku, yang bernama Hyunmi.

Ketika aku sudah besar, ketika aku sudah beranjak dewasa. Ahjumma menceritakan semuanya kepadaku, bahwa dia bukanlah ibu kandungku, bahwa eomma dan appaku sudah tiada, bahwa Minhwan appa bukan ayah kandungku, dan bahwa Hyunmi bukanlah adik kandungku.

Ya, sakit sekali. Aku yang baru kelas 9 SMP sangat merasa terpukul, aku tidak bisa menerima kenyataan ini. Aku merasa aku ini seorang anak yang malang. Hidupku sudah tidak berguna lagi.

Lalu aku teringat janjiku kepada appa, aku tidak tau mengapa aku ingat akan hal itu. Aku berjanji aku akan menjadi anak yang kuat dan tegar, bagaimanapun masalah dan cobaanya.

Berkat itu, jadilah aku yang sekarang. Aku berusaha menerima kenyataan ini. Ya, walaupun butuh waktu yang cukup lama, tapi ternyata aku berhasil, sampai sekarang.

Aku berharap Hyunmi bisa seperti aku.

“Aku tidak tahu Ahjumma, aku sangat sayang kepadanya. Sayang sekali, bahkan aku sudah menganggapnya sebagai adik kandungku. Walaupun aku dan dia tidak lahir dari satu perut. Ahjumma, aku tidak tega. Aku tidak tau apakah dia bisa menerima kenyataan ini, aku tidak tau apakah dia bisa seperti aku.”Aku menangis di depan Ahjumma, aku sudah tidak tahan.

“Jinki, jangan menangis! Ahjumma marah jika kau masih menangis. Sudahlah, biarkan dia tau sendiri. Ahjumma juga tidak tau harus bagaimana, harus mulai darimana jika menceritakan ini semua kepada Hyunmi. Aku juga takut, Jinki” Eomma terlihat sangat sedih.

JGGERR!

Suara  apa itu? Bukankah itu bunyi pintu utama? Siapa yang membuka?

Aku dan Ahjumma segera keluar dari kamar lalu mengecek keadaan, kudapati pintu utama sudah tertutup rapat, dan suara motorku melaju.

“Ahjumma! Tolong cek apakah ada Hyunmi diatas!!” Aku panik, panik bukan main. Lalu aku memeriksa motorku keluar.

Motorku tidak ada.

“Jinkiyaa!! Hyunmi tidak ada dimana mana!! Hyunmi kabur!!”

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

3 thoughts on “He Is My Oppa – Part 6”

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s