LoveSite Diarys♥ – Part 2

Part 2

LoveSite Diarys♥

Author: Heekeychan^^

Main Cast:

–    All of SHINee Member

–    Kim Jisun

–    Kang jiwon

–    Park heejung

–    Moon hyunji a.k.a munzi *titipan dari temenku,,, hehe,,*

–    Lee inyoung

Support cast:

–    cho kyuhyun

–    jung haeri

–    lee jaejin

–    jung jinwoon

–    nicole jung

–    choi minju

–    kim haena

Genre: Romance

Leght: sequel

Rating: PG-13

♥Jonghyun♥

Aku menatap namja yang berdiri tak jauh dariku, ia tampak tengah berbincang dengan seorang yeoja,,, dan mereka tampak sangat akrab, terbersit rasa cemburu dibenakku melihat namja itu begitu akrab dengan yeoja lain,,, walaupun memang aku dan namja itu tidak ada hubungan sama sekali,,, aku memang menyukainya,,, sangat2 menyukainya namun aku tak kunjung mengatakan perasaanku padanya,,, aku terlalu takut dan malu untuk mengatakannya,,, aku takut namja itu akan menolakku,,, aku takut namja itu akan menganggapku sebagai wanita yang tak tahu malu,,, aarrgghhh,,, aku sungguh tak kunjung berani untuk menyatakan perasaanku dan mungkin tidak akan pernah berani,,,

****

“jiwon-ah,,, kau tidak mungkin terus2an seperti ini kan???” ucap yeoja didepanku dengan pandangan tajam, aku melihat wajahnya yang tampak serius dengan ucapannya,,, mungkin ia memang benar,,, aku tidak bisa seperti ini terus,,, aku tidak bisa terus memendam perasaanku tanpa menyatakannya,,,

“kalau kau tidak juga menyatakan perasaanmu padanya,,, kau mau pemuda itu diambil orang, hah???” ucap yeoja itu lagi ketus, aku hanya bisa memperlihatkan wajah bersalahku,,, aku memang terlalu pengecut untuk menyatakan perasaanku bahkan untuk menatapnya saja aku tak pernah bisa apalagi untuk berbicara dengannya,,, mungkin aku akan pingsan ketika berada dihadapannya,,,

“ya,,, bagaimana kalau kau latihan mengatakan perasaanmu dengan namja lain,,, mungkin kalau kau sudah terbiasa kau akan lebih mudah menyatakannya,,,” ucap yeoja itu seraya menatapku tajam dan menyunggingkan senyuman liciknya,,,

“ya,,, namja mana yang mau melakukan itu,,, kau ini ada2 saja,,,” ucapku ketus padanya,,, aku tak habis pikir dengan pikiran yeoja itu,,, dimana aku bisa menemukan namja baik yang bersedia membantuku untuk menyatakan cintaku pada orang lain,,, walaupun memang itu ide yang sangat bagus namun sangat mustahil,,, tak ada namja yang akan bersedia membantuku dalam hal ini,,, dan aku takkan pernah bisa menyatakan perasaanku padanya,,, mungkin sampai kulihat namja itu telah menggenggam tangan yeoja lain dan berpacaran dengan yeoja lain,,, dan mungkin aku hanya bisa menyesali segala kepengecutanku,,,

“memang,,, tapi kalau tidak dicoba tidak mungin kita mengetahuinya kan???” ucap yeoja itu lagi seraya kembali menyunggingkan senyuman liciknya, aku menatapnya tajam,,, apa maksud perkataannya,,, apa ia tahu namja yang bersedia membantuku dalam menyatakan perasaanku???

Kulihat yeoja itu segera mengambil secarik kertas dan sebuah bolpoint, ia tampak menuliskan sesuatu pada kertas itu, aku hanya bisa memerhatikan apa yang yeoja itu lakukan tanpa mengatakan sepatah katapun padanya,,,

“cobalah,,,” ucapnya seraya memberikan secarik kertas itu padaku, aku mengambil kertas itu dengan pandangan heran,,, aku tak mengerti maksud yeoja itu,,,

“ige mwoyo???” ucapku tak mengerti, yeoja itu hanya bisa tersenyum licik padaku, aku benar2 tak mengerti apa maksud yeoja itu,,, segera aku melihat sederetan huruf yang telah ditulis oleh yeoja itu dan aku tersentak,,, aku benar2 tak mengerti mengapa yeoja itu memberikanku sebuah “alamat situs”,,,

“apa maksudmu??? Kenapa kau memberikan alamat situs ini,,,???” ucapku tetap tak mengerti, yeoja itu masih tampak tersenyum licik seraya mendekatkan bibirnya ketelingaku dan membisikkan sesuatu yang membuatku tak percaya dengan apa yang kudengar,,,,

*****

Aku menatap layar komputerku dengan pandangan ragu,,, apa aku akan benar2 melakukan apa yang disarankan sahabatku tadi siang,,, aku begitu ragu,,, apa benar cara itu akan berhasil,,, namun tak ada pilihan lagi,,, mungkin aku harus mencobanya,,, mungkin perkataan yeoja itu benar,,,  dan aku sangat mengharapkannya,,,

“huuhhhfft,,,” aku menghembuskan nafas berat kemudian aku mencoba mengetikkan beberapa kata didalam kolom2 kosong itu,,, aku berharap bahwa semua yang kulakukan akan berhasil walaupun aku tak sepenuhnya mempercayainya,,, namun aku yakin tuhan pasti akan membantuku,,, aku sangat yakin itu,,,

****

“annyeong,,, kau jiwon-ah???” sebuah suara membahana dibelakangku, aku segera menoleh kearah datangnya suara itu, aku tersentak ketika melihat seorang namja berambut coklat yang tengah tersenyum manis padaku, apakah dia adalah namja yang akan membantuku itu??? apakah cara itu benar2 akan berhasil???

Aku menganggukkan kepalaku pelan, namja itu semakin menunjukkan senyuman lebarnya, sejenak aku menatap namja itu menyeluruh,,, ia namja yang lumayan tampan dan badannya pun bagus,,, ia namja yang cukup mempesona,,,

“annyeong haseyo,,, choneun KIM JONGHYUN imnida,,, mannaseo bangapsumnida jiwon-ah,,,” ucapnya seraya menundukkan sedikit tubuhnya, akupun menundukkan badanku seperti apa yang dilakukan namja bernama JONGHYUN itu, kemudian ia tampak tersenyum manis padaku dan entah mengapa jantungku terasa berdetak cepat saat itu,,, aku tak tahu mengapa,,, aku merasa seperti orang yang salah tingkah,,, mungkin karena aku tak terbiasa berbicara dengan seorang namja apalagi namja itu baru saja kukenal,,,

“ne,,, baiklah,,, kau bilang kau butuh bantuanku untuk menyatakan cintamu kan???” ucapnya dengan nada menginvestigasi, aku mengangguk pelan, sejenak ia tampak berfikir kemudian ia kembali berpaling padaku dan membuat mata kami sempat berpapasan,,, dan hal itu membuat jantungku kembali berdegup kencang,,,

“baiklah,,, hari ini aku akan membuatmu menjadi percaya diri untuk menyatakannya,,, bukankah kalau kita sudah menyatakannya hati kita akan lebih tenang,, tak peduli ia akan menerima ataupun menolak yang penting kau sudah mengatakannya,,,” ucap namja itu lembut, kemudian ia tampak tersenyum kembali, aku tersentak melihat senyumannya,,, entah mengapa ia selalu membuatku canggung,,, walaupun memang ia berusaha untuk tak membuatku canggung namun entah mengapa aku masih merasa canggung didekatnya,,, apalagi ia selalu membuat jantungku berdegup kencang bahkan ketika ia menyunggingkan senyuman manisnya padaku,,,

“sekarang anggaplah aku adalah namja yang kau sukai itu dan katakanlah yang ingin kau katakan padaku,,,” ucap namja itu seraya menatapku dalam, aku kembali tersentak ketika namja itu menatapku,,, aku merasa jantungku kembali berdetak kencang,,, dan wajahku terasa panas,,, aku tak kuat untuk tetap menatapnya,,,

“mianhe,,, aku,,,” ucapku seraya menundukkan kepalaku, namja itu tampak berhenti menatapku, kulihat ia tampak menggaruk kepalanya,,, sepertinya ia bingung terhadap sikapku,,,

“araseo,,, kau bisa mencobanya kalau kau sudah benar2 siap,,, mungkin kau masih menganggapku sebagai namja yang baru kau kenal,,,” ucapnya seraya menghela nafasnya, kupikir semua cara yang kulakukan akan sia2,,,, aku takkan pernah bisa menyatakan perasaanku padanya,,, aku yakin itu,,,

“gwenchana,,, bagaimana kalau kita melakukan pendekatan dulu,,, bagaimana kalau kita berjalan2???” ucap namja itu lagi seraya tersenyum manis padaku,,, jantungku kembali berdegup kencang,,, namun aku hanya bisa mengangguk pelan,,,

Namja itu tampak tersenyum sumringah dan segera menarik tanganku,,, aku sangat terkejut ketika tangannya menggenggam tanganku,,, jantungku terasa terus berdetak cepat,,, aku merasa wajahku semakin panas,,, mungkin wajahku tengah memerah seperi kepiting rebus,,, aku hanya bisa berharap kalau namja itu tidak mendengar detak jantungku yang memburu itu dan tidak akan pernah tahu perasaanku sekarang,,, perasaan yang menurutku sangat aneh dan tidak kumengerti,,,

****

“omona~ neomu kyeopta,,,” bisikku dalam hati, aku melihat kearah sebuah kalung bergambar hati yang tertusuk anak panah dengan aksen manik2 yang mengitarinya,,, tampaknya mataku belum bisa berpaling pada kalung itu,,, kalung itu tampak sangat menarik bagiku,,, dan aku sangat ingin kalau seseorang yang sangat speial bagiku yang memberikan kalung itu padaku,,, tentu saja namja itu,,, namja yang sudah merebut hatiku sejak lama,,, namun mungkin aku hanya bisa mengharapkannya,,,

“kau suka kalung itu jiwon-ah???” ucap seseorang disebelahku dan langsung membuyarkan lamunanku, aku menoleh kearahnya, jonghyun tampak menatapku dengan pandangan datar, kemudian ia tersenyum kembali kepadaku dan akupun kembali memalingkan pandanganku dari wajahnya,,, aku tak bisa menatap namja itu,,, entah mengapa,,,

“anniya,,, “ ucapku seraya beranjak dari tempatku berdiri tadi dan meninggalkan namja yang masih memerhatikan diriku yang hanya bisa berlalu dengan wajah tertunduk, aku tetap berjalan tanpa sedikitpun menoleh pada jonghyun yang mungkin hanya berjalan dibelakangku tanpa menggubrisku sampai akhirnya aku memutuskan untuk memulai pembicaraan dengannya karena memang selama aku pergi dengannya aku tak kunjung memulai percakapan,,, selalu saja namja itu yang duluan memulainya,,, dan itu menunjukkan kalau perjuanganku ini sia2,,, aku tak kunjung bisa berbicara dengan seorang namja,,,

Aku membalikkan tubuhku kearah berlawanan dan aku tak menemukan sosoknya,,, sosok namja bernama jonghyun itu,,, namja yang sedari tadi disampingku,,, dan kini ia menghilang,,, dan aku tak tahu kemana ia pergi,,, atau mungkin ia telah menyerah dan pergi begitu saja??? Aku hanya bisa menghembuskan nafasku berat seraya melangkahkan kaki dengan gontai,,, aku memutuskan untuk pulang kerumahku,,, toh semua yang kulakukan dan apapun usahaku semuanya sia2,,, aku hanya membuang2 waktuku,,, dan tentu saja aku telah menyusahkan namja itu,,, namja bernama jonghyun itu,,, ia memang tak menerima apapun dariku,,, bahkan aku belum bilang terima kasih padanya,,, namun sekarang ia telah menghilang,,, dan aku hanya bisa berharap ia akan kembali,,, paling tidak untuk mengucapkan selamat tinggal dan terima kasih,,,

“JIWON-AH,,,,” seseorang berteriak dibelakangku, aku segera membalikkan badanku dan melihatnya,,, aku tersentak ketika melihat seorang namja yang tengah berlari kearahku,,, aku menghentikan langkahku dan menunggunya hingga ia sampai dihadapanku,,,

“mianhe,,, tadi aku ke toilet,,, aku ingin memberi tahumu tapi kau terus saja berjalan,,, jadi aku putuskan untuk ke toilet sendiri,,, mianhe,,,” ucapnya seraya menggaruk kepalanya dan tersenyum canggung, aku melihat wajahnya yang tampak memerah,,, mungkin karena ia malu atau mungkin karena ia barusaja mengejarku,,, akupun tak tahu,,, yang hanya bisa kurasakan adalah jantungku yang mulai berdegup kencang kembali,,, entah mengapa aku sangat suka ketika namja itu bersikap canggung dihadapanku,, ia tampak sangat manis,,,

“jadi kita mau kemana lagi???” ucapku memulai percakapan, entah apa yang tengah mendorongku sehingga aku bisa mengucapkan beberapa kalimat itu pada jonghyun,,, namja itu terlihat tersentak mendengarnya dan ia kembali tersenyum manis,,,

“ne,,, terserah padamu saja,,,” ucapnya seraya menunjukkan sederetan gigi putihnya, aku mengangguk, sejenak aku berfikir,,,

“bagaimana kalau kita makan,,, baegoppha,,,” ucapku seraya mengelus perutku yang memang sedari tadi sudah memberi sinyal padaku untuk segera mengisinya,,,^^

“geure,,, aku juga sudah lapar,,, kau mau makan apa???” ucap jonghyun berbinar, entah mengapa aku sangat senang melihat ekpresinya sekarang,,, ia tampak sangat polos,,,

“eehhhmmm,,, bagaimana kalau kita makan ramyeon??? Sudah lama aku tak makan ramyeon,,,” ucapku memberikan usul, jonghyun tampak tersenyum sumringah dan mengangguk cepat, aku memang suka melihatnya ketika ia tersenyum,,, ia tampak begitu mempesona,,,

“kajja,,, aku tahu restoran ramyeon yang enak disekitar sini,,, dan harganya ehmm,,, tidak terlalu mahal,,,” ucapnya seraya tersenyum canggung padaku,,, ia tampak menggaruk kepalanya lagi,,,

“geure,,, aku akan mentraktirmu,,, kau kan telah membantuku,,,” ucapku seraya tersenyum nakal padanya, ia tampak tersenyum sumringah,, wajahnya tampak berseri2,,, dan ia langsung menarik tanganku,,, dan itu membuatku tersentak dan hampir tidak bisa bernafas karena terkejut,,,

****

“aish,,, kenyang sekali,,,” ucap namja didepanku seraya mengelus lembut perutnya, aku terkekeh,,, ia begitu lucu,,, ia mengingatkanku pada adikku yang berumur 5 tahun kalau ia selesai makan,, maka ia akan berekspresi seperti itu,,, ya seperti namja itu,,,

“algoitnayo,,, ramyeon tadi adalah ramyeon terenak yang pernah kumakan,,, sungguh,,,” ucapnya kepadaku dengan mata berbinar, aku kembali terkekeh melihat wajahnya,

“tentu saja,,, itu kan gratis,,,” ucapku seraya melengos mendahuluinya,

“ya,,, kau meledekku??? aku tersinggung,,,” ucap jonghyun ketus, wajahnya tampak kesal, mungkin ia merasa tersinggung dengan ucapanku barusan padanya,,, dan aku tak bermaksud untuk membuatnya tersinggung,,,

“mianhe,,, aku hanya bercanda,,, kau jangan marah,,,” ucapku seraya menunjukkan tampang bersalahku padanya, ia masih tak juga menatapku, aku segera mengguncang2kan tubuhnya selayaknya anak kecil yang membujuk meminta agar diberi permen,,,

“aish,,, ya,,ya,,ya,,, aku memaafkanmu,,,” ucapnya ketika melihat wajahku yang kubuat super duper melas itu,,, sepertinya ia tak benar2 marah padaku,,,

“aku tidak bisa untuk tidak memaafkanmu kalau wajahmu seperti itu,,,” ucapnya seraya berlalu mendahuluiku, aku melihatnya sempat menjulurkan lidahnya,,, aku tersentak,,, memang namja itu sedikit usil,,, ia sudah mulai mengusiliku,,, namun aku sangat menyukainya,,, namja itu berbeda,,,

“ya!!! jonghyun-ah,,, chankaman,,,” ucapku seraya mengejarnya yang sudah lumayan jauh didepanku,,, jonghyun masih terlihat berlari kecil dan sesekali menjulurkan lidahnya padaku,,, aku benar2 tak habis pikir dengannya,,, mengapa ia suka sekali bersikap selayaknya anak kecil,,,

“ya!!! jonghyun-ah,,,,” ucapku seraya meraih baju namja itu dan akhirnya,,,

“ya,,, kau kena,,,hahaha,,, kau tidak bisa melawanku,,, aku pernah menjadi juara lari disekolah menengahku dulu,,,, hahaha,,,” ucapku seraya terbahak, kulihat jonghyun tersenyum dengan wajah memerah,,, aku memerhatikan wajahnya yang tampak bersemu itu,,, dan jantungku kembali berdegup saat aku melakukannya,,, aku merasa sesuatu yang berbeda terhadap namja itu,,, sesuatu yang aneh dihatiku,,,

“ya,,, jiwon-ah,,, kau melamun lagi???” ucapnya seraya mengibas2kan tangannya didepan wajahku, aku tersentak,,, aku memang tengah melamun dan entah mengapa hari ini aku terlalu sering melamun,,,

“anniya,,, aku hanya,,,” ucapku terbata,,, aku tak mau mengakui kalau aku tengah memikirkan dirinya,,, ia pasti akan kegeeran kalau aku mengakuinya,,, walaupun sebenarnya memang seperti itu,,,

“ya,,, sudahlah,,, ayo kita jalan lagi,,,” ucap namja itu seraya menarik tanganku, dan lagi2 jantungku berdetak kencang,,, entah mengapa aku terus saja seperti itu,,, apa ini menandakan kalau aku terkena gejala serangan jantung??? Atau mungkin ini menandakan kalau aku menyukainya,,, aku menyukai namja itu,,,

Aku terus mengikuti kemana namja itu berjalan tanpa menggubrisnya dan ia pun demikian,,, ia sudah cukup lama terdiam tidak seperti biasanya,,, dan kami sempat terjebak dalam keheningan selama beberapa saat,,, sampai akhirnya aku memutuskan untuk memulai percakapan namun kali ini aku mengurungkan niatku karena aku melihat namja itu tampak menghentikan langkahnya,,,

“jonghyun-ah,,, Wae geurae??” ucapku seraya menghentikan langkahku dan memerhatikannya yang juga belum menoleh padaku,,, ia tampak tertunduk dan itu membuatku bingung,,, sebenarnya apa yang terjadi dengan namja itu,,,

“jiwon-ah,,, sepertinya kau sudah bisa menyatakannya,,,” ucap namja itu seraya menoleh kearahku,,, ekspresi wajahnya terlihat berbeda,,, ada segurat kesedihan diwajahnya,,,

“mwo??? Mworago???” ucapku tak mengerti, kemudian ia tampak menghembuskan nafasnya lalu ia berpaling menatapku seraya tersenyum simpul,,, entah mengapa aku tak suka melihat senyumannya sekarang,,, ia tampak terpaksa melakukannya,,,

“sepertinya tugasku hampir selesai,,, dan tinggal kau melakukan finalnya,,, kajja,,, anggap saja aku namja itu,,, dan katakanlah apa yang kau rasakan padaku,,,” ucapnya lembut seraya menyunggingkan senyuman simpul itu kembali,,, aku tersentak mendengar ucapannya,,, aku baru ingat kalau aku meminta bantuan padanya untuk menyatakan perasaanku terhadap namja lain,,, dan aku sunggung2 lupa akan tujuanku,, aku terlalu terhanyut olehnya,,, aku terlalu terhanyut pada perlakuan namja itu kepadaku,,,

Aku hanya bisa terdiam sambil menundukkan kepalaku sementara jonghyun masih menungguku untuk berkata2, sungguh aku merasa sangat berat untuk mengatakannya,,, namun perasaan ini sungguh berbeda dari sebelumnya,,, sebelumnya memang aku tak berani mengatakannya karena aku takut,,, tapi sekarang aku tak berani mengungkapkannya karena aku merasa ragu,,, ragu untuk menyatakan perasaanku pada namja lain,,, hatiku sangat galau aku tak bisa melihatnya sebagai namja lain,,, dan kini aku menyadari kalau aku benar2 telah jatuh cinta padanya,,, aku jatuh cinta pada namja bernama jonghyun itu,,,

“sa,,,sarang haeyo,,,” ucapku terbata atau lebih tepatnya terdengar bergetar,,, aku mengatakannya untuk dirinya,,, untuk namja itu,,, namja didepanku itu,,, bukan untuk namja lain,,, namja yang dulu kupikir telah kusukai,,, namun semua pikiranku kini berubah,,, aku sadar kalau diriku tidak mencintai namja itu,,, aku hanya mengagumi sosoknya yang sempurna,,, aku telah jatuh cinta pada namja yang baru sehari ini kukenal,,, namja yang telah membantuku menyatakan perasaanku untuk namja lain,,,

“ne,,, seperti itu,,, usahakan ekspresimu juga seperti itu,,, aku yakin ia akan menerimamu,,,” ucapnya seraya tersenyum lembut padaku,,, aku terhenyak dengan kata2nya,,, sungguh kata2 itu kuucapkan untuk dirinya,,, bukan untuk namja lain,,, aku benar2 menyukainya,,, dan aku tidak sekedar pura2,,,

“geure,,, sepertinya tugasku sudah selesai,,, aku yakin kau akan mendapatkannya,,, kau adalah yeoja yang sangat baik jiwon-ah,,, annyeong,,, semoga kita bisa bertemu lagi,,,” ucapnya seraya melepaskan genggamannya dari tanganku,,, aku melihat tubuh namja itu beranjak meninggalkanku,,, dan entah mengapa hatiku merasa sangat berat untuk berpisah dengannya,,, aku masih mau lebih lama lagi bersamanya,,, berada disampingnya,,,

Kulihat tubuh namja itu berbalik kearahku yang membuatku tersentak,,, ia kembali beranjak ke arahku,,, entah mengapa hatiku sungguh senang ketika namja itu berbalik dan kembali kepadaku,,,

“aish,,, aku hampir saja lupa,,,” ucapnya seraya memasukkan tangannya kesaku celananya,,, tampaknya ia akan mengeluarkan sesuatu dari saku celananya,,, namun aku tak tahu itu,,,

“ini untukmu jiwon-ah,,, sebagai ucapan terima kasih karena kau telah meneraktirku,,,” ucapnya seraya memberikan sebuah kotak berwarna pink dengan gambar hati,,, aku sempat tersentak melihat jonghyun memberikan benda itu padaku,,, segera kuambil kotak yang ada ditangan namja itu,,, namja itu tampak tersenyum sumringah,,,

“gomawo,,,” ucapku pelan, kemudian kulihat namja itu segera beranjak dari tempatnya berdiri dan berjalan meniggalkanku,,, aku hanya bisa terdiam terpaku dan melihat tubuhnya yang perlahan menghilang dari pandanganku,,, kemudian aku berpaling pada sesuatu ditanganku,,, sebuah kotak yang telah namja itu berikan padaku,,, dan aku segera membukanya perlahan,,, aku kembali tersentak ketika aku melihat sebuah kalung berbentuk hati yang tertusuk anak panah dengan aksen manik2 yang mengitarinya,,, kalung yang kuharapkan akan diberikan oleh orang yang spesial bagiku,,, tuhan mendengarkan apa yang kuinginkan,,, namja itu yang telah memberikannya,,, aku kembali menerawang kearah depanku,,, aku tak melihat sosok namja itu lagi,,, ia benar2 telah pergi,,,  entah mengapa hatiku terasa beku,,, tak ada lagi rasa hangat yang menyelimutiku seperti ketika namja itu berada disampingku,,, aku merasa ada sesuatu yang hilang dihatiku,,, sesuatu yang hilang dari benakku sejalan dengan kepergian namja itu,,, namja bernama “JONGHYUN” itu,,,

*****

-TBC

Nie ff pertama aku,,, Coment yooo,,,!!! I need your coment soo,,, thank’s 4 your attention,,, hehehe,,, >,< hug readers

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF


4 thoughts on “LoveSite Diarys♥ – Part 2”

  1. Daebak Thor! Enak bgt dibaca! 😀
    tapi pengen liat lanjutan ceritanya Onew,…ini Jonghyun juga ninggalin Jiwon begitu aja, Hiks! Pengennya lanjut sampe Jonghyun & Onew menjawab perasaan tokoh utama ceweknya #plaakk! *yg bikin cerita siapa, yg nuntut siapa!*
    Mianhae Author, kalo aq cerewet, tapi aq suka bgt sama FF ini, makanya pengen liat kelanjutan Onew & Jonghyun, Pleaseeeee…..! 😀

  2. iya nich,sama kek komennya Tantri,,,,(maaf SKSD)…
    aku juga udah baca,,,,tapi FF nya keren,daebak,,,
    next chap ya thor…

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s