Hey, Can You See My Heart? – Part 1

Title                : Hey, Can you see my heart? Part 1

Cast                : SHINee, Kim Jong Eun, Lee Yoora, Park RaeNa

Genre             : Romance

Rate                : PG15

Author           : Mutiaadha

Summary      : Aneh. Perasaan ini mengapa muncul di waktu yang tidak tepat? Mengapa aku memiliki perasaan yang seperti ini padanya? Salahkah aku? Sungguh, salahkah aku jika mencintainya disaat ia telah memiliki seseorang yang mengisi hatinya? Entahlah, aku tidak tau mengapa aku seperti ini. Aku hanya ingin dia dapat melihatku sebagai seorang namja.

~Jong Eun POV~

Suatu sore, di lapangan basket, sehabis pulang sekolah…

“Choi Minho!!!”

“Minho Oppa, fighting!”

“Minho….”

Teriakan menggelegar dari pinggir lapangan basket ketika anak-anak club basket sedang latihan sore itu.

Anggota tim basket yang mayoritas adalah para namja keren itu pun selalu jadi tontonan wajib ketika mereka mengadakan latihan seusai sekolah berakhir. Dan yang paling banyak dapat dukungan adalah sang kapten, Choi Minho.

Tak heran jika sedari tadi nama Minho selalu menggema keseluruh penjuru lapangan.

“Choi Minho Choi Minho fighting Choi Minho!” Teriak Rae Na, sahabatku yang juga ikut menyemangatinya.

Aku tersenyum menanggapi mereka semua. Pandanganku kini hanya tertuju pada sosok Minho yang sedang asik dalam permainannya. Ia begitu lincah, mendrible bola basketnya dan kemudian melemparnya kedalam ring. Dan setiap Ia berhasil memasukan bola, maka sorak-sorai pun akan bergema lagi, sedang Ia hanya akan berlari mengelilingi lapangan dengan senyum penuh kemenangannya yang selalu sukses membuat yeoja-yeoja meleleh dengan karismanya. Dan… part yang paling aku suka adalah, ketika Ia berlari maka poni panjang semi basahnya itu akan terlihat sangat memukau *bayangin rambut Minho konsep RDD*

“Dia keren bukan?” sahut Rae Na yang tak juga melepaskan pandangannya pada sosok Minho.

“Ya selalu”

Dan beberapa menit kemudian kulihat Siwon soesengnim memberikan waktu istirahat sejenak kepada anggota club basket.

“Oppa!” aku melambaikan tanganku kearah Minho Oppa yang waktu itu sedang duduk dipinggiran lapangan basket, Ia tersenyum kepadaku, aku kemudian berlari menghampirinya “sudah selesai latihannya?” tanyaku sambil menyerahkan sebotol air mineral kearahnya.

Ia menyambut air mineralku, meneguknya setengah sambil kemudian menatapku “Belum”

Aku menghempaskan tubuhku duduk dibangku sebelahnya “Ah sekarang sudah sore, tapi belum selesai juga, aku tau kau pasti lelah ya”

Ia tersenyum dan meneguk air mineralnya lagi “Sebentar lagi ada turnamen, jadi aku harus berlatih keras agar dapat hasil yang terbaik”

“Ya… ya .. ya arraseo. Kau benci kekalahan kan, hmm.. baiklah kalau begitu berlatih dengan keras ya, semangat!”

Ia tersenyum lagi dan kini mengacak-acak rambutku “Gumawo jagiya~”

“Ne, jangan malam-malam pulangnya, nanti kalau sudah sampai rumah telfon ya aku ya~”

“Ne, kau juga hati-hati, mianhae tak bisa mengantarmu pulang”

“Ahh gwaenchana, kalau begitu aku pergi dulu Oppa, annyeong~” kataku beranjak pergi, tapi tiba-tiba aku merasakan Ia menarik tanganku.

Aku menoleh lagi kearah Minho Oppa yang kini menatapku hangat.

“Saranghae~” katanya kemudian.

“Nado saranghaeyo” balasku sebelum akhirnya pergi meninggalkannya.

Minho…. Ketua club basket itu, yang tampan, tinggi, berkarisma dan menjadi pujaan para yeoja itu kini adalah namja chinguku. Tidakah kalian berpikir kalau aku sangat beruntung memilikinya?

“Jong Eun?!” tiba-tiba saja aku merasakan seseorang menyentuh pundakku, menyadarkanku dari segala lamunanku tentang Minho. Dan kulihat Yoora, sahabatku sudah berdiri tepat disampingku bersama Jinki sunbae, pacarnya.

“Kalian..”

“Kau tidak pulang?”

“Ini baru mau pulang”

“Sendirian?” tanya Yoora yang langsung kusambut dengan anggukan kepalaku.

“Tadi sih sama Rae Na tapi entahlah aku tidak tau sekarang Ia dimana”

“Ikut bersama kami saja, kebetulan aku bawa mobil” tawar Jinki sunbae.

Dan aku baru saja akan menyambut niat baik Yoora dan Jinki sunbae kalau saja tak ada suara seseorang yang mengajakku pulang bersamanya.

“Jong Eun pulang bersamaku~~”

“Lee Taemin!” seruku ketika melihat salah satu sahabatku sudah hadir disampingku.

Taemin adalah sahabatku sejak SMP, kami cukup dekat sampai sekarang, tetapi beberapa tahun lalu Taemin sempat menetap di Amerika karena ayahnya ditugaskan disana, ya ayahnya adalah seorang diplomat dan itu menuntut keluarganya untuk pindah tempat tinggal sesuai dengan tempat dimana ayahnya ditugaskan. Sekarang saja ayahnya ditugaskan di Belgia, tetapi karena Taemin sudah besar, Ia memutuskan untuk tetap tinggal di Seoul sendirian dengan menyewa apartemen didekat rumahku, Ia tidak begitu suka untuk tinggal berpindah-pindah seperti itu. Ia sering mengalami kesulitan beradaptasi di suatu lingkungan yang baru.

Dan karena kebetulan orangtuaku juga sama seperti Taemin, menetap di luar negeri untuk urusan perkerjaan –tapi bedanya orangtuaku bussinessman bukan diplomat seperti Taemin- Taemin jadi merasa senasib sepenanggungan denganku dan Jonghyun Oppa, ya itulah sebabnya kenapa aku dan Taemin sangat dekat, selain karena seluruh keluarganya menetap di Belgia, tante serta omnya juga tinggal di daerah Busan, jadi di Seoul Taemin benar-benar sendirian, dia hanya tinggal memiliki aku dan Jongyun Oppa yang sudah dianggap seperti keluarganya sendiri sejak lama.

“Ya rumahku dan Jong Eun kan searah” Taemin merangkul pundakku erat.

“Hah baiklah arraseo, ya sudah kalau begitu, kami duluan saja, annyeong” Yoora langsung meninggalkan aku dan Taemin berdua.

“Kkaja”

“Langsung pulangkan?”

“Sepertinya tidak, kau harus mengantarkan ku kesuatu tempat”

“Kemana?”

“Aku lapar, bagaiamana kalau kita makan sesuatu”

“Hah boleh juga”

***

~Taemin POV~

“Hah Taeminnie aku kekenyangan” gerutunya sambil berjalan pelan dibelakangku.

“Makanya kalau makan itu sewajarnya saja, kau ini malah memesan banyak menu, beginilah akibatnya!!!”

“Ah Taemin, kau harus menggendongku! Aku sungguh tidak kuat berjalan”

“Sheiro kau pasti berat!”

“Haish kau ini tidak bi… Wow Taemin lihat ini cepat!” Jong Eun menarik tanganku kedepan sebuah etalase toko sepatu dan menunjuk sebuah sepatu flat. “lihat, bagus sekali kan~”

“Kau suka?”

Ia mengangguk “Onni, igoseun olmaimnikka ” (ini berapa harganya?)

“Empatpuluh dollar”

“Mwo? Igoseun wae pissamnikka?” (mengapa barang ini mahal)

“Kau tidak jadi membeli?” tanyaku begitu melihat Ia meninggalkan toko sepatu itu begitu saja.

“Ani harganya mahal aku tidak punya uang”

“Tapi kau suka?”

“Ya, nanti saja aku minta Jonghyun Oppa membelikannya untukku, kalau Ia tidak mau ku usir dia dari rumah hehe. Sudah ayo kita pulang ini sudah sore!”

“Hah baiklah”

Aku menurut pasrah tapi sebelumnya aku sempat melirik kearah sepatu yang tadi ditunjuk Jong Eun sambil kemudian tersenyum cemerlang.

Aha aku dapat ide.

“Jong Eun~ah, tunggu aku!!!” seruku seraya mengejarnya yang sudah terlebih dahulu berjalan meninggalkanku.
***

Jong Eun POV

“Kau mau mampir dulu tidak?” tawarku begitu Taemin menghentikan motornya tepat di depan rumahku.

Taemin menggeleng “Tidak terimakasih, satpammu sepertinya galak” kata Taemin sambil memperhatikan seseorang dibelakangku.

“Satpam?” aku mengikuti arah pandangannya, dan melihat Jonghyun Oppa sudah berdiri sambil melipat tangannya di dada, menatap kami tajam, dan sepertinya dia siap mengintrograsi Taemin.

“Oppa, kau sudah pulang? Bukankah ada latihan basket sama seperti Minho?”

Jonghyun Oppa sedikit melebarkan matanya lalu kemudian saling berpandangan dengan Taemin.

“Latihan basket apa, kami sudah selesai sejak tadi”

“Tapi Minho Oppa tadi-“

“Hahaha” Taemin tiba-tiba saja tertawa kecil “kau itu seperti tidak mengenal dia. Dia itu selalu berlatih lebih keras dari yang lainnya!”

Aku mengangguk setuju. “Iya yah”

“Hyung, kau tambah tampan akhir-akhir ini ya?” kata Taemin mengalihkan pembicaraan.

“Ah jangan bilang kau menyukaiku”

“Ani, aku hanya sedang mencoba merayumu agar tidak kena omelan karna telah membuat dongsaengmu itu pulang malam, hehe” Taemin tertawa garing.

“Dasar kau licik, sudah sana pulang!”

“Ne, annyonghi kyeshipshiyo” (selamat tinggal)

“Anneyeonghi kashipshiyo” (selamat jalan)

***

Aku mengintip dari jendela kamarku. Saat ini diluar hujan, dan hari juga sudah semakin malam tetapi Minho Oppa belum juga mengabariku, padahal tadi siang disekolah, Ia berjanji akan menelfonku jika Ia sudah selesai latihan.

Apa Ia sudah selesai latihan hari ini?

Apa Ia baik-baik saja?

Apa Ia sudah sampai dirumah?

Ah begitu banyak pertanyaan yang muncul dikepalaku, aku sangat khawatir padanya jadi kuputuskan untuk menghubunginya duluan.

Terdengar nada sambung untuk beberapa saat, tapi kemudian handphonenya tidak aktif.

Aku tambah panik. Tanpa berpikir panjang lagi kusambar jaket yang menggelantung dibelakang pintu kamarku, kemudian berlari pergi ke rumah Minho Oppa.

Kuterobos derasnya hujan dengan hanya bermodal payung. Dan aku hanya butuh waktu 10 menit untuk sampai kerumahnya, karena memang jarak rumahnya tidak begitu jauh dari rumahku.

Rumahnya gelap, aku yakin tak ada orang didalamnya, jadi kuputuskan untung menunggunya didepan rumahnya, siapa tau Ia akan segera pulang.

Dua jam kemudian…

Aku sudah tidak kuat lagi, aku sudah menunggunya selama dua jam, tapi Ia tak kunjung datang. Dan kini aku merasakan tubuhku lemas, kepalaku pusing dan mataku berkunang-kunang, mungkin karena terlalu lama berdiri ditengah hujan seperti ini.

Mendadak payung yang kupegang terlempar ketanah, tubuhku hampir tumbang kalau saja tak ada seseorang yang menangkap tubuhku.

Kuarahkan pandanganku kearah orang tersebut dan menemukan Minho Oppa dihadapanku. Aku tersenyum kearahnya, tapi Ia tak membalasnya, Ia panik dengan kondisiku saat ini.

“Jong Eun~ah kau… kau kenapa?”

“Oppa

“Gwaenchana?”

“Ne, gwaenchanayo”

“Haish kau ini, apa yang sedang kau lakukan didepan rumahku hujan-hujan begini, kau mau sakit hah?!” Minho Oppa mengomeliku tetapi aku tau kalau Ia sangat khawatir padaku “ayo masuk, kau bisa mati kedinginan disini”

Aku mengangguk setuju dan Minho Oppa pun memapahku masuk kedalam rumahnya.

Aku tersenyum, sekarang aku bisa tenang, ternyata Minho Oppa baik-baik saja, tidak terjadi apa-apa padanya. Mungkin ini hanya perasaan khawatirku saja yang berlebihan.

***

Taemin POV

“Jeongmal? Hah baiklah hyung akan kucari Ia sampai ketemu!” aku langsung mengakhiri percakapan dengan Jonghyun Hyung ditelfon.

Kusambar kunci mobilku  yang kuletakan didalam laci, kupikir lebih baik aku menggunakan mobil sekarang, karena cuaca diluar sedang hujan, untung saja selain memfasilitasiku dengan motor, Appa juga menyiapkan mobil untukku, walaupun sebenarnya jarang kugunakan, aku tidak terlalu suka menggunakan mobil, tetapi ternyata akhirnya mobil itu berguna juga disaat-saat darurat seperti ini.

Aku masuk kealam mobilku, kemudian melesat pergi menyusuri jalanan sekitar, berharap dapat menemukan Jong Eun secepatnya.

Aku sangat panik setelah mendapat kabar dari Jonghyun hyung kalau dongsaengnya itu pergi dan tak kembali lagi sejak dua jam yang lalu.

Jonghyun Hyung juga sangat khawatir padanya karena Jong Eun pergi ketika diluar sedang hujan lebat ditambah Ia juga tidak membawa Hp nya, Hp nya tertinggal di tempat tidurnya.

Aku kini memutuskan untuk mencari Jong Eun, sedang Jonghyun Hyung tetap berada dirumah, menunggunya, takut kalau sewaktu-waktu Jong Eun sudah pulang terlebih dahulu.

Jujur saja, otakku tak mampu berpikir jernih sekarang. Aku takut kalau sesuatu yang buruk terjadi padanya, takut kalau ada yang berniat jahat padanya.

Kucoba menghubungi Minho, berharap Jong Eun ada bersamanya, tapi ternyata Hp nya tidak aktif. Lalu kemana dua orang ini pergi? Apa mereka bersama?!

Ahh kepalaku hampir meledak. Akhirnya aku memutuskan untuk datang kerumah Minho berharap dapat menemukan Jong Eun disana.

Dan senyumku mengembang ketika melihat seorang gadis yang amat ku kenal sedang berdiri didepan rumah Minho dengan sebuah payung kecil ditangannya.

Itu dia. Kim Jong Eun.

Hah untunglah Ia baik-baik saja. Tapi tunggu dulu….

Aku melihat ada sesuatu yang aneh pada dirinya, tubuhnya oleng dan kupikir Ia akan segera jatuh.

Buru-buru kulepas seatbelt-ku dan kudorong pintu mobil untuk segera berlari kearahnya.

Tetapi aku mengurungkan niatku ketika melihat sudah ada yang menghampirinya dan menangkap tubuhnya sebelum Ia sempat jatuh ketanah.

Aku terpaku.

Terdiam ditempatku.

Mataku tak lepas dari sosok dua orang dihadapanku ini. Kupandangi namja yang kini berusaha memapah Jong Eun masuk kedalam rumah.

Choi Minho.

Aku tidak tau mengapa tiba-tiba aku merasakan sesuatu yang aneh pada diriku. Mengapa aku merasakan perasanan seperti ini, mengapa aku tidak suka melihat mereka bersama, apakah aku memiliki perasaan pada Jong Eun?

Ya tuhan, mana mungkin seperti itu, mana mungkin aku mencintai sahabaatku sendiri.

Aku tersenyum getir sambil kemudian memencet nomer handphone Jonghyun hyung.

“Hyung, aku sudah menemukannya, Ia bersama Minho saat ini~”

TBC

Hehe J maaf ya kalo awalannya aneh begini hoho

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

31 thoughts on “Hey, Can You See My Heart? – Part 1”

  1. aigoo!jongeun’y perhatian bgt minho!
    itu minho’y pulaang malem bgt,ngapain aja tuh?
    apa latihan?kalo ia,ko ampe malem gitu -_-

    hyaaa!taemin,dr sahabat jg bisa jd cinta x!haha xD
    ah penasaran!kajja lanjut ya xD

  2. cinta segi-3…..:P
    Paling suka baca ff dgn tema ini… Apa lagi kalau sad end…. D A E B A K deh….*keluar jalur
    Minho dari mana tuh..??? Jgn2 dia selingkuh lagi……*ngarang
    #digampar Minho….
    Taemin kasiaaan,,,, sini kn masih ada aQ…….
    #di gebukin Taemints…
    Chingu….
    Key umma.a kok gak d munculin…????
    Next chap…

  3. wah, uri maknae taeminie ska ma jong eun neh.
    Tp jong eun nya dah pny minho.
    Ma noona ja sini taemin. Ahaha#plakk
    jgn lma2 y publishx author.
    Dah pnasaran neh.
    Hehehe..

  4. Eehhhm sdkt curiga ma minho n rae na nta ngapa aq mrs da sesuatu diantara mrk.
    ha ha ha sotoy.
    Ditunggu next part na chingu 🙂

  5. Kyaaaa stelah berminggu2 nyari2 ff yg enak di bca,, akhrnya berlabuh disini,,, hhehehehe

    Di tnggu lanjutannya,, #plakkkkk
    Jlas2 udah ada lnjutannya,, kekekekek

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s