CHECKMATE – Part 1

CHECKMATE (part 1)

CAST: Lee Jinki, Choi Minho, Park Raena, Kim Kibum, Kim Jonghyun, Lee Taemin, Jung Nicole, Ok Taecyeon, Jung Jihoon, Lee Joon, Kim Minji

Author: Dilla Oktyra a.k.a dillofabregas

Genre : Action, Romance, Family, Friendship

Length: Sequel

Rating : PG-15/NC-17 (not sure,hehe)

JINKI POV

Sirine polisi berbunyi…

AHH SIALLLL…

Aku: “To the board, HURRY!” Aku berteriak pada semua teman-temanku. Malam ini sebenarnya kami sedang dalam pertempuran melawan musuh bebuyutan kami, Black Swan. Aku, Jinki seorang wakil ketua suatu organisasi bernama Checkmate. Checkmate suatu organisasi ilegal yang menjual virus, bakteri dan semacamnya yang berguna sebagai senjata biologis atau obat-obatan. Black Swan merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang yang sama dan ilegal juga, tetapi mereka lebih bergerak ke jalur yang benar-benar terlarang sampai memanfaatkan manusia tidak bersalah. Checkmate juga sebenarnya sangat terlarang, ya tapi kami masih memiliki sedikit prikemanusiaan,haha.

Aku tidak sengaja bergabung dengan Checkmate, semua bermula sejak aku SMA, kejadian yang sangat membuatku geram. Saat itu aku benar-benar polos dan tidak tahu apa-apa.

FLASHBACK

Aku pulang sekolah dengan mengendarai sepedaku, hari ini aku pulang sedikit larut karena harus mengurusi Student Union, ya aku ketuanya. Tiba-tiba di belokan jalan menuju rumah ada mobil hitam yang menghalangi jalanku. Orang-orang dari dalam mobil itu keluar kemudian menarikku hingga jatuh dari sepeda, setelah itu aku dibekap dan tiba-tiba pandanganku gelap, aku tidak sadarkan diri.

*

Aku membuka mataku, aku berada dalam ruangan yang sangat gelap, aku dimana? Aku mencoba bergerak, tapi aku sulit bergerak, kaki dan tanganku diikat di kursi.

Aku: “LEPASIN AKU!!!” Aku berteriak tetapi orang-orang yang ada di sana pura-pura tidak mendengarku. Ada satu orang berbadan besar dan tinggi menghampiriku.

Orang1: “Annyeong Jinki, welcome to Black Swan! Calm down bentar lagi hyungmu akan datang,haha…” Hyung? Joon hyung? Apa hubungan Joon hyung dengan semua ini?

Orang1: “Apa yang kamu tau tentang Checkmate? Markas mereka dimana huh?” Orang sengak itu mengangkat kerah seragamku. Apa itu checkmate?

Aku: “Molla, aku gak tau, apa itu checkmate?”

Orang1: “Ayo lah,jangan berpura-pura, apa checkmate sudah membayarmu dan menyuruhmu tutup mulut???” BUKKKK, orang itu memukul wajahku, kurasakan darah menetes dari hidungku.

Aku: “A…ku bener-be..ner gak tau…” Aku berbicara dengan terbata-bata sambil menahan sakit. BUKKK…orang itu memukulku lagi. Tiba-tiba pintu tempat itu terbuka, kulihat seseorang berlari ke arahku.

“JINKI-yaaa!!!!” Ternyata Joon hyung. Oya aku hanya tinggal bersama Joon hyung sekarang, kakak kandungku dan keluargaku satu-satunya yang kukenal saat ini, orang tuaku telah meninggal karena kecelakaan saat aku berusia 8 tahun. Orang-orang jahat itu menahan Joon hyung, kemudian orang yang tadi bersamaku menghampiri Joon hyung.

Orang1: “Yaa, Joon-ah, sampai kapan kalian bersembunyi? Ingat, aku masih punya dendam pada kalian karena kematian Jinyoung hyung. “

Joon: “Taecyeon-ah, gw gak akan pernah biarin lo sentuh Jinki, lepasin dia, ini urusan checkmate dan black swan, gak usah bawa-bawa keluarga gw…” Orang itu bernama Taecyeon, siapa dia?

Taec: “Dia terlibat, lo yang bunuh Jinyoung hyung, jadinya lo dan keluarga lo terlibat.”

Joon: “Jinyoung juga yang telah membunuh eomma dan appa gw, jadi sudah sewajarnya gw bunuh dia.”

Taec: “Lo masih tetap keras kepala Joon-ah… kita bersahabat sejak SMP dan saat ini kita musuh,haha ironic…”

Joon: “Taec, lepasin Jinki… Lo harus langkahin mayat gw, kalo mau sentuh dia!”

Aku: “HYUNG!!! Pergi dari sini, Jinki gapapa kok…” Aku sungguh ketakutan, sebenarnya ada apa dengan semua ini?

Taec: “OK, gw siap langkahin mayat lo!” Taecyeon mengeluarkan pistol dari sakunya, DORRRR… Taecyeon menembak Joon hyung tepat di kepalanya…

Aku: “ANDWAEEEEE! HYUNG!!!! LEPASIN AKU, LEPASIN!!!” Aku terus meronta-ronta di kursi tempat aku terikat, orang-orang jahat itu kemudian memukulku hingga aku tak sadarkan diri.

*

Saat aku membuka mataku aku sudah berada di tempat yang sangat bagus dengan furniture-furniture minimalis, sepertinya aku ada di sebuah apartment.

Orang2: “Jinki, gwaenchanha?”

Aku: “Hmmmm, dimana ini?”

Orang2: “Welcome to CHECKMATE! Saya Jihoon, teman hyungmu, tenang Jinki, kamu aman disini.”

END OF FLASHBACK

Ya aku bergabung dengan checkmate karena Joon hyung dan aku sangat dendam pada Taecyeon, yang sekarang menjadi ketua Black Swan dan telah membunuh Joon hyung, aku juga dendam pada Black Swan yang telah membunuh orang tuaku, semua keluargaku mati gara-gara organisasi sialan itu.

Saat ini aku sedang dalam mobil bersama teman-temanku, bisa dibilang anak buahku, tapi aku senang menganggap mereka sebagai teman. Ada Choi Minho, dia bergabung dengan checkmate karena nasibnya sama sepertiku dan ia butuh uang untuk kuliahnya. Kim Kibum atau Key dia anak kesayangan Jihoon hyung, dia bergabung dengan checkmate karena ya dia emang mau, dia sebenarnya dari keluarga kaya raya di Seoul yang merupakan kerabat dekat Jihoon hyung. Jonghyun, dia orang yang sangat misterius, kami saja tidak tau nama marganya, dia bergabung dengan checkmate karena dia ditemukan Jihoon hyung sedang sekarat karena dipukuli berandalan dan mungkin Jonghyun atau Jjong sangat berhutang budi pada Jihoon hyung hingga akhirnya dia bergabung dengan Checkmate. Yang terakhir adalah Lee Taemin, dia adalah adik sepupu Jihoon hyung, dia bergabung dengan Checkmate ya karena secara tak langsung dia terlibat, ia dibesarkan di Checkmate. Keempat orang itu lah yang selalu mendampingiku, mereka orang-orang yang paling aku percaya. Kami menuju BOARD, markas checkmate, semua wajah kami dan badan kami penuh luka karena pertarungan dengan Black Swan yang tertunda gara-gara polisi tadi.

*

Sesampainya di board Minji noona, istri Jihoon hyung dan Nicole, kekasih Key langsung menghampiri kami.

Minji : “Gwaenchanha? Kalian ada yang terluka parah?”

Aku: “Kami kehilangan 2 orang noona, tapi sisanya baik-baik saja, Jihoon hyung masih di Bangkok?”

Minji : “Ya, katanya besok dia pulang.”

Nicole: “JAGI!!!! Gwaenchanha? Aku khawatir banget, dari tadi pagi kamu gak bales SMS aku…” Nicole menghampiri Key dan memeluknya, Key langsung mencium bibirnya, padahal bibirnya masih berdarah, yakssss. Nicole ini merupakan bagian dari Checkmate, orangtuanya dulu scientist Checkmate dan tewas karena ulah Black Swan juga. Tiba-tiba aku teringat sesuatu.

Aku: “Aku langsung pulang ya!”

*

Aku sampai di apartmentku, lampunya masih menyala, kulihat seseorang yang sangat cantik tertidur di sofa, aku menghampirinya, kemudian mencium pipinya. “Nghhhh…” Dia sedikit mendesah dan akhirnya terbangun.

Raena: “Oppa, udah pulang?”

Aku: “Kenapa kamu gak tidur di kamar? Udah aku bilang kan jangan pernah tunggu aku pulang…” Ia menatapku tajam.

Raena: “Oppa, oppa kenapa? Berantem lagi? “

Aku: “Biasa tadi banyak preman di jalan yang bikin rese…” Maaf Raena aku masih terus berbohong padamu soal profesiku sebenarnya. Park Raena, istriku tercinta ini tidak tau apa-apa mengenai Checkmate, yang ia tau Checkmate itu adalah perusahaan farmasi yang memproduksi obat-obatan untuk rumah sakit. Mengenai produsen obat-obatan dan vaksin sih sudah benar, ya tapi kami sebenarnya produksi obat-obatan dan vaksin ilegal untuk perang.

Raena: “Lain kali, hati-hati oppa… Sini aku obatin!” Raena mengobati luka-lukaku, aku sangat kasian padanya, hampir setiap hari dia harus mengobatiku, dan bodohnya dia percaya saja kalau aku ini berkelahi dengan preman, setiap hari, ahhhh Raena kenapa dirimu polos sekali? Aku terus memperhatikan wajahnya yang polos itu, aku sudah benar-benar tak tahan lagi, aku langsung mencium bibirnya yang mungil kemerahan itu, ia sedikit menolak pada awalnya,namun akhirnya ia membalasnya. Setelah itu aku menggendongnya ke kamar, membaringkannya di atas tempat tidur, dan ya kalian tau lah apa yang kami lakukan,hahaha…

*

Raena: “Oppa, udah pagi, mau tidur sampai kapan? Aku ada kelas jam 8 nih…” Suara Raena yang lembut itu membangunkanku, kulihat Raena sudah ada di sampingku, mengenakan kemejaku yang sangat kebesaran di tubuhnya. Aku menariknya ke pelukanku.

Raena: “Ahhh oppa, lepasin…Cepet bangun!” Ia memukul-mukul dadaku dengan tangan kecilnya.

Aku: “Hmmm oppa masih ngantuk nih, masih pengen juga, sekali lagi yuu! Hehe…” Aku tersenyum licik menggodanya.

Raena: “Aku ada kelas, oppa…Kasian anak-anak ntar nungguin aku..”

Aku: “Iya deh yang bu guru teladan, aku bangun sekarang, tapi morning kiss dulu dong!” Aku memanyunkan bibirku, Raena malah mendorong wajahku jauh-jauh.

Raena: “Oppa belum sikat gigi, gak mau ahh,hehe…” Raena langsung pergi keluar kamar. Tiba-tiba tercium sesuatu yang sangat menggoda, pasti Raena sedang memasak. Selesai mandi aku langsung menghampirinya yang sedang sibuk di dapur, ia sudah mengenakan dress dan cardigan dengan celemek lucu bergambar beruang. Aku memeluknya dari belakang dan mencium lehernya.

Aku: “Masak apa, cantik? Kayaknya enak banget nih…”

Raena: “Oppa lepasin aku gak? Ntar makanannya gak jadi-jadi…Aku bikin nasi goreng ayam…”

Aku: “Wahhhh chicken, chicken, asiiiiik!!! Ok deh aku tunggu di meja makan.”

Saat di meja makan suasana jadi hening, Raena tampak sedih.

Aku: “Kamu kenapa Raena?”

Raena: “Gwaenchanha oppa, cuma aku kangen sama eomma, hari ini dia ulang tahun.” Raena telah berpisah dari keluarganya setelah menikah denganku satu tahun yang lalu, dan pernikahan kami ini tidak pernah disetujui. Orangtua Raena tidak pernah menyukaiku, pria yang berasal dari keluarga tak jelas. Raena pada akhirnya lebih memilihku dan pergi dari rumah orangtuanya, aku tau pasti Raena sangat sedih, oleh karena itu aku selalu berusaha membuatnya tertawa.

Aku: “Ya udah nanti sore aku jemput kamu di Kindergarten terus pergi ke rumah orangtua kamu, gimana?”

Raena: “Jinjja? Ahhh oppa gomawo!” Raena langsung berdiri dari kursinya dan memelukku.

*

Aku menunggu di depan TK tempat Raena mengajar, akhirnya Raena keluar juga kemudian ia tersenyum padaku dan langsung masuk ke mobil.

Aku: “Gimana tadi ngajarnya?”

Raena: “Yaa gitu aja oppa, anak-anaknya masih pada bandel, tapi lucu-lucu,hehe…” Raena sangat menyukai anak-anak tapi sedihnya kami belum dikaruniai anak.

Aku: “Coba kita punya anak sendiri, pasti kamu seneng banget, terus ada yang nemenin kamu di rumah,hehe.” Raena terlihat kaget kemudian ia memegang tanganku.

Raena: “Oppa, udah gak usah dibahas lagi, kalo udah saatnya juga pasti kita punya anak kok, aku juga udah seneng oppa masih di samping aku.”

*

Kami sampai di rumah orangtua Raena, dengan ragu-ragu aku mengetuk pintunya. Setelah beberapa saat akhirnya pintu pun terbuka.

Raena: “Eomma!!! Saengil chukhae!” Raena langsung memeluk eommanya.

Eomma: “Raena, eomma kangen banget sama kamu, sayang!” Eomma melihat ke arahku kemudian aku membungkukan badanku. Kami duduk di ruang tamu, ayahnya Raena pun akhirnya bergabung.

Aku: “Annyeonghaseyo, abeoji!” Aku membungkukan badanku padanya, Raena langsung memeluk appanya.

Appa: “Siapa yang membiarkanmu memanggil saya abeoji?” Ayahnya Raena ini tidak pernah suka padaku dan sampai sekarang sikapnya masih sama.

Raena: “Appa, jangan gitu dong.”

Appa: “Kenapa kamu ajak dia kesini? Dia bikin hidup kamu kacau Raena!”

Raena: “APPA!”

Appa: “Apa pekerjaan kamu sekarang? Apa kamu sudah bisa mencukupi kebutuhan putri saya?” Ayahnya Raena melihat ke arahku dengan pandangan yang sangat merendahkan aku.

Aku: “Hmmmm, saya hmmm memang gak bisa menuhin semua kebutuhan Raena, tapi setidaknya kami bahagia dan saya masih mampu menghidupinya walaupun kehidupan kami sangat sederhana.”

Raena: “Appa, Raena sangat bahagia hidup bersama Jinki oppa dan perlu appa tau Raena gak mentingin harta. Aku kecewa sikap appa masih kayak gini, Oppa ayo pulang!” Raena menarik lenganku, suaranya bergetar, sepertinya ia menangis. Aku langsung membungkukan badanku pada ayah dan eommanya Raena dan keluar dari rumah itu. Saat di mobil Raena terus terdiam, aku pun tak berani menyapanya.

Raena: “Oppa, mianhae, harusnya Raena gak usah minta dianterin ke rumah eomma…”

Aku: “Gwaenchanha Raena, setidaknya kamu udah ngasih hadiah buat eomma kamu.”

~

Geobu hal su eobtneun neoeui maryeokeun LUCIFER
Geobu hal su eobtneun neoeui mabeobeun LUCIFER

~

From: Key

Hyung, gawat! Lab kita di Ulsan diserang Black Swan, kita hrs btindak!

AH sial, padahal aku ingin berduaan bersama Raena.

Aku: “Hmmm Raena, oppa mesti ke kantor nih, ada urusan penting, aku drop kamu di rumah ya.”

Raena: “OK, oppa makan malem di rumah kan? Ntar aku masakin ayam goreng saos mentega.”

Aku: “Wahhh, pasti makan malem di rumah kalo gitu. Tunggu aku ya, jam 9an juga udah pulang kayaknya.”

*

Jjong: “Hyung, biar aku yang urus bagian sini, hyung balik lagi aja ke BOARD, takutnya mereka udah tau soal BOARD!” Jjong memberi arahan padaku, bagaimana black swan tau tentang BOARD? Saat aku akan melangkahkan kakiku ada seseorang yang menghampiriku, Ok Taecyeon.

Taec: “Akhirnya kita bertemu lagi Jinki, masih ingat padaku kan?”

Aku: “Bagaimana mungkin saya lupa…” BUKK aku memukul wajahnya. Dia mengelap darah yang keluar dari sudut bibirnya, kemudian membalas pukulanku, kami bertengkar hebat.

Taec: “Mana pimpinan kalian? Bisanya bersembunyi saja, pengecut!” Anak buah Taecyeon mengelilingiku dan aku pun dikeroyok, tiba-tiba muncul Minho dan Key yang membantuku.

Sirine polisi berbunyi, memberhentikan perang kami lagi.

Taec: “Semuanya belum berakhir Checkmate, tunggu kami,haha!” Aku dan teman-teman langsung berlari ke mobil dan Minho melajukan mobil dengan kecepatan maksimal.

Jjong: “ARGGGHHHH sakit!!!”

Taemin: “Hyung, Jjong hyung kakinya ketembak, kita langsung bawa ke RS aja!”

*

Aku melihat jam tanganku, sudah jam 12, sial, Raena gimana ya?

Saat sampai rumah lampunya masih menyala lagi, tetapi kali ini Raena tertidur di meja makan masih mengenakan celemek, kulihat meja makan penuh dengan makanan, ada ayam goreng kesukaanku tentunya. Aku mengelus rambut Raena dan mencium keningnya.

Aku: “Mianhae, Raena…”

Raena: “Oppa? Oppa berantem lagi? Ya ampun!!! Preman di mana lagi oppa?” Raena memegang luka-lukaku.

Raena: “Aku ambil es dulu ya oppa buat ngobatin luka oppa, oh iya makanannya mau aku angetin sekarang?” Aku menarik lengan Raena dan memeluknya.

Aku: “Raena, mianhae… Kenapa kamu gak marahin aku aja sih? Aku selalu bikin kamu kesel, tapi kenapa Raena gak pernah marah sama oppa?”

Raena: “Gwaenchanha oppa, I’m fine… Aku selalu maafin oppa kok…” Ahhh Raena, kamu hanya membuatku semakin merasa bersalah karena membuatmu menikahiku.

Aku: “Eomma dan appa kamu benar Raena, aku gak pernah buat kamu bahagia, aku Cuma mengacaukan hidup kamu.” Raena melepas pelukanku kemudian memegang wajahku dengan kedua tangannya.

Raena: “Oppa, beneran deh, aku gapapa. Dan tolong jangan ungkit lagi apa yang dibilang appa. Aku seneng kok menikah sama oppa, aku bahagia banget.” Raena mencium pipiku, tanpa pikir panjang aku mencium bibirnya.

Raena: “Hmmmpphhh, oppa…aku ambil es dulu, trus ngengetin makanan, oppa pasti laper kan?”

Aku tersenyum padanya, ahh istriku ini…Ada ya orang sesabar kamu, Park Raena?

***

Minho POV

Hari ini ulang tahun Onew hyung, Raena noona menyuruhku, Key, Nicole, Taemin untuk membantunya membuat surprise party. Seharusnya Jjong hyung pun diundang, tetapi Jjong hyung pergi ntah kemana, setelah kakinya tertembak, beberapa hari kemudian ia pergi dari rumah sakit tanpa kabar, sungguh misterius Jjong hyung ini. Raena noona adalah istrinya Onew hyung, yaa Onew hyung sangat beruntung memiliki istri sebaik Raena noona, aku sangat iri. Tapi Raena noona tidak pernah mengetahui tentang kami, yang ia tau kami adalah teman kerjanya Onew hyung di perusahaan farmasi. Pernyataan itu semakin meyakinkan karena aku lulusan Mikrobiologi Seoul University. Checkmate adalah keluargaku satu-satunya saat ini, aku memutuskan bergabung dengan checkmate setelah tau orangtuaku adalah anggota checkmate juga dan mereka dibunuh oleh Black Swan. Alasanku yang lain adalah aku sangat membutuhkan uang untuk kuliahku pada saat itu. Sejak SMA aku hanya tinggal dengan noonaku karena orangtuaku meninggal, tetapi noona kemudian meninggalkanku karena menikah dengan orang Jepang dan setelah itu ia tidak pernah menghubungiku lagi.

Ternyata aku adalah orang yang pertama datang di rumah Onew hyung, kulihat Raena noona sedang memasak.

Raena: “Minho, masuk aja!” Raena noona, tampak belakang saja sudah terlihat cantik. Ahhh, Minho kamu ini mikir apa sih? Raena noona kan istri Onew hyung…babo…

Aku: “Hmm noona, ada yang bisa dibantu?”

Raena: “Itu deh Minho, coba kamu tata meja makan, makasih ya! Eh, oppa pulang jam berapa ya?”

Aku: “Aku kurang tau noona, hari ini dia ada tugas di luar kantor.” Aku bohong, sebenarnya hari Onew hyung dan Jihoon hyung sedang mencoba menghubungi organisasi lain seperti Poisonate dan Veritas untuk membantu Checkmate menyerang Black Swan.

~

Geobu hal su eobtneun neoeui maryeokeun LUCIFER
Geobu hal su eobtneun neoeui mabeobeun LUCIFER

~

From: Key

Minho, gw gk bs dtg nih, ortu gw ngadain mkn mlm gitu n ngundang Nicole, bilangin sm noona ya!

Aku: “Noona, Key sama Nicole gak bisa dateng katanya. Ortunya Key ngundang Nicole makan malem di rumahnya.”

Raena: “Ohhh gitu, Taemin gimana?”

Aku: “Katanya sih Taemin mau dateng kok.” Aku melanjutkan menata meja makan, Raena noona lanjut memasak. Tiba-tiba kulihat Raena noona sedikit sempoyongan, aku menghampirinya dan memeluknya, menahannya supaya tidak terjatuh.

Aku: “Noona, gwaenchanha?”

Raena: “Gwaenchanha Minho, aku cuma sedikit pusing, mungkin kurang tidur.” Aku memapahnya ke sofa, aku duduk di sebelahnya, ia memegang tanganku, tiba-tiba jantungku berdegup sangat kencang.

Raena: “Minho, sebenernya aku cape terus-terusan kayak gini. Nungguin Jinki oppa yang ntah pulangnya kapan, selalu sabar nunggu Jinki oppa. Aku sebenernya gak mau kayak gini terus Minho, aku…hiks…” Raena noona tiba-tiba menangis, eotteohke?

Raena: “Aku selalu khawatir sama Jinki oppa, itu bikin aku cape Minho, aku pikir Jinki oppa menyembunyikan sesuatu dari aku tapi aku sungkan nanyanya, aku gak tau harus gimana. Aku sangat mencintai Jinki oppa, aku gak mau dia tau kalau aku sedih, hati aku sakit, aku juga gak mau bikin Jinki oppa khawatir. Aku gak pernah bisa marah sama dia padahal sebenernya aku marah ,Minho, aku gak suka hidup seperti ini,hiks…” Aku memeluknya, menenangkan Raena noona… Ahhh betapa kasian Raena noona, ia tidak tau apa-apa. Aku jadi sedikit marah pada Onew hyung, kenapa dia tega membuat wanita seperfect Raena noona hidup seperti ini?

Sudah jam 9 malam tapi Taemin dan Onew hyung belum datang juga, tadi Taemin bilang dia akan menemani Onew hyung dan Jihoon hyung, mereka kenapa lama sekali?

Aku: “Noona, Minho beliin eskrim ya? Biar noona tenang, Minho cuma bentar kok, siapa tau Onew hyung sama Taemin bentar lagi dateng.”

Aku pergi menuju minimarket terdekat dan membeli 2 eskrim vanilla. Saat berjalan menuju apartment Onew hyung betapa kagetnya aku melihat mobil hitam berlogo Black Swan ada di depan apartment Onew hyung. Yang membuatku lebih kaget lagi Jjong hyung masuk ke mobil itu sambil menggendong seorang wanita yang sepertinya pingsan. Wanita itu mengenakan dress bunga-bunga berwarna ungu dan cardigan warna putih, bentar… itu kan RAENA NOONA!

…to be continued…

PS: Terimakasih udah mau baca, jangan lupa komen ya… ^^

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

34 thoughts on “CHECKMATE – Part 1”

  1. Dillooooo
    aku datangggggg..*sambil dadah dadah hahaha

    Yah..si ojjong..
    selalu cari perkara! haha

    ini lanjutannya besok kan ya Dillo?
    *Dillo: maksud??
    hehehe

    pokoknya lanjuttttt..^^

  2. WAAA SERUUU #heboh
    Ada penghianat… *lirik jjong* /plak
    Penasaran sama jjong! Sebenernya mau ngapain ituu~
    Raera nya sabar banget yaampuuun terharu (?)
    Lanjutnya asap yaaak ˆ⌣ˆ

  3. ..wowww daebak story…
    raena d culik jjong…penghianat!!!!
    lancutkan authorrrr !!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  4. ishhh bener2 keren …. wah…wah…wah … parah !!! jjong !! penghianat nih di sini !! ??!!

    gebukin jjong !! *yg ada gwe di gebuk balik am blingers*
    ya…penasaran!! jjong diam2 menghanyutkan!!

    lanjut … lanjut …

  5. seru nih seru!!!
    Jangan2 si minho ada suka lagi sm raena? Hayoooooo… Ngaku dehhh.. #plak
    itu kenapa si raena pingsan pula??
    Ada si jjong juga? Trus naik mobil black swan??? Jangan2 ada sesuatu nih..
    Apa jonghyun sebenernya anggota black swan??? O tidak bisa.. XDD.
    Lanjut thor!

  6. Keren!! 야!!! JJong penghianat kh?? Atau jgn2 dy hnya d’ancam,, 아이고 si minho gga boleh gtu,, istrinya onew tuh,, buruan lanjutt!

  7. Pantesan Jjong misterius gtu, psti gra2 dy anggta black swan, reana gmn nih nasibnny, trus aku rsa BOARD it jg tauny dri jjong, huaaaa kq jjong jaat sih author, ayo cpet lnjut

  8. Nice ff lanjut ya.
    Ini ffnya ceritanya unik deh, black organisasi gitu tp di selingin sama bumbu cinta hehe keren

  9. Ya ampun Dillaaaaaaaa.. kenapa FF mu begini amat seeeehhhhh ampuuunn daaahh =.=
    Onew sama Reena nya itu loooooooohhhhhh hwueeeeeeeeee~
    Unyu amat laaahhh

    Jonghyun… kayaknya titik kasusnya di dia nih hahah *sotoy*

    Ayo-ayo aku akan menunggu lanjutannya 😀
    Lucky you aku kebetulan baca ff ini hahahah~ /PLAK

  10. JONGGGG!!!!
    Jahat jahat jahaaaaattt
    Nyebelinnn, ngapain dia bawa raena
    Minhooo lariii tolongin raena
    Awas nih kalo ada apa apa *emosi, keluar tanduk 1000
    Ishhhhhhhh
    Author lanjut yaa cepetan ok! *maksa
    Aku tunggu

    1. iya nih si jjong mistis eh misterius, sok-sokan misterius sih dia mah, hehe…
      widih tanduknya banyak bener sampe 1000, haha…
      tunggu saja kelanjutannya dipublish 😀
      thanks yoo!

  11. Dilloooo…..
    huwaaa,,, jjongnya antagonis,, hiks.. hiks…
    minhooo… ayo kejarr…
    onew juga cepet selamatin raena,,!! huwaa…

    gaul nih ceritanya,, seruuuuu,,,
    ayo upload lanjutannya dil,,,
    pasti pada banyak yang pengen baca,,
    gaul lah dillo,, jangan lupa traktirannya ya,, hehehe XD

  12. UWA……..
    Jonghyun nyulik raena……Kurang Asem+gula*apa coba?

    yang bikin iri tetep onew ama raena dah disini…mau juga dong…kekekeke*di lemparin emas pans onew kakakka

    two thumbs up deh buat author ide bikin ceritax daebak…
    so lanjut aja ya thor….

  13. hehehe…baru baca ff ini
    ternyata….seruu….
    sejak kapan jjong jdi misterius gtu?
    yah, minho. dah tau raenanya lg g fit, onew g dateng”…..msh aja ditinggalin

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s