BREATHE EASY (2.2)

Tittle : Breathe Easy

Main Cast : Kim Jonghyun and YOU

Other Cast : Jung Jessica

Length : TWOSHOT

Author : Oki a.k.a woo~minki

Genre : Romance

BREATHE EASY

Aku tidak mau keluar kamar,aku mengurung diri di kamarku yang gelap. Tidak peduli,sudah berapa banyak air mata yang keluar,tidak peduli dengan ketukan pintu dan suara orang-orang yang mengkhawatirkan aku. Aku tidak peduli..

”__,aku mohon maafkan aku.” kata seseorang yang telah masuk ke dalam kamarku. Sepertinya,dia membuka pintu kamarku dengan kunci cadangan yang appa berikan.

”Pergi,kau Kim Jonghyun . Aku sedang tidak ingin bertemu denganmu” kataku mengusirnya. Dia,beranjak pergi lalu menutup pintu. Aku yang sedang bersembunyi di balik selimut tebalku menyibakkan selimut itu. Ternyata dugaanku salah,aku mengira Siwon akan keluar dari kamarku,ternyata dia hanya menutup pintunya lalu berjalan mendekatiku.

Yang kurasakan saat ini adalah malu. Aku malu jika Jonghyun melihat diriku yang sedang kacau ini,mataku bengkak hingga menyerupai mata panda,rambutku sungguh berantakan. Jika,ada orang yang melihat,mereka pasti akan mengira diriku ini zombie.

Jonghyun duduk dihadapanku menatapku dalam. Pandangan matanya sangat sulit untuk di tebak.

”Kau marah,padaku?” tanyanya. Dia bodoh,atau apa siih? Jelas-jelas aku sedang marah padanya. Tapi dia malah bertanya dengan entengnya.

”Kau masih bertanya?”

”Aku mohon maafkan aku. Saat aku menonton televisi tadi,aku juga sangat kaget. Aku langsung teringat padamu dan akhirnya aku berada disini. Menemuimu.. dan hal yang paling aku takutkan ternyata benar…”

”Apa??” tanyaku ketus.

”Kau tidak mau bertemu denganku..”

“Kau baru sadar,hah??? Lalu untuk apa kau masih disini?” tanyaku sarkatis. Jonghyun menundukkan kepalanya. Aku jadi tidak tega melihatnya.

”Aku disini untuk meminta maaf padamu. Aku mohon maafkan aku.”

Dia menundukkan kepalanya. Aku merasa bersalah padanya karena telah membentaknya,telah mengusirnya. Padahal,pekerjaannya belum selesai tapi dia langsung menemuiku.

”Kau tidak mau meminta maaf lagi,padaku?”

”Hngg… Maafkan aku Mrs. Lee..” katanya. Dan aku hanya tersenyum manis menandakan aku telah memaafkannya.

”Kau sungguh jelek hari ini Mrs.Lee,lihat kau seperti zombie” katanya meledekku. Dia ikut-ikutan berbaring di sampingku,dengan melipat kedua belah tangannya pada tengkuknya. Aku tidak menggubrisnya dan malah memutar tubuhku tidak menghadap kearahnya.

”Apa yang kau lakukan selama di Jepang?” tanyaku masih membelakanginya.

Dia mendesah pelan.”Hanya sebuah proyek untuk meluaskan cabang perusahaan kami di Jepang.”

”Lalu…??” Hhhh… aku ingin bertanya tapi lidahku terasa kelu.

”Lalu??”

”Bagaimana,,well… bagaimana berita itu bisa tersebar? Kau sedang bersama model itu,kan?” akhirnya.. aku berhasil mengeluarkannya juga.

”Well.. Itu memang aku dan Jessica” katanya yang sukses membuatku membalikkan badan menghadap tubuhnya. Dia masih dalam posisi sebelumnya dengan melipat kedua belah tangannya pada tengkuknya sementara sebelah kakinya di tekuk.

”Aku hanya bertemu dengannya di cafe,membicarakan sebuah proyek. Perusahaanku menunjuk dirinya untuk menjadi brand Ambassador dari perusahaanku. Hanya itu,kami hanya membicarakan sebuah bisnis. Tidak lebiih”

”Arrasoo.. Aku mengerti..”

Ia menarik tanganku untuk mendekatinya,lalu mendekapku ke dalam pelukannya yang hangat.

”Apa pekerjaanmu telah benar-benar selesai? Kenapa kau malah ada disini?”

”Kau… Kau benar-benar tidak menginginkan aku ada disini,ya?” katanya yang langsung melepas pelukannya.

”Tidak… Hanya saja,,,aku merasa tidak enak padamu. Karenaku kau malah langsung kesini dan meninggalkan pekerjaanmu.” kataku yang kembali ke dalam pelukannya.

”Tenang.. Aku sudah membeli tiket untuk pergi ke Jepang besok pagi,aku rindu padamu dan aku ingin menghabiskan waktuku bersamamu.”

Hangat dan nyaman itulah yang aku rasakan dengan tanpa menggunakan bantal sebagai penyanggah kepalaku malah tangannya yang menjadi bantalku.

* * *  *

Esoknya,Jonghyun telah kembali ke Jepang. Rasanya,tidak rela jika harus melepasnya pergi. Tapi,aku harus merelekannya,katanya dia mencari uang untuk modal pernikahan kami. Hhhh,,dia benar-benar manusia yang susah di tebak.

* * *

Aku dengar,Jonghyun sudah kembali ke Seoul. Aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengannya. Selepas dari mengurus berkas-berkas kepindahanku,aku akan menemui Jonghyun sekalian memberitahukan kabar yang menurutku membahagiakan ini.

Aku telah sampai di kantornya,dan aku rasa ada yang berbeda dengan orang-orang disini. Mereka menatapku dengan tatapan iba. Sebenarnya,ada apa? Kenapa,aku merasa tidak enak? Aku jadi merasa takut..

”Jonghyun-aahh…” kataku membuka pintunya. Dan,apa yang aku lihat? Jadi,ini maksud mereka semua menatapku dengan tatapan iba? Mereka mengasihaniku karena ini? Aku melihat Jonghyun sedang berciuman dengan model yang bernama Jung Jessica. Aku langsung menutup pintunya lagi dan pergi sejauh mungkin.

”____,aku bisa jelaskan semua ini.” katanya yang ternyata mengejarku.

”Apa yang mau kau jelaskan lagi Mr.Kim?? Semuanya,sudah jelas… Tidak ada yang perlu di jelaskan lagi.”

”Kau salah paham __”

”Apa?? Salah paham? Aku melihatmu sedang berciuman dengan wanita lain,kau masih bilang aku salah paham? MUNAFIK” kataku.

Aku melepaskan cincin pertunangan kami. Sebenarnya,aku tidak rela tapi menurutku inilah yang terbaik.

”Aku kembalikan cincin ini padamu. Lusa,aku akan pergi ke Amerika untuk meneruskan pendidikanku. Aku ingin menjadi dokter yang sukses,dan aku harap kau bisa bahagia” kataku lalu masuk ke dalam lift.

Sesak… Sesakk.. Itulah yang aku rasakan. Ternyata,semuanya harus berakhir seperti ini. Aku keluar dari kantornya Jonghyun,matahari yang awalnya bersinar terik malah menghilang dan digantikan oleh tetesan air hujan. Sepertinya alam mengerti akan perasaanku saat ini. Aku ingin menangis dan menangis…

@@@@@

5 years laters.

Hhh… Akhirnya,aku berhasil menyelesaikan pendidikanku. Selama di Amerika,aku tidak bisa berhenti memikirkan Jonghyun. Aku selalu bertanya-tanya tentang kabarnya,apakah dia baik-baik saja. Jujur,selama lima tahun di Amerika,aku tidak baik-baik saja. Aku selalu memikirkan Jonghyun,saat minggu pertama aku berada di Amerika,aku selalu menangis dan merasa sulit bernafas,tapi aku selalu berusaha untuk fokus pada pendidikanku. Aku tidak mau pendidikanku jadi terbengkalai.

* * *

”Waaah… Anak umma telah menjadi dokter. Akhirnya,impianmu tercapai juga” kata umma bangga saat aku telah tiba di rumah.

”Appa,bangga padamu” kata Appa lalu memelukku.

”Ayo masuk,kau pasti lelah” umma menggiringku untuk duduk di ruang keluarga. Aku menceritakan semua kegiatanku selama aku berada di Amerika. Mulai dari teman-temanku hingga dosen-dosenku.

”Kapan kau akan menemui Jonghyun? Apakah Jonghyun telah mengetahui tentang kepulanganmu?”

”Ngg… Mungkin minggu depan aku akan menemuinya,umma”

Jujur.. aku bingung saat umma bertanya seperti itu. Keduaorangtuaku tidak mengetahui masalahku dengan Jonghyun. Aku selalu bilang pada mereka,kalau hubunganku dengan Jonghyun  baik-baik saja.

* * * *

Aku bekerja sebagai dokter spesialis penyakit dalam di Rs.Seoul Internasional. Aku merasa bangga telah bekerja disini,jujur untuk bekerja di Rumah sakit ini sangatlah sulit,banyak orang yang menginginkan untuk bekerja disini dan akulah orang yang beruntung yang berhasil bekerja disini.

Saat ini,sedang istirahat. Aku bersama rekan-rekan dokter yang lain memutuskan untuk makan bersama di kantin rumah sakit. Mereka bilang ini merupakan pesta penyambutanku,yang merupakan Junior mereka. Sepertinya,aku akan betah bekerja disini. Orang-orangnya,sangatlah ramah,tidak hanya kalangan dokter saja,bahkan cleaning service disini juga sangatlah ramah padaku.

Aku melihat,sosok perempuan yang sedang membayar makanan di Kasir. Perempuan dengan rambut panjangnya yang blonde,kaki jenjangnya,dan kulit putih yang mulus. Siapa saja yang memandangnya,akan bilang kalau dia adalah wanita yang sempurna. Ya,dia sangatlah sempurna tapi kesempurnaannya itu telah menyakiti hatiku,dialah Jung Jessica. Perempuan yang telah terang-terangan mencium Siwon di ruangannya.

”Permisi,,bolehkah aku berbicara pada ___” sapa seseorang sopan. Entah,sejak kapan dia telah berdiri di dekat meja kami. Aku yang sedari tadi menunduk,menegakkan kepalaku menatap matanya dengan tatapan sinis.

”Apa yang ingin kau bicarakan?” tanyaku sinis.

”Bisa kita bicara berdua?”

Aku tidak menjawabnya,dan langsung berdiri. Dia berjalan terlebih dahulu,dan aku mengikuti langkah di belakangnya. Dia duduk di salah satu kursi ruang tunggu,aku pun mengikutinya duduk disampingnya.

”Apa yang ingin kau katakan?” tanyaku langsung.

”Aku ingin minta maaf..” tunggu… aku tidak salah dengar kan? Seorang Jung Jessica meminta maaf?

”Cihh… Kau baru meminta maaf setelah lima tahun ini?”

”Aku tau aku salah. Maka dari itu mohon maafkan aku. Aku memang menyukai Jonghyun,,ah.. aku malah mencintainya. Tapi,dia tidak pernah mau memandangku. Dia selalau bilang ’aku tidak mau memandang orang lain selain orang yang aku cinta’”

“Sepertinya,itu merupakan kata yang gombal Mrs.Jung”  kataku memotong ucapannya.

“Bisakah kau membiarkan aku berbicara ? ”

Perkataan tegasnya membuat aku membungkam mulutku lagi. Aku hanya diam dan mendengarkan dia berbicara.

”Pada saat itu,aku menyatakan perasaanku padanya dengan harapan dia akan menerimaku,tapi semua itu hanyalah harapan ternyata dia menolakku dengan alasan hanya dirimulah yang dia cinta. Aku bisa terima itu,sebagai gantinya karena dia telah menolakku,aku memintanya untuk menciumku sebagai tanda perpisahan.”

”Dan,akhirnya dia menciummu,kan?” tanyaku sarkatis.

”Keadaan Jonghyun sangatlah menggenaskan,saat dirimu pergi pekerjaannya terbengkalai. Saat kau pergi,aku sempat ada niat untuk merebutnya darimu. Tapi saat aku melihat dia,menangis setiap hari. Aku jadi megurungkan niatku. Dia,merasa bersalah akan hal ini. Well,yang paling merasa bersalah adalah diriku.”

”Kau patut merasa bersalah Mrs. Jung”

“Yeah,aku tau.. Aku merasa bersalah.. Aku merasa bersalah karena telah membuat dua orang yang saling mencintai malah berpisah. Aku mohon maafkan aku.“

“Well.. Aku bukanlah orang yang baik. Tapi,dengan tulus aku memaafkanmu“

”Temuilah Jonghyun,aku yakin dia akan sangat senang jika bertemu denganmu lagi” kata Jessica memberikan aku wejangan.

”Kau menjadi dokter disini?” tanyanya saat melihat seragam yang aku kenakan. Aku hanya mengangguk menjawab pertanyaannya.

”Aku dokter spesialis penyakit dalam disini. Dan,apa yang kau lakukan disini?” tanyaku.

”Aku habis memeriksakan kandunganku. Tenang,,ini anakku bersama suamiku. Jangan berpikiran yang macam-macam” katanya seraya tertawa dan mau tak mau aku juga ikut tertawa.

”Waktu istirahatku sudah habis. Mungkin kita bisa mengobrol lain kali” kataku lalu berdiri dari dudukku. Jessica pun mengikutiku berdiri.

”Well,terima kasih telah mau memaafkan aku. Jadi,sekarang kita teman?” kata Jessica lalu menjulurkan kelingkingnya padaku,dan aku menautkan kelingkingku tanda kami berteman.

*  * * * *

Lelah,itulah yang aku rasakan. Lelah memikirkan pekerjaanku dan lelah memikirkan nasibku bagaimana. Apakah,aku harus mengikuti saran Jessica untuk menemui Jonghyun ? Jujur,aku benar-benar ingin bertemu dengannya. Hhh.. Lebih baik aku mengikuti saran Jessica untuk menemuinya di kantornya.

# # # #

Sudah lima tahun lamanya,aku tidak menginjakkan kakiku di kantornya. Rasanya sangatlah berbeda. Biasanya,saat aku memasuki kantornya yang ada orang-orang menatapku tajam,tapi sekarang dapat aku lihat tatapan orang-orang yang memandangku dengan tatapan kagum. Wooaaah… Apakah aku telah membuat semua orang kagum padaku?

Aku memasuki lift dan ternyata di dalam lift aku bertemu dengan Tuan Kim,ayah Jonghyun.

”Annyyeonghaeseyo.” sapaku sopan sambil membungkukkan badanku.

”___,kau telah kembali dari Amerika? Wuah.. Kau benar-benar terlihat berbeda“ kata Tuan Kim.

”Terimakasih….”

”Bagaimana dengan pendidikanmu? Apakah kau mau menemui Jonghyun?”

”Aku telah menyelesaikan kuliahku dan saat ini aku telah bekerja di Rumah Sakit Seoul Internasional” jawabku sopan.

”Waaah,,benarkah itu? Pasti Jonghyun sangat senang saat bertemu denganmu. Kalau begitu,aku duluan. Aku ada urusan di lantai ini” kata Tuan Kim saat lift berhenti di lantai 10. Ruangan Jonghyun,terletak di lantai 12. Hhh…Aku bingung akan jadi apa nantinya. Aku merasa gugup.

Ting..

Lift pun berhenti pada lantai 12,aku langsung menuju ruangannya. Baru ingin membuka ruangannya,suara seseorang menahanku.

”Anda,ingin bertemu dengan siapa Nona? Apakah anda telah membuat janji sebelumnya?” tanya seseorang beruntut. Aku membalikkan badanku,sepertinya dia sekertaris barunya Jonghyun,buktinya dia tidak mengenaliku. Sekertarisnya yang dulu,selalu membiarkan aku masuk ke dalam ruangannya Jonghyun. Aku merasa aneh,saat ada seseorang yang menahan langkahku.

”Hngg… Aku hanya ingin bertemu dengan Kim Jonghyun. Apakah dia ada di ruangannya?”

“Ooohh… Tuan Kim sedang ada rapat. Mungkin,anda ingin menunggunya?” ternyata,dia masih sama seperti yang dulu yaitu workaholic.

“Ngg… Tidak usah.. Bilang saja padanya,bahwa tunangannya telah datang mencarinya” kataku lalu beranjak pergi. Tunangan??? Hhh… Apakah aku masih pantas bilang pada orang-orang kalau aku ini tunangannya setelah insiden aku membalikkan cincinku padanya.

% % % %

Jonghyun POV

Tak terasa,sudah lima tahun aku tidak bertemu dengannya. Aku selalu bertanya-tanya apakah dia baik-baik saja,apakah dia bahagia? Jujur,selama ini aku tidak bahagia bahkan aku merasa sulit untuk bernafas,karena udara yang kuhirup telah pergi jauh dariku.

”Baiklah.. Terimakasih atas perhatiannya.” kataku menutup rapat yang telah aku pimpin.

Lelah,lelah rasanya.. Biasanya jika aku sedang lelah,dia senantiasa memijat pundakku menghilangkan rasa pegal yang aku alami. ___,aku sungguh merindukanmu. Dimana dirimu,saat ini?

”Tuan,Kim.. Tadi ada seorang gadis yang kesini. Dia mencarimu” kata Sekretarisku.

”Oh,ya.. Siapa??”

”Dia tidak bilang dirinya siapa,tapi dia hanya bilang bahwa dirinya adalah tunangan anda”

Deg..

Apakah dia telah kembali? Apakah dia telah kembali dan menemuiku lagi? Aku ingin bertemu dengannya,tapi dimana aku harus menemukannya?

”Kau telah bertemu dengan ___?” tanya Ayahku yang telah duduk di hadapanku.

”Belum.. Apa ayah telah bertemu dengannya?” tanyaku seraya menaikkan sebelah alisku.

”Well,tadi aku bertemu dengannya di Lift. Dia telah menjadi orang yang hebat buktinya dia telah menjadi dokter di RS. Seoul Internasional”

Wooowww… gadis kecilku ternyata telah menjadi dokter? Akhirnya,dia telah berhasil mewujudkan impiannya. Aku sangat senang mendengar berita membahagiakan ini Terlintas dipikiranku sebuah ide gila yang belum pernah aku lakukan.

% % %

YOU POV

Duduk di ruanganku,memeriksa semua pasien yang hadir dengan segala keluhannya. Pintu ruanganku terbuka,aku mendongakkan kepalaku dan betapa terkejutnya dengan kedatangan seseorang yang sangat aku rindukan. Aku ingin memeluknya,tapi aku malu.

”Apa keluhan,anda?” tanyaku berusaha profesional. Hatiku bergemuruh dengan hebatnya,ternyata dia tidak berubah. Masih sama seperti yang dulu,tetap tampan apa adanya.

“Selama 5 tahun belakangan aku merasakan sulit bernafas,rasanya sesak saat bernafas” katanya.

”Lebih baik anda berbaring. Saya akan memeriksa anda” kataku menyuruhnya berbaring.

Dia menuruti perintahku untuk berbaring. Aku mengambil stetoskopku memeriksa jantungnya.

”Sebenarnya,anda sakit apa? Sepertinya,anda tidak apa-apa. Detak jantung anda sangatlah normal” kataku lalu melepaskan stetoskopku.

“Mungkin anda salah dengar dokter”

Jonghyun menarik tanganku menaruh kepalaku di dadanya. Aku dapat mendengar detak jantungnya yang berdetak sangat cepat.

”Apa kau mendengarkan itu,___?” tanyanya. Aku mengangguk pelan.

”Itu,semua karenamu. Aku merasa sulit bernafas karenamu,karena kau jauh dariku.”

”Well,aku merasakan hal yang sama” aku mengangkat kepalaku dan menegakkan badanku. dia juga duduk di ranjang rumah sakit.

”Maafkan aku.. Aku tau,,aku salah..”

”Aku sudah memaafkanmu sebelum kau meminta maaf padaku. Jessica,telah menjelaskan semuanya padaku” kataku memotong ucapannya. Matanya terbelalak lebar,mungkin dia heran bagaimana aku bisa bertemu dengan Jessica.

”Saat itu,aku tak sengaja bertemu dengan Jessica dan Jessica menjelaskan semuanya padaku.”

”Heiii.. Kenapa kau yang membuatku terkejut? Padahal aku ingin membuatmu terkejut” katanya merajuk. Aku hanya terkekeh pelan.. Jonghyun mendekatkan wajahnya pada wajahku,refleks aku menutup mataku. Jonghyun menciumku lembut.

”Terimakasih telah memaafkan aku.” katanya sambil membelai pipiku lembut. Aku hanya mampu menundukkan kepalaku.

”Aku punya sesuatu untukmu dan aku harap kau menutup matamu”

Akupun menuruti permintaannya dengan menutup mataku.

”Sekarang bukalah”

Sekarang di hadapanku Siwon sedang memegang sebuah kotak yang didalamnya berisi cincin mutiara yang sangat indah,aku tidak mampu membendung air mataku ini. Saat ini,yang keluar bukan air mata kepedihan melainkan air mata kebahagiaan.

”Mrs.Lee,Will You Marry Me?”

“Yes,I do”

Now,I can Breath Easy because you’re by my side.

FIN

PS : GIMANA?? GIMANA?? HUAHAHA… SUMPAH DEEEH INI FF ANEH BANGET. Hehehehe…. Maaf kalau terkesan buru-buru,konfliknya gak ketara atau apalah. Aku sudah berusah menulis semampuku.. Maaf sekali lagii…

©2010 SF3SI, Freelance Author.

This post/FF has written by SF3SI Author, and has claim by our signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

 

25 thoughts on “BREATHE EASY (2.2)

  1. Hohohoho happy end🙂
    Jjong kn gga mngkin mnghianati,, ehm author ada typo siwon tuh,, ap ff n sbnrnya cast nya siwon??

  2. authoooor,ada typo lg,hehe.
    tp no problemooooo,aku suka dah xD
    jjong dsni’y lembut yaa,hihi xp

    aih sica onnie dsni hamil,haha xD
    bagus dh ngaku sdar+ngjelasin smw’y,jd gada slh fham lg,hoho.

    nice ff author.

  3. Akhirnyaaaa nikah huaaa
    Tapi ko jadi siwon mulu
    Hehehe
    Tapi kerennn
    Jessicanya nyebelin deh
    Ngerusak hubungan orang aja
    Tapi bagus dia udah minta maaf

  4. hwaa keren….. marga ku sama .. wkwkwk … ahahahah…. tapi aku maunya taemin .. *plak!!!*

    wahh…. ad beberapa nama siwon … knapa gx pke ms word ajh author, biar di replace .. kan semuanya bisa di replace …🙂 *telat ngasih tau!!*

    aku suka akhirnya … ^^
    jesica sma spa tuh ?? jgn2 ngerebut suami org ?? *pletak!!*

  5. Thor~ kenapa ada “siwon” naa bukannya Jonghyun? “̮♥hϱ♡hϱ♡hϱ♥”̮‎​

    Romantiiiiis~
    Pengen >_< *ngiler*
    =))=Dªǻ=))||«ªǻ=Dªǻ=))||«ªǻ=D

  6. numpang tnya lgi, Jung Jessica tuch Jessica SNSD y….??! huuu….. Jessica tukang rebut couo orng….!!
    ~~~orng bdoh bertnya, mhon dijwab~~~

  7. numpang tnya lgi, Jung Jessica tuch Jessica SNSD y….??! huuu….. Jessica tukang rebut couo orng….!! cium2 clon suami orang….!!!!
    ~~~orng bdoh bertnya lgi, mhon dijwab~~~

  8. tnya lgi, bleh kn?? bkanny nma lngkap Jessica SNSD tuch Jessica Jung y? bkanny Jung Jessica? atau Jessica Junk (tpi klo itu kn bcany jdi Jesika Jang)….??!
    ~~~orng bdoh bertnya lgi-lgi, mhon dijwab~~~

  9. Thor, kadang aku bngung ndiri… ni tb2 siwon muncul drmn???
    hahahahaaaa….. baru nyadar, kan ni ff cast-nya diganti…
    jd mgkn siwon tu cast sblmnya yg dganti ma jjong skrg… ahahahahaaa….
    authornya lucu bgt sih…
    tp ceritanya lumayan… deh… buat aku ngayal kemana2…
    punya tunangan tajir tampan baik setia kyak siwon, eh mksudnya Jonghyun…
    pasti bahagia bgt and bikin byk yeoja iri…..
    tp mesti siap2 makan hati krn bakal bnyak godaannya… yah, kyak si jesica ntu…
    smgt nulis ya, thor…. laen kali ati2…
    jgn salah nm cast lg ya….

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s