TWO IS BETTER THAN ONE

TWO IS BETTER THAN ONE

Title: two is better than one

Author: chota aka vita J

Main cast: kim kibum and hyo yoo

Support cast: jinki, taemin hyo yoo umma and seon hyo

Genre: romance and life

Length: one shoot

Rating: general

A.N : uwaaa~~ semuanya ini ffku yang pertama. Maafkan saya jika ini tidak jelas dan tidak bermakna.hohoho hope you can enjoy it! Jika ada kritik dan saran ato sebagainya comment ya. Please I need your oxygen J

Hyo yoo POV

“saranghae”

“ne?”,kutatap namja di depanku dengan sedikit terkejut.

“jeongmal saranghae, shin hyo yoo!”

“nado saranghae kibum-ssi”,jawabku dengan gugup.

Kejadian diatas adalah kejadian 3 minggu yang lalu.namaku adalah shin hyo yoo.dan bagaikan mimpi aku mempunyai namjachingu bernama kim kibum.namja ini adalah namja yang kusuka saat pertama kali aku memasuki SMA SEOUL  INTERNASIONAL. Dan aku masih mengingat bagaimana dia saat pertama kali kita bertemu. Ya aku dan kibum sudah resmi berpacaran selama 3 minggu. Dan kuakui hidupku berubah lebih berwarna ketika bersamanya. Aku mulai merasakan bagaimana indahnya dunia ini (ceritanya hyo yoo kutu buku gtu).

Keesokan paginya

“jagiya~~!!”

“aish kibum-ssi !jangan berteriak seperti itu di perpustakaan.”

Kulihat kibum  memonyongkan bibirnya dan memain-mainkan poninya. “jagi, kau sedang baca buku apa?”

“aku sedang membaca buku snmptn tahun lalu jagi.kau tidak mau belajar juga?”

“yayaya!mending aku main game saja.kamu belajar sendiri saja.aku pergi ke kantin dulu ya.”,kibum pun berlalu sambil mencium keningku.

“jagi.ayo kita pergi ke lotte world.”

“tapi aku ada les dan besok ada ulangan fisika.”,jawabku

“kan bisa belajar malemnya.ayolah jagi.aku sangat ingin pergi kesana denganmu.mau ya?”

Kulihhat dia mengeluarkan jurus andalannya.puppyeyes dan sedikit memelas.dan aku tidak bisa menolak jika key sudah mengeluarkan jurus andalannya.

“baiklah.tapi jangan terlalu malam pulangnya.”

“yeiy!gomawo jagiya.”,key memelukku dan mencium cepat keningku.dan ini membuat mukaku merah seperti tomat. Untung dia tidak menyadarinya.

Sesampainya dirumah aku melihat umma sedang menungguku pulang dengan tampang cemas.begitu aku membuka pintu gerbang rumahku umma langsung menghampiriku dan memberiku bertubi-tubi pertanyaan.

“kamu darimana?kenapa pulang selarut ini?k…”.aku melepas pelukan ummaku dan memotong cepat pertanyaan umma.

“umma aku tidak apa-apa.kenapa umma sepanik ini?apa ada sesuatu yang terjadi?”,aku mulai panic seperti ummaku. “kalau kamu tidak apa-apa,kenapa tadi kamu tidak masuk les?tadi gurumu menelpon umma dan dia bilang kalau kamu tidak masuk les.kemana saja kamu hingga tidak masuk les?”

Aku sangat kanget mendengar pertanyaan dari ummaku.dan aku bingung akan menjawab apa. Jujur selama ini aku tidak pernah berbohong pada umma.aku sangat sayang padanya. Dia satu-satunya keluarga yang aku punya di dunia ini.

“err..aku tadi abis ngerjain tugas umma. Di rumah seon hyo.”. uwaa umma, seon hyo maafkan aku L.

“baiklah.lain kali kalau ingin mengerjakan tugas bilang dulu sama umma.biar umma tidak cemas.”

“ne umma.mianhaeyo.”

Aku masuk ke dalam kamarku dan segera mandi. Aish aku lupa belum belajar fisika. Tapi mataku tidak bisa diajak kerja sama lagi. Tenagaku pun sudah habis dipakai bermain di lotte world tasi. Aigoo..otokhe?? dengan malas aku berjalan ke meja belajar dan mulai membuka buku catatanku. Tapi 5 menit setelah itu aku sudah tertidur pulas.

Esok paginya

“anak- anak kita mulai ujiannya.masukkan semua buku kalian kedalam tas.dan yang ada diatas meja hanyalah alat tulis.”,ujar jinki seosangnim.

“baik waktunya sudah selesai. Ayo kumpulkan lembar jawaban kalian.”,ujar jinki seosangnim.

“jagi!bagaimana ujiannya?kamu bisa?”,Tanya kibum sambil memelukku dari belakang.

“OMO!kibum-ah kau mengagetkanku saja”.

“mian jagi.jadi gimana ujianmu?”

“sangat buruk.semalam aku tidak belajar sama sekali.”

“waa..tidak usah sedih seperti itu. Gimana kalo pulang sekolah kita ke game center?sekarang ayo kita ke kantin. Aku tak suka lihat mukamu murung seperti itu.”, kibum menarik tanganku sehingga mau tak mau aku ikut dengannya ke kantin.

Ditengah perjalanan kami ke kantin aku melihat seon hyo berlari kearahku. “hyo yoo, kau dipanggil jinki seosangnim ke kantornya. Sepertinya ada hal yang serius yang ingin dia bicarakan.”

“ah..ne.gomawo seon hyo.kibum aku ke ruang guru dulu ya.kau duluan saja ke kantinnya.”

Saat masuk ke dalam ruang guru. aku melihat begitu banyak tumpukan kertas di meja jinki seosangnim.

“permisi,seosangnim. Anda memanggil saya?”

“ah iya. Ada hal yang ingin aku bicarakan denganmu. Ayo duduk.”

“ne.”

“langsung saja aku tanya padamu. Apa kau benar-benar ingin masuk ke universitas ***?”

“ne seosangnim. Wae?”

“ aku perhatikan akhir-akhir ini nilaimu sangat menurun. Dan kalau ka uterus seperti ini aku tidak yakin apa kau bisa diterima atau tidak. Terutama 3 minggu belakangan ini. Nilai kau sanggat turun drastic. Termasuk ujian fisika yang tadi. Apa ada masalah yang menganggu pikiranmu? Biar bapak bicarakan ini dengan ibumu jika ada.”

DEG!perkataan jinki seosangnim membuat seluruh badanku lemas. Dia bilang 3 minggu terakhir. Itukan disaat aku pacaran dengan kibum. Apa kibum yang membuatku seperti ini? Beribu pertanyaan yang ada di benakku. Dan aku bingung untuk menjawab pertanyaan itu.

“anniyo seosangnim. Aku tidak ada masalah. Mungkin akhir-akhir ini aku kurang tidur sehingga membuat aku tidak focus belajar. Anda tidak perlu menelpon umma saya. Saya takut dia malah cemas mengetahui hal ini.”

“baiklah kalau begitu. Jangan lupa hyo yoo kau termasuk salah satu murid yang diandalkan oleh sekolah ini untuk membuat nama sekolah kita lebih baik.”

Saat aku keluar dari ruang guru, aku melihat kibum sedang menungguku sambil meniupkan permen karetnya. Saat melihat kibum rasanya aku ingin berteriak sekencang-kencangnya. Tapi yang kulakukan hanyalah memeluknya dan menangis sejadi-jadinya. Aku penat dengan semua ini. Aku benci diriku yang sekarang. Aku benci dengan diriku yang sudah mulai berbohong dengan banyak orang,aku benci dengan diriku yang tidak bisa menolak permintaan kibum dan aku benci pada diriku yang menyalahkan diriku sendiri. Apa yang harus kulakukan?apa harus ada yang dikorbankan?tapi yang mana yang mau dikorbankan?masa depanku atau hubunganku dengan kibum?

“ wae jagi?apa yang seosangnim katakan?kenapa kau sampai seperti ini?jebal jagi bilang sama aku, kamu kenapa?”, kibum terus memelukku dan mengelus rambutku. Diperlakukan seperti itu tangisku semakin menjadi-jadi.

“sudah jagi jangan menangis lagi. Ayo aku antar kau pulang ke rumah sekarang. Ga mungkin kamu masuk kelas dengan mata sembab seperti itu. Kajja.”, aku hanya bisa pasrah diantar kibum pulang. Memang  benar apa yang ia katakan. Bisa- bisa aku menjadi tontonan kalau masuk kelas dengan kondisi seperti ini.

“gomawo kibum. Sudah mengantarku sampai rumah. Kau jadi ikutan izin juga karnaku.”

“gwenchana. Yang penting aku tau kondisi kamu sekarang. Masuklah kedalam dan istirahatlah. Jangan lupa mimpiin aku ya.”, kibum berkata sambil tersenyum jail. Jantungku berdebar-debar melihat tingkahnya seperti itu. Ya tuhan otokhe?

Disaat kibum membalikkan tubuhnya, aku memeluknya dari belakang “ kim kibum saranghae. Jeongmal saranghae.” Aku yakin kibum pasti kaget dengan sikapku yang seperti ini. “nado saranghae hyo yoo.”

Saat masuk ke dalam rumah,aku melihat umma sudah ada di depan pintu dengan tampang marah. “kenapa kau sudah pulang jam segini? Tadi umma dapat telpon dari gurumu? Apa karna lelaki tadi kau jadi seperti ini? Jawab umma hyo yoo!”

“mianhe umma. Kibum tidak salah apa-apa. Aku yang salah dan ini tidak ada hubungannya sama dia.”, aku meninggalkan ummaku yang masih meneriaki namaku. Aku kunci pintu kamarku dan kututup telingaku dengan bantal. Aku memikirkan semuanya sambil menangis.

Aku berlari mencari kibum. Aku sudah mencarinya di kelas tapi dia tidak ada. Aku coba mencarinya dimana-mana tapi dia tidak ada.

“ taemin-ah apa kau melihat kibum?” “ne noona.dia ada di atap sedang tiduran.” “gomawo taemin-ah.”

Saat kubuka pintu atap sekolah, aku melihat namjaku sedang tertidur pulas dengan earphone yang masih melekat di telinganya. Kupandangi tiap lekuk wajahnya. Aigoo ternyata tidak salah aku jatuh cinta dengan dia saat pertama kali bertemu. Ganteng sekali namjaku ini. Apa keputusan yang kuambil benar? Ya aku harus yakin dengan keputusanku meski ini berat untuk dilakukan. Aku kembali menatap wajahnya dan mengingat-ingat hari-hari yang selama ini kami jalani. Hampir semuanya adalah hari-hari yang menyenangkan. Dan beberapa menit lagi hari-hari itu akan berubah menjadi seonggok kenangan indah. Atau kenangan pahit jika aku melihat kembali kenyataan ini. Aku lihat namja disebelahku mulai menggeliat dan mengucek matanya. Beberapa saat setelah itu dia bangun dari tidurnya.

“waa!! Jagi! Apa yang kau lakukan disini? Kau membuatku kaget saja? Kenapa kau tidak membangunkanku?”

“ada yang ingin ku bicarakan denganmu.”, aku menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya dengan berat.

“kibum-ssi dengarkan aku! Aku sangat sayang denganmu tapi aku lebih sayang dengan ummaku. Aku tidak tega melihatnya terus-menerus menangis karenaku. Sejujurnya aku tidak bisa memilih dan memutuskan ini semua. Tapi..tapi..”, aku tidak bisa menahan lagi air mata yang sudah sedari tadi kutahan. Dan kurasa pertahananku gagal. Sehingga aku menangis di depan kibum.

kibum tidak mengeluarkan kata apa-apa dan dia sangat serius mendengarkan perkataanku tadi. Ini semakin membuatku tidak bisa mengatakannya. Aku sangat kaget ketika kibum menarik tanganku dan memelukku. “gwenchana. Aku sudah tau semuanya. Aku mengerti apa yang kau alami. Huff… aku minta maaf kalau selama ini aku telah membuatmu susah. Gara- gara aku kau bolos les dan banyak ketinggalan pelajaran. Hey! Berhentilah menangis. Aku sayang padamu hyo yoo. Mulai sekarang aku tidak akan mengganggumu lagi.”

“jebal kibum-ssi. Bukan ini yang aku inginkan. Aku tidak bisa memilih tapi aku harus memilih. Maafkan aku.”, aku menangis untuk ke-2 kalinya didekapan kibum. Sangat lama kami berpelukan. Kami sibuk dengan pikiran masing-masing.

2 minggu setelah kejadian itu

Kuakui setelah kejadian itu ternyata kehidupanku jauh lebih berantakan. Memang setelah itu aku dan kibum masih menjadi teman baik. Kami tidak bermusuhan. Tapi ternyata keputusan yang kuambil adlah salah. Umma dan seosangnim bilang padaku kalau 2 minggu terakhir ini aku lebih banyak bengong dan menangis.

“hyo soo sayang. Ada apa denganmu? Apa kau sedang ada masalah? Kenapa kau jadi seperti ini semenjak kau memeutuskan hubunganmu dengan kibum? Apa dia sangat berpengaruh dalam hidupmu? Umma sangat khawatir sayang.”

Aku mencerna kembali perkataan umma. Apa benar sikapku selama ini seperti itu?

“molla umma. Aku tidak mengerti. Kalau umma bertanya seperti itu aku akan menjawab ya. Aku memang masih sayang dengan kibum. Dan mungkin gara-gara itu aku jadi seperti ini. Umma jebal bisakah kau tidak melarangku berpacaran dengan kibum? Aku sangat mencintainya.”

Kulihat umma menghelakan nafasnya. “sayang umma tidak melarangmu berpacaran dengan kibum. Kau boleh berpacaran dengannya. Tapi kau jangan melupakan pendidikanmu. Umma tidak mau kau menelantarkan pendidikan hanya karna masalah ini.”

“baiklah umma. Aku janji. Umma tenang saja.”

Kuambil handphone yang ada di bawah bantalku segera aku pencet speed dail no 2.

“halo kibum. Bisa aku bicara denganmu? Kita janjian di taman biasa ya.”

Setelah beberapa menit menunggu aku melihat kibum datang menghampiriku.

“wae? Kenapa menelpon malam-malam?” “aniyo. Tidak ada apa-apa. Aku hanya ingin melihatmu saja.”

“wow. Ada apa denganmu? Apa kau mulai jatuh cinta kembali denganku?”, goda kibum. Dan ia berhasil membuat pipiku memerah.

“sepertinya aku tidak pernah bilang tidak jatuh cinta denganmu. Aku akan selalu dan terus jatuh cinta padamu jagiya.” Kataku sambil mencium pipi kibum.

“jadi kau sekarang adalah yeojachinguku?anni..kau memang yeojachinguku dan itu takkan pernah tergantikan. Apa kau tidak apa-apa kita pacaran lagi?” ada nada cemas di pertanyaannya barusan.

“gwenchana. I think maybe two is better than one.:) dan umma sudah mengizinkanku.hehehe.”

END

P.S: Maaf ya kemarin ternyata gak kelupaan posting oneshot hoho, sebagai gantinya hari ini double oneshot ya ^^

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

28 thoughts on “TWO IS BETTER THAN ONE”

    1. hahahha kecepetan ya?? abis aku masih bingung sih buat ngepanjangin ceritanya lagi kaya gmn. soalnya kalo dipanjangin lagi bisa jadi 2shoot..hehehhe

      makasi ya uda jadi my first oksigen 🙂
      neomu neomu gomawo hanjia *bow

  1. S to the U to the K to the A -> SUKA !!
    aigooo author~
    jujur dah ini maa sama kaya kisah aku waktu SMA dlu,wkwkwk xD
    aq jd ingt mantan’q d’SMA
    #laaah!jd curcol!lupakan!#

    yak!bagus author!
    ff’y isi padat,singkat,jelas,tp bermakna~
    emg sih biasa’y yg nma’y pcaran,mgkn bkal ada pgaruh sdkit’y k’soal pndidikan,tp asal memfilter dgn baik,itu gkan jd masalah,ia tooh :’)

    nice ff author~
    aq suka^^

    1. hehhehhe.. iya makasih ya… aku jadi malu nih baca komen dari kamu…
      sama kaya masa smamu?? wow kok bisa ya??
      aku setuju ama kata’mu!! asal kita bisa memfilter semua pasti bakal fine’ aja..
      makasih ya uda komen 🙂

    1. makasih ya min hyo uda komen…
      iya nih ceritanya masih fresh anak sma *padahal yang ngarang uda kuliah..hahahhaha
      author sedang bernostalgia soalnya..hehehhe

    1. gomawo niki uda komen…
      iya soalnya perhatian si hyoyoo tersita ama kibum.. biasalah. siapa sih yang bisa melawan pesona dari seorang kim kibum?? *author diplototin suaminya (onew:red) hahahahha

  2. balikan lagi…!!! Cieeee!!! Memang itu, two is better than one!! Cuma key lebih baik ngikutin jejak Hyo Soo, belajar yg giat..! 😀

  3. key sama hyo balikan lagi…:P
    sukaaaaaa bgt….
    Feel.a dapet….
    Kereeenn….
    Harus.a key ngikutin jejak.a (?) hyo,,, rajin belajar….. Gak usah main terus….

  4. bwt author …. mian yach …
    1. script-nya bagus tp … endingnya terlalu mendadak
    2. alur sdh teratur … cuman tak ada tenggat antar kejadian satu dengan selanjutnya
    3. konfliknya tidak ada solusi misal … nilai jadi bagus ato lulus and dpt beasiswa …
    4. krisisnya terlalu simple …
    …… author belajar lagi ya??? moga2 ikut pinter kayak hyo itu …
    FIGHTING

    1. gomawo hanakimichi…
      pasti aku akan belajar lagi kok!! ini masih permulaan..hehehhe. jadi harap maklum. tenang aja, ntar aku bakalan lebih pinter daripada hyoyoo kok..

  5. suka banget ma judulnya , two is better than one .
    simple , pendidikan terbengkalai gara gara pacaran sih wajar kalo di awal2 , nti lama2 juga fokus .
    bagus kok .

  6. ceritanya ank sma bgt 🙂
    tp aku agk bgung di bbrp part yg gada pnanda perubhan setting, tp overall it’s nice kok,
    keep fighting yak, share more 😀

  7. nice FF,,, konfliknya relevan banget sama kehidupan anak muda jaman sekarang,,,
    sayang endingnya kurang ngena,,, Jadi,, pesan moralnya gk nyampe’ sepenuhnya,,,
    Tpi,,, overall bagus it’s nice,,, 😀

  8. Kalau gak slah TWO IS BETTER THAN ONE itu………… judul lagunya boys like girls feat taylor swift kan ??? iya kan ???

    nice ff thor…. like it…… one more….. DAEBAK !!!!!

Leave a Reply to chota Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s