CHECKMATE – Part 2

CHECKMATE (part 2)

CAST: Lee Jinki, Choi Minho, Park Raena, Kim Kibum, Kim Jonghyun, Lee Taemin, Jung Nicole, Ok Taecyeon, Jung Jihoon, Lee Joon, Kim Minji

Author: Dilla Oktyra a.k.a dillofabregas

Genre : Action, Romance, Family, Friendship

Length: Sequel

Rating : PG-15/NC-17 (not sure,hehe)

Minho POV

Aku berlari menuju mobil itu, tetapi sayangnya mobil itu langsung melaju cepat. Aku langsung menuju motorku dan menyusul mobil hitam itu. Mobil hitam itu jaraknya lumayan jauh namun aku masih dapat melihatnya. Aku mengedarai motorku dengan kecepatan maksimal, tetapi sialnya mobil hitam itu sudah tak terlihat lagi. Aku berhenti sebentar mengambil ponselku dan mengirim SMS pada Key, Taemin, Onew hyung dan Jihoon hyung tentang Raena noona tapi aku tak kunjung mendapat balasan. Aku teringat, Onew hyung pernah bilang dia memberikan sebuah kalung bersensor pada Raena noona. Sensor di kalung itu sinyalnya akan terdeteksi di ponselku, aku membuka aplikasi checkmate di ponselku dan akhirnya aku menemukan button merah berkedip-kedip di sekitar Huamdong, aku langsung mengemudikan motorku ke arah Huamdong. Kedip-kedip merah itu terlihat semakin jelas di peta, aku menemukan sebuah bangunan yang sepertinya gudang kosong, Raena noona pasti ada disini. Anehnya di luar gedung itu aku tidak menemukan siapapun, aku langsung menuju pintunya dan mendobraknya dan benar saja banyak anggota Black Swan disitu, mereka langsung bersiap melawanku. Aku tidak takut, seberapa pun banyaknya mereka aku tidak takut. Aku merupakan master berkelahi di checkmate, aku pernah mengikuti klub Taekwondo, Kungfu, Karate, Pencak Silat, dan Hikmatul Iman(HI) –ngarang,haha-. Aku dapat melihat Ok Taecyeon di sana, dan ada dua orang yang terikat di kursi, tetapi di mana Raena noona? Aku pun tidak dapat melihat keberadaan Jjong hyung. Aku langsung menyerbu kumpulan anggota Black Swan itu dan melawan mereka, aku dapat menguasai pertarungan. Aku berlari mendekati orang yang terikat di kursi itu dan tentunya mendekati Ok Taecyeon. Ternyata yang terikat di kursi itu adalah Taemin dan Onew hyung, mulut mereka dibekap, tapi Jihoon hyung mana ya? Onew hyung dan Taemin terus meronta-ronta di kursi.

Aku: “Ok Taecyeon, di mana Raena noona dan Jihoon hyung?”

Taec: “Kenapa kamu mencari istri Jinki? Siapa pula yang undang kamu kesini, HUH?”

Aku: “Saya liat mobil black swan bawa Raena noona kesini, DIMANA DIA???”

Taec: “Saya gak akan pernah memberi tau kamu, bocah,haha… Soal Jihoon, hmmmm seperti biasa kami tidak menemukan si pengecut itu, tapi untungnya kami bisa menangkap bocah satu ini, dan wakil ketua kalian…”

“ANDWAEEEE! AHHHH!!!” Tiba-tiba terdengar suara wanita dari balik tumpukan ban-ban bekas, pasti Raena noona. Aku langsung berlari ke arah sana tetapi Chansung dan Minhyuk menahanku, aku memukul mereka sampai mereka terjatuh. Aku mencari-cari sumber suara itu dan betapa kagetnya aku melihat Raena noona yang sudah tidak mengenakan apa-apa, ia meringkuk ketakutan sambil memejamkan matanya. Kulihat Jjong hyung juga ada di situ, aku langsung menghampirinya dan memukulnya.

Aku: “PENGKHIANAT!!! Berani-beraninya hyung!” BUKK… Jjong hyung mengelap darah dari sudut bibirnya kemudian mecoba berbicara

Jjong: “Bukan urusan lo, Minho. Asal lo tau, dari dulu gw anggota Black Swan. Kalian aja yang bego,gak tau kalo sebenernya gw spy andalan Black Swan,haha…” dia tersenyum licik padaku. Aku sangat kesal dan aku terus memukulnya hingga dia tidak bisa melawan lagi.

Aku: “Gw gak nyangka hyung tega ngelakuin ini semua sama Raena noona…” BUKKK, aku melanjutkan pukulanku.

Jjong: “Lo juga pasti mau kan? Lo suka kan sama Raena noona? Pengecut!” Dia masih bisa tersenyum licik padaku, aku semakin kesal dengan ucapannya. Aku tak sadar sejak aku menghajar Jjong hyung, anggota Checkmate yang lain datang, termasuk Key dan Jihoon hyung. Aku masih sibuk memukul Jjong hyung, DORRRR. Jjong hyung tertembak, tepat di kepalanya, aku menoleh ke belakang, Onew hyung memegang pistol. Setelah itu Onew hyung terjatuh di lantai, mukanya babak belur, dia sedikit menoleh pada Raena noona, namun setelah itu Onew hyung langsung pergi menuju pertempuran lagi. Aku meninggalkan Jjong hyung yang sudah tak bernyawa kemudian menghampiri Raena noona. Aku tak tega melihatnya, aku mengalihkan pandanganku darinya dan mencari titik pandang yang lain. Aku melepas jaketku dan memberikannya pada Raena noona.

Aku: “Noona, pake ini, everything will be OK…” Raena noona meronta-ronta.

Raena: “ANDWAE! Jangan deket-deket! Jangan sentuh aku!”

Aku: “Noona, ini Minho… tenang Noona, semuanya udah selesai.” Aku berbohong. Raena noona, menerima jaketku kemudian memakainya, ia menangis sekeras-kerasnya, aku pun memeluknya.

Raena: “Minho, aku takut! Aku, hiks… Jonghyun, hiks…”

Aku: “Jjong hyung udah pergi noona, dia gak akan nyakitin noona lagi.” Kulihat anggota Veritas dan Poisonate membantu kami dan Black Swan pun kalah telak untuk sementara, dan sialnya Ok Taecyeon belum terbunuh juga, dia dan dua kacungnya langsung kabur. Tempat ini jadi sangat sepi, tapi aku tak dapat menemukan Onew hyung, hanya ada Key, Taemin dan Jihoon hyung serta ketua Veritas dan Poisonate. Aku menggendong Raena noona kemudian membawanya masuk ke mobil Key.

Aku: “Key, Onew hyung kemana?”

Key: “Gw gak tau Minho, beres tempur dia langsung ngilang.”

Aku: “Taemin, tadi gimana ceritanya?”

Taemin: “BOARD udah diserang hyung, Jjong hyung yang bongkar semuanya. Onew hyung pergi mungkin karena dia marah bahkan sangat marah pastinya, dia liat istrinya diperkosa Jjong hyung di depan matanya sendiri tapi dia gak bisa ngapa-ngapain soalnya diiket bareng aku. Aku juga sedih dan marah liat Raena noona digituin.”

Aku: “Jadi Onew hyung liat Raena noona…” Ahhh sungguh kasian Onew hyung, pasti dia sangat marah dan kesal, kalau aku jadi dia mungkin aku mau mati saja. Tapi Onew hyung gak punya pikiran sama kayak aku kan? Dia gak akan bunuh diri kan? Ahhh pikiranmu aneh-aneh saja Minho…

Aku menggendong Raena noona masuk ke apartmentnya Key dan Taemin mengikutiku. Banyak sekali luka di badan Raena noona, tapi aku gak mungkin ngobatinnya, aku gak berani, lagian dia cewe.

Aku: “Key, telpon Nicole, suruh kesini…bantu Raena noona…” Key langsung menghubungi Nicole dan beberapa saat Nicole pun datang.

Nicole: “Minho, gimana eonni?”

Aku: “Aku gak tega liatnya Nicole, kamu bantu gantiin baju dia sama obatin luka-lukanya ya!”

Nicole masuk kamar Raena noona, aku, Taemin dan Key menunggu di ruang TV.

Aku: “Kalau aja aku gak ke minimarket, pasti gak bakalan kayak gini jadinya dan coba aja aku gak kehilangan jejak mereka, SIAL!”

Taemin: “Bukan salah hyung kok…”

Aku: “Pasti Onew hyung marah besar sama gw…”

Beberapa saat kemudian Nicole keluar dari kamar Raena noona kemudian menghampiri kami.

Nicole: “Kenapa harus eonni sih yang jadi korban? Padahal dia kan gak tau apa-apa. Kenapa bukan aku aja? Aku kan udah jelas-jelas terlibat di Checkmate.” Nicole menangis, Key merangkulnya.

Aku: “Noona udah baikan?”

Nicole: “Dia tidur, Minho. Tapi tadi dia gak bisa berenti nangis, aku gak tega liatnya.”

***

Jinki POV

Aku sungguh tak berani bertemu Raena, sudah dua hari ini aku tidak pulang. Sejak kejadian hari itu aku sungguh merasa bersalah pada Raena, aku tak pantas untuknya. Suami macam apa yang diam saja ketika istrinya diperkosa di depan matanya sendiri? Hatiku sungguh sakit mengingat itu semua, untungnya Jjong sudah mampus di tanganku, tapi Ok Taecyeon belum, tunggu giliranmu, Ok Taecyeon. Selama dua hari ini aku menginap di hidden BOARD yang belum disentuh Black Swan, Jihoon hyung dan Minji noona sekarang sedang berada di Paris, mengurusi bisnis Checkmate yang lain. Taemin yang biasanya menemaniku pasti sekarang menemani Raena bersama Minho, Key, dan Nicole. Untung saja ada mereka, jadi masih ada yang menjaga Raena. Aku sungguh takut jika Black Swan menyentuh Raena lagi, aku lebih baik mati saja. Tiba-tiba ada yang mendobrak ruanganku.

Taemin: “Hyung! Udah Taemin duga pasti hyung disini”

Aku: “Gimana kamu tau?”

Taemin: “Dimana lagi hyung bisa bersembunyi,huh? Oya Raena noona mau bicara, dia ada di lobby sekarang.”

Aku: “MWO! Kenapa kamu bawa dia kesini?” Minho dan Key akhirnya bergabung.

Minho langsung menghampiriku dan BUKKKKK ,Minho memukul wajahku sangat keras.

Minho: “HYUNG! PENGECUT! Hyung tau gak kalo Raena noona terus-terusan nangis gara-gara hyung? Dan perlu hyung tau Raena noona gak mau makan gara-gara hyung…” Apa aku malah membuat keadaan semakin memburuk? Ahhh jinjja, seharusnya Raena tidak pernah menerima lamaranku. Aku tidak membalas pukulan Minho, dia perhatian sekali pada Raena, apa sebaiknya Raena bersama Minho? Aku jadi lebih gila… Minho memukulku lagi, tetapi setelah itu Key dan Taemin menahannya. Beberapa saat kamudian pintu terbuka lagi, kulihat sosok wanita yang aku rindukan, Raena, wajahnya sangat pucat, matanya sembab dan bengkak mungkin karena terlalu sering menangis, aku tak tega melihatnya. Raena bergandengan tangan dengan Nicole. Saat melihatnya aku hanya bisa terdiam, padahal sebenarnya hatiku menangis, mata Raena langsung berair saat melihatku.

Raena: “Op-pp-paaa…” Raena menghampiriku, jalannya sempoyongan, ingin rasanya aku memeluknya tetapi aku hanya terdiam mematung dan membiarkannya hampir terjatuh, untungnya Minho langsung memegang pundak Raena. Raena semakin mendekatiku,aku masih terus terdiam. Raena memegang wajahku dengan kedua tangannya.

Raena: “Oppa, mianhae… Oppa pasti jijik liat Raena, Raena,hiks….” Raena menangis, aku masih terus terdiam. Hatiku sungguh sakit mendengar pernyataannya, sebenarnya aku yang merasa jijik pada diriku sendiri yang tidak bisa menjagamu, Raena.

Raena: “Oppa, ayo pulang…Raena takut sendirian…Oppa, oppa ngomong dong…” Raena mengguncang-guncang badanku.

Aku: “Kamu sebaiknya pulang, aku bener-bener gak mau liat kamu lagi, aku benci sama kamu, ARASSEO?” Aku membentaknya, ahhh ada apa denganku? Hatiku sudah membatu sepertinya, sebenarnya aku ingin meninggalkan Raena supaya dia tidak mendapatkan masalah yang lebih besar lagi. Aku tidak mau Raenaku terlibat dengan checkmate, aku tidak mau dia semakin tersakiti. Kulihat Raena semakin menangis, dia kemudian memelukku. Aku senang berada dalam pelukannya, aku sangat merindukannya, tetapi Raena benar-benar harus jauh-jauh dari kehidupanku.

Raena: “Oppa, jebal, Raena butuh oppa disisi Raena, tapi kalo memang oppa udah gak mau liat Raena lagi, Raena bakal pergi, oppa, hiks…Raena gak bakal ganggu oppa lagi, tapi tolong biarin Raena meluk oppa kayak gini dulu…” Air mataku sudah mau tumpah, tapi aku harus menahannya, aku harus membiarkannya membenciku, pergi dariku, dan jauh-jauh dari Checkmate. Mianhae Raena, aku telah membuat hidupmu hancur seperti ini. Ingin aku membalas pelukannya, tetapi aku hanya diam, kulihat Minho, pandangannya sangat tajam padaku, tampaknya ia sangat geram, di matanya seperti ada api yang siap membakarku hidup-hidup.

Raena: “Oppa, Raena akan terus mencintai oppa sampai kapan pun, bahkan jika oppa membenciku, aku akan tetap mencintai oppa…hiks…” Raena melepas pelukannya, please jangan sekarang, sebenarnya aku masih ingin berada dalam pelukannya, Raena kemudian mencium pipiku, setelah itu pergi ke arah Nicole, bodohnya saat itu aku masih terdiam. Minho langsung menghampiriku dengan geram, Taemin dan Key masih memegang Minho tetapi tenaga Minho begitu kuat hingga pegangan Taemin dan Key terlepas…BUKKK BUKKK BUKKK

Minho: “HYUNG GILA! Minho bener-bener benci sama hyung, Minho gak akan pernah nganggap hyung, hyung Minho lagi… Jangan menyesal ya hyung, aku akan membuat Raena noona benar-benar melupakan hyung, harusnya Minho gak biarin hyung hidup saat ini…” BUKKK BUKKK Minho memukulku lagi, tetapi tiba-tiba Raena memegang tangan Minho yang akan memukulku.

Raena: “Minho, CUKUP!” Raena membentak Minho, tetapi suaranya yang sangat lembut tidak terdengar seperti bentakan.

Raena: “Ini semua bukan salah oppa, ini salah aku Minho, jebal, stop… I’ll be fine, ayo anter aku pulang…” Ahhh kenapa Raena menyalahkan dirinya terus? Minho menghentikan pukulannya, kulihat Key dan Taemin serta Nicole hanya bisa terdiam melihat pertarungan hebat ini.

Minho: “DENGERIN TUH HYUNG! Noona masih belain hyung, ahh jinjja harusnya Minho ngelarang kalian menikah waktu itu…” Mereka semua pergi meninggalkanku, aku hanya bisa terdiam melihat mereka pergi, kemudian aku merebahkan diri di sofa dan mulai berpikir pernyataan terakhir Minho tadi. Minho benar, sebaiknya Raena tidak menikahiku, lebih baik ia menikahi Minho, setidaknya Minho akan lebih menjaga Raena dan dia lebih mencintai Raena dibanding aku. Minho mungkin rela menyerahkan nyawanya demi Raena, sedangkan aku? Aku hanya bisa terdiam saat Raena disakiti, aku selalu membuat Raena khawatir, aku hanya bisa menghancurkan masa depannya, dan aku selalu membuatnya menangis. Hatiku sangat sakit, aku begitu jahat pada Raena, lebih baik aku benar-benar menghilang dari kehidupannya.

***

Minho POV

Onew hyung sungguh keterlaluan, aku belum puas memukulnya tadi, aku masih sangat marah Onew hyung berkata seperti itu pada Raena noona. Saat ini aku sedang menemani Raena noona di apartmentnya, kami berada di ruang TV, Raena noona dari tadi membisu, tak satu kata pun keluar dari bibirnya, aku khawatir karena kemarin ia tak berhenti menangis, tetapi aku sekarang lebih khawatir karena ia tak menangis ia malah terdiam dengan pandangan kosong.

Aku: “Noona, mau Minho buatin sesuatu? Dari kemarin noona belum makan apa-apa”

Raena: “Gak usah Minho, aku mau ke kamar aja, mianhae bikin kamu khawatir.” Raena noona pergi ke kamarnya, aku sebenarnya sangat mengantuk, tetapi aku harus tetap menjaga Raena noona. Lima menit kemudian aku sudah terlelap di sofa.

Tiba-tiba ada yang membangunkanku, suara pecahan kaca terdengar dari kamar Raena noona, aku langsung mendobrak pintu kamar Raena noona. Aku begitu kaget melihat frame foto berisi foto pernikahan Raena noona dan Onew hyung tergeletak di lantai. Kulihat Raena noona sedang mencoba mengambil foto-foto itu.

Aku: “Noona, jangan! Biar Minho yang beresin…” Namun aku terlambat, tangan Raena noona sudah bersimpuh darah, terkena pecahan kaca.

Raena: “Gwaenchanha Minho, biar aku yang beresin.”

Aku: “Noona istirahat aja ya, bentar Minho ambil plester dulu…” Aku memapah Raena noona ke tempat tidurnya. Saat aku memasang plester di tangan Raena noona tiba-tiba Raena noona tersenyum.

Raena: “Minho, apa aku begitu bodoh? Kenapa aku gak bisa lupain Jinki oppa ya? Jelas-jelas dia udah benci sama aku,haha…” Kulihat ia tersenyum miris.

Raena: “Minho, aku janji gak akan nangis lagi dan bikin semua orang khawatir. Minho marahin aku aja kalo aku nangis, OK?” Aku hanya bisa menganggukkan kepalaku.

Aku: “Noona, sekarang tidur ya…Kalo ada apa-apa panggil aja Minho, Minho tidur di sofa ruang TV.” Aku menyelimuti Raena noona kemudian mematikan lampu kamarnya dan kembali ke sofa. Aku sekarang menjadi lebih marah pada Onew hyung karena membuat pikiran dan hati Raena noona hanya diisi olehnya sampai noona sulit melupakannya. Aku harus benar-benar membuat noona melupakan Onew hyung yang brengsek itu.

*

“Minho….bangun…” Suara Raena noona membangunkanku, senangnya di pagi ini aku langsung mendengar suaranya. Aku langsung membuka mataku, kulihat Raena noona sangat pucat.

Aku: “Noona, gwaenchanha?” Raena noona langsung berlari ke toilet tanpa menjawab pertanyaanku, Raena noona sepertinya muntah-muntah. Aku menghampirinya dan mengelus-elus punggungnya.

Aku: “Noona pasti masuk angin, dari kemarin kan belum makan. Minho buatin makanan ya…”

Raena: “Gak usah Minho, kalo makan aku tambah mual. Minho bisa tolong telponin Nicole gak?” Kenapa harus telpon Nicole? Kenapa gak ke dokter aja? Noona ini aneh-aneh aja.

Aku: “Ke dokter deh yaa noona…”

Raena: “Telponin Nicole aja,Minho…” Aku langsung mengambil ponselku dan menelpon Nicole.

Aku: “Nicole, kamu dimana?”

Nicole: “Hoammmm, di rumah. Kamu ngapain sih telpon pagi buta begini?” Tampaknya Nicole baru bangun tidur.

Aku: “Ini Raena noona mau ngomong.” Aku langsung menyerahkan ponselku pada Raena noona, setelah itu Raena noona meninggalkanku sendiri yang kebingungan ini, noona langsung pergi ke balkon apartment. Tampaknya pembicaraan Raena noona dan Nicole seru sekali, mereka berbicara di telpon cukup lama. Kira-kira apa ya yang mereka bicarakan?

Beberapa saat kemudian Raena noona menghampiriku dan menyerahkan ponselku.

Aku: “Noona beneran gapapa?”

Raena: “Gapapa Minho, Minho tidur lagi aja kalo masih ngantuk, aku mau mandi dulu terus pergi sama Nicole.”

TING TONG

Suara bel berbunyi, aku langsung membuka pintunya, ternyata Nicole.

Nicole: “Annyeong Minho, eonni mana?”

Aku: “Lagi mandi, kalian mau kemana sih? Kok gak sama Key?”

Nicole: “Ini urusan cewe Minho, ntar deh aku kasih tau kalo udah pasti,hehe…” Nicole tampak tersenyum senang, sebenarnya ada apa sih?

Nicole: “Tenang Minho, jangan melototin aku dong, kan serem… Aku bakal jagain eonni kok, aku juga kan punya basic karate,haha” Raena noona keluar dari kamarnya.

Raena: “Minho, kita pergi dulu yaa…Kamu kalo mau makan angetin aja spaghetti yang ada di kulkas, tadi subuh waktu kamu tidur aku masakin,hehe…” Noona aneh, dia masakin makanan buat aku tapi dianya sendiri gak makan.

Setelah kejadian Raena noona aku berniat cuti dari checkmate, aku muak melihat Onew hyung. Jadinya aku bekerja sebagai waiter di salah satu restoran fast food ternama dan menjadi montir di bengkel sebelah apartment Raena noona. Pekerjaan ini memang melelahkan dan penghasilannya tak seberapa dibandingkan di checkmate, di checkmate mah mukul-mukul orang aja dapet duit gede,haha.

Pulang kerja aku membeli dwenjang soup untuk Raena noona, mudah-mudahan dia mau makan. Setelah masuk apartment aku begitu kaget melihat Raena noona sedang makan ayam goreng dengan lahapnya. Di meja makan juga ada Key, Nicole dan Taemin.

Taemin: “Hyung baru pulang, bawa apaan tuh? Asiiiiikkkk!” Taemin langsung menghampiriku dan mengambil bungkusan dari tanganku.

Key: “Heh, kenape lo? Ayo duduk, bengong aja…”

Nicole: “Pasti Minho kaget ya eonni makan dengan lahap gini,hahaha…”

Raena: “Minomojogo (Minho mau juga?)” Raena noona berbicara dengan mulut yang masih penuh dengan makanan, aku sangat senang Raena noona kembali seperti biasa, tapi aku juga khawatir mengapa Raena noona bisa cepat sekali berubah? Aku duduk di sebelah Raena noona, memegang keningnya, gak panas, dia kenapa sih?

Nicole: “Minho, eonni lagi ngidam makan ayam goreng…ternyata bayinya eonni mirip banget sama ayahnya hobi makan ayam,haha” Ngidam? Bayi? Ahhhh Nicole ngomong apaan sih? Aku kaget dan hanya bisa terdiam dan terus memandangi Nicole.

Key: “Jangan pelototin Nicole dong, lo kenapa sih?”

Nicole: “Minho pasti panik deh, gini deh Nicole jelasin pelan-pelan…jadi yaa tadi aku sama eonni ke dokter terus kata dokter eonni hamil udah satu bulan, jelas-jelas bayi itu anaknya Onew oppa kan? Jadinya ya eonni langsung semangat gitu,haha…” Noona hamil?

Aku: “Apa Onew hyung udah tau?”

Raena: “Jangan pernah kasih tau oppa, Minho…OK?” Raena noona memegang tanganku. Mulai saat ini aku berjanji pada diriku sendiri untuk menjaga noona dan bayinya.

…to be continued…

PS: Maaf buat Blingers, saya bikin si Jjong jd tokoh brengsek, maaf banget yaa,haha… Jangan lupa comment nya ya, gomawoyo…^^

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

37 thoughts on “CHECKMATE – Part 2”

  1. Huwaaa…
    Jongie’na kok mati? Tpi ga pp soal’na dy jahat sih… *plin plan*
    aq brhrp’na onew kmbali am raena… Trus minho bsa ikhlasin raena m onew, n dy ktmu sm cewe yg bkal jd cinta’na… #nunjuk2 dri sndri… Hahaha *plakkk*
    lanjuuttt

  2. Huwaaa…
    Jongie’na kok mati? Tpi ga pp soal’na dy jahat sih… *plin plan*
    aq brhrp’na onew kmbali am raena… Trus minho bsa ikhlasin raena m onew, n dy ktmu sm cewe yg bkal jd cinta sjati’na… #nunjuk2 dri sndri… Hahaha *plakkk*
    lanjuuttt

  3. Wah onew pnya anak…
    Kekekeke…
    Jjong q g’ mauphin.!!
    Minho pukul onew lg gw tampar loe…
    Wkwkwkwk
    *kebawa suasana…

  4. huwaa!
    akhrna klwr jga
    ah kasian bgt raena
    knpa onew pkirannya pendek bgt sih
    ukh sbel

    tpi q mlah pengen raena te2p ma onew
    secara mreka b2 msih saling suka

    ukh, ngebet bgt pengen tw klnjtnya
    rajin update n post ya thor “kabur”

    1. onew-raena so sweet,hehe…
      post ff nya skrg gak bs teralu sering nih, sdg sibuk2nya bnyk praktikum,hehe…
      lanjutannya gmn admin nih, bkn aku yg tentuin,hehe…
      gomawo udh baca n komen 😀

  5. Jjooongg,, jjooongg,,, kenapa dirimu jadi jahat?? hiks…
    kasian kan raena,, onew oppa juga…
    minhoo,, jauh2 dari raena,,
    raena buat onew oppa ajaa…

    Part3 cepatlah keluar,,,
    pasti banyak yang pengen baca,,
    buat author : cerita yang jjong upload juga ya,hihihihihi..
    pasti banyak yang suka deh,, semangat!! hahaha

  6. omona~ gk mw byangin adegan Jjongie sm Raena unnie *ttup mta sm Key
    Jjongie, tega skali kw mngkhianati checkmate!!! *Key:iya!tega skali kw mngkhianati Jongkey *plak
    eh?Raena unnie hamil ? Aq jd criga,jgn2 itu anakx Jjongie lg *dibkar sm Blingers
    huwwaaaa,dsni ada adgan suamiq plukan sm Nicole unnie.sbnrx aq gk bnci sm Nicole,mlah aq itu suka bget sm Nicole unnie.dia itu kmbranq loh ! Tggi n brat bdan jg sm prsis. Tp gmna yah, ada prsaan gk enak gmnaaaa gtu baca adgan itu. Gk mw byangin *curcol
    eh,mian jd curcol nih ! *reader gk tw dri
    lnjut,chingu ! Critax smkin seru ajah ! Part 3 cpat2 dipublish yah !

  7. Jong…..malem minggu kmrn gak dateng ternyata asyik godain raena eonnie y?hiks!
    Onyu…….babbo bgt sih!sadar napah?raena butuh amu tw…..*emosi*
    ok….dr pd q kbnyakan nyampah…mending q udahin dlu deh…
    Hwaiting wat author……d tnggu next part…
    Oh iya!ratingnya euhm….lbih cocok PG15 mgkin yah?hahah

  8. Huwa seruu. .
    Jinki payah ni ==’
    masa istrinya ditinggalin gt aja, mau diserahin minho. .
    Mana perjuanganmu??
    Jjong, malang nasibmu. .Semoga ga masuk neraka
    *dilemparsendal

  9. Huwa seruu. .
    Jinki payah ni ==’
    masa istrinya ditinggalin gt aja, mau diserahin minho. .
    Mana perjuanganmu??
    Jjong, malang nasibmu. .Semoga ga masuk neraka
    *dilemparsendalsamajong

  10. parah bgt si jonghyun ih.. -.-
    #kesel sendiri
    wkwk..
    Si minho baik bgt ya,yaampun trnyata naempyon ku ini jago bela diri. Huahahaha.
    Tp klo aku blg jangan2 itu bukan bayinya onew tp si jonghyun. Ckck

  11. Wahhhh,,tambah seru aja,,,plissss lanjutannya jangan ada yg mati lg ya author *readers sok ngatur*,,,smga onew balik lagi,,,aminnn,,n minho ketemu sama cewek lain,,,tp aku yakin pasti author bakalan bikin mati onew atau minho kan???jangan yaaaaa,,, *sok ngatur bgt plakplak*…mianhae,,,aku smgat bgt bacanya,,, 🙂

  12. Ahh,,, Onew,,, kamu mikir apa sih??? Kasian Raena,,, dia butuh kamu tau’ bukan Minho,,, >,<
    Ehh,eh,,, tapi yang dikandung Raena itu anaknya Onew kan?? jangan sampai itu anaknya Jonghyun!!! Harus anaknya Onew,, dan Raena harus balik sama Onew,,, harussss!!! *Author : hhei,, sapa loe ngatur"*
    .
    Lanjutannya jangan lama-lama yya,,, 😀

  13. wah…. makin seru ajah tuh …. jiahelah ngidam ayam goreng … awas anaknya jadi ayam (plak!! di tampar raena onnie sma jinki oppa)

    huftt .. ketinggalan jauh nih …. dah lama gx ngidupin komp *3 hari lama ?*

    di tunggu tuh lanjutannya … mampus jjong mati .. hahahahah

  14. annyeong ~
    saya reader baru di sini 🙂

    chingu ,
    ffnya kereen ~

    si Jjong pengkhianat !
    emang pantes mati tu orang ! *digampar blingers*

    si Onew pengecut banget !
    masa cuma gara-gara gag bisa nyelametin Raena , trus langsung kabur + gag nemuin Raena lagi .

    tapi aku setuju Onew ama Raena *plin-plan*

    next part jangan lama-lama ya chingu 🙂

    penasaran soalnya ! 😀

  15. Jiah jjong nya mati abis jhat c,, onew bklan gmna y klo twu raena hamil?? 야!!! Minho sma aq aja Ўa̲̅a̲̅a̲̅º°º *plak* lanjut author 😀

  16. Author kejem amed sih bikin jjong jd karakter sejahat itu (¬_¬)
    Btw, raena hamil anaknya onew kann bukan ankny jjong kan !!!!?
    Lanjutannya cpetan ya thor 😀 hihi, penasaran 😀

  17. karakter jjong pasti selalu bad boy, tapi aku suka >.<
    ih kesal banget sama jinkiiiiiiiiiiii!!! jgn gitu donk *emosi*
    lanjuuuuuuuuuuuut 😉

  18. iiiih jjooongg!!! pengkhianaaat! untung aja akhirnya disini mati
    dan Onew nyaa, hemm pengecut niiih. padahal aduuh Raena nya demii, baiiik bangett. masih nyalahin diri sendiri pulaaa wadooh

    waa lanjut yaaa

  19. jjong jahat banget 😦
    onew jg,raena dipasrahin gt aja. knapa onew jgn dikasitau raenanya hamil?
    complicated banget onew-raena
    part 3nya ditunggu ya thor~ XD

  20. Authorr
    Berhasil banget bikin emosi
    Gatau kenapa walaupun jinki purapura
    Aku benci banget di bilang gitu sama raena
    Jahat bangettttt
    Jong lagi
    Penghianat ishhhhhh
    Benci banget ama jong disini
    Maaf kebawa emosi
    Aku ga beneran kesel ama jongjinki ko
    Dan ff ini keren
    Bisa bikin aku segini marahnya
    Kebawa suasana banget
    Hebat!!!!!!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s