ALMOND STRAWBERRY LATTE – Part 1

ALMOND STRAWBERRY LATTE – part 1

Title                 :  Almond Strawberry Latte

Author             :  Tannew

Main Cast        :  Lee Jinki (GIRLY MAN), Park Han Mi (MANLY GIRL)

Support Cast    :  Choi Minho (KYUHYUN), Kim Seung Mi

Length             :  Sequel, 1 of 3 parts

Genre              :  Romance

Rating              :  General  *may be? :D*

“WOOOYYY, KALO NYEBRANG LIAT-LIAT DOONG!! PUNYA MATA JUGAAA!!!!!!!!!!!!” teriak namja yang mengendarai mobil itu. Teriakannya membuatku kaget setengah mampus, dan membakar semangat Taekwondo-ku untuk segera bertarung secara jantan di arena.

“YAAAA, KAU JUGA LIHAT-LIHAT KALAU MENGENDARAI MOBIL! BARU BELAJAR MENYETIR YA? AYO BERTARUNG DASAR PABO!!!!!” teriakku lebih keras, membuatnya marah besar.

“HAAAAH TERSERAH!! MANLY GIRL!” teriaknya sambil menaiki mobil mewah itu.

“APA KAU BILANG???? MANLY GIRL? DASAR GIRLY MAN!” Hah, mau apa kau? Beraninya memanggilku manly girl! Sebenarnya saat pertama kali melihatnya keluar dari mobil, aku lihat dia seperti ekhem, banci. Aku tahu, dia pasti Lee Jinki, salah satu personil SHINee. Ingin muntah aku melihatnya, menghirup aroma parfumenya, POKOKNYA SEMUA! Tapi sesungguhnya yaa, Jinki juga termasuk namja yang engg, tampan sih. Begitu mendengar teriakanku, mobilnya yang sudah melaju kencang berhenti secara tiba-tiba dan mundur ke tempatku berdiri.

“MANLY GIRL!!!!” Ia mencoba untuk membesarkan matanya yang sipit itu. Pabo, mata sipit aja blagu! Lalu merapikan rambutnya dan menyetir mobilnya lagi dengan kecepatan tinggi.

Credit Songs    : Love Should Go On, Juliette

A.N                  :  Kalo kalian suka sama Jinki ato Minho, anggep aja cewek-cewek yang akhirnya bersama mereka itu kalian yoo.

Ato kalian anggep aja cewek-cewek itu aku!! Mwahahahahahahahahahahaaa #evillaugh #DANGER #authorsedeng

UDAH AH, BACA YOOO..!!

————————————————————————————————————————–

Let’s Start the Story,

“Ammaa..!!! Appaa..!!! Aigoo, lama sekalii..!! Aku sudah tidak sabar dengan perjanjian jalan-jalannyaaaa!” Teriak Seung Mi keras, memekakkan telinga.

“Sabarlah sedikit Seung Mi. Kamu ini sudah 13 tahun tapi tetap saja seperti anak kecil.” jawab Lee Jinki dengan tenang. Namja itu keluar dengan seorang yoeja, Park Han Mi. Mereka berdua tersenyum melihat tingkah anak mereka merengut sambil menggembungkan pipinya.

“Ayo berangkat!” teriak Jinki semangat. Seung Mi dan Han Mi mengikuti Jinki dengan semangat.

Seung Mi POV

“Appa, Amma, kemana kita akan pergi? Ke Disneyland? Ke Singapore? Ke Paris? Atau, ooo iya iya ke Canada!!!” tanyaku semangat.

“Tidak Seung Mi, kita hanya akan berkeliling. Ada sejarah yang penting, yang belum kau ketahui.” jawab Amma tersenyum, senyum teka-teki. Kulirik, appa juga tertawa. Entah apa yang lucu, aku pun tak mengerti. Namun yang kutahu, mereka menyebutkan kata SEJARAH. Kata yang ingin kubuang jauh-jauh dari hidupku. Ya, aku benci sejarah. Sejarah, sebenarnya apa keuntungan kita mengetahui masa lalu? Bukankah itu tidak akan merubah kehidupan masa depan? Banyak pertanyaan mengelilingi kepalaku.

“ Sejarah, sejarah, sejarah! Amma, aku berusaha untuk menajuhi kata itu. Kata maut itu! Kan aku sudah mendapatkan nilai sempurna di ujian sejarah, karena itu aku berhak mendapatkan jatah liburan, aku ingin bersantai sambil menikmati hidupku selagi masih muda. Sekali lagi, AKU TAK MAU BUKA BUKU SEJARAAAAHH..!!!” ucapku panjang lebar.

“Iya, iya, kau tidak akan membuka buku sejarah. Kita hanya ingin memberitahumu, sebuah sejarah penting.” Jawab Appa. Aaaa, jawaban itu membuatku semakin penasaran. What kind of history?

Author POV

Mereka menghentikan perjalanan di jalan kecil yang berujung di sebuah cafe di dekat pohon rindang yang tak jauh dari pusat kota yaitu sebuah taman. Masih bisa kalian dengarkan dengan seksama suara burung berkicau menyanyikan lagu Ring Ding Dong (?). Jalan itu cukup sepi sehingga mereka dapat relax sejenak. Mereka meneruskan perjalanan hingga ujung jalan.

“Amma, untuk apa kita kesini?” tanya Seung Mi.

“Kau akan tahu, tentang sejarah kita Seung Mi!” jawab Han Mi girang.

“Ya Seung Mi!” Jinki melonjak girang sambil bertepuk tangan (?).

“Jagy, mau kau atau aku yang menceritakannya?” tanya Jinki. Seung Mi menunduk lesu, jatuh ke bawah pohon rindang.

“Aku siap mendengarkan!” jawab Seung Mi dengan senyum kecut. Han Mi tersenyum melihat tingkah anaknya.

“Kau tahu Seung Mi, disinilah amma dan appamu pertama kali bertemu. Di tengah jalan ini.” Kata Jinki sambil menunjuk lokasi yang Ia maksud.

“Hah? Sungguh tidak romantis. -.-!” kata Seung Mi.

————————————————————————————————————————–

>>Flash Back

Han Mi POV

“Aigooo, jam berapa ini? Aku pasti terlambat menemui Kyuhyun-Oppa!” ujarku sambil terus mempercepat langkah kakiku menuju pohon rindang di dekat cafe. “Sedikit lagi..!!” terus, terus, langkah cepatku berubah menjadi berlari, dan lariku berubah menjadi lari marathon.

Tunggu, mian ya motong ceritanya. Tapi aku mau memperkenalkan diri. Aku Park Han Mi. Taekwondoin sejati, hidup untuk Taekwondo. Aku hidup seorang sendiri. Amma dan appaku sudah lama meninggal. Aku benci pria banci. Apalagi personil SHINee. Woek :p. Authornya emang gilak, memperkenalkan tokoh di tengah-tengah cerita!!! Woooo!!! #gebukinauthor

Hana, dool, set, ne…

TIIIIIIIIIIIN, TIIIIN, TIIIIIIIIIIIIIIIIIN!!! *suara klaksonnya merduuuu sekali*

Secara refleks aku melihat kearah asal suara itu. Sebuah mobil putih elegan ada di sampingku. Sepertinya, hanya tinggal 1 inch lagi benda itu akan membuatku terbang melayang 10 meter ke depan. Ada hasratku untuk beradegan seperti di sinetron, tapi mobil itu keburu berhenti.

“WOOOYYY, KALO NYEBRANG LIAT-LIAT DOONG!! PUNYA MATA JUGAAA!!!!!!!!!!!!” teriak namja yang mengendarai mobil itu. Teriakannya membuatku kaget setengah mampus, dan membakar semangat Taekwondo-ku untuk segera bertarung secara jantan di arena.

“YAAAA, KAU JUGA LIHAT-LIHAT KALAU MENGENDARAI MOBIL! BARU BELAJAR MENYETIR YA? AYO BERTARUNG DASAR PABO!!!!!” teriakku lebih keras, membuatnya marah besar.

“HAAAAH TERSERAH!! MANLY GIRL!” teriaknya sambil menaiki mobil mewah itu.

“APA KAU BILANG???? MANLY GIRL? DASAR GIRLY MAN!” Hah, mau apa kau? Beraninya memanggilku manly girl! Sebenarnya saat pertama kali melihatnya keluar dari mobil, aku lihat dia seperti ekhem, banci. Aku tahu, dia pasti Lee Jinki, salah satu personil SHINee. Ingin muntah aku melihatnya, menghirup aroma parfumenya, POKOKNYA SEMUA! Tapi sesungguhnya yaa, Jinki juga termasuk namja yang engg, tampan sih. Begitu mendengar teriakanku, mobilnya yang sudah melaju kencang berhenti secara tiba-tiba dan mundur ke tempatku berdiri.

“MANLY GIRL!!!!” Ia mencoba untuk membesarkan matanya yang sipit itu. Pabo, mata sipit aja blagu! Lalu merapikan rambutnya dan menyetir mobilnya lagi dengan kecepatan tinggi.

Dasar namja pabo!! Aku lanjutkan perjalananku dengan sedikit santai, lalu melihat jam tanganku lagi, “AIIIIIIIIIIIIIIIISSSSSSSSSSSSHHHHHHHHHHHH..!!!!!!!!!! Dasar namja pabo!! Pabo! Karena dia aku telat bertemu Kyuhyun-Oppa! “ aku berlari menuju ujung jalan dan melihat Kyuhyun-Oppa sudah terlihat gelisah sambil melihat jam tangannya.

“Mian oppa, aku telat.” Kataku dengan mengeluarkan jurus puppy eyes. Kau tau? Di depanku ada seorang namja paling lembut, baik, tampan dan yang penting tidak seperti personil SHINee yang banci semua. Sungguh, aku menyukainya, mencintainya mungkin.

“Gwenchana Han Mi-ah. Hhmm, kenapa kau telat menemuiku? Apakah kau terkena masalah?” tanyanya dengan nada khawatir.

“Nee oppa. Tapi tadi aku hanya terkena masalah kecil. Oya, kenapa oppa ingin bertemu denganku?”

“Hmm, Han Mi-ah, aku ingin memperkenalkan sahabat dekatku, paling dekat. Aku ingin kalian juga bisa bersahabat. Karena sahabatku, sahabatmu juga.” Kata Kyuhyun-Oppa dengan senyum khasnya yang membuatku mimisan.

“L..lalu dimana dia oppa?” kataku sedikit gugup.

“Sepertinya dia akan segera.. eits tunggu, itu dia!” kata Kyuhyun-Oppa sambil menunjuk seorang namja dibelakangku. Ketika menengok, aku kaget bukan main.

“Sorry dude aku telat. Tadi aku sempet nyasar and nyaris nabrak seo..” dia berhenti berbicara dan, “M..manly girl?”

WHAAAT..????????????

Jinki POV

“M..manly girl?” Aku tidak sanggup melanjutkan kata-kataku. Kaget setengah mati! Sumpah! Yoeja yang tadi nyaris kutabrak dan kubentak ternyata ada disini? Hahhh, aku kira aku tidak akan bertemu dengannya lagi! :p

Tapi aku kaget, jadi yoeja ini? Aiiggooo! Apakah sahabatku buta? Dia adalah yoeja gila yang paling gila diantara yoeja-yoeja lainnya. Dia semerawut. Rambutnya diikat kuda, tanpa high heels, tanpa short skirt, tanpa parfume ternama yang dibeli di Paris. Membuatku jijik berdekatan dalam jangka waktu lama dengannya.

Tapi baguslah, aku bisa balas dendam! Bisa-bisanya dia menyebutku Girly Man?

“G..girly man?” terdengar suaranya. Suara aslinya, 1000 kali lebih lembut dari suara teriaknya yang dapat membuat gendang telingaku pecah berantakan.

“Ternyata kalian sudah saling kenal. Ya sudah, ayo kita ngobrol di cafe itu. Aku ingin membicarakan suatu hal.” Kata sahabatku, sambil menarik tangan si Manly Girl. Wajah si manly girl masih tampak bingung. Kau tau? Ekspresi itu membuat wajahnya terlihat menggemaskan?

Hey tunggu, aku bilang menggemaskan?

Author POV

Di cafe itu hanya tersisa tiga kursi. Pas sekali untuk ‘Kyuhyun’, Han Mi, dan Jinki. Mereka duduk di tempat yang mereka pilih dan dengan sigap memesan minuman kesukaan masing-masing.

“Almond Strawberry Latte satu!” teriak Han Mi dan Jinki berbarengan sambil mengangkat tangan kanan masing-masing. Semua sudut cafe memperhatikan mereka berdua. Han Mi dan Jinki saling berpandangan dan kembali duduk dengan rapi di tempatnya.

“Sehati. Hehe” ucap ‘Kyuhyun’ sambil tersenyum terpaksa. Mereka melirik masing-masing dan kembali memunculkan wajah permusuhan.

Han Mi POV

SEHATI? AAAAAAAAA…..

Idih, sehati sama tuh banci? Amit-amit, huek, cuiiiihh..!!!! aduh, Kyuhyun-Oppa kok gitu sih? Aaa, apa selama ini dia masih belum sadar tentang perasaanku?

Tuhaaan, aku ingin ia tahu perasaanku.

Hmm, banci itu melirikku dengan wajah permusuhan. Ok girly man, aku siap bermusuhan denganmu! :p

Jinki POV

WHAT? SEHATI?

Haaassh, Minho bukalah matamu. Dia hanya yoeja gila. Kau tahu?

Tunggu, aku melirik manly girl itu. Dia kembali melirikku. Wajahnya manis. Tunggu, manis?

Aku ingin menampar diriku sendiri. Aku sudah benar-benar gila. Lagipula, yoejaku 100 kali lebih baik dari dia!

Author POV

“Hey dude, sehati katamu? Aku tak mau nanti yoeja itu mengajarimu mematahkan genteng dengan tangan. Jauhilah dia.” Kata Jinki mengejek.

“APAAA? Oppa, lebih baik kau jauhi namja banci ini karena dia akan mengajarimu menggunakan lipstick dan menjadi banci seperti personil SHINEE..” belum selesai Han Mi bicara tiba-tiba ‘Kyuhyun’ tersedak.

“Tuh kaaan, dia tersedak karena ulahmu! Tak tau kah engkau kalau dia adalah Choi Minho, rapper idola para wanita! RAPPER S-H-I-N double E, SHINee!” ujar Jinki keras.

Hening.

Keluar keringat dingin dari wajah Han Mi. Ia menatap Kyuhyun yang ternyata hanya nama samaran dari Choi Minho dalam-dalam dan berkata “Minho? Rapper SHINee? Kau bilang namamu Kyuhyun, bukan Minho! Kenapa baru cerita sekarang?”

“H..hhh.. karena aku tak ingin membuatmu menjauhiku. Aku tahu kau tidak suka SHINee. Tapi kau dan SHINee adalah bagian dari hidupku. Aku tidak bisa memilih salah satu dari kalian.” ujar ‘Kyuhyun’ yang ternyata hanya nama samaran Choi Minho sambil memegang tangan Han Mi. Terlihat Han Mi masih shock.

“Ternyata namamu Choi Minho, bukan Kyuhyun. Berusaha menipuku? Hh, kau berhasil.” Ucap Han Mi, parau, “jadi selama ini oppa adalah personil  SHINeel? Huft, baru tahu aku. Sebenarnya bukan masalah oppa personil SHINee  atau bukan. Tapi, aku tak suka ternyata sejak awal oppa telah menutupinya. Lagipula kalau benar, aku akan mencoba untuk menjadi fans SHINee nomor 1! Kau pandai berdandan yaa, oppa! Penampilanmu sekarang sangat berbeda dengan penampilanmu saat tampil bersama SHINee.” lanjut Han Mi sambil tersenyum.

“Idiiihh, cuih, aku gak mau punya fans kayak kamu!” Jinki nyosor.

“Heh, apaan! Aku Cuma suka sama Minho-Oppa !” kata Han Mi menggertak.

“Hehe, maafkan aku ya Han Mi-ah.” Kata Choi Minho.

“hhmm, gimana ya? Aku akan memaafkanmu oppa, asalkan besok kau lihat pertandingan Taekwondo di dojangku. OK?” kata Han Mi sambil mengangkat kelingkingnya.

“OK!” kata Choi Minho sambil membalas kelingking Han Mi, tanda perjanjian.

“Bla, bla bla, whatever, sudah Minho, ke masalah pokok! Aku punya janji dengan yoejaku!” teriak Jinki tak sabaran.

“Baik, sabarlah sedikit! Han Mi-ah, tahukah kau tentang perasaanku?” tanya Minho dengan serius.

“Saranghae.” Katanya di telinga Han Mi. Terlihat ekspresi kaget, shock dan wajah Han Mi mulai memerah. Jinki  tetap tenang sambil menyeruput Almond Strawberry Latte-nya. Lalu, Han Mi memberanikan diri mendekat ke telinga namja di depannya.

“Na do saranghae, oppa!” kata Han Mi. Dan ini menjadi pertanda, mereka memiliki hubungan. Bukan sekedar teman, tapi lebih.

————————————————————————————————————————–Flash back end..

“Jadi, waktu itu appa seperti banci? Hahaha..” tawa Seung Mi keras.

“enggak lah! Amma mu saja yang buta, masa namja ganteng seperti appa dibilang banci.” Kata Jinki sambil mencubit pipi Seung Mi.

“Kalau appa mu seperti banci, mana mau amma menikahinya?” kata Han Mi mengedipkan sebelah mata ke Jinki.

“Tuh kaaan, amma mu mengakuinya! Aku memang namja tampan!” kata Jinki.

PLAAAAKKKK…

“Sadaaarr, jagy, jangan bermimpi ketinggian -.-!” tampar Han Mi.

“Adaaawww, heu, baik-baik, lanjutkan ceritanya.” Kata Jinki sambil mengelus pipinya.

“Kasioon appa! LANJUUTT…!!!” kata Seung Mi mengejek appanya, melet.

————————————————————————————————————————–

>>Flash Back

Han Mi POV

“Hiiaaaaaaaaattt…!!” teriakku sekuat tenaga sambil melakukan tendangan Dwi Chagi.

“13 – 1, merah menang!” kata wasit sambil mengangkat tanganku. Aku bahagia, sedih dan pinggulku sedikit sakit. Sakit, tadi lawanku sempat menendang pinggulku, karena aku lengah. Sedih, karena aku tidak melihat tanda-tanda Minho-Oppa. Aku mencari di setiap bangku. Disela-sela tepuk tangan yang riuh itu aku tetap berkonsentrasi mencari namjachinguku itu.

“dimana dia?” gumamku pelan.

Sampai di backstage pun aku tidak melihatnya. Hampir menangis aku, dia melanggar janjinya sendiri.

“SHIIITT..! harusnya aku tidak percaya padanya. Memberinya kesempatan kedua. Sial!” kataku sambil meninju target.

“Ternyata kau hebat juga.” kata seorang namja. Suaranya lembut, dan sudah kupastikan itu pasti Minho-Oppa. Aku berbalik dan hendak memeluknya. Namun ternyata,

“KYAAAAAA…!!!! apa yang kau lakukan disini!!!!” kataku sambil memukul-mukul namja itu dengan targetku. Namja itu terlihat kesakitan sambil tersenyum canda. Matanya yang sipit itu sekarang hanya tinggal segaris. Sungguh aku baru pertama kali melihat namja itu tersenyum. Maniiss seperti gulali.

Hhm, MANIS? Hhhaaaakk, cuih!

“Minho tak dapat menyaksikan pertandinganmu. Dia sedang ngg.. ada urusan. Namun dia menginginkanku yang menyaksikan pertandinganmu dan mengajakmu jalan-jalan keliling kota. Jadi cepat ganti baju, 30 menit lagi kita berangkat.” Kata namja itu yang ternyata Jinki.

Mataku memerah, hendak mengeluarkan bulir-bulir. Hh..hh.. sebegitu pentingkah urusan itu? Eh tunggu, Jinki tiba-tiba menegurku sambil menepuk bahuku.

“Sudah jangan sedih. Masa taekwondoin hebat sepertimu menangis sih manly girl?” katanya. Aku tersenyum, baik sekali namja ini. Walau kata-katanya bernuansa mengejek.

“Yayaya, aku ganti baju. Jangan mencari kesempatan untuk mengintipku! Atau kau ku, hiaaa..!!!” kataku mengancam sambil mengarahkan tendangan mautku ke arah perutnya.

“Iya, iya, iyaaa..!!!” katanya sambil menahan tendanganku.

Jinki POV

Hhh..hh..lamaa sekali dia ganti baju. Huft, lelah aku menunggu disini. Aku melihat sekeliling dan melihat sabuknya.

“Wow, sabuk merah strip hitam. Hebat juga dia. Tapi kenapa..” gumamku pelan. Tiba-tiba keluarlah ia mengenakan celana putih sedengkul dan kaos berwarna merah muda. Rambut panjangnya yang legam digerai dan aku dapat menebak, dia menggunakan parfum bayi. Ish, sangat berbeda dibanding yoeja lain.

Dan, dan, aku harus mengakui bahwa hari ini dia berbeda dari kemarin. Dia, d..dd..dia sangat cantik dan feminin dan sedihnya, sepertinya, tidak ada kamar tersisa di RSJ. TT.TT

“Ayo girly man!” katanya girang sambil membawa tas Taekwondonya.

“Mobilku ada di seberang. Hati-hati menyebrang. Jangan sampai kejadian kemarin terjadi lagi dan malah lebih parah. Aku tak mau disalahkan nanti! Lagipula, aku tak kuat membopong yoeja berat sepertimu!” kataku tenang sambil membuka kunci mobilku dari kejauhan. Ia berjalan cepat dan tak menyadari ada motor ugal-ugalan yang hampir menabraknya.

Tuhan, engkau seperti merubahku 179,9 derajat. Aku menolongnya. Aku berlari sekencang mungkin dan menariknya ke seberang. Dia kaget. Aku merasa bagai pahlawan *woo!*, namun ada batu menyandung kakiku sehingga ku terjatuh dan manly girl itu menimpa tepat diatasku. Kami sempat berpandangan beberapa saat. Huah, pipiku memanas dibuatnya! ><

“KYAAAAAAAAAAAA..!!!” ia buru-buru berdiri dan merapihkan bajunya.

“Hey manly girl, kalau kau suka padaku bilang saja. Namun kau harus tau kalau banyak wanita yang sudah mengantri dan aku sudah memilih satu yoeja paling canttiiikk diantara yoeja lain.” Kataku sok keren sambil mencoba bangkit. Ia menggembungkan pipinya. Aku gemas ingin mencubitnya.

Hey, apakah aku menyukainya?

Ahahah, tak mungkin! Aku telah memiliki yoejachinguku sendiri ==’!

Han Mi POV

Kami berdua berkeliling kota sambil menaiki mobil. Lalu tiba-tiba ia memarkirkan mobilnya di sebuah tempat parkiran umum di taman kota dan mengajakku jalan kaki.

“Biar sehat!” katanya semangat. Cuacanya pas untuk berkencan. Aku sangat berharap saat-saat ini aku bersama Minho-Oppa. Bukan sama si Girly Man.

“Ini namanya kencan, kau tahu?” kata Girly man sambil mengedipkan sebelah matanya.

“AAAA, aku tak mau berkencan denganmu!” kataku sambil memalingkan wajahku darinya.

“Ya sudah, berarti ini namanya bukan kencan! Lagipula, lebih asik berkencan dengan yoejachinguku!”

“BODO AMAT!” kataku sambil melet.

Kami berjalan terus sampai sebuah cafe. Disana seperti biasa kami memesan Almond Strawberry Latte. Baru pertama kali aku melihatnya tertawa mendengar leluconku. Dia juga menyampaikan beberapa lelucon. Intinya, aku bahagia. Dan aku rasa, aku memiliki sedikit perasaan terhadap namja ini. Tapi sungguh suatu hal yang sangat gila, bila aku mengakuinya! Ish apaan sih! Aku kan udah punya namjachingu dan dia udah punya yoejachingu.

Dia baik, dalam segi materi. Huahahaha >:D

Aku tidak mengeluarkan uang sepeserpun.

Saat aku hendak membayar, dia selalu membayar duluan.

Dia marah apabila aku mencoba membayar.

Heu, namja ini.

>///////<

Jinki POV

Love forever and last forever! oon nae mam dahaedoh jabheejeedo neutjuhl suh doh upneun neol”

Bisa ditebak, itu lagu Love Should Go On dan tepat pada saat aku menyanyi. Aku menatap manly girl di sampingku. Ia terlihat menikmati lagu itu.

“Itu kan lagu SHINee! Dan itu aku yang menyanyi!” kataku bangga.

“Yap, suaramu lembut.” Kata si Manly Girl.

Deg..deg..deg

“G..gamsa Ha..hamnida” kataku gugup.

“He? Kau kenapa?”

Bodoh, kenapa aku gugup? Yoeja ini hanya yoeja semerawut. Tak mungkin aku menyukainya.

DASAR JINKI PABOO..!!!!

Han Mi POV

Whaatt? Aku bilang suaranya lembut?

Ah, tapi memang itu yang sebenarnya.

Apa benar ya aku menyukainya?

Kepalaku seketika pusing.

“Hmmm, Girly Man, bisakah kita ke perpustakaan? Kepalaku pusing.” Kataku sambil memegang kepala. Ya aku memang aneh. Saat aku pusing, aku selalu ingin di perpustakaan. Kau bingung? Aku juga. Pamanku bingung. Bibimu juga. *gaje*

“Ayo! Aku juga sedang ingin membaca buku.”

Author POV

Mereka berdua berjalan ke arah Perpustakaan Kota. Begitu masuk, Han Mi langsung berlari kearah pojok, tempat novel-novel percintaan. Sedangkan Jinki berjalan mengikutinya. Jinki melihat Han Mi berusaha meraih buku di tempat yang tinggi. Sebenarnya mudah bagi Jin Ki meraih buku itu. Namun pasti sulit bagi Han Mi. Karena, tinggi Han Mi hanyalah sedagu Jinki.

“Ini bukunya, dasar pendek.” Kata Jinki mengambil buku itu dengan tenangnya.

“Apa katamu?? Aku memang pendek, tapi aku bisa melakukan ini tepat di kepalamu!” kata Han Mi pelan sambil jinjit dan menjitak Jinki.

“Aaaaa, beraninya kau merusak rambutku!!!” kata Jinki sambil mengambil perlengkapan berdandan *ditimpuk MVP* ; sisir dan gel rambut dari kantongnya.

Han Mi segera membuka buku favoritnya itu.

Jinki terlihat penasaran pun ikut membaca.

Mereka membaca buku tersebut bersama. Dan akhirnya sampai pada bagian dimana si yoeja dan si namja yang sering bertengkar mencintai satu sama lain.

Jinki POV

Iissshh, kenapa harus ada cerita seperti ini sih?

Deg..deg..deg.

Kutatap si Manly girl tetap serius membaca cerita itu.

Tuhan, kusadari, dia memang berbeda. Dia terlihat pemberani dan manis.

Apa aku menyukainya??????

Ah ini terlalu cepat!!!!

Tapi kenapa Tuhan?

Kenapa, ah sudahlah..

Sebegitu menyakitkan kah cinta?

Tak tega aku bila dia mengetahui semuanya!

Han Mi POV

Kurasakan dia menatapku.

Aku palingkan wajahku dari novel itu dan berusaha menatapnya.

Dan benar, dia menatapku.

Hhmm, ya memang dia seperti banci. Tapi hatinya seperti lelaki. Sedikit narsis, namun sangat lucu.

Pikiranku buyar, pikiranku buyar! Buyar! Buyar!

“hhmm, Girly Man, keluar yuk. Hari sudah semakin gelap.” Kataku memohon.

“Ya. Mm, aku ingin memberitahumu sesuatu. Aku janji tak akan lama.” Katanya dengan wajah serius. Maniiiiss sekali *mimisan*. Aku memberinya tatapan apa-yang-harus-kuketahui dan dia memberiku tatapan hal-rahasia-yang-penting. Huft, akhirnya aku dan dia menaiki mobil dan melaju kencang.

“Manly Girl, bisakah kau memanggilku Jinki-Oppa?” katanya dengan suara super duper lembuut…

“OK Jinki-Oppa. Siapa takut?! Tapi kau juga harus memanggilku Han Mi-ah. Bagaimana?” kataku sambil mengedipkan mata.

“Ok. Han Mi-ah!” dan saat ia menyebutkan namaku, otakku mau pecah karena senangnya.

Tunggu dulu,

Hal-rahasia-yang-penting.

Apa ya?

“Sungguh mati aku jadi penasaraaann..” alunku dalam hati.

————————————————————————————————————————–

TBC..

Gaje iaaccchhh? *alay* Gak penasaran? Huweeee T.T *nangis terdesu-desu* Tapi tetep baca next part ya! ^^

And tetep dikomen yo dikomen 😀

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

56 thoughts on “ALMOND STRAWBERRY LATTE – Part 1”

    1. Annyeong Chinguu~!
      gak sadar ff abal-abalku di post *loncat-loncat gejey*
      iya aku post yaa selanjutnya?

      Mwo serius?
      hahaha #ngeplaikeujungdunia

      Okee hwaiting buat tugasnya 😉

    1. huahahaha~
      begitulah keluarga kecil nista yang aku ciptakan *digeplak bang unyu pake tahu*
      pada jail semua kwokwokwokwowkwo~ << mulai autis

      OKEEE~
      gomawo jejaknyaaa~ 😀

    1. hohoho~ masih rahasia chinguu~ bwakakakakkaka *ketawa Lucifer*
      maap kalo rada gejey maklum author abalabal #PLAK

      SIPP!!!!
      gomawoo jejaknyaaa~ 😀

    1. huahuahuuaaa~
      OKE DEEEHH aku lanjut chingu!!

      HAAAHH READER BARU???
      selamat dataaangg..
      *ngasih magnum*

      gomawo jejaknyaaaa~ 😀 *bow sampe kejedot lantai*

    1. buakakakkakaka~
      iya tuh si Han Mi buta kali ya wkwkw *digeplak Han Mi*

      Han Mi : authornya aja tuh sarap bin autis..

      SIPP!!!
      gomawoo jejaknyaaaa~ 😀

  1. Aaaaa ffnya enye banget 🙂 aku suka.
    Mana authornya sama kayak aku, suka part nyanyi baba onew di love should go on (sok tau)
    Lanjut yaaaaa

  2. Aku suka alur ceritanya ><
    Hehehe ..
    Thor kejem amet bilang personel SHINee kya banci (¬_¬)
    Btw, ditunggu next part nya yaa 😉

    1. Huahahahah *author ngeplai ada yang suka alur ceritanya*

      iya nih author kejam bin autis. #gebukinAuthor (¬_¬)=o*(>,<)

      WUOKEHSIP!

      gumawo jejaknyaaa~ 😀

  3. thor ni ceritanya bagus, keren dah…

    tapi og part 2 nya g dateng2 y??
    padahal penasaran ma lanjutannya 😦

    ayo segera dpublis next part nya thor, ayo!! ayo!!! *maksa banget#plakk…

    ^O^

    1. makasiiiihhh 😀

      iya nih huhu. aku udah kirim koook~
      sabar yaaa hehehe.

      iya OKESIP! 😀

      gomawo jejaknyaaa~ 😀

  4. ebuset, koclak bener dah satu keluarga, mlh anaknya lbh parah -..-;
    kekeke, humor gini mantep (?) dah
    readernya (baca: aku) jg kumat gilanya #abaikan

  5. aku baru baca nih. mian
    soalnya liat part terakhir sih
    hahahaha cepat amat sukasukanya
    pasti minho buat rencana ya?
    hah lanjut dulu part 2
    good job thor

    1. gwenchanaaaaa 😀 xoxo
      mwehehehe iya begitu lah kebetulan otak author jebol jadi maen langsung langsung aja mwehehehe-__-
      Gomawo yaaa commentnyaa xD

  6. sukaaaaa =)
    apalagi jinki yg maen hahahahaha..
    walaupun berasa agak aneh karena tiba-tiba jinki yg dtg pas pertandingan taekwondo, tp tetep suka bagian mereka berduaan jln-jln hohohohoho *reader ababil*

  7. Tadi aku liat comment-commentnya kalau yang suka FF ini bkal dksh magnum yah?
    Yaudah aku suka FF ini biar dikash magnum, hahaha.
    Bercanda kok, serius aku suka FF ini bneran dh!
    terus cara penulisan ceritanya bagus ih, aku suka. jadi keliatan rapi, pas bacanya juga enak (?)

    Tapi ada ssuatu yang mengganjal, aku bingung. Buat apa minho nembak han mi pake ngajak-ngajak jinki segala? Pasti ada ‘sesuatu’ yah? #reader sotoy

    Penasaran ‘rahasia yang penting’ itu kira-l\kira apa yah?
    Oke next part.

    1. buahahahahahha yoo magnumnya yoo magnumnyaaaa~
      hahahaha maaciiiwww chinguuuu~~~ :3 :*

      Itu tuh biar Jinki langsung dikasi pj ama si minho (?) #PLAK
      muahahaha ditunggu di next part :33

  8. itu lagu kaya kenal deeeh ..

    shinee emang ngeluarin album jepang baru tapi lirik yah gga ada yang kaya gitu deeeh …..

    “Sungguh mati aku jadi penasaraaann..” itu lagu sapa yaaaah …

    hahhahahahahahaaaaa…………
    keereeeen nih cerita yaaaah …

    2 jempol, ani.. 4 jempol, gga pantes .. pinjem jempol author nya 4 lagi .. jadi …

    8 jempol buat author.. eeh.. 2 jempol lagi minjem sama temen w ..
    jadi 10 jempoool …

    kereeeen.. aku pada mu

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s