You’re My Target (Summer End This Story)

You’re My Target (Summer End This Story)

Cast                 : Soo Hye,Lee Taemin,choi Minho

A.Cast              : Kim Key Bum

Rating              : PG15

Genre              : action,life,friendship,romance,little angst

Author             : Joanna

A/N                  : Maaf ya,aku buat ff gaje lagi,aku sedih jarang yang koment,tapi aku tau ini ff harus tetap berlanjut,Aku juga merasa walau ini tadinya pengen di buat ff action eh malah jadi telenovela gini,aku emang gak bakat hiks!!!FF ku sempet ada kemiripan di blog tuuuuut *disamarkan* Aku tau ini bukan alasan untuk menghentikan ff gaje ni..so please your comment for the last part.

Summary         : ‘ah,aku tahu..kalian pasti akan selamat’.Bohong,kata kata itu bohong,tapi

aku senang,setidaknya,aku tidak akan sendirian.

“so will you marry me soo hye?”

Soo hye tampak berfikir keras.Apa yang akan di katakannya?’ya’?Atau ‘tidak’?

Terihat satu kata yang mudah,namun memerlukan pemikiran yang matang.

Di iringi isak tangis soo hye yang pecah

“aku tidak bisa minho!tidak bisa!”

Minho membanting tangan soo hye pelan di udara.Memeluk soo hye di dekapannya,menghangatkan tubuhnya dari angin malam.

“wae!?Apa karena taemin?!”Minho berteriak pada langit,dan soo hye hanya mengencangkan volume tangisnya lagi.

“aku akan melihatmu menua minho!Dan kau akan meninggalkan aku sendirian!Aku tidak mau kehilangan setelah mendapatkan!” teriak soo hye masih dalam dekapan minho.

Minho mencerna kata kata itu perlahan dan setelahnya mengerjap ngerjapkan matanya.

“kau!?” dia melepas pelukannya dan mencengkram pundak soo hye

“kau…chip kedua itu!?!”

Soo hye hanya mengangguk pelan.Dan menangis lagi dalam diam.

“Shoot!Aku harusnya tahu!Oppamu bodoh!” bisik minho makin mengeratkan pelukannya.

“minho,lebih baik aku di bunuh dengan cara sadis seperti itu,aku rela kok,dari pada aku harus menyerahkan chip buatan oppaku dengan sia sia.Oppa ku juga pasti setuju di sana” soo hye menatap langit yang hanya terlihat setengah karena tertutup minho.

“minho?” minho menunduk menatap soo hye,tapi soo hye tidak bisa melihatnya dengan jelas karena gelap malam.

Soo hye merasakan pipinya basah,bukan!Bukan air matanya,itu air mata minho.

Yah,minho,soo hye sangat yakin.

“aku mencintaimu soo hye!Sangat!Meski pun kita musuh,meskipun kau pernah menambakku dengan pistolmu itu”

Minho mendekatkan wajahnya dan mencium pelan bibir soo hye.

Soo hye?hanya diam.

Minho mulai memberikan lumatan lumatan kecil pada bibir soo hye.

Soo hye menangis lagi,hari ini dia banyak menangis.

DRT DRT

Soo hye melepaskan bibirnya dari bibir minho.Merogoh saku mantelnya.

‘key bum’ ponsel oppanya masih dia simpan untuk berjaga jaga.

“yoboseo,kenapa oppa?”

‘aku menemukannya soo hye!Hubungi taemin,kau ke apartemenku’

“jeongmal!?Ne aku akan segera menghubunginya!”

Soo hye tersenyum,tiba tiba dan membuat minho agak sedikit aneh.

“kau kenapa?”

“rahasia” jawabnya riang dan berlari kecil.

“besok kita akan pulang”

“MWO!?Kita baru saja liburan!”

“ya sudah,aku besok pulang,kalau kau masih mau di sini tidak apa”

Soo hye berjalan berirama meninggalkan pantai

Minho hanya mengembungkan pipinya

“kita bahkan belum ke pasar malam dan arena kuda” gumamnya kesal.

Pagi paginya minho mendapati soo hye yang sudah rapi dan sedang membantu sunshine di dapur.Minho hanya mengusap usap matanya.Cincin nya masih tetap di jari manis soo hye.

Dia hanya tersenyum ke arah soo hye.Mereka duduk di bawah menggunakan meja lipat.

“makan yang benar” suruh soo hye memberikan semangkuk nasi penuh.

“aku tidak mau makan sebanyak itu” minho membagi nasinya ke mangkuk di hadapan soo hye.

“ck,kau harus punya banyak tenaga!”

Sunshine hanya tersenyum dan mengarahkan kursi rodanya ke pintu.

‘aku tidak boleh mengganggu’.

“mana sunshine?” setelah beberapa lamanya mereka bercanda dan bertengkar, akhirnya mereka menyadari gadis itu yang sudah menghilang entah kemana.

“Mungkin sedang keluar, oh ya, ada apa sih?Kenapa hari ini kita pulang?” tanya Minho mengangkat piring piring untuk dicuci.

“Aku ada berita bahagia, aku harus menelpon Taemin!”

Minho segera mengambil handphone Soo Hye dan menarik dagu Soo Hye, memberikannya tatapan tajam, “bisakah kau sejam saja tidak menyebut namanya?”

Soo hye segera menampik tangan kekar itu dan mengerutkan keningnya.

“Kau bukan siapa siapa ku!Jangan atur aku!”

Mata Minho membulat, dia menggertakkan giginya.

“Aku temanmu sejak kecil!” jawabnya.

“Tapi Taemin saudara angkatku!” dan baru kali ini Soo hye mengakui Taemin sebagai saudara angkatnya.

Biasanya dia akan memutar bola matanya dan berkata ‘Aku bukan siapa siapanya!’

Minho terdiam, dan benar benar tidak bisa berkata apa apa lagi.

Soo hye bangkit “Aku mau mencari Sunshine” katanya dan berlari meninggalkan Minho.

**

Soo hye berjalan di pinggir pantai, merasakan angin angin menerpa wajahnya.

Liburan kali ini lebih melelahkan ketika dia harus membunuh seseorang.

Dia hanya memperhatikan berlian biru yang membentang luas, ketika dirinya merasa janggal dengan warna nya.

Dia berlari, terkadang sepatu kets nya terpendam kedalam pasir.

“SUNSHINE!!” teriaknya histeris begitu dia mendapatkan sosok unnie nya yang sudah terbelah menjadi dua bagian, ususnya yang bercerai berai, darahnya yang kini bercampur dengan air laut, memungkinkan dirinya menjadi santapan hiu, oke itu tidak mungkin, karena hiu hanya suka mangsa yang masih segar.

Soo hye lagi lagi menangis, ketika dirinya tidak pernah merasakan sakitnya menangis saat bersama Jinki.

Tahun ini memang terlalu banyak korban demi sebuah chip keabadian itu.

Minho yang mengikuti Soo hye diam diam tidak bisa memungkiri kalau dirinya sekarang gemetaran dengan hebatnya.

Minho berjalan dan memeluk soo hye dari belakang. “ssh..uljjima, semua akan baik baik saja” bisiknya berharap soo hye berhenti meraung raung.

“GILA!MEREKA SEMUA GILA!OPPA!!!UNNIE!AKU AKAN MEMBALASNYA!!!” teriaknya masih dengan air mata yang mengucur deras.

**

Soo Hye merasakan seluruh tulangnya telah lepas dari tubuhnya, ini pemakaman kedua setelah oppanya.

“Ayo, kita tinggalkan mobilku, pakai mobil mu dan menemui Taemin, aku sudah memintanya menunggu di depan rumahmu”

“Kau menelponnya?” tanya Soo Hye kagum.

“Yah, itu permintaan maafku soal yang tadi”

Soo hye tersenyum “Ne, di terima”

**

Taemin menatap heran Minho dan Soo Hye yang baru saja keluar dari mobilnya.

“Mana mobilmu Minho?”

“Kutinggal, orang orang mafia ‘Shin’ sangat hafal dengan plat mobilku”

Taemin mengangguk

“Ada apa sebenarnya?” tanya Minho dan Taemin bersamaan.

“Setelah ini, kita akan hidup normal, setelah ini, kita bertiga akan pergi sejauh jauhnya dari jangkauan kedua mafia itu!” seru Soo Hye  senang memeluk keduanya.

“Hai, Soo Hye”

Soo Hye menoleh ke belakang mendapati Key yang tertawa senang juga, penderitaannya akan berakhir. Setelah ini semua akan menjadi biasa biasa saja.

**

Key menyeka keringatnya, dia seorang diri, membedah dua jantung sekaligus.

Setelah mengangkat chip itu perlahan dengan pinset. Dia menekan jantungnya kuat kuat. Hanya menekannya pelan, dan Soo Hye bergerak sedikit, lagi lagi Key menekan pelan jantung Soo Hye.  Dan Soo Hye terjatuh lagi.

Key menginjak chipnya itu, lalu mengangkatnya dan memasukkannya ke dalam tabung kaca.

Key harus cepat menjahit dada Soo Hye sebelum Soo Hye sadar. Meskipun sedang di buka dadanya, kalau dia sadar ya tentu saja tidak akan merasa sakit, hanya saja Soo Hye mungkin akan shock melihat jantungnya sendiri.

**

Soo Hye bangun dari tidur panjangnya, dia mengerjap ngerjapkan matanya. Menyamakan cahaya di sekitarnya.

“Where I am?” bisiknya.

“Soo Hye!!Omo!” teriak Minho memeluk Soo Hye erat, seolah tidak akan melepaskan gadis itu.

“Karena chip mu berat, kau tidur lama sekali, sekitar enam jam”

“Hei prince” bisiknya lirih sambil tersenyum, akhirnya, kali ini dirinya kembali menjadi manusia normal.

“Ayo pulang!” ajak Taemin.

**

“Kau ada waktu?” tanya Minho.

“Ne, wae?”

“Aku tunggu di stadion Olympus”

“Mau apa kita?”

“datang saja, bye” Minho menggusak rambut Soo Hye, gadis itu mengangguk dan Minho keluar dari mobil Soo Hye.

Soo Hye tersenyum senang, dia mengendarai mobil dengan sangat perlahan.

Berharap ketika dia sampai rumah, sudah pagi hari dan tidak usah menunggu untuk pertemuan ‘Normal’ itu.

**

Soo Hye membuka pintu dan mencari cari saklar.

KLEK

“Wah wah, ini dia Target yang dari tadi kita tunggu” Soo Hye melebarkan matanya.

“Hye..hye wook”

Soo Hye sangat mengenal Hye Wook, enemy nya yang selalu bertemu saat ‘tugas’ pencurian di suatu Bank.

“Hai, aku tidak peduli kalau ‘chip’ sialan itu tidak dalam tubuhmu, asalkan kau mati, ara?” katanya tajam. Soo Hye berusaha bergerak, tapi kaki nya sangat kaku untuk di gerakkan.

DRAP

Soo Hye berlari, tapi sebelum  dia memegang kenop pintu Hye Wook dan beberapa kaki tangannya menarik kerahnya.

Menjatuhkan tubuhnya dan menancapkan pisau dapur sepanjang delapan belas cm ke dadanya. Hye Wook menarik revolver goldnya, satu tembakan, dua tembakan, tiga dan sampai pelurunya habis, tujuh tembakan cukup membuat Soo Hye sudah tidak bernafas lagi.

Dan malam kelam ini mengakhiri semuannya.

**

Minho mengerenyitkan alisnya, sudah berpuluh puluh kali dia menelpon Soo Hye tapi tidak ada jawaban. Akhirnya dia memutuskan menghampiri Soo Hye.

Dia menaiki bus dengan perasaan tenang saja, membayangkan senyum berkembang Soo Hye melihat stadion Olympus di ubah menjadi wonder land, kisah kesukaan Soo Hye, Alice In Wonder Land. Minho turun dari bus, sambil menimang kotak cincin di tangannya.

Dia membuka pagar rumah Soo Hye.

Memasukinya, mengetuk pintu rumah Soo Hye.

Menunggu beberapa saat, sampai akhirnya dia memutuskan membuka pintu itu, anehnya

“Kenapa tidak di kunci?Dasar ceroboh” gumam Minho sambil tertawa pelan, tapi tawanya, khayalnya, senyumnya hilang.

Melihat Soo Hye sudah tidak berbentuk lagi, jantungnya, ususnya, otaknya, benar benar sudah tidak pada tempat yang seharusnya lagi.

Minho menjatuhkan kotak harapannya, gadisnya baru saja menjadi normal.

Dan semua berakhir. Sia sia

**

Few Years Later

Minho menatap pemandangan dari atas kuil Chicen Itza. Dia memutuskan untuk berpindah pindah, sampai menemukan tempat yang cocok.

Panas matahari mexico menyerang matanya, di atas pilar tersebut, dia seperti melihat Soo Hye, gadis yang sudah hampir di lupakannya, dia tersenyum.

Biarlah aku pergi Minho, kita pasti akan bertemu.

Nanti saat yang tepat.

Hanya waktu penghalangnya.

Seperti ini sudah cukup, karena dengan begitu, aku normal.

Aku tidak akan menjadi abadi, aku tidak akan melihatmu menua.

Whatever you are, it’s not important, just love me, it’s enough.

Fin

Hwaa….suer suer jelek J-E-L-E-K banget endingnya, maksa!

Dan apa lagi itu?!Huaaa….pokoknya makasih lah sama semua, admin, reader, silent readers.

Bye *wave*

JoKyu

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF


12 thoughts on “You’re My Target (Summer End This Story)”

  1. huwa……:(
    soo hye.a kok mati…??
    Kirain bakal happy end…
    Tapi,,, cerita.a tetap bagus kok…:)
    daebak…
    Lanjut kn chingu….*nulis FF lagi….:P

  2. ff.X bgus ampek bkin q mrinding!!!,,,

    ksian minho, soo hye mati… huhuhuT.T

    annyeong.. q reader bru dsini… slam knal ya!!,,’v’

  3. Hyeowok itu kejem bnget deh!
    So hye dibunuhnya sadis banget! Merinding bacanya,
    huhu… Kenapa endnya jadi sad ending gini .. *lah?*
    tpi gapapa lah tetep kren kok..
    Minpa jangan sedih dong ada akyu dsini *dilempargolok*

  4. yah~~~ kok udah selesai…
    aku kira dia bakalan dengan taemin eh malah mati >.<
    kasian 2min 😦
    taeminnya gimana nasibnya?

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s