Coincident Love – Part 1

Coincident  Love

Part 1

Author : MonicOnew

Main Cast : Taemin aka Taemin

Hye Ra aka Hye Ra

Minho aka Minho

Genre : Romance

Rating : General

Ottoke?? Aku terus berlari dan mendorong setiap pintu rumah yang kutemui. Berharap salah satunya tidak terkunci. Laki-laki itu masih saja mengejarku. Hhh.. Aku benar-benar lelah.

Aku mencoba untuk membuka pintu sebuah rumah yang cukup besar. Terbuka! Aku langsung masuk dan menutup pintunya. Hahaha. Pasti preman itu tidak dapat mengejarku. Aku tersenyum bahagia.

Aku masih bersandar di pintu itu sambil menutup mataku dan memegang dadaku untuk merasakan detak jantungku sendiri. Aku membuka mataku perlahan dan tersentak kaget.

Taemin POV

“Hyung, kita jadi pergi kan??” Kataku sambil membetulkan wig ku. Aku dan hyung lainnya akan pergi belanja. Tentu saja kami memakai penyamaran. Kami tidak mau diganggu oleh fans kami.

Kita semua sudah berkumpul diruang tamu. Baru saja kami mau berangkat, aku melihat seorang yeoja masuk kedalam apartemen kami. Dia menutup matanya dan nafasnya tidak teratur.

Dia memakai topi dan mengikat rambutnya. Dia juga memakai jins robek, aku dapat melihat lututnya terluka. Gadis yang aneh. Pikirku

Dia membuka matanya dan tersentak kaget.

“Mianhae. Ada preman bis yang mengejarku. Mianhae, jeongmal mianhae.” Dia membungkuk dalam-dalam

Aku langsung gugup, takut dia mengetahui kita semua adalah SHINee. Minho hyung menyenggolku agar aku tidak membuka penyamaran kami.

Akhirnya aku dapat mengurangi sedikit dari kegugupanku agar kami tidak ketahuan.

“Kau tidak mengenali kami??” Jonghyun hyung merasa aneh karena noona ini tidak mengenalinya. Hyung pabo ! Tidak bisakah dia berhenti bersikap seperti artis yang amat sangat terkenal? Penyamaran kami sering ketahuan gara-gara dia.

“Ani. Muka kalian asing.” Alisnya berkerut samar.

“Kau benar-benar tidak mengenal kami??” Jonghyun mulai panas karena tidak dikenali.

“Ani.” Dia menggeleng mantap.

“Meskipun begini?” Jonghyun melepas wig dan kacamata hitamnya.

“Apa ada bedanya?” Gadis itu bertanya dengan nada aneh.

“Jeongmal? Kau tidak tau kami??” Onew hyung mulai membuka wignya diikuti oleh key dan Minho. Karena semua sudah tidak memakai wig, terpaksa aku melepas wig ku juga.

“Astaga! Kenapa kalian semua memakai wig?? Apa ada yang salah?” Tanya cewek itu polos.

“Kalau tidak, fans kami akan mengganggu kami.” Kata Onew hyung heran

“Memangnya kalian siapa sampai harus diganggu oleh fans?” Wah, cewek itu nampaknya tidak mengetahui SHINee. Untung saja.

“Apa kau gila? Kita adalah SHINee!!” Jonghyun hyung sepertinya agak jengkel.

“SHINee? Tidak mungkin. Apa kalian big fansnya? Sampai mengaku-ngaku menjadi SHINee??” Apa yang dipikirkan cewek ini?? Dia belum percaya?

“Kami SHINee.” Kataku.

Hye Ra POV

SHINee?? Mereka pikir bisa membodohiku?? Tidak mungkin mereka SHINee. Memang sih aku tidak pernah melihat video mereka. Aku hanya memiliki lagu mereka saja. Tapi waktu itu aku melihat fotonya sepertinya tidak begini.

“Kami SHINee.” Cowok imut disana tetap mengotot padaku. “Ini adalah Onew Hyung, Jonghyun hyung, Key Hyung, Minho hyung, dan aku adalah Taemin.” Lanjutnya.

“Aduuh, kalian ini. Sudahlah tidak usah mengaku-ngaku.” Jawabku enteng.

“Noona, kau tidak tau SHINee ya?” Cowok yang mengaku sebagai Taemin itu bertanya.

“Tau. Aku mempunyai semua lagunya di HPku. Makanya kalian tidak bisa membodohiku.” Aku tersenyum penuh kemenangan.

“Tapi kami memang SHINee!!” Minho mengotot. Apaansih?!

Minho mengeluarkan HPnya dan menunjukkan padaku sebuah video. “Apa ini?” Aku masih saja melihat video itu. Ini kan lagu noona Neomu yeppeo. Astaga. Ini benar-benar mereka.

Aku melirik pelan ke mereka. Mereka menatapku tajam. Sepertinya menunggu reaksiku. Aku hanya tertawa salting. Ahh,, aku bikin malu. Mereka benar-benar SHINee. Omo!

“Percaya?” Minho tersenyum sinis. Huh! Apaansih?! Biasa aja dong kalau kalian memang SHINee. Aku terpaksa hanya mengangguk.

“Dimana rumahmu? Katanya kau dikejar preman? Ayo noona, kami antar kau pulang.” Taemin tersenyum manis padaku. Huaaaah. Benar-benar senyum yang indah. Pikirku.

Taemin POV

“Dimana rumahmu? Katanya kau dikejar preman? Ayo noona, kami antar kau pulang.” Kataku sambil tersenyum. Wah, noona ini unik. Dua kata. Neomu Yeppeo

“Oh. Tidak usah repot-repot. Rumahku ada didekat sini. Aku akan pergi sekarang. Maaf sudah merepotkan” Katanya lalu berjalan keluar.

“Tunggu! Aku baru ingat, aku ingin pergi dengan temanku! Aku sudah janji. Bye semua!” Minho hyung tiba-tiba berlari keluar juga.

Padahal setauku dia tidak mempunyai teman. (jahatnya taemin)

*****

Hye Ra POV

Aku berjalan di supermarket langgananku. Sepertinya semuanya sudah lengkap. Aku segera berjalan ke cashier. Aku melihat namja yang tidak asing.

Kenapa sepertinya aku mengenal namja itu? Astaga! Itukan Taemin. Sedang apa dia disini? Aku mendekat. “Taemin-ssi??” Kataku berbisik. Siapa tau saja ada shawol disini.

Namja itu menoleh. Dia sepertinya sedikit kaget melihatku. “Sssshht,, jangan berisik.” Katanya. Aku mengangguk mengerti.

“Lee Taemin?! Kau Lee Taemin?!” Seorang yeoja berdiri dibelakangku. Sepertinya dia mendengarku tadi. Apa yang harus kulakukan?? Aku melihat Taemin masih berdiri ditempatnya. Sepertinya dia shock.

Aku langsung saja menarik tangannya dan berlari pergi. Yeoja itu mengejar kami. Aku terus berlari secepat mungkin dan masuk kerumahku. Untung saja rumahku dekat sini.

Yeoja itu sepertinya sudah tidak mengejar kami lagi. Aku menarik napas lega. Begitu juga dengan Taemin.

“Gomowo” Dia tersenyum senang. Waah, senyumnya benar-benar indah. “Apa kau masuk kesembarang rumah lagi? Ayo cepat keluar. Sebelum pemiliknya keluar!” sambungnya sambil menarik tanganku.

“Sudahlah. Ini rumahku.” Kataku menahannya untuk pergi.

“Kau tinggal disini?” Kata Taemin sambil melihat rumahku terus menerus.

“Mmmm.. Kenapa? Apa ada yang salah?” Tanyaku.

“Tidak..tidak. Kapan-kapan aku boleh kan main kesini? Aku bosan di dorm. Hyungs sibuk dengan urusannya masing-masing. Untung saja kau tidak seperti shawol lainnya.” Taemin mengeluarkan puppy eyesnya. Padahal, aku baru saja ingin menolaknya.

“Mmm..” Aku hanya mengangguk.

“Noona, siapa namamu?”

“Hye Ra. Kim Hye Ra. Jangan memanggil aku noona. Umur kita sama.” Kataku sambil memasang ekspresi memerintah.

“Kau umur 18 tahun???? Kelihatannya…” Katanya terputus.

“Kelihatannya apa?!” Liat saja kalau dia bilang Lebih  tua. Dia tidak akan selamat.

“Mmm.. Kau seperti umur 24 tahun.”  Dengan cueknya dia berkata seperti itu.

“Yaaaaaaa!” Aku menatap tajam kearahnya. Dia malah menatapku sambil tertawa. Huuuh. Benar-benar menyebalkan. Apa maunya??

“Aku bercanda..” Katanya masih tertawa. Sial!

“Kau cantik. Seperti umur 18 tahun.” Katanya. Mukanya berubah menjadi serius. Cantik? Aku menunduk. Mukaku pasti memerah. Aku memukul-mukul mukaku sendiri sambil terus menunduk.

“Wae??” Dia menunduk berusaha melihat mukaku.

“Hye Ra-yah, mukamu merah. Kau baik-baik saja? Atau jangan jangan,, kau menyukaiku ya?” Katanya dengan nada bercanda. Anak ini kepedean!

“Mwo? Menyukaimu? Aku tidak mungkin menyukaimu. Hiiii” Aku bergidik ngeri.

“Liat saja nanti.” Dia hanya tersenyum enteng. Maksudnya apa? Dia akan membuatku menyukainya? Tenang saja. Hal itu tidak mungkin terjadi.

“Apa maksudmu??”

“Hye Ra-yah, aku mau menelepon hyung untuk menjemputku disini. Hpku lowbat. Kau mempunyai HP kan? Aku pinjam ya..” Kenapa dia malah mengalihkan pembicaraan? Namja aneh.

Aku mengambil HPku dan memberikannya kepada Taemin. Dia tersenyum senang. Dia mengetik beberapa nomor dan langsung meneleponnya.

“Tidak aktif.” Katanya padaku.

“Ohh” Aku hanya membalas dengan  singkat.

“Hye Ra-yah, ayo kita pergi. Aku ingin berterima kasih padamu telah menyelamatkanku tadi.” Dia langsung menarik tanganku.

“Kemana??” Dia tidak menjawab dan masih saja berlari. Namja yang aneeh. Kenapa banyak orang yang menyukainya? Padahal sifatnya saja seaneh ini.

Dia berhenti tepat disamping sebuah taman. Kenapa tidak sekalian masuk ke tamannya saja? Tapi, aku diam mungkin lebih baik. Dia juga tidak akan menjawab meskipun aku bartanya.

Taemin POV

“Kemana??” Aku tau dia pasti penasaran. Aku ingin mengajaknya ketempat yang sangaaaat indah, menurutku. Aku lebih memilih untuk memberikan surprize padanya. Dia sudah menjadi penyelamatku hari ini. Aku hanya ingin memberinya hadiah.

Aku berhenti tepat disebuah taman. Disitu ada tangga. Aku langsung saja menaiki tangga itu dan kulihat dia mengkutiku.

Haaah. Sudah sampai. Disini ada padang rumput yang sangaaaaat luas. Aku sangat suka berada disini. Tenang dan damai. Benar-benar tidak ada orang. Kau bisa berteriak, menangis, dan tertawa sepuasmu..

Aku menoleh kebelakang. Mendapati Hye Ra sedang berdecak kagum. Aku pun tersenyum senang.

“Wah, bagaimana kau bisa tau tempat ini??” Dia masih tersenyum senang. Aigoo, senyumnya manis sekali.

“Tentu saja aku tau.” Aku menunjuk diriku sendiri.

“Kajja!” Aku menarik tangannya dan pergi ketengah-tengah taman itu.

“Kapan-kapan, aku boleh kesini kan?” Tanyanya dengan nada memohon. Aku tertawa kecil.

“Tentu saja. Tapi kau harus bayar padaku.” Aku berkata dengan nada sok misterius.

“Bayar apa?” Sepertinya dia masih bingung.

“Belikan aku es krim.” Aku nyengir dalam hati.

“Kau gila? Tidak. Lebih baik aku tidak usah kesini saja sekalian.” Dia langsung pergi begitu saja.

“YAAA! Aku cuma bercanda.” Dia tetap saja pergi. Sudahlah. Yang penting aku sudah mempunyai nomor HPnya.

*****

“Minho hyung! Aku ingin bercerita.” Kataku pada Minho hyung yang sedang asik nonton TV.

“Cerita sajalah.” Dia masih saja sibuk.

“Aku mempunyai teman baru hyung! Dia seorang yeoja. Dia sangat manis. Aku benar-benar tidak menyangka bisa bertemu dengannya. Aku juga merasa senang jika berbicara dengannya. Aku benar-benar beruntung bisa mengenalnya.” Aku bercerita panjang lebar.

“Maksudmu kau menyukainya?? Wah, Taeminnie sudah dewasa.” Dia menoleh kearahku sambil tersenyum dan mematikan gamenya.

“Mwo?? A..anii.. Si.. Siapa bilang aku menyukainya?? Aku hanya menyukainya sebagai teman.” Aku langsung menggeleng cepat. Aku menyukainya? Tidak mungkin.

“Siapa dia?” Minho hyung menatapku. Membuatku tidak bisa berbohong.

“Dia.. Yeoja kemarin yang masuk kesini. Aku juga mengajaknya ke taman biasa tadi. Dan kau tau? Aku juga mendapat nomor HPnya. Meskipun dia tidak tau mungkin.” Aku rasanya ingin menceritakan semuanya pada Minho hyung.

“Yeoja itu? Kau menyukainya?” Minho hyung bertanya padaku dengan nada bicara yang aneh.

“Kenapa hyung?”

Minho POV

“Yeoja itu? Kau menyukainya?” Aku berkata padanya dengan nada sedikit ketus.

“Kenapa hyung?” Dengan polosnya dia bertanya kenapa?? Karena aku menyukainya Taemin! Aku menyukainya! Sudahlah. Jika kau memang menyukainya. Aku akan merelakannya.

“Ani Taemin. Seleramu bagus.” Kataku dengan senyum yang agak kupaksakan.

“Jeongmal hyung?” Dia tersenyum lebar.

“Mm.. Tentu saja. Sudah malam. Minum susumu dan pergi tidur.” Aku berkata sambil berjalan masuk ke kamarku. Kenapa aku harus menyukai orang yang sama??

*****

Taemin POV

Hari ini adalah hari membosankan sedunia. Jadwalku kosong, hyungs lagi pergi dengan yeojanya masing masing. Minho hyung pergi bermain sepak bola.

Ah Hye Ra! Aku cepat cepat mengambil HP ku dan mengetik SMS

Me : Hye Ra-yah!! Ingat aku?

Hye Ra : Nugguseyo??

Me : Aku Taemin. Masa kau lupa padaku?

Hye Ra : Dari mana kau mendapatkan nomor HP ku?

Me : Rahasia :p

Hye Ra : Ah, memang susah bicara dengan orang sepertimu.

Me : Hye Ra-yah, aku bosan 😦

Hye Ra : Lalu? Apa hubungannya denganku?

Me : Temani aku ya ketaman bermain yang baru buka.

Hye Ra : Aku mau tidur saja hari ini. Pergi saja dengan hyung mu.

Me : Ayolah Hye Ra >,< Mereka semua pergi. Aku sangat kesepian disini.

Hye Ra : Harus ada bayarannya :/

Me : Bayaran? Es krim bagaimana?

Hye Ra : Es Krim?! Baiklah!! Tapi belikan aku 4 es krim ya !! Hehehe

Me : Dasar rakus :p Aku akan menjemputmu . Siap-siap sekarang!

Aku langsung saja siap-siap. Benar-benar beruntung dia ingin pergi.

Hye Ra POV

Haaah, lama sekali. Dia bilang ingin menjemputku, tapi dia sendiri terlambat. Huuuh. Aku memutuskan untuk duduk di sebuah kursi depan rumahku. Dingin sekali. Aku menggosokkan kedua tanganku.

“Hye Ra-yah” Aku menoleh kearah suara itu. Sebenarnya tidak perlu. Aku tau suara itu milik Taemin. Aku melihatnya melambai karahku sambil tersenyum senang.

Aku hanya cemberut melihatnya. Dia datang tanpa penyesalan sama sekali. Malah tersenyum senang seperti tidak ada apa-apa.

“Hye Ra-yah, kau sudah lama menunggu?” Dia menarik-narik lengan bajuku seperti anak kecil. Aku tidak menanggapinya sama sekali.

“Hey, kau marah?? Ini es krimmu. Mau tidak?” Katanya sambil menyodorkan es krim rasa strawberry. Yah, untung saja dia membelikanku es krim.

“Kenapa hanya satu?” Kataku sambil mengambil es krim itu dari tangannya.

“Biar saja.” Dia menarik tanganku naik keatas mobil. Taemin! Selalu saja begini.

Aku benar-benar mengantuk selama perjalanan. Es krim ku sudah habis daritadi. Taemin juga tidak mengajakku bicara. Aku menoleh kearahnya dan mata kami sesaat bertemu. Deg..deg..deg.. Kenapa jantungku tidak karuan begini?

Aku cepat-cepat melihat kearah lain. Perjalanannya masih jauh. Aku benar-benar mengantuk. Mungkin tidur lebih baik.

Taemin POV

Daritadi Hye Ra tidur. Bagaimana aku membangunkannya. Omo, polos sekali wajahnya. Aku terus memandangi wajahnya.

Apa yang aku pikirkan? Aku menepuk-nepuk pipinya pelan. “Hye Ra-yah, kita sudah sampai.” kataku. Pelan-pelan matanya terbuka. Kyeopta.

“Sudah sampai? Ayo kita turun!!” Dia tersenyum senang. Aigoo. Kenapa aku merasa nyaman sekali melihat senyumnya? Apa aku jatuh cinta?? Tidak.. Tidak mungkin jatuh cinta itu seperti ini rasanya.

Setauku.. Sudahlah! Kenapa aku jadi memikirkan hal ini?? “Kajja!” Aku melepas safety belt ku dan keluar.

Untung saja hari ini tidak terlalu ramai. “Aku mimpi apa ya sampai bisa jalan ke taman bermain dengan Taemin SHINee??” Katanya sambil tersenyum senang. Polos sekali. Dia bahkan tidak meminta foto atau tanda tanganku.

“Ya, sangat beruntung. Bahkan sampai harus dibelikan es krim.” Kataku sengaja. Aku menoleh kearahnya dan dia menggembungkan pipinya kesal. Lucu sekali..

“Enak saja, kau juga mau kan membelikanku es krim??”

“Tapi itu kan kau yang minta.” Kami sudah ada di taman bermain itu. Kira-kira, permainan apa ya yang menyenangkan?

Hye Ra POV

Untung kami tidak sempat berdebat banyak. Yang salah kan memang aku. Huehehe. Huaaah,, banyak sekali permainan disini.

“Ayo kita main sepeda terbang disebelah sana!” Taemin menunjuk kearah permainan anak-anak. Memang sih banyak pasangan yang main disana. Tapi, itu kan permainan anak-anak. Aku menggeleng mantap.

“Ayolah Hye Ra.” Dia menarik tanganku seperti anak kecil yang minta dibelikan es krim sambil mengeluarkan puppy eyesnya. Deg..deg..deg.. Dia menatap lurus kearahku. Kenapa begini lagi? Apa aku mencintainya? Ya, kurasa begitu. Fuh, aku benar-benar luluh. Terpaksa aku mengikutinya bermain.

Sebenarnya sepeda itu unik, tidak akan terbang kalau kita tidak mengayuhnya. Tapi tetap saja tinggi. Aku kan takut ketinggian. Sudahlah, yang penting tadi asik.

Sekarang naik apa ya? Hmm,, aku ingin mengetesnya. “Taemin, ayo masuk ke rumah hantu disebelah sana.” Dia pasti tidak akan mau. Aku juga takut soalnya.

“Hmm,, ayo!” Serunya. Aku kaget dalam hati. Aku tidak berani masuk kesana. Ottoke? Tapi tidak mungkin aku menolaknya. Aku kan yang mengajaknya? Ini masih pagi, tidak ada orang yang mengantri untuk masuk di wahana rumah hantu. Fighting Hye Ra! Seruku dalam hati.

Taemin sudah menarik tanganku masuk. Kenapa gelap sekali disini? Aku benar-benar tidak berani berbicara. Aku merasa Taemin merangkulku. Membuatku sedikit tenang.

Kami menaiki kereta yang sudah disediakan. Ottoke? Aku benar-benar ketakutan. Kereta itu terus berjalan melewati kuburan, rumah sakit dan tempat angker lainnya. Tiba-tiba ada kuntilanak (Aku masih ga yakin orang korea percaya kuntilanak. Tapi anggap aja gitu ya :p) yang terbang kearahku dengan Taemin.

“Kyaaa!!” Aku berteriak dan ingin menyembunyikan mukaku dibalik punggung Taemin, tapi.. “Awwwww!” Seru kami bersamaan.

Taemin POV

Huh, didalam sini seram sekali. Menakutkan, aku sebenarnya ingin menolak tadi. Tapi, sepertinya Hye Ra ingin sekali masuk didalam. Jadi kuiyakan saja.

Hye Ra duduk sangat dekat denganku di kereta. Kereta itu membawa kami melewati kuburan dan rumah sakit. Tiba-tiba, ada kuntilanak terbang kearah kami.

Aku ingin menyembunyikan mukaku dibalik punggung Hye Ra. “Awwwwww” Kapalaku dan kepalanya kejedot (Aku gatau bahasa yange bener gimana -,-). Dia juga tadi sepertinya ingin sembunyi.

Aku menatap kearahnya dan dia juga menatap kearahku dengan tatapan kesal. “Wae?” Tanyaku dengan nada polos sekaliii. Dia menggeleng cepat sambil mengusap kepalanya.

Akhirnya berhenti. Kami cepat-cepat keluar dari tempat itu sambil menghembuskan nafas lega. Sepertinya kepalanya masih sakit.

“Hye Ra-yah, ada es krim Hagen Dazs.” Aku menunjuk stan es krim itu sambil menatap kearahnya. Dia juga menatap kearahku. Deg..deg..deg.. Kenapa begini lagi?

“Kau mau?” Sambungku. Dia hanya mengangguk.

“Aku capek. Aku duduk disini saja tidak apa-apa kan?” Dia duduk di salah satu kursi didekat kami. Mukanya memang pucat. Sepertinya masih shock dengan kuntilanak tadi. Aku hanya mengangguk mengiakan.

-TBC-

 

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF
Advertisements

Sometime – Part 3

Sometime [Part 3]

Title : Sometime [Part 3]

Author : Mira a.k.a. Mira~Hyuga

Main Cast : Lee Jinki, Lee Taemin, Lee Sanghyun (IC)

Other Cast : other member SHINee, Jung Kayoung,

Genre : Romance, Family, Friendship, Angst, Action (a little bit)

Length : Sequel

Rating : G

A/N : Seperti biasa, yang paling pertama, beribu terimakasih buat admin yang mau ngepost…! *bow* juga beribu terimakasih buat reader yang sudah menghargai karya gak jelas aku dengan komen2nya… hiks~ hiks~ aku terharuuuu…!! (╥ .. ╥) *lebay* gomawo, gomawo, gomawo…!! *peluk satu2* Reader : apaan sih?!

Wokeh…! Bolehkah kita langsung ke TKP? *PLAKK*

Udah baca, jangan lupa tinggalin komen, ya…! ^.^ Kritik dan saran aku terima, loh…!

Part 3 Continue reading Sometime – Part 3

MY LOVE.. GOODBYE MY LOVE

Title: my love..goodbye my love

Author: chota aka vita J

Main cast: kim kibum ,kim jonghyun and hyo yoo

Support cast:

Genre: romance and life

Length: one shoot

Rating: general

A.N : halo halo..akhirnya ff ini selesai juga. Bingung banget nulisnya. Sebenernya ff ini aku ambil dari mv-nya ei8ht yang judulnya goodbye my love. Bagus banget mv-nya. Tapi di ff ini ada yang aku rubah sih. Pokoknya banyak deh yang dirubah. Tapi inti ceritanya ttp sama. Maaf ya kalau lebih bagus mv-nya. Silahkan baca and don’t forget I need your oxygen J

Sebelum semuanya berakhir ada yang ingin kusampaikan padamu.

Key POV

goodbye, my love. i’ll let you go now.

Dengan sisa tenaga yang kumiliki aku berusaha untuk mengarahkan digicam-ku kearahku.

“saranghae!”. Dengan ini akupun bisa menutup mataku dengan tenang.

Flashback

Still Key POV

i can’t.. i can’t let go of my love. i have to forget you, you. no matter how much i try to erase
i guess you’re the only one for me. i’m sorry

Hari ini jonghyun hyung mengajakku pergi bersamanya.Dia memintaku untuk merekam liburannya kali ini dengan kekasihnya. Sebenarnya aku bersemangat setiap pergi bersamanya. Tapi saat aku harus kembali kepada kenyataan, maka aku tarik kembali kata-kataku yang tadi. Ya, seperti kenyataannya sekarang jonghyun hyung sudah memiliki kekasih. Hyoyoo. Dialah yeoja yang menjadi kekasih jonghyun hyung. Dan kalian tau? Dia pula yeoja yang ingin sekali aku jadikan kekasih.

Suatu pagi yang cerah

Aku ,jonghyun hyung dan hyoyoo sedang berada di dalam bus yang akan membawa kami ke tempat tujuan kami  berlibur. Kulihat mereka sedang bercanda di kursi belakang. Jonghyun hyung terlihat sedang memainkan kartu tarotnya. Sepertinya ia akan mulai meramal hyoyoo.

Jonghyun POV

“jagi, lihat apa yang kubawa?”tanyaku sambil memamerkan kartu tarotku padanya.

“wow! Ini apa? Kau mau meramalku?”, tanyanya. Dengan segera kuanggukan kepalaku.

Aku mulai mengocok kartuku. “jagi ayo tarik satu kartu dan jangan perlihatkan padaku apa gambarnya.ok?”. hyoyoo hanya menganggukan kepala.

“sudah kau lihat? Taro kembali kartunya.”. aku mulai mengocok kembali kartuku.

“jagi, ini bukan kartu yang tadi kau ambil?”

“hah? Bagaimana kau bisa tau? Pasti tadi kau mengintip. Ya!!kim jonghyun kau nakal sekali!”

Ya ampun yeoja ini memukulku sakit sekali. “tidak!aku tidak mengintip. Aku memang bisa sulap.”

Kuambil kartu yang tadi diambil yeojaku. Dan kutempelkan di kaca bus. Aku lihat ia tersenyum dan mulai memperhatikan kartu itu. Aku melihat ke arah key. Wah! dia sedang merekam kami. Tanpa membuang kesempatan, aku pun mulai mengeluarkan wink-winkku pada digicamnya.

Key POV

Melihat mereka asik sekali bercanda dan aku merasa dicuekin, maka aku segera mengambil digicamku. Dan aku arahkan digicamku kearah mereka. Hihihi, mereka lucu sekali. Terutama hyoyoo. Lihat saja, masa hyoyoo tidak sadar kalau aku sedang merekam mereka.Aish!! Jonghyun hyung orangnya sadar kamera sekali. Dia bahkan melakukan berkali-kali wink kearah digicamku.

~~~

Wah akhirnya! Sampai juga kami di tempat liburan kami. Ya jonghyun hyung mengajakku kepantai dan beberapa tempat lainnya.

Sesampainya di pantai,aku melihat hyoyoo seperti anak kecil yang belum pernah melihat betapa indahnya pantai. Ia langsung berlari kesan-kemari. Seperti biasa jonghyun hyung ikut juga berlari kesana kemari.

Hyoyoo POV

“oppa..lihat ini.”. aku mengambil kartu tarot jonghyun oppa.

“ya!jagi balikkan kartuku.”, namja ini mulai mendekatiku untuk mengambil kartunya.

“merong!hahhaha.” dengan segera akupun melempar semua kartu tarot miliknya.

“aish! Hyoyoo kau membuatku..ah sudahlah.”. namjaku memungut semua kartu yang berserakan di pasir.

“key-ah, bantu aku  memungut kartu-kartu ini.”

“oppa lihat!”. Sebelum oppa memungut kartunya, aku memperlihatkan padanya kartu yang tadi dia tempel di bus. Hanya kartu itu yang aku pegang. Sedangkan kartu yang lain sudah ada di pasir. Kulihat oppa tertawa melihat kelakuanku ini.

Key POV

it was really hard. when i loved you, nothing happened the way i wanted it to, i keep promising myself to stop bothering you, even though i wait until death, you won’t come

“huuufff”, kutarik nafas dalam-dalam dan kuhembuskannya. Melihat hyoyoo tertawa bahagia seperti itu,akupun langsung menyalakan kembali digicamku. Aku mulai merekamnya. Sepertinya aku tidak ingin ketinggalan satupun ekspresi yang dibuat di wajah hyoyoo. Neomu yeppo. Aku hanya bisa tersenyum sendiri melihat tingkahnya yang seperti anak-anak.

Kulihat Hyoyoo mengambil kartu tarot milik jonghyun hyung. Dengan senyum yang mengembang diwajahnya, dia lemparkan semua kartu milik jonghyun hyung keatas. Ku lihat kartu-kartu itu sudah tersebar dimana-mana.sekali lagi, aku tertawa melihat kelakuan hyoyoo. Dan hanya ada 1 kartu yang dipegang oleh hyoyoo. Kartu itu adalah kartu hasil ramalan jonghyun hyung di bus tadi.

“key-ah, bantu aku memungut kartu-kartu ini!”. Aku mulai berjalan mendekati jonghyun hyung. Tidak lupa setiap langkah yang kujalani akan aku rekam di digicamku ini. Tapi aku tidak membantu jonghyun hyung. Aku malah sibuk merekam dia yang sedang memunguti kartu-kartu itu.

“key!! Ayo kemari!!” seru jonghyun hyung dan hyoyoo bersamaan. Aku pun berlari kearah mereka. Dan kami mulai bermain-main di pantai hingga kami puas. Setelah kami puas bermain di pantai, kami menuju tempat selanjutnya. Ya untuk tempat kedua yang kami tuju adalah padang bunga. Yah, kuakui jonghyun hyung memang pandai memilih tempat untuk berwisata. Apalagi tempat wisata ini akan ia kunjungi bersama kekasihnya.

@padang bunga

goodbye, my love. i’ll let you go now. the remembrances and the memories, i’ll forget them all. i’ll erase and erase and empty out every drop of love from my heart .

Aku berjalan di belakang mereka. Dan jarak antara aku dan mereka pun cukup jauh. Aku tersenyum melihat bunga-bunga yang ada disini. bagus sekali. Saat aku melihat kedepan dan akan melanjutkan langkahku, aku melihat jonghyun hyung dan hyoyoo bergandengan tangan. Ada rasa sakit yang menyerang di hatiku. Senyum yang tadi kukembangkanpun hilang secara perlahan.

Kuambil kembali digicamku. Aku mulai merekam mereka yang sedang berjalan mengitari  padang bunga ini.

“huuf.”.aku bahkan tidak tahu sudah berapa kali aku menghela nafas seperti ini.

Akupun meninggalkan mereka. Aku berjalan menjauh dari padang bunga itu dan kembali ke jalanan. Dijalan aku merekam diriku sendiri.

“KEY!!! Awas!!!!”. Aku mendengar jonghyun hyung dan hyoyoo meneriakkan namaku.

Saat aku melihat mereka dari digicamku, kulihat mereka menunjuk kearah kiri. Aku tolehkan wajahku kearah kiri. Dan semuanya terlambat. Ada truk kencang yang sedang melaju kearahku. Bahkan aku tidak sempat untuk menghindar. Kurasa ini adalah akhir dari segalanya. Dengan sisa tenaga yang aku punya, kurekam diriku dalam digicamku. aku menyampaikan hal yang sudah lama sekali ingin kusampaikan padanya.

“saranghae”

Hyoyoo POV

“hahahha oppa sudah berhenti mengelitikiku.”. jonghyun oppa berhenti menggelitiku. Ia malah berlari meninggalkanku.

“oppa!kau mau kemana?”, tidak ada jawaban dari oppa. Saat menunggu jonghyun oppa, aku melihat key  sedang ada di jalanan dan bermain dengan digicamnya. Kulihat dia sedang mengutarakan sesuatu pada digicamnya.

“dasar anak itu. Selalu saja bermain dengan digicamnya.”. Tak lama kemudian aku melihat oppa datang menghampiriku sambil membawa beberapa bunga.

“untukmu.” Kata oppa.

“oppa…gomawo.”. cantik sekali bunganya dan harum. Hehehe.. jonghyun oppa memang the best.

Tapi kebahagiaan yang kurasakan tadi langsung berakhir. Aku melihat ada sebuah truk yang melaju kencang kearah key

“KEY!!!AWAS!!!”. seruku dan jonghyun oppa bersamaan. Kejadian itu terjadi begitu cepat. Bahkan key tidak sempat untuk menyelamatkan diri. Aku dan jonghyun oppa langsung berlari kearahnya.

“key.. bertahanlah.aku tau kau bisa. Sebentar lagi ambulance akan datang.”.aku menangis,kalut dan panik.

Jonghyun POv

Segalanya sudah berakhir. Sahabat sejatiku telah tiada. Kulihat hyoyoo tak henti-hentinya menangis di pemakaman key. Aku dan hyoyoo mewakilkan orangtuanya untuk menaburkan abu key di lautan.

“key! Me..mengapa bisa seperti ini? Maafkan..aku..”, tangisku semakin menjadi-jadi. Ini adalah hal terberat yang pernah aku lakukan sepanjang hidupku. Bagaimana bisa aku yang notabene sahabat key, menabur abu dari sahabat terbaikku.

Hyoyoo POV

one time, just one more time, if i am to see you again, how nice would that be.. this lingering attachment, these tears, i’ll erase everything the saying that as the bodies grow farther apart,the heart grows further apart as well is of no use to me, it’s all lies .everyday, i become more and more worn out.. i’m sorry for causing you trouble everyday, i ask myself, “can’t we go back”. even if i wring out my distressed heart and cry out, you can’t hear
now (kata-kata ini ceritanya key yang ngucapin)

Setelah kematian key, hidupku terasa hampa. Jonghyun jarang sekali tersenyum dan bercanda. Aku pun tidak bisa lagi tersenyum. Dia yang selama ini selalu membuat aku dan jonghyun tertawa.

Kulihat kardus yang ada disebelahku. Hanya ini barang key yang tersisa. Kulihat didalam ada kaset rekaman. Aku ambil kaset itu dan kumasukkan kedalam player. Kutekan tombol play.

“ayolah ambil video aku dan hyoyoo saat liburan.”, ujar jonghyun.

“apakah kau tau cinta? Aku punya seseorang yang sangat aku cintai.” Ujar key. Wah! Aku sangat kaget mendengar perkataan key. Rasa penasaraan pun muncul.

“kukira anak itu, hanya tertarik pada digicam. Ternyata tertarik juga pada perempuan.”

Setelah key berkata seperti itu, aku bingung melihat lanjutan videonya. Karena semua isi video itu adalah AKU!!

Sesak sekali dadaku melihat video ini. Semua yang ada disitu aku. Aku yang sedang tertawa bersama jonghyun, aku yang sedang menari dipantai bersama jonghyun,dan  aku yang sedang memanggil dia supaya bermain bersama kami. Kugigit bibirku, kutahan airmata yang sepertinya sebentar lagi akan mengalir deras.

“hyung, sebenarnya aku sangat menyukai hyoyoo.”,kata key.

Dadaku semakin sakit. “key??..bagaimana bisa?kau..”. kata-kataku tercekat di tenggorokan.

Author POV

“hyung, sebenarnya aku sangat mencintai hyoyoo.”,ujar key.

Videopun berjalan dan mulai menampilkan kejadian dimana jonghyun dan hyoyoo meneriaki nama dia untuk segera menghindar. Tapi sayang key tidak dapat menghindar.

Hyoyoo sangat sesak melihat kejadian ini. Bagaikan terulang kembali

“saranghaeyo.” Kata key sambil tersenyum. Setelah itu videopun mati.

Hyoyoo POV

Aku hanya bisa menangis sekeras-kerasnya.

“key bagus sekali! Kau menyiksaku disaat kau sudah tidak ada. HYOYOO BABO! Je..JEONGMAL BABO-YA! Masa kau tidak menyadarinya sama sekali? Key sekarang apa yang harus aku lakukan? JAWAB AKU!!!”

Aku menangis sejadi-jadinya. Dan terus merutuki diriku sendiri. Kenapa aku bisa sebodoh ini?

“terima kasih key! Kau telah meninggalkan sesuatu yang berharga untukku. Akan kujaga kaset ini baik-baik.”

Goodbye my love- ei8ht

annyoung jal jinaeni
hello, how are are you?
gwiyubdun ni ulgooleun yaejun gwa gateunji
is your face still cute like before..
jogeum neujen anbu neujeun ibyuleul dama sseunda
pouring out my late regards and my late farewells, i write..

ddeun geum ubsshi wae pyunjinyago mootji aneulji
i wonder if you’ll simply ask me why it’s a letter
maesaeji mini hompi heunhandae goodji
when messages on mini homepages are more common
peneul deuneun gun hokshina nae mam da mot junhwalggabwa
firmly, i pick up my pen.. just in case i can’t convey my heart
daleun bangbubeulon yukshina andwelguh gatta
i feel like i can’t do this any other way
himgyubduhla mani saranghetdun tuhla
it was really hard. when i loved you,
mwuh hana hana nae ddeutdaelo dwaeneun gae ubduhla
nothing happened the way i wanted it to
geuman nul gwaelob hyuhla seuseulo dajimhago
i keep promising myself to stop bothering you
jookeun deut gidalyuhdo niga oneun gun aniduhla
even though i wait until death, you won’t come

jalgayo nae sarang ijen bonaejoolggaeyo
goodbye, my love. i’ll let you go now.
giuk choouk modoo ijeulggaeyo
the remembrances and the memories, i’ll forget them all
jioogo jiwuhsuh sarang hanjumdo biwuh nelggaeyo
i’ll erase and erase and empty out every drop of love
nae mamaesuh
from my heart

hanbun dan hanbunman nul dashi bogae dwaemyun ulmana joeulgga
one time, just one more time, if i am to see you again, how nice would that be..
ilun duhdin milyun noonmooldo modoo jioolyunda
this lingering attachment, these tears, i’ll erase everything

momi muluhjimyun maeumdo muluhjindan mal
the saying that as the bodies grow farther apart,the heart grows further apart as well
hanado naegen soyoung ubduhla da guhjitmal
is of no use to me, it’s all lies
haru haru galsoolok chochweh haejineun naega ansseuluh
everyday, i become more and more worn out.. i’m sorry for causing you trouble
dolagal soon ubsseulgga maeileul mooluh seuseulo
everyday, i ask myself, “can’t we go back”
aetaneun nae mameul jwiuh jjanae solichyuhbwatja,naegen deulijiga anneunda
even if i wring out my distressed heart and cry out, you can’t hear
now,
chooukeh ggeutaesuhya ibyuleul ggaedaleun hoo aeya
at the end of our memories, after i’ve realized our separation,
nae mamaesuh nul bonenda annyoung
i’ll let you go from my heart.. goodbye

jalgayo nae sarang ijen bonaejoolggaeyo
goodbye, my love. i’ll let you go now.
giuk choouk modoo ijeulggaeyo
the remembrances and the memories, i’ll forget them all
jioogo jiwuhsuh sarang hanjumdo biwuh nelggaeyo
i’ll erase and erase and empty out every drop of love
nae mamaesuh
from my heart

duh shigani jinamyun nuhleul ijeul jool alatneundae
i thought i would forget you as time goes by
dashi ddo dashi nun nae mamsokae chajawa
but you keep finding your way into my heart again and again

andwaeyo nae sarang bonelsooga ubneyo
i can’t.. i can’t let go of my love
geudel geudel ijuhya haneundae
i have to forget you, you
jioogo jiwuhdo naegen ddo geudae bboonin gabayo
no matter how much i try to erase
i guess you’re the only one for me
mian haeyo
i’m sorry

credit back to crazykootie@soompi for the lyric

ps: ya ampun ampe sekarang aku ga bisa buat ff yang main castnya onew. Padahalkan onew bisku L. Aduh kenapa ya??takut banget bikin ff yg main castnya onew. Oh iya! Dear reader kalian tonton mvnya ya. Bagus loh! Ada jinwoon oppaku disana.hehehehe. onew: (buru-buru bawa piso trus ngejar jinwoon buat dicincang).

 

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

BLOODY 19th – Part 1

BLOODY 19th

PART 1

Author : Lynda a.k.a Lynmvpshyni, Lida a.k.a SHyning SoHee, Ia-chan a.k.a Eunbling-bling

Cast:  Choi Sulli (Sulli f(x)), Choi Minho (Minho SHINee), Lee Taemin (Taemin SHINee), Lee Jinki (Onew SHINee), Kang Jiyoung (Jiyoung KARA)

Genre: Thriller, Horror, Romance, Alternate Universe

Length: Chaptered

Rating: PG 16 – NC 17

Little Inspired: Drag Me to Hell, Haunted School

PS: Anggep umur Sulli Taemin Jiyoung itu 19, Minho 20, Onew 21 O.K.. kekekekeke~

Ratingnya kami pake NC, sebenarnya tidak ada unsur apa-apa yang berbau ‘itu’ cuman isi FF ini kebanyakan pembunuhan dan akkhh.. pokoknya gitulah… Yang niat baca.. baca aja… yang enggak ya enggak usah, kami enggak maksa kok 😀

**************************************************************** Continue reading BLOODY 19th – Part 1

Married Idol – Part 6

Married Idol

(chapter 6)

Title : Married Idol

Author : Onmithee

Main Cast  : Kim Rumi, All Shinee member

Support Cast : Rumi’s Eomma, Nyonya Lee, Manager SHINee

Length : Sequel,

Genre : Romance, Friendship

Rating : PG-15

Summary : Kim Rumi gadis berusia 24 tahun, dia gadis yang sangat childish, sangat mengidolakan SHINee dan maknaenya Lee Taemin. Di usianya yang sebenarnya masih muda, dia dijodohkan dengan seorang pria yang merupakan salah satu dari idolanya yaitu Lee Jinki leader dari SHINee. Bagaimana mereka berdua menjalani kehidupan pernikahannya? Apakah mereka akan menjalaninya dengan penuh kebahagiaan? Ikutilah kisahnya ini ^^ Continue reading Married Idol – Part 6