BREATHE EASY [1.2]

Tittle : Breath Easy

Main Cast : Kim JongHyun,and YOU

Other Cast : Jung Jessica

Author : Oki a.k.a woo~minki

Length : Twoshot

Genre : Romance

HELLO…. HOW ARE YOU? ME,I’M FINE. Ini Twoshot dari aku,sebenarnya siih ini udah di publish di blog aku,dan aku kirim ke blog lain dengan Main Cast yang berbeda. Seperti biasa,perempuan disini anggap aja diri kamu sendiri yya.


BREATHE EASY

Semuanya seakan mempermainkanku,matahari yang awalnya bersinar dengan teriknya malah kembali bersembunyi ke dalam pelukan sang awan. Terik dan menyengatnya sinar matahari digantikan oleh tetesan air hujan yang membasahi bumi dan seakan tidak rela melihat matahari bersinar.

Itu bagaikan gambar diriku. Semua orang seakan tidak rela melihatku untuk terus tersenyum,mereka hanya menginginkan aku untuk menangis. Semua siksaan ini membuatku tidak sanggup untuk menahan air mataku.

Masih tersimpan dengan jelas di dalam memoriku, di mana semua orang meremehkan aku yang menjadi kekasihnya. Apa salahku? Hingga aku tidak boleh merasakan kebahagiaan yang sebenarnya.

”Kau tidak pantas untuk bersamanya” Orang-orang berkata dengan lidah mereka yang tajam yang mampu menusuk hatiku. Dan Aku? Aku hanya bisa terdiam dan menangis. Senyum yang awalnya merekah dibibirku malah tergantikan oleh suara tangisan yang sedari tadi aku tahan.

”Jangan dengarkan kata orang lain,mereka tidak mengerti tentang kita”

Dia,Kim Jonghyun berusaha untuk menenangkanku tentang tanggapan-tanggapan orang-orang di sekitar kami. Dia,adalah namja yang paling sempurna yang pernah aku temui,setelah ayahku. Melihat wajah tampannya,membuat jantungku berdetak dengan dengan cepatnya. Menilik kesempurnaan yang dimilikinya,aku patut merasa tidak pantas jika berada di sampingnya.

”Tapi,bukankah perkataan semua orang itu benar? Aku memang tidak pantas untukmu,Kim Jonghyun . Kau terlalu sempurna untukku”

”Heii… Sudah aku bilang berkali-kali. Jangan dengarkan kata orang,mereka tidak tau tentang kita. Mereka tidak berhak menilai tentang dirimu. Bagiku,kaulah perempuan paling sempurna yang pernah aku temui,setelah ibuku.”

Dia,selalu sukses membuatku merasa tenang dan nyaman. Senyumnya selalu menenangkanku,kedua lesung pipi yang menghiasi wajahnya menambah kesempurnaannya. Entah,sudah berapa kali aku selalu bilang padanya jika aku merasa tidak pantas untuknya tapi dia dengan hebatnya meyakinkan diriku.

* * *

”Apakah kau sedang sibuk Mr. Kim..?” tanyaku yang saat ini telah berada di ruangannya. Selain wajah tampannya yang sempurna,dia memiliki kesempurnaan lain yang membuat semua orang iri. Dirinya,merupakan pimpinan di sebuah Departement Store yang ada di Korea. Banyak orang yang menyanjungnya,karena di usianya yang muda dia mampu memimpin perusahaan sebesar ini.

”Tidak.. Memangnya ada apa Mrs.Lee?” tanyanya,sambil tersenyum menampilkan kedua lesung pipinya. Hh… Senyumnya selalu sukses membuatku lupa bagaimana caranya bernafas.

”Aku hanya ingin mengajakmu untuk makan siang bersama,kau pasti belum makan kan sejak pagi?”

”Baiklah,tunggu aku sebentar lagi. Kau duduk saja di sofa dahulu”

Akupun menuruti perintahnya duduk di sofa yang telah tersedia di ruangannya. Sepertinya,dari tadi aku belum memperkenalkan diriku. Nama Lee ____,aku merupakan tunangan dari seorang namja yang sempurna bernama Kim Jonghyun,tapi banyak yang tidak merestui hubungan kami(selain kedua orangtuaku dan kedua orangtuanya). Banyak orang yang mengatakan aku tidak pantas jika bersanding dengannya,mereka mengatakan Jonghyun terlalu sempurna untukku karena aku hanyalah seorang Mahasiswa biasa saja,jika dibandingkan dengan Jonghyun yang sempurna aku bukanlah apa-apa.

”Baiklah,Mrs. Lee___ mari kita makan”

# # # #

”Bagaimana dengan kuliahmu?” tanyanya saat kami telah duduk berhadap-hadapan di restorang langganan kami.

”Cukup baik…..”

”Cukup??” tanyanya heran sambil menaikkan sebelah alisnya.

”Ya,cukup baik. Memangnya kau mau aku menjawab apa?”

”Setidaknya ceritakanlah semua kegiatanmu di Kampusmu Mrs. Lee”

Akhirnya aku menceritakan semua kegiatanku di kampus,mulai dari kegiatanku yang menjadi panitia di sebuah pentas seni di kampusku hingga kegiatan belajarku di kampus. Jonghyun menyimak dengan baik,sesekali dia tertawa jika aku menceritakan sebuah cerita yang lucu,dan kadang dia memberikan sebuah nasihat jika aku mengeluh padanya.

”Nah,sekarang bagaimana denganmu Mr.Kim? Apa kegiatanmu?”

”Hanya hal biasa..”

Sekarang gilirannya yang bercerita,aku menyimaknya dengan baik. Kadang-kadang memberikan komentarku seperlunya. Ingat,aku hanya mahasiswi dari Jurusan kedokteran,jadi aku tidak begitu mengerti tentang bisnis.

”Sepertinya waktu istirahatmu telah habis” kataku mengingatkannya.

”Kau benar,tapi aku masih ingin bersamamu. Aku masih rindu padamu”

”Kita masih bisa bertemu besok,kan? Jika aku telah selesai dari semua tugasku,aku akan menemuimu. Ok?”

”Baiklah.. Kau harus hati-hati Mrs.Lee.” katanya seraya mengecup keningku lembut. Hhhh… Kadang-kadang aku merasa lelah,lelah akan kesibukannya di kantor. Well,dia merupakan seorang WorkaHolic,sedangkan aku… Kami benar-benar berbeda.

* * * *

Sudah seminggu aku tidak bertemu dengan Siwon,rasanya kangen juga. Ah,aku ingin segera menemuinya. Well,lebih baik aku ke kantornya saja,tanpa memberitahukan kabar tentang kedatanganku. Aku ingin melihat reaksinya jika tau,aku ada di kantornya tiba-tiba.

# # #

Saat aku tiba di kantornya,banyak orang yang memandangku dengan tatapan yang berbagai macam. Ada yang menatapku dengan tatapan heran dan ada yang menatapku penuh dengan kebencian. Aku sudah terbiasa mendapatkan tatapan ini saat aku tiba di kantornya Jonghyun. Mungkin mereka iri padaku,karena aku yang merupakan mahasiswa biasa-biasa saja malah bisa menjadi pacar sekaligus tunangan dari Bos mereka.

Saat ingin masuk ke ruangan Jonghyun,aku bertemu dengan calon mertuaku –sebut saja begitu-

”Annyeong..” kataku sopan sambil membungkukkan badanku.

”Annyeong.. Wah,kau ingin bertemu dengan Jonghyun?” tanyanya dan aku hanya mengangguk sopan.

”Dia ada di ruangannya,kebetulan aku baru saja dari ruangannya. Dia,nampak stress. Jadi hiburlah dia” kata Tuan Kim sambil menepuk pundakku lembut lalu pergi lagi.

Hhhh.. Apa benar dirinya sedang stress? Dia tidak pernah mau bercerita padaku.

“Apakah kau baik-baik saja Mr.Kim ?” kataku langsung saat masuk ke dalam ruangannya. Dia sedang duduk di kursinya tenggelam di balik laptopnya.

“____ kau menganggetkanku.” Katanya lalu berdiri dan akhirnya aku berada di pelukannya. Pelukannya sungguh hangat hingga menjalar ke seluruh tubuhku yang awalnya kedinginan.

“Sepertinya kau sedang serius ya? Aku jadi tidak enak mengganggumu” kataku lalu melepas pelukannya.

Dia berjalan dan duduk kembali di kursi kebanggaannya. Aku mengikutinya dan berdiri di belakangnya sambil memijat pundaknya.

“Enak sekali Mrs.Lee… Disini-disini,itu bagian yang paling pegal” katanya sambil menunjuk pundaknya yang sebelah kanan.

“Hei.. Kau kira,aku ini tukang pijat apa?”

”Hahahaha… Tapi sepertinya kau cocok untuk menjadi tukang pijat. Pijatanmu benar-benar enak..”

”Auuwwww.. Kenapa kau malah menjitakku?” katanya sambil meringis pelan karena aku baru saja menjitak kepalanya.

”Kau sungguh menyebalkan Jjong.. Lebih baik aku pulang saja” kataku merajuk lalu mulai beranjak pergi,tapi Jonghyun menarik tanganku dan membuatku berbalik menghadap ke arahnya.

”Hei.. Aku kan hanya bercanda,sudahlah jangan marah lagi. Jika kau sedang ngambek,kau sangatlah imut membuatku makin jatuh cinta padamu” katanya.

”Auuwwww…Kenapa kau malah mencubit perutku?” katanya protes lalu mengacak-acak rambutku.

”Heiii.. Rambutku jadi  berantakan,kan? Kau sungguh menyebalkan Mr.Kim” kataku lalu menggelitiki perutnya,dan dia tertawa kegelian. Dia balik menyerangku dan akhirnya kami malah berperang.

”Sudah.. Aku capek tertawa terus..” katanya menyerah lalu duduk di sofa,dan aku mengikutinya duduk disampingnya.

”Bagaimana terapi dariku? Aku dengar dari ayahmu,kau sedang stress.. Mari bercerita padaku,apa yang membuatmu Stress?”

”Hanya masalah kantor biasa.. Tapi yang membuatku stress karena aku tidak bertemu denganmu selama satu minggu” katanya sambil menggenggam tanganku. Semburat merah muncul dari pipiku,seorang Kim Jonghyun ternyata pandai membuat jantungku berdetak dengan cepatnya.

”Well.. Aku merasakan hal yang sama,dan akhirnya aku muncul disini” kataku sambil menyenderkan kepalaku di pundaknya. Pundak yang selalu ada di saat aku membutuhkan tempat bersandar.

”Minggu depan,aku ada proyek di Jepang. Hh.. Aku jadi tidak bisa bertemu denganmu,lagi kan?” katanya manja.

”Kan,masih ada minggu-minggu yang lain Mr.Kim?”

”Kau,ikut denganku saja bagaimana? Ayolah,,sekalian kita berlibur. Kita,kan sudah jarang berlibur bersama.”

”Aku ingin Jjong.. Tapi,aku masih harus menyelesaikan tugasku.”

”Hhh… Baiklah kalau begitu. Ingat,jangan macam-macam. Jangan melirik namja lain”

”Seharusnya,aku yang harus berkata seperti itu padamu.”

Apakah,aku harus menceritakan ini padanya? Sebenarnya,alasanku tidak mau di ajak bersamanya karena aku ingin mengurus beasiswaku untuk meneruskan kuliahku di Amerika. Egoiskah aku? Karena aku tidak mendiskusikan ini padanya? Aku selalu memaksanya untuk bercerita padaku,tapi aku tidak pernah mau bercerita padanya. Padahal ini merupakan sesuatu yang cukup penting.

* * *

”Apakah,kau telah membicarakan beasiswamu pada Jonghyun ?” tanya ummaku saat aku duduk di meja makan.

”Belum.. Tapi,pasti aku akan menceritakan semuanya padanya nanti. Dia sedang sibuk akhir-akhir ini,aku takut untuk mengganggunya.” kataku kalem.

Kadang aku berpikir,apa reaksi yang akan aku dapatkan jika aku memberitahu dirinya tentang beasiswaku. Apakah,dia akan menahanku seperti di drama-drama ketika seorang perempuan berkata pada si laki-laki jika dirinya akan pergi,atau dia malah dengan senang hati membiarkan aku pergi.

Aku bosan.. Sangat bosaan.. Akhirnya,aku memutuskan untuk duduk di sofa ruang TV,sambil menonton TV. Tidak,ada yang menarik bagiku.. Ummaku tiba-tiba duduk di sofaku dan merebut remote TV yang sedari tadi aku pegang.

”Sini,umma mau nonton acara gosip-gosip..”

Aku yang amat sangat tidak suka dengan acara gosip melengos pergi. Tapi,suara dari pembawa acara itu menahanku.

”Pengusaha muda Kim Jonghyun,kepergok jalan bersama model bernama Jung Jessica di salah satu pusat perbelanjaan di Jepang…”

DEG..

Seketika,kakiku lemas air mata menggenang dipipiku,aku jatuh terduduk sambil menangis.

”___,kau tidak apa-apa?” umma membantuku untuk bangun lalu memelukku.

TBC

GIMANA?? ceritanya pasti membosankan banget yya? dan terkesan datar? huahaha.. maaf kalo jelek atau apaun itulah namanya.. Aku buatnya bener-bener dalam keadaan Stress dan gimana gituuu.. jadinya bikin ff yang begini. Maaf banget yya sekali lagi..

Aku masih belum bisa nulis ff sesering mungkin jadi maafin yya kalau belum update bangeet,aku masih nyiapin diri buat UN nanti sama SNMPTN. Hhehehe… Doakan aku yya??

18 thoughts on “BREATHE EASY [1.2]

  1. ada typo dikit author.
    ini dlu’y cast’y siwon ya?hehe~

    tp aq suka jjong meranin peran ini.cocok lah jd workaholic,haha xD

    terkesan datar krna mgkn konflik’y blm muncul sluruh’y,blm complicated bgt.

    dtggu ya part 2’y.
    hwaiting buat UN sm SNMPTN’y x)

  2. Uaaaa jjong TT,TT
    kamu itu beneran selingkuh atau gosip doaaaang?
    Penasaraan, oki eonn keren ya stress bisa bkin ff keren
    kalo uci mah stress langsung berguling di kasur sambil makan coklat seabreg #apaini #abaikan
    ditunggu lanjutannyaaa ^^

  3. Ko tibatiba ada siwon?
    Jong ko jahat
    Ngapain dia sama jung jessica
    Padahal udah janji
    Hemmm
    Dasar kin jonghyunn *jitakk jjong*
    Lanjutt

  4. haaaa… Jonghyun mah kebiasaan gtu.. Playboy abiss.. Haha.. *digebuk blingers
    Lanjuuut thor.. Bkin pnasaran..

  5. Pemilihan kata-katanya enak. Bahasanya baku, sampai kadang-kadang terkesan kaku.
    Overall, bagus. Aku suka, ceritanya ngalir banget. Nggak meledak-ledak -memang bukan petasan kan?- tapi nggak datar kok.
    Setuju banget ama Mrs. Lee, SAY NO TO GOSSIP!

  6. kereen,,, kereeen,,,
    Q suka sama jalan cerita.a…..
    Jjong jdi workaholic..??? Cocok…..
    Moga2 gosip itu gak bener…..

  7. kurang teliti ngeditny chingu, cast yg dulu itu siwon yak?
    ceritanya ga ngebosenin kok, efek stres bsa bkin ff itu daebak namany
    aku lanjut ke part 2 *keliatan yg males baca sequel*
    keep fighting🙂

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s