A Fool

Author                         : STORM

Main Cast                    : Flow

Supporting Cast          : Minho, Yoora, Kim Jong Hyun

Genre                          : Life

Length                         : One Shot

Rating                                     :

A FOOL

Being afraid of something is totally fool

“hh..baby..hh…” bibirnya bergerak cepat di seluruh wajahku. Tubuhnya menekan tubuhku ke dinding.

“kumohon jangan..” tanganku mencoba mendorong tubuhnya yang terus mengintimidasi tubuhku.

“hh..” kini lidahnya bermain dengan telingaku merambat turun ke leherku. Tangannya tetap berjalan menggerayangi seluruh tubuhku.

“hentikan..kumohon..”

*PLAK

Telapak tangannya membekas jelas diwajahku. Tapi air mataku tidak jatuh. Hanya takut yang menghinggapi seluruh tubuhku. Takut. takut. takut. dan takut.

“hh..hh..” gigitan dan hisapan kecilnya terus bergerak turun dari leherku. Tidak ada kata “saranghae” yang keluar dari mulut kotornya. Tapi tangannya terus bermain dengan kasarnya di salah satu dadaku. Membuatku meringis kesakitan.

“hh..h..hh..hh..” dapat kurasakan desahan nafasnya semakin menjadi. Menunjukkan birahinya yang juga semakin menjadi.

*KNOCK *KNOCK *KNOCK

“TO…MPHHHHHH” tangannya membekap cepat mulutku. Menghentikan permintaan tolongku pada seseorang yang baru saja menggedor pintu kamar kost-an ku.

*KNOCK *KNOCK *KNOCK

“kubunuh kau jika kau teriak” ancamnya padaku. Dan itu berhasil membuat suaraku tercekat di tenggorokan.

*KNOCK *KNOCK *KNOCK

“Ish..kita sudahi permainan malam ini!” katanya sambil melepas bekapan tangannya dari mulutku. Tangannya dengan cepat merapihkan bajunya. Wajahnya terlihat sangat kesal mendengar seseorang yang terus menggedor-gedor pintu kamarku. Tetapi aku sangat berterimakasih karenanya.

catch you latter babe” ujarnya sambil berlalu menuju pintu kamarku. Senyuman menjijikkan terlukis di wajahnya. benar-benar menjijikkan. Dan aku hanya bisa duduk tersender di dinding ini, saat mataku melihat kakinya melangkah ke luar kamarku.

“oh ya, jangan berani untuk melaporkan hal ini pada siapapun. Atau aku akan mengulangi hal ini lagi” dan pada saat ia mengucapkannya. Aku bersumpah tidak ada air mata yang kuperlihatkan padanya. Tidak ada rasa takut dimataku yang kutunjukkan padanya. Tidak ada. AKU BERSUMPAH TIDAK ADA.

Tapi kenyataannya…

***

“APA???” ya itu adalah respons yang kudengar dari Yoora, salah satu sahabatku ketika kuceritakan apa yang telah terjadi tadi malam. Kejadian yang hampir merenggut kesucianku karena seorang yang tidak kukenal tiba-tiba memasuki kamar kost ku. Mengunci rapat pintu kamarku. Mengambil kuncinya dan menaruhnya di saku celananya. Dan mengintimidasi tubuhku dengan tubuh besarnya dan juga gerakan tangannya yang benar-benar membuatku jijik atas tubuhku.

“Lapor polisi Flow. Lapor!!” ujarnya lagi. raut marah jelas terlihat diwajahnya.

“tapi..dia mengancamku..katanya kalau aku mela..”

“mau melakukan hal itu lagi? jangan bodoh kau Flow! JANGAN BODOH! Semua orang juga akan bilang gitu. Jangan bilang siapa-siapa! Orang nodong juga ngancem. Kalo teriak, kubunuh kau!tapi orang yang ditodong banyak kan yang tetap lapor polisi? Itu tuh cuma gertakan Flow. Cuma gertakan!!” Kalimat Yoora benar-benar dipenuhi emosi. Emosi yang lahir dari kekesalannya akan sikap penakutku.

Ya. aku memang takut. Takut dia melakukan hal itu lagi padaku. Takut ia mengincarku. Takut ia merenggut kesucianku yang telah lama kupertahankan. Salah?

“kita lapor polisi ya Flow?” pinta Yoora lagi. kali ini nada suaranya benar-benar memohon. Tatapannya sendu. Tangannya menggenggam tanganku erat. Tapi itu semua tetap membuatku menggelengkan kepalaku. Aku benar-benar takut kejadian itu terulang lagi. Benar-benar takut. Tampaknya ancaman laki-laki berengsek itu benar-benar tertancap dalam pikiranku. Membuat hawa ketakutan menyelimuti jiwa dan raga ku.

“hhffff…kalau begitu, pindah tempat kost-an Flow. Tinggal di asrama bersamaku saja ya?” Nada yang sama. Tatapan yang sama. Dan genggaman yang sama. Tetap ditunjukkan Yoora padaku. Sekali lagi sahabatku ini memohon padaku. Dan gelengan tetap kuberikan padanya. Bodoh?

“Jadi kamu maunya apa Flow?? Apa? Kamu mau tetap tinggal di kost-an itu? Tinggal di tempat yang sama akan tetap menjadikanmu korban. Ngerti?”

“Begitupun dengan tinggal di tempat yang baru. Bukan hanya aku yang akan menjadi incarannya. Tapi kau juga akan terlibat. Dan aku tidak mau hal buruk terjadi padamu. Tidak mau Yoora. Tidak mau..”

“Jangan jadikan aku sebagai alasan Flow. Aku bisa menjaga diriku sendiri.” Tatapannya berubah, dari tatapan sendu menjadi tatapan kesal. Genggaman tangannya terlepas dari tanganku dan sekarang terlipat di depan dadanya.

“Hff…Tuhan..jadi apa yang akan kau lakukan?” Tanyanya lagi setelah mengambil nafas panjang. Aku tau Yoora, dia tidak pernah marah padaku. Sekesal apapun dirinya padaku. Tetap tidak akan bisa marah padaku. Hanya tarikan nafas berat yang bisa ia lakukan bila sudah sangat kesal padaku. Mencoba meredam emosinya yang semakin tinggi.

“tidak tau. tapi aku tidak akan lapor polisi dan pindah kost-an”

“hfffff..kalau begitu..sudah kau ceritakan masalah ini pada kedua orang tuamu?” Tanyanya yang tetap kuberi gelengan.

“hfffffffff..Tuhannnnn..tapi setidaknya kau harus cerita Flow..orang tua mu harus tau apa yang sedang terjadi pada anaknya.”

“tidak. Aku tidak akan cerita pada orang tuaku. Aku tidak mau omma mendapat serangan jantung. Tidak mau omma selalu khawatir akan diriku. Tidak mau Yoora. Tidak mau..”

*BRAK

Seketika pandangan seluruh mahasiswa di kantin ini mengarah pada kami setelah mendengar suara keras dari meja kami. Yoora. Kehilangan kesabarannya atas diriku. Dia menggebrak meja. Dan aku hanya bisa memberikan ratusan mata yang sedang melihat kami dengan senyuman. Seolah menunjukkan tidak ada apa-apa

“Dengar Flow. Dengar aku! Omma mu itu..akan langsung mati tepat dihadapanmu. Jika ia tau bahwa anaknya telah hamil di luar nikah karena diperkosa. Mengerti? Sadarkah kau akan hal itu? SADARKAH??” Dan aku hanya bisa menundukkan kepalaku. Yoora benar. Dia benar. Tapi aku benar-benar tidak mau membuat orang tuaku khawatir. Cemas. Tidak mau. Benar-benar tidak mau.

“Jadi jangan coba-coba untuk menggunakan alasan itu! Karena itu tidak masuk akal bagiku. Ketakukanmu. Kekhawatiranmu. Kebodohanmu. Semuanya. Tidak ada yang masuk akal bagiku. Tidak ada!!”

“Maaf..” Hanya kata maaf yang bisa kuucapkan pada Yoora. Maaf karena sudah menceritakan kejadian memalukan dan menakutkan bagiku tadi malam. Maaf karena sudah membuatnya cemas atas diriku.

“Tidak usah minta maaf!”

***

“Flow…kenalkan ini Minho. Temanku. Ia bekerja di kepolisian Seoul. Dan dia bisa membuat sketsa wajah orang berengsek itu.” Yoora masih saja mendesakku untuk membuat laporan atas kejadian beberapa minggu lalu.

“Flow” kataku sambil tersenyum dan menjabat tangannya.

“Minho” jawabnya ramah. “Jadi, bisa kau gambarkan bagaimana wajah pria itu?” tanyanya langsung.

“Ehm..Minho? Kau kekasihnya Yoora kan?” kucoba mengalihkan pertanyaan darinya. Dan tampaknya berhasil. Karena pipi pria ini langsung memerah. Begitupun dengan Yoora. Aku tersenyum melihatnya.

“Tidak. Ehm..belum menjadi kekasih. Aku masih mencoba meyakinkan dirinya untuk menerimaku” Jawabnya. Pipinya masih memerah. Dan aku tertawa melihatnya. Bagaimana bisa Yoora mendapatkan lelaki pemalu seperti ini.

“Gampang membuat Yoora bilang iya. Jangan berikan ia kata-kata romantis..berikan ia..”

“EHEM!! Cepat gambarkan laki-laki berengsek itu!” Yoora memutus kalimatku. Raut kecewa sangat tampak di wajah lelaki ini.

“Ehm..Aku..”

“Jangan bilang kau lupa wajahnya.” Aku mengangguk menjawab pertanyaannya yang memotong kalimatku.

“BOHONG!!”

“Yoora..” Minho tampak menenangkan gadisnya itu dengan menggenggam tangannya.

“Minho..Dia..” Tangannya menunjukku. “Gadis ini. Dia berbohong. Bagaimana bisa ia melupakan wajah laki-laki berengsek yang hampir membuat dunianya hancur” Minho tersenyum menanggapi emosi Yoora. Sekarang aku tau kenapa Yoora bisa menyukai lelaki pemalu ini. Biasanya Yoora akan sangat kesal melihat lelaki pemalu. Tapi, pria bernama Minho ini, dia berbeda. Mungkin pemalu bukan sifat utamanya.

“Flow..kalau kau takut ia mengincarmu. Ehm..maksudku laki-laki itu. Kau bisa ikut program perlindungan saksi. Kami pihak kepolisian akan melindungimu.” Jelas Minho padaku.

“Dengar kan?” ujar Yoora.

“Benarkah?” tanyaku ragu. Minho mengganggukkan kepalanya dengan penuh keyakinan.

“Tapi aku..benar-benar lupa bagaimana wajahnya.” Dan aku masih berbohong menjawabnya. Ancaman laki-laki itu benar-benar membuatku takut.

Aku tau mungkin kalian akan bilang aku bodoh. Tapi coba posisikan diri kalian pada posisiku. Mengalami hal buruk itu. Mendapat ancaman. Dan takut akan kehilangan kehormatanku sebagai wanita. Bisakah kalian dengan tenang melaporkan hal itu pada polisi? Tidak kan? Bahkan kalau kau ikut program perlindungan saksi yang jelas-jelas akan merubah identitasmu. Kau tidak akan punya keberanian untuk melapor pada polisi. Tidak akan.

“kalau aku menuruti perkataannya dengan tidak berkata pada siapapun. Aku yakin ia tidak akan mengincarku lagi” ucapku lirih.

“terserah” itu yang diucapkan Yoora. raut wajahnya benar-benar kesal. Dan Minho hanya bisa menggelengkan kepalanya mendengar ucapanku.

Hfff…

***

Sudah dua bulan dari kejadian itu. dan aku tidak pernah bertemu dengannya lagi. benar dugaanku ia tidak akan menghampiri dan menyentuhku lagi bila aku tidak melaporkannya.

Kuhempaskan diriku di tempat tidurku ini. hfff..kutarik nafas panjang karena merasa lega.

*CKLEK

Tiba-tiba pintu kamarku terbuka.

Kulihat seseorang yang kukenal memasuki kamar. Oh tidak. Aku lupa mengunci kamarku. Tubuhku dengan segera bangun dari tempat tidurku.

Badanku menegang. mataku membesar. dan takut menyelimuti diriku. melihat seseorang yang memasuki kamarku tanpa izin dan mengunci kamarku.

“Hey baby..” tubuhnya dengan segera mendorong tubuhku ke dinding. Membuat tubuhku terhimpit dinding dan tubuh besarnya.

“Tunggu..aku tidak pernah melaporkanmu. Tidak pernah.” Lelaki ini tetap tidak menghentikan intimidasi tubuhnya pada diriku. tubuhnya semakin menekan tubuhku ke dinding. Sama seperti pada saat ia datang pertama kali.

“haha..baby.. terimakasih karena sudah menurut padaku hahaha” aku terkejut mendengarnya. Menurut dia bilang? Siapa yang menurut? Aku tidak melaporkannya karena kupikir..dia..dia..

“KYAAAAAA” kudorong tubuhnya hingga jatuh setelah mendengar ucapannya. Gila! Jadi selama ini dia membohongiku? Ancamannya itu..ARGHH!!

Kulari secepat mungkin. menjauh dari dirinya yang jatuh terhempas. Kuputar kunci yang selama ini mengunci kamarku. Tapi baru satu kali putaran. Tangannya sudah berhasil menangkapku lagi.

Tangannya menarik bajuku yang sedang berusaha membuka pintu kamarku. Membuatku jatuh terhempas ke lantai. Tepat di atas tubuhnya. Kemudian tangannya dengan cepat membalik keadaan. Sekarang tubuhnya berada diatas tubuhku. Salah satu tangannya mencekram kedua tanganku kuat. Membuatku tidak bisa menggerakkan tanganku lagi. Sedangkan tangan satunya bermain dengan seluruh tubuhku. Begitupun dengan bibirnya yang terus menjelajahi bagian pundakku yang sudah terbuka. desahan nafasnya semakin menjadi.

Dan aku hanya bisa menangis dan menyesal. Menangis karena telah membiarkan kejadian ini terjadi untuk kedua kalinya. Menyesal karena aku tidak mendengarkan Yoora untuk melaporkan kejadian yang pernah terjadi padaku.

“hh..hh….” dapat kupastikan nafasnya semakin menggebu. Nafasnya semakin menjadi. Benar-benar menunjukkan bahwa ia benar-benar menikmati apa yang sedang ia lakukan.

Aku hanya bisa memejamkan mataku. Tidak bukan karena nikmat yang kuterima. Tapi karena aku sudah tidak tau apa yang akan kulakukan. dan juga sudah tidak punya tenaga untuk melawannya.

“hh..” di saat aku memejamkan mataku. Kurasakan tangannya merobek paksa sesuatu yang kupakai untuk melindungi bagian bawah tubuhku. Dan tidak lama kurasakan sesuatu memasuki bagian sensitive tubuhku. Membuatku perih setengah mati. Mataku terbuka. Kulihat tangannya. Tangannya kini bermain dengan bagian bawah tubuhku itu.

Tidak..Tidakkk..aku tidak akan membiarkan ia merenggut satu-satunya yang kubanggakan. TIDAK AKAN!!

Aku harus melindungi diriku. bahkan putri duyung yang hanya mempunyai ekor. Bisa berenang dengan cepat. Bisa lari dari kejaran gurita yang tangannya mencekram erat ekor sang duyung. Aku juga pasti bisa! Walau hanya dengan menggunakan kedua kakiku yang terlepas bebas.

“ahh..” aku meringis atas perlakuan kasarnya. Tangannya semakin memasuki bagian bawah tubuhku itu. “hentikan..” aku tetap memohon padanya. Kulihat ia hanya memberikan senyum busuknya padaku. senyum yang akan selalu kuingat!

Kurasakan tangannya berhenti bermain dari bagian bawah tubuhku itu. tangannya kini mencoba membuka celana jeans yang sampai saat ini masih menutupi bagian bawah tubuhnya. Saat itulah kakiku menyiku bagian bawah tubuhnya itu dan mendorongnya kuat. membuatnya terhempas jatuh ke sampingku. Dan meringis kesakitan.

“AWW! KAU!”

*PLAK

Sakit memang menerima pukulannya dipipiku. Tapi itu tidak membiarkanku untuk berhenti berontak. Kakiku masih menyiku. Mencoba mempertahankan kesucianku.

“PERGIIII!!” Tanganku mendorong tubuhnya yang sudah berada di atasku lagi. membuatnya terhempas lagi. Entah kekuatan apa yang merasukiku sampai akhirnya aku punya kekuatan mendorongnya.

Tubuhku segera bangun. Tapi tangannya berhasil menangkap kaki kiriku. Mencegahku keluar dari kamar ini. tapi dengan segera kaki kananku menginjak bagian bawah tubuhnya.

“AWW” sekali lagi ia meringis kesakitan. Kulihat sekelilingku. Mencari sesuatu yang bisa kupakai untuk membunuhnya. Ya. Membunuhnya. Dia harus mati. Mati.

ISH!! SIAL!! Biar berapa kalipun pandanganku mencari benda tajam. Tetap tidak kutemukan. tapi mataku segera melihat benda besar di meja belajarku. Printer. Hah! Mati kau.

*DUG

Kulempar printer kesayanganku ini. tepat di atas kepalanya. tidak membunuhnya mungkin. tapi kurasa akan berhasil membuatnya pingsan.

*DUG

*DUG

*DUG

Berkali-kali kuhantam kepalanya dengan printer hitamku.

Dan kulihat lelaki ini sudah tidak bergerak.

“hey kau..” kakiku dengan cepat menendang tangannya. Mencoba meyakinkan diriku bahwa ia sudah pingsan. “hey!” tapi tidak ada gerakan darinya. aku tau dia tidak mungkin mati. Hanya pingsan.

Tanganku segera mengambil ponselku dan dengan cepat menekan nomor sebuah kantor kepolisian.

Setelah itu..kubuka pintu kamarku. Keluar dari kamar sesak ini. dan duduk mematung memandangi si Kriminal bejat itu di luar kamarku. Menunggu rombongan mobil patroli datang untuk menangkapnya.

***

*Nguing *Nguing *Nguing

Sekelompok pria berseragam biru terlihat membawa seorang dengan rambut agak coklat. Dan melihatnya dibawa seperti itu benar-benar membuatku puas. Hahaha..mati kau dipenjara! MATI!!

“Flow, tidak apa-apa?” tanya Yoora yang datang bersama kekasihnya Minho. Ya mereka sekarang sudah menjadi sepasang kekasih.

“emm..” aku menjawabnya dengan senyuman.

“Namanya Kim Jong Hyun. Seorang criminal kelas kakap. Tuduhan serupa terhadapnya sudah banyak.” Kali ini Minho yang berbicara.

“makanya Flow, sudah kubilang kan? seharusnya dari du..”

“iya aku tau aku salah. Bodohnya aku percaya pada ancamannta.” Yoora langsung memelukku erat.

“kau tau Yoora. aku tidak akan pernah diam lagi. tidak akan.”

***

STORM POV

By not doing something, or by being afraid of doing something,

It means you are letting something bad happen to you for the second time.

And trust me

There will be no “SAVED BY THE BELL” for the second time

No one will save you accidently for the second time

So Please, DON’T BE A FOOL, ladies.

*A note from the author for her lovely friend:

Dear Jie..

Hate me if you want to

Kill me if you want to

But I will not say sorry for telling your parents

I will not say sorry for asking the police to put him in jail!

Never!

Because this is my way to save you.

xoxo

-storm-

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

51 thoughts on “A Fool”

  1. JIE?? Maksudmu Princess?heh? Yang bener kamu Storm?? *shock! *ambil nafas*

    Tunggu,ini ceritanya tentang ‘sexual abusement’ atau ‘rape’ kan?? *shock*panic

    Tentang ceritanya..overall kena sama tujuan lah storm..i could say it’s cool! ^^b

    1. Hohoho..sabar kak..sabar..
      Ambil nafas..buang..
      ambil nafas..buang..
      hehehe

      udah kuceritain kan semalem?
      jadi dah bisa tenang kan ya? hehehe

      wow..dapat cool dari MU
      hehe..
      makasih ya kakak cantik..^^
      *kecup =*

  2. for a reason becos i read this FF is… same condition that happened to my beloved friend.

    i cant do anything beside said to her, “reach that boy!” and she did. she really brave to prove that everyone who wants to break her life, will not okay.

    hua, be a HERO ladies! i love this FF, great author! NICE! ^ ^

    1. Mwo??
      your beloved friend had it too??
      OH MY!

      Send my regards to her, K? ^^

      Yes! be a hero,
      if it’s not for the world, at least for your beloved ones.

      Gomawo Nia for reading and leaving a comment..^^
      *Kecup =*

  3. inikah “FF berpesan”? hehe. it’s cool. dan storm sudah berani bikin adegan “berani”.

    1. Minho: Ahjussi, Teh manis 10 ya. ASAP ga pake lama
      Ahjussi: De..
      Taemin: Aku Mie ayam 5 mangkok. puedess..
      Ahjussi: sambel atau saos?
      Taemin: apa aja yang penting pedes..

      Itu baru FF berpesan onn..hakakakak
      Oh ya jangan lupa nulisnya pake tanda petik hakakak

      apalah berani onn?
      orang aku bikinnya penuh emosi gitu hahaha

      anyway, thx for reading n leaving a comment ya onn..^^
      *Kecup =*

  4. Hate me if you want to,

    Kill me if you want to,

    But, i will nOt say sorry for telling your parents,

    I will nOt say sorRy for asking the police to puT him in jail!

    Never!

    BecAuse this is my way to save you!

    OMG. .
    it is so cool!
    Be a strong and hero ladies. . !!
    I like your fanfictioN, sister. . . .
    Great job!
    ^^

    1. Gomawo Chandra..^^

      sebentar..ada yang mau kubilang:
      “Show what you’ve got bro!” *G.D. bgt deh aye..
      hakakak

      entah kenapa baca komenmu
      langsung keinget GD di Strong Baby-nya Seungri
      hahaha..

      sekali lagi gomawo for reading and leaving a comment y..^^
      *rangkul Chandra
      *ga mungkin aye kecup ente kan?hakakak

  5. hiaah . |><|
    kapan2 rating nya ditulis yakk .
    aku udah kelanjur baca jadi ya aku terusin aja .
    waaah .kakak Storm ff ini daebak .

    walopun agak ada sensor nyaa . hehe 🙂
    but aku sukak kata2 inggris yg terakhir .
    wwah , kk storm pinter bhz inggris yak .^^
    btw , ff-nya daebakk .
    buat LAGI .!! 😀

    1. hahaha..iya..aku lupa nulis ratingnya..
      kekeke..

      bahasa inggris? pinter?
      ga..biasa aja..anjlok malah nilainya..hahaha

      gomawo ya sayang..^^
      *kecup =*

  6. Hhuuuaaaa!!! Keren!!! DAEBAK!!!
    Ak sesak nafas sendiri loh bacanya..
    Masa si flow begitu bodoh nurutin gtu aja ancaman si abang jjong yg berubah jadi monster mesum itu..
    Tapi, FF ini bermoral banget.. Aku suka pesan moralnya disini.. But, btw, ini kisah nyata ya eonnie??
    Sekali lagi DAEBAK!! (b^o^d)

    1. Nah..temenku emang bodohh Mrs.Lee…
      dah bego bgt deh..
      sampe sekarang aja aku sampe kesel..heuhhh.. -_-!

      iya..based on true story..

      oh iya? daebak? hehe..
      gomawo ya Mrs.Lee..
      *Kecup =*

  7. waaahhh.. Ff nya keren nih,jarang2 kan ff ada pesan moralnya.. Ya walau ada sedikit adegan2 NC nya.. Hhe..
    Ff nya keren,apalagi kata2 bahasa inggris yg dibagian bawah ff nya,wah daebak bgt deh. Tapi ini dari kejadian nyata kah?? Kok ada ”for jie” nya sih yang di note bawahnya?

    1. hahaha..iya..lupa ga kutulis ratingnya..
      maaf ya.. ^^

      Iya, vanessa..
      based on true story..^^

      gomawo for reading and leaving a comment ya ^^
      *Kecup =*

  8. wow!!as usual make me speechless ><
    gw setuju kok sama tindakan strom. dan itu adalah tindakan berani. bnyak orang yang biasanya ga mau terlalu ikut campur sama urusan orang lain. dan bersyukurlah jie, punya sahabat seperti storm 🙂

    1. Chotaaaaaaaa ^^
      senangnya diriku menemukanmu di sini..
      hehehe

      Gomawo yaaaa udah baca n leaving comment ^^
      Ih seneng deh..kau hadir kembali di FF ku yg ini..

      *Kecup ahhhh.. =*

  9. Udah lama gak baca FF, gak sengaja ngeklik FF ini
    Just one word WOW
    No no it’s so WOWSOME!
    I have some question girl, after you do.. engh that action for saving you friend ?
    What’s her reaction? Hate you or thank you?
    I’ve been on your position, try to help my beloved friend
    And it’s end up like i’m the one who’s such an idiot, she fuckin’ hates me

    They must be so proud having you beside them ^^
    xoxo

  10. lana: bwahaha..hate me of course.no doubt! But only for about..emm..i could say 2 months?
    But WHO CARES? As i said before, hate me,kill me, do what she wanna do to me. One day she’ll realize that it’s for her own good.

    U know what did i do to her? Pretend Not knowing anything. Pretend that we have no problems. N trust me she will call u in d’middle of d’nite n say ‘bsk temenin nonton y?’ n u may yell at her, ‘DASAR BEGO! NELFON TENGAH MALEM CUMA NGAJAK NONTON? well,ok bsk qta nonton dan loe yg traktir.’ n we’re best friend again. 😀

    hard,huh?

  11. Nataem:
    hehe iya Na..*sok akrab hehe :p*
    Based on true story..

    Ga apa2 y Na..ku reply di sini. Aku OL dr HP soalnya..

    Gomawo Na..udah baca dan komen.. 🙂
    *kecup :*

  12. Jaerin:
    benarkah..keren? Gomawo *langsung peluk*

    Iya based on true story..

    Salam kenal juga ya Jaerin.. Storm imnida*bow

    eh g apa2 y aku reply di sini..lg ol dr hp soalnya..

    Anyway,thx for reading n leaving ur comment ya..seneng deh.. 😀
    *Kecup :*

    1. cheonmaneyo~~ *hug back*
      wah, turut prihatin kalau begitu~
      bai de wei panggil aku Jessi or Jess or Jaerin jg gpp sih #plak
      soal itu mah gpp kok, dibls aja dah bagus XD
      annyeong storm~~~

  13. Storm eonni:
    Ahhh storm eonni ramah sekali ^^~
    gwenchana eonn ;D

    No problem eonn, aku kan selalu ingat kalo ‘COMMENT LIKE OXYGEN’ ekekekkeke (-,-)

    *kecup balik* /dijitak storm eonni

  14. Nataem:
    Asyik..asyik..dikecup balik..yg hot ya Na kecup baliknya hakakak
    #plak.plak.plak *ditampar Taemin bolak-balik 😀

  15. unnie >.< aku sesek napas. bagian yang 'itu' lgsung aku skip. pokoknya intinya tau aja dah critanya gimana. haha. aku selalu suka FF unnie ^^. aku udah jadi fans FF unnie dari dulu ^^. bikin FF yg banyak yak, un. ahaha

  16. Ff.nya keren . Ikut gregetan juga liet sikapnya flow . Untung aku hdup dikota kecil , jadi hal2 yang kyak gtu masih tabu bgt! Lingkungan jawanya kentel sih
    Daebak ff.nya aku jd ikut tegang juga

  17. Nataem: Naaaa! Sorry bru reply skrg y.
    Blog pribadi? Ga da Na..aku cuma share FF di sini..
    Trs aku jg g punya twitter ataupun fb *ntah hidup di dunia mana hahaha*
    soalnya g keurus Na..deadlines banyak euy..*gaya! Hahaha..

  18. Yoora: bwahaha..Sang pemilik nama yg sering kupakai dtg haha..

    Hahay..di skip? Aku lupa g tulis rating-nya sih ya..

    Fans? Haha.. Aku jg fans-nya Yoora kok..

    Hehe..sip!sip! Nanti klo deadlines ku dah slesai,ku tulis ff banyak deh haha *kayak laku aja tulisan ane haha..

    Gomawo Yoora sudah berkunjung.. 🙂
    *kecup :*

  19. Elfnote13:
    hi cantik.. 🙂
    makasih sdh berkunjung dan ninggalin jejak ya..

    Oh,geregetan sama flow? Aku aja smp skrg msh geregetan sama temenku itu! Hehe..

    Daebak? Wah..gomawo. Jeongmal gomawo..*bow

    oh..biar di kota kecil harus tetep hati2 ya..

    Oh y,mau kupanggil apa nih?

    Skali lg makasih y dah baca n komen.. 🙂
    *kecup :*

  20. pas selesai baca FF ini eon mikir..
    “GILA APAAN NIH FF?? KEREN BANGEET!!”
    pesan nya dapet banget!
    dan quote kamu terakhir itu ya ampuuuun!!
    dan beruntunglah orang yang punya sahabat kayak kamu!!
    ini jadi Oneshoot favorit eon selama ini!
    AWESOME!!!
    udah ah eon gak bisa komen apa2 lagi!

    1. Huaaaaaaaa
      Lia Onnnn…aku kangennnnnnnnnnnnnnn
      bogoshipooooo…
      hahaha

      Apalah Onn keren?
      aku cuma mengeluarkan unek-unek
      haha..

      Jeongmal gomawo onnnn…
      udah mampir dan meninggalkan jejak..^^
      *kecup =*

  21. Wohow~ sugoi~!!
    Keren~ XD

    tapi tapi pas diksh tau ama minho klo jjong yg menjadi penjahatnya (?)
    huee~ mewek..

    As usual, w suka ff lo strom..*sksd tingkat tnggi* hahaha..
    #harap maklum ya.

  22. Bayangin Minho jadi polisi ahh melted
    Jonghyun jadi penjahat? pantes banget keliatan dr wajahnya #Dilemparkelautsamablingers

    only one word for you author “DAEBAK!” ^_^

  23. aigooo~ jdi serem juga kalo lagi di kostan sndirian.. 😥
    aku suka ff storm.. semuanya…
    cz pasri ada kata” bijak yg harus d inget..
    gomawo storm.. udh menghibur dengan smua ffnya… ^^

  24. haaah! Beneran, cewek wajib baca ini FF. Sebenernya agak kasian sm jjong dijadiin begitu O.O”

    yap, sebagai cewek kita engga boleh melakukan satu kebodohan terbesar yaitu diam demi cowok mesum! (?) #maksudnyapaini?

    Kita harus jaga kehormatan, buat cowok yg bener2 mencintai kita dan merupakan jodoh kita yg ga mendahului nafsu, tp hati dan perasaan! Nice ff kak!!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s