Gwinshin Neomu Yeppeo

  • Title : Gwinshin Neomu Yeppeo / Ghost You’re so Pretty
  • Author : Destiani a.k.a deztaem
  • Cast :
  • Taemin
  • Gummy
  • Other Cast :
  • Minho
  • Onew
  • Jonghyun
  • Key
  • Genre : Horror, romantic
  • Rating : PG 15

Sungguh melelahkan setelah dua hari kemarin aku mengikuti acara camping di sekolah.  Badanku terasa pegal ingin rasanya aku berada di dorm agar bisa istirahat, tapi sayangnya sampai sekarang aku masih berdiri didepan sekolah. Aku menunggu seseorang untuk menjemputku, Key Hyun akan menjempuku namun 30 menit menunggu dia tak datang juga. Aku terus memperhatikan mobil berlalulalang dihadapanku,mencoba menemukan mobil milik key.

“Hyun lama banget sih, gak tau apa aku nunggu disini kepanasan.” Gerutuku

Tak lama kemudian mobil berwarna putih milik key berhenti didepanku, aku segera membuka pintu mobil dan duduk tanpa memberi salam terlebih dahulu padanya. Aku benar-benar marah pada hyun Key  sehingga aku tak ingin melihat wajahnya.  aku terus memalingkan wajahku keluar,  lebih baik aku melihat jalanan kota seoul daripada harus lihat wajah almight Key .

“gimana acara camping nya?” tanya Key yg memecahkan keheningan

“ya gitu deh.” Jawabku ketus

“jiahh ni anak kenapa sih, Orang nanya baik-baik jawabnya ketus?”

“Aku marah padamu hyun yg gak bisa tepatin janji, mana katanya mau jemput aku tepat waktu tapi kenyataannya” jawabku  dengan penuh emosi

Pletak sebuah jitakan jatuh tepat dikepalaku,

“aishh sakit hyun.” Rengekku,  aku segera membalasnya namun tunggu dulu aku tidak melihat hyung disampingku, disampingku tidak ada orang sama sekali namun menggapa mobil ini bisa jalan tanpa ada yg mengendarai.

“aaaaaaaaaaaaaaaaaaa tidakkkkkkkkk” teriaku , aku langsung pindah kebelakang  dan memeluk Key.

“hyun kenapa mobilnya bisa jalan sendiri?” tanyaku gemetaran

“kata siapa bisa jalan sendiri? Itu temen aku yg nyetir.”

“mwo? Hyun jangang bercanda deh jelas-jelas aku tidak  melihat ada orang didepan”

“omo aku sampai lupa memberitahumu kalau temanku yang satu ini gak bisa dilihat oleh orang lain kecuali  orang terentu saja yg bisa melihatnya.”

“mwo? Berarti  temen hyun itu hantu?” jawabku refleks

Pletak Key menjitaku untuk ke-2 kalinya

“ssstt  hati-hati kalau bicara” ucap key pelan.

Key menceritakan semua tentang teman barunya itu, ya seperti yg aku duga sebelumnya teman hyun adalah hantu. Teman Key itu bernama Gummy , dia bisa dibilang hantu karena dia tidak bisa dilihat oleh orang lain kecuali yg orang-orang  tertentu saja. Sebenarnya hantu itu sangat malang karena dia tidak bisa diterima didunianya  sebelum urusannya didunia manusia selesia.

Akhirnya kami sampai didorm, aku langsung masuk kedalam dan mengunci diri dikamar. Aku merebahkan tubuhku diatas kasur dan memandang  kelangit-langit mencoba mencerna semua perkataan Key hyung dimobil barusan, sungguh tak dapat dipercaya dijaman yang sudah modern kaya gini masih ada cerita takhayul kaya gitu. Perlahan mataku terpejam dan aku mulai memasuki alam mimpi.

Gummy P.O.V

Sejak aku bertemu dengan namja itu dimobil jantungku berdetak lebih kencang dari sebelumnya, Apa aku suka padanya?? tungggu dulu sekarang aku ini adalah hantu tapi mengapa aku memiliki perasaan seperti ini. Dilihat dari ekspresinya tadi sepertinya dia tidak menyukaiku yg seorang hantu.

“oppa  sepertinya taemin tidak menyukai keberadaanku?” tanyaku pada key saat makan malam bersama member SHINee

“Mungkin dia masih tidak percaya dengan semua yg terjadi. Lagian taemin belum melihatmu, dia kira kamu itu seseram kuntilanak .” *mana ada dikorea kuntilanak? Authornya ngasal*

“apa aku seperti kuntilanaK?”

“ani, kamu hantu yang paling cantik yang pernah aku temui. Kalau saja semua hantu cantik sepertimu akan aku jadikan yeoja chinguku.”  Ucap Jonghyun dengan mulut yg dipenuhi makanan

“inget Sekyung jjong .” ucap Onew

“Taemin masih tidur, aku tidak tega jika harus membangunkannya.” Ucap Minho  yang datang dari dari kamar Taemin. Semua member SHINee sudah dapat melihatku kecuali Taemin. Sekarang kami berteman, mereka bahkan akan membantuku untuk menyelasaikan urusannku didunia manusia  yaitu menemukan orang yg sudah menabrakku.

“Ya sudah jangan dibangunin, kita sisakan saja makanan untuk taemin.” Ucap Onew dengan bijak

P.O.V End

Aku terbangun dari tidurku karena mimpi aneh. Apa arti mimpiku barusan?? Aku berada disebuah tempat yg serba putih, tempat itu seperti surga. Disana  aku melihat seorang yeoja berambut panjang dengan menggunakan dress berwarna putih, dia tersenyum padaku. Senyumannya sungguh mempesona seperti bidadari. Aku mendekati yeoja tersebut, kami hanya saling berpandangan tanpa berkata apapun dan tiba-tiba aku refleks mencium bibirnya .  saat ku kecup bibir merahnya perlahan  sosok yeoja itu menghilang.

Berebekberebek perutku tiba-tiba bunyi petanda bahwa aku dilanda kelaparan. Aku bergegas kedapur mencari makanan yg dapat aku makan. Saat aku memasuki dapur kulihat ada seorang berambut panjang dengan menggunakan dress panjang berwarna putih.

“aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa setaannnnnnnnnn.” Teriakku,

tiba-tiba saja badanku terasa lemas, aku rasakan badanku jatuh kelantai, kudengar langkah kaki menghampiriku. Namun perlahan aku tak dapat mendengarkan suara apapun disekitarku. Kurasakan badanku dibawa oleh seseorang.

“taemin gwecana?” tanya member SHINee bergantian

“aku dimana? Siapa perempuan barusan?” tanyaku saat aku mulai sadar

“tenang taem, yang tadi kamu lihat itu Gummy.”  Ucap Onew  yang mengusap pelan rambutku mencoba menenangkanku.

“Gummy temannya  Key hyung yang hantu itu?”

“ne, bukan Cuma teman key tapi  teman kita juga”.  Ucap Minho.

“annyeong Gummy imnida”sapa seorang yeoja sembaring tersenyum

Omo apa yang aku lihat ini adalah nyata?? Yeoja itu terlihat manis saat tersenyum tak kusangka ada hantu semanis dia. Tunggu dulu sepertinya aku pernah melihatnya  tapi dimana ya? Ya aku baru ingat wajahnya mirip dengan yeoja didalam mimpiku.

“Taemin kenapa memandang Gummy seperti itu, ciee Taemin terpesona ya ?” tanya Key usil, kulihat orang disekeliling menertawakanku termasuk Gummy yg juga ikut tertawa. Yeoja itu semakin cantik saja saat aku lihat.

“Taemin imnida.” Ucapku sambil mengulurkan tangan, gummy  menyambut uluran tanganku namun aku tak dapat merasakan sentuhannya.

“ Ahh aku lupa aku tidak bisa bersentuhan denganmu karena aku belum memberikanmu energi ?”

“mwo? Energi apaan?”

“Energi agar kita bisa bersentuhan dengan Gummy, jika kita tidak diberikan energi oleh Gummy maka kita tidak dapat bersentuhan dengannya meskipun kita bisa melihatnya.” Papar Key

“Aku masih punya satu energi lagi, malaikat memberikanku lima energi agar aku bisa bersentuhan dengan manusia. aku sudah memberikan satu energi pada Onew oppa, Key oppa, Jonghyun oppa dan Minho oppa.  Satu lagi akan aku berikan padamu  Taemin ssi.

Gummy segera memberikan energi itu padaku, seberkas cahaya yang muncul dari tangannya dilemparkan tepat dibadanku. Aku dapat merasakan sesuatu masuk kedalam tubuhku.

Gummy menggulurkan tangannya, kusambut uluran tanganya kali ini aku dapat merasakan sentuhan tanganya. Tanganya terasa begitu dingin sangat berbeda dengan manusia.

“sekarang kita sudah resmi berteman kan?” tanyanya

“ne, tanganmu begitu dingin apa kamu kedinginan?”

“aniyo, tanganku memang seperti ini.”

“ah mianhae aku tak tahu.”

~Next Day~

Aku berjalan dikoridor sekolah, pelajaran barusan membuat kepalaku rasanya ingin meledak. Sekarang aku butuh refreshing untuk menghilangkan penat dikepalaku.

“taeminn.”

Aku mendengar seseorang memanggil namaku, aku segera mencari sumber suara tersebut. Kutemukan senyuman yang sudah tidak asing lagi yaitu senyuman yang terlukis diwajah Gummy.

“mengapa kamu ada disini?”

“aku disuuruh menggantikan oppa Key  untuk menjemputmu, dia tidak bisa menjemputmu karena dia sedang mencari referensi untuk tugasnya.”

“aishh hyun kenpa menyuruh gummy untuk menjemputku, bagaimana kamu bisa kesini?”

“aku bawa mobilnya oppa Key?

“mwo? Kamu membawa mobil  sendiri kesini? Gimana kalau ketahuan orang?”  tanyaku dengan nada yg lebih keras dari sebelumnya membuat orang terkejut. Orang disekitarku menatapiku dengan pandagan aneh mengira bahwa aku berbicara sendiri.

“kenapa Taemin berbicara sendiri sperti itu?” ucap seseorang

“ah mianhae semua aku tadi hanya sedang latihan untuk syutingku.” Ucapku dengan berbohong  untuk menutupi rasa maluku.

“mianhae taem gara-gara aku kamu dianggap seperti orang gila oleh orang lain.” Ucap Gummy dengan rasa bersalah.

“gwecanha.”

~Sesampainya di tempat parkir~

“lebih baik aku yg membawa mobil, aku tidak ingin orang pingsan hanya karena melihat mobil bisa jalan sendiri”

“ne, terserah kau saja.”

Dalam perjalanan pulang keheningan menghampiri kita berdua, kami sama sekali tidak saling mengobrol membuat suasan menjadi canggung. Aku menyalakan type agar suasana tidak terlalu sepi.

“taem bisakah kita belok kanan dulu sebentar?” Tanya Gummy saat di lampu merah

“memangnya mau kemana?”

“aku ingin kerumahku, aku kangen omma, appa dan  Ji yong  oppa.” Ucap Gummy

Kulihat mata Gummy perlahan mengeluarkan air mata, aku tak tega melihat dia menangis. Aku segera menurti keinginan Gummy itu. Kami berhenti disebuah rumah minimalis milik Gummy, dia segera berlari menuju rumahnya meninggalkanku sendiri dimobil. Aku segera menyusulnya karena aku tidak ingin Gummy kenapa-kenapa, namun aku tidak bisa masuk kedalam rumah Gummy. Aku hanya bisa melihatnya dari depan rumah. Aku melihat Gummy mencoba untuk memeluk kedua orangtuanya namun dia tidak bisa melakukannya. Dia tidak bisa menyentuh orang yang dia sayangi, dia hanya bisa menangis melihat kedua orang tua dan kakaknya hidup baik-baik saja tanpa ada dirinya disisi mereka.

omma, appa, Jiyong oppa ini aku Gummy, aku sangat merindukan kalian. Aku ingin hidup disini bersama-sama, aku tidak ingin hidup disurga.” Ucap Gummy dengan nada yang cukup keras sehingga aku yang berada diluar rumah dapat mendengarnya,  meskipun Gummy berbicara sekeras mungkin kedua orangtuanya tidak dapat  mendengar jeritan anaknya.

Gummy berlari keluar dengan air mata mengalir deras dari pelupuk matanya. Dia menghampiriku dan langsung memelukku, dia menangis sangat lepas didadaku sehingga dapat kurasakan bajuku basah oleh air matanya. Kuusap pelan rambut indahnya agar dia merasa tenang.

“aku yakin orang tuamu pasti sangat merindukanmu, orang tuamu pasti selalu mendoakanmu agar  kamu bisa hidup bahagia disurga. Aku jadi merindukan hyungku yang sedang berada disurga, setahun yang lalu hyung ku meninggal karena penyakit kenker.  Dialah orang yang mengajariku menyanyi dan menari, kami mempunyai cita-cita yang sama yaitu menjadi seorang penyanyi dan penari profesional. Sekarang cita-citaku sudah terwujud namun hyung ku belum dapat menggapai cita-citanya karena penyakit kanker terlebih dahulu meregut nyawanya. Aku yakin hyung ku bahagia disana melihat aku bisa menjadi penyanyi. Jika kau sudah berada disurga tolong titipkan salamku padanya. Dia bernama Lee Tae sung, dia sangat tampan sama sepertiku, hehe.” Ceritaku panjang lebar.

Gummy masih berada didalam pelukanku, sulit untuk melepasnya karena dia memelukku sangat erat.

***

Semenjak kedatangan Gummy hidupku berubah aku seperti mempunyai buntut yang selalu mengikutiku, kemanapun aku pergi dia selalu ada disampingku bahkan sekarang dia yang selalu menjemputku sekolah. Awalnya risih namun dengan berjalannya waktu aku mulai terbiasa dengan keberadaannya. Beberapa hari terakhir ini sesuatu terjadi padaku, hatiku menjadi berubah setiap kali bertemu dengannya rasanya jantung ini berdetak lebih kencang dari sebelumnya dan aku selalu merasakan kehilangan jika dia tidak ada disampingku.

Aku terus memandang bulan yang tersenyum padaku mencoba bertanya kepadanya tentang apa yang aku rasakan, namun percuma saja bulan tetap membisu.

“Apa yang kamu lakukan disini Taem?” tanya Minho yang tiba-tiba datang

“aku sedang curhat dengan bulan tapi percuma dia tidak mendengarkanku.”

Minho hanya tertawa kecil mendengar ucapanku tadi

“loh kok malah ketawa sih hyun?

“abis kamu aneh ngapain coba curhat sama bulan mending curhat padaku saja mungkin  aku bisa bantu.” Ucap Minho yang masih ketawa

hyung sepertinya aku sedang sakit. Setiap bertemu dengannya jantungku berdetak lebih kencang susah untuk mengontrolnya, mukaku juga suka memerah jika dia memandangku dan jika dia tidak ada disampingku aku merasa kehilangannya.” Curhatku padanya

“chukae, itu tandanya kamu sedang terkena virus merah jambu.”

“mwo” jawabku kaget

“ne, kamu sedang  fallin in love aku saranin  sebaiknya cepet sana nyatain perasaanmu itu sebelum terlambat.”

“tapi itu tidak mungkin hyung, aku dan dia sangat berbeda .”

“dengar Taemin cinta itu tidak mengenal perbedaan, meski itu perbedaan usia kek, status sosial atau apapun lah makanya cinta itu buta, arraseo?”

ara, aku akan mencari waktu yang baik untuk menyatakan perasaanku ini.”

“bagus itu namanya namja sejati, jangan lupa menciumnya saat kau menembaknya.”  Bisik Minho padaku *bisikan setan*

***

“Gummy apa fhoto yang aku kirimkan itu benar-benar orang yang membunuhmu?” Ucap Key dari sebrang sana

“ne.”

hyun kalian sekarang ada dimana?” tanyaku

“sekarang aku berada di apartemen yang dekat dengan restoran China.”

“terus pantau dia jangan sampai mereka melarikan diri. Aku dan Taemin akan segera menyusul kesana.” Ucap Onew hyun yang merebut hp ku.

“ara.”

Aku dan Onew hyun segera  menemui Jonghyun, Minho dan Key Hyunsedangkan Gummy langsung menghilang setelah menerima telepon.

Gummy P.O.V

Aku segera menghilang  untuk menemui orang yang telah menabrakku. Aku tidak sabar ingin membalas perbuatanya yang telah menghilangkan nyawaku.  Dalam sekejap aku sudah berada ditempat dimana Key, Jonghyun dan Minho berada.

oppa dimana orang itu?”

“dia berada di apartemen itu.” Balas Jonghyun

Tiba-tiba mataku berubah menjadi biru, gigi taringku mulai tumbuh bagaikan drakula dan wajahku terlihat lebih menyeramkan dari sebelumnya.

“ya mengapa kamu berubah seperti itu?” tanya Key, kulihat Minho dan Jonghyun ketakutan melihat penampilanku seperti ini.

“Rasa dendamku padanya semakin menjadi-jadi. Aku ingin balas dendam kepada orang yang telah menabrakku. Aku ingin nyawa dibalas dengan nyawa. Hihihihihihi.” Sekilas aku sudah tidak terlihat dari pandangan mereka

“jangan lakukan itu Gummy.” Teriak Minho

Aku melihat MinKeyJong berlari kedalam apartemen, aku dan Onew hyunsegera mengejarnya.

“hyun tunggu.” teriakku yang berhasil menghentikan langkah MinKeyJong

ppali palli, kita harus mencegah Gummy untuk membunuh orang yang telah menabraknya.” Ucap Key

Tap tap tap kami berlari sekuat tenaga untuk menemukan Gummy, dikolidor kami melihat Gummy  sedang mengejar namja yang lari ketakutan. Namja itu berlari sampai loteng lantai paling atas di apartemen ini. Sekarang namja tersebut sudah terperangkap diatas loteng, tak ada kesempatan untuknya  melarikan diri.

“sekarang kau tidak dapat kemana-mana, karena kau telah menabraku dan tak bertanggung jawab sekarang kau akan mati ditanganku, hihihihihi.” Ucap Gummy dengan nada yang menyeramkan.

“ampun nona ampun, itu bukan kesalahanku.” Ucap namja itu ketakutan. Gummy terus mendekatinya, namja itu terus melangkah kebelakang ketika gummy menghampirinya hingga namja itu berada dipinggir loteng.

“aku hanya disuruh oleh Nona ERi  untuk menabrakmu,  aku mohon jangan membunuhku.” Pinta namja itu.

Gummy P.O.V

Mwo? Eri  ingin membunuhku? Dia adalah sahabatku tapi mengapa dia ingin membunuhku? Mungkinkah dia marah karena Seung Hyun menyatakan perasaannya padaku.

Flashback

Teng tong bel rumahku berbunyi aku yakin itu Eri sahabatku dari Jepang, kita sudah berteman sejak SMP.  Hari ini kita akan mengerjakan tugas kelompok dirumahku. Aku segera membuka gerbang pintu namun yang kulihat bukan Eri melainkan Seung Hyun oppa. Dia adalah namja yang disukai oleh Eri

“annyeong.” Sapa Seung Hyun

“annyeong, tumben kau kemari?”

“ini untukmu.” Ucap seung Hyun seraya menyerahkan sebucket bunga mawar putih . aku menerimanya dengan wajah penuh pertanyaan. Tiba-tiba saja dia memegang kedua tanganku dan menatapku tajam.

na niga jeongmal johahae, maukah kamu menjadi yeojachinguku?”

“Mwo? Apa yang aku dengar barusan?” batinku dalam hati, aku bingung harus jawab apa padanya aku sama sekali tidak mencintainya, aku hanya menyukainya sebagai  teman. Dalam kebingungan yang melanda pikiranku,  aku mendengar suara isakan tangisan yang mengalihkan perhatianku. Aku mencari sumber suara tersebut saat ku melirik kearah kanan kulihat Eri sedang berdiri   kaku dengan air mata yang mengalir deras dari pelukpuk matanya

“Eri” ucapku,   berlari meninggalkanku. Saat aku akan mengejarnya tanganku ditarik oleh Seung Hyun

“ Mianhae aku tidak dapat menerimamu, masih banyak yeoja yang lebih baik dariku.” Ucapku. Dengan berat hati Seung Hyun melepaskan tanganku, kulihat wajahnya menggambarkan kekecewaan namun aku tidak peduli padanya yang aku pikirkan saat ini adalah Eri. Ini semua bukan seperti yang Eri bayangkan dia harus tahu kejadian yang sebenarnya. Aku mencoba mengejar Eri yang sudah tidak tampak lagi dari pandanganku. Aku berlari sekuat tenaga untuk menemukan keberadaannya namun sayangnya aku telat 10 detik untuk menemukannya, dia telah pergi bersama bis yang melaju 10 detik yang lalu.

Semenjak kejadian itu Eri menjauhi dariku bahkan dikelas dia tidak lagi sebangku denganku, dia tidak pernah mengangkat teleponku maupun membalas sms yang aku kirim. Sikapnya yang seperti ini membuatku tambah merasa bersalah aku rela melakukan apa saja, matipun aku rela jika itu bisa membuatnya memaafkanku.

Dua minggu kemudian aku mendengar kabar dari Seung Hyun bahwa Eri akan kembali ke Jepang. semarah itukah  marah padaku hingga ia akan pergi ke Jepang?.

Flashback end.

Back to taemin p.o.v

“Aku disuruh oleh nona Eri untuk menabrakmu saat dia pergi ke Jepang.”  ucap namja yang menabrak Gummy.

Tinggal selangkah lagi namja yang menabrak Gummy akan terjatuh dari atas loteng  namun tiba-tiba Gummy menghilang dan namja itu menghentikan langkahnya, ia terduduk lemas dilantai.

“gwecana ajushi?” hyung segera menghampiri namja itu sedangkan aku pergi mencari Gummy yang tiba-tiba menghilang. Aku berlari sekuat tenaga untuk menemukan keberadaannya.

“Gummy kau ada dimana?” teriaku berulang kali.

Saat melewati koridor aku mendengar suara orang menangis, aku yakin itu Gummy. Suara itu berasal dari sebuah ruangan yang terletak dipojok. Aku segera masuk keruangan itu, ruangan itu kurang  penerangan dan penuh dengan debu. Aku melihat seseorang berambut panjang duduk melipatkan dan memeluk kakinya.

“Gummy?” ucapku

Perempuan itu mengangkatkan kepalanya dan benar saja itu Gummy

Gwecanayo?”

“disini terasa sakit seperti ada yang menusuk.” Ucapnya sambil mengelus dadanya yang sakit. Aku dapat mengerti perasaannya sekarang, pasti sangat sakit seorang sahabat tega mencelakakan sahabatnya sendiri. Aku memeluk Gummy agar dia dapat merasa tenang, untuk kedua kalinya dia menangis dipelukanku.

“meskipun sakit aku akan memaafkan Eri , aku terlanjur berjanji untuk melakukan apa saja agar dia bisa memaafkanku. Sekarang aku ikhlas aku sudah tiada didunia ini”

***

Silau matahari yang terpancar dari sela-sela jendela  membangunkanku dari tidur lelapku. Kulihat jam menunjukan jam 7, jam segini dihari weekend masih pagi bagiku.  Aku berniat untuk meneruskan tidurku namun saat aku melihat sepucuk  surat yang terletak disamping jam beker mataku tiba-tiba melek, tak ingin lagi aku kembali kedalam selimut. aku segera mengambil surat tersebut dan membacanya.

Selamat pagi Taemin

Bagaimana tidurmu semalam? Tidur dengan nyenyak kah? Taemin ssi udara hari ini sangat bagus untuk bermain. Taemin bisakah seharian ini kita bermain diluar? Aku tunggu di taman ya jam 10.

Gummy^^

Hatiku tiba-tiba merasa  senang setelah membaca surat itu bah anak kecil yang dikasih balon, apakah dia mengajakku untuk berkencan?  Omo eothokae eotokhae hari ini aku harus terlihat tampan dihadannya. Aku segera mandi dan ganti pakaian, aku memilih milih pakaian yang kiranya cocok dipakai olehku. Kaos berwarna putih ditambah  jas berwarna biru muda menjadi pilihanku. Setelah dandan serapih mungkin aku segera menemui My Juliet

Gummy P.O.V

Hari ini akan menjadi hari terakhirku berada didunia manusia, sebelum aku kembali dunia asalku aku ingin mengungkapkan perasaanku terhadap Taemin, aku ingin dia tahu apa yang aku rasakan sekarang. Aku meminta ijin kepada malaikat agar hari ini aku menjadi manusia yang bisa dilihat oleh orang lain. Aku ingin merasakan rasanya menjadi manusia yang berkencan dengan namja yang dicintai. Aku menunggu Taemin disebuah kursi kayu yang berada ditaman. Kulihat orang yang belalu lalang dihadapanku, mereka terlihat bahagia dengan pasangannya aku ingin seharian ini seperti mereka. Taemin muncul diantara orang-orang yang berjalan ditaman, hari ini dia terlihat lebih tampan dari sebelumnya.

pov end

Aku  melihat Gummy sedang duduk di sebuah kursi kayu. Dia terlihat lebih cantik dari sebelumnya, dia tidak lagi memakai dress putih, dia memakai kemeja dan rok berwarna pink terlihat seperti gadis sesungguhnya. Aku segera menghampirinya yang telah menunggu.

“annyeong.” Sapaku

“annyeong, gomawo Taem sudah mau datang kemari.”

“sekarang kita mau kemana nih?”

“aku ingin sekali ketaman hiburan.”

“baiklah, kajja.”

Aku menarik tangannya dan segera membawanya pergi ke taman hiburan. Saat kupegang tangannya aku tidak merasakan tanganya dingin, tangannya lebih hangat dari sebelumnya.

“tanganmu sudah tidak dingin lagi.”

“ne, untuk hari ini aku diijinkan untuk menjadi manusia dan kamu tidak perlu khawatir takut dikira orang gila karena sekarang aku bisa dilihat oleh  orang.”

“sinca?” tanyaku, dia hanya  tersenyum.

Seharian bermain ditaman hiburan bersama Gummy terasa menyenangkan, aku  dapat melihat kecerian Gummy yang terpancar dari wajahnya. Dia selalu tersenyum membuat aku bahagia. Aku merasa hari ini sedang berkencan dengannya.

“cangkeumanyo Taemin ssi jangan turun dulu.” Ucap Gummy saat akan turun dari tangga

“wae?”

“bagaimana kalau kita bikin permainan?”

“permainan apa?”

“main gunting batu kertas, siapa yang menang  boleh turun satu anak tangga, dan siapa yang lebih dahulu sampai dibawah itu pemanangnya dan berhak meminta apapapun sebagai hadiahnya.” Paparnya

“siapa takut, pasti aku akan menang.”

“aishh jangan kepedean dulu, tentu saja aku yang akan menang.”

Kita memulai permainan itu, gunting batu kertas, gunting batu kertas,  . Ternyata aku tertinggal beberapa anak tangga darinya.

“Taemin ssi tinggal 2 anak tangga lagi aku akan menjadi pemenangnya.” Ucapnya

“tunggu aja aku akan menyusulmu.” Ucapku yang tak mau kalah darinya

Akhirnya Gummy yang lebih dahulu sampai dibawah dan itu berarti dialah pemenangnya.

“yeahhh aku menang.” Ucapnya kegirangan

“kau mau apa, es krim? Gulali? Lolipop?” tanyaku

“ani aku tidak ingin itu semua, aku  hanya ingin kau mengendongku sampai  wahana itu.” Ucap Gummy sambil menunjukan tempat yang dimaksud.

“baiklah, cepat naik kepunggungku.” Ucapku, aku segera jongkok agar Gummy dapat naik kepunggungku. Dia bukannya naik malah tetap berdiri disamping.

“cepatlah naik.”

“ah andwae.”

“wae? Bukannya tadi kau memintaku untuk mengendongmu?”

“aku tahu kau pasti tidak sanggup mengendongku, daripada sesuatu terjadi padaku lebih baik tidak.”

“aishh jadi kau meremehkanku karena badanku kecil, meskipun badanku kecil tapi tenagaku kuat. Kau tak tahukan waktu camping kemarin aku mengendong orang yang badanya 2 kali lipat darimu.  Cepatlah naik.” Ucapku  yang tidak terima dengan ucapan Gummy barusan.

Gummy segera naik kepunggungku, dia melingkarkan tangannya kebahuku. Kulangkahkan kaikiku langkah demi langkah.

“meskipun badanku kecil tapi tenagaku besar, aku bisa mengendongmu bahkan orang yang badannya 2 kali lipat darimu.” Ucapku

“ne. Taemin ssi punggungmu sangat hangat, aku suka  berada dipunggungmu. Aku ingin selalu ada dipunggungmu seperti ini.”

“jika kau ingin berada dipunggungku kau tidak perlu memintaku untuk mengendongmu lagi, peluk saja aku dari belakang.” Godaku padanya.

“aishhh kau ini.”

Akhirnya kami sampai di wahana bianglala tempat yang menjadi tujuan kami. Gummy segera turun dari pundakku, dia mengajakku untuk menaiki wahana tersebut.

“Taemin ssi kita naik bianglala yuk, aku ingin melihat sunset.”

“boleh juga melihat  sunset diatas sana.”

Bianglala yang kami tumpangi berputar seperti roda hingga kami berada diatas dan dapat melihat matahari terbenam dengan jelas. Langit yang tadinya biru berubah menjadi orange, kami  berdua terpanah dengan keagungan tuhan yang menciptakan alam semesta  dengan sempurna.

sunset nya neomu yeppeo.” Ucap Gummy

“ne, sama sepertimu neomu neomu yeppeo.”

Mata Gummy mebelalak, dia terkejut mendengar perkataanku barusan. Aku menatap matanya,  kupegang kedua tangannya dan diletakan didadaku.

“Kau dapat merasakan detak jantungku bukan? Jantung ini berdetak lebih kencang saat kau ada  disisiku. Saranghae Gummy jeongmal saranghae.

Kulihat kedua matanya mulai meneteskan air mata,  aku tak tahu mengapa dia menangis, apa dia tidak suka aku berbicara seperti itu?

“kau tidak suka aku mencintaimu?”

ani, nado saranghae.”

Aku senang Gummy  mengucapkan itu, ini seperti mimpi bagiku. Aku memeluknya saking senangnya.

mianhae Taem aku tidak bisa selalu ada disampingmu , dunia kita berbeda. Aku hanyalah seorang hantu sedangkan kau adalah manusia.” ucapnya, dia melepaskan pelukanku

“kau harus tahu aku tulus mencintaimu, aku tidak peduli kau hantu.”

Aku menghapus air matanya perlahan bibirku menghampiri bibirnya, kukecup bibir manisnya. Kurasakan bibirnya menyentuh bibirku, sangat hangat hingga aku dapat menikmatinya. Tak kusangka aku berani menciumnya, ini adalah ciuman perdanaku. Sangat aneh tapi aku menyukainya.

***

Matahari telah meuncul dari peraduannya, suara burung berkicau menyambut datangnya pagi yang cerah. Aku berjalan gontai menuju ruang tengah.

“ahh taemin kau sudah bangun rupanya.” Sambut Onew hyun ketika aku berada diruang tengah.

Kulihat disekelilingkuAku tidak melihat Gummy diruang tengah, yang kulihat

“ne, kemana Gummy? Apa dia pergi dengan Key hyun lagi?.” Tanyaku

“ani aku ada disini, taem kau dapat surat dari Gummy, dia tidak bisa memberikannya langsung padamu jadi dia menitipkanya padaku.” Ucap Key yang datang tiba-tiba seraya memberikanku sepucuk surat yang dibungkus amplop berwarna ungu .

Aku duduk disofa dan segera membuka suarat tersebut, member SHINee yang lainnya menyerbuku

To Taemin

Taemin ssi masih ingatkah pertama kali kita bertemu? Saat itu aku melihat wajahmu cemberut karena sedang marah pada hyungmu, kau terlihat lucu saat cemberut. Sepanjang perjalanan aku selalu melirik kearahmu memperhatikan setiap lengkukan wajahmu. Melihatmu ketakutan waktu dimobil membuatku sedih, aku takut kau tidak mau menjadi temanku. Wajahku tiba-tiba memerah saat kau menatapku untuk pertama kalinya. Kau menyambut tanganku namun kau tak dapat menyentuhku, kau terlihat kecewa namun saat aku memberikan energi hingga kau bisa menyentuhmu kau terlihat senang.

Saat aku menangis dipelukanmu aku merasa nyaman, aku bisa menangis lepas dibahumu. Aku selalu mengikutimu kemanapun kau pergi karena aku tidak ingin jauh darimu, saat aku jauh darimu dunia terasa hampa. Apa ini yang namanya cinta? Aku selalu bertanya pada diriku sendiri, dahulu aku tidak berani mengungkapkan perasaanku, aku selalu menyimpannya dalam-dalam. Namun saat kita pergi ke taman hiburankemarin kau menyatakan perasaanmu terlebih dahulu, aku menangis bukan karena tidak suka tapi aku takut kau akan sedih jika aku menghilang.

Taemin ssi mungkin saat kau membaca surat ini kau tidak bisa melihatku lagi tapi tenanglah aku akan selalu ada disampingmu. Gomawo Taem semua yang telah kau berikan selama ini, bahumu, punggungmu sangat berarti saat aku sedih. Dan ciuman yang kau berikan kemarin membuatku yakin kau benar-benar mencintaiku. Saranghae Lee Taemin.

Oh iya akan kusampaikan salammu padamu Hyungmu itu

Gummy

“Taemin apa isi suratnya?.” Tanya member SHINee penasaran,

“mau tahu aja.” Ucapku sambil memeletkan lidah. Aku menyembunyikan suratku kebelakang, namun para member SHINee yang lain berhasil mengambil surat dari tanganku. Member SHINee membaca surat itu bersamaan, selesainya membacanya semua mata tertuju padaku, tak tahu mengapa mereka memandangku tajam terutama Key hyun. Mereka mendekatiku, Onew dan jonghyun memegang kedua tanganku sedangkan Key masih menatapku tajam, aku tak tahan dengan mata tajam Key yang membuatku takut.

“heyy kalian mengapa menatapiku seperti ini? ini lagi Onew dan Jonghyun mengapa memegang tanganku keras?” komentarku.

“siapa yang mengajarimu melakukan itu?” tanya Key

“melakukan apa sih hyun?” ucapku bingung dengan pertanyaan Key, aku mencoba melepaskan diri dari perangkap OnKeyJong.

“Kissing.” Ucap Jonghyun dengan penuh penekanan

“Ya Taemin mengapa kau mendahuluiku sih? Aku saja yang usianya lebih tua empat tahun darimu belum pernah melakukannya.” Ucap Onew dengan sewot

“aku yang sudah mempunyai pacar saja belum pernah kissing dengannya.” Jonghyun membuka suara kembali.

Aku melirik kearah Minho mencoba meminta pertolongan, namun dia malah mengangkat kedua tangannya.

“ayoo Taemin jawab siapa yang menyuruhmu mencium Gummy?” tanya Key dengan paksa, dia melakukan aksinya kembali yaitu mengelitikku.

“ampun aku sudah tidak tahan lagi.” Rengekku

“ayoo jawab siapa yang menyuruhmu untuk berciuman.” Tanya Key yang masih mengelitikku

“aku disuruh oleh Minho.”

“Mwo?” ucap OnKeyJong bersamaan,  mereka  melepaskanku

“tapi aku tidak menyuruh untuk mencium bibirnya.” Ucap Minho yang mencoba membela dirinya, dia langsung lari keluar sebelum Key Cs menyerbunya. Key Cs segera mengejar Minho yang melarikan diri. aku menghelakan nafasku, kuletakan surat Gummy tepat di dadaku.

Meskipun sekarang kau tidak dapat kulihat tapi aku dapat merasakan kau berada disampingku, Aku tidak akan pernah lupa  saat terindah bersamamu, semuanya akan melekat didalam memoriku. Kau akan selalu ada dihatiku, saranghae Yeonwohni Gummy

End

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

True Love – Part 3

True Love

Part 3

Main Cast : Minho, Lee Mu Shi, Lee Jinki, Krystal Jung

Lenght : Sequel

Rating : T (Teenager)

Back Sound :

  • In Your Smile-SS501
  • Romatic-SHINee
  • Mistake-SNSD
  • The One I Love-Super Junior KRY

Author : Ayu Wandira & Joe

Disclaim : They’re belong to God and SM entertainment. Mu Shi belong to Ayu.

Ps : Sorry waiting for long *who’s wait?!*

Ok hard to finish it, so comment please.Dan Important ya harus mendengarkan lagu

Mistake kalo gak ada pake aja lagu galau lainnya. Continue reading True Love – Part 3

SHINee Hello Hoobae – Part 1

Author : Yemima a.k.a shinie_cross

Main Cast : SHINee, f(x)

Support Cast : SNSD, Super Junior (Di Part 2)

Length : Sequel

Genre : Friendship, Family, Humor

Rating : PG (ngikut umur)

Summary : Setelah sukses dalem SHINee Hello Baby, KBS Joy mengadakan SHINee Hello Hoobae dimana SHINee akan merawat hoobae(junior)nya, f(x).

a.n : ff pertamaku nih.. Jadi mian y kalo jelek or gaje :D. Oiya, d ff ini, umur mereka gini ya:

Onew (21) – Victoria (22)

Jonghyun (20) – Luna (17)

Key (19) – Amber (18)

Minho (18) – Krystal (16)

Taemin (17) – Sulli (16)

Beberapa umurnya beda ama aslinya, mohon d terima. Buat yang gak suka ama couples nya, harap maklum y, soalnya ni couples favoritku <PLAAK

Oiya, di episode awal-awal ni aku pake author’s POV alias third person’s POV. Mungkin di episode mendatang aku bakal pake POVs laen.

Part 1 “SHINee Hello Hoobae??” Continue reading SHINee Hello Hoobae – Part 1