One Week Journey – Accidentally, Same Destination [1]

Title                       : One Week Journey – Accidentally, Same Destination (Part One)

Author                  : myee

Main Cast            : Lee Hana, Kim Soona, SHINee

Support Cast      : Park Hye Ra

Genre                   : Friendship, Family

Length                  : Sequel

Rating                   : G

A.N                        : Ini ff pertamaku. Mohon sarannya ya. Maaf kalau jelek hehe (bow)

Author’s POV

“YA! Badanku  bisa remuk lama-lama kalau pekerjaan ini tiada habisnya!”, keluh Taemin seraya menghempaskan tubuhnya ke sofa di ruang tengah dorm SHINee. Tampak cucuran keringat yang terus mengalir di keningnya.

“Ini…”, Minho menyodorkan sekaleng cola dingin pada Taemin. “Oh, thanks, hyung.”

Kibum hanya medengus dan mengambil sebotol minuman dingin dari kulkas, sedangkan Jonghyun mengambil handuk kecil dari kamarnya.

DRRT.DRRRRRRRRT.

Ponsel Onew bergetar di dalam saku celananya. “Yeoboseyo? Ya… Ya…”

“WAH! MANAGER HYUNG! KAU BAIK SEKALI! GEOMAWO!!!!!!”, Onew tiba-tiba berteriak sumringah di dapur. Sontak Taemin yang sedang meminum colanya langsung tersedak, Kibum dan Jonghyun mengahampiri hyung mereka tersebut, sedangkan Minho menepuk-nepuk punggung si maknae.

“Ya! Onew hyung, waeyo?!”, tanya Jonghyun. “Berita baik! Kita dapet libur seminggu! Tempatnya terserah kitaa!”

“SINCAYO?!”, Kibum melongo tak percaya dan dia langsung menari-nari bahagia dengan Jonghyun di sebelah dapur. Minho hanya manggut-manggut sambil tersenyum sedangkan Taemin masih batuk-batuk.

“Hey, Taeminnie, gwenchanayo? Kita dapet libur tuh”, kata Minho sambil mengacak-ngacak rambut dongsaengnya tersebut. “Ne…Ne… Aku tahu… Sekarang bisa ambilin air putih? Tenggorokanku perih, hyung!”

Onew berdehem. “Oke, kita mulai libur Sabtu besok lusa, mau kemana nih?”, ia langsung duduk di kursi meja makan dan mengadakan rapat dadakan. “Hmm… Budgetnya berapa dulu?”, Key bertanya sambil meregangkan tangannya dan duduk di seberang Jinki. “Yaaah~ Hmm… Cukup untuk tiket pesawat ke luar negeri, sih. Tapi negara yang deket Korea aja, kayak Hongkong Taiwan gitu lah”, sambung Onew sambil membaca SMS dari managernya.

“Ya! Minho! Taemin! Ke sini kalian! Ayo rapat! Rapat! Demi kebaikan kalian juga!”, Jonghyun memanggil mereka dan menyender pada dinding. Taemin dan Minho  langsung menghampiri hyung-hyung mereka dan duduk di kursi meja makan.

“Aku pengen ke Jepang…”, ucap Taemin sambil meneguk air putihnya. “Lho? Bukannya pas tour bulan Maret sama Juli lalu kita pernah ke sana ya?”, tanya Key. “Yup. Tapi kita belum sempet jalan-jalan lho hyung. Cuma ke Sapporo doang, itu juga cuma dikasih waktu sehari terus balik lagi ke Korea. Pas di Yokohama juga cuma sehari, konser terus pulang lagi deh”, sambung Taemin.

“Iya, ya. Lagian China, Hongkong sama Taiwan kita waktu itu dikasih waktu 2-3 hari, bisa keliling dulu…”, ucap Jonghyun tanda setuju. “Ne, hyung. Jepang kan deket, terus tempatnya rame – rame lagi. Tiket pesawatnya juga engga begitu mahal. Ke sana aja yu~”, sambung Key sambil menepuk – nepuk tangan Onew.

“Aku sih oke aja. Yang lain gimana? Setuju gak? Tujuannya sih refreshing aja, jarang – jarang lho dikasih waktu kosong segini lama…”, kata Jinki sambil melihat dongsaeng-dongsaengnya.

“Ke manapun oke hyung”, kata Jonghyun tersenyum sambil menunjukkan deretan gigi putihnya. “Ayo ayo”, sambung Minho manggut-manggut. “Sip. Jepang!Sudah pada setuju kan? Aku telepon manager hyung sekarang nih, ditunggu soalnya”, ucap Onew sambil mengambil ponselnya. Member SHINee yang lain tepuk tangan sambil bersorak dan bergegas pergi ke kamarnya masing-masing untuk packing.

Setelah menelpon managernya, Onew mengambil kunci mobilnya, bersiap untuk pergi.

“Lho, hyung. Mau ke mana?”, tanya Taemin mengintip dari kamarnya.

“Jemput Hana, terus mau belanja buat liburan kita ke Jepang nanti. Sekalian ambil barang sama baju-baju dari rumah. Sebentar kok, nanti balik lagi.”, jawab Onew sambil memakai jaketnya.

“Oke deh, jal ga!”. Onew melambaikan tangannya dan keluar dari dorm.

Lee Hana’s POV

“Ya! Lee Hana!”

Suara seorang yeoja tiba-tiba membuatku kembali ke dunia nyata. Ck, siapa sih? Lagi enak-enak tidur kok diganggu?, gerutuku dalam hati.

“Ah, kau, Ji Ra… Ada apa?”, aku bertanya sambil mengucek-ngucek mataku yang masih setengah tertutup. Sumpah, malas rasanya bangun. Aku lelah sekali. Gara-gara sebentar lagi ada pertandingan tingkat kota, klubku, klub anggar mengadakan latihan dari sepulang sekolah hingga menjelang jam 6. Mana sekarang jadwalnya ujian. Parah.

“Ini, aku membuat cookies semalam…”, jawabnya sambil menyodorkan kotak bening berhias pita hijau. “Ah, untukku? Waah tum-”. Belum selesai aku bicara, dia langsung memotong perkataanku, “Eits! Bukan! Ini untuk oppamu, Onew oppa!”.

Ya ampun, lagi? Kadang – kadang lelah juga bila tiap hari aku selalu dititipkan hadiah dari para fans oppaku, Lee Jinki. Ya, seorang leader SHINee, grup boyband yang karirnya sedang menanjak itu. Tidak hanya itu, banyak yeoja dari sekolahku ini yang berusaha menjadi temanku dengan satu tujuan, untuk mengenal oppaku lebih dekat. Ampun.

“Mwo? Oh, oke deh. Nanti aku kasih kalau dia pulang ke rumah”, jawabku sekenanya sambil mengangguk pelan. “Yes! Geomawo ya Hanaa! Saranghae!”, ucapnya sambil memelukku seraya meletakkan kotak itu di mejaku.

Setelah temanku itu pergi, aku mencoba untuk tidur lagi. Ahh, kantukku hilang. Begini nih kebiasaan buruk, sekali dibangunin, susah tidur lagi.

“Mukamu kusut sekali… Cuci muka gih!”, suara seorang yeoja masuk ke telingaku lagi. “Soona…”, aku mengambil nafas panjang dan meregangkan tanganku. “Ini, susu dingin. Biar seger lagi hehehe”, ucapnya sambil memberi sekotak susu coklat dingin. “Ah, thank you..”

Dia meletakkan tumpukan kertas di mejanya, tepat di belakang bangkuku. Kulihat itu tumpukan partitur lagu. “Darimana aja kamu? Capek banget kayanya hm?”, kataku seraya menyeruput susu coklat dingin itu.

“Ahaha, yah, biasa, latihan vokal. Persiapan pertandingan paduan suara 2 minggu lagi. Song seonsaengnim nafsu pengen menang tahun ini, jadi yaaah, gitulah…”, jawabnya sambil meletakkan kacamata bingkai hitamnya di atas partitur tersebut.

“Dan kau tau? Begitu aku keluar ruang musik, para juniorku langsung menitipkan surat-surat ini ke Jjong oppa…”, sambungnya sambil menunjukkan surat-surat –yang didominasi warna pink– ke mukaku. Yah, menjadi adik seorang Kim Jonghyun memang rada merepotkan. Oh ya, temanku yang satu ini bernama Kim Soona, ketua klub paduan suara di sekolahku. Dasar, adik dan kakak sama-sama punya suara yang keren. Kadang aku jealous, hehe (^.^)v

Pukul 13.00, sepulang sekolah.

“KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~!”

Aduh gandeng, berisik banget. Ada apaan sih hah? Aku menggerutu sambil mengambil buku-buku dari lokerku. Suara-suara teriakan itu benar-benar menusuk telinga. Aku menerobos kerumunan yeoja yang menghalangi jalan keluar gedung sekolah, dan kulihat oppaku suda berdiri menyender pada dinding luar sekolah. Sepertinya dia sedang memberikan tanda tangan kepada para fansnya di sini.

“Jinki Oppa? Ngapain ke sini!”, aku berteriak dan menghampirinya. “Oh, Hana!”, dia memelukku dan mengecup keningku. “Aiiish, hentikan! Kau membuat keributan di sini tau!”, aku mencubit pipinya keras, dan tiba-tiba dia menarik tanganku dan membawaku menuju mobilnya.

“Tumben jemput… Ada apaan nih?”, tanyaku setelah kami berdua masuk ke mobil.

“Oh, mau ke rumah. Ngambil barang sekalian packing baju. Kan arah dorm ke rumah lewat sini, jadi ya sekalian jemput kamu aja…”, katanya sambil menyalakan mesin  mobil.

“Packing? Memang mau ke mana?”. “Ada deh, mau tau aja”, jawabnya datar.

Aiiiisssh, kalau gamau kasih tau mendingan gausah bikin penasaran orang deh. “Oh, itu ada cookies, bikinan temanku, Ji Ra… Nih”, kataku sambil meletakkan kotak kue itu di dashboard mobil. “Geomawo… Ternyata fansku banyak juga ya? Aku terkenal banget dong ehehehe”. “Issh, sombong!”, aku menjitak keningnya. “Aduh! Sakit, babo! Gue lagi nyetir, kalo kecelakaan tanggung jawab!”

Aku terkekeh pelan. Wah, kangen juga nih. Kayanya udah lamaaaa banget semenjak oppaku yang satu ini menjemputku. Semenjak debutnya dengan SHINee, dia jadi jarang ketemu denganku. Memang sih kadang oppaku itu super nyebelin, tapi kangen juga (^o^)

“Oh ya, mampir dulu ke supermarket ya, mau beli makanan nih”, katanya sambil membelokkan mobil menuju parkiran supermarket. “Mau ikut ga? Kalo enggak gue kunci ini mobil…”. “Iya iya… Bentar…”, jawabku sambil mengambil jaket tebalku dari tas.

Oppaku langsung memakai kacamata dan hoodie-nya. Tapi sepertinya beberapa orang di toko itu mengetahui bahwa dia Onew, leader SHINee. Ya, sudahlah.

“Oppa, aku tunggu di sini aja deh, aku capek jalan. Tadi ada tes lari, jadi kakiku rada pegel. Ya?”, aku duduk di kursi dekat kasir dan memijit-mijit lututku. “Oh, ok”. katanya sambil mengangguk.

“Eh, oppa tuh mau ke mana sih? Belanja segala… Jangan buat orang penasaran dong ah”. “Ih dibilangin ada lah! Mau tau aja kamu!”.

IH, nyebelin banget sih ini oppa satu.

“Ya sudah, aku ke dalem dulu, tunggu.”

Onew’s POV

Aiiissh, jangan sampai dia tahu kalau aku dan member yang lain mau liburan. Bisa-bisa dia merengek mau ikut. Walaupun dari luar dia sepertinya yeoja yang cuek, tapi sifatnya agak manja dan sedikit merepotkan.

Aku membuka inbox ponselku dan membaca SMS dari para dongsaengku yang sedang berada di dorm itu. Taemin, dia titip coklat, roti kering, dan snack kentang, ditambah jus kalengan plus susu vanila 3 kotak. Duh, dasar anak kecil dia.

Minho, si mata besar itu nitip biskuit, wafer, dan cappucino 5 kaleng. Jonghyun, dia nitip senbei (kerupuk jepang), jeruk,  mie instan dan air putih 3 botol besar. Dan Kibum, dia menitip banyak keripik rumput laut, permen mint serta jus jeruk. DRRRT. Ponselku bergetar lagi.

From: Key

Hyung, nitip daging sapi seperempat kilo, terus sayur-sayuran dong. Mau masak bulgogi buat makan malem, nih.

Jangan lupa ya~

Ditunggu, lho.

:* Key.

Aku mulai berkeliling supermarket dan mencari pesanan para dongsaengku itu. Aku berdiri di depan rak-rak mie, dan jujur, aku bingung. Jonghyun menitip beberapa mie instan, tapi dia hanya memakan 1 merk tertentu saja (author ngasal, padahal Jjong kan gak makan mie instan :D). Dan aku lupa.

“Lho, Onew oppa?”

Suara yeoja mengagetkanku. Aku melihat ke sebelah kanan, dan yeoja itu berdiri sambil tersenyum.

“Ah! Kau… Soona? Ya, kan?”. Dia tersenyum lagi dan membungkuk. “Annyeong, oppa sedang apa di sini?”. “Ini… Belanja.”

Dia melihat belanjaanku, dan menatapku, “Banyak banget? Memang mau ke mana? Terus itu untuk oppa sendiri?”.

Wah, dikasih tahu tidak ya? Tidak tidak, dia pasti menceritakannya pada adikku.

”Ani… Ini buat yang lain juga. Oh ya, Jjong cuma makan mie instan merk tertentu kan? Kau tau apa?”.

Dia berpikir sejenak dan menunjuk setumpuk mie di rak paling atas. “Oke, thank you.”

“Nah, oppa emang mau ke mana sih? Kok belanjaannya banyak banget?”, tanya dia lagi.

Duh ampun, anak ini. “Ini buat di dorm, cemilan aja kok…”, aku tersenyum.

Aku berusaha untuk mengalihkan pembicaraan, “Oh, ya. Ada Hana tuh di depan…”.

“Oh gitu? Oke deh, aku ke sana ya? Annyeong, oppa…”, dia membungkuk dan langsung pergi. Huff, pergi juga akhirnya.

Kim Soona’s POV

Setelah membayar belanjaanku, aku melirik kanan-kiri, katanya Hana ada di sini. Ah, itu dia.

“Ya! Hana!”, aku menghampirinya yang sedang membaca brosur supermarket.

“Soona? Lho ngapain di sini?”, tanyanya. “Belanja, hari ini giliranku masak”, aku tersenyum dan duduk di sebelahnya.

“Kau bertemu oppaku di dalam?”. “Ne, dan dia membawa belanjaan yang cukup banyak…”.

“Tahu tidak? Kayanya oppamu itu ngerahasiain sesuatu deh…”, kataku berbisik.

“Wae?”.

“Dia bilang semua makanan itu cuma buat ngemil di dorm, dan anehnya, bukan kebiasaan Jjong oppa beli mie instan. Dia kan jarang banget makan mie… Dia biasa bawa itu kalau berpergian jauh (author ngasaaaal lagi ahaha)…”, kataku sambil membuka coklat yang aku beli tadi.

“Memang, Jinki oppa tadi juga bilang mau packing baju, tapi gak bilang mau pergi ke mana… Dan sekarang bukan jadwalnya SHINee tour kan? Penasaran lah…”, Hana mendengus kesal.

Aku tersenyum, “Ya sudahlah, biarin aja. Nanti aku tanya Jjong oppa. Oh ya, tentang Hye Ra…”. Park Hye Ra, sahabat lama kami yang mendapat beasiswa menempuh pendidikan SMA ke Jepang, kami berencana untuk mengunjunginya akhir minggu ini, setelah ujian. “Kamu bisa kan?”, tanyaku pada Hana.

“Ne, eommaku bilang kalau aku perginya sama kamu dibolehin. Soalnya kamu sering pergi ke Jepang, kan?”, jawabnya. “Tabunganku juga udah lebih dari cukup untuk ke sana…”, lanjutnya.

“Sip deh! Appa bilang kita tidur di apartemen ahjumma, soalnya ahjumma-ku yang tinggal di sana lagi ke Eropa, jadi tempatin aja gitu… Lagian aku baru tau ternyata tempat tinggal Hye Ra itu deket sama apartemen ahjumma…”, aku menjawab.

“Assa~! Jadi gausah bayar buat hotel dong? Kapan perginya?”, tanya Hana.

“Hmm, Sabtu besok mau? Soalnya aku sudah beli tiketnya nih. Terus kan besok hari terakhir ujian, jadi kita punya waktu 3 hari buat packing barang dari sekarang, besok sekalian belanja aja, barengan ya!”, kataku. “Terus laporan nilai semester siapa yang ngambil?”. “Kan orangtua yang ngambil, tenang aja…”, jawabku.

“Hana! Ppali! Sudah mau malem nih!”, seorang namja memanggil Hana dari jauh.

“Ah, Soona, aku duluan ya! Annyeong!”, katanya sambil berjalan menuju oppanya. “Ne! Sampai besok ya!”

Onew’s POV

“Kami pulang…”, ucapku dan Hana sambil membuka pintu rumah. “Lho? Jinki?”, eomma berjalan ke arahku dan memelukku. “Ke mana saja kamu sayang? Sibuk ya? Tumben kalian pulang bareng…”, ucap eomma dan mengelus-ngelus rambutku.

“Oppa mau pergi tuh, tapi gatau ke mana…”, kata Hana melengos pergi menuju lantai dua. “Benarkah itu, Jinki?”. “Iya, bareng member SHINee yang lain, refreshing… Mabok aku kerja melulu, bosen…”, kataku sambil duduk di sofa.

“Hmm, baiklah. Tapi jangan lupa kuliahmu ya… Oh ya, makan malem udah siap tuh, makan gih, sekalian panggil adikmu di atas, arasseo?”, kata eommaku sambil merapikan meja makan.

“Ne…”. Aku naik ke lantai 2, belanjaan kutinggalkan di ruang keluarga. Aku mengetuk pintu kamar Hana, “Makan woy! Udah siap!”. “Yaaaaaaa!”, katanya dari dalam kamar.

Malam ini eommaku memasakkan makanan favoritku, bimbibap dan ayam! Kemudian tidak lupa juga kimchi terbaik yang tersedia di atas meja. Wah, aku kangen masakanmu, eomma!

“Eomma, aku mau pinjem koper eomma ya!”, kata Hana di sela – sela makan malam. “Oh ya, kamu mau pergi bareng Soona ya? Wah eomma minggu depan sendirian sama appa aja dong! Nanti ambil aja di kamar eomma ya, di dalam lemari paling kanan.”

“Lho? Kau mau pergi juga? Ke mana?”, tanyaku sambil mengunyah bimbibap. “Mau tau aja lo”, kata Hana ketus. “Mwo? Apa katamu?”

“Lho? Oppa juga gamau kasih tau ke mana kan? Aku juga gabakal ngasih tau, weeeeeek😛 Eomma, jangan kasih tau dia ya! Rahasia!”. Ya ampun adikku yang satu ini.

Beberapa menit kemudian, Hana meletakkan sumpitnya di atas mangkuknya yang telah kosong, “Terima kasih atas makanannya, eomma! Massitda!”, kata Hana. “Cepet banget, mau ngapain?”, tanyaku. “Belajar! Besok ujian!”

Setelah makan, aku membantu eommaku untuk membereskan meja makan. Lalu aku mengecek ponselku, dan ada 17 missed call. Dari Kibum. Semuanya. Kemudian ada pesan masuk.

From     : Kim Jonghyun

Onew hyung~ kamu dimana?

Key daritadi udah ngamuk-ngamuk, tuh. Katanya barang belanjaan ada di hyung, ya?

Cepetan pulang! Kasihan Taemin, dia daritadi dijadiin objek pelampiasannya Key!

OH CRAP. Udah hampir jam sembilan.

Author’s POV ; Sabtu, Incheon Airport.

“Hyung, tiketnya ada di hyung, kan?”, tanya Taemin. “Iya… Ada di gue…”, kata Onew sambil menunjukkan tiketnya.

“Kalian tau? Adikku dari kemarin nanyain kita pergi ke mana…”, kata Jonghyun mendengus. “Terus, kamu bilang?”, tanya Onew. “Ya engga bilang lah, kalau bilang pasti pengen ikut dia.”

“Lho? Memang apa salahnya? Kalau dongsaengmu ikut bukannya malah makin rame, iya kan? Soalnya kita semua kan udah kenal baik sama adikmu hyung…”, tanya Taemin. “Heh, budget kita terbatas tau! Manager hyung cuma ngasih tiket buat kita berlima, gak ada yang namanya tiket tambahan! Lagian kadang adikku itu merepotkan! Kita ke sana kan buat membebaskan diri, gila – gilaan!”, ucap Onew.

Tiba-tiba terdengar teriakan-teriakan kecil dari arah pintu masuk airport. “AAAH! Soona! Kita ke gate yang mana?”, teriak seorang yeoja, dia bingung. “YA! Hana! Tenang dong, malu! Bener kok ke sini, trust me, okay?”

Kelima member SHINee langsung mencari asal suara itu. Seketika saja…

“JJONG OPPA!?” / “SOONA~? WAE ?”, mereka melongo bersamaan.

“MWO? HANA?! / JINKI OPPA?!”, kedua kakak beradik itu kebingungan.

“Wah? Kalian berdua mau ke mana?”, Minho langsung menghampiri kedua yeoja itu dan tersenyum.

“Eh, ke Jepang, oppa”, jawab mereka singkat.

“Wah, naik pesawat yang mana? Jangan – jangan barengan lagi…”, Kibum melihat tiket yang dipegang Hana dan tertawa kecil. “Hei hyung! Mereka naik pesawat yang sama!”

“Mati aku!”, Onew memukul dahinya. Ponsel Jonghyun tiba-tiba bergetar, ada pesan masuk.

From     : Eomma

Jaga adikmu baik-baik ya sayang.

Love, eomma😉

“EOMMAAA~” , Jjong mendengus.

“Duh tenang, oppa. Aku gabakal gangguin kalian kok, lagian kita punya keperluan sendiri, arasseo?”, kata Soona sambil tersenyum.

Dan liburan singkat mereka pun dimulai.

TBC

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF


8 thoughts on “One Week Journey – Accidentally, Same Destination [1]

  1. wahh…. kenapa gx ke indo ajah … *pletak!! suka2 authornya dong!!*

    ditunggu…ditunggu…di tunggu…. *dah kayak kenek*

    ditunggu part 2nya ya … author…

  2. kalo onew oppa ga mau ajakin dongsaeng nya, mending ajak aku aja oppa,, aku ga kan ngerepotin oppa kok.. =D *timpukin reader*.*weits.. Tidak bisa,, hwuee =P *
    lanjut thor..

  3. Aaaaa~ mau ikuuut..
    Enak banget kalo Hana sama Soona beneran adaa
    Ayoo lanjut myee~ ditunggu part selanjutnyaa!
    Hwaitiiing~ ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s